E-Journal Unismuh Palu - Universitas Muhammadiyah Palu
Not a member yet
    4676 research outputs found

    A Collaborative Framework to Enhance Clinical Trial Participation and Health Equity in Sulawesi Island, Indonesia

    No full text
    Introduction: In this study, we aimed to develop and evaluate a collaborative framework for integrating clinical trials into primary health care within the context of addressing health disparities in Sulawesi Island, Indonesia. With notable regional disparities in health service utilization and participation in clinical trials reported in the 2018 Indonesian Basic Health Survey, our objective was to bridge gaps in clinical trial access and improve health outcomes in underserved areas. Methods: This quasi-experimental post-test control group study involved the implementation of a collaborative framework conducted across primary health care settings in Sulawesi over a six-month period. A total of 200 participants were enrolled, and data were collected through electronic health records (EHRs), surveys, and interviews. Ethical approval was obtained from the relevant ethics committee, and participants provided written informed consent. Results: The primary outcome of the study was a significant increase in clinical trial participation, with rates rising from 25% to 60% in the intervention group, compared to 20% to 30% in the control group. Additionally, health outcomes improved, including reductions in average blood pressure (140/90 mmHg to 130/85 mmHg) and blood glucose levels (160 mg/dL to 140 mg/dL). Statistical analyses revealed a p-value of <0.05 for these changes. Key factors contributing to these results included training on digital health technologies and integration of trial data into EHRs. Conclusion: In conclusion, our study contributes to the understanding of health equity by demonstrating the effectiveness of a localized collaborative framework in improving clinical trial participation and health outcomes. This research provides insights into the importance of tailored interventions, digital health infrastructure, and training programs in addressing disparities in underserved regions. Future studies should address the scalability and long-term impact of this framework, ultimately advancing health equity in Indonesia

    A Benchmark of Supply Management Models for Pharmaceutical Products from Pharmacies in Public and Private Hospital Structures

    No full text
    Introduction: The objective of this work is to study a certain number of criteria to meet the expectations of healthcare services seeking to improve the availability of pharmaceutical products. Methods: Regarding the data collection method, we conducted a survey. The latter was intended for healthcare services. The questionnaire was validated by a team of hospital pharmacists and managers. To develop our questionnaire, we used the Sphinx tool, and for the quantitative data, we processed it on a computer using SPSS software. Results: The internal pharmacy management models of the two hospitals represent several differences but also several similarities. Two major differences can be noted, the first one is the supply model that is based on annual markets for AMSS hospitals versus negotiated and just-in-time purchases for private hospitals. The second one is the hospital central pharmacy healthcare service procurement model. Conclusion: Following the multiple changes currently affecting the health care sector, hospital structures must optimize their management to reduce expenses while guaranteeing the safety and quality of care administered to patients

    Determinants of Contact Dermatitis Among Fishermen: A Study on Barrang Lompo Island, Indonesia

    No full text
    Introduction: Contact dermatitis is a common health issue among fishermen caused by exposure to harsh working environments, including seawater, chemicals, and suboptimal use of personal protective equipment (PPE). Factors such as personal hygiene, history of skin diseases, and access to clean water can influence the incidence of contact dermatitis. The novelty of this study is combining environmental sanitation and occupational health factors of fishermen that influence contact dermatitis, which have previously been studied only partially. The results of this study also found that the PPE (Personal Protective Equipment) variable acts as a moderating factor influencing contact dermatitis. This study aims to investigate the causal relationships between personal hygiene, history of skin diseases, PPE use, and access to clean water with the incidence of contact dermatitis among fishermen on Barrang Lompo Island. Methods: This study employed a cross-sectional using Structural Equation Modeling (SEM) to analysed the relationships between personal hygiene, skin disease history, PPE use, and access to clean water. SEM effectively evaluates interactions among latent variables, offering a robust approach to occupational health issues and providing insights into how individual and environmental factors influence dermatitis prevalence. Data were collected through structured interviews and validated questionnaires. Results: The analysis showed that personal hygiene and history of skin diseases had significant relationships with the incidence of dermatitis (p < 0.05). However, PPE use and access to clean water did not show a significant direct effect. Conclusion: Improving personal hygiene practices and targeted interventions for individuals with a history of skin diseases are essential for reducing contact dermatitis among fishermen. Education on proper hygiene techniques and optimizing PPE use are recommended for maximum protection

