Official Journals of Universitas Indraprasta PGRI (Persatuan Guru Republik Indonesia)
Not a member yet
1647 research outputs found
Sort by
Pemanfaatan Limbah Kayu Pada Inovasi Furniture Stool
Pemanfaatan limbah kayu pada inovasi furniture dengan menerapkan desain yang berkelanjutan dilakukan dengan uji eksplorasi bahan. Uji coba eksplorasi yang dilakukan yakni dengan mencampurkan bahan resin bening dengan potongan-potongan kecil limbah kayu untuk menghasilkan bagian dudukan untuk furniture stool. Metode yang dilakukan adalah dengan menggunakan metode studi literatur dengan teknik pengumpulan data pustaka, membaca dan mencatat, serta mengolah bahan penelitian. Metode kedua menggunakan metode eksperimen yang dilakukan dengan tujuan sebagai prototipe awal yang berguna sebagai bahan acuan atau contoh untuk dikembangkan kembali pada eksperimen-eksperimen selanjutnya. Hasil dari eksperimen ini adalah material resin putih dengan ranting pohon kecil yang sudah menyatu dan mengeras. Eksperimen kedua dilakukan dengan tujuan membuat material jadi yang akan digunakan sebagai bagian dari furniture yang dirancang. Hasil dari eksperimen kedua ialah bentuk material resin putih skala 1:1 yang sudah mengeras dan mengikat potongan-potongan kayu kecil yang kemudian dirapikan dan diberikan finishing glossy. Melalui perancangan dan pengerjaan furniture yang telah dilakukan dan berdasarkan hasil yang diperoleh dari pembahasan di atas, telah dihasilkan inovasi furniture stool dengan skala 1:1 dengan memanfaatkan limbah kayu sebagai bahan dari bagian pembentuk furniture
PEMANFAATAN DAUN KRATOM (Mitragyna speciosa) SEBAGAI TEH HERBAL MENGURANGI RASA NYERI DI DESA SERINDANG, SAMBAS
Kratom (Mitragyna speciosa) adalah tanaman obat tradisional yang banyak tumbuh di Kalimantan Barat dan dikenal masyarakat sebagai daun purik. Namun, pemanfaatannya masih kurang akibat kurangnya informasi dan stigma negatif menyebabkan halusinasi dan ketergantungan. Sementara itu, masyarakat masih banyak bergantung pada obat nyeri sintetis yang bisa menimbulkan efek samping. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan edukasi dan pendampingan kepada masyarakat, khususnya di Desa Serindang, kecamatan Tebas Kabupaten Sambas Kalimantan Barat, agar dapat mengolah dan menggunakan kratom dengan bijak sebagai alternatif herbal teh obat nyeri yang lebih aman. Metode yang dilakukan dengan penyuluhan kepada 38 responden selanjutnya menggunakan instrumen kuisioner untuk pre-test dan post-tes dengan diberikan kuisioner sebanyak 10 pertanyaan. Hasil yang didapatkan dilakukan uji paired sample t-test ialah sig (2-tailed) sebesar 0,000 dimana angka 0,000 <0,005 artinya terdapat perbedaan yang signifikan antara sebelum dilakukan penyuluhan dan setelah diberikan penyuluhan dengan kenaikan tingkat pengetahuan kategori baik sebanyak 21,05% Sehingga pada penyuluhan ini terdapat peningkatan pengetahuan dan manfaat. Kratom (Mitragyna speciosa) is a traditional medicinal plant that grows abundantly in West Kalimantan and is known to the public as purik leaves. However, its use is still minimal due to lack of information and negative stigma causing hallucinations and dependency. Meanwhile, the community still relies on synthetic painkillers that can cause side effects. This activity aims to provide education and assistance to the community, especially in Serindang Village, Tebas District, Sambas Regency, West Kalimantan, so that they can process and use kratom wisely as an alternative herbal tea for painkillers that is safer. The method used was counseling to 38 respondents, then using a questionnaire instrument for the pre-test and post-test by giving a questionnaire consisting of 10 questions.. The results obtained with the paired sample t-test are sig (2-tailed) of 0.000 where the number 0.000 <0.005 means that the data is normally distributed and there is a significant difference between before and after counseling with an increase in the level of knowledge in the good category of 21.05%. So that in this counseling there is an increase in knowledge and benefits
