Journal Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa (UST)
Not a member yet
7128 research outputs found
Sort by
Pembelajaran digital storytelling berbasis nearpod di sekolah dasar 68/VI Empang Benao
Digital technology has led to the emergence of various innovations in learning, one of which is digital storytelling, which is believed to optimize writing skills as well as the learning motivation of elementary school students. This study aims to systematically examine the role of digital storytelling in the context of primary education, focusing on the development of writing skills, the enhancement of motivation, and its contribution to classroom collaboration. The method used is a systematic literature review by selecting and analyzing relevant scientific articles from both international and national journals. The synthesis results show that digital storytelling consistently has a positive impact on the quality of students’ writing, including narrative structure, creativity, and text cohesion. In addition, this technology has been proven to optimize learning motivation through more interactive, contextual, and meaningful experiences, as well as to support collaborative skills by encouraging interaction and cooperation among students. The findings also reveal variations in effectiveness depending on the platforms used, where Nearpod and similar media provide easier integration in the classroom and higher student engagement. This article contributes by presenting a conceptual and empirical synthesis of the implementation of digital storytelling, while offering a foundation for teachers, curriculum developers, and researchers to adopt this approach as an innovative strategy to improve the quality of writing education in primary schools. In conclusion, the integration of digital storytelling with Nearpod demonstrates high validity, practicality, and effectiveness in enhancing writing skills and learning motivation among elementary school students, providing a valuable model for digital pedagogy and practical strategies for educators.Teknologi digital telah mendorong munculnya berbagai inovasi dalam pembelajaran, salah satunya digital storytelling, yang diyakini mampu mengoptimalkan keterampilan menulis sekaligus motivasi belajar siswa sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan untuk menelaah secara sistematis peran digital storytelling dalam konteks pendidikan dasar, dengan fokus pada pengembangan kemampuan menulis, peningkatan motivasi, serta kontribusinya terhadap kolaborasi siswa di kelas. Pendekatan yang digunakan adalah systematic literature review dengan menyeleksi dan menganalisis artikel-artikel ilmiah yang relevan dari jurnal internasional dan nasional. Hasil sintesis menunjukkan bahwa digital storytelling secara konsisten memberikan dampak positif terhadap kualitas tulisan siswa, termasuk dalam aspek struktur narasi, kreativitas, dan kohesi teks. Selain itu, teknologi ini terbukti mampu mengoptimalkan motivasi belajar melalui pengalaman yang lebih interaktif, kontekstual, dan bermakna, serta mendukung keterampilan kolaboratif dengan mendorong interaksi dan kerja sama antar siswa. Temuan juga mengungkapkan variasi efektivitas berdasarkan platform yang digunakan, di mana Nearpod dan media serupa memberikan kemudahan integrasi di kelas dan keterlibatan siswa yang lebih tinggi. Artikel ini berkontribusi dengan menyajikan sintesis konseptual dan empiris mengenai implementasi digital storytelling, sekaligus menawarkan landasan bagi guru, pengembang kurikulum, dan peneliti untuk memanfaatkan pendekatan ini sebagai strategi inovatif guna meningkatkan kualitas pendidikan menulis di pendidikan dasar. Sebagai kesimpulan, integrasi digital storytelling dengan Nearpod menunjukkan validitas, kepraktisan, dan efektivitas yang tinggi dalam meningkatkan keterampilan menulis dan motivasi belajar siswa sekolah dasar, menyediakan model berharga untuk pedagogi digital dan strategi praktis bagi pendidik
Peningkatan kemampuan membaca pemahaman menggunakan media e-flashcard pada siswa cerebral palsy kelas v di SLBN 1 Takalar
In an effort to enhance the quality of learning services in Special Education Schools, it is essential to employ instructional media that are not only adaptive but also capable of providing stimulation aligned with the students’ individual characteristics. This study aimed to determine the effect of using e-flashcard media on improving the reading comprehension skills of a fifth-grade student with cerebral palsy at SLBN 1 Takalar. The research employed a Single Subject Research (SSR) design with an A1–B–A2 model, consisting of three phases: baseline 1 (A1), intervention (B), and baseline 2 (A2). Data were collected through direct observation of the subject’s reading comprehension performance across sessions. The within-condition analysis showed that during the A1 phase, data remained stable with no significant improvement, while during the intervention phase (B), reading comprehension increased with some variability. In the A2 phase, data became stable again, maintaining the same performance level as the final intervention sessions. The between-condition analysis revealed 0% overlap in both A1/B and B/A2 comparisons, indicating no data overlap between phases. These findings suggest that the use of e-flashcards effectively enhances and maintains reading comprehension skills in students with cerebral palsy. Therefore, e-flashcards can serve as an engaging and adaptive instructional strategy to support literacy learning among students with special needs.Dalam upaya meningkatkan layanan pembelajaran di Sekolah Luar Biasa, maka diperlukan