OJS Kader Bangsa University
Not a member yet
461 research outputs found
Sort by
Pemenuhan Asas Persidangan Terbuka Untuk Umum dalam Persidangan Secara Elektronik
Writing this article will discuss the problems related to the implementation of electronic trials in the answer-and-responsibility agenda (oral-debate) and the agenda for reading decisions that do not realize the principle of an open trial. These problems make it difficult for the public to know the course of criminal case investigations in court. The research and writing of this article aims to understand the holding of electronic trials that are open to the public, and to find out the problems in the form of barriers to public access to obtaining information about court decisions. The writing of this article uses a normative research method, with a conceptual and statutory approach. The legal materials used in writing this article are primary legal materials and secondary legal materials.
Keywords: Electronic Trial, Trial Open to the Public, Court Verdict.Penulisan artikel ini akan membahas terkait problematika dalam implementasi persidangan secara elektronik dalam agenda jawab-jinawab (secara oral-debate) dan agenda pembacaan putusan yang kurang mewujudkan asas persidangan terbuka untuk umum. Problematika ini membuat masyarakat menjadi kesulitan untuk mengetahui jalannya pemeriksaan perkara pidana di pengadilan. Penelitian dan penulisan artikel ini bertujuan untuk memahami dilangsungkannya persidangan elektronik yang terbuka untuk umum, dan mengetahui problematika berupa hambatan akses masyaakat terhadap didapatkannya informasi mengenai putusan pengadilan. Penulisan artikel ini menggunakan metode penelitian normatif, dengan pendekatan konseptual dan perundang-undangan. Bahan hukum yang digunakan di dalam penulisan artikel ini adalah bahan hukum primer dan bahan hukum sekunder.
Kata Kunci: Persidangan Elektronik, Persidangan Terbuka untuk Umum, Putusan Pengadilan.
 
Pemanfaatan Tanaman Zodia (Evodia sauveolens) sebagai Tanaman Pengusir Nyamuk di Kota Palembang (Pengabdian Masyarakat)
Garis-Garis Besar Haluan Negara menyatakan sasaran pembangunan jangka panjang adalah tercapainya Bertambahnya jumlah penduduk Indonesia berdampak pada kebutuhan papan yang semakin meningkat, dengan Demikian Pembangun dan perumahan akan semakin padat dan menyebabkan bertambahnya tempat tempat potensial yang akan meningkakan populasi nyamuk di sekitar rumah. Nyamuk tidak hanya hidup di lingkungan air kotor saja, akan tetapi pada air bersih juga. Masyarakat umumnya sudah menggunakan obat nyamuk berbahan kimia, yang mengetahui mana sudah banyak hasil penelitian sangat berbahaya dabagi kesehatan. Cara yang efektif untuk menghindari bahaya dari efek obat nyamuk berbahan kimia yaitu dengan menggunakan tanaman pengusir nyamuk. Salah satu alternatif pencegahan penyakit demam berdarah dengue (DBD) yaitu dengan pemanfaatan tanaman anti nyamuk Tanaman Zodia (Evodia sauveolens) yang bersal dari Papua. Manfaat pelaksanaan kegiatan ini adalah masyarakat memiliki pengetahuan mengenai tanaman anti nyamuk serta dapat membudidayakan tanaman tersebut sehingga menurunkan angka penderita DBD. Metode yang digunakan antara lain melalui Participatory Action Research (PAR) dan evaluasi yang dilakukan melalui kuisioner. Tanaman anti nyamuk yang diperkenalkan dalam kegiatan ini adalah zodia. Hasil evaluasi kegiatan ini ditunjukkan dari hasil kuisioner yang menyatakan dari jumlah responden 200 kepala keluarga di kelurahan 7 Ulu yang menyukai bau tanaman zodia sebanyak 87.0% , tanaman zodia mampu mengusir nyamuk sebanyak 91.0% jumlah tanaman zodia ada pengaruh terhadap tolak nyamuk hanya 10.5%, tanaman zodia mudah dirawat sebanyak 94.0% sedangkan Hasil penelitian dari jumlah responden 100 kepala keluarga di kelurahan gandus yang menyukai bau tanaman zodia sebanyak 80.0%, tanaman zodia mampu mengusir nyamuk sebanyak 89.0%, jumlah tanaman zodia ada pengaruh terhadap tolak nyamuk hanya 14.0%, tanaman zodia mudah dirawat sebanyak 95.0%.
