Journal Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa (UST)
Not a member yet
7128 research outputs found
Sort by
Penerapan Metode Pembelajaran Demonstrasi dan Relevansinya dengan Nilai Ing Madya Mangun Karsa dalam Mencapai Tujuan Pengajaran di Sekolah Dasar
Penelitian ini menganalisis penerapan metode pembelajaran demonstrasi dan relevansinya dengan nilai Ing Madya Mangun Karsa dalam mencapai tujuan pengajaran di sekolah dasar. Menggunakan pendekatan kualitatif, penelitian ini meninjau 10 artikel jurnal ilmiah relevan yang diterbitkan antara tahun 2021 hingga 2024. Jurnal-jurnal yang ditelaah menunjukkan penggunaan metode demonstrasi pada berbagai mata pelajaran seperti IPA, Matematika, Tematik Integratif, Mitigasi Bencana, Pendidikan Agama Islam, serta pengembangan keterampilan guru. Hasil analisis menunjukkan bahwa metode pembelajaran demonstrasi, yang melibatkan peragaan langsung suatu konsep atau prosedur, terbukti efektif dalam menumbuhkan hasil belajar, pemahaman konsep, dan motivasi siswa. Ini juga mendukung pengembangan keterampilan praktis dan kemampuan guru dalam proses pembelajaran. Relevansi dengan nilai Ing Madya Mangun Karsa filosofi Ki Hajar Dewantara yang berarti "di tengah membangun kemauan atau inisiatif" sangat menonjol. Dalam metode demonstrasi, guru tidak hanya sekadar memberikan contoh, tetapi secara aktif berada di tengah-tengah siswa untuk merangsang minat, keberanian, dan partisipasi aktif mereka dalam proses belajar. Peran guru menjadi krusial dalam membimbing, memberikan inspirasi, dan menciptakan lingkungan belajar yang mendorong eksplorasi serta inisiatif mandiri siswa. Penerapan metode ini, yang dijiwai oleh nilai Ing Madya Mangun Karsa, berkontribusi signifikan pada tercapainya tujuan pengajaran yang holistik, meliputi aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik, di jenjang sekolah dasar.Penelitian ini menganalisis penerapan metode pembelajaran demonstrasi dan relevansinya dengan nilai Ing Madya Mangun Karsa dalam mencapai tujuan pengajaran di sekolah dasar. Menggunakan pendekatan kualitatif, penelitian ini meninjau 10 artikel jurnal ilmiah relevan yang diterbitkan antara tahun 2021 hingga 2024. Jurnal-jurnal yang ditelaah menunjukkan penggunaan metode demonstrasi pada berbagai mata pelajaran seperti IPA, Matematika, Tematik Integratif, Mitigasi Bencana, Pendidikan Agama Islam, serta pengembangan keterampilan guru. Hasil analisis menunjukkan bahwa metode pembelajaran demonstrasi, yang melibatkan peragaan langsung suatu konsep atau prosedur, terbukti efektif dalam menumbuhkan hasil belajar, pemahaman konsep, dan motivasi siswa. Ini juga mendukung pengembangan keterampilan praktis dan kemampuan guru dalam proses pembelajaran. Relevansi dengan nilai Ing Madya Mangun Karsa filosofi Ki Hajar Dewantara yang berarti "di tengah membangun kemauan atau inisiatif" sangat menonjol. Dalam metode demonstrasi, guru tidak hanya sekadar memberikan contoh, tetapi secara aktif berada di tengah-tengah siswa untuk merangsang minat, keberanian, dan partisipasi aktif mereka dalam proses belajar. Peran guru menjadi krusial dalam membimbing, memberikan inspirasi, dan menciptakan lingkungan belajar yang mendorong eksplorasi serta inisiatif mandiri siswa. Penerapan metode ini, yang dijiwai oleh nilai Ing Madya Mangun Karsa, berkontribusi signifikan pada tercapainya tujuan pengajaran yang holistik, meliputi aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik, di jenjang sekolah dasar
English Learning Strategies Analysis among Senior High School Students in Sleman Regency, Yogyakarta, Indonesia
English is a crucial subject in Indonesia, with students studying it from junior high school to university levels. Poor English proficiency is attributed to the long time spent in the classroom. This study aims to analyze English language learning strategies used by senior high school students in Indonesia, focusing on metacognitive methods and their impact on teaching and learning outcomes. Using the SILL version 7.0 questionnaire, the current study attempts to examine the English learning strategies among 109 students of senior high school in Yogyakarta, Indonesia. The data were collected via Google Form. The spreadsheet result of the participants’ input was analyzed under the SILL version 7.0 language learning strategies level. The study indicates that the Cognitive strategies are the most frequent used by the participants in the present study
PENGEMBANGAN MODUL PELUMASAN DEVELOPMENT OF TEACHING MATERIALS IN THE FORM OF MACHINE LUBRICATION SYSTEM MODULE USING JIGSAW TYPE COOPERATIVE LEARNING MODEL AT SMKN 1 NEGERI AGUNG WAYKANAN
Pengembangan modul sistem pelumasan mesin menggunakan model cooperative learning tipe jigsaw di SMKN 1 Negeri Agung Waykanan. Skripsi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Program Studi Pendidikan Vokasi Teknik Mesin Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa Yogyakarta.
