E-Journal Unismuh Palu - Universitas Muhammadiyah Palu
Not a member yet
    4676 research outputs found

    Optimizing Discharge Processes to Alleviate Emergency Department Overcrowding: An Audit in a Central Malaysian Tertiary Hospital

    No full text
    Introduction: Emergency Department (ED) overcrowding is a global challenge, often exacerbated by delays in discharging patients from inpatient wards. In Malaysia, this issue is especially pressing in tertiary hospitals, where prolonged discharge times hinder bed turnover and contribute to ED congestion. Methods: A 30-day cross-sectional audit was conducted in a medical ward of a central tertiary hospital in Malaysia, involving 109 consecutively discharged patients selected via total sampling. Discharge duration was measured from the point of medical fitness for discharge to actual bed vacancy. Data were analysed using descriptive statistics to identify patterns and sources of delay. Results: The mean discharge duration was 420 minutes—more than double the 180-minute target—with only 7% of patients meeting the benchmark. Key delay factors included insufficient pre-discharge planning, limited staffing, delayed documentation and pharmacy processes, poor IT infrastructure, logistical challenges, and social support issues. Complex cases requiring multidisciplinary input experienced the longest delays. Conclusion: To improve hospital efficiency and reduce ED overcrowding, hospitals should implement structured early discharge planning, enhance staffing, upgrade digital infrastructure, and establish a discharge lounge. Strengthening interdepartmental coordination and integrating social support services earlier in the discharge process are also crucial. &nbsp

    Correlation between Vitamin D and Hemoglobin Levels in Anemia during Pregnancy

    No full text
    Introduction: Anemia in pregnancy is a serious health problem for pregnant women that can increase the risk of postpartum hemorrhage, low birth weight, and fetal growth retardation. Low intake of foods that are sources of vitamin D causes low concentrations of vitamin D (25 Hydroxyvitamin D), which can increase hepcidin expression, thereby disrupting iron hemostasis which ultimately causes anemia in pregnant women. This study aims to determine the correlation between vitamin D levels and hemoglobin in anemia in pregnancy. Methods: This study used a case-control design with 68 pregnant women as respondents. Vitamin D levels were examined using 25 (OH) D levels and the ELFA method. Data on age, body mass index (BMI), frequency of pregnancy, education, and frequency of antenatal care visits were analyzed using the chi-square test and logistic regression analysis. Results: The results of the study show that the most significant proportion occurred in the age range of 20 – 35 years (84.5%), the majority of respondents had a normal body mass index (60.3%), respondents with a pregnancy frequency of 1-3 were 86.8%, most respondents had secondary education (63.2%), respondents who had regular prenatal visits amounted to 86.8%, the majority of respondent had a vitamin d insufficiency levels (48.5%). Bivariate analysis show revealed that significant influencing factors of anemia pregnancy were age (p=0.008), BMI (p=0.040), and frequency of ANC (p=0.012). There is no correlation between hemoglobin levels and vitamin D (p=0.707).   Conclusion: This study did not correlate vitamin D levels and hemoglobin levels

    Pendekatan Sosiologi dalam Penyusunan Peta Dakwah (Kota Makassar): Sociological Approach in Compiling the Map of Da'wah (Makassar City)

    No full text
    Penyusunan peta dakwah merupakan langkah strategis dalam upaya memperluas penyebaran pesan Islam di masyarakat. Kota Makassar, sebagai salah satu kota besar di Indonesia, memiliki keberagaman sosial yang cukup kompleks. Oleh karena itu, pendekatan sosiologi menjadi penting dalam merancang peta dakwah yang tepat guna dan efektif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana pendekatan sosiologi dapat diterapkan dalam penyusunan peta dakwah di Kota Makassar. Dengan menggunakan metode kualitatif, penelitian ini mengkaji struktur sosial, dinamika kelompok, serta faktor-faktor sosial budaya yang memengaruhi penerimaan dakwah di berbagai lapisan masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemetaan dakwah yang berbasis pada analisis sosiologis memungkinkan penyesuaian metode dakwah dengan karakteristik sosial, ekonomi, dan budaya yang ada di setiap wilayah. Pendekatan ini dapat meningkatkan efektivitas dakwah dengan memanfaatkan potensi sosial yang ada dan mengatasi tantangan-tantangan yang dihadapi dalam proses penyebaran ajaran Islam di tengah-tengah masyarakat yang pluralistik. Oleh karena itu, pengembangan peta dakwah yang berbasis pada pendekatan sosiologi di Kota Makassar sangat penting untuk memperkuat keberhasilan dakwah dan membangun masyarakat yang lebih harmonis

