Official Journals of Universitas Indraprasta PGRI (Persatuan Guru Republik Indonesia)
Not a member yet
1647 research outputs found
Sort by
Implementasi Layanan Bimbingan dan Konseling dalam Mengembangkan Sikap Religius Peserta Didik
Penelitian ini bertujuan menggambarkan secara umum implementasi layanan Bimbingan dan Konseling dalam mengembangkan sikap religius peserta didik. Penelitian ini dilakukan atas dasar kebutuhan pengembangan layanan Bimbingan dan Konseling dalam mendukung kurikulum merdeka yang digunakan masa kini. Sampel dalam penelitian ini adalah 2 orang guru Bimbingan dan Konseling di SMPN 1 Sitiung yang diambil menggunakan purposif random sampling. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus. Pengambilan data penelitian melalui wawancara dan observasi. Analisis data dilakukan melalui tiga tahap yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menggambarkan pemahaman tentang kurikulum merdeka belajar, implementasi layanan bimbingan dan konseling mendukung kurikulum merdeka belajar dan implementasi layanan bimbingan dan konseling dalam mengembangkan sikap religius peserta didik
ANALISIS SWOT PADA UMKM SATE AYAM DAN SATE KAMBING MADURA CAK ABDUL
Penelitian yang dilakukan menggunakan metode kualitatif ini memiliki tujuan untuk mengetahui pengaplikasian analisis SWOT pada sebuah UMKM di bidang makanan, yaitu Sate Ayam dan Sate Kambing Madura Cak Abdul yang berlokasi di depan Stasiun Gongdangdia, Jakarta Pusat. Wawancara langsung dilakukan untuk mendapatkan informasi primer mengenai UMKM yang dimiliki oleh Pak Abdul yang sudah berdiri sejak 2012 silam. Dengan pengalaman berdagang belasan tahun, Pak Abdul banyak menemui rintangan dan halangan dalam menjalankan usahanya. Oleh karena itu, peneliti menganalisis bagaimana pemakaian analisis SWOT dalam strategi dagang yang dilakukan Pak Abdul selama menjalankan UMKMnya. Dengan menggunakan kajian literatur dan hasil wawancara langsung, besar harapan penelitian ini dapat digunakan sebagai referensi lanjutan
Komponen Makna Semantis dalam Istilah Orientasi Seksual dan Identitas Gender Menurut Komunitas LGBTQ+
LGBTQ+ atau LGBTQIA+, merupakan akronim untuk Lesbian, Gay, Biseksual, Transgender, Queer (atau Questioning), Interseks, Aseksual (atau Ally), dan tanda plus sebagai cara untuk menyertakan orang lain yang tidak terdaftar. Salah satu alasan penggunaan akronim yang berbeda adalah karena masing-masing mencerminkan aspek komunitas yang berbeda. Penelitian ini mengombinasikan terapan ilmu semantik dengan konsep istilah orientasi seksual dan identitas gender yang dipahami oleh komunitas LGBTQ+, terkhususnya pada analisis komponen makna semantis. Penelitian ini menggunakan metode kualtiatif deskriptif dan studi kepustakaan dalam memperoleh data. Hasil penelitian mengidentifikasi perbedaan makna leksikal 9 ragam gender yang telah diklaim oleh komunitas LGBTQ+. Perbedaan makna tersebut kemudian melahirkan komponen leksikal yang berbeda pula. Komponen makna sasaran yang dapat mengidentifikasi meliputi: ketertarikan seksual (baik kepada laki-laki maupun perempuan), asal gender semula (baik dari laki-laki maupun perempuan), mencakup orientasi seksual lainnya, memiliki jenis kelamin (baik itu laki-laki maupun perempuan). Sebagai bentuk tindak lanjut, h\asil penelitian ini perlu untuk dikaji lebih luas lagi dalam ranah semantik dan leksikografi sehingga dapat didaftarkan dalam kamus atau media pembendaharaan kosakata lainnya.Kata Kunci: Komponen Makna, Semantik, Orientasi Seksual dan Gende
Peningkatan Kualitas Air Minum Bersumber dari Air Sumur Bor dengan Metode Filtrasi
Drinking water is a very important need for the body. Drinking water can be treated from borehole water sources which are not necessarily free from harmful chemical and microbiological substances such as pH and manganese. The aim of this research is to improve the quality of drinking water from Borehole water. The filter media used is treated natural zeolite type TNZ RC. 42, Activated carbon granular cartridge, and 1 and 3 µm Melt Blown Filter Cartridge. The testing parameter is chemical test (pH and Mn) and microbiology test (total coliform). The increment in pH levels from the research data were obtained sample A of 7,01, sample B of 7,08, sample C of 7,05 and sample D of 7,24, while the decrease in Mn levels from the research data were obtained sample A of 0,387 mg/L, sample B of 0,429 mg/L, sample C of 0,442 mg/L and sample D of 0,501 mg/L. In total coliform sample A, B, C and D of 0 CFU/100 mL, whose value may not exceed the maximum allowed standard of PERMENKES RI No.492/MENKES/PER/IV/2010
