OJS Kader Bangsa University
Not a member yet
    461 research outputs found

    Analisa Kualitas Pelayanan dan Worth of Mouth Terhadap Minat konsumen Penggunaan Aplikasi Online

    No full text
    Teknologi yang canggih dan terus berkembang membuat banyak perusahaan menggunakan dan memanfaatkan teknologi sebagai sarana penyampaian layanan baru yang inovatif dan kreatif. Perkembangan teknologi tersebar luas di berbagai bidang dan salah satunya dalam bidang transportasi online. Tingginya permintaan akan moda transportasi yang cepat dan efisien menyebabkan perusahaan yang bergerak di bidang tersebut dengan menyediakan jasa transportasi online semakin meningkat. Persaingan yang tinggi dan jumlah pengemudi yang besar menuntut perusahaan untuk fokus pada penyediaan layanan berkualitas tinggi untuk mempertahankan dan meningkatkan jumlah pelanggan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kualitas pelayanan dan  word-of-mouth dan minat konsumen pada  konsumen di Soloraya. data yang digunakan 126 konsumen dengan sampel secara random. Analisas Regresi digunakan untuk menganalisis data. Hasil tersebut menandakan bahwa terdapat hubungan yang positif antara pelayanan kualitas tehadap niat pembelian kembali. Demikian pula, dari mulut ke mulut secara signifikan mempengaruhi minat konsumen.Teknologi yang canggih dan terus berkembang membuat banyak perusahaan menggunakan dan memanfaatkan teknologi sebagai sarana penyampaian layanan baru yang inovatif dan kreatif. Perkembangan teknologi tersebar luas di berbagai bidang dan salah satunya dalam bidang transportasi online. Tingginya permintaan akan moda transportasi yang cepat dan efisien menyebabkan perusahaan yang bergerak di bidang tersebut dengan menyediakan jasa transportasi online semakin meningkat. Persaingan yang tinggi dan jumlah pengemudi yang besar menuntut perusahaan untuk fokus pada penyediaan layanan berkualitas tinggi untuk mempertahankan dan meningkatkan jumlah pelanggan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kualitas pelayanan dan  word-of-mouth dan minat konsumen pada  konsumen di Soloraya. data yang digunakan 126 konsumen dengan sampel secara random. Analisas Regresi digunakan untuk menganalisis data. Hasil tersebut menandakan bahwa terdapat hubungan yang positif antara pelayanan kualitas tehadap niat pembelian kembali. Demikian pula, dari mulut ke mulut secara signifikan mempengaruhi minat konsumen

    Hubungan Sanitasi Dengan Kejadian Demam Berdarah Dengue (DBD) Di Wilayah Kerja Puskesmas Sungai Pinang Kabupaten Ogan Ilir Tahun 2022

    Get PDF
    Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) adalah penyakit yang disebabkan oleh virus dengue yang tergolong Arthropod - Borne Virus, genus Flavivirus, dan famili Flaviviridae. Faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian penyakit DBD antara lain pengetahuan, sikap, peran tenaga kesehatan. perilaku hudup bersih sehat (PHBS), pendidikan, pengetahuan, sikap, motivasi dan sanitasi lingkungan (tempat perindukan nyamuk di dalam   rumah, tempat pembuangan sampah dan saluran pembuangan air limbah)  (Yunita, 2012). Peningkatan wilayah endemis ini diikuti pula oleh kasus DBD di Kabupaten Ogan Ilir secara nyata dari tahun ketahun terjadi penurunan kasus, 75 kasus DBD pada tahun 2020 dan 51 kasus DBD pada tahun 2021. Penelitian ini merupakan studi analitik dengan pendekatan penelitian cross sectional, dimana penelitian dilakukan dengan mengukur variabel independen dan variabel dependen dalam waktu bersamaan, penelitian ini dilakukan pada bulan Juli-Agustus di Desa Talang Dukun Kecamatan Sungai Pinang Kabupaten Ogan Ilir tahun 2022. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 189 responden. Hasil analisis ada hubungan  antara tempat perindukan nyamuk di dalam rumah,  tempat pembuangan sampah dan saluran pembuangan air limbah secara simultan  dengan kejadian Demam Berdarah Dengue (DBD) di wilayah kerja UPTD Puskesmas Sungai Pinang Kabupaten Ogan Ilir tahun 2022. Dengan diketahuinya faktor-faktor yang mempengaruhi kejadian DBD  di Wilayah kerja Puskesma Sungai Pinang  akan menjadi masukan kepada Pimpinan Puskesmas Sungai Pinang , sehingga dapat diambil langkah-langkah yang tepat untuk meningkatkan derajat kesehatan dan terbebas dari penyakit DBD