Efektivitas Pelatihan Digital Marketing terhadap Peningkatan Pengetahuan dan Adopsi Teknologi pada UMKM Desa Cigugur
Transformasi digital telah membuka peluang besar bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk meningkatkan daya saing melalui pemanfaatan teknologi pemasaran digital. Namun, rendahnya literasi digital menjadi hambatan utama bagi UMKM di wilayah pedesaan, termasuk di Desa Cigugur, Kabupaten Kuningan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas pelatihan digital marketing terhadap peningkatan pengetahuan, sikap, dan adopsi teknologi pemasaran digital bagi pelaku UMKM. Metode pelaksanaan meliputi penyampaian materi teoritis, praktik langsung pembuatan akun bisnis digital, pendampingan teknis, serta evaluasi berbasis pre-test dan post-test menggunakan kuesioner terstruktur. Hasil analisis menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada skor pengetahuan peserta dari rata-rata 3,73 (pre-test) menjadi 5,53 (post-test), serta peningkatan sikap dan efikasi diri dari 3,13 menjadi 3,73. Tingkat adopsi teknologi digital mencapai 100% untuk WhatsApp Business dan Google Business Profile, sementara frekuensi pemasaran digital meningkat dari 3,2 kali/minggu menjadi 3,67 kali/minggu. Rata-rata kepuasan peserta terhadap pelatihan memperoleh skor 4,0 dari 5, yang menunjukkan bahwa desain pelatihan kontekstual dan berbasis praktik dinilai relevan serta bermanfaat. Pelatihan digital marketing efektif dalam meningkatkan literasi digital sekaligus mendorong transformasi pemasaran berbasis teknologi di kalangan pelaku UMKM
Family Economic Status and Parental Involvement: Educating Parents using School-Family Partnerships for Student Success in School Context
This article explores the relationship between family economic status and parental involvement in supporting student success through effective school-family partnerships. Using a qualitative literature review approach, the authors analyzed 29 selected studies 20 qualitative and 9 quantitative published within the past decade. The review reveals that family economic status significantly influences the level and quality of parental involvement in children’s education. Parents from low-income families often face barriers such as limited time, knowledge, and resources, while those from higher economic backgrounds may display selective involvement due to reliance on external support systems. The study highlights that both extremes of economic status can result in reduced collaboration between parents and schools, ultimately affecting student outcomes. The paper emphasizes the importance of teachers’ and counselors’ roles in fostering inclusive, culturally responsive partnerships that bridge economic disparities. By integrating insights from family-systems and school-based counseling perspectives, the study advocates for collaborative models that empower parents regardless of their socioeconomic conditions. The authors conclude that sustainable school-family partnerships can enhance students’ academic achievement, emotional well-being, and long-term development through equitable access to support and engagemen
DINAMIKA PROPAGANDA PKI 1914-1948: CIKAL BAKAL GERAKAN KOMUNIS DI INDONESIA
