E-Journal Unismuh Palu - Universitas Muhammadiyah Palu
Not a member yet
4676 research outputs found
Sort by
Multicultural Education Theory According to Horace Kallem
Multicultural Education Theory, as proposed by Horace Kallem, emphasizes the integration of diverse cultural perspectives within educational settings to foster equality and respect among students from various backgrounds. Kallem's theory advocates for a curriculum that not only includes but also respects and values the historical contributions, traditions, and perspectives of different cultural groups. Central to his approach is the idea that education should work as a transformative tool that challenges and rectifies societal inequalities and promotes social justice. Kallem identifies key components of this educational model, which include curriculum reform, teacher training, and inclusive school environments. Through his theoretical framework, Kallem argues that effective multicultural education can reduce prejudice and foster a deeper understanding among students, thus preparing them for a diverse and interconnected world. This abstract synthesizes Kallem's theoretical contributions, which serve as a crucial foundation for ongoing discussions and implementations in educational reform
DPRD Supervision of the Implementation of New Renewable Energy Policies From the Perspective of Good Governance
The adoption of Renewable Energy Policies (EBT) is a vital step towards ensuring energy sustainability in Indonesia, given the declining reliance on fossil fuels and the associated environmental impacts. Effective monitoring is crucial for the successful implementation of EBT policies at the regional level. The Regional People's Representative Council (DPRD) plays a key role in overseeing these policies. This research aims to assess DPRD's oversight function regarding the implementation of EBT policies through the lens of Good Governance, emphasizing transparency, accountability, participation, and responsibility. Effective oversight is expected to drive the achievement of sustainable EBT policy outcomes that ultimately benefit the community
Integrasi Nilai Islam dalam Model Kurikulum Berbasis TIK Integration of Islamic Values in ICT-Based Curriculum Model : Integration of Islamic Values in ICT-Based Curriculum Model
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model konsep kurikulum berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) pada mata kuliah Information and Communication Technology (ICT) di Institut Agama Islam Tafaqquh Fiddin (IAITF) Dumai. Dalam era digital, penggunaan TIK menjadi esensial dalam proses pembelajaran untuk meningkatkan efektivitas dan keterampilan digital mahasiswa disamping sebagai upaya penting mengintegrasikan nilai-nilai Islam dalam diri setiap mahasiswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, yang melibatkan wawancara mendalam, observasi, dan analisis dokumen kurikulum saat ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan kurikulum berbasis TIK mampu meningkatkan keterlibatan mahasiswa, memperluas akses informasi, dan memperdalam pemahaman terhadap materi. Selain itu, model kurikulum yang dikembangkan juga menekankan pada penggunaan alat digital dan platform pembelajaran online, yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja. Dengan demikian, penelitian ini memberikan kontribusi dalam pengembangan kurikulum perguruan tinggi berbasis TIK yang lebih adaptif dan relevan dengan tuntutan zaman serta menanam nilai-nilai islami dalam penggunaanny
Pengembangan Media Komunikasi, Edukasi dan Informasi Melalui Pemasangan X-Banner, Pembagian Leaflet dan Poster Kesiapsiagaan Menghadapi Bencana di Puskesmas Lere Kota Palu : Development of Communication, Education, and Information Media Through the Installation of X-Banners, Distribution of Leaflets, and Disaster Preparedness Posters at the Lere Health Center in Palu City
Indonesia sangat rentan terhadap bencana alam dan bencana karena letak geografisnya yang berada di daerah tropis. Pada tahun 2018, bencana gempa bumi berkekuatan 7,4 SR yang diikuti tsunami dan likuifaksi melanda Sulawesi Tengah menyebabkan 3.474 orang meninggal dunia, 4.438 orang luka-luka, dan 212.719 orang mengungsi. Bencana tersebut menyebabkan 74 fasilitas pelayanan kesehatan rusak parah, meliputi 1 unit rumah sakit, 50 puskesmas, 18 puskesmas, dan 5 pos kesehatan desa.
Puskesmas Lere merupakan salah satu Puskesmas yang berada di zona rawan bencana alam. Fasilitasnya yang memadai, termasuk ruang tunggu, pendaftaran, dan konsultasi, mendukung kegiatan pengabdian melalui penyebaran media edukasi terkait kesiapsiagaan bencana. Adapun metode yang digunakan dalam pelaksanaan pengabdian ialah melakukan pemasangan x-banner serta pembagian leaflet dan poster di Puskesmas Lere. Adapun luaran dalam bentuk publikasi ilmiah/artikel pengabdian masyarakat pada jurnal pengabdian.
Pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat di Puskesmas Lere telah terlaksana dengan baik. Dapat dilihat dari terdisbusi dan terpasangnya x-banner, leaflet dan poster kesiapsiagaan menghadapi bencana di Puskesmas Lere yang dapat meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya persiapan menghadapi bencana. Melalui kegiatan PKM ini diharapkan dapat lebih memperkuat pengetahuan dan pemahaman masyarakat tentang langkah-langkah yang perlu diambil saat terjadi bencana, serta meningkatkan partisipasi dalam kegiatan kesiapsiagaan menghadapi bencana alam khususnya gempa bumi.
 
Perbandingan Efektivtas Modifikasi Ovitrap Gula Merah Dan Air Rendaman Kulit Jagung Terhadap Jumlah Kepadatan Nyamuk Dewasa Di Kecamatan Kota Barat Kelurahan Buliide : Comparison of the Effectiveness of Modified Brown Sugar Ovitrap and Corn Husk Soaked Water on the Density of Adult Mosquitoes in Kota Barat District, Buliide Village
Nyamuk merupakan salah satu serangga yang sangat mengganggu bagi manusia maupun hewan melalui gigitannya. Selain menyebabkan rasa gatal, nyamuk juga dapat berperan sebagai vektor penyakit. Untuk mengetahui keberadaan vektor nyamuk yaitu dengan pemasangan ovitrap. Tujuan penelitian untuk mengetahui efektivitas modifikasi ovitrap gula merah dan air rendaman kulit jagung terhadap jumlah kepadatan nyamuk dewasa di Kelurahan Buliide Kecamatan Kota Barat. Desain penelitian eksperimental dengan rancangan acak lengkap (RAL) sampel sebanyak 64 rumah yang berbeda tempat peletakan ovitrap yang dipilih secara acak, masing-masing rumah diletakan 2 pasang ovitrap pada bagian dalam dan luar rumah. Data di analisis menggunakan rumus ovitrap index dan uji Mann-Whitney dengan tingkat kemaknaan (?) = 0,05. Hasil penelitian menunjukan bahwa gula merah terdapat 124 ovitrap (96,8%) menggunakan ovitrap index dan jumlah keseluruhan nyamuk yang terperangkap dalam ovitrap 153 nyamuk dewasa dan air rendaman kulit jagung terdapat 110 ovitrap (85,9%) menggunakan ovitrap index dan jumlah keseluruan nyamuk yang terperangkap dalam ovitrap 123 nyamuk dewasa. Kedua antraktan tersebut tidak ada pengaruh atau perbandingan secara signifikan terhadap kepadatan nyamuk (p-value 0.152). Disarankan untuk masyarakat dapat membudidayakan bahan dan tanaman dalam upaya pengendalian populasi nyamuk.
 
Dampak Kebijakan Pembangunan Infrastruktur Terhadap Pengurangan Kemiskinan di Daerah Pedesaan: The Impact of Infrastructure Development Policy on Poverty Reduction in Rural Areas
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak kebijakan pembangunan infrastruktur terhadap pengurangan kemiskinan di Kabupaten Buru Selatan (Bursel), Maluku. Infrastruktur yang menjadi fokus penelitian meliputi pembangunan jalan, fasilitas kesehatan, dan akses ke pasar. Pendekatan kuantitatif menggunakan analisis korelasi dan regresi sederhana, sedangkan pendekatan kualitatif dilakukan melalui analisis tematik terhadap persepsi masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembangunan infrastruktur berkontribusi terhadap penurunan tingkat kemiskinan sebesar 0,53% dari tahun 2022 hingga 2023. Korelasi negatif antara infrastruktur dan tingkat kemiskinan menunjukkan bahwa peningkatan infrastruktur, seperti jalan dan fasilitas kesehatan, berpengaruh signifikan terhadap penurunan kemiskinan. Namun, hasil tematik mengungkapkan tantangan, seperti kurangnya partisipasi masyarakat dalam perencanaan, keterbatasan fasilitas pendukung, dan rendahnya pemanfaatan infrastruktur di daerah terpencil. Selain itu, terdapat ketimpangan dalam distribusi pembangunan infrastruktur, sehingga kelompok masyarakat di wilayah terpencil belum sepenuhnya merasakan manfaat yang sama. Penelitian ini merekomendasikan integrasi antara kebijakan pembangunan infrastruktur dengan program pemberdayaan ekonomi dan peningkatan kapasitas masyarakat. Dengan pendekatan holistik yang melibatkan masyarakat secara aktif, pembangunan infrastruktur dapat lebih optimal dalam mendukung pengurangan kemiskinan di daerah perdesaan seperti Kabupaten Buru Selatan
