Jurnal Universitas Siliwangi
Not a member yet
2884 research outputs found
Sort by
KEBERDAYAAN PETANI MUSTAHIK INCOME GENERATING PROGRAM (MIGP)
Pengentasan kemiskinan merupakan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) atau Sustainable Development Goals (SDGs). Berbagai lembaga berkontribusi dalam pengetasan kemiskinan, salah satu lembaga yang turut berkontribusi adalah YBM BRILiaN, sebuah lembaga filantropi islam yang berkomitmen dalam meningkatkan kesejahteraan mustahik. Melalui program Mustahik Income Generating Program (MIGP), YBM BRILian melakukan pemberdayaan berupa pendampingan dan pemberian stimulus modal usaha dalam rangka meningkatkan keberdayaan anggota binaan MIGP. Peserta program MIGP merupakan para petani dengan komoditas usaha tani (yang diajukan pada program) berupa jagung, pare, dan cabai hijau besar. Tujuan penelitian adalah mengetahui karakteristik, kualitas pendampingan MIGP, pemanfaatan modal usaha MIGP, dan tingkat kosmopolitan petani binaan serta pengaruhnya terhadap tingkat keberdayaan petani binaan MIGP. Metode penelitian yang digunakan adalah sensus pendekatan kuantitatif. Analisi data dilakukan dengan analalisis statistik deskriptif dan analisis Structural equation modeling Partial Least Squares (SEM-PLS) menggunakan aplikasi SmartPLS4. Responden adalah semua anggota kelompok program MIGP 2022-2023 . Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik anggota kelompok MIGP tidak secara krusial berpengaruh signifikan terhadap tingkat keberdayaan, sedangkan kualitas pendampingan MIGP, pemanfaatan modal usaha MIGP, dan tingkat kosmopolitan angota binaan berpengaruh sigifikan terhadap tingkat keberdayaan yang dirasakan oleh para petani anggota binaan MIGP dari segi peningkatan usaha, peningkatan kepedulian, kemandirian, dan kapsita
HUBUNGAN PERCEIVED USEFULNESS DAN PERCEIVED EASE OF USE DENGAN MINAT PERILAKU PETANI SAYUR MENGGUNAKAN FINTECH DI DESA SINDULANG, KECAMATAN CIMANGGUNG, SUMEDANG
Subsektor tanaman hortikultura memiliki peran penting dalam perekonomian di Indonesia melalui kegiatan ekspor dan pemenuhuan kebutuhan daerah. Pada tahun 2021 tanaman hortikultura berhasil menyumbang PDB sebesar 262 triliun rupiah. Sayuran menjadi salah satu produk hortikultura yang paling sering dikonsumsi. Jawa Barat merupakan provinsi penghasil sayuran terbesar di Indonesia dengan produksi tertinggi untuk cabai dan tomat pada tahun 2022. Produksi berbagai jenis sayuran tersebar di berbagai kota dan kabupaten di Jawa Barat. Sumedang menjadi salah satu kabupaten yang memiliki potensi cukup besar pada sektor pertanian di Jawa Barat terutama pada tanaman sayuran dengan Kecamatan Cimanggung yang memiliki hasil produksi terbesar untuk cabai besar, tomat dan buncis. Desa Sindulang merupakan desa dengan potensi cukup besar dalam sektor pertanian yang berlokasi di Kecamatan Cimanggung. Permasalahan umum yang masih sering dialami oleh para petani adalah keterbatasan modal, hal ini juga dialami oleh beberapa petani yang terdapat di Desa Sindulang. Fintech khususnya Peer to Peer Lending (P2P) bisa menjadi solusi terhadap pembiayaan modern bagi para petani untuk mengatasi keterbatasan modal. Penelitian ini bertujuan untuk melihat faktor apa saja yang memiliki hubungan dengan minat perilaku petani sayur menggunakan fintech dengan menggunakan variabel dari teori Technology Acceptance Model (TAM) yaitu perceived usefulness dan perceived ease of use. Penelitian mengambil lokasi di Desa Sindulang dengan jumlah responden sebanyak 67 petani sayur. Desain penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif, metode survei dan menggunakan analisis data uji korelasi pearson. Hasil penelitian menunjukkan perceived usefulness dan perceived ease of use memiliki hubungan positif dan signifikan terhadap behavioral intention petani sayur di Desa Sindulang dalam menggunakan fintech sebagai modal pembiayaan usahatani