media pembelajaran yang tidak hanya adaptif tetapi juga mampu memberikan stimulasi yang sesuai karakteristik anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan media e-flashcard terhadap peningkatan kemampuan membaca pemahaman pada siswa cerebral palsy kelas V di SLBN 1 Takalar. Desain penelitian yang digunakan adalah Single Subject Research (SSR) dengan model A1–B–A2, yang terdiri atas tiga fase: baseline 1 (A1), intervensi (B), dan baseline 2 (A2). Data dikumpulkan melalui observasi terhadap kemampuan membaca pemahaman subjek pada setiap sesi kegiatan. Hasil analisis dalam kondisi menunjukkan bahwa pada fase A1 data berada pada kondisi stabil tanpa peningkatan yang berarti, pada fase intervensi (B) terjadi peningkatan kemampuan membaca meskipun dengan kecenderungan data yang bervariasi, dan pada fase A2 data kembali stabil dengan hasil yang sama seperti akhir intervensi. Analisis antar kondisi memperlihatkan persentase overlap sebesar 0% baik pada A1/B maupun B/A2, yang menunjukkan tidak adanya tumpang tindih data antar fase. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penerapan media e-flashcard efektif meningkatkan dan mempertahankan kemampuan membaca pemahaman pada siswa cerebral palsy. Media ini dapat menjadi alternatif strategi pembelajaran yang menarik dan adaptif bagi peserta didik berkebutuhan khusus
Transformasi Pembelajaran melalui Pembuatan Media Ajar Berbasis Canva di SD Negeri Somoitan
The transformation of learning at Somoitan State Elementary School through Canva-based teaching media aims to improve the quality of learning and motivate students in the digital era. The use of Canva, an online graphic design platform, is integrated into a variety of subjects to create engaging and interactive materials, such as posters, and visual presentations. This research aims to improve the quality of teacher learning at Somoitan State Elementary School through creating and implementing Canva-based teaching media. The method used is qualitative research with a participatory observation approach, in-depth interviews and document analysis. The research subjects consisted of class I - VI teachers and students who were participants in the application of the teaching media. The research results show that the Canva-based teaching media creation training was successful in improving teachers' skills in designing and using more interesting and interactive media. The use of Canva-based teaching media in the classroom learning process has also been proven to increase student engagement significantly, with an increase in participation of 35% and an increase in the average student score from 72 to 85. In addition, teachers reported that using Canva helped them convey the material better. effective and efficient. However, this research also found challenges in implementation, such as technical problems related to internet connections and device limitations
Speech Acts in Chris Rock’s Stand-Up Comedy Show "Selective Outrage"
This qualitative study applies J.L. Austin's Speech Act Theory to analyze Chris Rock’s stand-up comedy show Selective Outrage. It focuses on identifying types of speech acts (locutionary, illocutionary, perlocutionary) and determining which illocutionary acts are most dominant. Data were collected through observation and note-taking, then analyzed using three stages: data reduction, data presentation, and conclusion. The results show that representative speech acts are the most dominant (44%), followed by expressive (35%), declarative (12%), directive (7%), and commissive (2%). This study offers insights into the use of speech acts in stand-up comedy and provides a deeper understanding of Chris Rock’s comedic style and communication strategies
PENGARUH BRAND IMAGE DAN PRODUCT INNOVATION TERHADAP CUSTOMER LOYALTY YANG DIMEDIASI OLEH BRAND TRUST PADA PENGGUNA SMART TV SAMSUNG DI BANDUNG RAYA
This study aims to analyze the effect of brand image, product innovation on customer loyalty mediated by brand trust on Samsung Smart TV users in Bandung Raya in 2024. The research instrumenthas gone through the stages of validity dan reliability test, classical assumption test, multiple regression test, dan sobel testing. The instrumen is used as a tool for collecting data from respondents who have purchased Samsung Smart TV and are domiciled in Bandung raya which is the object assessed in this study. Collected through a questionnare created using a google form involving 120 respondents selected using convenience sampling techniques and analyzed using SPSS. The result of the hypothesis test show that brand image has a significant positive effect on brand trust and has an insignificant positive effect on customer loyalty. Brand trust affects customer loyalty and mediates the influence of brand image and product innovation on customer loyalty. The result of this study are expected to be useful for managers of similar objects being assessed because they will help create appropriate strategies or programs
OPTIMASI ALUR PERBAIKAN KENDARAAN UNTUK MENGATASI KEMACETAN DAN PEKERJAAN TAMBAHAN DI BENGKEL INTERNAL PT XYZ DENGAN VALUE STREAM MAPPING (VSM)
This study aims to enhance the efficiency of the vehicle repair workflow at the internal workshop of PT XYZ, with a focus on addressing process congestion and unplanned additional work. Key issues identified include the high volume of incoming vehicles exceeding service capacity, delays in removing completed units, and inconsistencies in the initial inspection process. These conditions have prolonged repair lead times, reduced workshop throughput, and weakened the operational readiness of the logistics fleet.
