E-Journal Unismuh Palu - Universitas Muhammadiyah Palu
Not a member yet
4676 research outputs found
Sort by
Enhancing Infant Immunization Rates: Determinants of Complete Routine Vaccination in an Urban Indonesian Primary Health Center
Introduction: Infant immunization is crucial in reducing mortality and morbidity, aligning with the Sustainable Development Goals (SDGs) to promote health and well-being. In Indonesia, routine immunization for infants aged 0-12 months includes essential vaccines and newer antigens like PCV and Rotavirus. Maternal beliefs significantly influence immunization completion. This study examines factors affecting mothers' decisions regarding complete immunization in the Banyu Urip Health Center area using the Health Belief Model.
Methods: A cross-sectional study was conducted on 86 mothers with infants aged 12-24 months to assess immunization completeness during their first year. The study analyzed the relationship between maternal perceptions, such as susceptibility, severity, benefits, barriers, self-efficacy, and cues to action and immunization behavior.
Results: Findings showed a moderate relationship between perceived susceptibility, severity, barriers, and cues to action with immunization behavior. A strong correlation was observed between perceived benefits, self-efficacy, and participation in complete immunization. Mothers with higher risk perception, awareness of severity, strong belief in benefits, and self-efficacy, along with strong cues to action and fewer barriers, were more likely to ensure full immunization for their infants.
Conclusion: The study highlights the importance of strengthening awareness and reducing barriers to improve immunization rates. Enhancing maternal self-efficacy and addressing perceived obstacles can increase full immunization coverage, ensuring better health outcomes for infants
Implementasi Senam Kaki pada Pasien Diabetes Melitus dalam Upaya Pencegahan Komplikasi pada Kaki di Uptd Puskesmas Kamonji Kota Palu: Implementation of Legs Exercise on Mrs. A With a Case of Diabetes Mellitus at Uptd Community Health Center, Palu City
Diabetes melitus adalah peningkatan kadar gula dalam darah melebihi batas normar atau yang biasa disebut dengan hiperglikemia. Senam kaki merupakan salah satu latihan yang dilakukan bagi penderita diabetes melitus untuk mencegah terjadinya luka dan membantu melancarkan peredaran darah bagian kaki. Desain yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan proses asuhan keperawatan, yang difokuskan pada individu. Subyek studi kasus ini adalah pasien yang mengalami hipertensi dengan mengimplementasikan senam kaki di UPTD Puskesmas Kamonji kota palu. Dalam studi kasus ini ditegakan satu diagosa keperawatan yaitu ketidakstabilan kadar glukosa darah. setelah dilakukan asuhan keperawatan selama 3 hari kunjungan rumah untuk mengimplementasikan senam kaki diabetic. Hasil penelitian dari pengkajian yang dilakukan pada Ny. A ditemukan data subjektif, Ny. A mengatakan badannya sering kesemutan, sering buang air kecil, dan pasien juga mengatakan sering haus saat di lakukan pengkajian pemeriksaan tanda-tanda vital didapatkan hasil TD: 130/80 mmhg, N: 91x/menit, S: RR: 22x/menit gula darah puasa pasien 195 mg/d
Implementasi Pemberian SPA Kaki Pada Pasien Diabetes Melitus Tipe II Dengan Masalah Keperawatan Nyeri Akut Di Klinik Rizky Wound Care Centre: Implementation of Foot Spa Provision in Type II Diabetes Mellitus Patients with Acute Pain Nursing Problems at the Rizky Wound Care Center Clinic
Diabetes melitus Tipe II merupakan kondisi penyakit yang disebabkan oleh kegagalan tubuh memanfaatkan insulin sehingga mengarah pada pertambahan berat badan dan penurunan aktivitas fisik. Ketika Penyandang DM Tipe II mengalami stres mental, gula darah penderita akan meningkat. Stress muncul di pengaruhi oleh peningkatan adrenalin dan hormon kortisol sehingga hormon ini yang dapat meningkatkan gula dalam darah serta meningkatkan energi dalam tubuh. Desain studi kasus yang diterapkan yaitu study kasus deskriptif, studi kasus deskriptif merupakan jenis studi yang memberikan deskripsi kasus tertentu, dan membutuhkan penelitian untuk memulai peneliatan dengan menggunakan teori deskriptif untuk menjelaskan hasil penelitian. Pada laporan akhir studi kasus ini peneliti mendapatkan data pada pengkajian awal dengan melakukan