OJS Kader Bangsa University
Not a member yet
461 research outputs found
Sort by
Gambaran Pemberian Hidroterapi Air Hangat dan Eco Enzyme Terhadap Nilai Tekanan Darah
Blood pressure is a crucial element in the functioning of the body's circulatory system. Blood pressure fluctuations, both rising and falling, potentially affect the internal balance of the body. Hypertension can cause damage to blood vessels and vital organs such as the heart, kidneys, and brain. By contrast, low blood pressure (hypotension) can cause dizziness, fatigue, and in severe cases, even fainting or shock. One of the non-pharmacological ways to lower blood pressure is to use hydrotherapy, like sinking the legs. The aim of this study is to identify differences in blood pressure before and after foot immersion therapy using warm water and eco enzymes. The design of this study is a pre-experiment one group pretest-postest. The population of this study was the entire population in the area of the study, with sampling done using purposive samplings with the inclusion criteria of ages 20-60 years old, physically healthy, and without an injury to the ankle. The exclusion criteria included pregnant women and subjects who were unwilling to participate as respondents, which is as many as 30 people as samples. Foot immersion therapy is performed using warm water mixed with eco enzymes, with temperature conditions ranging from 38°C to 40°C, for 30 minutes. The results of this study showed that there was a difference between the systolic and diastolic blood pressure values before and after the administration of foot immersion therapy with eco enzymes. The results suggest that people with hypertension can do their own foot immersion therapy at home as a preventive effort to control the rise in blood pressure and reduce the risk of complications, thereby improving their quality of life.Tekanan darah merupakan elemen krusial dalam fungsi sistem sirkulasi tubuh. Fluktuasi tekanan darah, baik naik maupun turun, berpotensi mempengaruhi keseimbangan internal tubuh. Tekanan darah yang stabil dan dalam rentang normal penting untuk menjaga keseimbangan dalam tubuh manusia. Tekanan darah tinggi (hipertensi) dapat menyebabkan kerusakan pada pembuluh darah dan organ-organ penting seperti jantung, ginjal, dan otak. Sebaliknya, tekanan darah rendah (hipotensi) dapat menyebabkan pusing, kelelahan, dan dalam kasus yang parah, bahkan pingsan atau syok. Salah satu cara non-farmakologis untuk menurunkan tekanan darah adalah dengan menggunakan hidroterapi, seperti merendam kaki. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi perbedaan tekanan darah sebelum dan setelah pemberian terapi rendam kaki menggunakan air hangat dan eco enzyme. Desain penelitian ini adalah pre-experiment one grup pretest-postest. Populasi penelitian ini adalah seluruh penduduk di wilayah penelitian, dengan pengambilan sampel dilakukan menggunakan teknik purposive sampling dengan kriteria inklusi berusia 20-60 tahun, sehat secara fisik, dan tanpa luka pada telapak kaki. Kriteria eksklusi mencakup wanita hamil dan subjek yang tidak bersedia berpartisipasi sebagai responden yaitu sebanyak 30 orang sebagai sampel. Terapi rendam kaki dilakukan menggunakan air hangat yang dicampur dengan eco enzyme, dengan kondisi suhu berkisar antara 38°C hingga 40°C, selama 30 menit. Hasil penelitian ini didapatkan bahwa terdapat perbedaan nilai tekanan darah sistole maupun diastole sebelum dan sesudah pemberian terapi rendam kaki dengan eco enzyme. Hasil penelitian ini menyarankan agar penderita hipertensi dapat melakukan terapi rendam kaki sendiri di rumah sebagai upaya pencegahan untuk mengontrol peningkatan tekanan darah dan mengurangi risiko komplikasi, sehingga dapat meningkatkan kualitas hidup mereka
Hubungan Pendidikan dengan Pengetahuan Kontrasepsi Pada Remaja