Penelitian bertujuan untuk mengembangkan modul sistem pelumasan mesin menggunakan model cooperative learning tipe jigsaw dan menilai tingkat kelayakan modul pembelajaran sistem pelumasan mesin sebelum digunakan sebagai bahan ajar. Penelitian ini merupakan R&D (Riset dan Pengembangan) menggunakan pendekatan model pengembangan 4D yaitu, Define, Design, Development, dan Dissemination. Partisipan dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI TKR SMKN 1 Negeri Agung Waykanan. Penelitian ini menggunakan instrumen berupa angket validasi. Metodologi analisis data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan teknik analisis deskriptif kuantitatif. Modul pembelajaran ini divalidasi oleh satu ahli materi, satu ahli media, dan 40 peserta didik. Kelayakan modul pembelajaran dapat ditentukan dengan mengelompokkan hasil evaluasi menjadi empat kategori yaitu sangat layak, layak, tidak layak, dan sangat tidak layak.
Prosedur pengembangan yang digunakan meliputi 4 tahap yaitu, R&D (Riset dan Pengembangan) menggunakan pendekatan model pengembangan 4D yaitu, Define, Design, Development, dan Dissemination. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran sistem pelumasan ini sangat layak digunakan sebagai bahan ajar pada mata pelajaran sasis dan pemindah daya, khususnya sub kompetensi Sistem Pelumasan kelas XI TKR TKR SMKN 1 Negeri Agung Waykanan. Hal ini terlihat dari hasil validasi uji kelayakan yang dilakukan oleh ahli materi, ahli media, dan peserta didik dengan hasil uji kelayakan berturut turut, ahli materi 86%, ahli media 78%, dan peserta didik 81%. Dari ketiga hasil di atas dapat di simpulkan bahwa modul pembelajaran sistem pelumasan mesin ini masuk dalam kriteria sangat baik atau sangat layak untuk di gunakan sebagai sumber belajar. Oleh sebab itu modul ini dapat digunakan sebagai bahan pembelajaran sistem pelumasan pada mata pelajaran (PMKR) pemeliharaan mesin kendaraan ringan di TKR SMKN 1 Negeri Agung Waykanan
A PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF: MENGGUNAKAN ARTICULATE STORYLINE UNTUK MATA PELAJARAN TEKNIK PERMESINAN KONVENSIONAL
Abstrak: Penelitian ini mempunyai tujuan untuk mengembangkan media pembelajaran interaktif menggunakan media articulate storyline untuk mata pelajaran Teknik Permesinan Konvensional Kelas XI SMKN 1 Seyegan yang memenuhi kriteria layak, praktis, dan efektif. Instrumen yang dipakai di penelitian ini adalah angketpenilaian ahli materi dan ahli media untuk mengukur kelayakan, lembar angket respon siswa untuk mengukur kepraktisan, dan game untuk mengukur keefektifan. Penelitian ini adalah penelitian pengembangan (Reserch and Development) yang menggunakan model pengembangan ADDIE dengan tahapan Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Subjek uji coba Media Pembelajaran Articulate Storyline yang dikembangkan adalah peserta didik kelas XI TFLM 1 SMKN 1 Seyegan sebanyak 36 siswa. Instrumen yang digpakai adalah lembar penilaian ahli materi dan ahli media untuk mengukur kelayakan, lembar angket respon