This research adopts a qualitative case study approach, with data collected through direct observation, work order documentation analysis, and interviews with technicians and quality control personnel. The workflow was mapped to identify bottlenecks, and root cause analysis was conducted to determine the underlying drivers of congestion and the frequent occurrence of additional repair work.
The results show that congestion is driven by unmanaged vehicle inflow, limited workshop space, and inefficient post-repair handover procedures. Additional work commonly arises from insufficient initial inspections, hidden component failures, and non-standardized working methods among technicians. The study recommends implementing more rigorous inspection procedures, reorganizing workshop layout, adopting a digital work order tracking system, and establishing standardized coordination mechanisms aligned with global logistics best practice
STARTEGI PEMBELAJARAN TATA BAHASA DALAM BUKU TEKS BAHASA INDONESIA SMP: Grammar Learning Strategies in Indonesian Language Textbooks For Junior High School Students
Pembelajaran tata bahasa masih kurang mendapat perhatian dalam pembelajaran Bahasa Indonesia. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi strategi pembelajaran tata bahasa dalam buku teks Bahasa Indonesia SMP terbitan Kemdikbudristek. Penelitian ini menggunakan metode analisis konten dengan pendekatan kualitatif. Data berupa penyajian materi, cakupan materi, dan level pertanyaan berdasarkan taksonomi Bloom revisi. Data dikumpulkan melalui teknik simak dan catat, serta dianalisis menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyajian materi didominasi oleh model deduktif, dengan cakupan materi kebahasaan yang cukup variatif namun masih berfokus pada struktur kalimat. Level pertanyaan didominasi keterampilan berpikir tingkat rendah (LOTS), terutama C2, meskipun beberapa pertanyaan HOTS sudah disertakan. Temuan ini menunjukkan perlunya keseimbangan antara pendekatan deduktif dan induktif, variasi materi kebahasaan, serta peningkatan pertanyaan HOTS untuk mendukung kompetensi komunikatif dan berpikir kritis siswa.Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi strategi pengajaran tata bahasa dalam buku teks Bahasa Indonesia untuk siswa SMP terbitan Kemdikbudristek. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian analisis konten dengan pendekatan kualitatif. Data yang digunakan adalah informasi-informasi tertulis yang mencakup model penyampaian materi, cakupan materi, dan level pertanyaan kebahasaaan berdasarkan taksonomi Bloom revisi. Data diperoleh dengan metode simak dengan teknik catat. Keabsahan data diperoleh melalui pengamatan secara mandiri (human instrument). Data dianalisis menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldana, yang terdiri dari pengkondensasian data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model penyampaian materi didominasi oleh model penyampaian deduktif yang mana kaidah bahasa disajikan terlebih dahulu kemudian diikuti contoh dan latihan. Dari segi cakupan materi, materi kebahasaan cukup variatif, mencakup tingkat kata, kalimat, dan paragraf, serta terintegrasi dengan berbagai jenis teks. Materi struktur kalimat masih mendominasi dibandingkan materi lain. Level pertanyaan menunjukkan bahwa terdapat dominasi keterampilan berpikir tingkat rendah (LOTS), khususnya pada level C2 (mengidentifikasi), meskipun ada upaya menyertakan pertanyaan tingkat tinggi (HOTS), seperti C6 (menciptakan). Dengan hasil tersebut, perlu adanya penyeimbangan antara pendekatan deduktif dan induktif dalam penyampaian materi kebahasaan, peningkatan porsi materi yang mendukung penyusunan teks secara utuh, serta peningkatan level pertanyaan HOTS untuk mendukung pencapaian kompetensi komunikatif dan berpikir kritis sesuai dengan semangat Kurikulum Merdeka.
