OJS Kader Bangsa University
Not a member yet
    461 research outputs found

    Identifikasi Bakteri Staphylococcus aureus Pada Tombol Elevator / Lift di Gedung Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Atma Jaya Jakarta

    Get PDF
    Staphylococcus aureus is one of the most common pathogens that cause infection in humans. S. aureus is a Gram-positive bacterium in the form of cocci, immobile, non-sporing, facultative anaerobic and can grow in air containing only hydrogen. This study aims to isolate and identify S. aureus bacteria on the elevator button at the FKIK Atma Jaya building, Jakarta. This study used a descriptive method, which was carried out on 28 samples of elevator buttons from 3 elevators in 3 FKIK Atma Jaya Jakarta buildings by swab the surface of the elevator buttons 2 times in the morning and evening, tested macroscopically, microscopically and biochemically. In BA medium, bacterial colonies were round, gray in color, and there was hemolysis, followed by MSA, Gram, catalase, coagulase and mannitol tests which showed positive results. Of the 28 samples, positive results were obtained for S.aureus only on the 5th floor of the Damianus building in the afternoon. The discovery of S. aureus bacteria was suspected because the mobilization in the Damianus building was quite high compared to other buildings. This research can be used as a reference for future researchers, that further research is needed to identify other pathogenic bacteria on elevator buttons. Keywords: Staphylococcus aureus, pathogens bacteria, elevator buttonsBakteri Staphylococcus aureus adalah salah satu patogen yang paling banyak menyebabkan infeksi pada manusia. S. aureus merupakan bakteri Gram positif berbentuk kokus, tidak bergerak, tidak berspora, bersifat anaerob fakultatif dan dapat tumbuh dalam udara yang hanya mengandung hydrogen. Penelitian ini bertujuan untuk mengisolasi dan mengidentifikasi bakteri S. aureus pada tombol lift di gedung FKIK Atma Jaya Jakarta. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif, yang dilakukan terhadap 28 sampel tombol lift dari 3 lift di 3 gedung FKIK Atma Jaya Jakarta dengan cara di swab permukaan tombol lift sebanyak 2 kali pagi dan sore, diuji secara makroskopik, mikroskopik dan uji biokimia. Dalam medium BA terdapat koloni bakteri berbentuk bulat, warna abu-abu kekuningan dan terdapat hemolisis, dilanjutkan uji MSA, Gram, uji katalase, koagulase dan mannitol yang menunjukkan hasil positif. Dari 28 sampel didapat hasil positif S.aureus hanya pada gedung Damianus lantai 5 sore. Ditemukannya bakteri S.aureus diduga karena mobilisasi di gedung Damianus cukup tinggi di bandingakan pada gedung lainnya. Penelitian ini dapat dijadikan rujukan untuk peneliti berikutnya, bahwa perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengidentifikasi bakteri pathogen lainnya pada tombol lift. Kata kunci: Bakteri patogen, Staphylococcus aureus, tombol lif

    Effectiveness of Mango Leaf Extract (Mangifera indica L) on Healing of Second Level Cut Wound in Male White Mice (Mus musculus)

    Get PDF
    Mango leaves have several secondary metabolites which have pharmacological effects and may be used to cure cuts or other injuries. The purpose of this study was to determine the effectiveness of the mango leaf extract on wound healing in male white mice. This experimental research was carried out at the Pharmacy Laboratory, Universitas Kader Bangsa and STIK Siti Khodijah, Palembang in July to August 2021. Mango leaves were macerated using 96% ethanol. The extract obtained was prepared into the ointment at concentrations of 10, 20, and 40%. Mango leaf extract ointment, positive, and negative control were each applied twice daily. Wound length was measured using a caliper on days of 2, 4, 6, 8. 10, 12, and 14. The percentage reduction in wound length on day 14 after administration of mango leaf extract ointment 10, 20, and 40% were 14,4±2.07; 17.2±3.70 and 16.4±4.15%; respectively. While the positive control and negative control were 25.4±3.05 and 11.4±1.14%, respectively. There was a significant difference between the administration of the mango leaf extract ointment at concentrations of 20 and 40% compared to the negative control (p<0.05). The mango leaf extract is quite effective in healing Level II cut wounds.   Keywords: Bioplacenton, mango leaf extract, wound