anamnesa pada pasien dan buku status pasien. Data yang didapatkan seorang pasien bernama Tn. S dengan umur 42 tahun berjenis kelamin laki-laki masuk dengan keluhan utama nyeri pada kaki yang luka, nyeri dirasakan saat beraktivitas seperti tertusuk-tusuk dengan skala nyeri 3 (ringan), pasien mengatakan memiliki riwayat diabetes melitus tipe II. Hasil pemeriksaan hasil TD : 148/90 MmHg, S : 36,4OC, N : 94x/ menit, R : 18x/ menit, Saturasi Oksigen : 98%. Dari pengkajian yang dilakukan peneliti berpendapat adanya masalah keperawatan yakni nyeri akut. Nyeri yang dirasakan pasien ditandai dengan adanya hasil klien mengatakan nyeri pada kaki yang klien rasakan seperti tertusuk-tusuk. Kesimpulan dari peneliti ini bhawa terapi bahwa pemberian SPA kaki terhadap pasien diabetes mellitus tipe 2 cukup efektif untuk menghilangkan nyeri yang dirasakan pasien, didapatkan hasil keluhan nyeri menurun
Studi Pengaruh Suhu dan Tekanan Terhadap Keseimbangan Termodinamika Dalam Proses Steam Reforming Dalam Reaksi Gas Alam : Study of the Effect of Temperature and Pressure on Thermodynamic Balance in the Steam Reforming Process in Natural Gas Reactions
Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengaruh suhu dan tekanan terhadap kesetimbangan termodinamika dalam proses steam reforming pada reaksi gas alam. Proses ini penting dalam produksi hidrogen melalui reformasi metana dan uap pada kondisi suhu dan tekanan tinggi, menggunakan katalis NiO. Reaksi kimia yang terjadi meliputi reaksi eksotermis dan endotermis yang dipengaruhi oleh perubahan entalpi dan tekanan. Prinsip Le Châtelier digunakan untuk memprediksi pergeseran posisi kesetimbangan akibat perubahan kondisi sistem. Penelitian ini mengonfirmasi bahwa suhu dan tekanan secara signifikan memengaruhi hasil produk dan laju reaksi pada proses reformasi gas alam. Melalui analisis termodinamika menggunakan persamaan Van't Hoff, perubahan entalpi reaksi dihitung untuk memberikan wawasan lebih dalam tentang efisiensi produksi hidrogen dalam reaksi shift dua tahap. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan dalam pengembangan metode produksi hidrogen yang lebih efisien dengan memaksimalkan pemanfaatan energi dan sumber daya
Hubungan Self Care dengan Kualitas Hidup Pasien Congestive Heart Failure di Rumah Sakit Umum Daerah Undata Palu: The Relationship Between Self Care and the Quality of Life of Congestive Hearth Failure at the Undata Regional General Hospital Palu
Congestive Heart Failure adalah kondisi yang terjadi ketika fungsi jantung sangat terganggu sehingga pompa jantung tidak bisa lagi membuat darah bergerak melalui jantung. Kondisi ini menyebabkan kualitas hidup pasien gagal jantung menjadi rendah, sehingga diperlukan self care untuk meningkatkan kualitas hidup mereka. Self care adalah upaya untuk menjaga kesehatan dan kesejahteraan. Tujuan penelitian ini adalah diketahuinya hubungan self care dengan kualitas hidup pada pasien congestive heart failure di RSUD Undata Palu. Jenis penelitan ini yaitu penelitian kuantitatif dengan metode analitik dan pendekatan case control. Populasi penelitian adalah semua pasien yang datang berobat di RSUD Undata Palu dengan besar sampel 30 responden. Data dianalisis menggunakan uji chi square. Hasil penelitian menunjukkan nilai p: 0.000 (<? 0,05), artinya Ho ditolak dan Ha diterima, artinya ada hubungan antara self care dengan kualitas hidup pasien congestive heart failure. Kesimpulan penelitian bahwa ada hubungan yang signifikan antara Self care dengan kualitas hidup pada pasien congestive heart failure di RSUD Undata Palu. Saran diharapkan kepada penderita gagal jantung congestive dapat lebih meningkatkan perawatan mandiri dan kualitas hidupnya
Analisis Pengaruh Pertanian Berkelanjutan terhadap Ketahanan Pangan di Daerah Perdesaan: Analysis of the Impact of Sustainable Agriculture on Food Security in Rural Areas