Analisis Instrumen Tes Pemahaman Siswa Kelas VI di SD Labschool UPI Purwakarta Terhadap Materi Literasi Digital: Analysis of the Test Instrument for Understanding of Grade VI Students at SD Labschool UPI Purwakarta Regarding Digital Literacy Material
Literasi digital merupakan salah satu kemampuan yang diperlukan dalam menumbuhkan karakter siswa melalui penggunaan teknologi khususnya dalam menerima dan menganalisis informasi secara bijak di era digitalisasi. Salah satu langkah yang dapat dilakukan untuk mengevaluasi kemampuan literasi digital pada siswa usia dasar adalah dengan menggunakan instrumen tes. Penelitian ini dilakukan untuk mengembangkan dan menguji instrumen tes pemahaman literasi digital pada siswa kelas VI SD Labschool UPI Purwakarta. Melalui pendekatan Research & Development (R&D) tipe 4D pada 25 siswa melalui 5 butir soal yang dianalisis dengan menggunakan Anates sehingga dapat dihasilkan bahwa instrumen yang dikembangkan cukup baik dan konsisten dalam mengukur kemampuan pemahaman siswa. Hasil penelitian menunjukkan reliabilitas instrumen sebesar 0,69; tingkat kesukaran masuk ke dalam kategori sedang; validitas sebesar 0,53 dan memiliki daya pembeda tinggi pada butir soal 3 dan 4 menunjukkan kualitas soal yang baik. Namun, terdapat 3 butir soal (butir 1, 2, dan 5) yang memiliki korelasi rendah serta daya pembeda tidak memadai sehingga diperlukan perbaikan kembali. Oleh karena itu, instrumen yang digunakan dapat dikatakan cukup baik untuk mengevaluasi kemampuan literasi digital siswa. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi pada pengembangan instrumen evaluasi yang lebih baik serta menjadi rujukan para guru dan peneliti dalam menyusun alat ukur relevan dan berkualitas
Peningkatan Keterampilan Manajemen UMKM Melalui Pelatihan Manajemen Keuangan dan Pemasaran Digital: Improving MSME Management Skills Through Financial Management and Digital Marketing Training
Pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Bontoala, Kecamatan Pallangga, Kabupaten Gowa, menghadapi berbagai tantangan dalam pengelolaan usaha, termasuk kurangnya keterampilan manajerial di bidang keuangan dan pemasaran digital. Program ini bertujuan meningkatkan keterampilan tersebut melalui pelatihan yang dirancang secara komprehensif, meliputi manajemen keuangan dan strategi pemasaran digital berbasis teknologi. Pelatihan dilakukan dalam beberapa tahapan, yakni sosialisasi, pelaksanaan pelatihan klasikal dan praktik langsung, serta pendampingan pascapelatihan. Hasil pelatihan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada pemahaman peserta terkait pencatatan keuangan, pemisahan keuangan pribadi dan usaha, serta kemampuan memanfaatkan media sosial dan platform e-commerce untuk promosi. Tingkat kepercayaan diri peserta dalam mengelola usaha mereka juga meningkat, dengan laporan peningkatan omzet dan cakupan pasar dari beberapa peserta. Rata-rata kenaikan keterampilan manajerial mencapai 123,17%, yang mencerminkan efektivitas program ini. Program ini juga memberikan solusi terhadap tantangan yang dihadapi peserta, seperti rendahnya literasi teknologi dan keterbatasan infrastruktur digital, melalui pendekatan praktis dan pendampingan intensif. Keberlanjutan program dijamin melalui pembentukan komunitas belajar UMKM dan rencana pelatihan lanjutan. Dampak jangka panjang yang diharapkan adalah peningkatan daya saing UMKM, penguatan ekonomi desa, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Program ini membuktikan bahwa pelatihan berbasis kebutuhan lokal mampu memberdayakan pelaku UMKM secara efektif
Tinjauan Hukum Tanggung Jawab Penyelenggara Perjalanan Ibadag Umrah (PPIU) Atas Keberangkatan Jemaah Transgender : Legal Review of the Responsibility of Umrah Pilgrimage Organizers (PPIU) for the Departure of Transgender Pilgrims