    Identifikasi Bakteri Coliform Pada Air Sumur Di Daerah Talang Jambe Palembang

    Get PDF
    ABSTRAK Sumur galian dibuat dengan cara menggali tanah sampai mendapatkan lapisan air dengan kedalaman tertentu. Sumur yang baik harus memenuhi syarat lokasi yaitu jaraknya lebih 10 meter dari septictank. Salah satu bakteri yang dapat mencemari air adalah bakteri Coliform, yaitu golongan bakteri yang hidup didalam saluran pencernaan manusia. Bakteri Coliform merupakan bakteri indikator pencemaran pada sanitasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui ada atau tidak adanya bakteri Coliform pada air sumur di daerah Talang Jambe Palembang. Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Analis Kesehatan Universitas Kader Bangsa dengan melakukan uji bakteriologis dengan metode MPN melalui satu tahap yaitu Uji Penduga dengan hasil adanya kekeruhan dan gas pada tabung durham, Pada 40 sampel air sumur di Daerah Talang Jambe. Hasil penelitian menunjukkan 32 Sampel air sumur positif terkomantinasi Bakteri Coliform dan 8 Sampel air sumur negatif tidak terkontaminasi bakteri Coliform. Disimpulkan bahwa Air Sumur harus memiliki syarat kualitas agar tidak menyebabkan penyakit   Kata Kunci: Air Sumur, Coliform, Palemban

    Uji Aktivitas Antibakteri Ekstrak Etanol Daun Rumbai (Baccaurea dulkis Muell.Arg) Terhadap Bakteri (Staphylococcus aureus)

    Get PDF
    Daun rambai (Baccaurea dulkis Muell.Arg.) salah satu bagian tumbuhan yang berkhasiat untuk mengobati infeksi kulit. Berdasarkan hasil penelitian uji daun rambai (Baccaurea dulkis Muell.Arg.) mengandung senyawa kimia yaitu Flavonoid, saponin, dan tanin. Senyawa tersebut diketahui dapat menghambat pertumbuhan bakteri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antibakteri ekstrak etanol daun rambai (Baccaurea dulkis Muell.Arg.) terhadap bakteri Staphylococcus aureus. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental.Daun rambai (Baccaurea dulkis Muell.Arg.) diekstraksi dengan etanol 96%. Penelitian ini dilakukan dengan mengukur daerah hambat pada berbagai konsentrasi ekstrak etanol daun rambai (Baccaurea dulkis Muell.Arg.) terhadap pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus. Variasi konsentrasi ekstrak etanol daun rambai (Baccaurea dulkis Muell.Arg.) yang digunakan yaitu 25% b/v, 50% b/v, 75% b/v, 100% b/v. Data dianalisis secara statistik menggunakan uji one way Annova.Hasil uji one way Annova menunjukkan ekstrak etanol dauan daun rambai (Baccaurea dulkis Muell.Arg.) memiliki perbedaan rata-rata daerah hambat yang signifikan pada berbagai konsentrasi ditandai dengan nilai F hitung 48.667>3,48 Konsentrasi yang paling efektif sebagai antibakteri pada konsentrasi 100% dengan rata-rata daerah hambat 19.0 mm termasuk dalam kategori antibakteri kuat.   Kata kunci : Antibakteri, Baccaurea dulkis Muell.Arg ,Staphylococcus aureu

