Journal Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa (UST)
Not a member yet
7128 research outputs found
Sort by
Minat Wirausaha berdasarkan Bidang Keahlian, Lingkungan Keluarga, dan Efikasi Diri Siswa SMK Swasta Se-Kecamatan Depok Kabupaten Sleman
Abstract: This study aims to: (1) examine the entrepreneurial interest of private vocational high school (SMK) students in Depok District based on their field of expertise, family environment, and self-efficacy simultaneously; (2) determine the influence of the field of expertise on entrepreneurial interest; (3) assess the influence of the family environment on entrepreneurial interest; and (4) identify the influence of self-efficacy on entrepreneurial interest. The research employed a quantitative approach using a survey as the primary data collection method. The sample consisted of 100 students from various private vocational high schools across Depok District, selected randomly. The research instrument was a questionnaire designed to measure students’ entrepreneurial interest, field of expertise, family environment, and self-efficacy. Data analysis was conducted using descriptive statistics and regression analysis, with assumption testing including normality, linearity, and multicollinearity tests. The results revealed that the field of expertise, family environment, and self-efficacy collectively have a significant positive effect on students’ entrepreneurial interest. These three independent variables contribute positively to shaping students' entrepreneurial intentions. The findings highlight the importance of strengthening fields of expertise, providing family support, and enhancing self-efficacy to foster entrepreneurial spirit among private vocational high school students.Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui minat wirausaha siswa SMK Swasta se-Kecamatan Depok berdasarkan bidang keahlian, lingkungan keluarga, dan efikasi diri secara simultan; (2) mengetahui pengaruh bidang keahlian terhadap minat wirausaha; (3) mengetahui pengaruh lingkungan keluarga terhadap minat wirausaha; serta (4) mengetahui pengaruh efikasi diri terhadap minat wirausaha. Pendekatan penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan teknik survei sebagai instrumen utama. Sampel terdiri dari 100 siswa SMK Swasta di Kecamatan Depok, yang dipilih secara acak. Instrumen penelitian berupa kuesioner yang dirancang untuk mengukur minat wirausaha, bidang keahlian, lingkungan keluarga, dan efikasi diri. Analisis data dilakukan melalui statistik deskriptif dan analisis regresi, dengan pengujian asumsi yang mencakup uji normalitas, linieritas, dan multikolinieritas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bidang keahlian, lingkungan keluarga, dan efikasi diri secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap minat wirausaha siswa. Ketiga variabel bebas tersebut memberikan kontribusi positif terhadap pembentukan minat wirausaha. Temuan ini mengindikasikan pentingnya penguatan bidang keahlian, dukungan keluarga, serta peningkatan efikasi diri untuk mendorong berkembangnya jiwa kewirausahaan di kalangan siswa SMK Swasta
Pengaruh Kompetensi Guru, Disiplin Kerja dan Kepuasan Kerja Terhadap Prestasi Kerja Guru SMK Di Kabupaten Magelang
This study aims to analyze the influence of teacher competence, work discipline, and job satisfaction on the job performance of Vocational High School (SMK) teachers in Salam and Mungkid Districts. The research method used is a quantitative method with a survey approach. Data were collected through questionnaires distributed to 150 SMK teachers in both districts. Data analysis was performed using multiple linear regression to determine the extent of the influence of each independent variable on the dependent variable. The results showed that teacher competence has a positive and significant effect on teacher job performance. Likewise, work discipline and job satisfaction also have a positive and significant impact on teacher job performance. Simultaneously, these three variables significantly contribute to improving teacher job performance. These findings indicate that to enhance teacher job performance, continuous efforts are needed to improve teacher competence through training and professional development, strengthen work discipline, and increase job satisfaction through incentives and a conducive work environment. This study provides practical implications for SMK administrators and educational policymakers in formulating strategies to improve teacher job performance. Additionally, this study contributes theoretically to enriching the literature on factors influencing teacher job performance, particularly in the context of vocational education in Indonesia.