PENGARUH VARIASI GAYA MENGAJAR TERHADAP MOTIVASI BELAJAR SISWA SERTA DAMPAKNYA PADA HASIL BELAJAR SISWA
Fokus dari penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar siswa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh variasi gaya mengajar guru terhadap hasil belajar siswa melalui motivasi belajar siswa. Penelitian ini menggunakan metode penelitian survei pendekatan kuantitatif. Pengambilan sampel pada penelitian ini adalah Proportionate Random Sampling dengan jumlah 198 siswa. Teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis jalur. Dari hasil analisis jalur diperoleh persamaan regresi Z = 37,884 + 0,558ð‘‹ + 0,8300e1 dan Y = 60,859 + 0,455ð‘‹ + 0,191ZÂ + 0,8124e2. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan bahwa terdapat pengaruh positif dan signifikan antara variasi gaya mengajar guru terhadap motivasi belajar siswa, variasi gaya mengajar guru terhadap hasil belajar siswa, dan motivasi belajar siswa terhadap hasil belajar siswa. Selain itu motivasi belajar siswa dianggap mampu memediasi pengaruh antara variasi gaya mengajar guru terhadap hasil belajar siswa.Kata Kunci: Variasi Gaya Mengajar, Motivasi Belajar, Hasil Belaja
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISION TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN EKONOMI (Quasi Eksperimen Pada Siswa Kelas X IPS MAN 1 Tasikmalaya Tahun Ajaran 2022/2023)
Terdapat perbedaan hasil belajar siswa pada kelas eksperimen yang menggunakan model pembelajaran Student Teams Achievement Division sebelum dan sesudah diberikan perlakuan. Hal ini ditunjukan berdasarkan hasil uji hepotesis dengan Uji Paired Samples T test dengan nilai signifikansi 0,000 0,05. Sehingga dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Student Teams Achievement Division ini mampu meningkan hasil belajar siswa.Terdapat perbedaan hasil belajar siswa pada kelas kontrol dengan menggunakan model pembelajaran konvensional/ceramah sebelum dan sesudah perlakuan. . Hal ini ditunjukan berdasarkan hasil uji hepotesis dengan Uji Paired Samples T test dengan nilai signifikansi 0,000 0,05.Terdapat perbedaan peningkatan hasil belajar siswa pada kelas eksperimen yang menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Student Teams Achievement Division dan kelas kontrol yang menggunakan model konvensional sesudah perlakuan. Hal ini ditunjukan berdasarkan hasil uji hepotesis dengan Uji Independet Samples T test dengan nilai signifikansi 0,000 0,05.Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh pada Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Student Teams Achievement Division (STAD) Terhadap Hasil Belajar Siswa mata pelajaran Ekonomi kelas X IPS di MAN 1 Tasikmalaya Tahun Ajaran 2022/2023
PENGARUH LITERASI KEUANGAN DAN GAYA HIDUP TERHADAP PERILAKU KONSUMTIF PADA MAHASISWA
Berdasarkan data di lapangan menunjukkan bahwa tingkat konsumtif mahasiswa Pendidikan Ekonomi angkatan 2020 dan 2021 cukup tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari literasi keuangan dan gaya hidup terhadap perilaku konsumtif mahasiswa. Dengan populasi sebanyak 142 reponden mahasiswa Jurusan Pendidikan Ekonomi FKIP Universitas Siliwangi angkatan 2020 dan 2021, dan teknik pengambilan sampel dengan simple random sampling. Metode pengumpulan data menggunakan kuesioner, serta teknik analisis data menggunakan uji asumsi klasik, regresi linear berganda, koefisien determinasi, dan uji hipotesis. Berdasarkan hasil penelitian, diketahui nilai koefisien determinasi (R Square) pada penelitian ini yaitu 0,193 atau 19,3%. Adapun hasil dari penelitian ini menunjukkan, 1) Literasi keuangan secara parsial berpengaruh negatif tidak signifikan terhadap perilaku konsumtif mahasiswa, 2) Gaya hidup secara parsial berpengaruh positif signifikan terhadap perilaku konsumtif mahasiswa, 3) Literasi keuangan dan gaya hidup secara simultan berpengaruh signifikan terhadap perilaku konsumtif
ANALISIS KESIAPSIAGAAN MASYARAKAT DALAM MENGHADAPI BENCANA KEBAKARAN PADA PERMUKIMAN PADAT PENDUDUK DI KOTA SAMARINDA