Keluarga Berencana (KB) adalah tindakan membantu individu atau pasangan suami istri untuk menghindari kelahiran yang tidak diinginkan, mendapatkan kelahiran yang memang diinginkan, mengatur interval diantara kelahiran. Kontrasepsi merupakan alat atau obat yang menjadi salah satu usaha dalam mencegah kehamilan atau keinginan menambah keturunan. Melalui pemakaian alat kontrasepsi diharapkan dapat mengurangi permasalaha yang muncul karena kurangnya pengetahuan terkait kesehatan reproduksi yakni Kehamilan yang Tidak Diinginkan (KTD), pernikahan dini dan perkawinan, IMS atau PMS, HIV/AIDS, dan aborsi. berdasarkan latarbelakang diatas peguji tertarik untuk meneliti tentang hubungan pendidikan dan pengetahuan kontrasepi pada remaja lulusan SMA, SMK, MA pada Tahun 2023, Desain Penelitian ini menggunakan metode survey analitik dengan menggunakan pendekatan cross- sectional yang dilakukan dengan pengukuran variabel atau observasi pada suatu saat. Rancangan ini digunakan dalam penelitian deskritif, namun bisa digunakan dalam penelitian analitik. Populasi pada penelitian ini yaitu seluruh remaja lulusan SMA, SMK, dan MA yang berada di Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Tahun 2023, berdasarkan data berjumlah 45 orang. Dalam penelitian ini sampel yang dipergunakan ialah semua remaja lulusan SMA, SMK, dan MA sebagai calon mahasiswa di Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Tahun 2023. Instrumen atau alat pada penelitian ini menggunakan kuesioner yang berisi pertanyaan megenai pendidikan dan pengetahuan kontrasepsi pada remaja lulusan SMA, SMK, dan MA. Berdasarkan Hasil analisis uji chi square antara tingkat pendidikan dengan pengetahua diperoleh hasil p = 0,033 < 0,05. Berdasarkan hasil penelitian adanya hubungan antara status pendidikan dengan tingkat pengetahuan responden. Upaya Peningkatan pengetahuan bisa di dapatkan melalui pendidikan formal dan non formal, secara formal pengetahuan diperoleh dengan jenjang pendidikan itu melalui pendidikan sekolah dan non formal di dapatkan dengan mengikuti kegiatan ekstrakulikuler, sesuai dengan pembahasan diatas
Analisis Penerapan Good Corporate Governance, Leverage, Dan Jaminan Pinjaman, Terhadap Pengembalian Dan Resiko Pembiayaan Pada Pt. Bank Btpn Syariah Tbk
Penelitian ini dilakukan di PT. Bank BTPN Syariah Tbk yang bergerak dibidang perbankan syariah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah GCG, leverage, dan jaminan pinjaman memiliki pengaruh terhadap Pengembalian, dan Risiko Pembiayaan serta melihat GCG, leverage, dan jaminan pinjaman, Pengembalian dan Risiko Pembiayaan dalam perspektif Islam. Dalam melakukan penelitian ini digunakan Metode Deskriptif, sedangkan pengumpulan data dilakukan dengan daftar pertanyaan dan wawancara langsung dengan business manager PT. Bank BTPN Syariah Tbk mengenai kegiatan perusahaan dan pelaksanaan GCG pada perusahaan tersebut. Ada pun permasalahan yang ditemui penulis pada penelitian yaitu dibatasi pada masalah dalam proses penerapan good corporate governance, leverage,dan jaminan pinjaman terhadap pengembalian dan risiko pembiayaan pada PT. Bank BTPN Syariah Tbk. Kesimpulan dari penelitian ini adalah Good Corporate Governance (GCG) yang diukur menggunakan seluruh nilai komposit Self Assesment yang diambil dari setiap bank dan setiap periode yang diteliti berpengaruh signifikan terhadap Pengembalian dan Risiko Pembiayaan karena Bank Umum Syariah dalam mengelola segala kegiatan operasional sudah sangat efisien dan sesuai dengan ketentuan batas aman yang ditetapkan oleh Bank Indonesia
Pengaruh Promosi Jabatan, Mutasi Kerja Dan Pelatihan Terhadap Kepuasan Kerja Pada Pt. Taspen (Persero) Kantor Cabang Palembang
