Portal Jurnal Universitas Bina Darma
Not a member yet
1406 research outputs found
Sort by
THE PROBLEMS FACED BY MIDDLE EASTERN STUDENTS IN SPEAKING SKILLS
This research aimed to discover the problems and their causes of Middle Eastern students in speaking skills. This research was conducted in Cairo, Egypt, specifically at Al-Azhar University. This research employed a descriptive analysis method with a qualitative approach. The participants included fifteen Middle Eastern students majoring in English. Interviews and questionnaires were employed for data collection of the research. The findings reveal that the most common problem faced by Middle Eastern students in terms of speaking skills is having a limited vocabulary (80%), as it has been proven that forming sentences in English is challenging for them. Additionally, other problems are followed by pronunciation (67%) as writing and pronunciation in English often differ significantly. Next, grammar deficiency (60%) due to a lack of the students’ ability to form coherent sentences, and deficiency in fluency when speaking (87%) due to difficulty imitating pauses, rhythm, stress, and intonation. Meanwhile, the causes of problems Middle Eastern students faced are a lack of self-confidence, fear of making mistakes, anxiety, embarrassment, and lack of support from both their universities and their external environments, such as family and community
OFF RECORDS STRATEGIES USED IN BILLBOARD CAMPAIGN: AN ANALYSIS OF LINGUISTICS PHENOMENA
In 2024, Indonesia held a general election. It included the presidential and legislative candidate elections. The peaceful and successful implementation of the campaign can support the realization of the Sustainable Development Goals, namely by achieving good health and well-being as well as decent work and good economic growth. The candidates used billboards as campaign media to reach society. The billboards contain picture, slogan or promises in order to get the voters. Some of the legislative candidates used implicit message in delivering their statements. This research aims to analyse the off-record strategies on billboards of prospective presidential and legislative members. The research uses qualitative method which explain linguistic phenomena by examining linguistic and non-linguistic context in the data. The result shows that there are five off record strategies which are found. They are giving hints to make message clear, giving association clue to make subtle suggestion, be incomplete to make assumed understanding, overstate for exaggerating importance and metaphor to make analogical comparison. Giving association and metaphor are the two data which appear most
LANGUAGE DEVELOPMENT DESIGN BASED ON ANALYSIS OF SUNDANESE LANGUAGE INTERFERENCE IN INDONESIAN LANGUAGE LEARNING
This research is motivated by the large number of students who use the Sundanese language in the Indonesian language learning process. Learning is a formal process that requires students to use a wide variety of Indonesian languages. Based on this, it is necessary to design a framework for Indonesian language development so that the use of the language in learning follows established rules. This is important to study so that the Indonesian learning process, especially the process of fostering the leading Indonesian language, can create students who have a positive attitude and awareness of language. A considerable amount of intervention research has been conducted, but what distinguishes this research from previous studies is its discussion of the design of Indonesian language development. The research method employed is a qualitative descriptive approach, utilizing observation, interviews, and documentation techniques. The results of the analysis showed the dominance of morphological interference in the form of the use of prefixes, suffixes, and typical Sundanese confixes such as ”nge-, ”-keun”, and ”ka-an” in the Indonesian of students. These forms deviate from the standard Indonesian rules and impact the quality of language use in the formal learning process. Based on these findings, a draft coaching strategy was prepared, which included the introduction of the assisted community, goal setting, material determination, application of smart competition as a coaching method, and continuous evaluation. This draft is intended to serve as a reference for the development of contextual Indonesian language coaching, aiming to reduce interference and enhance students\u27 language skills
Konten Kreatif Digital Sebagai Upaya Peningkatan Promosi UMKM Binaan Provinsi Jambi
Tujuan utama Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) adalah menyebarluaskan pengetahuan kepada masyarakat di lingkungan sekitar Universitas. Selain itu, tujuan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) adalah mendekatkan lembaga pendidikan dengan masyarakat, sehingga perguruan tinggi dapat membantu pemerintah dalam mempercepat gerak laju ekonomi masyarakat dan mempersiapkan kader-kader pelaku pembangunan yang berkualitas.Sasaran kegiatan Pengabdian kepada masyarakat (PKM) ini adalah penyuluhan dan pelatihan pada Pelaku Usaha Ekonomi Kreatif UMKM Di Provisi Jambi yang merupakan UMKM binaan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jambi berkaitan dengan pelatihan pembuatan konten kreatif yang dapat diaplikasikan pada proses pemasaran produk untuk UMKM. Hal ini bertujuan untuk menambah wawasan pengetahuan masyarakat dan manfaat dalam pengabdian ini dapat diterima oleh para Pelaku Usaha Ekonomi Kreatif UMKM Di Provisi Jambi. Luaran kegiatan selain mengimplementasikan MOU, program studi juga menghasilkan Implementation Agreement (IA) yang bermanfaat untuk akreditasi prodi dan sebagai publikasi kegiatan akan diterbitkan pada jurnal pengabdian kepada masyarakat nasional dan artikel pada media online
Optimalisasi Pembelajaran PAI Melalui Penggunaan LKPD Canva pada Materi Malaikat Kelas 2 SDN Jatiragas II
Pendidikan Agama Islam (PAI) mempunyai peranan penting dalam membentuk karakter dan moral peserta didik, terutama di tingkat dasar. Namun dalam praktiknya, pembelajaran PAI sering kali menghadapi berbagai tantangan, seperti kurangnya minat peserta didik dan metode pengajaran yang monoton. Oleh karena itu, diperlukan inovasi dalam proses pembelajaran dengan menggunakan metode interaktif dan bahan ajar inovatif. Kegiatan ini bertujuan untuk mengoptimalisasi pembelajaran PAI dengan meningkatkan motivasi dan hasil belajar peserta didik kelas 2 di SDN Jatirigas II, serta meningkatkan kepercayaan diri peserta didik dan membangun kekompakan dan kerja sama yang baik antara guru dan peserta didik. Optimalisasi pembelajaran PAI menggunakan LKPD Canva diharapkan dapat meningkatkan minat dan hasil belajar peserta didik tentang malaikat dan tugasnya. Metodologi pengabdian ini menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR), metodologi ini dirancang untuk melibatkan peserta didik secara aktif dalam proses pembelajaran dan untuk menciptakan lingkungan belajar yang lebih menarik dan interaktif. Hasil evaluasi pembelajaran menunjukkan bahwa rata-rata nilai peserta didik meningkat setelah menggunakan LKPD Canva pada penilaian formatif, dibandingkan dengan metode pembelajaran sebelumnya. Tulisan ini memberikan gambaran bahwa penggunaan LKPD Canva dalam pembelajaran PAI dapat menjadi strategi yang efektif untuk meningkatkan kualitas pembelajaran
Pemberdayaan Masyarakat Menggunakan Metode Business Model Canvas Pada Produk Kuliner Lodeh Kikil Mojosongo di Kabupaten Jombang
