Portal Jurnal Universitas Bina Darma
Not a member yet
1406 research outputs found
Sort by
PENGENALAN PEMBUATAN APLIKASI ANDROID UNTUK PENINGKATAN PENGETAHUAN PENGEMBANGAN APLIKASI ANDROID PADA SMK IPTEK TANGSEL
Pada masa revolusi industri 4.0, pengaruh teknologi telah merambah ke setiap aspek di kehidupan sekarang ini, salah satunya aspek pendidikan. Dalam aspek pendidikan, perkembangan teknologi menjadi suatu acuan pengembangan pendidikan, salah satunya adalah pengembangan Android. Dengan adanya acuan tersebut, maka munculah suatu ide untuk melaksanakan pelatihan pengembangan Android kepada siswa-siswi SMK IPTEK Tangsel. Tujuan dari kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini adalah untuk memberikan bekal siswa-siswi agar dapat melakukan pengembangan Android. Pengembang Android ataupun Android Developer menjadi salah satu bidang pilihan untuk penggiat IT, yang mana memiliki peluang kerja cukup luas dan penghasilan yang menjanjikan. Hal ini juga merupakan langkah untuk memberi bekal siswa-siswi untuk menghadapi masa revolusi industri 4.0. Bentuk dari PkM ini adalah paparan memanfaatkan power point sebagai media penyampaian informasi ke peserta PkM. Adapun dalam kegiatan PkM ini dibahas tentang dasar-dasar pengembangan Android, pengalaman menjadi Android Developer, praktek pengembangan Android dan beberapa trik pengembangan Android. Hasil dari pre-test serta post-test yang telah dilakukan sebelum penyampaian materi mendapatkan hasil sebesar 52,30% dan sesudah pemberian materi sebesar 72,08%. Melihat hasil persentase yang didapatkan dapat disimpulkan bahwa kegiatan PkM di SMK IPTEK Tangsel mendapatkan peningkatan pemahaman, pengetahuan dan wawasan terkait dengan pemrograman android
Analisis Tingkat Technostress Tenaga Kerja Sektor Perbankan Di Kota Palembang Selama Pandemi Covid-19
The purpose of this study was to determine Technostress in the banking sector workforce in Palembang City. This research uses a quantitative descriptive study design, in which researchers describe the level of technostress among banking workers as a result of the use of information technology and digitalization during the pandemic. The level of technostress is identified through the variables Techno-Overload, Techno-Invasion, Techno-Complexity, Techno-Insecurity and Techno-Uncertainty. Based on the results of the research and analysis, it can be concluded that the levels of technostress experienced by banking sector workers in Palembang during the pandemic were in the medium and high categories. Based on the results of interviews, stress levels were in both the medium and high categories experienced by young people (24-29 years and 35-39 years). By identifying the level of technostress based on gender, it is known that both in the medium and high categories the level of stress as a result of using technology is experienced more by women both in the Techno-Overload, Techno-Invasion, Techno-Complexity, Techno-Insecurity and Techno-Uncertainty variables. Based on the status of the place of work, the highest distribution at the technostress level was experienced by respondents who worked in state-owned banks
Keywords: Technostress, Techno-Overload, Techno-Invasion, Techno-Complexity, Techno-Insecurity and Techno-Uncertainty
Abstrak
Tujuan dilakukan penelitian ini adalah untuk mengetahui Technostress pada tenaga kerja sektor perbankan di Kota Palembang. Penelitian ini menggunakan rancangan studi deskriptif kuantitatif, dimana peneliti melakukan deskripsi tingkat technostress di kalangan pekerja perbankan sebagai akibat penggunaan teknologi informasi dan digitalisasi selama pandemic berlangsung. Tingkat technostress diidentifikasi melalaui variable-variabel Techo-Overload, Techno-Invasion, Techno-Complexity, Techno-Insecurity dan Techno-Uncertainty. Berdasarkan hasil penelitian dan analisis, dapat disimpulkan bahwa ingkat technostress yang dialami para pekerja sektor perbankan di Kota Palembang selama pandemic berada pada kategori sedang dan tinggi. Berdasarkan hasil wawancara, tingkat stress berada pada baik pada kategori sedang dan tinggi dialami oleh usia muda (24-29 tahun dan 35-39 tahun). Melalui identifikasi tingkat technostress berdasarkan gender, diketahui bahwa baik pada kategori sedang dan tinggi tingkat stress sebagai akibat penggunaan teknologi lebih banyak dialami oleh perempuan baik pada variable Techno-Overload, Techno-Invasion, Techno-Complexity, Techno-Insecurity dan Techno-Uncertainty. Berdasarkan status tempat pekerjaan, distribusi tertinggi pada tingkat technostress dialami oleh responden yang bekerja pada perbankan milik pemerintah
Kata Kunci: Technostress, Techno-Overload, Techno-Invasion, Techno-Complexity, Techno-Insecurity and Techno-Uncertaint
USING SURVEY-QUESTION-READ-RECITE-REVIEW (SQ3R) METHOD FOR READING SHORT STORY IN TEACHING LITERATURE
In the teaching of literature, short stories are often used as instructional materials due to teaching time limit in class. Short story analysis involves the understanding of the story. The objectives of this research are to analyze and describe the use of SQ3R method in teaching literature, especially in short story by O’ Henry’s “The Gift of the Magi”. This research used the classroom action research, conducted within two cycles. The participants of the research are 34 students of Islamic College Jakarta in the academic year of 2020/2021. Techniques of collecting data were test and non-test. The results of this research showed that the application of Survey-Question-Read-Recite-Review (SQ3R) method for reading a short story in literature class can improve the student’s reading comprehension
