Official Journals of Universitas Indraprasta PGRI (Persatuan Guru Republik Indonesia)
Not a member yet
    1647 research outputs found

    PANCASILA DAN GENERASI Z DALAM MENGUATKAN IDENTITAS KEBANGSAAN DI ERA DIGITAL

    No full text
    Perubahan zaman merupakan perubahan yang sangat cepat terlebih untuk zaman modern di era globalisasi sehingga perlu adanya benteng yang dapat melindungi karakter generasi terhadap pengaruh negatif. Pada masyarakat Indonesia diperlukan nilai-nilai Pancasila sebagai pedoman etika dan bermoral dalam pengembangan karakter Generasi Z. Generasi Z merupakan generasi yang tumbuh di era digital dipengaruhi berbagai tantangan yang mempengaruhi karakteristik perkembangan mereka. Literasi digital dan pendidikan pancasila yang kreatif perlu ditingkatkan agar generasi Z bijak berteknologi, menjaga persatuan, serta tetap menguatkan identitas bangsa di era globalisasi. Penelitian ini hendak menggali dan menganalisis tantangan serta peluang yang muncul akibat perkembangan teknologi dan globalisasi. Kata kunci: Pancasila, Generasi Z, Era Digital, Globalisasi, dan Penguatan Identitas

    Sosialisasi Teknik Pengelolaan Limbah Sampah Menjadi Produk Berdaya Guna di SMA Trampil 2 Jakarta Timur

    No full text
    Penuhnya kapasitas TPA (tempat Pembuangan Akhir) menjadi masalah bahwa pengelolaan sampah di Indonesia berada dalam titik kritis. Keadaan ini sangat potensial memicu timbulnya masalah lingkungan sehingga diperlukan pengelolaan sampah menjadi berdaya guna sebagai solusi untuk mengurangi timbunan sampah yang semakin tidak terkendali. Pengelolaan sampah dengan menggunakan konsep 3R (Reduce, Reuse, dan Recycle) adalah salah satu cara yang efektif. Kegiatan yang dilakukan yaitu memberikan sosialisasi kepada siswa SMA Terampil Jakarta Timur untuk mengelola limbah sampah menjadi produk berdaya guna dan juga memberikan ide untuk mengubah limbah menjadi produk berdaya guna. Kegiatan  diikuti sejumlah 112 siswa. Sosialisasi kegiatan dengan menggunakan metode ceramah, demonstrasi dan tanya jawab. Pelaksanaan kegiatan dapat diuraikan menjadi 3 tahapan kegiatan yaitu persiapan, pelaksanaan dan evaluasi. Hasil yang diperoleh dari kegiatan sosialisasi pengelolaan sampah adalah meningkatnya pengetahuan siswa-siswa tentang sampah, siswa menyadari dan mulai membiasakan diri menerapkan konsep 3R serta dapat menginspirasi siswa untuk menjadikan limbah sampah sebagai produk yang memiliki daya guna serta mampu menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat.

    Peningkatan Motivasi Siswa kelas 12 SMAN 1 Tambelang untuk Melanjutkan Jenjang Pendidikan

    No full text
    Minat belajar siswa di Tambelang pada umumnya masih kurang, hal itu dikarenakan berbagai faktor, diantaranya faktor ekonomi dan lingkungan. Selain itu dari yang kami amati di Tambelang merupakan salah satu kecamatan yang berada di kabupaten Bekasi, dimana banyak sekali industri atau pabrik yang merupakan salah satu target atau harapan para siswa dapat bekerja di salah satu kawasan atau pabrik untuk menjadi karyawan di sana, oleh sebab itu kami membuat pengabdian kepada masyarakat guna meningkatkan motivasi untuk jenjang pendidikan yang lebih tinggi atau membangun minat kuliah kepada siswa-siswa kelas 12 di SMAN 1 Tambelang.  Adapun metode yang kami terapkan adalah ceramah dan diskusi dan untuk mengukur hasil, kami wawancara langsung para peserta, dari hasil wawancara ternyata masih banyak siswa yang masih ragu untuk melanjutkan kuliah dan lebih memilih untuk bekerja dikawasan karena faktor ekonomi, namun jumlah siswa yang ingin melanjutkan bertambah dibandingkan sebelum kegiatan motivasi