Kata kunci : Tanaman anti nyamuk; Zodia (Evodia sauveolens); DB
PENGARUH MEDIA POSTER DALAM MENINGKATKAN PENGETAHUAN REMAJA PUTRI TENTANG PENTINGNYA MINUM TABLET Fe DI SMP NEGERI 3 BATANGHARI NUBAN
Menurut WHO (2015) angka kejadian anemia pada remaja putri di negara berkembang 53,7% dari seluruh remaja putri disebabkan karena stres, menstruasi, atau terlambat makan. mengkonsumsi tablet Fe, didapatkan hasil 6 dari 10 orang tidak mengetahui pentingnya mengkonsumsi tablet Fe untuk kebutuhan tubuh. Desain penelitian yang digunakan adalah Pre Eksperimental dengan pendekatan Pretest-Postest One Group Design. Jumlah populasi adalah 115 orang sedangkan sampel penelitian adalah 90 orang. Analisis yang digunakan adalah analisis univariat dan analisis bivariat menggunakan uji statistik dependen t (paired t-test). Hasil penelitian menyimpulkan dari 90 responden, pengaruh media poster dalam meningkatkan pengetahuan remaja putri maka diperoleh nilai mean pre test 61,17, post test 86,11 (ada selisih 24,94), median pre test 60 ,00 sedangkan post test 85,00, nilai minimum pre test adalah 50 sedangkan post test adalah 80, nilai maksimum pre test adalah 75 sedangkan post test adalah 95. Hasil uji statistik uji t dependen (paired t-test) diperoleh nilai P 0,00 < 0,05 yang artinya ada perbedaan tingkat pengetahuan remaja putri tentang pentingnya minum tablet fe sebelum dan sesudah promosi kesehatan melalui media poster. Peneliti menyarankan kepada remaja putri agar dapat rutin minum tablet fe yang telah direkomendasikan oleh petugas Puskesmas yaitu satu minggu satu tablet untuk mencegah penyakit kurang darah
Kata kunci: Poster, Pengetahuan Remaja Putri, Tablet F
Analisis Gangguan Fungsi Ginjal pada Pekerja Pabrik Crumb Rubber di Kota Palembang Sumatera Selatan
Garis-Garis Besar Haluan Negara menyatakan sasaran pembangunan jangka panjang adalah tercapainya keseimbangan antara pertanian dan industri. Pabrik karet alam merupakan salah satu industri yang mengelola karet alam menjadi kualitas Standar Indonesian Rubber (SIR) 20, Standar Indonesian Rubber (SIR) 10 dan Ribbed Smoked Sheet (RSS). Industri crum rubber ini berlokasi di area pemukiman penduduk. Potensi cemaran di industri crumb rubber dalam bentuk cemaran air dan udara. Studi ini menggunakan desain cross-sectional. Analisa data menggunakan Metode CHAID (Chi-Square Automatic Interaction). Nilai p <0,05 dianggap signifikan secara statistik. Hasil studi didapatkan konsentrasi rata-rata H2S di udara dan di padatan diatas baku mutu dan Konsentrasi rata-rata H2S dan NH3 masih dibawah baku mutu, kecuali konsentrasi rata-rata NH3 di air dan di padatan diatas baku mutu. Hasil analisis metode CHAID didapatkan kadar glukosa darah berhubungan dengan Gangguan Fungsi Ginjal (p = 0,000; chi square = 48,766) dan Risiko paparan H2S di udara dengan Gangguan Fungsi Ginjal (p = 0,000; chi square = 15,713). Selain itu didaptkan juga segmen ganguan fungsi ginjal, yaitu pada segmen ke-1: Pekerja yang kadar glukosa darahnya tidak normal; persentase risiko sebesar 11,2%.