Pertanian berkelanjutan menjadi salah satu solusi dalam menghadapi tantangan ketahanan pangan di daerah perdesaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pertanian berkelanjutan terhadap produktivitas, biaya produksi, pendapatan petani, dan diversifikasi tanaman sebagai faktor utama dalam ketahanan pangan. Penelitian ini menggunakan pendekatan mixed-methods dengan metode survei, wawancara mendalam, observasi lapangan, dan studi dokumentasi. Sampel penelitian terdiri dari 50 petani, 10 penyuluh pertanian, 5 pejabat pemerintah daerah, dan 20 rumah tangga perdesaan yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa produktivitas petani berkelanjutan meningkat sebesar 40,6% dibandingkan dengan petani konvensional, sementara biaya produksi menurun sebesar 30,7% akibat penggunaan pupuk organik dan pestisida alami. Dari segi ekonomi, pendapatan petani yang menerapkan pertanian berkelanjutan meningkat sebesar 46,4%, yang menunjukkan bahwa sistem ini lebih menguntungkan dalam jangka panjang. Selain itu, petani berkelanjutan memiliki rata-rata 5 jenis tanaman dalam satu musim, dibandingkan dengan petani konvensional yang hanya menanam 2 jenis tanaman, sehingga meningkatkan ketahanan pangan dan mengurangi risiko gagal panen. Penelitian ini menegaskan bahwa pertanian berkelanjutan tidak hanya meningkatkan kesejahteraan petani, tetapi juga memperkuat ketahanan pangan di daerah perdesaan. Oleh karena itu, diperlukan dukungan kebijakan, edukasi, dan insentif untuk memperluas adopsi praktik ini. Dengan pendekatan yang lebih berkelanjutan, sektor pertanian dapat menjadi lebih resilien terhadap tantangan global, seperti perubahan iklim dan krisis pangan
Pendidikan Karakter dalam Membentuk Generasi Entrepreneur Berbasis Kearifan Lokal di Sekolah Menengah Atas : Character Education in Forming a Generation of Entrepreneurs Based on Local Wisdom in High Schools
Pendidikan karakter memiliki peran penting dalam membentuk generasi muda yang tidak hanya berkompeten secara akademik tetapi juga memiliki jiwa entrepreneur yang beretika. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana pendidikan karakter dapat diterapkan dalam membentuk jiwa kewirausahaan siswa SMA dengan pendekatan berbasis kearifan lokal. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus, di mana data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi langsung, dan dokumentasi di beberapa SMA yang telah mengimplementasikan program kewirausahaan berbasis karakter. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan karakter telah diterapkan dalam pembelajaran dan kegiatan ekstrakurikuler, namun masih belum memiliki model yang baku. Selain itu, kearifan lokal memiliki potensi besar dalam memperkuat nilai-nilai karakter siswa, seperti kejujuran, gotong royong, dan kreativitas, tetapi belum dimanfaatkan secara optimal dalam pengembangan usaha siswa. Beberapa tantangan utama dalam implementasi pendidikan karakter dalam kewirausahaan adalah kurangnya pelatihan guru, keterbatasan dukungan dari dunia usaha, serta kurangnya pemanfaatan teknologi dalam program kewirausahaan siswa. Sebagai solusi, penelitian ini merekomendasikan pembelajaran berbasis proyek serta peningkatan kolaborasi dengan pelaku usaha lokal agar siswa mendapatkan pengalaman nyata dalam dunia bisnis. Selain itu, pemanfaatan teknologi digital dalam kewirausahaan juga perlu ditingkatkan agar siswa lebih inovatif dan adaptif terhadap perkembangan zaman. Dengan model ini, diharapkan sekolah dapat mencetak lulusan yang tidak hanya memiliki keterampilan kewirausahaan, tetapi juga berkarakter kuat serta mampu mengembangkan usaha berbasis kearifan lokal secara berkelanjutan
Implementasi Dukungan Tidur Dengan Diagnosa Gangguan Pola Tidur Pada Penderita Diabetes Melitus Tipe II Dirumah Sakit Umum Daerah Undata Provinsi Sulawesi Tengah: Implementation of Sleep Support with Diagnosis of Sleep Disorders in Type II Diabetes Mellitus Patients at Undata Regional General Hospital, Central Sulawesi Province
Diabetes melitus tipe II merupakan penyakit metabolisme yang disebabkan karena resistensi insulin dan tidak berfugsinya sel beta pankreas. Pola hidup yang tidak benar menjadi pencetus diabetes melitus tipe II. Pasien yang menderita penyakit tersebut tidak memperhatikan pola makan dan aktivitas fisik. Gangguan pola tidur adalah Gangguan kualitas dan kuantitas waktu tidur akibat faktor eksternal. Dukungan tidur adalah Dukungan tidur adalah memfasilitasi siklus tidur dan terjaga yang teratur. Tujuan penelitian ini adalah untuk Mendeskripsikan studi kasus implementasi dukungan tidur dengan diagnosa gangguan pola tidur pada pasien diabetes melitus tipe II yang di rawat di Rumah Sakit Umum Daerah Undata Provinsi Sulawesi Tengah.Metode studi kasus yang digunakan adalah studi kasus deskritif. Studi kasus deskritif adalah jenis studi kasus yang