Kata kunci: strategi pengajaran, tata bahasa, buku teks, Bahasa Indonesia, taksonomi Bloo
PENGARUH VARIETAS DAN PENGOLAHAN TANAH TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL KACANG TANAH (Arachis Hipogaea.L)
This study aims to determine the effect of variety and soil treatment on the growth and yield of peanuts (Arachis Hypogaea L.). The study was conducted from July to November 2024 at the self-help agricultural and rural training center (P4S) “Lestari Makmur” on Jalan Wates km 12, Dusun Poleman, Argorejo, Sedayu District, Bantul Regency, DIY. The agronomic characteristics of the study site include a lowland area with an elevation of 88 meters above sea level (masl), soil pH ranging from 5.5 to 6.7, temperature between 26 and 32°C, and annual rainfall of 1,564 mm. This study was designed as a Complete Randomized Block Design with three replications, consisting of Varieties (V) comprising three types: V1 (Giraffe), V2 (Elephant), and V3 (Kancil), and Soil Preparation (T) consisting of three types: T1 (Soil Preparation), T2 (No Soil Preparation), and T3 (Soil Preparation + Straw). The observed variables included: plant height (cm), number of leaves, fresh plant weight, dry plant weight, number of pods per plant, number of filled pods per plant, pod weight per plant, fresh pod weight per harvest plot, and seed weight per plot. Analysis was conducted using a 5% analysis of variance (ANOVA). If significant differences were found, the analysis was continued with Duncan’s Multiple Range Test (DMRT) at the 5% level. The results of the variety treatment and soil cultivation showed no interaction on the growth and yield of peanut plants, the variety treatment showed no significant difference on the growth and yield of peanut plants except for the number of leaves, the soil cultivation treatment showed no significant difference on the growth and yield of peanut plants except for the number of pods per plant.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh varietas dan pengolahan tanah terhadap pertumbuhan dan hasil kacang tanah (Arachis Hypogaea L.). Penelitian dilaksanakan pada bulan Juli-November 2024 di pusat pelatihan pertanian dan pedesaan swadaya (P4S) “ Lestari Makmur” jalan wates km 12 Dusun Poleman, Argorejo, Kecematan Sedayu, Kabupaten Bantul DIY. Sifat aglimat lahan penelitan merupakan dataran rendah dengan ketinggian tempat 88 m diatas permukaan laut (dpl), dengan pH tanah 5,5-6,7, suhu 26-32 ℃, dan curah hujan 1.500-2.000 mm/tahun. Penelitian ini disusun dalam Rancangan Acak Kelompok Lengkap yang terdiri dari 3 ulangan, yaitu Varietas (V) yang terdiri dari tiga jenis: V1 (Jerapah), V2 (Gajah), dan V3 (Kancil) serta metode Pengolahan Tanah (T) yang terdiri dari tiga jenis: T1 (Olah Tanah), T2 (Tanpa Olah Tanah) dan T3 (Olah Tanah+Jerami). Variable yang diamati meliputi ; tinggi tanaman (cm), jumlah daun, bobot segar tanam, bobot kering tanam, jumlah polong pertanam, jumlah polong isi per tanam, bobot polong per tanam, bobot polong segar per petak panen, bobot biji per petak. Analisis dengan sidik ragam 5% jika terdapat perbedaan dilanjutkan dengan Duncan’s Multiple Rage Test (DMRT) pada jenjang 5%. Hasil penelitian perlakuan varietas dan pengolahan tanah menunjukan tidak ada interaksi terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kacang tanah, perlakuan varietas menunjukan tidak ada beda nyata terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kacang tanah kecuali pada jumlah daun, perlakuan pengolahan tanah menunjukan tidak ada beda nyata terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kacang tanah kecuali pada polong isi per tanaman
Kata kunci : kacang tanah, olah tanah, varietas
 
- ANALISIS PERTUMBUHAN DAN HASIL 3 VARIETAS TOMAT (Solanum lycopersicum) AKIBAT PEMBERIAN VARIASI PUPUK DALAM SISTEM POLIBAG
ABSTRACTThis study aimed to analyze the growth and yield of three tomato varieties (Solanum lycopersicum) under different fertilizer treatments in a polybag system. The research was conducted at P4S “Lestari Makmur”, Sedayu, Bantul, using a Completely Randomized Design (CRD) with two factors: three tomato varieties (Servo, Permata, Betavila) and three fertilizer combinations (NPK + quail manure, NPK + cow manure, NPK + goat manure). A total of nine treatment combinations were tested with three replications. Observed variables included plant height, number of branches, stem diameter, number of clusters, number of flowers, number of fruits, fruit weight per plant, and fruit yield per hectare. The results showed no significant interaction between varieties and fertilizer types on all observed variables. However, the variety factor significantly affected plant height, number of branches, stem diameter, number of clusters, number of fruits per plant, fruit weight per plant, and fruit yield per hectare, while the