Aplikasi Quality Function Deployment (QFD) Untuk Meningkatkan Kualitas Produk Garmen
Setiap perusahaan menginginkan usahanya sukses dan mampu bertahan lama. Demikian halnya dengan objek penelitian ini yaitu di Industri Kecil Garmen X dan pesaing yang memproduksi garmen yang pembuatannya menggunakan mesin otomatis. Bagaimanapun industry kecil menghendaki penjualannya makin meningkat dan mampu bersaing dengan produk merk lain dengan Aplikasi Quality Function Deployment (QFD) Untuk Meningkatkan Kualitas Produk Garmen. Tujuan penelitian ini merumuskan strategi yang tepat untuk memenuhi kepuasan konsumen garmen dengan mengaplikasikan metode Quality Function Deployment (QFD) dengan mengintegrasikan Triangular Fuzzy’s Number. Berdasarkan tujuan ini maka hasil penelitian adalah bagaimana cara peningkatan kualitas garmen yang diproduksi sehingga mampu meningkatkan kepuasan konsumen. Semakin meningkatnya kepuasan konsumen maka diharapkan volume penjualan juga meningkat. Kesimpulan penelitian ini memberikan suatu perencanaan yang strategis melalui analisa QFD sehingga mampu meningkatkan kualitas produk dan kepuasan konsumen sehingga perusahaan mampu bersaing dengan produk garmen lainnya
Group Decision Support System untuk Menentukan Kinerja Karyawan Terbaik Menerapkan Simple Addivite Weighting
Tujuan penelitian ini adalah membangun Group Decision Support System (GDSS) untuk menentukan karyawan terbaik menerapkan metode Simple Additive Weighted (SAW). GDSS merupakan pengembangan dari sistem pendukung keputusan, kelebihannya adalah sistem ini melibatkan lebih dari satu pengambil keputusan sehingga proses pengambilan keputusan menjadi lebih transparan dan objektif. Tim penilai untuk GDSS meliputi unit SDM dan teman sejawat. Ada 8 kriteria yang digunakan dalam penilaian, yaitu : sikap hidup (C1), Kepribadian (C2), integritas (C3), orientasi pada pekerjaan (C4), sikap terhadap keselamatan (C5), kemasyarakatan (C6), kehidupan rumah tangga (C7) dan penerapan TPM dan 5R (C8). Dimana, masing-masing kriteria tersebut memiliki sub kriteria. Dalam GDSS ini, metode SAW diterapkan sebagai model manajemen. Ada 3 langkah utama dalam metode SAW yaitu menentukan bobot untuk setiap kriteria, kemudian menormalkan matrik keputusan dan terakhir menghitung nilai preferensi untuk setiap alternative. Penerapan metode SAW pada GDSS terbukti dapat menghindari subjektifitas dan memberikan rekomendasi keputusan yang lebih objektif
STRATEGI MANAJEMEN PEMBELAJARAN DALAM MENUMBUHKAN RASA INGIN TAHU PESERTA DIDIK DI ERA NEW NORMAL
In learning process, high curiosity can encourage students\u27 interest in learning to find out what they don\u27t know and provide meaningful learning. This study aims to describe the strategy of the education unit in fostering the curiosity of students in the new normal using SWOT analysis. The research method in this study is qualitative with data collection techniques using observation, interviews, and documentation. SWOT analysis is used to analyze SWOT factors to determine learning strategies. Data analysis was divided into stages of data collection, analysis, and conclusion. The research subjects included teachers and students. Based on the results of the SWOT analysis, the strategies that can be applied by school units are by applying constructivism learning methods and models such as inquiry and CTL
MAKNA SUAP-SUAPAN DAN CACAP-CACAPAN PADA PERNIKAHAN ADAT DI KOTA PALEMBANG: indonesia
This research is entitled The meaning of bribery and cacap-cacapan in traditionalmarriage in Palembang city. This research discusses the phenomenon of the meaning of bribes andcacapan-cacapan which is carried out at traditional marriages in the city of Palembang. Bribes andcacap-cacapan are the last care of parents and extended families in the form of feeding the brideand groom with roasted chicken turmeric sticky rice and sprinkling setananam flower soaking wateron the bride\u27s head. This research is a descriptive qualitative research. The aim of this research isto describe the meaning of bribes and remarks and what the meaning of each procession is to beundertaken. Based on the results of research on the meaning of bribery and speech, this posessionis a positive thing which contains prayers and hopes from parents, family and closest people
SISTEM INFORMASI RESUME PERJALANAN DINAS DI DINAS ESDM PROVINSI SUMATERA SELATAN BERBASIS WEB
Abstract: The Department of Energy and Mineral Resources of South Sumatra Province is one of the state-owned companies in the energy and electricity of minerals and coal. One of the efforts to increase its activities and to find out the problems that exist in the field is the official trips that are made by the Department of Energy and Mineral Resources. In a month, it can be done six times business trips. Currently, the management of official travel data is carried out through the Ms. Excell, starting from inputting data, making reports to the results of the recapitulation which are stored in the archive book and then inserted into the filing cabinet. This kind of data management can create problems, such as the difficulty of reviewing official travel data and reports because they have to be viewed one by one in the filing cabinet. This action can take a long time due to the amount of data that is always increasing and there is overlap. In addition, the possibility of data being lost or scattered may occur. These are what make the author wants to build a web-based official travel information system so that the problems that often occur today can be solved.