Permukiman padat penduduk merupakan kawasan rawan kebakaran. Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mengetahui tingkat kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi bencana kebakaran 2) menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi bencana kebakaran di Kota Samarinda. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif kuantitatif. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan observasi, angket, wawancara, dan dokumentasi. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah cluster random sampling dengan jumlah sampel 114 orang. Analisis data kesiapsiagaan menggunakan skoring. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) tingkat kesiapsiagaan masyarakat termasuk dalam kategori siap (62%) dengan skor tertinggi pada indikator sikap dan skor terendah pada indikator rencana tanggap darurat 2) kesiapsiagaan masyarakat dipengaruhi oleh 4 faktor, yaitu faktor ekonomi, sosial, budaya, dan fisik. Faktor ekonomi, yaitu tidak ada asuransi atau dana darurat bencana. Faktor sosial, yaitu interaksi dan partisipasi masyarakat dalam kegiatan sosialisasi dan pelatihan bencana kebakaran. Faktor budaya, yaitu kepercayaan terhadap yasinan, tolak bala, ritual di bawah pohon, cara khusus membangun rumah, penggunaan alat masak loak serta menyimpan tanduk rusa, sarang burung tempikau, mandau, jimat routang, dan kulit kijang putih. Faktor fisik, yaitu usaha masyarakat mengatasi permukiman rawan kebakaran dengan memasang keran air di luar rumah, menghubungi PLN jika ada masalah jaringan listrik, dan membuat sumur. Kesiapsiagaan lebih dipengaruhi oleh faktor sosial, sedangkan faktor budaya kurang mempengaruhi kesiapsiagaan
PENGARUH PENGETAHUAN MITIGASI BENCANA TERHADAP SIKAP SISWA KELAS XII IPS SMA NEGERI DALAM MENGHADAPI ANCAMAN BANJIR DI KOTA SAMARINDA
Pengaruh Pengetahuan Mitigasi Bencana Terhadap Sikap Siswa Kelas XII IPS SMA Negeri Dalam Menghadapi Ancaman Banjir Di Kota Samarinda. Oleh : Endang Ratnawati (FKIP, Geografi, 2023) ABSTRAK Ancaman bencana banjir yang sering terjadi di Kota Samarinda, juga melanda sekolah-sekolah yang berada di wilayah rawan banjir. Siswa harus memiliki pemahaman, kesiapsiagaan dan keterampilan untuk mendeteksi serta mengantisipasi bencana yang akan terjadi disekitarnya, atau dikenal sebagai mitigasi bencana. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui tingkat pengetahuan siswa kelas XII IPS di Kota Samarinda tentang Mitigasi Bencan banjir, (2) mengetahui sikap siswa kelas XII IPS di Kota Samarinda dalam menghadapi ancaman banjir, (3) mengetahui pengaruh pengetahuan siswa terhadap sikap siswa kelas XII IPS di Kota Samarinda dalam menghadapi ancaman banjir. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas XII IPS SMAN di Kota Samarinda yang terletak di daerah rawan terjadi bencana banjir dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling dengan jumlah sampling sebanyak 229 siswa. Teknik pengambilan data pada penelitian ini adalah angket/kuesioner, dokumentasi dan wawancara. Teknik analisis data menggunakan uji instrumen yang terdiri dari uji validitas, uji realibilitas, uji prasyarat analisis, uji hipotesis, uji t, dan uji r. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) pengetahuan siswa mendapat skor 83,12% dengan kriteria tinggi (2) sikap siswa mendapat skor 88,29% dengan kriteria tinggi (3) terdapat pengaruh positif dan signifikan pengetahuan mitigasi terhadap sikap siswa kelas XII IPS SMA Negeri di Kota Samarinda dengan nilai signifikasinya sebesar 0,000 0,05 dengan t hitung sebesar 7,235 t tabel 1,703. Pengaruh pengetahuan mitigasi banjir terhadap sikap siswa dalam menghadapi ancaman banjir menunjukan hasil yang signifikan atau berpengaruh, dengan kata lain semakin tinggi pengetahuan siswa mengenai mitigasi bencana banjir maka semakin tinggi pula sikap siswa dalam menghadapi ancaman banjir, walaupun terdapat faktor lain seperti faktor pengalaman seseorang atau lama tidaknya seseorang menetap disuatu wilayah yang rawan terjadi banjir. Kata Kunci : Mitigasi Bencana, Pengetahuan, Sika
