Portal Jurnal Universitas Bina Darma
Not a member yet
1406 research outputs found
Sort by
FENOMENA PERGESERAN MAKNA BUDAYA MANDI KASAI DI DUSUN PEMIRI LUBUKLINGGAU, SUMATERA SELATANFENOMENA PERGESERAN MAKNA BUDAYA MANDI KASAI DI DUSUN PEMIRI LUBUKLINGGAU, SUMATERA SELATAN
This research entitled The phenomenon of cultural change in mandi kasai culture at Pemiri Village Lubuklinggau, South Sumatera. The purpose of this research was to determine the phenomenon of cultural change at Pemiri Village Lubuklinggau. This research used qualitative descriptive method. The object of this research is to discuss the phenomenon that occur on the bathing culture in the Kasai Village in Pemiri Lubuklinggau. Subjects in this research consisted of the chief of batak kasai Traditional Village and Pemiri Hamlet community who were married and not married. The acquired data were collected by observation, interviews, literature study and documentation. The results of this study can be concluded that the culture of the mandi kasai which must be carried out during traditional wedding ceremonies, currently it is very rarely done by bride. The current community of Pemiri Village is more interested in using a wedding with a modern style that is considered luxurious in order to prioritize the satisfaction of his life. So that the phenomenon that occurs in Pemiri Village resulted in the transition of traditional cultural marriages to modern cultural marriage
STRATEGI BRANDING BAND INDIE HUTAN TROPIS PADA MASA COVID-19 DI KOTA PALEMBANG
Music is the closest thing to human activity and can also be a medium of communication between humans, starting to use music as a means of protest and also as a means of spreading religious and cultural teachings. In marketing the work to the public, it also requires the right branding method so that the band can survive in the industry. This research discusses the indie band Tropical Forest. Discusses the branding strategy of the indie Tropical Forest band during the Covid-19 period in the city of Palembang. This study examines the branding strategy of the Tropical Forest band. In this study applying the theory of branding strategy that focuses on brand image. This theory discusses in terms of the name, logo, colors, slogan, and visual appearance of the indie band Tropical Forest. With the research method of this study using qualitative research with the research object of the Tropical Forest branding strategy during the Covid-19 period. And the subject of this research is the Tropical Forest band indie band
Inisiasi Pendampingan Sekolah Berwawasan Lingkungan Dan Mitigasi Bencana Alam (SWALIBA) Di SMA Negeri 5 Sigi Kabupaten Sigi
Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan satuan pendidikan (sekolah) dapat mengintegrasikan karakter sadar lingkungan dan meningkatkan kapasitas dalam kesiapsiagaan terhadap bencana. Rincian masalah tersebut dapat diurai dengan mempertanyakan (1) bagaimana pemahaman pendidikan lingkungan dan kebecanaan komunitas sekolah, (2) bagaimana kesiapan sekolah dalam integrasi kebijakan program lingkungan dan kebencanaan, dan (3) bagaimana kapasitas sumberdaya sekolah dalam mendesain dan mengimplementasi program sekolah berwawasan lingkungan dan mitigasi bencana. Jenis penelitian ini bersifat kualitatif. Metode menggunakan metode terapan dengan teknik Focus Grup Discusion (FGD) dan workshop (pendampingan). Pelaksanaan penelitian ini dibedakan menjadi 3 tahapan, yaitu tahap persiapan, tahap pelaksanaan, dan tahap analisis. Hasil kajian Berdasarkan hasil evaluasi yang telah dilaksanakan bahwa dapat dikatakan warga sekolah butuh peningkatan kapasitas dalam kesiapsiagaan terhadap bencana dan pemahaman warga sekolah tentang edukasi bencana masih sangat kurang. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa inisiasi program Swaliba perlu diimplementasikan di sekolah
Workshop Edukasi Nutrisi dan Aktivitas Fisik untuk Siswa dan Guru Sekolah Menengah Atas Semende Darat Ulu di Kabupaten Muara Enim
Kesehatan adalah salah satu aspek penting dalam kehidupan manusia yang memengaruhi kualitas hidup dan produktivitas. Di antara faktor-faktor yang berkontribusi terhadap kesehatan, nutrisi dan aktivitas fisik memegang peranan kunci. Edukasi nutrisi dan aktivitas fisik sangat penting, terutama bagi remaja yang berada pada masa pertumbuhan dan perkembangan. SMA Negeri 1 Semende Darat Ulu, yang berlokasi di Kabupaten Muara Enim, memiliki jumlah siswa yang cukup besar dengan latar belakang sosial dan ekonomi yang beragam. Mengingat pentingnya fase remaja sebagai masa kritis untuk pembentukan kebiasaan dan gaya hidup sehat, program edukasi nutrisi dan aktivitas fisik menjadi sangat relevan dan mendesak untuk diterapkan.Dalam pelaksanaannya Siswa dan guru begitu antusias dalam mengikuti workshop ini yang diikuti 20 orang guru dan 30 orang siswa kelas 12, Diharapkan melalui program edukasi ini, terjadi peningkatan pengetahuan, sikap, dan praktik siswa terkait nutrisi dan aktivitas fisik. Siswa diharapkan mampu mengaplikasikan pengetahuan yang diperoleh dalam kehidupan sehari-hari, sehingga tercipta lingkungan sekolah yang mendukung gaya hidup sehat dan menjadi model- model program aktivitas Jasmani bagi sekolah-sekolah lain