Penelitian ini mengkaji dinamika propaganda Partai Komunis Indonesia (PKI) dari tahun 1914 hingga 1948, yang diawali dengan berdirinya Indische Sociaal-Democratische Vereeniging (ISDV) oleh Sneevliet di Semarang. Transformasi ISDV menjadi PKI pada tahun 1920 menandai babak baru dalam perjuangan ideologi komunisme di Indonesia. PKI menggunakan berbagai strategi propaganda, termasuk menyusup ke organisasi-organisasi nasional, memanfaatkan media cetak, memobilisasi pekerja dan petani, serta mengorganisasi pemogokan dan demonstrasi, untuk memperluas pengaruhnya. Peran media cetak, seperti Het Vrije Woord dan Sinar Hindia, sangat penting dalam menyebarluaskan ideologi Marxisme-Leninisme. Selain itu, PKI memanfaatkan ketidakpuasan rakyat terhadap kebijakan kolonial untuk membangun basis massa yang kuat. Gerakan PKI berikutnya adalah pemberontakan 1926-1927, yang menunjukkan kemampuan partai untuk memobilisasi massa melawan sistem kolonial. Setelah kemerdekaan Indonesia, PKI aktif di wilayah Madiun pada tahun 1948. Penelitian ini memberikan wawasan tentang bagaimana strategi propaganda PKI beradaptasi dengan kondisi setempat dan berkontribusi terhadap perkembangan gerakan politik di Indonesia
Pelatihan Pemrograman Web JavaScript pada Komunitas Belajar Bareng
Kemajuan teknologi informasi yang bersinergi dengan perkembangan internet telah mendorong integrasi sistem berbasis web di berbagai sektor. Seiring dengan itu, adopsi kecerdasan artifisial turut mempercepat transformasi digital, menandai pergeseran kebutuhan terhadap keterampilan teknologi di masyarakat. Dalam konteks ini, pelatihan pemrograman web, khususnya penggunaan JavaScript, menjadi strategis dalam meningkatkan literasi digital. Bahasa pemrograman JavaScript dikenal memiliki kapabilitas tinggi dalam menciptakan interaktivitas serta fungsionalitas pada antarmuka web, dan tercatat sebagai teknologi web paling populer menurut survei Developer Stack Overflow 2020. Melalui pelatihan yang diselenggarakan bersama anggota Komunitas Belajar Bareng (KBB), peserta mendapatkan pembelajaran komprehensif mengenai dasar-dasar HTML dan JavaScript yang dikemas dalam format teoritis dan praktik langsung. Kegiatan pelatihan ini dirancang selama dua hari dengan pendekatan kurikulum terstruktur dan penyediaan materi ajar yang mendalam. Evaluasi pascapelatihan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman konseptual dan kemampuan teknis peserta, serta peningkatan kepercayaan diri dalam mengembangkan aplikasi berbasis web. Temuan ini mengindikasikan bahwa pelatihan semacam ini efektif dalam mendukung penguatan kapasitas digital komunitas dan relevan sebagai respon terhadap dinamika kebutuhan teknologi masa kini
Standar Tingkah Laku Pada Penyiaran Dan Standar Program Siaran (P3SPS) (Studi Kasus: Menganalisa Pelanggaran Yang Terjadi Dalam Program Dahsyat RCTI)
Televisi adalah alat atau media komunikasi satu arah yang dimana isi siarannya memuat tayangan informasi, entertainment, dan sebagai sosial kontrol bagi masyarakat, dengan adanya gelombang elektro yang dimiliki publik dan dikelola oleh pemerintah lalu dipinjamkan kepada media agar memberikan edukasi kepada publik. Ada banyak sekali Lembaga – Lembaga penyiaran di Indonesia contohnya seperti Lembaga Penyiaran Swasta diantaranya ada ANTV, Metro TV, SCTV, RCTI, dan sebagainya. Program siaran televisi yang standar kretivitasnya tinggi hingga bertentangan dengan standar norma yang berlaku sehingga melanggar peraturan Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standar Program Siaran (P3SPS) yang dikemukakan oleh Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) untuk memberikan batasan pada program siaran agar tidak melanggar norma yang ada. Pada program siaran dahsyat di RCTI ada beberapa pelanggaran yang membuat pihak RCTI harus menerima pelanggaran dari KPI. Seperti yang dijelaskan diatas pada penelitian ini penulis menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus dan pengumpulan data penelitian Pustaka
PENDAMPINGAN MEMBANGUN LITERASI SEJARAH MELALUI HISTORY CLUB DI SMA CENDRAWASIH
