E-Journal Unismuh Palu - Universitas Muhammadiyah Palu
Not a member yet
4676 research outputs found
Sort by
Penegakan Hukum pada Pencemaran Lingkungan Akibat Pengelolaan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) Rumah Sakit: Law Enforcement on Environmental Pollution Due to Management of Hospital Hazardous and Toxic Waste (B3)
Pemerintah dalam pengelolaan Limbah Bahan Berbahaya Beracun atau disingkat Limbah (B3) masih sering mendapatkan pencemaran lingkungan hidup, yang berujung pada perbuatan pidana. Hal ini dikarenakan pengelolaan Limbah dilakukan tidak sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. Akibatnya, kepada rumah sakit tentunya harus dimintai pertanggungjawaban hukum, dalam hal ini pertanggungjawaban pidana sebagaimana diatur dan disebutkan dalam Pasal 103 jo Pasal 116 Undang-Undang PPLH. Penulis dalam hal ini melakukan penelitian sebagai berikut: 1) Bagaimana Pengaturan Hukum Pengelolaan Limbah Bahan Berbahaya Dan Beracun Sisa Kegiatan Rumah Sakit; 2.Bagaimana Tindak Pidana Pencemaran Lingkungan Terkait Pengelolaan Limbah Bahan Berbahaya Dan Beracun Sisa Kegiatan Rumah Sakit. Metode yang digunakan dalam penulisan ini menggunakan yuridis empiris yaitu penelitian yang menggunakan data primer sebagai data utamanya dan data sekunder sebagai data penunjang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1. Prinsip kehati-hatian dan kecermatan sangat diperlukan dalam menangani kasus pidana lingkungan, khususnya pengelolaan limbah B3 tanpa izin, guna tercapainya tujuan hukum yaitu keadilan, kemanfaatan, dan kepastian hukum.;2. Terjadinya tindak pidana pencemaran lingkungan terkait pengelolaan Limbah bahan berbahaya dan beracun sisa kegiatan rumah sakit, dapat terjadi akibat adanya kegiatan yang berkenaan dengan pengelolaan Limbah B3 yang tidak sesuai dengan peraturan perundang-undangan. Misalnya pengelolaan Limbah B3 yang tidak memiliki izin, atau melakukan pengangkutan Limbah B3 tidak memiliki izin atau membuang Limbah pada tempat yang tidak tidak semestinya
Pengaruh Disiplin Kerja dan Beban Kerja terhadap Kinerja Pegawai pada Direktorat Lalu Lintas Polda Sulawesi Tengah : The Influence of Work Discipline and Workload on Employee Performance at the Central Sulawesi Police Traffic Directorate
Tujuan penelitian ini mengetahui dan menganalisis pengaruh disiplin kerja dan beban kerja terhadap kinerja pegawai pada Direktorat Lalu Lintas Polda Sulawesi Tengah. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif verifikatif. Dengan menggunakan 68 responden. Analisa data menggunakan analisis regresi linier berganda. Hasil analisis menunjukkan disiplin kerja, Beban kerja dan kinerja pegawai dinilai baik oleh pegawai Direktorat Lalu Lintas Polda Sulawesi Tengah. Disiplin kerja dan Beban kerja berpengaruh signifikan terhadap Kinerja pegawai pegawai Direktorat Lalu Lintas Polda Sulawesi Tengah. Disiplin kerja berpengaruh signifikan terhadap Kinerja pegawai pegawai Direktorat Lalu Lintas Polda Sulawesi Tengah. Beban kerja berpengaruh signifikan terhadap Kinerja pegawai Direktorat Lalu Lintas Polda Sulawesi Tengah
Pengaruh Profitabilitas, Likuiditas, dan Leverage terhadap Nilai Perusahaan pada Perusahaan Sektor Barang Baku yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2018 – 2022 : The Influence of Profitability, Liquidity, and Leverge on Company Value in Raw Goods Sector Companies Listed on the Indonesian Stock Exchange 2018-2022