Pendampingan Tes Fisik Dalam Mempersiapkan Atlet Pon XXI Aceh-Medan Sumut
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pendampingan tes fisik kepada para atlet yang akan mewakili daerahnya dalam ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI di Aceh-Sumatera Utara. Persiapan fisik yang terukur dan sistematis sangat diperlukan guna menunjang performa optimal saat pertandingan. Kegiatan ini dilaksanakan melalui kerja sama dengan pelatih dan pengurus cabang olahraga, dengan melibatkan atlet dari berbagai nomor. Metode yang digunakan meliputi observasi, wawancara, pelaksanaan tes fisik standar nasional, serta pemberian rekomendasi hasil tes untuk penguatan program latihan. Hasil pendampingan menunjukkan bahwa sebagian besar atlet memiliki tingkat kebugaran yang baik, namun masih ditemukan beberapa aspek kondisi fisik yang perlu ditingkatkan, seperti daya tahan dan kekuatan otot. Kegiatan ini memberikan manfaat strategis dalam mendukung pelatih menyusun program latihan berbasis data objektif, serta membantu atlet memahami kondisi fisiknya secara ilmiah. Dengan demikian, pendampingan tes fisik dapat menjadi bagian penting dari proses pembinaan prestasi olahraga daerah secara berkelanjutan
Senam Aerobik Komunitas sebagai Upaya Promotif Pengendalian Hipertensi pada Perempuan Usia Madya: Studi Kuasi-Eksperimen di Desa Sidodadi Ramunia
Perempuan usia madya (40–60 tahun) memiliki kerentanan tinggi terhadap hipertensi, yang sering kali disebabkan oleh penurunan aktivitas fisik dan proses penuaan fisiologis. Salah satu upaya promotif yang dapat dilakukan untuk mengendalikan tekanan darah adalah melalui senam aerobik yang terstruktur dan dilakukan secara rutin dalam komunitas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas program senam aerobik komunitas dalam menurunkan tekanan darah sistolik dan diastolik pada perempuan usia madya di Desa Sidodadi Ramunia, Kecamatan Beringin, Kabupaten Deli Serdang. Penelitian ini menggunakan desain kuasi-eksperimen dengan pendekatan pre-test dan post-test serta melibatkan kelompok kontrol. Jumlah responden sebanyak 60 orang, yang terdiri atas 30 peserta dalam kelompok intervensi dan 30 peserta dalam kelompok kontrol. Intervensi dilakukan selama enam minggu dengan frekuensi tiga kali per minggu. Data tekanan darah dikumpulkan dalam tiga pertemuan menggunakan pengukuran sistolik dan diastolik. Hasil analisis menggunakan uji Wilcoxon Signed-Rank menunjukkan adanya penurunan yang signifikan pada tekanan darah sistolik dan diastolik dalam kelompok intervensi (p < 0,001), sementara kelompok kontrol tidak menunjukkan perubahan signifikan. Rata-rata tekanan darah sistolik pada kelompok intervensi turun dari 159,4 mmHg menjadi 150,3 mmHg, dan diastolik dari 98,1 mmHg menjadi 91,3 mmHg. Hasil ini menunjukkan bahwa program senam aerobik komunitas efektif sebagai strategi promotif pengendalian hipertensi dan layak direkomendasikan sebagai model intervensi kesehatan masyarakat berbasis komunitas, khususnya di wilayah pedesaan
Financial Sustainability pada Pemerintah Provinsi di Indonesia
This study is motivated by the increasing importance of financial sustainability in regional governments to ensure the continuous provision of public services in the long term. Financial sustainability is recognized as a key indicator in maintaining fiscal stability and achieving financial independence in regional development. The objective of this research is to analyze the effects of return on assets, regional dependency, financial efficiency, and the debt-to-income ratio on the financial sustainability of provincial governments in Indonesia. This study employs a quantitative approach using secondary data obtained from audited financial reports published by the Audit Board of the Republic of Indonesia (BPK RI) for the period 2019–2023. The population consists of the financial statements of 38 provincial governments, with samples selected through purposive sampling. The data were analyzed using EViews version 12, applying panel data regression with the Random Effects Model approach. The findings indicate that regional dependency and the debt-to-income ratio have a significant negative effect on financial sustainability. Meanwhile, return on assets and financial efficiency do not demonstrate a statistically significant effect. These results suggest that financial sustainability is influenced not only by how efficiently local governments manage their resources, but more importantly by their ability to reduce reliance on intergovernmental transfers and manage debt prudently.