PERSEPSI DAN PARTISIPASI MASYARAKAT TERHADAP PENANGGULANGAN BENCANA BANJIR DI KECAMATAN SAMARINDA UTARA KOTA SAMARINDA
Bencana banjir menjadi salah satu bencana yang kerap melanda Kota Samarinda, Banjir yang terjadi di Samarinda disebabkan karena tata guna lahan yang buruk dalam memenuhi kebutuhan masyarakat yang mengakibatkan menurunnya potensi resapan air kedalam tanah serta meningkatkan sedimentasi di sungai maupun badan air lainnya. Upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi permasalahan ini adalah peran aktif masyarakat dalam persepsi dan partisipasi masyarakat terhadap penanggulangan bencana banjir. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui persepsi dan partisipasi masyarakat terhadap penanggulangan bencana banjir di Kecamatan Samarinda Utara. Jenis penelitian ini adalah dekriptif kualitatif dengan teknik pengambilan data yaitu observasi lapangan, wawancara dan dokumentasi. Teknik pengambilan sampel dengan metode purposive sampling dengan teknik analisis data yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan persepsi masyarakat terhadap penanggulangan bencana banjir dipengaruhi oleh persepsi masyarakat menilai efektivitas penanganan berdasarkan seberapa cepat dan tepat pihak berwenang merespons situasi darurat dan partisipasi masyarakat dari lokasi penelitian menunjukan keterlibatan aktif masyarakat dalam mengelola dan membersihkan lingkungan serta masyarakat ikut serta dalam pelatihan kesiapsiagaan yang diadakan oleh pemerintah
APLIKASI SISTEM TERINTEGRASI BENCANA GEMPA BUMI: SISTEMATIC REVIEW BERBASIS LENS DAN VOSVIEWER
Gempa bumi merupakan salah satu bencana alam yang kejadiannya tidak dapat diprediksi dengan akurasi yang tepat. Meskipun telah ada berbagai penelitian dan perkembangan teknologi dalam bidang seismologi, hingga saat ini belum ada alat yang mampu mendeteksi dengan pasti kapan dan di mana gempa bumi akan terjadi. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan perkembangan penelitian penanggulangan gempa bumi secara terintegrasi, aplikasi, dan sistem dengan menggunakan mesin pencari Lens selama lima tahun, dari tahun 2019 hingga 2024. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan investigasi bibliometrik dan literature review menggunakan software VosViewer. Penelitian ilmiah terkait gempa bumi dari tahun 2019 hingga 2024 menunjukkan peningkatan jumlah publikasi setiap tahunnya
PELATIHAN PEMASARAN PAKET WISATA TERINTEGRASI UNTUK MENDUKUNG PENGEMBANGAN BALKONDES NGARGOGONDO YANG BERKELANJUTAN
Program pengabdian ini dilatarbelakangi oleh kondisi mitra Balkondes Ngargogondo yang masih membutuhkan peningkatan tata kelola produk dan pemasarannya. Hasil wawancara dengan mitra menunjukkan bahwa terdapat beberapa permasalahan yang dialami yaitu menurunnya jumlah kunjungan wisatawan selama masa pandemi, minimnya inovasi produk wisata yang ditawarkan, belum maksimalnya kerja sama aliansi strategis dengan UMKM di kawasan Borobudur, serta tata kelola pemasaran yang kurang optimal. Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk memberikan pelatihan pemasaran paket wisata yang terintegrasi melalui media sosial sehingga mudah dijangkau oleh calon wisatawan. Program pengabdian dilaksanakan menggunakan metode sosialisasi dan pelatihan kepada pengelola Balkondes Ngargogondo dan UMKM Desa Ngargogondo sebagai sasaran program. Hasil pelaksanaan program pengabdian menunjukkan adanya peningkatan pemahaman mitra terhadap pemasaran paket wisata terintegrasi. Penerapan pemasaran paket wisata yang terintegrasi diharapkan dapat meningkatkan minat kunjung wisatawan. Jika jumlah kunjungan meningkat maka dapat meningkatkan penjualan produk dan laba penjualan. Dengan demikian kondisi tersebut akan mendukung pengembangan bisnis balkondes yang berkelanjutan dan kesejahteraan masyarakat