memberikan deskripsi suatu kasus, tertentu, dan membutuhkan peneliti untuk memulai penelitian. Hasil yang diharapakan oleh peneliti adalah mengetahui hasil implementasi dukungan tidur dengan diagnosa gangguan pola tidur pada pasien diabetes melitus tipe II di RSUD Undata Provinsi Sulawesi Tengah tahun 2024.Hasil yang didapatkan pada hari pertama sebelum dilakukan implementasi dukungan tidur pasien mengeluh buang air kecil pada malam hari dan merasakan nyeri mudah lelah dan kesemutan pada kaki dan tangan sehingga pasien susah tidur. Dan setelah diberikan implementasi dukungan tidur pasien merasa tampak nyaman, hari kedua pasien mengatakan sudah tidak mulai sulit tidur, hari ketiga pasien mengatakan sudah tidak sulit tidur. Kesimpulan setelah diberikan implementasi dukungan tidur efektif digunakan dalam mengatasi gangguan pola tidur pada pasien diabetes melitus tipe II
Pengaruh Penyuluhan Kesehatan Terhadap Pengetahuan, Sikap dan Tindakan Masyarakat di Desa Sibala Barat Wilayah Kerja Puskesmas Kamaipura: The Influence of Health Counseling on Community Knowledge, Attitudes and Actions in West Sibala Village, Kamaipura Health Center Working Area
Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dalam tatanan keluarga memiliki peran penting dalam meningkatkan kesehatan masyarakat. Keluarga sebagai unit terkecil dapat menjadi kunci dalam penerapan PHBS melalui pembentukan kebiasaan sehat sehari-hari.Tujuan penelitian ini adalah untuk diketahuinya pengaruh penyuluhan kesehatan tentang Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat (PHBS) terhadap pengetahuan, sikap dan tindakan masyarakat sebelum dan sesudah diberikan penyuluhan di Desa Sibala Barat II Wilayah Kerja Puskesmas Kamaipura Kabupaten Sigi.
Metode penelitian ini adalah preexperimental design dengan pendekatan one group pretest-posttest design. Sampel berjumlah 23 responden, teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah purposive sampling. Analisis Data dikumpulkan melalui kuesioner yang mengukur pengetahuan, sikap, dan tindakan responden terkait Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) sebelum dan sesudah penyuluhan.
Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan terhadap pengetahuan dengan uji Wilcoxon menunjukan nilai p.value = 0,039 (p.value <0.05). Dan tidak terdapat pengaruh pada sikap dengan uji Wilcoxon menunjukan nilai p.value = 0,129 (p.value >0.05). terdapat pengaruh terhadap Tindakan pengetahuan dengan uji Wilcoxon menunjukan nilai p.value = 0,000 (p.value < 0.05)
Kesimpulan terdapat pengaruh yang signifikan terhadap pengetahuan dan tindakan, namun tidak terdapat pengaruh yang signifikan terhadap sikap. Hal ini mengindikasikan bahwa intervensi yang dilakukan efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan tindakan, tetapi belum berhasil mempengaruhi sikap secara signifikan. Saran Diharapkan bagi pihak Puskesmas Kamaipura kabupaten sigi, khususnya bagian promosi kesehatan Puskesmas Kamaipura untuk selalu mensosialisasikan program PHBS kepada kader dan masyarakat sehingga masyarakat mendapatkan informasi tentang penting dan manfaat PHBS
Pengaruh Penanganan Keluhan Dan Costumer Experience Terhadap Loyalitas Pelanggan Rawat Inap di Rumah Sakit Woodward Kota Palu
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh penanganan keluhan dan costumer experience terhadap loyalitas pelanggan rawat inap di rumah sakit Woodward. Penelitian ini menggunakan data primer, dengan metode yang digunakan adalah media kuesioner. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pelanggan di rawat inap rumah sakit Woodward pada bulan Juni berjumlah 3.331 orang pada tahun 2024. Jumlah sampel yang diambil sebanyak 97 orang. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif dan statistik inferensial dengan bantuan program SPSS. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penanganan keluhan secara parsual berpengaruh signifikan terhadap loyalitas pelanggan rawat inap di rumah sakit Woodward, costumer experience berpengaruh parsial secara signifikan terhadap loyalitas pelanggan rawat inap di rumah sakit Woodward, penanganan keluhan dan costumer experience berpengaruh secara simultan terhadap loyalitas pelanggan rawat inap di rumah sakit Woodward. Simpulan ada Pengaruh penanganan keluhan dan costumer experience terhadap loyalitas pelanggan rawat inap di rumah sakit Woodward