E-Journal Unismuh Palu - Universitas Muhammadiyah Palu
Not a member yet
    4676 research outputs found

    Analisis Kualitas Butir Soal Pemahaman Siswa Kelas 1 SD Materi Penjumlahan dan Pengurangan Menggunakan Tes Buatan Guru Berbasis Program Anates: Analysis of the Quality of Question Items for Grade 1 Elementary School Students' Understanding of Addition and Subtraction Material Using Teacher-Made Tests Based on the Anates Program

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas butir soal yang disusun oleh guru untuk mengukur pemahaman siswa kelas 1 SD pada materi penjumlahan dan pengurangan. Analisis dilakukan menggunakan program Anates yang membantu mengevaluasi validitas, reliabilitas, tingkat kesukaran, daya pembeda, dan efektivitas pengecoh dari setiap butir soal. Subjek penelitian adalah siswa kelas 1 SD di salah satu sekolah dasar di wilayah Bekasi tepatnya di SDN Sumurbatu 1 berjumlah 30 siswa. Data diperoleh melalui hasil tes yang terdiri dari sejumlah 5 butir soal uraian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar butir soal memiliki tingkat kesukaran dari mudah hingga sedang, daya pembeda yang baik, dan pengecoh yang efektif. Selain itu, validitas dan reliabilitas tes secara keseluruhan berada pada kategori baik, menunjukkan bahwa instrumen tes ini dapat diandalkan untuk mengukur pemahaman siswa. Rekomendasi, beberapa soal memerlukan revisi untuk meningkatkan kualitasnya yaitu dengan meningkatkan kesukaran dalam setiap butir soal. Soal yang tidak mengalami revisi sudah dapat digunakan sebagai alat evaluasi untuk mengukur pemahaman siswa. Temuan ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi guru dalam menyusun dan mengevaluasi soal untuk meningkatkan kualitas pembelajaran serta pemahaman siswa pada materi dasar matematika.&nbsp

    Analisis Peningkatan Mutu Pelayanan Kesehatan Di Poli Jantung Instalasi Rawat Jalan RSUD Otanaha Dengan Metode Quality Function Deployment (QFD) : Analysis of Improving the Quality of Health Services in the Heart Polyclinic, Outpatient Installation of Otanaha Regional Hospital Using the Quality Function Deployment (QFD) Method

    No full text
    Mutu pelayanan kesehatan merupakan salah satu faktor krusial dalam menentukan keberhasilan pelayanan di rumah sakit. Poli Jantung RSUD Otanaha sebagai salah satu penyedia layanan kesehatan jantung harus dapat memberikan pelayanan yang sesuai dengan harapan dan kebutuhan pasien agar tercapai kepuasan pasien. Berdasarkan survei dan wawancara awal, beberapa pasien mengungkapkan ketidakpuasan terhadap pelayanan yang diterima, terutama terkait dengan waktu tunggu pelayanan, keramahan staf medis, dan ketersediaan fasilitas yang dianggap kurang memadai. Untuk mengatasi masalah ini, digunakan pendekatan QFD yang berfokus pada "suara pelanggan" untuk menerjemahkan kebutuhan dan harapan pasien ke dalam atribut mutu yang dapat ditingkatkan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peningkatan mutu pelayanan kesehatan di Poli Jantung Instalasi Rawat Jalan RSUD Otanaha menggunakan metode Quality Function Deployment (QFD). Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif, di mana data dikumpulkan melalui kuesioner dan wawancara kepada pasien yang menerima pelayanan di Poli Jantung RSUD Otanaha. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat beberapa atribut yang perlu menjadi prioritas peningkatan, seperti pelayanan yang cepat dan tepat serta fasilitas pendukung yang memadai. Penerapan QFD diharapkan dapat membantu RSUD Otanaha dalam meningkatkan mutu pelayanan, sehingga mampu memberikan pelayanan yang lebih responsif dan sesuai dengan kebutuhan pasien, yang pada akhirnya dapat meningkatkan kepuasan pasien secara signifikan

    Hubungan Durasi Penggunaan Alat Elektronik (Gadget), Aktivitas Fisik dan Pola Makan dengan Status Gizi Pada Remaja Di SMP Negeri 1 Kota Gorontalo: Relationship Between Duration Of Electronic Device (Gadget) Use, Physical Activity And Diet Patterns With Nutrition Status Of Adolescents In SMP Negeri 1 Kota Gorontalo