    E-Loyalty : Pengaruh Brand Image dan Online Trust

    Get PDF
    Perdagangan elektronik (e-commerce) bertumbuh semakin pesat. Perusahaan menyadari bahwa citra perusahaan, layanan serta keamanan sangat penting untuk menarik minat konsumen dalam menggunakan layanan e-commerce. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh brand image dan online trust terhadap Loyalitas pemakaian e-commerce. Sebanyak 115 orang berpartisipasi sebagai responden. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif-kuantitatif. Teknik sampling menggunakan purposive sampling. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi berganda dengan  menggunakan SPSS 22. Hasil dari penelitian ini brand image dan online trust berpengaruh terhadap e-loyalty.Perdagangan elektronik (e-commerce) bertumbuh semakin pesat. Perusahaan menyadari bahwa citra perusahaan, layanan serta keamanan sangat penting untuk menarik minat konsumen dalam menggunakan layanan e-commerce. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh brand image dan online trust terhadap Loyalitas pemakaian e-commerce. Sebanyak 115 orang berpartisipasi sebagai responden. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif-kuantitatif. Teknik sampling menggunakan purposive sampling. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi berganda dengan  menggunakan SPSS 22. Hasil dari penelitian ini brand image dan online trust berpengaruh terhadap e-loyalty

    Pengaruh Kinerja Guru dan Kualifikasi Akademik Guru Terhadap Mutu Pendidikan

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kinerja guru dan kualifikasi akademik guru terhadap mutu pendidikan. .Penelitian ini dilaksanakan di SMP Negeri se-Kecamatan Pulau Beringin. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan desain determinasi menggunakan desain penelitian ex post facto. Sampel dalam penelitian ini adalah jumlah seluruh guru SMP Negeri se-Kecamatan Pulau Beringin yang berjumlah 85 guru. Teknik pengumpulan data menggunakan angket, dokumentasi dan observasi. Teknik analisis data menggunakan teknik analisis deskriptif kuantitatif dan regresi berganda. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa terdapat pengaruh kinerja guru dan kualifikasi akademik guru terhadap mutu pendidikan. Hasil ini menunjukkan bahwa kinerja guru dan kualifikasi akademik guru merupakan variabel intervening yang penting dalam upaya mendorong peningkatan mutu pendidikanPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kinerja guru dan kualifikasi akademik guru terhadap mutu pendidikan. .Penelitian ini dilaksanakan di SMP Negeri se-Kecamatan Pulau Beringin. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan desain determinasi menggunakan desain penelitian ex post facto. Sampel dalam penelitian ini adalah jumlah seluruh guru SMP Negeri se-Kecamatan Pulau Beringin yang berjumlah 85 guru. Teknik pengumpulan data menggunakan angket, dokumentasi dan observasi. Teknik analisis data menggunakan teknik analisis deskriptif kuantitatif dan regresi berganda. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa terdapat pengaruh kinerja guru dan kualifikasi akademik guru terhadap mutu pendidikan. Hasil ini menunjukkan bahwa kinerja guru dan kualifikasi akademik guru merupakan variabel intervening yang penting dalam upaya mendorong peningkatan mutu pendidika

    Pencegahan Dan Pengobatan Hipertensi Pada Lansia Di Wilayah Kerja Puskesmas Tanjung Enim Kabupaten Muara Enim Tahun 2022

    No full text
    Hipertensi merupakan salah satu penyakit yang banyak ditemukan di masyarakat. Angka kematian akibat hipertensi di Indonesia sangat tinggi. Kasus hipertensi cukup sering terjadi, terutama pada orang lanjut usia. Pemahaman tentang hipertensi dan upaya pencegahan serta penanganan dini hipertensi masih belum diketahui oleh lansia. Upaya preventif berupa promotif dan preventif saat ini menjadi prioritas. Peningkatan pemahaman masyarakat tentang hipertensi diharapkan dapat menurunkan angka morbiditas dan mortalitas hipertensi. Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Pengendalian Kesehatan Diri Pada Lansia Hipertensi Di Wilayah Kerja Puskesmas Tanjung Enim Kabupaten Muara Enim Tahun 2022.Observasional analitik dengan pendekatan cross sectional yaitu pengumpulan data dilakukan sekali saja. Terdapat empat variabel independen yang signifikan/signifikan, karena p-value lebih kecil dari alpha yaitu 0,05. Hasil analisis multivariat menunjukkan bahwa variabel Perilaku Lansia merupakan variabel yang paling dominan terhadap kontrol kesehatan diri pada lansia. Kegiatan berjalan aktif, peserta dengan antusias mendengarkan dan menanyakan berbagai hal tentang hipertensi yang belum dipahami. Sehingga peserta dapat benar-benar mengetahui dan memahami penyebab, gejala, faktor risiko, pencegahan dan pengobatan hipertensi. Demikian pula diharapkan lansia dapat rutin melakukan pemeriksaan tekanan darah secara mandiri atau di puskesmas