Psikologis Remaja Kehilangan Orang Tua dan Mahabbah Rumi
Abstrak: kehilangan orang tua ( kematian) menjadi fakta yang tidak bisa dihindari dalam kehidupan manusia. Peneliatian ini bermaksud untuk melihat dampak psikologis remaja kehilangan orang tua dan konsep mahbbah Rumi. PadaPenelitian ini menggunakan metode studi pustaka, yang melibatkan analisis teoritis dan referensi dari literatur ilmiah yang relevan. Pengumpulan data dilakukan melalui metode dokumentasi, dengan mengacu pada buku, artikel ilmiah, atau jurnal yang berkaitan dengan topik penelitian yang dipilih. Hasil Kehilangan orang tua bisa dikatakan sebagai suatu perisiwa emosional yang dapat menggangu psikologis anak, gangguan tersebut bahkan bisa berkaibat jangka panjang atau dewasa sehinggga berakitat menggangu perkembangan. Secara garis besar dampak psikologis terhadap anak kehilangan orang tua, depresi, kecemasan, trauma, dan motivasi menurun. konsep mahabbah Rumi memberikan pandangan bahwa cinta seharusnya menjadi obat. Mahabbah (cinta) Jalaluddin Rumi sebagai jalan supaya sampai pada kesempurnaan. jalan membersihkan diri sehingga mengantarkan manusia sampai kepada Tuhanny
Hubungan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) dengan Self Esteem Mahasiswa
Penelitian ini dilatarbelakangi permasalahan yang berkaitan dengan self esteem pada mahasiswa dalam masa studinya yang berfokus pada prestasi akademik yaitu hasil dari pembelajaran di perguruan tinggi yang disebut indeks prestasi kumulatif (IPK). Tujuan penelitian ini adalah mengungkapkan hubungan antara indeks prestasi kumulatif dengan self esteem mahasiswa. Jenis penelitian adalah kuantitatif dengan metode korelasi yang menggunakan teknik analisis data yaitu analisis korelasi product moment. Populasi penelitian berjumlah 292 mahasiswa bimbingan dan konseling Universitas Jambi angkatan 2020, 2021 dan 2022 dengan sampel sebanyak 169 mahasiswa yang ditentukan dari teknik penarikan sampel dengan teknik Stratified Random Sampling. Instrumen pengumpulan data yang digunakan adalah angket dengan skala likert. Hasil penelitian menunjukkan tingkat ipk mahasiswa berada pada kategori sangat memuaskan dengan persentase 80% dan self esteem pada kategori tinggi dengan persentase 65%. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan yang positif antara ipk dengan self esteem dengan nilai korelasi 0,306 yang artinya hubungan jelas tetapi kecil.
Literasi Digital Terhadap Kinerja Usaha di Perusahaan Bulan Bintang Maju
Keterampilan literasi digital semakin dianggap penting dalam konteks bisnis modern yang terus berkembang. Literasi digital merujuk pada kemampuan seseorang untuk menggunakan teknologi digital dengan efektif dan efisien. Terdapat beberapa permasalahan yang dapat diidentifikasi, tujuan yang diinginkan, metode untuk mencapainya, dan hasil statistika yang dapat diukur. Permasalahan yang sering terjadi adalah kurangnya pemahaman tentang teknologi digital. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatakan Eksperimen, populasi berasal dari karyawan Perusahaan Bulan Bintang Maju. Dari populasi tersebut diambil dua sampel dimana metode awal sebagai kelas control dan metode akhir sebagai kelas eksperimen. Tujuan dari literasi digital dan kinerja usaha di dalam penelitian ini adalah untuk meningkatkan efisiensi operasional. Metode penelitian yang akan kami pakai adalah metode One Group Pretest and Posttest. Data diperoleh dari sebagian karyawan yang telah diberikan penyuluhan literasi digital lalu melakukan tes sebagian langsung menerima tes tanpa diberikan penyuluhan. Hasil Tes menunjukan bahwa penerapan penyuluhan dapat meningkatkan hasil pemahaman literasi digital karyawan, dimana peningkatan hasil tes tersebut sebesar 9,77%
Empat Pejabat Tinggi Pesisir: Relasi Ingabehi Wangsareja dengan Mataram dan VOC pada Pertengahan Abad ke-17