    No full text
     Status gizi adalah kondisi yang dipengaruhi oleh kebutuhan fisik terhadap energi dan zat gizi yang diperoleh melalui asupan makanan, dengan dampak fisik yang dapat diukur. Rumusan masalah penelitian adalah durasi penggunaan gadget, aktivitas fisik, dan pola makan pada remaja, serta apakah terdapat hubungan antara ketiga faktor tersebut dengan status gizi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan durasi penggunaan alat elektronik (gadget), aktivitas fisik, dan pola makan dengan status gizi pada remaja di SMP Negeri 1 Kota Gorontalo. Penelitian ini menggunakan metode obeservasional dengan desain cross sectional, yang dilakukan pada siswa kelas VII di SMP Negeri 1 Kota Gorontalo. Sampel diambil dengan metode simple random sampling, melibatkan 208 responden. Status gizi ditentukan berdasarkan z-score indeks masa tubuh terhadap umur (IMT/U). Data durasi penggunaan gadget diperoleh dari kuesioner yang telah divalidasi. Data aktivitas fisik diperoleh dari kuesioner tingkat aktivitas fisik (PAL). Dan data pola makan diperoleh dari kuesioner Semi Quantitative Food Frequency Questionnaire (SQ-FFQ). Analisis data menggunakan uji Fisher Exact dan uji Spearman dengan tingkat kemaknaan p <0,05. Hasil analisis menunjukkan bahwa durasi penggunaan alat elektronik (gadget) dengan status gizi (p=0,035), aktivitas fisik dengan status gizi (p=0,037) dengan nilai korelasi spearman 0,144 dan pola makan dengan status gizi (p=0,040) dengan nilai korelasi spearman 0,143. Hal ini menunjukan bahwa ada hubungan antara durasi penggunaan alat elektronik (gadget), aktivitas fisik, dan pola makan dengan status gizi pada remaja di SMP Negeri 1 Kota Gorontalo. Remaja disarankan untuk menjaga pola makan, mengurangi durasi penggunaan gadget, dan meningkatkan aktivitas fisik agar tidak mempengaruhi status gizi

    Pengaruh Kompetensi dan Lingkungan Kerja terhadap Kinerja Guru SDN Kecamatan Leuwiliang dengan Kepuasan Kerja Sebagai Variabel Intervening: The Effect of Competence and Working Environment on Teacher Performance in Elementary Schools of Subdistrict Leuwiliang With Job Satisfaction as an Intervening Variable

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Kompetensi dan Lingkungan Kerja Terhadap Kinerja Guru SDN Kecamatan Leuwiliang Dengan Kepuasan Kerja Sebagai Variabel Intervening. Variabel independen terdiri atas kompetensi dan lingkungan kerja, variabel dependen terdiri atas kinerja guru dan variabel intervening terdiri atas kepuasan kerja. Populasi dalam penelitian ini adalah guru Sekolah Dasar Kecamatan leuwiliang yang berjumlah 165 guru dengan teknik pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling, Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode asosiatif dan penelitian ini menggunakan teknik analisa Analisis Jalur (Path Analysis). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi dan lingkungan kerja berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja dan kinerja guru. Namun, kepuasan kerja sebagai variabel intervening tidak memiliki pengaruh yang lebih besar dari pada pengaruh langsungnya

    Keterbatasan Peran Pemerintah Daerah Kabupaten Sumedang dalam Menangani NAPZA melalui Rehabilitasi: The Limited Role of the Sumedang Regency Government in Handling NAPZA through Rehabilitation

    No full text
    Urusan sosial sangat penting bagi pemerintahan karena mempengaruhi kualitas, keberlanjutan, dan pertumbuhan masyarakat. Pemerintah bertanggung jawab menangani isu-isu sosial untuk memastikan kesejahteraan, keamanan, dan keadilan bagi seluruh warga negara. Ketika urusan sosial diprioritaskan, hal ini menciptakan komunitas yang lebih baik, tata kelola yang kuat, dan pembangunan berkelanjutan. Salah satu isu sosial besar adalah penyalahgunaan NAPZA (Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif). Sejak awal 2024 hingga Oktober, tercatat 38.786 kasus NAPZA di Indonesia. Di Kabupaten Sumedang, penyalahgunaan NAPZA menjadi masalah kesehatan masyarakat yang serius. Penelitian ini menganalisis pola penggunaan NAPZA, dampaknya terhadap masyarakat, serta efektivitas upaya pencegahan dan rehabilitasi. Metode campuran digunakan dengan survei kuantitatif dan wawancara kualitatif dari berbagai pihak, termasuk aparat kepolisian, dinas sosial, dan badan terkait. Hasil penelitian menunjukkan tren peningkatan penggunaan narkotika dan psikotropika, terutama di kalangan usia muda. Tantangan yang dihadapi pemerintah daerah meliputi akar permasalahan sosial-ekonomi dan akses terbatas ke layanan rehabilitasi. Sebagai respons, penelitian ini mengusulkan strategi berbasis komunitas, peningkatan akses rehabilitasi, dan kolaborasi lintas sektor. Pendekatan multisektoral sangat diperlukan untuk mengatasi penyalahgunaan NAPZA di Kabupaten Sumedang dan mendukung upaya nasional dalam mengurangi dampak buruk narkob