Setiap perusahaaan harus mempertahankan keahlian dalam mengelola dana yang dimiliki dan membentuk sumber daya yang kompeten dalam menjalankan bisnis perusahaan guna meningkatkan nilai perusahaan. Untuk meningkatkan nilai perusahaan maka diperlukan analisis yang baik terhadap beberapa rasio-rasio yang dapat mempengaruhi nilai perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk mencari pengaruh secara parsial dan simultan Profitabilitas (X1), Likuiditas (X2) dan Leverage (X3) terhadap Nilai Perusahaan (Y). Data penelitian yang digunakan adalah data Perusahaan Sektor Barang Baku selama tahun 2018-2022 yang diambil dari www.idx.co.id. Jumlah populasi penelitian ini berjumlah 66 perusahaan dengan sampel yang digunakan sebanyak 27 perusahaan selama 5 tahun maka sampel menjadi 135 observasi. Penelitian ini dilakukan dari bulan Juni 2023-Januari 2024. Penelitian ini menggunakan data kuantitatif yang diolah dengan Eviews 10 dengan analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Secara parsial Profitabilitas, Likuiditas dan Leverage berpengaruh positif dan signifikan terhadap nilai perusahaan. Secara simultan Profitabilitas, Likuiditas dan Leverage berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan dengan koefisiensi sebesar 88,20% sedangkan sisanya yaitu 11,80 % dipengaruhi oleh faktor lain
Navigasi Hipertensi: Penyebab, Gejala dan Manajemen Efektif: Navigating Hypertension: Causes, Symptoms and Effective Management
Permasalahan global terkait hipertensi yang memerlukan pendekatan holistik dalam penanganan dan pengelolaannya. Tujuan penelitian adalah mengevaluasi efektivitas program navigasi hipertensi dengan menggunakan desain studi klinis acak terkontrol. Partisipan dibagi menjadi dua kelompok: kelompok intervensi menerima panduan dan dukungan navigasi hipertensi, sementara kelompok kontrol mendapatkan perawatan konvensional. Selama studi, pemantauan dilakukan untuk mengukur perubahan tekanan darah, tingkat kepatuhan terhadap perawatan, dan pengetahuan terkait hipertensi. Hasil utama menunjukkan peningkatan pemahaman kondisi hipertensi di kelompok intervensi, disertai dengan penurunan tekanan darah yang lebih baik dibandingkan kelompok kontrol. Peserta kelompok intervensi juga menunjukkan peningkatan kepatuhan terhadap rencana perawatan jangka panjang. Kesimpulan dari penelitian ini menyatakan bahwa navigasi hipertensi dapat efektif meningkatkan hasil kesehatan pada populasi berisiko tinggi. Program ini memberikan dukungan personal melalui panduan dan sumber daya yang relevan, membantu pasien mengatasi tantangan pengelolaan hipertensi. Oleh karena itu, integrasi navigasi hipertensi dapat menjadi strategi bermanfaat untuk meningkatkan pemahaman pasien, kepatuhan, dan manajemen kondisi hipertensi secara lebih baik, dengan potensi peningkatan kualitas hidup dan pengurangan risiko komplikasi yang terkait
Teaching Punctuation through Descriptive Text to the Grade Eight Students
This study used a pre-experimental design to examine whether or not teaching punctuation to grade 8 students at SMPN 6 Palu through descriptive text could result in improved sentence punctuation. SMPN 6 Palu's eighth-grade students made up the study's sample population. The researcher used a pretest and post-test to gather data, assessing the students' proficiency with punctuation both before and after the intervention. The test's outcome reveals that students' post-test mean scores (72.11) were higher than their pretest scores (59.89). Using descriptive text in teaching punctuation can help grade eight students at SMPN 6 Palu to punctuate correctly, according to the hypothesis test results
Hubungan Karakteristik dan Pengetahuan Ibu dengan Keberhasilan Menyusui Eksklusif pada Masa Pandemi Covid-19 di Puskesmas Alak Kupang: The Relationship between Characteristics and Mother's Knowledge with Exclusive Breastfeeding Success during the Covid-19 Pandemic at the Alak Kupang Health Center
Latar belakang: ASI Eksklusif merupakan nutrisi paling tepat untuk bayi usia 0-6 bulan dan penting bagi pertumbuhannyaa agar terhindar dari stunting. Situasi pandemi Covid-19 membatasi keberhasilan dalam pemberian ASI Eksklusif.