    Analisis Faktor Determinan Yang Mempengaruhi Produktivitas Kerja Karyawan Rumah Sakit Bakti Timah Pangkalpinang

    Get PDF
    Produktivitas tenaga kerja Indonesia menduduki peringkat 5 dari 10 negara ASEAN. Diketahui produktivitas pekerja Indonesia sekitar 26.000 USD, berada di bawah Malaysia yang memiliki produktivitas pekerja 60.000 USD. Bagaimana representasi kinerja pekerja RS Bakti Timah Pangkalpinang dan faktor apa saja yang paling dominan.Tujuan Penelitian Untuk mengidentifikasi faktor-faktor penentu produktivitas kerja pada pegawai Rumah Sakit Bakti Timah Pangkalpinang. Penelitian ini merupakan penelitian analitik dan dirancang secara cross-sectional. Jumlah sampel sebanyak 200 pegawai rumah sakit diambil dengan metode simple random sampling. Data dalam penelitian ini diperoleh melalui kuesioner kemudian dianalisis secara Bivariat, dan Multivariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar subjek (76,50%) tergolong produktif. Selanjutnya ada hubungan antara kesehatan kerja, keselamatan kerja, jaminan sosial, beban kerja, masa kerja, dan tingkat pendidikan dengan produktivitas kerja (P=0,018 , P=0,005 , P=0,004, P=0,001, P=0,004, P =0,009). Selain itu variabel yang paling berhubungan dengan produktivitas kerja adalah beban kerja (β = 1,079). Kesimpulanya Beban kerja merupakan variabel yang paling dominan berhubungan dengan produktivitas kerja

    Faktor–Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Penyakit Hipertensi Pada Lansia Di Puskesmas Bandar Jaya Tahun 2021

    No full text
    Kejadian Penyakit Hipertensi adalah Kejadian Penyakit yang menyebabkan peningkatan tekanan sistolik lebih besar atau sama dengan 160 mmHg dan atau tekanan diastolik sama atau lebih besar 95 mmHg. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara Genetik, Kebiasaan Merokok dan Stress terhadap Kejadian Penyakit Hipertensi pada lansia di wilayah kerja Puskesmas Pembina Kota Palembang. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian yang bersifat survey analitik dengan desain cross sectional dan populasi penelitian ini adalah 58 orang, data diperoleh dengan menggunakan kuesioner. Analisa diperoleh dengan dua tahap yaitu analisa univariat dan analisa bivariat dengan uji hubungan yang digunkan adalah chi- square. Dari hasil analisa univariat dan bivariat ini menunjukkan bahwa proporsi responden yang menderita Penyakit Hipertensi pada lansia sebanyak (50%), dan yang tidak menderita Penyakit Hipertensi sebanyak (50%). Proporsi responden lebih dari separuh yang menderita Penyakit Hipertensi yang diturunkan oleh keluarga terdahulu sebanyak (58,6%), akan tetapi masih cukup banyak ditemukan yang tidak diturunkan oleh keluarga terdahulu sebanyak (41,4%). Proporsi Kejadian Penyakit Hipertensi yang biasa Merokok lebih besar sebanyak (58,6%) dibandingkan dengan proporsi yang tidak biasa Merokok sebanyak (41,4%). Dan proporsi kejadian Penyakit Hipertensi kurang dari separuh yang beresiko mengalami Stress sebanyak (44,8%), dan yang tidak beresiko mengalami Stress sebanyak (55,2%). Data hasil uji chi-square a = 0,05 dari df = 1 dengan batas kemaknaan 0,05 ada hubungan antara Genetik dengan Kejadian Penyakit Hipertensi pada Lansia p value 0,016.