siswa untuk mengukur kepraktisan, dan lembar tes untuk mengukur keefektifan.Penelitian ini menghasilkan media pembelajaran Articulate Storyline yang di ubah menjadi apikasi android pada materi menghitung kecepatan putaran mesin bubut untuk peserta didik kelas XI TFLM 1 SMKN 1 Seyegan yang memenuhi kriteria layak, praktis, dan juga efektif. Penilaian kelayakan diperoleh hasil rata-rata skor dari validator ahli materisesesar 3,26 dengan kriteria baik untuk rata-rata skor dari validator ahli media sebesar 3,74 dengan kriteria sangat baik. Penilian kepraktisan didapat dari hasil angket respon siswa dengan skor rata-rata yang didapat yaitu3,38 dengan kriteria baik atau praktis. Penilaian keefektifan didapat dari posttest kemampuan pemahaman siswa terhadap materi menghitung kecepatan mesin bubut, didapat ketuntasan siswa secara klasikal dengan KKM ≥ 70 yaitu 71% dengan kriteria baikKata kunci: Media Pembelajaran; Pengembangan; Articulate Storyline; Mesin bubu
PENGEMBANGAN VIDEO TUTORIAL PADA PEMBELAJARAN SISTEM STARTER DI SMK MA’ARIF 1 NANGGULAN: PENGEMBANGAN VIDEO TUTORIAL PADA PEMBELAJARAN SISTEM STARTER DI SMK MA’ARIF 1 NANGGULAN
ABSTRAK
Pembelajaran daring yang dilakukan dimasa pandemi covid-19 oleh pemerintah Indonesia sebagai pencegahan penularan penyakit. Kendala yang dialami siswa SMK Ma’arif 1 Nanggulan pada saat pembelajaran daring yaitu belum ada media yang tepat digunakan siswa untuk belajar secara mandiri. Penggunaan video tutorial dapat dimanfaatkan siswa bahan pembelajaran daring maupun luring. Penelitian ini memiliki tujuan dapat menghasilkan media video tutorial serta dapat menguji kelayakan video tutorial. Penelitian pengembangan (Researce and Development) dengan menggunakan model pengembangan 4D yaitu Define, Design, Develop, dan Disseminate, subjek penelitian yaitu ahli materi, ahli media dan siswa kelas XI TKR, teknik pengumpulan data yang digunakan adalah angket dan teknik analisis data yaitu diskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukan kelayakan video tutorial untuk standar kompetensi melakukan pemeriksaan sistem starter mendapatkan hasil layak berdasarkan uji kelayakan oleh ahli materi mendapat persentase 72,5% dengan kriteria “Layak”, oleh ahli media mendapatkan persentase 83,75% dengan kriteria “Sangat Layak”, serta respon siswa pada kelompok kecil mendapatkan persentase 79,28 % dengan kriteria “Layak” dan respon siswa pada kelompok besar mendapatkan persentase 74,3% dengan kriteria “Layak”. Berdasarkan data tersebut maka media video tutorial untuk standar kompetensi melakukan pemeriksaan sistem starter layak digunakan.
Kata Kunci: Pengembangan, Video tutorial, Sistem starter
An Inovasi Batik Ecoprint Berbasis Tri-N untuk Meningkatkan Dimensi Kreatif Peserta Didik SD
Sri Purwaningsih, 2022085015: Tri-N Based Ecoprint Batik LKPD Innovation to Increase the Creative Dimension of Elementary School Students. Thesis. Yogyakarta: Basic Education Study Program, Postgraduate Directorate Education, Sarjanawiyata Tamansiswa University.