Keywords: financial sustainability, regional dependency, regional debt.
Abstrak
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya keberlanjutan keuangan pada pemerintah daerah dalam upaya memberikan pelayanan publik secara berkesinambungan di masa depan. Keberlanjutan keuangan menjadi indikator utama bagi daerah dalam menjaga stabilitas fiskal dan kemandirian pembiayaan dalam pembangunan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh return on asset, ketergantungan daerah, efisiensi keuangan, serta debt to income terhadap financial sustainability pada pemerintah provinsi di Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder berupa Laporan Hasil Pemeriksaan yang telah diaudit oleh Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia dari tahun 2019 hingga 2023. Populasi pada penelitian ini adalah Laporan Keuangan Pemerintah 38 Provinsi di Indonesia dan sampel yang digunakan dipilih menggunakan teknik Purposive Sampling. Perangkat analisis yang digunakan dalam studi ini adalah EViews versi 12. Metode analisis yang diterapkan berupa regresi data panel dengan pendekatan random effect model. Hasil penelitian menggambarkan bahwa ketergantungan daerah dan debt to income berpengaruh negatif dan signifikan terhadap financial sustainability. Sebaliknya, return on assets dan efisiensi keuangan tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan. Hal ini mengindikasikan bahwa keberlanjutan fiskal tidak hanya dipengaruhi oleh seberapa efisien daerah mengelola sumber dayanya, tetapi lebih dipengaruhi oleh kemampuan daerah dalam mengurangi ketergantungan terhadap dana transfer dan mengelola beban utang secara bijaksana.
Kata kunci: financial sustainability, ketergantungan daerah, debt to income
Penguatan Literasi Mitigasi Bencana Likuifaksi Untuk Kewaspadaan Siswa Di SMA Negeri 1 Kabupaten Sigi
SMA Negeri 1 Kabupaten Sigi termasuk sekolah yang memerlukan penguatan literasi mitigasi bencana likuifaksi, karena minimnya pemahaman siswa mengenai bencana likuifaksi yang dapat meningkatkan resiko keselamatan saat bencana terjadi. Tujuan dari pengabdian ini yang dilaksanakan di SMA Negeri 1 Kabupaten Sigiadalah untuk mengedukasi siswa tentang likuifaksi dan mitigasinya melalui penguatan literasi bencana untuk kewaspadaan siswa. Kegiatan ini dilakukan pada siswa siswi berjumlah 22 orang menggunakan metode desain pra dan post test. Evaluasi kegiatan digunakan soal untuk mengukur pengetahuan siswa sebelum dan sesudah edukasi yang diberikan. Evaluasi kegiatan dilakukan dengan uji statistik terhadap capaian nilai pra dan post test dengan uji t untuk data berpasangan (paired test). Ada perbedaan rerata nilai pengetahuan siswa sebelum diberikan edukasi 79,50 dan sesudahnya 86,36. Berdasarkan hasil tersebut disimpulkan bahwa pemberian edukasi pada siswa dapat meningkatkan pengetahuan mereka tentang literasi bencana. Kegiatan edukasi ini berjalan lancer dan siswa antusias mengikuti kegiatan. Diharapkan pihak sekolah terus melakukan kegiatan edukasi likuifaksi dan mitigasinya secara lanjut utuk memastikan semua warga sekolah memahami mitigasi bencana dan dapat mengurangi resiko bencana.