    Pelatihan Modul Ajar Kurikulum Merdeka SMAN 3 Sidoarjo: Studi Pendahuluan Kebutuhan

    No full text
    Salah satu kebijakan yang menjadi perubahan dari Kurikulum 13 ke dalam Kurikulum Merdeka diantara lain adalah perangkat pembelajaran berupa RPP yang berubah menjadi Modul Ajar. Pengembangan potensi dan pelatihan perlu dilakukan terlebih lagi banyak pendidik yang mengalami kesulitan dalam mengembangkan perangkat pembelajaran yaitu modul ajar terutama dalam pembelajaran berdiferensiasi. Studi pendahuluan dilakukan untuk menganalisis kebutuhan terkait kesulitan mitra. Adapun alat ukur atau indikator yang digunakan untuk mengukur kebutuhan mitra dengan menggunakan angket. Berdasarkan data angket kepada mitra 91,43% responden mampu menjelaskan pengetahuan mengenai modul ajar. Pemahaman guru mengenai modul ajar didukung hasil survey bahwa semua guru mampu membedakan perangkat pembelajaran yang digunakan di kurikulum 2013 dan kurikulum merdeka.Tingginya presentase pemahaman modul ajar didukung dengan 91,43% responden sudah mencoba membuat modul ajar berdiferensiasi. Namun ditemukan 77,14% responden mengalami kendala ketika menyusun modul ajar berdiferensiasi. Berdasarkan analisis dan pembahasan di atas pembuatan modul ajar sebagai perangkat pembelajaran di SMAN 3 Sidoarjo belum optimal. Sosialisasi dan Pelatihan terkait modul ajar sebagai perangkat pembelajaran di era kurikulum merdeka perlu dilaksanakan sebagai solusi belum optimalnya pembuatan modul ajar sebagai perangkat pembelajaran terkhusus menekankan aspek pembelajaran berdiferensiasi. One of the policies to change Curriculum 13 to the Independent Curriculum is that the RPP learning tools become Teaching Modules. Potential development and training need to be carried out because many educators have difficulty developing teaching module learning tools, especially differentiated learning. A preliminary study was carried out to analyze the partners' difficulties needs. The measuring tools or indicators used to measure partner needs use questionnaires. Based on questionnaire data, 91.43% of respondents were able to explain their knowledge regarding teaching modules. Teachers' understanding of teaching modules is supported by survey results. All teachers are able to differentiate learning tools from the 2013 curriculum and the independent curriculum. The high percentage of understanding of teaching modules is supported by 91.43% of respondents who have tried to create differentiated teaching modules. However, 77.14% of respondents experienced problems preparing differentiated teaching modules. Based on the analysis and discussion, the creation of teaching modules for learning tools at SMAN 3 Sidoarjo is not optimal. Socialization and training of teaching modules for learning devices in the era of the independent curriculum need to be implemented as a solution to the lack of optimal creation of teaching modules for learning devices specifically emphasizing differentiated learning aspects

    Eksplorasi Etnomatematika Pada Makanan Tradisional Nasi Tumpeng

    No full text
    Etnomatematika merupakan suatu pembelajaran mengenai budaya yang berkaitan dengan matematika. Salah satu keragaman budaya yang tak lekang oleh waktu adalah makanan tradisional nasi tumpeng. Tujuan dari penelitian ini untuk mengekplorasi etnomatematika dan konsepsi matematika nasi tumpeng di Kampung Cikondang. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan tahapan observasi, wawancara, dan dokumentasi sebagai teknik pengumpulan data. Analisis dan pengolahan data pada penelitian ini yaitu dengan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan konsep geometri dan perbandingan matematika dalam proses pembuatan nasi tumpeng