Keywords: Teacher Competence, Work Discipline, Job Satisfaction, Job Performance, SMK, Salam District, Mungkid District.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kompetensi guru, disiplin kerja, dan kepuasan kerja terhadap prestasi kerja guru Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Kecamatan Salam dan Mungkid. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan pendekatan survey. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan kepada 150 guru SMK di kedua kecamatan tersebut. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linier berganda untuk melihat seberapa besar pengaruh masing-masing variabel independen terhadap variabel dependen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi guru memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap prestasi kerja guru. Demikian juga, disiplin kerja dan kepuasan kerja juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap prestasi kerja guru. Secara simultan, ketiga variabel tersebut memberikan kontribusi yang signifikan terhadap peningkatan prestasi kerja guru. Temuan ini menunjukkan bahwa untuk meningkatkan prestasi kerja guru, perlu adanya upaya yang terus-menerus dalam meningkatkan kompetensi guru melalui pelatihan dan pengembangan profesional, memperkuat disiplin kerja, serta meningkatkan kepuasan kerja melalui pemberian insentif dan lingkungan kerja yang kondusif. Penelitian ini memberikan implikasi praktis bagi pengelola SMK dan pembuat kebijakan pendidikan dalam merumuskan strategi peningkatan prestasi kerja guru. Selain itu, penelitian ini juga memberikan kontribusi teoretis dalam memperkaya literatur tentang faktor-faktor yang mempengaruhi prestasi kerja guru, khususnya dalam konteks pendidikan kejuruan di Indonesia
Pemanfaatan Media Saran dan Kritik Orang Tua Berbasis Web Untuk Meningkatkan Iklim Kemanan Sekolah
This research aims to examine and investigate the use of online suggestions and critiques from parents in order to enhance safe environment conditions; also, it provides insights on how effective online platforms are at promoting open communication between schools and parents with reference to safety issues at SMP Negeri 11 Magelang. By employing qualitative analysis through qualitative research methodology that entails a case study design approach, the study was done. The main point was on whether parents use web-based media when offering suggestions or making criticisms. Based on data analysis conducted, the platform was found to be useful in handling suggestions and criticisms made by parents. It was noted by respondents that this platform encouraged more involvement by parents into matters concerning school safety. Among these respondents who were parents, 80% indicated they were satisfied while 85% were learners.Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dan mengkaji pemanfaatan media saran dan kritik orang tua berbasis web dalam rangka meningkatkan iklim keamanan dan memberikan wawasan mengenai efektivitas media berbasis web dalam membangun komunikasi yang lebih terbuka antara sekolah dan orang tua dalam hal keamanan di SMP Negeri 11 Magelang. Penelitian dilakukan dengan analisis kualitatif menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus desain deskriptif. Fokusnya adalah pada pemanfaatan media berbasis web oleh orang tua untuk menyampaikan saran dan kritik. Dari analisis data, platform ini terbukti efektif dalam menampung dan menindaklanjuti saran dan kritik orang tua. Responden mengakui bahwa keberadaan platform tersebut meningkatkan keterlibatan orang tua dalam urusan keamanan sekolah. Sebanyak 80% responden dari orang tua dan 85% responden dari peserta didik merasa puas dengan platform ini
Implementasi Fungsi Manajemen Pada Program Tahfidz Al-Qur’an di Madrasah
The main objective of this study is to examine the tahfidz (memorization) program of the Qur'an at MTs. Al Furqon Siliragung Banyuwangi which implements management functions. The implementation of management functions into the Qur'an memorization curriculum is a transformation of the madrasah in developing its education. This study uses a qualitative approach based on a case study design. The research informants include the head of the madrasah, the deputy for curriculum, and the homeroom teacher. Data collection through participant observation, in-depth interviews, and documentation. The theory of Miles, Huberman, and Saldana is used in data analysis through data condensation, data presentation, and drawing conclusions/verification. Test the validity of the data with reliability, confirmability, and credibility. Furthermore, the researcher checks the adequacy of references, member checking, triangulation, peer discussion, and continuous monitoring in the accuracy of the data. Based on the research results, there are three steps that can be taken to plan and implement a successful Al-Qur'an memorization program, namely: 1) setting goals through discussions at regular meetings, determining what materials are needed, and identifying educator needs. 