Kata kunci: karet alam, industri, penyakit akibat kerja, Gangguan Fungsi Ginja
Tinjauan Terjadinya Missfile Berkas Rekam Medis Rawat Jalan Pada Ruang Penyimpanan Di Rumah Sakit Islam Siti Khadijah Palembang Periode Triwulan II Tahun 2021
Kegiatan pelaksanaan penyimpanan berkas rekam medis di Rumah Sakit Islam Siti Khadijah Palembang saat ini masih ditemukan berkas yang missfile yang dapat menghambat pelayanan kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jumlah terjadinya missfile dan faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya missfile berkas rekam medis. Pada penelitian ini bersifat deskriptif kuantitatif, pengambilan data yaitu data sekunder yang berupa Standar Operasional Prosedur, data kunjungan pasien rawat jalan dan tenaga kerja rekam medis pada ruang penyimpanan di Rumah Sakit Islam Siti Khadijah Palembang. Dari hasil penelitian didapatkan bahwa populasi berkas rekam medis rawat jalan periode triwulan kedua tahun 2021 sebanyak 12.568 berkas maka diambil sampel sebanyak 99 berkas, dalam observasi terdapat berkas yang missfile sebanyak 30 berkas dengan persentase 30,3% dan berkas yang tidak missfile sebanyak 69 berkas dengan persentase 69.7%. Hal tersebut disebabkan karena tidak adanya tracer, dalam penjajaran berkas rekam medis masih ditemukan missfile dan kurangnya tenaga kerja rekam medis yang berasal dari jurusan rekam medis. Maka dapat disimpulkan sebaiknya menggunakan tracer, mengurutkan berkas rekam medis dengan tepat dan petugas penyimpanan rekam medis melanjutkan pendidikannya ke D3 Rekam Medis.
Kata Kunci: Missfile, Berkas Rekam Medis, Tenaga Kerja Rekam Medi
MENCEGAH SENGKETA TANAH
Land disputes occur because they are related to the control of land rights. The control of land rights is carried out in accordance with the provisions of the legislation, so land disputes can be avoided, can be prevented. Minimization of conflict and optimization of order can be stated as the ultimate goal of using law as a regulator of people's lives. Due to the importance of this problem, on September 24, 1960, Law Number 5 of 1960 concerning Basic Regulations on Agrarian Principles was enacted, which is usually called the Basic Agrarian Law and abbreviated as UUPA. The UUPA is the embodiment of Article 33 paragraph (3) of the 1945 Constitution. The land issue is part of the agrarian problem. In connection with this, the approach in this paper is carried out in a normative juridical manner, namely the type of research that uses secondary data or library data as the main data.
Based on the discussion carried out, it can be concluded that preventing land disputes can be done by: (1) administering land rights certificates. If the land is still in the form of land rights according to customary law or civil (western) law, then convert the rights and register the land, until a certificate of land rights is issued; (2) keep the land certificate carefully; (3) create clear and permanent land boundaries; (4) construct buildings and plant perennials; (5) make a nameplate of the owner on the land in question as a notification to the community; (6) the transfer of land rights must always be before the Land Deed Making Official (PPAT)/Notary.Sengketa tanah terjadi karena terkait dengan penguasaan hak-hak atas tanah. Penguasaan hak atas tanah dilakukan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan, maka sengketa tanah dapat dihindari, dapat dicegah. Minimalisasi konflik dan optimalisasi ketertiban dapatlah dinyatakan sebagai tujuan akhir dari penggunaan hukum sebagai pengatur kehidupan masyarakat. Berhubung demikian pentingnya masalah tersebut, maka pada tanggal 24 September 1960 diberlakukanlah Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1960 tentang Peraturan Dasar Pokok-pokok Agraria, yang biasa disebut Undang-Undang Pokok Agraria dan disingkat UUPA. UUPA merupakan pengejawantahan dari Pasal 33 ayat (3) Undang-Undang Dasar 1945. Masalah pertanahan menjadi bagian dari masalah keagrariaan. Sehubungan dengan hal tersebut, maka pendekatan dalam tulisan ini dilakukan secara yuridis normatif, yaitu jenis penelitian yang menggunakan data sekunder atau data kepustakaan sebagai data utamanya.