Pada masa awal pemerintahannya, Susuhunan Amangkurat I melakukan eksperimen kebijakan untuk mengelola Pesisir, salah satunya adalah mengangkat bupati-bupati Pesisir yang terpilih menjadi Empat Pejabat Tinggi Pesisir. Saat itu, Ingabehi Wangsareja yang menjabat Bupati Semarang, terpilih menjadi salah satu Empat Pejabat Tinggi Pesisir. Berbagai rencana kebijakan Mataram telah dibuat, mulai dari penaklukkan Banten hingga perlombaan menggandakan keuntungan perdagangan. Dalam praktiknya, relasi friksi dan harmoni mewarnai hubungan antara Ingabehi Wangsareja dengan Mataram dan VOC, bahkan ketiga pejabat tinggi Pesisir lainnya. Namun, semua rencana itu sebagian besar gagal terlaksana. Ingabehi Wangsareja pun menjadi kambing hitam atas semua kegagalan itu dan kemudian dieksekusi oleh rekannya atas perintah Susuhunan Amangkurat I
PRESIDENSI G20 INDONESIA: MEMBANGUN JEJAK DIPLOMASI EKONOMI YANG BERKESAN DI PANGGUNG INTERNASIONAL
AB STRAK: G20 merupakan sebuah forum tingkat tinggi sebagai respon akibat krisis keuangan pada tahun 1997-1998 yang melanda dunia dan menjadi wadah untuk melakukan kerja sama di bidang ekonomi dan keuangan negara-negara anggota. Sebagai sebuah forum internasional yang diikuti oleh Indonesia sebagai salah satu percepatan diplomasi ekonominya dengan melakukan kerja sama untuk merancang serta memperkuat struktur ekonomi global. Artikel ini bertujuan untuk membahas pelaksanaan Presidensi G20 di Indonesia serta kemampuan Indonesia melakukan diplomasi ekonomi di panggung internasional. Penulisan artikel ini menggunakan metode historis meliputi heuristik, verivikasi, interpretasi, dan historiografi. Hasil dari penulisan artikel ini menunjukkan bahwa Indonesia dapat menunjukkan kepemimpinannya dalam melakukan penyelesaian permasalahan ekonomi dan menunjukkan kesiapan serta komitmen dalam mendukung upaya global untuk pemulihan ekonomi yang berkelanjutan dan inklusif. ABSTRAK : : G20 merupakan forum tingkat tinggi sebagai respon terhadap krisis keuangan 1997-1998 yang melanda dunia dan menjadi wadah untuk melaksanakan kerja sama di bidang ekonomi dan keuangan negara-negara anggota. Sebagai forum internasional yang diikuti Indonesia sebagai wujud diplomasi ekonominya dengan berkolaborasi merancang dan memperkuat struktur ekonomi global. Artikel ini bertujuan untuk membahas pelaksanaan Presidensi G20 di Indonesia dan kemampuan Indonesia dalam melaksanakan diplomasi ekonomi di panggung internasional. Penulisan artikel ini menggunakan metode historis meliputi heuristik, verifikasi, interpretasi, dan historiografi. Hasil penulisan artikel ini menunjukkan bahwa Indonesia dapat menunjukkan kepemimpinan dalam menyelesaikan permasalahan ekonomi dan menunjukkan kesiapan serta komitmen dalam mendukung upaya global untuk pemulihan ekonomi yang berkelanjutan dan inklusif
Pendidikan Moral Anak Usia Dini dalam Keluarga: Studi Literatur
Pendidikan moral merupakan aspek fundamental dalam perkembangan anak usia dini, sebab pada usia tersebut menjadi tahap krusial anak dalam membentuk landasan moralnya. Pemberian pendidikan moral pada anak juga bermaksud untuk memberikan pengajaran baik dan menghindarkan anak dari hal-hal yang kurang baik. Untuk memberikan pendidikan moral yang optimal, maka diperlukan bantuan orang tua selaku lingkungan belajar pertama dan utama bagi anak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara teoritik pentingnya orang tua dalam memberikan pendidikan moral pada anak dalam keluarga. Metode penelitian menggunakan literature review dengan proses membaca, mengidentifikasi, menganalisis, dan menarik kesimpulan melalui literatur-literatur berbatas jurnal yang sesuai. Hasil dari studi literatur yang ditemukan adalah perilaku moral anak tercermin melalui pengasuhan yang diberikan orang tua. Adapun hasil pendidikan moral yang diberikan orang tua dapat membantu anak untuk menghadapi tantangan zaman dan memiliki fondasi dalam berperilaku. Bentuk-bentuk model pendidikan yang dapat dilakukan orang tua untuk mengembangkan moral anak yaitu pembiasaan, pemberian contoh, memberi nasehat, memberi hukuman, bercerita, bermain, mengingatkan, mengawasi, memberikan afeksi, dan menciptakan keamanan