    ANALISIS YURIDIS PENERAPAN TINDAK PIDANA PROSTITUSI ONLINE MELALUI MEDIA SOSIAL (Studi Kasus Putusan Nomor : 177/Pid.B/2020/PN.Cbn)

    Get PDF
    Prostitution through social media is now under the scrutiny of society, the law apparatus is widespread and serious. The impacts that occur on social media prostitution are not only related to one or two aspects, but are related to social problems in society between one another. This research discusses issues regarding judicial analysis in the application of law to perpetrators of criminal acts through social media in case 177/Pid.B/2020/PN.Cbn whether the application and enforcement of the law are appropriate. The normative writing method uses research methods on secondary data. From the results of the study it can be concluded that the application of law in imposing criminal sanctions on perpetrators of prostitution through social media is inappropriate because judges do not apply the principle of lex specialist derogate lex generalis.Prostitusi melalui media sosial sekarang sedang menjadi sorotan masyarakat, apparat hukum secara meluas dan serius. Dampak-dampak yang terjadi terhadap prostitusi media sosial tidak hanya terkait pada satu atau dua segi saja, tetapi terkait dengan masalah sosial dalam masyarakat antara satu dengan yang lainya. Dalam penelitian ini dibahas permasalahan mengenai analisis yudiris dalam penerapan hukum terhadap pelaku tindak pidana melalui media sosial putusan perkara 177/Pid.B/2020/PN.Cbn apakah penerapan dan penegakan hukum telah sesuai. Metode penulisan normative yang mengunakan metode penelitian terhadap data sekunder. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan hukum dalam penjatuhan sanksi pidana terhadap pelaku tindak pidana prostitusi melalui media sosial kurang tepat karena hakim tidak menerapkan asas lex spesialis derogate lex generalis

    Analisis Faktor Yang Berhubungan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di Wilayah Kerja Puskesmas Bandar Agung Kabupaten Musi Banyuasin Tahun 2021

    Get PDF
    and vegetables: 73%, for daily physical activities: 87%. The purpose of this study was to examine the relationship between predisposing factors (knowledge), enabling factors (clean water facilities, healthy latrines, trash cans) and reinforcing factors (community culture, support from health workers and community leaders) with the implementation of PHBS in the community. Methods: This research is quantitative in nature using an analytical survey method with a Cross Sectional approach. A sample of 52 people was selected using the cluster random sampling method. The independent variables of this study are knowledge, clean water facilities, healthy latrines, trash cans, community culture, support from health workers and community leaders, while the dependent variable is clean and healthy living behavior. The data is then processed using SPSS to see if there is a relationship between the variables studied. Results: The results of the research on the support variable of community leaders obtained a p value of 0.636 (0.05) meaning that there was no relationship between the support of community leaders for PHBS. Conclusion: One of the factors that has an important role in clean and healthy living behavior is family knowledge. Keywords: PHBS.Hasil pendataan PHBS Tahun 2019, di wilayah kerja Puskesmas Bandar Agung Musi Banyuasin diperoleh data bahwa Persalinan ditolong oleh tenaga kesehatan: 98% , Memberi ASI ekslusif: 70% , penimbangan bayi dan balita: 70% , penggunakan air bersih: 72% , kegiatan cuci bersih tangan dengan air bersih dan sabun : 56% , penggunaan jamban sehat: 82% , makan buah dan sayur: 73%, untuk kegiatan aktifitas fisik setiap hari: 87%. Tujuan penelitian ini untuk melihat hubungan antara faktor predisposisi (pengetahuan), faktor pendukung (fasilitas air bersih, jamban sehat, tempat sampah) dan faktor penguat(budaya masyarakat, dukungan tenaga kesehatan dan tokoh masyarakat) dengan penerapan PHBS dimasyarakat. Metode: Penelitian ini bersifat kuantitatif menggunakan metode survei analitik dengan pendekatan Cross Sectional. Sampel sebanyak 52 orang yang dipilih menggunakan metode cluster random sampling. Variabel bebas ini adalah pengetahuan, fasilitas air bersih, jamban sehat, tempat sampah, budaya masyarakat, dukungan kesehatan dan tokoh masyarakat sedangkan variabel penelitian adalah perilaku hidup bersih dan sehat. Data kemudian diolah menggunakan SPSS untuk melihat apakah terdapat hubungan antara variabel yang diteliti. Hasil: Hasil penelitian pada variabel dukungan tokoh masyarakat didapatkan nilai p 0,636 (0,05) artinya tidak terdapat hubungan antara dukungan tokoh masyarakat terhadap PHBS. Kesimpulan: Salah satu faktor yang memiliki peran penting dalam perilaku hidup bersih dan sehat adalah pengetahuan keluarga. Kata kunci: Perilaku Hidup Bersih dan Sehat