    Analisis Perbedaan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Kelas 4 Terhadap Materi Tumbuhan Sebagai Sumber Kehidupan Ditinjau Dari Jenis Kelamin Siswa: Analysis of Differences in Critical Thinking Skills of Grade 4 Students Regarding the Material of Plants as a Source of Life Reviewed by Student Gender

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kemampuan berpikir kritis antara siswa laki-laki dan perempuan kelas IV SD pada topik Tumbuhan sebagai Sumber Kehidupan. Berpikir kritis adalah kemampuan penting abad 21 yang harus ditanamkan sejak usia dini, khususnya dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS). Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif melalui model pengembangan 4-D yang mencakup tahapan (Define, Design, Develop, dan Disseminate), yang mencakup tahap pendefinisian, perancangan, pengembangan, dan penyebaran soal sebagai instrumen evaluasi. Data dikumpulkan melalui tes uraian, kemudian dianalisis secara statistik menggunakan uji Independent Sample t-Test. Penelitian ini melibatkan 20 siswa kelas IV dari SD Negeri Sukamakmur 03, Kabupaten Bekasi sebagai subjek. Hasil analisis menunjukkan bahwa meskipun rata-rata skor siswa perempuan lebih tinggi dibandingkan siswa laki-laki, perbedaan itu tidak menunjukkan signifikansi secara statistik (p > 0,05). Berdasarkan hasil ini, dapat disimpulkan bahwa jenis kelamin bukan merupakan faktor yang berpengaruh secara signifikan terhadap kemampuan berpikir kritis siswa dalam materi yang diteliti. Oleh karena itu, guru disarankan untuk menerapkan strategi pembelajaran yang inklusif dan adaptif terhadap keragaman individu tanpa membedakan berdasarkan gender

    Hubungan Kualitas Pelayanan Terhadap Loyalitas Pasien di RSUD H Padjonga Dg Ngalle Kabupaten Takalar : Relationship between Service Quality and Patient Loyalty at H Padjonga Dg Ngalle Regional Hospital, Takalar Regency

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kualitas pelayanan terhadap loyalitas pasien di RSUD H. Padjonga Dg Ngalle Kabupaten Takalar Tahun 2024. Penelitian ini dilakukan di RSUD H. Padjonga Dg Ngalle, Kecamatan Pattallassang, Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan. Jenis penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif analitik dengan desain cross-sectional. Sampel diambil dengan menggunakan metode accidental sampling dengan jumlah sampel sebanyak 378 Responden. Penelitian ini dilaksanakan dengan teknik pengumpulan data berupa observasi dan kuesioner. Hasil analisis bivariat menunjukkan Bahwa Bukti Fisik (P=0,029), Kehandalan (P=0,003), Daya Tanggap (P=0,024), Jaminan (P=0,016), dan Empati (P=0,008). Maka dapat disimpulkan bahwa Bukti Fisik, Kehandalan, Daya Tanggap, Jaminan, dan Empati memiliki hubungan yang bermakna (signifikan) terhadap loyalitas pasien di RSUD H. Padjonga Dg Ngalle Kabupaten Takalar

    Integrasi Kecerdasan Buatan (AI) Dalam Kurikulum Pendidikan Agama Islam Era 5.0: Tantangan Dan Peluang: Integration of Artificial Intelligence (AI) in Islamic Religious Education Curriculum in the 5.0 Era: Challenges and Opportunities