    Peran Otonomi Daerah dalam Pelestarian dan Pengembangan Kebudayaan Lokal di Kabupaten Sumedang: The Role of Regional Autonomy in the Preservation and Development of Local Culture in Sumedang Regency

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran otonomi daerah dalam pelestarian dan pengembangan kebudayaan lokal di Kabupaten Sumedang, dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Penelitian dilakukan di Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Kepemudaan, dan Olahraga Kabupaten Sumedang, melibatkan wawancara mendalam dengan para pemangku kepentingan, seperti kepala dinas dan staf terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan Peraturan Daerah Kabupaten Sumedang Nomor 1 Tahun 2020 menjadi landasan penting dalam upaya pemajuan kebudayaan lokal. Peraturan ini mencakup berbagai aspek, seperti inventarisasi warisan budaya, penguatan identitas budaya, peningkatan peran aktor budaya, dan pendanaan kebudayaan. Kabupaten Sumedang juga telah berhasil mensinergikan kebijakan lokal dengan Peraturan Pemerintah Nomor 5 Tahun 2017 tentang Hak Kebudayaan dalam Pembangunan Nasional, termasuk integrasi budaya dengan pembangunan berkelanjutan. Selain itu, program unggulan seperti Desa Budaya dan Festival Seni Sunda berhasil mempromosikan kebudayaan lokal, sekaligus meningkatkan partisipasi masyarakat dan generasi muda dalam pelestarian seni tradisional. Namun, penelitian ini juga menemukan beberapa kendala, seperti keterbatasan dana dan infrastruktur budaya yang memerlukan perhatian lebih. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa otonomi daerah memberikan fleksibilitas kepada Kabupaten Sumedang untuk mengembangkan kebijakan yang adaptif terhadap kebutuhan lokal, namun implementasinya membutuhkan sinergi yang lebih kuat antara pemerintah, komunitas budaya, dan masyarakat umum

    Perencanaan Kapasitas Produksi Menggunakan Metode Rough Cut Capacity Planning Dengan Pendekatan Bill Of Labor: Analysis of the Effectiveness of Bureaucratic Reform in Improving the Quality of Public Services in Indonesia

    No full text
    Penelitian ini berfokus pada perencanaan kapasitas produksi di PT. Seger Agro Nusantara, yang menghadapi tantangan dalam memenuhi permintaan pasar akibat overmesin dan kerusakan mesin. Tujuan penelitian adalah untuk meningkatkan efisiensi produksi melalui metode Rough Cut Capacity Planning (RCCP) dengan pendekatan Bill Of Labor (BOLA). Metode yang digunakan meliputi peramalan dengan moving average, exponential smoothing, dan trend analysis untuk menentukan jadwal induk produksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode trend analysis memberikan hasil peramalan paling akurat dengan kesalahan terendah. Namun, analisis RCCP menunjukkan bahwa semua stasiun kerja tidak layak beroperasi sesuai kapasitas yang dibutuhkan, mengindikasikan adanya kekurangan signifikan dalam kapasitas produksi. Temuan ini menekankan pentingnya perencanaan kapasitas yang tepat untuk memastikan kelancaran operasional dan pemenuhan permintaan pasar

    Strategi Marketing Artshop Galang Shop dalam Menarik Konsumen di Desa Beleka Kecamatan Praya Timur Kabupaten Lombok Tengah: Artshop Galang Shop Marketing Strategy in Attracting Consumers in Beleka Village, Praya Timur District, Central Lombok Regency