number of flowers was not significantly different. Betavila variety showed superior vegetative growth, while Servo variety produced higher generative performance. Fertilizer types significantly affected the number of branches and clusters, with the combination of NPK + quail manure giving the best results. It can be concluded that Servo variety is more productive in terms of yield, while Betavila excels in vegetative growth. The application of NPK combined with organic manure, particularly quail manure, is recommended to enhance tomato growth and yield in polybag systems.Keywords: Tomato (Solanum lycopersicum), varieties, organic fertilizer, NPK, polybagABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pertumbuhan dan hasil tiga varietas tomat (Solanum lycopersicum) akibat pemberian variasi pupuk dalam sistem polibag. Penelitian dilaksanakan di P4S “Lestari Makmur”, Sedayu, Bantul, menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dua faktor dengan tiga varietas tomat (Servo, Permata, Betavila) dan tiga kombinasi pupuk (NPK + kotoran puyuh, NPK + kotoran sapi, NPK + kotoran kambing), sehingga terdapat sembilan kombinasi perlakuan dengan tiga ulangan. Variabel yang diamati meliputi tinggi tanaman, jumlah cabang, diameter batang, jumlah tandan, jumlah bunga, jumlah buah, bobot buah per tanaman, dan bobot buah per hektar. Hasil penelitian menunjukkan tidak terdapat interaksi nyata antara varietas dan jenis pupuk terhadap semua variabel pengamatan. Namun, perlakuan varietas memberikan pengaruh nyata terhadap tinggi tanaman, jumlah cabang, diameter batang, jumlah tandan, jumlah buah per tanaman, bobot buah per tanaman, dan bobot buah per hektar, sedangkan variabel jumlah bunga tidak berbeda nyata. Varietas Betavila menunjukkan pertumbuhan vegetatif yang lebih baik, sedangkan varietas Servo memberikan hasil generatif lebih tinggi. Jenis pupuk berpengaruh nyata pada jumlah cabang dan jumlah tandan, dengan kombinasi NPK + pupuk puyuh memberikan hasil terbaik. Dapat disimpulkan bahwa varietas Servo lebih unggul dalam hasil panen, sedangkan varietas Betavila lebih baik pada pertumbuhan vegetatif. Pemupukan NPK yang dikombinasikan dengan pupuk kandang, khususnya pupuk puyuh, direkomendasikan untuk meningkatkan pertumbuhan dan hasil tomat dalam sistem polibag.Kata kunci: Tomat (Solanum lycopersicum), varietas, pupuk organik, NPK, poliba
Strategi Strategi Kepala Sekolah Dalam Pemanfaatan Media Sosial Terhadap Peningkatan Komunikasi Dan Kolaborasi Antara Guru, Orang Tua, Dan Siswa Di SDN 2 Suangi: social media, principal, communication, collaboration, parental involvement
This study aims to describe the principal's strategy in utilizing social media to enhance communication and collaboration among teachers, parents, and students at SDN 2 Suangi. A descriptive qualitative approach was applied, with data collected through observation, interviews, and documentation. The findings revealed that the strategy began with a needs and readiness survey among school stakeholders, followed by selecting WhatsApp as the main communication platform due to its accessibility, familiarity, and cost-effectiveness. Social media was proven effective in accelerating two-way communication and increasing parental involvement. Despite challenges such as low digital literacy and uneven participation, the strategy successfully fostered a collaborative atmosphere and strengthened student learning support at home and school. These results highlight the importance of wisely integrating social media into school communication management, considering accessibility, digital education, and proper supervision. In addition, a well-planned integration of social media can serve as a reference for school principals in optimizing technology-based communication management within elementary education settings.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi kepala sekolah dalam memanfaatkan media sosial guna meningkatkan komunikasi dan kolaborasi antara guru, orang tua, dan siswa di SDN 2 Suangi. Pendekatan kualitatif deskriptif digunakan dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala sekolah memulai strategi dengan survei kebutuhan dan kesiapan warga sekolah, kemudian memilih WhatsApp sebagai media utama karena familiar, mudah diakses, dan hemat biaya. Pemanfaatan media sosial terbukti efektif dalam mempercepat arus komunikasi dua arah dan meningkatkan keterlibatan orang tua. Meskipun terdapat kendala seperti literasi digital yang rendah dan partisipasi yang belum merata, strategi ini tetap mampu menciptakan suasana kolaboratif dan memperkuat pendampingan belajar siswa di rumah maupun di sekolah. Temuan ini pentingnya pentingnya integrasi media sosial secara bijak dalam pengelolaan komunikasi sekolah, dengan tetap mempertimbangkan aksesibilitas, edukasi digital, dan pengawasan