Portal Jurnal Universitas Bina Darma
Not a member yet
1406 research outputs found
Sort by
Pemberdayaan Masyarakat Menggunakan Metode Business Model Canvas Pada Produk Kuliner Lodeh Kikil Mojosongo di Kabupaten Jombang
Kabupaten Jombang adalah Kota Santri yang memiliki beberapa tempat wisata. Pengembangan potensi wisata dan kuliner di Jombang dengan sumber daya lokal adalah salah satu upaya untuk mengangkat citra makanan lokal agar bisa diminati masyarakat secara luas. Makanan khas Jombang yang melegenda adalah lodeh kikil yang merupakan makanan kesukaan Bapak Abdurrahman Wahid atau Gus Dur. Pengembangan bisnis Lodeh Kikil dalam program pemberdayaan masyarakat berbasis produk ini menggunakan metode : Business Model Canvas (BMC), Inovasi Packaging, Manajemen Keuangan dan Digital Marketing. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kelas UMKM. Kesimpulan ini menunjukkan bahwa mahasiswa dan dosen merupakan kelompok mayoritas yang mengisi kuisioner lodeh kikil ini. Luaran penting yaitu kepuasan pembeli setelah makan lodeh kikil yaitu : 1. Aroma/Bau Kikil, 2. Warna Kikil, 3. Kemudahan Diperoleh, 4. Kebersihan Produk, 5. Bungkus Kuat, 6. Kekenyalan Kikil, 7. Produk Tahan Lama, 8. Ukuran Kikil, 9. Kesesuaian Rasa, 10. Bungkus Menarik, dan 11. Harga Produk. Selain itu luarannya adalah : beberapa jenis kemasan, stiker, dan cara mengemas produk kepada para pengusaha lodeh kikil. Beberapa jenis kemasan, antara lain : paper bowl, thinwall, kemasan frozen, dan kemasan pincuk
Sosialisasi Model Pembelajaran Gerak Pada Peserta Didik Tunarungu di SLB B YPAC Palembang
Keterbatasan pendengaran yang dialami oleh peserta didik tunarungu memengaruhi kemampuan mereka dalam menerima informasi, termasuk dalam pembelajaran gerak. Untuk itu, diperlukan model pembelajaran yang sesuai guna mendukung perkembangan motorik dan meningkatkan partisipasi mereka dalam kegiatan fisik. Penelitian ini bertujuan untuk mensosialisasikan model pembelajaran gerak yang adaptif bagi peserta didik tunarungu di SLB B YPAC Palembang. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi pendekatan model pembelajaran gerak lebih cenderung preskriptif (memberi petunjuk dan bersifat menentukan) dalam menerapkan model pembelajaran gerak. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sosialisasi ini mampu meningkatkan pemahaman guru tentang strategi pembelajaran gerak yang efektif, serta memberikan dampak positif terhadap keterlibatan peserta didik dalam pembelajaran. Temuan ini menegaskan pentingnya pengembangan metode pembelajaran yang berbasis kebutuhan khusus peserta didik tunarungu untuk mendukung perkembangan holistik mereka
Pelatihan Peningkatan Produktifitas Pembelajaran Berbasis Video Di Universitas Bina Darma
Peningkatan produktivitas pembelajaran di Universitas Bina Darma bertujuan untuk mengajar menggunakan media pengajaran yang dipilih berdasarkan tujuan pengajaran yang telah ditetapkan. Penggunaan media audio-visual bentuk ini memiliki keunggulan yang sangat baik karena penyajian bahan ajar kepada siswa melalui video pembelajaran. Media audio-visual adalah media menengah yang penyerapannya melalui penglihatan dan pendengaran membangun kondisi yang dapat memungkinkan siswa memperoleh keterampilan atau sikap yang dapat digunakan untuk membantu mencapai tujuan proses pembelajaran. Mengingat video pembelajaran sangat penting untuk diberikan kepada siswa. Dalam menyajikan bahan ajar menggunakan video, tidak semua sumber daya ajar dapat menggunakannya. Oleh karena