2) building an organizational structure that pays attention to the educator's field of expertise. 3) implementing the program through a learning process that follows a system agreed upon by the management and educators, using innovative strategies to improve memorization methods, namely Talqin and Talaqqi, 4). Pengawasan on through the use of direct observation of learning activities, monitoring memorization progress, and frequent assessment of the process and results.Tujuan utama penelitian ini adalah meneliti program tahfidz (tahfidz) Al-Qur'an di MTs. Al Furqon Siliragung Banyuwangi yang mengimplementasikan fungsi-sungsi manajemen. Implementasi fungsi-fungsi manajemen ke dalam kurikulum tahfidz Al-Qur'an merupakan transformasi madrasah dalam mengembangkan pendidikannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif berdasarkan desain studi kasus. Informan penelitian meliputi kepala madrasah, wakil bidang kurikulum, dan wali kelas. Pengumpulan data dengan observasi partisipan, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Teori Miles, Huberman, dan Saldana digunakan dalam analisis data melalui kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan/verifikasi. Uji validitas data dengan reliabilitas, konfirmabilitas, dan kredibilitas. Selanjutnya peneliti memeriksa kecukupan referensi, pengecekan anggota, triangulasi, diskusi sejawat, dan pemantauan berkelanjutan dalam kebenaran data. Berdasarkan hasil penelitian, ada tiga langkah yang dapat dilakukan untuk merencanakan dan melaksanakan program tahfidz Al-Qur'an secara sukses, yaitu: 1) menetapkan tujuan melalui diskusi pada pertemuan rutin, menentukan materi apa saja yang dibutuhkan, dan mengidentifikasi kebutuhan pendidik. 2) membangun struktur organisasi yang memperhatikan bidang keahlian pendidik. 3) melaksanakan program melalui proses pembelajaran yang mengikuti sistem yang disepakati oleh pengurus dan pendidik, dengan menggunakan strategi yang inovatif untuk meningkatkan metode tahfidz yaitu Talqin dan Talaqqi, 4). Pengawasan melalui penggunaan observasi langsung terhadap kegiatan pembelajaran, pemantauan kemajuan tahfidz, dan penilaian yang sering terhadap proses dan hasil
Kepemimpinan Transformasional dan Motivasi Kerja dalam Meningkatkan Kinerja Guru: Kajian Literatur Sistematis
This study evaluates the influence of principals’ transformational leadership and work motivation on teacher performance using a Systematic Literature Review (SLR) approach. By analyzing 33 journal articles published between 2014 and 2024, the study reveals that transformational leadership plays a significant role in enhancing teacher performance. This leadership style fosters a supportive work environment, enhances teachers' professional capacities, and strengthens their motivation. Moreover, work motivation is shown to have a direct impact on teacher performance and serves as a mediating factor between leadership and performance. The synergy between transformational leadership and work motivation forms an effective strategic approach to improving teaching quality. These findings highlight the importance of combining inspirational leadership with high levels of work motivation as a key to improving teacher performance and educational quality. Therefore, the study recommends strengthening the principal's role in motivating teachers through supportive and development-oriented leadership practices.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kepemimpinan transformasional kepala sekolah dan motivasi kerja terhadap kinerja guru melalui pendekatan Systematic Literature Review (SLR). Sebanyak 33 artikel jurnal terbitan tahun 2014 hingga 2024 ditelaah secara sistematis. Hasil analisis menunjukkan bahwa kepemimpinan transformasional berperan signifikan dalam menciptakan lingkungan kerja yang mendukung, meningkatkan kapasitas profesional, dan memotivasi guru. Motivasi kerja juga terbukti berkontribusi langsung terhadap kinerja guru dan berperan sebagai mediator antara kepemimpinan dan kinerja. Temuan ini menekankan bahwa kombinasi kepemimpinan inspiratif dan motivasi kerja yang tinggi merupakan strategi efektif untuk meningkatkan kualitas pengajaran. Studi ini merekomendasikan penguatan peran kepala sekolah dalam mendorong motivasi guru melalui praktik kepemimpinan yang suportif dan berorientasi pada pengembangan profesional