Kabupaten Jombang adalah Kota Santri yang memiliki beberapa tempat wisata. Pengembangan potensi wisata dan kuliner di Jombang dengan sumber daya lokal adalah salah satu upaya untuk mengangkat citra makanan lokal agar bisa diminati masyarakat secara luas. Makanan khas Jombang yang melegenda adalah lodeh kikil yang merupakan makanan kesukaan Bapak Abdurrahman Wahid atau Gus Dur. Pengembangan bisnis Lodeh Kikil dalam program pemberdayaan masyarakat berbasis produk ini menggunakan metode : Business Model Canvas (BMC), Inovasi Packaging, Manajemen Keuangan dan Digital Marketing. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kelas UMKM. Kesimpulan ini menunjukkan bahwa mahasiswa dan dosen merupakan kelompok mayoritas yang mengisi kuisioner lodeh kikil ini. Luaran penting yaitu kepuasan pembeli setelah makan lodeh kikil yaitu : 1. Aroma/Bau Kikil, 2. Warna Kikil, 3. Kemudahan Diperoleh, 4. Kebersihan Produk, 5. Bungkus Kuat, 6. Kekenyalan Kikil, 7. Produk Tahan Lama, 8. Ukuran Kikil, 9. Kesesuaian Rasa, 10. Bungkus Menarik, dan 11. Harga Produk. Selain itu luarannya adalah : beberapa jenis kemasan, stiker, dan cara mengemas produk kepada para pengusaha lodeh kikil. Beberapa jenis kemasan, antara lain : paper bowl, thinwall, kemasan frozen, dan kemasan pincuk
Sosialisasi Model Pembelajaran Gerak Pada Peserta Didik Tunarungu di SLB B YPAC Palembang
Keterbatasan pendengaran yang dialami oleh peserta didik tunarungu memengaruhi kemampuan mereka dalam menerima informasi, termasuk dalam pembelajaran gerak. Untuk itu, diperlukan model pembelajaran yang sesuai guna mendukung perkembangan motorik dan meningkatkan partisipasi mereka dalam kegiatan fisik. Penelitian ini bertujuan untuk mensosialisasikan model pembelajaran gerak yang adaptif bagi peserta didik tunarungu di SLB B YPAC Palembang. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi pendekatan model pembelajaran gerak lebih cenderung preskriptif (memberi petunjuk dan bersifat menentukan) dalam menerapkan model pembelajaran gerak. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sosialisasi ini mampu meningkatkan pemahaman guru tentang strategi pembelajaran gerak yang efektif, serta memberikan dampak positif terhadap keterlibatan peserta didik dalam pembelajaran. Temuan ini menegaskan pentingnya pengembangan metode pembelajaran yang berbasis kebutuhan khusus peserta didik tunarungu untuk mendukung perkembangan holistik mereka
Pelatihan Peningkatan Produktifitas Pembelajaran Berbasis Video Di Universitas Bina Darma
Peningkatan produktivitas pembelajaran di Universitas Bina Darma bertujuan untuk mengajar menggunakan media pengajaran yang dipilih berdasarkan tujuan pengajaran yang telah ditetapkan. Penggunaan media audio-visual bentuk ini memiliki keunggulan yang sangat baik karena penyajian bahan ajar kepada siswa melalui video pembelajaran. Media audio-visual adalah media menengah yang penyerapannya melalui penglihatan dan pendengaran membangun kondisi yang dapat memungkinkan siswa memperoleh keterampilan atau sikap yang dapat digunakan untuk membantu mencapai tujuan proses pembelajaran. Mengingat video pembelajaran sangat penting untuk diberikan kepada siswa. Dalam menyajikan bahan ajar menggunakan video, tidak semua sumber daya ajar dapat menggunakannya. Oleh karena itu, kendala ini menyangkut unit pengembangan pembelajaran dan multimedia yang berkolaborasi dengan dosen untuk berbagi pengalaman dan keterampilan dalam mengelola bahan ajar untuk pembelajaran yang menggunakan software untuk mengembangkan video ajar. Perangkat lunaknya adalah OBS (Open Broadcaster Software) dan OpenShot. Output yang ingin dicapai dalam PkM ini adalah meningkatkan sumber daya khususnya dosen, baik soft skill maupun hard skill, sehingga siap dan relevan dengan kebutuhan zaman, tuntutan dunia industri, dan dinamika generasi saat ini
Pemasaran Digital Produk Kemplang Berbasis Media Sosial di Desa Bunga Karang Kecamatan Tanjung Lago Kabupaten Banyuasin