Tujuan: Penelitian ini untuk menganalisa hubungan karakteristik dan pengetahuan ibu dengan keberhasilan menyusui eksklusif pada masa pandemi COVID-19 di Puskesmas Alak Kupang, yang dilakukan pada Maret-Desember 2021.
Metode: Penelitian ini adalah deskriptif korelatif dengan pendekatan cross-sectional. Teknik pengambilan sampel dengan purposive sampling sebanyak 111 responden.
Hasil: Penelitian menjelaskan bahwa dari 111 responden sebagian besar memiliki bayi usia 7-12 bulan sebanyak 97 (87,4%), usia ibu < = 25 tahun sebanyak 79 (71,2%), pendidikan tinggi 93 (83,8%), ibu bekerja 67 (60,4%), riwayat ibu sehat 102 (91,9%), ibu dengan pengetahuan baik 88 (79,3%) dan keberhasilan ASI Eksklusif 84 (75,7%). Hasil analisa uji chi square menjelaskan adanya hubungan antara usia ibu (p value = 0,000), pendidikan (p value =0,013), pekerjaan (p value = 0,001) dan pengetahuan (p value = 0,003). Tidak ada hubungan antara usia bayi (p value = 0,551) dan riwayat kesehatan ibu (p value = 0,685) dengan keberhasilan menyusui eksklusif pada masa pandemic Covid-19.
Kesimpulan: Terdapat hubungan usia, pendidikan, pekerjaan dan pengetahuan ibu dalam keberhasilan menyusui eksklusif ketika masa pandemi Covid-19. Saran petugas kesehatan sebaiknya mendukung dalam mempromosikan dan memotivasi masyarakat dalam kegiatan menyusui eksklusif, terutama ibu-ibu untuk mencegah dan meminimalkan kejadian stunting pada anak-anak di masa datang.
 
Pengaruh Karakteristik Individu dan Perilaku Merokok dengan Gejala ISPA Pengguna Terminal Malangkeri Kota Makassar: The Influence of Individual Characteristics and Smoking Behavior on ARI Symptoms of Malangkeri Terminal Users, Makassar City
Latar belakang: Gejala Infekeksi Saluran Pernapasan Akut merupakan keluhan yang dialami seseorang pada saluran pernapasan. Penyakit saluran pernapasaan menepati urutan ketiga penyebab kematian pada pekerja yaitu sebesar 21 %. Penyebab ISPA beberapa dari factor risiko individu dan perilaku merokok. Terdapat hubungan yang signifikan yang kuat dan searah antara paparan Debu TSP dan penggunaan APD dengan Gejala ISPA sehingga diharapkan pengguna terminal taat terhadap pengggunaan masker untuk mengurasi risiko paparan debu
Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh factor karakteristik individu dan perilaku merokok dengan gejala Ispa Pengguna Terminal Malangkeri Kota Makassar.
Metode: Penelitian ini menggunakan desain obervasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Pengambilan sampel dengan cara simple random sampling sejumlah responden 86 responden. Penilaian factor risiko individu dan perilaku merokok dengan menggunakan kuisioner, penilaian gejala ISPA menggunakan kueisoner Depkes tahun 2002. Analisis data menggunakan SPSS 24.00 dengan uji somers’s d
Hasil: Hasil penelitian menunjukan rata rata pengguna Terminal Malangkeri Kota Makassar mengalami gejala ISPA sedang. Hasil uji bivariat menunjukan ada hubungan signifikan antara usia, jenis kelamin dan prilaku merokok dengan gejala ispa, dengan p-value< 0,05 namun untuk kebiasaan berolahraga dan IMT tidak signifikan dengan gejala ISPA.