    No full text
    Perkembangan teknologi di era Society 5.0 mendorong dunia pendidikan, termasuk Pendidikan Agama Islam (PAI), untuk melakukan inovasi agar tetap relevan. Penggunaan Kecerdasan Buatan (AI) dalam kurikulum PAI menjadi salah satu solusi strategis untuk membentuk peserta didik yang religius sekaligus melek teknologi. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi tantangan serta peluang dalam penerapan AI pada pembelajaran PAI. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif-analitis. Data diperoleh melalui kajian literatur, observasi terbatas, serta wawancara dengan guru dan pakar teknologi pendidikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun ada hambatan seperti keterbatasan sarana, kurangnya pemahaman teknologi di kalangan pendidik, dan sikap resistif terhadap perubahan, AI juga membuka peluang besar dalam hal personalisasi pembelajaran, peningkatan interaktivitas, dan penguatan nilai-nilai keislaman. Oleh karena itu, integrasi AI perlu dilakukan secara hati-hati dan proporsional dengan tetap menjunjung tinggi prinsip-prinsip ajaran Islam

    Gambaran Program Pemberian Makanan Tambahan Berbasis Pangan Lokal Dalam Mengatasi Masalah Gizi Kurang Pada Balita Di Desa Tuloa: Overview of Local Food-Based Supplementary Feeding Program in Addressing Malnutrition Problems in Toddlers in Tuloa Village

    No full text
    Pemberian makanan tambahan berbahan pangan lokal merupakan strategi penanganan masalah gizi pada Balita. Rumusan masalah bagaimana gambaran program PMT berbasis pangan lokal dalam mengatasi masalah gizi kurang pada balita di Desa Tuloa. Tujuan penelitian untuk mengetahui gambaran program PMT berbasis pangan lokal dalam mengatasi masalah gizi kurang pada balita di Desa Tuloa. Metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Populasi seluruh ibu dari balita yang terlibat dalam program PMT di Desa Tuloa. Sampel penelitian berjumlah 52 orang menggunakan total sampling. Analisis data menggunakan analisis univariat. Hasil penelitian diketahui bahwa edukasi gizi terbanyak berjumlah 46 (88.5%), tidak diberikan edukasi gizi (11.5%), keberagaman pangan beragam terbanyak berjumlah 39 (75.0%), tidak beragam berjumlah 13 (25.0%), siklus menu <7 hari terbanyak berjumlah 30 (57.7%), yang menerima ?7 hari berjumlah 22 (42.3%), kesesuaian tekstur sesuai terbanyak berjumlah 46 (88.5%) dan tidak sesuai berjumlah 6 (11.5%), lama waktu pemberian memenuhi terbanyak berjumlah 31 (59.6%), tidak memenuhi berjumlah 21 balita (40.4%), status gizi baik terbanyak berjumlah 38 (73.1%) dan gizi kurang berjumlah 14 (26.9%). Saran peneliti selanjutnya, meneliti faktor-faktor aspek sosial-ekonomi, keterlibatan keluarga, inovasi penyusunan menu agar lebih bervariasi dan menarik untuk dampak jangka panjang program PMT terhadap status gizi balit

    The Planting of Religious Moderation Values in Learning Islamic Religious Education at MTs. Negeri Merauke