    Pembinaan Pembuatan Pembukuan dan Administrasi pada Organisasi Majlis Taklim Al-Hidayah RW. 04 Kel. Abadijaya

    No full text
    Majlis Taklim Al Hidayah merupakan sebuah organisasi yang bergerak dibidang keagamaan yang berada di wilayah RW 04 Kel. Abadijaya. Permasalahan yang ditemukan dalam organisasi ini adalah banyaknya permasalahan manajemen yang belum tertata dengan baik, diantaranya yaitu belum adanya strukturisasi organisasi yang jelas dan tertulis, tidak adanya program kerja yang tertulis, tidak adanya pembukuan kegiatan Majlis Taklim Al-Hidayah serta tidak adanya administrasi pembukuan dalam hal keuangan. Oleh karenanya tim dosen melakukan pembinaan kepada pengurus Majlis Taklim Al Hidayah dengan tujuan untuk membuat pembukuan dan administrasi dalam organisasi tersebut agar lebih terstruktur, terorganisasi dengan baik dan disiplin dalam pembukuan. Metode yang dilakukan dalam kegiatan ini mencakup observasi, focus group discussion (FGD), dan pembinaan. Peserta kegiatan pembinaan adalah pengurus organisasi Majlis Taklim Al Hidayah. Hasil dari kegiatan ini yaitu adanya respon positif dan pemahaman yang lebih baik dari peserta kegiatan dalam menyusun pembukuan sederhana dan pengelolaan administrasi yang lebih baik

    Sosialisasi Kegiatan Mendongeng untuk Membentuk Keterampilan Seni Bicara di Yayasan Tahfidzul Qur’an Ar-Rahmani

    No full text
    Tujuan kegiatan ini adalah untuk membentuk keterampilan seni bicara, yaitu dengan melatih seseorang untuk berbicara sesuai dengan urutan peristiwa, waktu, tokoh, dan latar dalam cerita. Selain itu, agar peserta dapat berlatih menyusun kata menjadi frasa, klausa, dan kalimat efektif sehingga mereka memiliki kemampuan berbicara yang baik didukung dengan ekspresi yang sesuai. Kegiatan ini menggunakan metode ceramah. Mitra dalam kegiatan ini adalah anak-anak Yayasan Tahfidzul Qur’an Ar-Rahmani. Hasil kegiatan ini, setelah mengikuti kegiatan ini, anak-anak dapat mempraktikkan mendongeng dengan baik, sistematis, percaya diri, dan menikmati sehingga apa yang disampaikan menjadi menarik. Dengan demikian, keterampilan seni bicara para peserta dapat terbentuk dengan baik

    Self-Compassion di Era Digital: Eksplorasi Gender, Media Sosial, dan Akses Internet

    Get PDF
    Self-compassion di era digital menjadi penting untuk dipelajari karena dapat membantu individu menghadapi permasalahan dan perubahan dalam diri. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan eksplorasi mengenai tingkat self-compassion pada individu dalam era digital, dengan fokus pada dimensi gender, penggunaan media sosial, dan akses internet. Era digital telah memberikan dampak besar dalam cara individu berinteraksi dengan teknologi, khususnya media sosial dan internet, yang telah menjadi bagian integral dari kehidupan sehari-hari. Metode penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian deskriptif kuantitatif, dengan sampel sebanyak 240 siswa yang diambil secara acak melalui metode random sampling menggunakan bantuan Google Form. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah skala self-compassion, yang digunakan untuk mengukur sejauh mana partisipan dapat menunjukkan sikap belas kasih, pengertian, dan dukungan terhadap diri sendiri saat menghadapi kesulitan atau kegagalan. Teknik analisis data yang digunakan adalah deskriptif untuk menyajikan gambaran tingkat self-compassion pada sampel penelitian. dan rasch racking untuk memperdalam pemahaman tentang sebaran data gender, media sosial, dan akses internet. Hasil penelitian ini menemukan tingkat selfcompassion siswa berada pada kategori sedang dengan nilai persentase sebesar 46,3%. Temuan lainnya menunjukkan bahwa siswa yang tinggi self-compassion cenderung menghabiskan waktu di internet dalam kisaran 6 hingga 10 jam mungkin memberikan kesempatan bagi siswa untuk terlibat dalam interaksi sosial yang lebih mendalam atau memperoleh dukungan emosional dari lingkungan online mereka