Kepuasan kerja karyawan sangat dibutuhkan oleh perusahaan karena karyawan adalah aset yang sangat penting bagi perusahaan, karena karyawan dalam bekerja merasa kurang nyaman, kurang dihargai dan tidak bisa potensi yang dia miliki, maka secara otomatis karyawan tidak dapat fokus dan konsentrasi secara penuh terhadap pekerjaannya. Pada penelitian ini kepuasan kerja karyawan dapat dipengaruhi oleh promosi jabatan, mutase kerja dan pelatihan terhadap karyawan. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan penyebaran kuisioner sebanyak 37 responden yang bekerja di kantor PT. Taspen Cabang Palembang Peneliti menggunakan bantuan IBM SPSS statistic versi 22 dalam melakukan uji statistik data. Penelitian ini menyatakan Terdapat Pengaruh secara simultan antara Promosi Jabatan (X1) Mutasi Kerja (X2) dan Pelatihan (X3) Terhadap Kepuasan Kerja (Y) dengan signifikan sebesar 0,025 < (0,05) dan nilai F hitung 1.105 > F table 2,88. Dan terdapat juga pengaruh secara parsial antara Promosi Jabatan (X1) terhadap Kepuasan Kerja (Y) dengan nilai sig 0,025 < (0,05). Pengaruh Mutasi Kerja (X2) terhadap Kepuasan Kerja (Y) dengan nilai sig 0,604 > ( 0,05). Dan juga pelatihan(X3) terhadap Kepuasan Kerja (Y) dengan nilai sig 0,007 < 0,05.Hasil penelitian ini menunjukan bahwa promosi jabatan berpengaruh terhadap kepuasan kerja, mutasi kerja tidak terdapat pengaruh terhadap kepuasan kerja pegawai, dan pelatihan terdapat pengaruh terhadap kepuasan kerja pegawai pada kantor PT.Taspen Cabang Palembang
Analisa Klorin Pada Beras yang Beredar di Pasar Induk Jakabaring Kota Palembang 2023
This research aims to carry out chlorine analysis in rice circulating at the Jakabaring Main Market, Palembang City, in 2023. Chlorine, a chemical element that is generally used as a disinfectant, has the potential to become a contaminant in rice that can affect human health if it is present in excessive amounts. . With the Jakabaring Main Market as the focus of the research, we collected rice samples from various producers to analyze the chlorine content and identify potential sources of contamination. The analytical method involves the use of Qualitative Method techniques, to determine the chlorine concentration in the rice samples. rice processing from producers was also collected to understand potential sources of chlorine. It is hoped that the results of this research will provide an in-depth understanding of the level of chlorine contamination in rice at the Jakabaring Main Market, as well as identifying factors that contribute to this contamination. These findings can provide a basis for manufacturers, governments and food regulatory authorities to take necessary actions to improve food safety and public health
Klorin merupakan sebuah elemen kimia yang umumnya digunakan sebagai desinfektan, memiliki potensi menjadi kontaminan dalam beras yang dapat memengaruhi kesehatan manusia jika terdapat dalam jumlah berlebih, Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis klorin pada beras yang beredar di Pasar Induk Jakabaring, Kota Palembang, pada tahun 2023. Dengan Pasar Induk Jakabaring sebagai fokus penelitian, kami mengumpulkan sampel beras dari berbagai produsen untuk menganalisis kandungan klorin dan mengidentifikasi sumber potensial kontaminasi Metode analisis melibatkan penggunaan teknik Metode Kualitatif, untuk menentukan konsentrasi klorin dalam sampel beras. pengolahan beras dari produsen juga dihimpun untuk memahami sumber-sumber potensial klorin Hasil penelitian tidak ditemukan adanya klorin dalam sampel, penelitian ini juga diharapkan dapat memberikan pemahaman mendalam tentang tingkat kontaminasi klorin pada beras di Pasar Induk Jakabaring, sekaligus mengidentifikasi faktor-faktor yang berkontribusi terhadap kontaminasi tersebut. Temuan ini dapat menjadi dasar bagi produsen, pemerintah, dan otoritas pengawas pangan untuk mengambil tindakan yang diperlukan guna meningkatkan keamanan pangan dan kesehatan masyarakat.