    Analisis Hubungan Pendidikan, Pengetahuan, Pekerjaan Dengan Kepatuhan Mengkonsumsi Tablet (Fe) Pada Ibu Hamil Di Puskesmas Sako Palembang 2021

    Get PDF
    Tablet tambah darah merupakan suplemen gizi yang mengandung senyawa zat besi yang diperlukan oleh ibu hamil untuk membentuk sel darah merah atau hemoglobin. Banyak faktor yang mempengaruhi kepatuhan ibu dalam mengkonsumsi tablet besi antara lain Pendidikan, Pengetahuan, Pekerjaan. Jenis penelitian ini adalah penelitian survei yang bersifat deskriptif analitik, penelitian yang diarahkan untuk menjelaskan suatu keadaan atau situasi dengan pendekatan cross sectional. Data ini di Analisis dengan cara analisis (Chi Square).Hasil Chi Square pendidikan, pengetahuan, pekerjaan dengan kepatuhan mengkonsumsi tablet (Fe) didapatkan nilai p-value sebesar <0,005 yang artinya bahwa Ho ditolak sehingga dapat diartikan ada hubungan antara pendidikan, pengetahuan pekerjaan dengan kepatuhan mengkonsumsi tablet (Fe) pada ibu hamil di puskesmas sako palembang 2021.Pendidikan, Pengetahuan, Pekerjaan berhubungan secara signifikan terhadap kepatuhan mengkonsumsi tablet (Fe) di Puskesmas Sako Palembang. &nbsp

    Analisis Hubungan Kualitas Pelayanan Prima dengan Kepuasan Pasien JKN-KIS di Puskesmas Betung Tahun 2022

    Get PDF
    Kualitas pelayanan adalah unsur penting dalam jasa pelayanan kesehatan. Kualitas pelayanan kesehatan harus sesuai dengan standar dan pemanfaatan sumber daya secara wajar, efisien, efektif. Kepuasan pasien dalam menilai mutu atau pelayanan yang baik, dan merupakan pengukuran penting yang mendasar bagi mutu pelayanan. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan kualitas pelayanan prima dengan kepuasan pasien JKN-KIS di Puskesmas Betungtahun 2022. Penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi adalah seluruh pasien peserta JKN yang datang berobat di Wilayah Kerja Puskesmas Betung pada bulan Januari-Desember tahun 2021 sebanyak 6.719 orang dengan teknik pengambilan sampel secara accindental sampling sebanyak 99 responden. Instrument penelitian menggunakan kuesioner dan analisis data dengan chi square. Berdasarkan hasil penelitian kepuasan pasien JKN-KIS sebagian besar puas sebesar 58 responden (58,6%), kualitas pelayanan prima pada pasien JKN-KIS sebagian besar baik sebesar 70 responden (70,7%) dan ada hubungan kualitas pelayanan prima dengan kepuasan pasien JKN-KIS di Puskesmas Betung tahun 2020 dengan p value (0,001)<α (0,05). Diharapkan puskesmas dapat memberikan penghargaan bagi petugas berprestasi dan petugas yang menerapkan pelayanan prima bagi pasien serta evaluasi pelayanan setiap 3 bulan sekali. Kata kunci: kualitas mutu pelayanan, kepuasan pasie

    Pengaruh Pemberian Ekstrak Daun Sirih Merah (Piper Crocatum) Terhadap Penurunan Kadar Gula Darah