Implementasi dari literasi sejarah menjadi jalan tengah dalam pembelajaran sejarah, pembelajaran sejarah menjadi menarik untuk peserta didik karena dalam pembahasannya tidak hanya menggunakan cara-cara lama seperti membaca artikel dan membaca buku, literasi sejarah menggunakan metode yang baru dalam menyebarluasan peristiwa sejarah baik menonton film, mendengarkan podcase ataupun membaca infografis. Hal ini terjadi karena adanya adanya gagasan untuk membuat wadah disekolah yang bernama Historical Club. Histori club dianggap mampu memberikan pemahaman lebih dari peserta didik karena wadah ini hadir diluar pembelajaran kelas, artinya ketika pendidik terbatas dalam penggunaan sumber dikelas karena waktu belajar 2x45 menit maka diluar kelas guru mampu memberikan pelajaran lebih dengan metode yang dirasa ampuh karena tidak terbatas dalam waktu dan ruangan. Adanya History Club tersebut dapat dikatakan penambahan materi tetapi dibalut dengan bermain, karena didalam History Club peserta didik bisa memilih dengan cara seperti apa bisa mendapatkan informasi sejarah. History Club menawarkan metode seperti menonton Film, Studi Museum dan menghadirkan sejarawan langsung kedalam proses pembelajaran dalam History Club. Padangan peserta didik mengenai sejarah sebelum adanya History Club sangat tidak menyukai sejarah karena guru tidak dapat memberikan suatu gambaran sejarah yang menarik guru hanya menjelaskan melalui PPT. Implementasi sumber sejarah dalam pelajaran sejarah mampu menjadi hal yang sangat menarik karena dengan menghadirkan sumber sejarah yang relevan mampu membangun Historical Thingking dan Historical Literacy peserta didik
Olahan Getas Bandeng di Desa Samparwadi Kecamatan Tirtayasa Kabupaten Serang Provinsi Banten
Getas bandeng merupakan salah satu panganan yang berbahan dasar ikan yang pembuatannya tidak banyak digeluti oleh masyarakat Samparwadi. Getas bandeng yang umumnya berbahan baku ikan bandeng memiliki harga jual yang cukup terjangkau dibandingkan dengan harga ikan jenis lainnya. Tidak hanya itu masyarakat yang sudah menjadi produsen juga sudah berinisiatif untuk memakai ikan bandeng sebagai bahan baku pengelolaan getas, karena di wilayah serang ikan bandeng cukup banyak ditemui. Dengan adanya pengolahan ikan bandeng sebagai bahan baku getas, dapat meminimalisir biaya bahan baku yang tentunya akan mempengaruhi harga jual getas nantinya serta dapat menciptakan cara baru dalam mengkonsumsi ikan bandeng yang umumnya hanya dikonsumsi sebagai lauk dalam makanan pokok. Tujuan produsen memproduksi makanan ini adalah untuk memaksimalkan produksi makanan olahan berbahan dasar ikan bandeng yang dapat dijadikan sebagai alternatif usaha dalam meningkatkan ekonomi keluarga. Getas bandeng ini memiliki harga yang relative murah dibandingkan dengan makanan getas lainnya. Produsen juga mampu mengemas produk dengan desain menarik dan higienis, dan menerapkan manajemen usaha yang baik
Realitas Sosial pada Naskah Drama Antologi Pemenang Sayembara Teater Rawayan Award 2022 Dewan Kesenian Jakarta
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan realitas sosial pada naskah drama Antologi Pemenang Sayembara Naskah Teater Rawayan Award 2022 Dewan Kesenian Jakarta. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan sosiologi sastra. Data dalam penelitian ini adalah dialog dan narasi, sedangkan sumber data berasal dari sembilan naskah drama antologi. Hasil dari penelitian ini adalah terdapat realitas sosial objektif dan realitas sosial subjektif ekonomi pada kesembilan Naskah Drama Antologi Pemenang Sayembara Naskah Teater Rawayan Award 2022 Dewan Kesenian Jakarta terdapat realitas sosial objektif dan realitas sosial subjektif. Secara rinci, hasil penelitian ini antara lain yaitu ditemukan realitas sosial objektif pada tiga naskah drama yang mengandung aspek kebudayaan, empat naskah yang mengandung aspek ekonomi, dan satu naskah yang mengandung aspek penindasan. Kemudian pada klasifikasi realitas sosial subjektif empat naskah yang mengandung aspek ekonomi, tiga naskah yang mengandung aspek pendidikan, dan lima naskah yang mengandung aspek penindasan.Kata Kunci: Realitas Sosial, Naskah Drama, Sosiologi Sastr