    Analisis Kinerja EDFA dalam Sistem WDM untuk Aplikasi Komunikasi Optik dan LiDAR: EDFA Performance Analysis in WDM Systems for Optikal Communication and LiDAR Applications

    No full text
    Peningkatan kebutuhan akan transmisi data berkecepatan tinggi mendorong pengembangan teknologi seperti Wave Division Multiplexing (WDM) dalam sistem komunikasi serat optik yang memungkinkan untuk meningkatkan kapasitas transmisi.. Namun, sistem WDM menghadapi tantangan seperti redaman dan dispersi sinyal yang dapat menurunkan kualitas transmisi jarak jauh. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja penguat Erbium-Doped Fiber Amplifier (EDFA) dalam sistem WDM 4 kanal, yang penting untuk optimasi komunikasi optik dan aplikasi Light Detection and Ranging (LiDAR). Metode penelitian ini menggunakan pemodelan dan simulasi dengan software Optisystem 17.1, dengan variasi panjang serat optik dan nilai forward pump power EDFA. Hasil simulasi menunjukkan bahwa peningkatan panjang serat optik menyebabkan penurunan nilai Optikal Power Meter (OPM), mengindikasikan peningkatan redaman. Namun, penggunaan EDFA secara signifikan mengurangi Bit Error Rate (BER), yang membuktikan efektivitasnya dalam menjaga kualitas transmisi. Kesimpulannya, EDFA memainkan peran krusial dalam meningkatkan kinerja sistem WDM, yang relevan untuk komunikasi optik dan pengembangan LiDAR

    Optimalisasi Komoditas Kelapa di Desa Bintang Rinjani Melalui Pelatihan Produksi Virgin Coconut Oil: Optimization of Coconut Commodities in Bintang Rinjani Village Through Virgin Coconut Oil Production Training

    No full text
    Desa Bintang Rinjani memiliki potensi pertanian dan perkebunan, khususnya kelapa, namun pemanfaatannya masih terbatas pada konsumsi rumah tangga dan penjualan segar dengan nilai ekonomi rendah. Keterbatasan keterampilan pascapanen menjadi salah satu faktor penyebab rendahnya tingkat kesejahteraan masyarakat. Untuk mengatasi hal ini, dilakukan kegiatan pengabdian melalui pelatihan pengolahan Virgin Coconut Oil (VCO) guna meningkatkan nilai tambah kelapa dan pemberdayaan ekonomi rumah tangga. Kegiatan ini dilaksanakan dengan melibatkan 27 anggota PKK. Pelatihan dirancang secara terpadu dengan pendekatan partisipatif, mencakup ceramah dan praktik langsung pembuatan VCO tanpa pemanasan. Evaluasi dilakukan melalui pretest dan posttest yang dianalisis secara deskriptif. Hasilnya menunjukkan peningkatan pengetahuan, keterampilan, dan minat peserta sebesar 16,98%, dari kategori sedang menjadi tinggi. Secara keseluruhan, pelatihan ini telah berhasil meningkatkan kapasitas masyarakat dalam mengolah kelapa menjadi VCO serta mendukung pengembangan industri rumah tangga berbasis agro di Desa Bintang Rinjani

    Optimalisasi Antena Rectangular Slotted Bowtie (RSB) Menggunakan Metode Pencocokan Inset feed Untuk Perangkat IoT : Optimization of Rectangular Slotted Bowtie (RSB) Antenna Using Inset feed Matching Method for IoT Applications