    Get PDF
    Diabetes Mellitus is a disease that occurs due to the inability of the pancreas gland to produce sufficient insulin or when the human body is not able to optimally use the insulin that has been produced by the pancreas gland. In treating diabetes mellitus, apart from using drugs, it can also be therapeutic, such as the use of red betel leaf boiled water. The purpose of this study was to determine the effect of boiled red betel leaf (Piper Crocatum) on lowering blood glucose levels. This study is a literature study conducted by making a summary and analysis of existing articles or research. The results of the analysis of the 5 journals carried out showed that there was an effect of giving red betel leaf extract (Piper crocatum) on lowering blood glucose levels in Diabetes Mellitus patients. The conclusion of this study is that giving 3 pieces of betel leaf decoction with 3 cups of boiled water up to half a cup or with a dose of 0.078 gr / 20 gr of body weight can reduce blood sugar levels. Keywords: Red Betel Leaf, Diabetes Mellitus, Blood Sugar LevelDiabetes Melitus adalah penyakit yang terjadi akibat ketidakmampuan kelenjar pankreas dalam memproduksi insulin yang cukup atau ketika tubuh manusia tidak mampu secara optimal menggunakan insulin yang telah diproduksi oleh kelenjera pankreas tersebut, dalam melakukan pengobatan diabetes melitus selain menggunakan obat juga bisa dengan terapi, seperti penggunaan air rebusan daun sirih merah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh rebusan daun sirih merah (Piper Crocatum) terhadap menurunkan kadar glukosa darah. Penelitian ini merupakan penelitian Studi literatur yang dilakukan dengan membuat ringkasan dan analisis dari artikel atau penelitian yang sudah ada. Hasil penelitian dari analisis ke-5 jurnal yang dilakukan didapatkan hasil terdapat pengaruh pemberian ekstrak daun sirih merah (Piper crocatum) terhadap penurunkan kadar glukosa darah pada pasien Diabetes Melitus. Kesimpulan dari penelitian ini adalah pemberian rebusan daun sirih sebanyak 3 lembar dengan 3 gelas air yang direbus sampai setengah gelas atau dengan dosis 0.078 gr/20 gr berat badan merah dapat menurunkan kadar gula darah Kata kunci: Daun Sirih Merah, Diabetes Mellitus, Kadar Gula Dara

    Pemodelan Determinan Regresi Linear Berganda Faktor Terkait Vaksinasi Covid-19 Di Kecamatan Sekayu

    Get PDF
    Penyakit infeksi merupakan salah satu penyebab utama kematian di dunia. Penyakit menular yang menjadi pandemi di dunia pada tahun 2021 adalah Coronavirus Disease 2019 (COVID19). Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), coronavirus adalah keluarga besar virus yang dapat menyebabkan penyakit pada hewan dan manusia. Pada manusia, virus ini diketahui menyebabkan infeksi saluran pernapasan mulai dari flu biasa hingga penyakit yang lebih parah seperti Middle East Respiratory Syndrome (MERS) dan Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS). Menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi masyarakat melakukan Vaksinasi Covid-19 untuk pelaksanaan vaksinasi Covid-19. Observasional analitik dengan pendekatan cross sectional yaitu pengumpulan data dilakukan sekali saja. Faktor yang paling berhubungan dengan kepatuhan vaksinasi covid 19 berdasarkan kekuatan hubungan (OR) dari terbesar ke terkecil adalah sikap (OR = 0,040), pekerjaan (OR = 0,012), perilaku (OR = 0,001) dan pengetahuan tentang Covid-19 (OR = 0,000). Hasil dalam penelitian ini menunjukkan bahwa kelompok usia dewasa paling mungkin menerima vaksinasi Covid-19. Proses pengambilan keputusan sangat didasarkan pada kemampuan kognitif yang baik yang dapat diperoleh dengan mencapai tingkat pendidikan yang tinggi. Dalam penelitian ini status responden yang bekerja lebih banyak menerima vaksinasi Covid-19, dibandingkan dengan yang tidak bekerja. setiap keluarga berfungsi sebagai pengantar masyarakat yang lebih besar, dan sebagai penghubung antara individu dan struktur sosial yang lebih besar. Pengetahuan memegang peranan penting dalam menentukan perilaku secara keseluruhan karena pengetahuan akan membentuk keyakinan yang kemudian dalam mempersepsikan realitas, memberikan landasan dalam pengambilan keputusan dan menentukan perilaku terhadap objek. sehingga akan mempengaruhi perilaku seseorang. Tingkat pendidikan, agama, dan riwayat vaksinasi COVID-19 memengaruhi pengetahuan, sikap, dan perilaku masyarakat tentang vaksin COVID-19