Berdasarkan pembahasan yang dilakukan, maka dapat ditarik kesimpulan bahwa mencegah sengketa tanah itu dapat dilakukan dengan cara: (1) mengurus sertipikat hak atas tanah. Bila tanahnya masih berupa hak atas tanah menurut hukum adat atau hukum perdata (barat), maka lakukan konversi hak dan pendaftaran tanahnya, hingga terbit sertipikat hak atas tanah tersebut; (2) simpan baik-baik sertipikat tanahnya; (3) buat batas tanah yang jelas dan permanen; (4) dirikan bangunan dan tanam tanaman keras; (5) buat papan nama pemilik di atas lahan yang bersangkutan sebagai pemberitahuan kepada masyarakat; (6) melakukan peralihan hak atas tanah harus selalu dihadapan Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT)/Notari
TANDA TANGAN ELEKTRONIK DALAM KONTRAK BISNIS INTERNASIONAL
An international business contract is a common guideline for the parties to bind themselves to certain rights and obligations across national boundaries. These guidelines are usually closely related to trade transactions, which at present can be carried out remotely or electronically. The process of electronic commerce was a means of transactions without face-to-face between buyers and sellers until the emergence of electronic signatures. The institution that until now has played a role in harmonizing the law of electronic commerce transactions is the United Nations Commission on International Trade Law (UNCITRAL), which is a subsidiary organ of the United Nations (UN). Special arrangements for electronic signatures internationally are found in the UNCITRAL Model Law on Electronic Commerce 1996 and the UNCITRAL Model Law on Electronic Signature 2001. Judging from the formation of these international regulations, this indicates that the international community is in dire need of regulations that are by technological developments, especially in the field of transactions. - international trade transactions. This study uses secondary data collected through the literature study method. The issue raised is how international contract law regulates electronic signatures and how is the legal protection for users of electronic signatures. From these two questions, it was found that the two Model Laws from UNCITRAL were not binding on the state. The state is free to follow the entire contents of the rules, in part, or even reject the whole. Model Law is a guideline to assist countries in making their national laws. Furthermore, the rules made by the ICC, ICSID, and UNCITRAL are believed to be able to solve problems related to international business contracts, including the topic of electronic signatures. Although the Model Law has also discussed how electronic signatures can apply to support electronic commerce.Kontrak bisnis internasional merupakan pedoman bersama para pihak yang mengikatkan diri atas hak dan kewajiban tertentu serta melintasi bats negara. Pedoman tersebut biasanya berhubungan erat dengan transaksi perdagangan, yang pada saat ini bisa dilakukan secara jarak jauh atau elektronik. Proses perdagangan secara elektronik sebagai sarana transaksi tanpa tatap muka antara pembeli dan penjual hingga munculnya tanda tangan elektronik. Lembaga yang sampai saat ini berperan dalam mengharmonisasi hukum transaksi perdagangan elektronik ialah United Nations Commission on International Trade Law (UNCITRAL) yang merupakan subsidiary organs Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Pengaturan khusus terhadap tanda tangan elektronik secara internasional terdapat pada UNCITRAL Model Law on Electronic Commerce 1996 dan UNCITRAL Model Law on Electronic Signature 2001. Dilihat dari terbentuknya peraturan-peraturan secara internasional ini menandakan bahwa masyarakat internasional sangat membutuhkan peraturan yang sesuai dengan perkembangan teknologi terutama dibidang transaksi-transaksi perdagangan internasional. Penelitian ini menggunakan data sekunder yang dikumpulkan melalui metode studi pustaka. Masalah yang diangkat adalah bagimana hukum kontrak internasional mengatur tanda tangan elektronik dan bagaimana perlindungan hukum bagi pengguna tanda tangan elektronik. Dari dua pertanyaan tersebut didapati kedua Model Law dari UNCITRAL tidak mengikat negara. Negara bebas untuk mengikuti seluruh isi aturan, sebagian, atau bahkan menolak keseluruhan. Model Law menjadi pedoman untuk membantu negara-negara di dalam membuat perundangan nasionalnya. Selanjutnya aturan yang dibuat oleh ICC, ICSID dan UNCITRAL diyakini dapat menjadi pemecah masalah terkait dengan kontrak bisnis internasional termasuk dengan topik tanda tangan elektronik. Meski dalam Model Law juga telah di bahas bagaimana tanda tangan elektronik dapat berlaku untuk mendukung perdagangan elektronik
Hubungan Karakteristik Pasien Usia Lanjut Dengan Penyakit Ginjal Kronik (PGK) Yang Menjalani Hemodialisis Disebabkan Diabetes Melitus Dan Hipertensi
Penyakit ginjal kronik (PGK) menggambarkan terjadinya kerusakan pada ginjal yang telah berlangsung ≥3 bulan dan bersifat progresif. Penyakit ginjal telah meningkat dari urutan ke 13 penyebab kematian menjadi urutan ke 10. Penyakit ginjal kronik pada usia 55-64 tahun sebesar 7,21%, usia 65-74 tahun sebesar 8,23% dan usia 75 tahun keatas sebesar 7,48%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan karakteristik pasien usia lanjut dengan penyakit ginjal kronik (PGK) yang menjalani hemodialisis disebabkan Diabetes Melitus dan Hipertensi di RS PUSRI Palembang tahun 2022. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif bersifat deskriptif korelatif melalui pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini berjumlah ±90 orang, pasien usia lanjut dengan PGK yang menjalani hemodialisis di RS PUSRI Palembang dan jumlah sampel sebanyak 30 orang yang dilakukan secara purposive sampling. Hasil uji statistik didapatkan tidak ada hubungan karakteristik pasien usia lanjut (umur p value = 1.000, jenis kelamin p value = 0.458, pendidikan p value = 0.458 dan IMT p value = 1.000) dengan penyakit ginjal kronik (PGK) yang menjalani hemodialisis disebabkan diabetes melitus dan hipertensi di RS PUSRI Palembang tahun 2022. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar informasi kesehatan bagi masyarakat yang memiliki keluarga berusia lanjut yang menjalani terapi hemodialisis serta sebagai informasi kesehatan kepada masyarakat untuk pencegahan sedini mungkin atau memperlambat kerusakan ginjal yang lebih parah dengan mengontrol faktor resiko.