Workshop Pengembangan Bahan Ajar Digital Berbasis Deep Learning Bagi Guru-Guru di SMKN 4 Kota Bandung
Perkembangan teknologi digital dan kecerdasan artifisial (KA) menuntut guru SMK untuk mampu merancang pembelajaran yang adaptif dan relevan dengan kebutuhan industri. Namun, hasil identifikasi kebutuhan di SMKN 4 Bandung menunjukkan bahwa sebagian besar guru belum memahami Pendekatan Pembelajaran Mendalam (PPM) dan belum memiliki keterampilan dalam mengembangkan bahan ajar digital dengan memanfaatkan KA. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru melalui workshop yang dilaksanakan dalam dua sesi, masing-masing pada 18–20 Juni 2025 dan 15–16 Juli 2025, serta terintegrasi dengan program In House Training (IHT) sekolah. Sebanyak 95 guru mengikuti workshop, didampingi oleh 15 mahasiswa yang berperan sebagai asisten fasilitator. Metode pelatihan meliputi ceramah interaktif, diskusi kelompok, demonstrasi, praktik langsung, serta pendampingan pembuatan modul ajar digital. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada pemahaman guru, terlihat dari kenaikan skor rata-rata pre-test sebesar 49,84 menjadi 82,81 pada post-test, serta meningkatnya kualitas modul ajar yang dihasilkan. Meskipun tingkat partisipasi bervariasi di setiap tahap, dampak pelatihan mencakup peningkatan literasi pedagogik, keterampilan digital, serta kesiapan guru dalam menerapkan pembelajaran mendalam berbantuan KA. Kegiatan ini menyimpulkan bahwa pelatihan berbasis kebutuhan efektif dalam meningkatkan kapasitas guru dan dapat diadopsi sebagai model pelatihan berkelanjutan di lingkungan SMK
Generasi Z dan Doom Spending: Pengaruh Pendapatan, Media Sosial dan Gaya Hidup di Kota Tegal
Doom Spending has become an increasingly prevalent phenomenon among Generation Z, particularly as an emotional coping mechanism for stress and anxiety about the future. This study aims to analyze the influence of income, social media, and lifestyle on Doom Spending behavior among Generation Z in Tegal City. This research employs a quantitative approach using a survey method, where data were collected through questionnaires distributed to 384 respondents. Data analysis was conducted using the Partial Least Squares-Structural Equation Modeling (PLS-SEM) method with SmartPLS software. The results indicate that income significantly affects Doom Spending, as individuals with higher incomes tend to have greater financial flexibility to engage in impulsive spending as an emotional escape. Social media also significantly influences Doom Spending, primarily due to exposure to promotional content that increases impulsive consumption tendencies. Additionally, a consumptive lifestyle reinforces Doom Spending behavior, especially among individuals who experience fear of missing out (FOMO). Simultaneously, income, social media, and lifestyle collectively contribute to the rise of Doom Spending among Generation Z. These findings highlight the importance of financial literacy education and increased awareness of the impacts of impulsive consumption. Future research is recommended to incorporate additional variables such as self-control or social pressure and to expand the sample coverage to other regions to obtain more comprehensive results.
Keywords: Income, Social Media, Lifestyle, Doom Spending, Generation Z.
Abstrak
Doom Spending menjadi fenomena yang semakin marak di kalangan Generasi Z, terutama sebagai bentuk pelampiasan emosi negatif seperti stres dan kecemasan terhadap masa depan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pendapatan, media sosial, dan gaya hidup terhadap perilaku Doom Spending di kalangan Generasi Z di Kota Tegal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei, di mana data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan kepada 384 responden. Analisis data dilakukan menggunakan metode Partial Least Squares-Structural Equation Modeling (PLS-SEM) melalui perangkat lunak SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendapatan berpengaruh signifikan terhadap Doom Spending, di mana individu dengan pendapatan lebih tinggi cenderung memiliki keleluasaan finansial untuk melakukan belanja impulsif sebagai bentuk pelarian emosional. Media sosial juga memiliki pengaruh yang signifikan terhadap Doom Spending, terutama karena paparan konten promosi yang meningkatkan kecenderungan konsumsi impulsif. Selain itu, gaya hidup konsumtif turut memperkuat perilaku Doom Spending, terutama di kalangan individu yang memiliki ketakutan tertinggal tren atau fear of missing out (FOMO). Secara simultan, pendapatan, media sosial, dan gaya hidup terbukti berkontribusi terhadap meningkatnya Doom Spending di kalangan Generasi Z. Temuan ini menegaskan pentingnya edukasi literasi keuangan serta peningkatan kesadaran akan dampak konsumsi impulsif. Penelitian selanjutnya disarankan untuk menambahkan variabel lain seperti kontrol diri atau tekanan sosial serta memperluas cakupan sampel di wilayah lain guna memperoleh hasil yang lebih komprehensif.
Kata kunci: Pendapatan, Media Sosial, Gaya Hidup, Doom Spending, Generasi Z