 
Hubungan Teknik Menyusui dengan Kejadian Mastitis Pada Ibu Nifas di Klinik Abi Ummi DW Sarmadi Palembang
he technique of breastfeeding is a way that comply with health standards do not cause any side effects and are also useful. This research aims to know The Relationship of Nursing Techniques With Mastitis On The Post Partum Mother At Clinic Abi Ummi DW Sarmadi Palembang. The sample in this research totalled 20 respondent. Typeof this research is a survey of analytical methdods approach of cross sectional. The research been funded on 01-31 August 2022. Sampling techniques in the study using the technique of Accidental Sampling. The result of the analysis of post partum mother bivariat who perform nursing technique right with Genesis mastitis 1 person (8.3%), the correct breastfeeding technique with mastitis does not occur 11 people (91.7%). While the mother is breastfeeding technique that do partururition is wrong with the incidence of mastitis 2 people (25%), breastfeeding technique is wrong with events not happening mastitis 6 people (75%). The result of the rest statistic chi-square obtain p_value 0.701 > 0.05 means that statistically there is no meaningful relationship between feeding technique with mastitis in Clinics Abi Ummi DW Sarmadi Palembang to other researchers who subsequently could use different methods and test reproduce samples research.Teknik menyusui merupakan cara menyusui sesuai dengan standar kesehatan yang tidak menimbulkan efek samping dan juga bermanfaat. Tujuan Penelitian untuk mengetahui Hubungan Teknik Menyusui Dengan Kejadian Mastitis Pada Ibu Nifas Di Klinik Abi Ummi DW Sarmadi Palembang. Populasi yang diambil dalam penelitian ini adalah seluruh Ibu Nifas. Sampel dalam penelitian ini sebesar 20 ibu. Penelitian telah di laksanakan pada tanggal 01-31 Agustus 2022. Jenis Penelitian ini adalah bersifat survey analitik dengan metode pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik Accidental Sampling. Hasil analisa bivariat ibu nifas yang melakukan teknik menyusui yang benar dengan kejadian mastits 1 orang (8,3%), teknik menyusui yang benar dengan tidak terjadi mastitis 11 orang (91,7%) sedangkan ibu nifas yang melakukan teknik menyusui yang salah dengan kejadian mastitis 2 orang (25%), teknik menyusui yang salah dengan kejadian tidak terjadi mastitis 6 orang (75%). Hasil uji statistic chi-square diperoleh p_value 0,701 > 0,05 yang berarti secara statistik tidak ada hubungan teknik menyusui dengan kejadian mastitis di Klinik Abi Ummi DW Sarmadi Palembang. Diharapkan untuk peneliti yang lain selanjutnya bisa menggunakan metode dan uji yang berbeda serta memperbanyak sampel penelitian
Hubungan Usia Menarche Dengan Perilaku Personal Hygiene Remaja Putri di Pondok Pesantren Al-Falah Sofwaniyah Jatirokeh
Menarche is defined as the first menstruation, namely the discharge of blood from a woman's genitals in the form of the shedding of the inner wall lining of the uterus which contains many blood vessels. The aim of the research was to determine the relationship between the age of menarche and the behavior of young women at the Al-Falah Sofwaniyah Jatirokeh Islamic Boarding School. Method: The research method used is analytical observation, with a cross sectional research design. This research was carried out at the Al - Falah Sofwaniyah Jatirokeh Islamic Boarding School in 2023. The population of this research was located at the Al - Falah Sofwaniyah Jatirokeh Islamic Boarding School, namely all 38 teenagers. The sample from this research was 24 teenagers from the Al-Falah Sofwaniyah Jatirokeh Islamic Boarding School who had reached menarche. The sampling technique uses purposive sampling. Results: that respondents aged 11 years at menarche and who had bad behavior in dealing with menstruation were 2 people (9%) and those who had good behavior were 22 people (91%) of the total respondents. There were 12 respondents (50%)
who had menarche aged 12 years and who had good behavior in dealing with menstruation and 2 people (9%) of the total respondents who had bad behavior. Respondents aged 13 years at menarche had good behavior in dealing with menstruation, namely 10 people (41%). The results of the Pearson correlation test obtained a P value = 0.001 < 0.05. Conclusion: There is a relationship between the age of menarche and the personal hygiene behavior of adolescents. The older a person is at menarche, the more likely they are to have good behavior in dealing with menstruation. On the other hand, the younger a person's age at menarche, the more likely they are