    Pengembangan Media Flashcard Berbasis Karakter Benda untuk Meningkatkan Kemampuan Membaca Siswa Kelas 1 Sekolah Dasar

    Get PDF
    Penelitian ini menggunakan metode RnD dengan tahapan ADDIE. Tujuan dari penelitian ini yaitu menciptakan barang baru atau menyempurnakan barang yang sudah ada sebelumnya. Penelitian ini dilakukan dengan tahapan analisis kebutuhan, desain flashcard berbasis karakter benda, pengembangan konten dan interaktivitas, implementasi dalam konteks pembelajaran, serta evaluasi terhadap efektivitasnya dalam meningkatkan kemampuan membaca siswa. Evaluasi dilakukan dengan mengukur tingkat keterlibatan siswa, pemahaman kata, dan motivasi belajar siswa. Sasaran utama dalam penelitian ini yaitu siswa kelas 1 Sekolah Dasar. Flashcard merupakan kartu bergambar yang memiliki desain dengan gambar, atau foto yang dapat dijadikan sebagai media pembelajaran bagi siswa. Ciri khas dari media flashcard ini yaitu sangat praktis dan mudah digunakan baik saat proses belajar mengajar maupun di luar pembelajaran. Penelitian ini menggunakan beberapa tahapan untuk mendapatkan data yaitu adanya sampling pre-test, post-test, validasi media, uji coba kecil hingga uji coba besar. Sehingga dalam penelitian ini mendapatkan data secara spesifik pada saat pre-test diperoleh hasil persentase sebesar 34,76%, setelah dilakukan uji coba kecil dan besar, persentasenya meningkat menjadi 70,76% pada tahap post-test, dan tahap validasi yang dilakukan ole para ahli mendapatkan hasil persentase sebanyak 98,22%, sehingga menunjukkan bahwa media ini sangat layak untuk digunakan dan diimplikasikan kepada siswa.Kata Kunci: Membaca, Flashcard, Siswa

    Menyoal Penelitian Analisis Wacana Kritis di Indonesia: Meninjau Aspek Jenis Penelitian, Subjek Penelitian, dan Model Analisis

    Get PDF
    Penelitian ini berusaha untuk menyelidiki tren yang berkembang dalam penelitian Analisis Wacana Kritis (CDA) dari tahun 2017 hingga 2024. Analisis Wacana Kritis merupakan kerangka metodologis yang secara kritis terlibat dengan isu-isu disparitas kekuasaan, manifestasi ideologi, dan penyalahgunaan kekuasaan. Penelitian ini didasarkan pada Tinjauan Literatur, yakni dimulai dengan agregasi data melalui portal SINTA, mendokumentasikan rincian metodologis dalam artikel, dan mengategorikannya menurut tiga instrumen yang berbeda: 1. Jenis Penelitian, 2. Subjek penelitian, dan 3. Model Analisis. Menganalisis korpus berupa 98 artikel yang bersumber dari portal SINTA 1 dan 2 dengan mempertimbangkan dampak penelitian yang lebih dari satu (>1) poin, hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa 1. Penelitian kualitatif mendominasi, meliputi 92 artikel, 2. Subjek penelitian terutama terdiri dari teks berita online (teks digital), total 14 artikel dari 2017 hingga 2024, dan 3. Model analitis yang sebagian besar digunakan adalah model Norman Fairclough, digunakan dalam 52 artikel.Kata Kunci: Jurnal Review; Analisis Wacana Kritis; SINTA

    625

    full texts

    1,647

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Official Journals of Universitas Indraprasta PGRI (Persatuan Guru Republik Indonesia)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