    No full text
    In 2019 the Indonesian Ministry of Religion issued KMA Number 184 of 2019 concerning Guidelines for Curriculum Implementation in Madrasas with the hope that Madrasah Education Institutions can add material on the values of religious moderation to school subject matter so that students can receive this material earlier. In 2021 the Government through the Ministry of Religion of the Republic of Indonesia issued a Strengthening Religious Moderation (SRM) program to increase the socialization of the implementation of religious moderation values consisting of Tolerance, National Commitment, Non-Violence and Accommodation not only in religious institutions but can also enter into educational institutions such as pesantren, madrasah, and schools. This study aims to analyze how the values of religious moderation exist in MTs. Negeri Merauke. And how do Islamic Religious Education (PAI) Teachers instill the values of religious moderation through Islamic Religious Education lessons at MTs. Negeri Merauke. For this reason, this study used a qualitative descriptive approach and interviews with the target of the interviews being Madrasah MTs. Negeri Merauke students. PAI Teachers and Other Teachers, Head of Madrasah and residents around MTs. Negeri Merauke, including the Head of Kampung Harapan Makmur where MTs. Negeri Merauke is located. From the results of this study it is known that in MTs. Negeri Merauke has implemented the values of Religious Moderation well. The inculcation of religious moderation values consisting of Tolerance, National Commitment, Non-Violence and Accommodation to local culture is in accordance with the directions and instructions from the clerics or kiyai and religious leaders. From this research it is also known that Islamic Religious Education teachers instill religious moderation values in MTs. Negeri Merauke students.by incorporating it in to additional material in the lessons of Aqidah Akhlak, Quran Hadith, Fiqh, SKI and Arabic. Students at MTs. Negeri Merauke as a whole can accept this material well because PAI teachers base explanations of religious moderation on the Holy Qura

    ANALISIS STABILITAS LERENG MENGGUNAKAN DINDING PENAHAN TANAH DENGAN PERKUATAN BOR PILE (STUDI KASUS PADA RUAS JALAN PALELEH – LOKODOKA KM. 685+100)

    No full text
    Tanah longsor merupakan salah satu ancaman utama terhadap infrastruktur jalan di wilayah Sulawesi Tengah yang memiliki kondisi topografi kompleks. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis stabilitas lereng pada ruas jalan Paleleh–Lokodoka KM 685+100 dengan pendekatan penggunaan dinding penahan tanah tipe kantilever yang diperkuat dengan bored pile. Metode analisis yang digunakan adalah Finite Element Method (FEM) menggunakan pemodelan numerik 2D, dengan mempertimbangkan beban lalu lintas dan beban gempa bumi. Hasil analisis menunjukkan bahwa desain dinding penahan tanah dengan perkuatan bored pile menghasilkan nilai faktor keamanan (SF) sebesar 1,561 pada kondisi layan dan 1,120 pada kondisi gempa, yang telah memenuhi ketentuan dalam SNI 8460-2017. Disimpulkan bahwa penggunaan bored pilesebagai perkuatan memberikan kontribusi signifikan terhadap kestabilan lereng dan dapat menjadi solusi teknis yang efektif untuk kawasan rawan longsor

    Penerapan Konsep Pembuktian Digital dalam Kasus Kejahatan Teknologi Informasi: Application of the Concept of Digital Evidence in Information Technology Crime Cases

    No full text
    Kejahatan berbasis teknologi juga meningkat seiring dengan berkembangnya teknologi informasi yang sangat pesat. Berbagai pelanggaran yang memanfaatkan perangkat digital termasuk dalam kategori ini: hacking, penipuan online, pencurian identitas, hingga penyebaran informasi yang merugikan. Penerapan konsep pembuktian digital merupakan bagian yang sangat penting dari proses penegakan hukum kejahatan ini. Pengumpulan, penyimpanan, dan analisis bukti dari perangkat atau sistem digital, seperti komputer, ponsel, server, dan jaringan internet, disebut pembuktian digital. Bukti digital ini harus dapat dipertanggungjawabkan secara hukum dan harus menjadi komponen penting dari proses pengadilan. Artikel ini akan membahas lebih lanjut tentang bagaimana konsep pembuktian digital dapat digunakan dalam kasus kejahatan teknologi informasi. Ini akan membahas masalah yang ada dalam proses pembuktian dan solusi untuk masalah tersebut

    0

    full texts

    4,676

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    E-Journal Unismuh Palu - Universitas Muhammadiyah Palu
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