    No full text
    Perkembangan Internet of Things (IoT) memerlukan akan antena nirkabel yang efisien serta juga hemat daya. Penelitian ini punya tujuan untuk mengoptimalkan antena Rectangular Slotted Bowtie (RSB) melalui pemakaian metode Inset feed untuk IoT pada frekuensi 2,4 GHz. Jenis simulasi Finite Difference Time Domain (FDTD) dipakai pada riset eksperimental serta perancangan yang berbasis CST Studio Suite 2019. Populasi penelitian meliputi suatu desain antena RSB dengan variasi di parameter-parameter geometris. Contohnya adalah dua konfigurasi dipilih secara sengaja yaitu dengan Inset feed atau tanpa itu. Desain Inset feed terbukti memiliki kinerja lebih baik pada penyesuaian suatu impedansi menurut penelitian dan penambahan nilai bandwidth sebesar 620 MHz yang membantu kinerja antena semakin baik. Lebar pita juga menjadi lebih baik di dalam desain itu. Dengan desain yang ringkas dan performa yang baik, antena ini sesuai bagi aplikasi IoT seperti yang dibutuhkan dalam monitoring lingkungan serta bagi system pertanian cerda

    Mitigasi di Desa Santur Sawahlunto: Upaya Mahasiswa KKN Universitas Negeri Padang dalam Pemetaan Rawan Bencana Tanah Longsor, Angin Putting Beliung dan Kebakaran: Mitigation in Santur Village, Sawahlunto: Efforts of KKN Students of Padang State University in Mapping Disaster Risk of Landslides, Whirlwinds and Fires

    No full text
    Desa Santur, yang terletak di Kota Sawahlunto, merupakan daerah dengan tingkat kerawanan bencana yang tinggi, terutama tanah longsor, angin puting beliung, dan kebakaran. Kondisi geografis yang berbukit serta perubahan iklim yang tidak menentu meningkatkan risiko bencana yang dapat mengancam keselamatan masyarakat. Oleh karena itu, mitigasi bencana menjadi langkah penting dalam upaya mengurangi dampak yang ditimbulkan. Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Universitas Negeri Padang melaksanakan program pemetaan daerah rawan bencana sebagai langkah mitigasi berbasis partisipatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi titik-titik rawan bencana dan memberikan rekomendasi strategis guna meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat. Metode yang digunakan meliputi observasi lapangan, wawancara dengan masyarakat setempat, serta analisis data historis kejadian bencana. Hasil pemetaan menunjukkan bahwa beberapa wilayah di Desa Santur memiliki tingkat risiko tinggi terhadap tanah longsor akibat kondisi tanah yang labil dan curah hujan tinggi. Selain itu, angin puting beliung kerap terjadi di daerah terbuka dengan vegetasi rendah, sementara kebakaran lebih sering terjadi di permukiman padat penduduk yang memiliki keterbatasan dalam sistem pencegahan kebakaran. Berdasarkan temuan tersebut, mahasiswa merekomendasikan berbagai strategi mitigasi, seperti pembuatan jalur evakuasi, pemasangan rambu peringatan, edukasi kesiapsiagaan bencana, serta peningkatan sistem peringatan dini. Kesimpulan dari kegiatan ini menegaskan bahwa pemetaan daerah rawan bencana dapat menjadi langkah awal yang efektif dalam mitigasi bencana di tingkat desa, dengan melibatkan masyarakat secara aktif dalam upaya pengurangan risiko bencana

    Kesiapan Puskesmas Dalam Penerapan Sistem Informasi Manajemen Puskesmas Dengan Metode Doctor’s Office Quality-Information Technology (DOQ-IT) Di Puskesmas Botupingge: Readiness of Health Centers in Implementing Health Center Management Information Systems Using the Doctor's Office Quality-Information Technology (DOQ-IT) Method at Botupingge Health Center