The objectives of this study include (1) producing ecoprint batik LKPD with Tri-N-based characteristics to improve the creative dimension of elementary school students; (2) testing the feasibility of Tri-N-based ecoprint batik LKPD in improving the creative dimension of elementary school students; and (3) testing the effectiveness of Tri-N-based ecoprint batik LKPD in improving the creative dimension of elementary school students.
The development research method used in this study is the ADDIE (Analyze, Design, Development, Implementation, and Evaluation) model which focuses on the development of innovative and interesting teaching materials. Data collection techniques use interviews, observations, and questionnaires, and documentation. Data analysis techniques in this development research use qualitative and quantitative analysis techniques. The subjects of the limited trial were fourth grade students at SDN 1 Karangpoh with a total of 10 students while the extensive trial was fourth grade students at SDN Jemur with a total of 24 students.
The results of this development research are (1) the production of Tri-N-based ecoprint batik LKPD products to improve the creative dimension of elementary school students. Tri-N-Based Ecoprint Batik LKPD teaching materials have niteni, niroake, nambahake activities that can attract students' attention in learning, especially in the implementation of the Pancasila Student Profile Strengthening Project; (2) the results of the product feasibility test meet the very feasible category based on the average validator percentage of 94.44%. Product validation is obtained based on the results of the assessment of the content of the material and teaching material products by two expert lecturers; and (3) the results of the effectiveness test increased from the needs analysis by 23.33% and increased to 85% in the limited trial, and increased again to 91.32% in the broad trial with very creative qualifications. The results of the questionnaire on the developed product showed very good criteria with a percentage of 96.88% for teacher responses and 96.32% for student responses. The N-Gain results of 78% in limited trials and 86% in extensive trials confirm that the developed LKPD is very effective.
Sri Purwaningsih, 2022085015: Inovasi LKPD Batik Ecoprint Berbasis Tri-N untuk Meningkatkan Dimensi Kreatif Peserta Didik SD. Tesis. Yogyakarta: Program Studi Pendidikan Dasar, Direktorat Pascasarjana Pendidikan, Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa.
Tujuan penelitian ini meliputi (1) dihasilkan LKPD batik ecoprint dengan karakteristik berbasis Tri-N untuk meningkatkan dimensi kreatif peserta didik SD; (2) menguji kelayakan LKPD batik ecoprint berbasis Tri-N dalam meningkatkan dimensi kreatif peserta didik SD; dan (3) menguji efektivitas LKPD batik ecoprint berbasis Tri-N dalam meningkatkan dimensi kreatif peserta didik SD.
Metode penelitian pengembangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah model ADDIE (Analyze, Design, Development, Implementation, and Evaluation) yang berfokus pada pengembangan bahan ajar yang inovatif dan menarik. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan kuesioner, dan dokumentasi. Teknik analisis data dalam penelitian pengembangan ini menggunakan teknik analisis kualitatif dan kuantitatif. Subjek penelitian untuk uji coba terbatas adalah siswa kelas IV di SDN 1 Karangpoh dengan jumlah 10 peserta didik sedangkan uji coba luas adalah siswa kelas IV di SDN Jemur dengan jumlah 24 peserta didik.
Hasil penelitian pengembangan ini adalah (1) dihasilkannya produk LKPD batik ecoprint berbasis Tri-N untuk meningkatkan dimensi kreatif peserta didik SD. Bahan ajar LKPD Batik Ecoprint Berbasis Tri-N memiliki aktivitas niteni, niroake, nambahake yang dapat menarik perhatian peserta didik dalam belajar khususnya dalam pelaksanaan Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila; (2) hasil uji kelayakan produk memenuhi kategori sangat layak berdasarkan rata-rata persentase validator sebesar 94,44%. Validasi produk diperoleh berdasarkan hasil penilaian terhadap isi materi dan produk bahan ajar oleh dua dosen ahli; dan (3) hail uji efektivitas meningkat dari analisis kebutuhan sebesar 23,33% dan meningkat menjadi 85% pada uji coba terbatas, dan meningkat lagi menjadi 91,32% pada uji coba luas dengan kualifikasi sangat kreatif. Hasil kuesioner terhadap produk yang dikembangkan menunjukkan kriteria sangat baik dengan persentase sebesar 96,88% untuk respons guru dan 96,32% untuk respons siswa. Hasil N-Gain 78% pada uji coba terbatas dan 86% pada uji coba luas menegaskan LKPD yang dikembangkan sangat efektif.