itu, kendala ini menyangkut unit pengembangan pembelajaran dan multimedia yang berkolaborasi dengan dosen untuk berbagi pengalaman dan keterampilan dalam mengelola bahan ajar untuk pembelajaran yang menggunakan software untuk mengembangkan video ajar. Perangkat lunaknya adalah OBS (Open Broadcaster Software) dan OpenShot. Output yang ingin dicapai dalam PkM ini adalah meningkatkan sumber daya khususnya dosen, baik soft skill maupun hard skill, sehingga siap dan relevan dengan kebutuhan zaman, tuntutan dunia industri, dan dinamika generasi saat ini
Pemasaran Digital Produk Kemplang Berbasis Media Sosial di Desa Bunga Karang Kecamatan Tanjung Lago Kabupaten Banyuasin
Pemasaran digital telah menjadi salah satu strategi utama dalam memperluas jangkauan pasar dan meningkatkan daya saing produk, khususnya bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Media sosial sebagai bagian dari pemasaran digital menawarkan kemudahan akses, efisiensi biaya, serta interaksi real-time dengan konsumen. Kemplang merupakan salah satu produk unggulan yang berasal dari Desa Bunga Karang, Kecamatan Tanjung Lago, Kabupaten Banyuasin, namun masih dipasarkan secara konvensional tanpa dukungan teknologi digital. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pelaku UMKM dalam pemasaran digital melalui pelatihan penggunaan media sosial, pembaruan desain kemasan, dan pembuatan logo produk. Metode yang digunakan mencakup observasi lokasi usaha, pelatihan penggunaan platform seperti Instagram dan TikTok, pendampingan pembuatan konten promosi, serta evaluasi implementasi kegiatan. Hasil menunjukkan peningkatan pemahaman dan keterampilan pelaku UMKM dalam memanfaatkan media sosial untuk promosi, desain kemasan yang lebih menarik, serta penggunaan logo sebagai identitas merek. Dampak positif dari kegiatan ini terlihat dari meningkatnya konsistensi promosi digital dan bertambahnya jangkauan konsumen hingga ke luar desa. Secara keseluruhan, kegiatan ini menunjukkan bahwa pemanfaatan media sosial sebagai strategi pemasaran digital merupakan solusi efektif untuk memperkuat daya saing produk lokal dan mendorong pertumbuhan UMKM di era transformasi digital
Transformasi UMKM: Peran SAK EMKM dan Digitalisasi dalam Meningkatkan Kinerja Usaha
This study aims to examine the impact of implementing the Financial Accounting Standards for Micro, Small, and Medium Entities (SAK EMKM) and digitalization on the performance of Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) in the automotive sector in Sematang Borang District, Palembang City. The research uses an associative and quantitative approach, collecting primary data through questionnaires. The population comprises 39 automotive business actors registered with the Palembang City Office of Cooperatives and MSMEs. A saturated sampling technique was applied, selecting two respondents from each MSME (the owner and financial staff), resulting in 78 respondents. Validity and reliability tests confirmed that all questionnaire items are valid and reliable. Classical assumption tests showed that the data are typically distributed and free from multicollinearity and heteroscedasticity. Multiple regression analysis revealed that the implementation of SAK EMKM positively impacts MSME performance, and digitalization also significantly influences performance. Together, these two variables account for 78.20% of the variation in performance, with the remaining variation influenced by other factors not included in this study.