to have bad behavior when dealing with menstruation.Menarche didefinisikan sebagai pertama kali menstruasi, yaitu keluarnya cairan darah dari alat kelamin wanita berupa luruhnya lapisan dinding dalam rahim yang banyak mengandung pembuluh darah. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui gambaran Hubungan Usia Menarche dengan Perilaku Remaja Putri di Pondok Pesantren Al- Falah Sofwaniyah Jatirokeh. Metode penelitian yang digunakan adalah observasi analitik, dengan rancangan penelitian cross sectional. Penelitian ini dilaksanakan di Pondok Pesantren Al – falah Sofwaniyah Jatirokeh Tahun 2023. Populasi penelitian ini bertempat di Pondok Pesantren Al – falah Sofwaniyah Jatirokeh yaitu pada seluruh remaja yang berjumlah 38 orang. Sampel dari penelitian ini adalah remaja Pondok Pesantren Al – falah Sofwaniyah Jatirokeh yang sudah menarche sebanyak 24 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Responden dengan usia menarche 11 tahun dan memiliki perilaku tidak baik dalam menghadapi haid adalah sebanyak 2 orang (9%) dan yang memiliki perilaku baik yaitu sebanyak 22 orang (91%) dari keseluruhan responden. Adapun responden dengan usia menarche 12 tahun dan memiliki perilaku baik dalam menghadapi haid yaitu sebanyak 12 orang (50%) dan yang memiliki perilaku tidak baik yaitu sebanyak 2 orang (9%) dari keseluruhan responden. Responden dengan usia menarche 13 tahun memiliki perilaku baik dalam menghadapi haid yaitu sebanyak 10 orang (41%). Hasil uji pearson correlation didapatkan nilai P= 0,001 < 0,05. Terdapat hubungan antara usia menarche dengan perilaku personal hygiene remaja. Semakin tua usia Menarche seseorang maka dia cenderung memiliki perilaku yang baik dalam menghadapi haid. Sebaliknya semakin muda usia Menarche seseorang maka dia cenderung memiliki perilaku yang tidak baik dalam menghadapi haid
POTRET KETERWAKILAN PEREMPUAN DALAM WAJAH POLITIK INDONESIA PERSEPEKTIF REGULASI DAN IMPLEMENTASI
This study discusses the description of women's representation in the realm of political politics by paying attention to the perspective of regulation and implementation. The study focused on women's political rights, all of which stated that women have the same political rights as men. By using qualitative research methods. This study concludes that women's representation in the political system has a very important role to create a gender-just political system because if women's representation is replaced by men, the mechanism in gender justice will turn into a gender bias where women are still applied unfairly and this can also be said to be a partial and detrimental condition. the representation of women in politics is a manifestation of the fulfillment of citizenship rights, namely the right granted by the state to a citizen or community to have the right to participate in the political field whose mechanism has been regulated in legislation.Penelitian ini membahas tentang gambaran keterwakilan perempuan dalam ranah politik politik dengan memperhatikan perspektif regulasi dan Implementasi. Kajian terfokus pada hak-hak Politik Perempuan yang kesemuanya menyuarakan bahwa perempuan memiliki hak politik yang sama dengan laki-laki. Dengan menggunakan metode penelitian kualitatif. kajian ini menyimpulkan bahwa bahwa keterwakilan perempuan didalam sistem politik memiliki peranan yang sangat penting untuk membuat sebuah sistem politik yang ber keadilan gender karena apabila keterwakilan perempuan ini di gantikan oleh oleh laki-laki maka mekanisme di dalam keadilan gender akan berubah menjadi bias gender dimana perempuan masih di berlakukan secara tidak adil dan ini bisa dikatakan juga sebagai kondisi memihak dan merugikan. keterwakilan perempuan dalam politik merupakan manifetasi dari pemenuhan hak kewarganegaraan,yaitu hak yang di berikan negara kepada seorang warga negara atau masyarakat mendapat hak untuk berpartisipasi dalam bidang politik yang mekanismenya telah di atur dalam perundang-undangan
ANALISIS YURIDIS PENEGAKAN HUKUM TINDAK PIDANA KORUPSI DALAM PENJATUHAN VONIS HAKIM