Pemasaran digital telah menjadi salah satu strategi utama dalam memperluas jangkauan pasar dan meningkatkan daya saing produk, khususnya bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Media sosial sebagai bagian dari pemasaran digital menawarkan kemudahan akses, efisiensi biaya, serta interaksi real-time dengan konsumen. Kemplang merupakan salah satu produk unggulan yang berasal dari Desa Bunga Karang, Kecamatan Tanjung Lago, Kabupaten Banyuasin, namun masih dipasarkan secara konvensional tanpa dukungan teknologi digital. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pelaku UMKM dalam pemasaran digital melalui pelatihan penggunaan media sosial, pembaruan desain kemasan, dan pembuatan logo produk. Metode yang digunakan mencakup observasi lokasi usaha, pelatihan penggunaan platform seperti Instagram dan TikTok, pendampingan pembuatan konten promosi, serta evaluasi implementasi kegiatan. Hasil menunjukkan peningkatan pemahaman dan keterampilan pelaku UMKM dalam memanfaatkan media sosial untuk promosi, desain kemasan yang lebih menarik, serta penggunaan logo sebagai identitas merek. Dampak positif dari kegiatan ini terlihat dari meningkatnya konsistensi promosi digital dan bertambahnya jangkauan konsumen hingga ke luar desa. Secara keseluruhan, kegiatan ini menunjukkan bahwa pemanfaatan media sosial sebagai strategi pemasaran digital merupakan solusi efektif untuk memperkuat daya saing produk lokal dan mendorong pertumbuhan UMKM di era transformasi digital
Transformasi UMKM: Peran SAK EMKM dan Digitalisasi dalam Meningkatkan Kinerja Usaha
This study aims to examine the impact of implementing the Financial Accounting Standards for Micro, Small, and Medium Entities (SAK EMKM) and digitalization on the performance of Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) in the automotive sector in Sematang Borang District, Palembang City. The research uses an associative and quantitative approach, collecting primary data through questionnaires. The population comprises 39 automotive business actors registered with the Palembang City Office of Cooperatives and MSMEs. A saturated sampling technique was applied, selecting two respondents from each MSME (the owner and financial staff), resulting in 78 respondents. Validity and reliability tests confirmed that all questionnaire items are valid and reliable. Classical assumption tests showed that the data are typically distributed and free from multicollinearity and heteroscedasticity. Multiple regression analysis revealed that the implementation of SAK EMKM positively impacts MSME performance, and digitalization also significantly influences performance. Together, these two variables account for 78.20% of the variation in performance, with the remaining variation influenced by other factors not included in this study.
Keywords: SAK EMKM, Digitalization, MSME Performance
Abstrak
Riset ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Implementasi Standar Akuntansi Keuangan Entitas Mikro Kecil Menengah (SAK EMKM) dan Implementasi digitalisasi terhadap kinerja Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) bidang otomotif di Kecamatan Sematang Borang Kota Palembang. Metode penelitian menggunakan jenis penelitian asosiasif serta mengetahui besarnya pengaruh tersebut dengan menggunakan data primer berupa kuesioner. Jumlah populasi UMKM bidang otomotif di kecamatan Sematang Borang kota Palembang berjumlah 39 pelaku usaha otomotif tercatat pada Dinas koperasi dan UMKM kota Palembang. Teknik penarikan sampel jenuh. Setiap UMKM diambil dua responden (pemilik dan staf keuangan) sehingga jumlah responden berjumlah 78 responden. Hasil uji Validitas dan reabilitas dinyatakan semua pertanyaan valid dan reliabel. Selanjutnya dilakukan diuji asumsi klasik diperoleh hasil data berditribusi normal, terhindar dari multikolinearitas dan heterosdastisitas. Hasil uji regresi berganda diperoleh hasil bahwa Implementasi SAK EMKM berpengaruh positif terhadap kinerja UMKM dan penerapan digitalisasi berpengaruh terhadap kinerja UMKM. Besarnya pengaruh kedua variabel tersebut sebesar 78,20% sisanya dipengaruhi variabel lain diluar penelitian ini.
Kata kunci: SAK EMKM, Digitalisasi, Kinerja UMK