Pembatasan jumlah jamaah haji setiap tahunnya menyebabkan tingginya minat masyarakat indonesia untuk menunaikan ibadah umrah sebagai alternatif ibadah haji. Ibadah umrah, yang dapat dilaksanakan kapan saja sepanjang tahun tanpa terikat musim haji, menjadi solusi bagi mereka yang ingin segera beribadah ke Tanah Suci tanpa harus menunggu antrian panjang kuota haji. Di Indonesia penyelenggaraan ibadah umrah berdasarkan undang-undang diserahkan kepada Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU). fenomena yang terjadi saat ini terdapat beberapa kasus dimana seorang jamaah transgender berhasil mendapatkan visa dan berangkat melaksanakan ibadah umroh. penelitian ini bertujuan untuk mencari tahu bagaimana tanggung jawab Penyelenggara perjalanan ibadah umrah (PPIU) atas keberangkatan jamaah transgender. penelitian yang digunakan dalam penulisan ini adalah metode penelitian hukum normatif, yang lebih menekankan pada analisis terhadap data sekunder. Dalam sistem hukum positif di indonesia jenis kelamin hanya dikenal dua jenis yaitu laki-laki (Pria) dan perempuan (Wanita), hal itu secara jelas termuat dalam berbagai macam peraturan perundang-undangan. adanya fenomena jamaah transgender yang berhasil berangkat umroh secara hukum tidak dapat dibebankan kesalahan dan tanggung jawab kepada Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU). Sistem pengecekan data yang sifatnya hanya administrasi akan menjadi cela tersendiri bagi siapa saja yang memenuhi persyaratan secara administrasi untuk bisa berangkat umroh termasuk transgender. namun apabila ditemukan ada penyelenggara perjalanan ibadah umrah (PPIU) yang dengan sengaja memalsukan identitas jamaah untuk mendapatkan visa dapat dikenakan sanksi pidana sesuai dengan peraturan perundang-undangan di Indonesia dan jika merugikan negara tujuan maka negara tujuan dalam hal ini arab saudi dapat melarang penyelenggara perjalanan ibadah umrah (PPIU) untuk mengajukan visa dan masuk ke Arab saudi
Studi Psikologi Perkembangan: Pengaruh Lingkungan Keluarga terhadap Motivasi Belajar Anak Gen Z: Developmental Psychology Study: The Influence of Family Environment on Gen Z Children's Learning Motivation
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh lingkungan keluarga terhadap motivasi belajar anak generasi Z yang tergabung dalam komunitas Young On Top (YOT). Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei, melibatkan anggota YOT yang berusia 18-24 tahun. Variabel yang diukur meliputi dukungan emosional keluarga, komunikasi, pola asuh, fasilitas belajar, dan motivasi belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh variabel lingkungan keluarga memiliki hubungan positif dan signifikan terhadap motivasi belajar, dengan pola asuh demokratis sebagai faktor dominan (r = 0.62, p < 0.05). Analisis regresi linier mengungkapkan bahwa lingkungan keluarga berkontribusi sebesar 58% terhadap variasi motivasi belajar (R² = 0.58). Komunitas YOT juga berperan penting sebagai lingkungan pendukung yang membantu anggota meningkatkan motivasi melalui seminar, pelatihan, dan jejaring. Penelitian ini mendukung teori psikologi perkembangan seperti Erik Erikson, Bronfenbrenner, dan Self-Determination Theory yang menekankan pentingnya dukungan keluarga dan lingkungan dalam pembentukan motivasi belajar. Temuan ini menggarisbawahi perlunya kolaborasi antara keluarga dan komunitas dalam menciptakan ekosistem pembelajaran yang holistik. Orang tua disarankan untuk mengadopsi pola asuh demokratis dan meningkatkan komunikasi, sementara komunitas seperti YOT perlu memperkuat program yang relevan dengan kebutuhan generasi Z. Penelitian ini memberikan kontribusi pada pemahaman tentang bagaimana faktor keluarga dan komunitas memengaruhi motivasi belajar anak dalam menghadapi tantangan pendidikan modern