    Formulasi dan Uji Aktivitas Antibakteri Sediaan Spray Antiseptik Tangan Non Alkohol Infusa Daun Kemangi (Ocimum basilicum L.) dan Lidah Buaya (Aloe Vera (L.) Burm.f.) Terhadap Bakteri Staphylococcus aureus ATCC 25923

    Get PDF
    The rapid spread of the Covid-19 virus has caused the WHO to declare the Covid-19 outbreak a global pandemic.  However, public awareness of the importance of maintaining hand hygiene is still very low. The use of hand sanitizers is now increasingly widespread.  Basil leaves and aloe vera have the potential to be developed as hand antiseptics because they contain secondary metabolites such as flavonoids, alkaloids, saponins and tannins. This study aims to formulate a non-alcoholic hand antiseptic spray preparation of basil and aloe vera infusion and whether it has antibacterial activity against Staphylococcus aureus ATCC 25923. Formulation of hand antiseptic spray preparation use various extract concentrations, namely F1 (20%), F2 (40%), F3 (60%), F4 (80%), and (F5 100%). Testing of antibacterial activity by agar diffusion method measuring the diameter of the inhibition zone of Staphylococcus aureus bacteria.  From the results of the study, it was found that the five non-alcoholic hand antiseptic spray formulations infusion of basil and aloe vera leaves were in liquid form, had striking colors, had the same odor and were stabel for 14 days.  The preparation looks homogeneous when applied to a glass object.  The pH produced from this hand antiseptic spray preparation ranged from 4.5 to 6.5.  The results of the antibacterial activity test showed that the inhibition of Staphylococcus aureus bacteria at F3 (60%) was 5.14 mm, F4 (80%) was 6.24 mm, and F5 (100%) was 7.26 mm which was classified as medium strength.   Keywords: aloe vera, antiseptic spray, infusion, kemangi basil, Staphylococcus aureusPenyebaran virus Covid-19 yang sangat cepat menyebabkan WHO menetapkan wabah Covid-19 sebagai pandemi global. Penggunaan hand sanitizer pada saat ini sudah semakin luas. Daun kemangi dan lidah buaya memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai antiseptik tangan karena mengandung senyawa metabolit sekunder seperti flavonoid, alkaloid, saponin dan tanin. Penelitian ini bertujuan untuk memformulasikan sediaan spray antiseptik tangan non alkohol infusa daun kemangi dan lidah buaya dan menguji aktivitas antibakteri terhadap bakteri Staphylococcus aureus ATCC 25923. Formulasi sediaan spray antiseptik tangan dengan variasi konsentrasi ekstrak yaitu F1 (20%), F2 (40%), F3 (60%), F4 (80%), dan (F5 100%). Pengujian aktivitas antibakteri dengan metode difusi agar dengan mengukur diameter zona hambat bakteri Staphylococcus aureus. Hasil penelitian didapatkan bahwa kelima formula sediaan spray antiseptik tangan non alkohol infusa daun kemangi dan lidah buaya berbentuk cairan, memiliki warna yang mencolok, bau yang sama dan stabil selama masa penyimpanan 14 hari. Sediaan terlihat homogen saat dioleskan diobjek glass. Uji pH yang dihasilkan dari sediaan spray antiseptik tangan ini berkisar antara 4,5- 6,5. Hasil uji aktivitas antibakteri diperoleh daya hambat bakteri Staphylococcus aureus pada F3 (60%) sebesar 5,14 mm, F4 (80%) sebesar 6,24 mm, dan F5 (100%) sebesar 7,26 mm yang tergolong kekuatan sedang. Kata Kunci: daun kemangi, infusa, lidah buaya, Spray antiseptik, Staphylococcus aureus

    320

    full texts

    461

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    OJS Kader Bangsa University
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