Kata Kunci : Karakteristik Pasien, Usia Lanjut, Penyakit Ginjal Kronik (PGK
Tinjauan Kelengkapan Pengisian Berkas Rekam Medis Rawat Jalan Triwulan I Di Rumah Sakit Bunda Palembang Tahun 2022
Rekam medis adalah berkas yang berisikan catatan dan dokumen tentang identitas pasien, pemeriksaan, pengobatan tindakan dan pelayanan lain yang telah diberikan kepada pasien. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui jumlah kelengkapan pengisian berkas rekam medis di Rumah Sakit Bunda Palembang. Penelitian ini dilakukan pada bulan mei 2022. Metode penelitian ini menggunakan metode deskriptif yang bersifat kualitatif. Metode yang digunakan untuk pemeriksaan pengisian berkas rekam medis rawat jalan adalah dengan lembar cheklist dan Pedoman wawancara. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh berkas rekam medis yaitu sebanyak 800 berkas.Sampel sebesar 89 berkas rekam medis dengan pengambilan sempel secara random sampling. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa kelengkapan Rekam Medis pada form 1 (identitas pasien),pada form 2 (persetujuan umum),pada form 3 (asesment awal rawat jalan),pada form 4 (catatan perkembangan pasien terintegrasi) Terdapat 77 berkas yang lengkap dan ketidaklengkapan yaitu sebanyak 12 berkas rekam medis.Dari hasil penelitian ini diharapkan Rumah Sakit Bunda Palembang melakukan pengisian berkas rekam medis sesuai dengan Peraturan Permenkes No 269/Menkes/Per/III/2008
PERLINDUNGAN HUKUM BAGI PEMBELI DALAM PERALIHAN HAK MILIK ATAS TANAH (Studi Putusan Nomor 113/Pdt.G/2021/PN Tjk)
ABSTRAK
Hukum pertanahan di Indonesia mewajibkan pemindahan hak atas tanah dilakukan dihadapan Pejabat Pembuat Akta Tanah, karena pada dasarnya jual beli atas tanah harus memenuhi syarat terang dan tunai. Hal tersebut sebagaimana terjadi dalam Putusan Pengadilan Negeri Tanjung Karang Kelas IA Nomor 113/Pdt.G/2021/PN Tjk, dimana jual beli dilakukan secara dibawah tangan, dan pada saat ingin dilakukan pembalikan nama ke Badan Pertanahan Nasional Kota Bandar Lampung penjual tidak dapat diketahui keberadaannya, sehingga pembuatan pembalikan nama pemilik menjadi terhambat. Adanya permasalahan tesebut tidak menutup hak pembeli beritikad baik untuk mendapatkan perlindung hukum dengan tetap memperoleh kepastian hukum atas kepemilikan hak atas tanahnya. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan yuridis normatif dan pendekatan yuridis empiris untuk mendapatkan hasil penelitian yang benar dan objektif. Kemudian untuk proses analisis data, data yang telah disusun secara sistematis dianalisis secara yuridis kualitatif yaitu dengan memberikan pemahaman terhadap data sesuai dengan fakta yang diperoleh di lapangan, sehingga benar-benar dari pokok bahasannya. di tangan dan disusun dalam kalimat demi kalimat. yang ilmiah dan sistematis berupa jawaban atas permasalahan berdasarkan hasil penelitian. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui, memahami dan menganalisis apa saja bentuk perlindungan hukum terhadap pembeli dalam peralihan hak milik atas tanah (Studi Putusan Nomor 113/Pdt.G/2021/PN Tjk) dan untuk mengetahui, memahami dan menganalisis Bagaimana dasar pertimbangan hakim dalam memutuskan perkara peralihan hak milik atas tanah (Studi Putusan Nomor 113/Pdt.G/2021/PN Tjk).