The Effectiveness of Implementing Personal Storytelling on Students' Academic Achievement and Learning Motivation
In language learning contexts, conventional methods frequently fail to engage students meaningfully, making it difficult to improve their academic achievement and learning motivation. Addressing this issue, teachers' personal storytelling in learning various languages has the potential to make the learning environment more approachable and motivational. This study looks into the impact of using the teacher's personal storytelling in learning other languages on students' academic achievement and motivation. A quasi-experimental approach was adopted, with a single experimental group comprising 36 senior high school students from Indonesia. The findings show that personal storytelling greatly enhanced both academic achievement and learning motivation. Students found the strategy engaging, unique, and contextually relevant, which improved their grasp of the topics covered. Furthermore, students noted that the strategy helped them reflect on their personal language learning journeys, inspiring them to better understand English and thereby improving their academic achievement. Overall, this approach made language learning more enjoyable and vivacious. The findings indicate that personal storytelling is an excellent teaching strategy that provides a contextual, engaging, interactive, and unique approach to language acquisition. It is recommended for teachers who want to create an engaging and relevant classroom learning experience
Analisis Kesulitan Siswa Dalam Menyelesaikan Soal Cerita IPA Di Kelas VI SDN 23 Sindue
Kesulitan belajar ialah sesuatu fenomena yang mana siswa menghadapi hambatan belajar atau ketidakmampuan yang menghalangi mereka untuk meraih target pembelajaran. Tujuan pada studi ini ialah untuk mengetahui kesulitan siswa dalam menjawab soal cerita IPA berdasarkan tahapan Gick. Metode penelitian memakai telnik deskriptif kualitatif. Subjek studi ialah 10 siswa kelas VI di SDN 23 Sindue. Teknik pengambilan data yang dipakai ialah dokumentasi, tes, serta interview. Sesudah pengambilan data, studi mengamati hasil jawaban soal cerita serta hasil interview untuk melihat kemampuan pemahaman siswa. Sesuai pada hasil pengamatan data bisa disimpulkan bahwa siswa pada kemampuan penyelesaian masalah dalam kategori sedang terjadi kesulitan dalam mengimplementasikan penyelesaian yang tepat. Siswa pada kemampuan penyelesaian masalah pada golongan rendah mengalami kesulitan dalam semua tahap pemecahan masalah dimulai dengan mengkontruksi masalah, mencari penyelesaian dan mengimplementasikan penyelesaian yang tepat. Faktor penyebab kesulitan yaitu ketidakmampuan siswa untuk mengerti masalah yang berkaitan serta mencari pemecahan yang sesuai dan siswa kurang mampu atau telah banyak melakukan kekeliruan pada tahapan mencari penyelesaian karena tergesa-gesa mengerjakan soal serta tidak teliti. Upaya yang bisa dilaksanakan yakni guru membiasakan siswa mengerjakan soal tipe pemecahan masalah di soal cerita terkait fenomena alam.Kesulitan belajar ialah sesuatu fenomena yang mana siswa menghadapi hambatan belajar atau ketidakmampuan yang menghalangi mereka untuk meraih target pembelajaran. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui kesulitan siswa saat mengerjakan soal cerita IPA berdasarkan tahapan Gick. Metode penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif. Subjek penelitian adalah 10 siswa kelas VI di SDN 23 Sindue. Teknik pengumpulan data yang digunakan ialah dokumentasi, tes, serta wawancara. Setelah pengumpulan data, peneliti menganalisis hasil pengerjaan soal cerita dan hasil wawancara untuk melihat kemampuan pemahaman siswa. Berdasarkan hasil analisis data dapat disimpulkan bahwa siswa dengan kemampuan pemecahan masalah dalam kategori sedang mengalami kesulitan dalam mengimplementasikan penyelesaian yang tepat. Siswa dengan kemampuan pemecahan masalah dalam kategori rendah mengalami kesulitan pada semua tahap pemecahan masalah dimulai dengan mengkontruksi masalah, mencari penyelesaian dan mengimplementasikan penyelesaian yang tepat. Faktor penyebab kesulitan yaitu ketidakmampuan siswa untuk memahami masalah yang berkaitan dan mencari penyelesaian yang tepat dan siswa kurang mampu atau telah banyak melakukan kekeliruan pada tahapan mencari penyelesaian karena tergesa-gesa mengerjakan soal dan tidak teliti. Upaya yang bisa dilaksanakan yakni guru membiasakan siswa mengerjakan soal tipe pemecahan masalah di soal cerita terkait fenomena alam