    PERAN HUKUM SEBAGAI PEMBAHARUAN MASYARAKAT MENURUT DANTE

    Get PDF
    Law has always been the foundation of hope for the Indonesian people to bring about justice. Justice which is one of the goals of law should be practiced in an effort to build society, not to try people in development under the pretext that we are a country of laws, the formulation of the problem in this research, namely What is the Role of Law as Community Renewal and What is Dante's Philosopher's View of the Role Law as Community Renewal, the research method uses data originating from the literature, so the results of this study are that Law in Dante's concept is not interpreted as a tool but as a means of community renewal. The main ideas that underlie this concept are that order and regularity in development and renewal efforts are desired, even considered, and that law in the sense of rules is expected to direct human activity in the direction desired by such development and renewal and according to Dante this power is evident in the form organized chart. Power in the form of an organization can be obtained based on religious legitimacy, elite ideological legitimacy, or pragmatic legitimacy based on the highest source of power or sovereignty.Hukum selalu menjadi tumpuan harapan rakyat Indonesia untuk mewujudkan keadilan. Keadilan yang menjadi salah satu dari tujuan hukum seharusnya dapat di praktekan dalam upaya membangun masyarakat, bukan mengadili masyarat dalam pembangunan dengan dalih bahwa kita adalah negara hukum, rumusan masalah dalam penelitian ini, yakni  Bagaimana Peran Hukum Sebagai Pembaharuan Masyarakat dan Bagaimana Pandangan Filsup Dante Mengenai Peran Hukum Sebagai Pembaruan Masyarakat, metode penelitian menggunakan data yang berasal dari kepustakaan, sehingga hasil penelitian ini adalah Hukum dalam konsep Dante tidak diartikan sebagai alat tetapi sebagai sarana pembaharuan masyarakat. Pokok-pokok pikiran yang melandasi konsep tersebut adalah bahwa ketertiban dan keteraturan dalam usaha pembangunan dan pembaruan memang diinginkan, bahkan dianggap dan  bahwa hukum dalam arti kaidah diharapkan dapat mengarahkan kegiatan manusia kearah yang dikehendaki oleh pembangunan dan pembaharuan itu dan Menurut Dante Kekuasaan tersebut jelas dalam bentuk bagan yang terorganisir. Kekuasaan dalam bentuk organisasi dapat di peroleh berdasarkan legitimasi religius, legitimasi ideologis eliter, ataupun legitimasi pragmatis yang didasarkan pada sumber kekuasaan tertinggi atau kedaulatannya

    PEMENUHAN HAK ATAS PERLAKUAN YANG SAMA DIHADAPAN HUKUM MELALUI PENYELENGGARAAN BANTUAN HUKUM OLEH PEMERINTAH DAERAH (Fulfilment of Right to Equality Before The Law Providing Legal Aid From Regional Government (Study of Legal Aid in South Sumatera)

    Get PDF
    The right to legal aid is a citizen's constitutional right as a manifestation of the right to equal treatment in the eyes of the law. Law Number 16 of 2011 concerning Legal Aid derives for the regions to be able to allocate the budget for the implementation of Legal Aid in the Regional Revenue and Expenditure Budget (APBD) into Regional Regulations. South Sumatra as one of the provinces that accommodates this mandate through Regional Regulation Number 8 of 2012 concerning Free Legal Aid. This study aimed to examine the basis for providing legal aid to the poor by local governments and the fulfillment of the right to legal aid by local governments. This research will provide guidelines for stakeholders to fulfill the rights of the poor in obtaining access to free legal aid. The normative juridical research method used in this research by conducting a study based on literature studies. The results found in this study indicated that the implementation of legal aid in terms of budgetary availability for legal aid by South Sumatra Provincial Government had not yet been implemented in an applicative manner. Therefore, it needs firmness and commitment from the South Sumatra Provincial Government to implement the provisions in Regional Regulation No. 8 of 2012 concerning Free Legal Aid.Hak atas bantuan hukum merupakan hak konstitusional warga negara sebagai perwujudan hak atas perlakuan yang sama dimata hukum. Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2011 tentang Bantuan Hukum menderivasikan kepada daerah untuk dapat mengalokasikan anggaran penyelenggaraan Bantuan Hukum dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) kedalam Peraturan Daerah. Sumatera Selatan  sebagai salah satu provinsi yang mengakomodir amanah tersebut melalui Peraturan Daerah Nomor 8 Tahun 2012 tentang Bantuan Hukum Cuma-Cuma. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji landasan penyelenggaraan bantuan hukum terhadap masyarakat miskin oleh pemerintah daerah dan pemenuhan hak atas bantuan hukum oleh pemerintah daerah. Penelitian ini akan memberikan pedoman bagi para stakeholders untuk memenuhi hak masyarakat miskin dalam mendapatkan akses bantuan hukum cuma-cuma. Metode penelitian yuridis normatif digunakan dalam penelitian ini dengan melakukan telaah yang bersumber pada studi kepustakaan. Hasil yang ditemukan dalam penelitian ini menunjukkan penyelenggaraan bantuan hukum dari sisi kesediaan anggaran bagi bantuan hukum oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan masih belum dilaksanakan secara aplikatif, sehingga perlu ketegasan dan komitmen Pemda Provinsi Sumsel untuk melaksanakan ketentuan dalam Peraturan Daerah Nomor 8 Tahun 2012 tentang Bantuan Hukum Cuma-Cuma

    320

    full texts

    461

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    OJS Kader Bangsa University
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