The judge's consideration is one of the most important points in realizing the value of a judge's decision which contains justice (ex aequo et bono) and contains legal certainty, of course it is also beneficial for the parties concerned. However, sometimes it is felt that the judge's decision in corruption decisions has not touched the legal objective. Therefore, the author wants to know about law enforcement in the consideration of judges in imposing a decision (Decision Study Number: 01/Pid.Sus.TPK/2017/PN.Mdn). The writing of this research uses the normative juridical research method, which is a method used to review/analyze data in the form of legal materials, especially primary legal materials and secondary legal materials related to the material discussed. Based on the results of the analysis, it can be concluded that the basic considerations of judges in imposing a decision are based on juridical considerations and non-juridical considerations. Where this is the District Court in determining judex facti, with the authority to examine the facts and evidence of a case. While the factors of law enforcement of corruption in the imposition of judges' verdicts (Decision Study Number: 01/Pid.Sus.TPK/2017/PN.Mdn) can be determined from 5 factors namely, Legal Factors, Law Enforcement Factors, Facilities and Infrastructure Factors, Community Factors and Cultural Factors. Where from the judge's verdict can analyze law enforcement.Pertimbangan Hakim merupakan salah satu poin terpenting dalam mewujudkan nilai dari suatu putusan hakim yang mengandung keadilan (ex aequo et bono) dan mengandung kepastian hukum, tentu juga bermanfaat bagi para pihak yang bersangkutan. Namun terkadang putusan hakim dalam putusan korupsi dirasa belum menyentuh tujuan hukum. Oleh sebab itu, penulis ingin mengetahui mengenai penegakan hukum dalam pertimbangan hakim dalam menjatuhkan sebuah putusan (Studi Putusan Nomor: 01/Pid.Sus.TPK/2017/PN.Mdn). Penulisan penelitian ini menggunakan metode penelitian yuridis normatif yaitu suatu metode yang digunakan untuk mengkaji/menganalisis data yang berupa bahan-bahan hukum terutama bahan hukum primer dan bahan hukum sekunder yang berkaitan dengan materi yang dibahas. Berdasarkan hasil analisis, dapat disimpulkan bahwa Dasar pertimbangan hakim dalam menjatuhkan sebuah putusan adalah berdasarkan pertimbangan secara yuridis dan pertimbangan secara non yuridis. Dimana hal ini Pengadilan Negeri dalam menentukan judex facti, dengan yang berwenang memeriksa fakta dan fakta dari suatu perkara tersebut. Sedangkan faktor‑faktor penegakan hukum tindak pidana korupsi dalam penjatuhan vonis hakim (Studi Putusan Nomor : 01/Pid.Sus.TPK/2017/PN.Mdn) dapat ditentukan dari 5 faktor yaitu, Faktor Hukum, Faktor Penegak Hukum, Faktor Sarana dan Prasarana, Faktor Masyarakat dan Faktor Kebudayaan. Dimana dari vonis hakim tersebut dapat menganalisis penegakan hukum
Pengaruh Kepuasan Kerja, Semangat Kerja Dan Lingkungan Kerja Terhadap Prestasi Kerjapegawai Pada Kantor DPRD Kabupaten Batanghari Jambi
Prestasi kerja merupakan prioritas utama dalam sistem manajemen sumber daya manusia. Jika organisasi memiliki staff yang memiliki prestasi kerja yang tinggi, maka tujuan dari organisasi akan tercapai dengan cepat. Ada 3 faktor yang mempengaruhi prestasi kerja seorang individu yaitu kepuasan kerja, semangat dan lingkungan kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh kepuasan kerja terhadap prestasi kerja pegawai, pengaruh semangat kerja terhadap prestasi kerja , dan pengaruh lingkungan kerja terhadap prestasi kerja pegawai. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan penyebaran kuisioner sebanyak 93 responden yang bekerja di kantor DPRD Kabupaten Batanghari. Peneliti menggunakan bantuan IBM SPSS statistic versi 22 dalam melakukan uji statistik data. Penelitian ini menyatakan Terdapat Pengaruh secara simultan antara Kepuasan Kerja (X1) Semangat Kerja (X2) dan Lingkungan Kerja (X3) Terhadap Prestasi Kerja (Y) dengan signifikan sebesar 0,000 < (0,05) dan nilai F hitung 11,119 > F table 2,70. Dan terdapat juga pengaruh secara parsial antara Kepuasan Kerja (X1) terhadap Prestasi Kerja (Y) dengan nilai sig 0,025 < (0,05). Pengaruh Semangat Kerja (X2) terhadap Prestasi Kerja (Y) dengan nilai sig 0,124 > ( 0,05). Dan juga lingkungan Kerja (X3) terhadap Prestasi Kerja (Y) dengan nilai sig 0,000 < 0,05.Hasil penelitian ini menunjukan bahwa kepuasan kerja berpengaruh terhadap prestasi kerja, semangat kerja tidak terdapat pengaruh terhadap prestasi kerja pegawai, dan lingkungan kerja terdapat pengaruh terhadap prestasi kerja pegawai pada kantor DPRD Kabupaten Batanghari, Jambi