    No full text
    Perkembangan teknologi membawa perubahan besar dalam dunia kesehatan. Proses pencatatan secara manual memperlambat pelayanan dan digantikan dengan sistem informasi berbasis komputer. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kesiapan Puskesmas Botupingge dalam penerapan SIMPUS dengan metode Doctor’s Office Quality-Information Technology (DOQ-IT) di Puskesmas Botupingge. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian Deskriptif Kuantitatif. Jumlah sampel yang diambil pada penelitian ini sama dengan jumlah populasi yakni 32 responden dengan teknik total sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara keseluruhan kesiapan Puskesmas Botupingge dalam menerapkan Simpus adalah (93,8%) berada pada kategori III yang artinya pada aspek sumber daya manusia, budaya kerja organisasi, tata kelola kepemimpinan, infrastruktur di Puskesmas Botupingge sangat siap dalam menerapkan Simpus. Saran peneliti untuk Puskesmas Botupingge bisa melakukan pelatihan secara berkala terkait penggunaan e-Puskesmas kepada seluruh petugas kesehatan, serta dapat melakukan perbaikan infrastruktur pendukung agar penggunaan Simpus semakin optimal

    Analisis Infrastruktur Teknologi Informasi sebagai Penunjang Layanan Keimigrasian pada Kantor Imigrasi Kelas I TPI Palembang: Analysis of Information Technology Infrastructure as a Support for Immigration Services at the Class I TPI Palembang Immigration Office

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis infrastruktur teknologi informasi (TI) yang diterapkan di Kantor Imigrasi Kelas I TPI Palembang sebagai penunjang layanan keimigrasian. Infrastruktur TI yang digunakan mencakup perangkat keras, perangkat lunak, serta sistem jaringan yang mendukung layanan administrasi keimigrasian seperti pengurusan paspor dan pengawasan terhadap orang asing. Dalam penelitian ini juga dibahas tantangan keamanan sistem informasi, seperti kebocoran data pribadi, manipulasi data, dan serangan siber yang dapat mempengaruhi kualitas layanan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan teknologi informasi telah meningkatkan efisiensi layanan keimigrasian, namun penguatan aspek keamanan sistem sangat diperlukan untuk memastikan kelancaran operasional dan perlindungan data pribadi masyarakat

    Penerapan Problem Based Learning terhadap Hasil Belajar Siswa SMK Negeri 2 Surabaya pada Materi Momen Inersia: Applying Problem-Based Learning to Improve Student Learning Outcomes on Moment of Inertia at SMK Negeri 2 Surabaya

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas X Desain Pemodelan dan Informasi Bangunan (DPIB) di SMK Negeri 2 Surabaya pada materi momen inersia melalui penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL). Latar belakang penelitian ini adalah rendahnya pemahaman siswa terhadap konsep momen inersia yang bersifat abstrak dan penggunaan model pembelajaran konvensional yang masih bersifat teacher-centered. Penelitian menggunakan desain Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam tiga siklus, dengan subjek penelitian 30 siswa kelas X DPIB. Setiap siklus terdiri dari tahapan perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Data dikumpulkan melalui tes hasil belajar (pretest dan post-test) serta lembar observasi aktivitas siswa, kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan pada rata-rata nilai post-test dari 68 pada siklus I menjadi 78 pada siklus II, dan mencapai 85 pada siklus III. Persentase siswa yang mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) juga meningkat dari 65% pada siklus I menjadi 95% pada siklus III. Selain itu, terjadi peningkatan keaktifan dan partisipasi siswa dalam proses pembelajaran di setiap siklus. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan model PBL efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada materi momen inersia, mengubah paradigma pembelajaran dari teacher-centered menjadi student-centered, dan berhasil mengatasi kesulitan pemahaman konsep abstrak melalui pendekatan kontekstual. Model PBL terbukti mampu menjembatani kesenjangan antara teori dan praktik dalam pendidikan kejuruan bidang teknik bangunan

    0

    full texts

    4,676

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    E-Journal Unismuh Palu - Universitas Muhammadiyah Palu
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