    No full text
    Pada perkembangan di bidang industri sebagai bagian dari usaha pembangunan ekonomi jangka panjang untuk menciptakan perekonomian yang lebih kokoh dan seimbang. Salah satu industri kecil yang berkembang saat ini adalah kerajinan rotan. Kerajinan rotan merupakan produk unggulan di Desa Beleka. Kerajinan rotan di Desa Beleka sangat pesat perkembangannya, pengrajin-pengrajin yang dulunya bekerja sebagai karyawan biasa sekarang telah beralih profesi menjadi pimpinan kerajinan rotan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi marketing artshop galang shop dalam menarik konsumen di Desa Beleka Kecamatan Praya Timur Kabupaten Lombok Tengah. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif yang lenih cenderung menggunakan analisis dan leih deskriftip. Adapun sumber data yang digunakan adalah sumber data primer dan sumber data sekunder. Jenis penelitian ini juga menggunakan 5 langkah pengumpulan data yaitu observasi, wawancara, dokumentasi, analisis, dan validasi data. Hasil penelitian disimpulkan bahwa dari kebutuhan masyarakat yang semakin meningkat terhadap kerajinan rotan telah banyak mendorong industri rotan untuk menawarkan dan memasarkan berbagai jenis kerajinan dengan keunggulan dan daya tarik yang berbeda-beda Sehingga menimbulkan persaingan di industri kerajinan rotan dalam merebut hati konsumen dan calon konsumen di dalam pangsa pasarnya agar volume pemasaran dapat ditingkatkan atau minimal dipertahankan.&nbsp

    Pengaruh Media Sosial terhadap Komunikasi Organisasi: Studi Kasus pada Manajemen Krisis: The Influence of Social Media on Organizational Communication: A Case Study on Crisis Management

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh media sosial terhadap komunikasi organisasi dalam konteks manajemen krisis menggunakan pendekatan kualitatif berbasis studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media sosial memiliki peran strategis dalam penyebaran informasi, interaksi dengan publik, dan pengelolaan persepsi selama krisis. Media sosial memungkinkan organisasi untuk merespons krisis dengan cepat, meskipun menghadirkan tantangan berupa penyebaran informasi yang salah (hoaks). Komunikasi yang efektif melalui media sosial membutuhkan kecepatan, kredibilitas, dan transparansi untuk membangun kepercayaan publik. Selain itu, penelitian ini menyoroti pentingnya komunikasi dua arah, yang memungkinkan organisasi untuk menunjukkan empati dan meningkatkan keterlibatan publik. Pendekatan ini didukung oleh teori komunikasi dialogis, yang menekankan pentingnya interaksi timbal balik dalam menciptakan hubungan yang lebih kuat antara organisasi dan audiens. Penelitian ini juga menemukan relevansi dengan studi terdahulu yang menggarisbawahi peran media sosial sebagai alat utama dalam manajemen krisis modern. Secara praktis, temuan ini memberikan wawasan bagi organisasi untuk mengembangkan strategi komunikasi krisis berbasis media sosial yang efektif, mencakup sistem monitoring informasi, analisis sentimen publik, dan respons real-time. Dengan demikian, penelitian ini tidak hanya memperkaya teori komunikasi massa dan manajemen krisis tetapi juga menawarkan panduan praktis untuk mengoptimalkan penggunaan media sosial di era digital

    The Impact of Direct Compensation Towards Employees’ Performance at Opal Coffee Cafe & Resto Medan

    No full text
    One of the most important factors that could be developed is the element of employees. In order to reach the goals and target, the companies should not only pay attention on their profits, but also to the employee’s welfare and work effective and efficiently. Employees play vital role in bringing about the process of production/ process. Therefore, a fair and attractive compensation system is a must for every business and organization. The happy employee will results in good performance. Direct compensation refers to monetary benefits offered and provided to employees in return of the services they provide to the organization. The writer did observation in the shop and the writer found out that the employees’ performance is not good. They have lack (finish their reports slowly and low discipline where the employees leave the office on time and rarely want to spend much more time in the restaurant to do other additional jobs. The writer will use the total population in Opal Coffee Cafe & Resto Medan which is 32 employees. The writer uses Arikunto Sampling theory. The sample size is 32. The writer uses census sampling technique which the writer takes all population as sample. In analyzing data, the writer used some methods such as data descriptive, the validity test, the reliability test, the correlation test, the determination test,linier regression, and the hypothesis test. According to the result calculation data through the answers of the respondents, the writer got the result of 0.602 which means direct compensation has a strong relation or impact towards employees’ performance at Opal Coffee Cafe & Resto Medan. From the calculation of determination test, the writer got zcount=3.34. The zcount > ztable (3.34> 1.96), This means the Null hypothesis (Ho) is rejected. The writer can conclude that direct compensation has impact towards Employees’ performance at Opal Coffee Cafe & Resto Medan

    0

    full texts

    4,676

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    E-Journal Unismuh Palu - Universitas Muhammadiyah Palu
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