Keywords: SAK EMKM, Digitalization, MSME Performance
Abstrak
Riset ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Implementasi Standar Akuntansi Keuangan Entitas Mikro Kecil Menengah (SAK EMKM) dan Implementasi digitalisasi terhadap kinerja Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) bidang otomotif di Kecamatan Sematang Borang Kota Palembang. Metode penelitian menggunakan jenis penelitian asosiasif serta mengetahui besarnya pengaruh tersebut dengan menggunakan data primer berupa kuesioner. Jumlah populasi UMKM bidang otomotif di kecamatan Sematang Borang kota Palembang berjumlah 39 pelaku usaha otomotif tercatat pada Dinas koperasi dan UMKM kota Palembang. Teknik penarikan sampel jenuh. Setiap UMKM diambil dua responden (pemilik dan staf keuangan) sehingga jumlah responden berjumlah 78 responden. Hasil uji Validitas dan reabilitas dinyatakan semua pertanyaan valid dan reliabel. Selanjutnya dilakukan diuji asumsi klasik diperoleh hasil data berditribusi normal, terhindar dari multikolinearitas dan heterosdastisitas. Hasil uji regresi berganda diperoleh hasil bahwa Implementasi SAK EMKM berpengaruh positif terhadap kinerja UMKM dan penerapan digitalisasi berpengaruh terhadap kinerja UMKM. Besarnya pengaruh kedua variabel tersebut sebesar 78,20% sisanya dipengaruhi variabel lain diluar penelitian ini.
Kata kunci: SAK EMKM, Digitalisasi, Kinerja UMK
Pelatihan Penggunaan Aplikasi Inventaris Aset di SMP Negeri 25 Palembang
Laboratorium sekolah terdiri dari peralatan komputer yang tentu saja tidak terlepas dari persediannya. Sejauh ini di SMP Negeri 25 Palembang, Laboratorium Komputer belum diinventarisasi dengan baik, sehingga datanya tidak tersimpan dengan baik oleh karena itu diperlukan aplikasi inventaris. Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini merupakan kegiatan untuk membantu pihak sekolah dalam mendokumentasikan inventaris aset laboratorium komputer sehingga diharapkan inventaris laboratoriumnya dapat terdata dengan baik. Kegiatan PkM yang berbentuk pelatihan ini dilakukan dengan pengenalan aplikasi inventaris yang sebelumnya telah dikembangkan oleh tim PkM, serta memberikan praktek langsung dalam penggunaan aplikasi inventaris untuk digunakan pada SMP Negeri 25 Palembang. Pelatihan kali ini bertujuan melatih tenaga laboratoium untuk bisa menggunakan aplikasi tersebut dengan lancar, sehingga dapat meningkatkan pemahaman dan keterampilan tenaga laboratorium di dalam melakukan inventaris asset tersebut
Penerapan Bimbingan Konseling Kelompok untuk Meningkatkan Sopan Santun pada Siswa Kelas X Di SMK X
This study aims to determine the effectiveness of group counseling services in improving students’ politeness at Vocational High School (SMK) X. This research employed a quantitative approach with a pre-experimental design (One-Group Pretest–Posttest Design). The research subjects consisted of 17 students who had low levels of politeness based on the pretest results. The instrument used was the Politeness Scale by Dahraini (2020), which has a reliability value of 0.856. Data analysis using the Wilcoxon test showed a significance value of 0.001 (< 0.05), indicating a significant difference between the scores before and after the treatment. The N-Gain score of 0.59 indicates an improvement in the moderate category. The results of this study demonstrate that group counseling services using the problem-solving technique are effective in fostering students’ moral awareness, empathy, and polite behavior within the school environment
DIGITAL STORYTELLING IN EFL SPEAKING CLASSES: STUDENTS’ PERCEPTIONS AND CHALLENGES
This study investigates the implementation of Digital Storytelling (DST) in EFL speaking classes by examining students’ perceptions, experiences, and challenges, as well as its role in supporting linguistic and affective aspects of speaking development. Grounded in persistent EFL speaking difficulties such as anxiety, low confidence, and limited opportunities for meaningful oral practice, this study addresses gaps in previous DST research that has largely focused on narrative outcomes or quantitative performance gains. Using a descriptive mixed-method research design, data were collected through exploratory questionnaires from 20 English Education students engaged in DST-based speaking activities and analyzed descriptively using frequency and thematic analysis. The findings show that DST positively influences students’ speaking development, particularly in confidence, fluency, and motivation, as opportunities to rehearse, and revise speech reduce anxiety and increase awareness of language use. The multimodal features of DST also support clearer idea organization and expression in both narrative and non-narrative speaking tasks. Despite these benefits, students faced challenges related to technical limitations, time constraints, and idea generation. Overall, the study concludes that DST is an effective and flexible instructional approach for enhancing EFL speaking skills when supported by adequate scaffolding, technical assistance, and preparation time
Analisis Dampak Lalu Lintas Swiss-belhotel Kota Pontianak
Traffic Impact Analysis involves assessing the effects caused by traffic resulting from the development of a particular area on the nearby transportation system. This study aims to evaluate the performance of road sections around the Swiss-Belhotel Pontianak vicinity.