Kata Kunci: batik, ecoprint, dimensi kreatif, LKPD, Tri-
Design Thinking Sistem Agribisnis dengan Tinjauan dari Sisi Empathize dan Define
The agricultural system consists of three main elements: farmers as producers, the supply chain, and consumers, all of which are interdependent. The main challenges in the agribusiness system include supply chain instability, climate change, technological limitations at the farmer level, and information asymmetry between producers, distributors, and consumers. These issues often lead to inefficiencies, resource wastage, and low farmer welfare. Disruptions in one element impact the entire system. The Design Thinking approach is needed in the agribusiness system as it offers innovative solutions based on user needs. This study discusses the Design Thinking concept in the Empathize and Define stages to identify information and explore ideas in designing more effective agribusiness strategies. This approach serves as the foundation for developing the Concurrent Engineering (CE) model, which plays a role in strategic decision-making processes in the agribusiness sector, with a primary focus on agricultural production aspects. The analysis is conducted using the Empathize and Define stages of the Design Thinking method. The study results show that applying the CE concept in agribusiness strategy decision-making, such as crop pattern arrangements and stakeholder coordination, can provide optimal solutions for both farmers and consumers.Sistem agrikultur terdiri dari tiga elemen utama: petani sebagai produsen, rantai pasok, dan konsumen, yang saling bergantung satu sama lain. Tantangan utama dalam sistem agribisnis meliputi ketidakstabilan rantai pasok, perubahan iklim, keterbatasan teknologi di tingkat petani, serta ketimpangan informasi antara produsen, distributor, dan konsumen. Masalah-masalah ini sering kali menyebabkan inefisiensi, pemborosan sumber daya, serta rendahnya kesejahteraan petani. Gangguan pada salah satu elemen berdampak pada keseluruhan sistem. Pendekatan Design Thinking diperlukan dalam sistem agribisnis karena mampu menawarkan solusi inovatif berbasis kebutuhan pengguna. Penelitian ini membahas konsep Design Thinking pada tahap Empathize dan define untuk mengidentifikasi informasi serta menggali ide dalam merancang strategi agribisnis yang lebih efektif. Pendekatan ini menjadi dasar dalam pengembangan model Concurrent Engineering (CE), yang berperan dalam proses pengambilan keputusan strategis di sektor agribisnis. dengan fokus utama pada aspek produksi pertanian. Analisis yang dilakukan menggunakan tahap empathize dan define dalam metode Design Thinking. Hasil kajian memperlihatkan bahwa penerapan konsep CE dalam pengambilan strategi agribisnis seperti pengaturan pola tanam dan koordinasi antar stakeholder dapat memberikan solusi yang optimal bagi petani dan konsumen
Menanggulangi dampak kekerasan seksual di pondok pesantren: Pendekatan psikoanalisis dalam konteks pendidikan
Sexual violence in Islamic boarding schools, religious-based educational institutions that emphasize moral and spiritual values, is a complex and concerning issue. These cases often lead to stigma that prolongs trauma for the victims. This research uses Sigmund Freud's psychoanalytic theory to analyze the causes and psychological impact of sexual violence, using a case study method. The research involves interviews with victims as well as psychoanalysts or counselors, and data analysis follows the Miles and Huberman method which includes data reduction, data presentation, and conclusion drawing. Sexual violence in Islamic boarding schools can take the form of kissing, hugging, or touching vital parts, often under the guise of affection or orders from authority figures. The psychological impact of victims can be severe, especially since many choose to remain silent. Psychological dynamics that are unconscious and embedded in the victim's subconscious require in-depth exploration. Sexual violence impacts the three psychological components: id, ego, and superego, resulting in repression of traumatic experiences into the subconscious, dissociation, and PTSD symptoms. Healing efforts can be made through exploration of the subconscious with free association, dream analysis, and identification and processing of internal conflicts. This method also involves transference and countertransference. This research is expected to enrich the understanding of the forms of sexual violence