Pengaruh Model Pembelajaran Discovery Learning Berbasis Tri Kaya Parisudha terhadap Sikap Sosial dan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa
The aim of this research is to examine the influence of the Tri Kaya Parisudha-based discovery learning model on the social attitudes and critical thinking abilities of the science and science subjects of class V students at SD N 4 Banyuasri, both individually and simultaneously. This research is experimental research with a research design, namely One Group Pretest-Posttest Design. The population which is also the sample in this research is the fifth grade students of SD N 4 Banyuasri, totaling 30 students. The independent variable in this research is a discovery learning model based on Tri Kaya Parisudha. Meanwhile, the dependent variables in this research are students' social attitudes and critical thinking abilities. The data collection methods used are observation methods and test methods. The observation method is used to measure social attitudes, while the test method is used to measure students' critical thinking abilities. The data analysis methods used in this research are descriptive data analysis methods and inferential data analysis methods. Descriptive data analysis was carried out to find the mean, median, mode, standard deviation, variance and category of each variable. Meanwhile, the inferential data analysis method uses MANOVA data analysis. Based on the research that has been conducted, it is concluded that there is a significant influence of the Tri Kaya Parisudha-based discovery learning model on the social attitudes and critical thinking abilities of the science and science subjects of class V students at SD N 4 Banyuasri, both individually and simultaneously
Kesenian Tari Soreng sebagai Media Pembelajaran Matematika: Studi Literatur Pendekatan Etnomatematika
Ethnomathematics is a learning innovation that combines mathematics learning with the culture that exists in the student's environment. Learning media with an ethnomathematics approach can help students to understand mathematics through a context that is more relevant to their lives. This study aims to examine the potential of Soreng Dance as a medium for learning mathematics with an ethnomathematics approach. Data were collected through literature study techniques by studying and analyzing various literature sources, such as relevant journals and scientific articles. The results of this study indicate that the art of Soreng Dance has significant potential to be used as an interesting and effective learning media in learning mathematics. The movements and formations of dancers in Soreng Dance contain mathematical patterns and structures that can be used to teach mathematical concepts such as symmetry, comparison, and geometry. This study concludes that Soreng Dance has significant potential to be used as a medium for learning mathematics
Aplikasi Fuzzy Inference System pada Seleksi Penerimaan Santri Baru MI Kota Madiun
Admission of new students in Madrasah Ibtidaiyah (MI) is a crucial stage in maintaining the quality of students and the quality of education. Selection usually considers the Institutional Development Contribution (SPI), calistung skills, and recitation of the Quran. However, non-standardized assessment creates injustice. This research develops a Fuzzy Inference System (FIS)-based decision support system with the Mamdani model to improve the objectivity and accuracy of selection. A quantitative approach is used with the help of Microsoft Excel for modeling. The system uses inputs in the form of SPI, calistung, and mengaji, and produces outputs in the form of selection result categories. The FIS process includes problem identification, fuzzification, fuzzy rule generation, Mamdani inference, and defuzzification using the centroid method. The results show that this system is able to produce decisions that are more fair, transparent, and in accordance with the principles of Islamic education and the needs of madrasah development. The integration of fuzzy technology is proven to support more professional education governance and responsiveness to selection challenges