Keywords: official trip, information system, web
Abstrak: Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi Sumatera Selatan merupakan salah satu perusahaan milik negara yang bergerak dibidang energi dan ketenagalistrikan mineral dan batubara. Salah satu upaya dalam meningkatkan aktivitasnya dan untuk mengetahui permasalahan yang ada pada lapangan, maka Dinas ESDM pun perlu melakukan perjalanan dinas. Dalam satu bulan bisa dilakukan 6 kali perjalanan dinas. Saat ini pengelolaan data perjalanan dinas dilakukan melalui aplikasi Ms. Excell, mulai dari penginputan data, pembuatan laporan sampai hasil rekapitulasi yang disimpan kedalam buku arsip dan selanjutnya dimasukkan kedalam lemari arsip. Pengelolaan data seperti ini tentu saja menimbulkan permasalahan-permasalahan, diantaranya kesulitan untuk melihat kembali data perjalanan dinas dan laporan-laporan karena harus dilihat satu-persatu didalam lemari arsip dan ini membutuhkan waktu yang lama karena jumlah data yang selalu bertambah dan juga terjadinya tumpang tindih. Selain itu, kemungkinan data hilang atau tercecer bisa saja terjadi. Hal inilah yang membuat penulis ingin membangun sebuah sistem informasi perjalanan dinas berbasis web, agar permasalahan-permasalahan yang sering terjadi saat ini bisa teratasi.
Kata kunci: perjalanan dinas, sistem informasi, we
Analisis Tingkat Kepuasan Karyawan terhadap Aplikasi Service Desk menggunakan Metode Fuzzy Service Quality: Studi Kasus: Perusahaan Kliring di Jakarta
Saat ini perkembangan teknologi informasi semakin pesat, menuntut organisasi untuk terus berinovasi sehingga dapat memaksimalkan kualitas pelayanan. Oleh karena itu, diperlukan adanya pengukuran tingkat kualitas pelayanan untuk mengetahui kinerja pelayanan yang diberikan dengan menentukan kesenjangan antara harapan dengan persepsi pengguna terhadap suatu pelayanan yang diterimanya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kualitas pelayanan pengguna aplikasi service desk berdasarkan bukti langsung (tangible), kehandalan (reliability), daya tanggap (responsiveness), jaminan (assurance) dan kepedulian (empathy) serta dapat mengetahui gap (kesenjangan) pada lima dimensi tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini berupa kuesioner, dimana kuesiner tersebut menggunakan instrumen yang disebut servqual yang menggunakan skala likert. Hasil kuesioner dinyatakan valid dan reliabel dengan menggunakan aplikasi SPSS versi 26. Pada penelitian ini sebanyak 13 attribut harus ditingkatkan kualitasnya berdasarkan perhitungan metode Fuzzy Servqual. Sedangkan pada perhitungan gap lima dimensi, terdapat satu dimensi dengan hasil negatif yaitu pada dimensi tangibles (bukti langsung) yang memiliki nilai kepuasan 4,209 dan nilai kepentingan 4,224, sehingga memiliki nilai Gap -0,015. Dengan demikian dapat diketahui bahwa dimensi tangibles (bukti langsung) menjadi perhatian untuk dapat meningkatkan kualitas pelayanan
SELF DISCLOSURE DENGAN RESILIENSI PADA REMAJA DENGAN ORANG TUA TUNGGAL
This negative view of oneself and feelings if worthless in this single parent family teeneger will an impact on the development of their resilience. An important factor that influences resilience is self-concept. Self-concept is a part of personality that gives to rise to several behaviors that affect one’s thought processes, feelings, desires values and life goals. In addition to self-concept, there are also other factors, namely self-disclosure. Ko and Pu (2011) state that self-disclosure has a relationship with the level of resilience. This study uses quantitative research methods to determine the relationship between self-disclosure and resilience in single-parent adolescents with a number of respondents as many as 50 adolescents aged 14 – 18 years. Based on the result of the Pearson correlations test of 0.667 with (p>0.05) it can be said that theree is no positive relationship between resilience and self-disclosur