in Islamic boarding schools, the psychological mechanisms underlying the impact on victims, and relevant psychological interventions for healing.Kekerasan seksual di pondok pesantren, lembaga pendidikan berbasis agama yang menekankan nilai-nilai moral dan spiritual, adalah isu kompleks dan memprihatinkan. Kasus-kasus ini sering kali menimbulkan stigma yang memperpanjang trauma bagi korban. Penelitian ini menggunakan teori psikoanalisis Sigmund Freud untuk menganalisis penyebab dan dampak psikologis kekerasan seksual, dengan metode studi kasus. Penelitian melibatkan wawancara dengan korban serta ahli psikoanalisis atau konselor, dan analisis data mengikuti metode Miles dan Huberman yang mencakup reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Kekerasan seksual di pondok pesantren dapat berupa ciuman, pelukan, atau sentuhan pada bagian-bagian vital, sering kali dengan modus kasih sayang atau perintah dari pemegang otoritas. Dampak psikologis korban dapat sangat parah, terutama karena banyak yang memilih untuk diam. Dinamika psikologis yang tidak disadari dan tertanam di alam bawah sadar korban memerlukan eksplorasi mendalam. Kekerasan seksual berdampak pada tiga komponen psikologis: id, ego, dan superego, mengakibatkan represi pengalaman traumatis ke alam bawah sadar, disosiasi, dan gejala PTSD. Upaya penyembuhan dapat dilakukan melalui eksplorasi alam bawah sadar dengan asosiasi bebas, analisis mimpi, serta identifikasi dan pemrosesan konflik internal. Metode ini juga melibatkan transference dan countertransference. Penelitian ini diharapkan dapat memperkaya pemahaman tentang bentuk-bentuk kekerasan seksual di pondok pesantren, mekanisme psikologis yang mendasari dampak pada korban, dan intervensi psikologis yang relevan untuk penyembuhan
Analisis Kesulitan Belajar Siswa dalam Pembuatan Pola Busana Menggunakan Teknik Konstruksi di Sekolah Menengah Kejuruan
This study aims to determine the level of learning difficulties of class X students at SMK Negeri 2 Godean Sleman Yogyakarta in the 2024/2025 Academic Year in making clothing patterns. The population of this study was 102 class X fashion design students. The research sample was 50 students using the Slovin formula. Data collection used a questionnaire via Google Form and documentation. The instrument was tested for validity (product moment) and reliability (Cronbach's alpha). Data were analyzed using descriptive statistics. The results of the study showed that the difficulty of learning to make clothing patterns in the difficult category with a relative frequency of 60.00%, namely: 1) in taking the size of the skirt construction technique is difficult category with a frequency of 42.00%, 2) in making basic skirt patterns using the construction technique is difficult category with a frequency of 58.00%, and 3) in making broken skirt patterns construction technique is very difficult category with a frequency of 78.00%. The conclusion is that the level of learning difficulties of class X students in making clothing patterns using the construction technique is difficult category
Microtremor based seismic vulnerability assessment of UIN mataram campus II, Lombok
The 2018 Lombok Earthquake caused extensive damage, severely impacting UIN Mataram. This study assesses the seismic vulnerability of the ground at UIN Mataram Campus II using the Horizontal-to-Vertical Spectral Ratio method applied to microtremor data. Measurements were conducted at 27 points with an approximate spacing of 100 meters. Each recording lasted 40 minutes, with a sampling rate of 100 Hz. Data were processed using Geopsy software to extract HVSR curves, with further analysis of reliability and clarity performed using MHVSR-Control, a Python-based GUI. The results reveal that the campus ground is characterized by a low fundamental frequency of 0.60 to 0.66 Hz and a high maximum amplification factor of 5.21 to 22.48, indicating a thick, soft sedimentary layer with high impedance contrast relative to the underlying bedrock. The seismic vulnerability index was extremely high, ranging from 44.5 to 815.08, with the highest values concentrated in the southern part of the campus. These values exceed the thresholds for structural damage, confirming that the UIN Mataram campus II is highly vulnerable to earthquake damage. These findings are critical for campus spatial planning, structural design, and disaster mitigation, supporting national strategies to enhance earthquake resilience