To achieve the goals and objectives of the study, it is necessary to develop a methodology that can systematically integrate all stages of the work process. Primary data is defined as data obtained through direct measurement or observation at the study location. Meanwhile, secondary data refers to data collected from other parties (individuals, agencies, institutions) without the need to conduct direct measurements or observations on-site.
Based on the analysis results above, the performance of the existing road segments (weekend) shows the highest Volume to Capacity Ratio (VCR) on Pahlawan Street, reaching 1.02, with a Level of Service (LoS) of F. Meanwhile, the existing road performance in (weekday) indicates that the highest VCR is on Gajahmada Street, reaching 1.40, also with a Level of Service F.
Based on the analysis, it can be concluded that due to the large number of road segments with poor Level of Service (LoS), several Do-Something scenarios need to be implemented to improve the LoS after the existing year. In this study, several recommendations are proposed to enhance the LoS, such as installing additional traffic signs and road markings or widening certain road segments
Penyusunan Portofolio Olahraga Seleksi Masuk Perguruan Tinggi Negeri Pada MGMP di Kota Pematang Siantar
Mitra kegiatan Program Kemitraan Masyarakat (PKM) adalah MGMP Olahraga di Kota Pematang Siantar, Kabupaten Batubara dan Kabupaten Asahan Provinsi Sumatera Utara yang berjarak berjarak 126, 131 dan 150 km dari Universitas Negeri Medan. Beberapa MGMP Olahraga lainnya juga menghadapi permasalahan yang sama dengan daerah lainnya terutama dalam pembuatan portofolio olahraga di. Terdapat beberapa permasalahan mitra diantaranya daam proses pembuatan portofolio olahraga bagi siswa banyak yang kurang tepat, hal ini dikarenakan (1) Kurangnya pemahaman siswa mengetahui hal apa saja yang menjadi persyaratan dalam pengisian portofolio olahraga. (2) Kurangnya pemahaman guru sebagai pemandu pelaksanaan pembuatan video portofoio olahraga (3) banyaknya siswa yang salah dalam menyusun portofolio olahraga yang akan di upload pada aplikasi pendaftaran. (4) Serta banyaknya siswa yang salah dalam pengisian dan penyusunan borang isian portofolio seperti data kesehatan, data keterampilan motorik, dan bukti raihan prestasi. Dari keempat permasalahan utama tersebut tidaklah memungkinkan untuk diselesaikan maka pada kegiatan yang akan dilakukan yaitu dengan Pendampingan Penyusunan Portofolio Olahraga Seleksi Masuk Perguruan Tinggi Negeri ini kiranya dapat membantu calon mahasiswa dalam pengisian portofolio melalui pendampingan bagi MGMP olahraga. Hal yang akan mendasar untuk diselesaikan bersama mitra dalam kegiatan ini adalah: (1) melakukan pendampingan pada penyusunan portofolio olahraga, (2) melakukan pendampingan terhadap pengetahuan dan keterampilan guru dalam pelaksanaan dan perekaman praktek portofolio olahraga, (3) melakukan pendampingan cara menginput borang isian dan video rekaman portofolio olahraga kedalam aplikasi portofolio