Kesimpulan: Terdapat hubungan antara karakteristik individu berupa usia dan jenis kelamin dengan gejala ispa, namun untuk IMT dan kebiasaan berolahraga tidak berhubungan, sedangkan factor lain berupa perilaku merokok berhubungan juga dengan gejala ISPA
Hubungan Mutu Pelayanan Kesehatan dengan Kepuasan Pasien PTM di UPTD Puskesmas Tosora: The Relationship of Health Service Quality With PTM Patient Satisfaction in UPTD Puskesmas Tosora
Latar Belakang: Pelayanan kesehatan dipahami sebagai pemenuhan kebutuhan pasien dan kualitas pelayanan yang diterima pasien dapat dinilai salah satunya berdasarkan kepuasan pasien. Kepuasan pasien adalah perasaan bahagia yang muncul pada diri seorang sehabis menerima pelayanan yang diterima atau dialam secara eksklusif atau menggunakan istilah lain tingkat perasaan seseorang pelanggan sehabis membandingkan kinerja atau output yang dirasakan.
Tujuan: untuk mengetahui Hubungan Mutu Pelayanan Kesehatan dengan Kepuasaan Pasien Rawat Jalan Penyakit Tidak Menular Puskesmas Tosora.
Metode: Jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan Cross Sectional Study. Teknik penarikan sampel dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan metode accidental sampling. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 95 responden. Penelitian dilakukan pada bulan April – Mei 2022.
Hasil: Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kompetensi teknis (p=0.086), akses terhadap pelayanan (p=0.013), hubungan interpersonal (p=0,000), dan kenyamanan (p=0,006). Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa ada hubungan anatara variabel akses terhadap pelayanan, hubungan interpersonal, kenyamanan dengan kepuasan pasien rawat jalan penyakit tidak menular di UPTD Puskesmas Tosora. Sedangkan, tidak ada hubungan antara variabel kompetensi teknis dengan kepuasan pasien rawat jalan penyakit tidak menular di UPTD Puskesmas Tosora Kabupaten Wajo.
Kesimpulan: Ada hubungan antara faktor variabel akses terhadap pelayanan, hubungan interpersonal, dan kenyamanan dengan kepuasan pasien rawat jalan penyakit tidak menular di UPTD puskesmas Tosora Kabupaten Wajo. Saran penulis untuk pihak Puskesmas agar meningkatkan lagi mutu pelayanan kesehatan yang diberikan kepada pasien, sehingga dapat memberikan dampak kepuasan kepada pasien
Kepatuhan terhadap Pedoman Pengendalian Infeksi dalam Praktik Kedokteran Gigi : Literature Review: Adherence to Infection Control Guidelines in Dental Practice : Literature Review
Latar Belakang: Infeksi silang atau Healthcare Associated Infections (HAIs) adalah penularan infeksi yang terjadi karena adanya agen infeksi. HAIs juga dapat terjadi di dalam praktik kedokteran gigi. Dokter gigi, mahasiswa kedokteran gigi, dan petugas kesehatan lainnya berisiko tertular infeksi selama prosedur perawatan. Prosedur perawatan gigi rutin yang menghasilkan aerosol, berpotensi menimbulkan risiko bagi dokter gigi, staf perawatan gigi, dan pasien.
Tujuan: Untuk mengkaji faktor-faktor apakah yang berhubungan dengan kepatuhan tenaga kesehatan gigi dan mulut dalam menjalankan Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI) dalam praktik.
Metode: Metode literature review ini dengan mengkaji artikel-artikel berbahasa Indonesia maupun Inggris yang tersedia pada database online, diantaranya Google Scholar, PubMed, Portal Garuda, dan Science Direct. Database ditelusur menggunakan kata kunci yang telah ditentukan sesuai dengan tujuan penelitian dan memenuhi kriteria inklusi.
Hasil: Terdapat 13 artikel yang memenuhi tujuan penelitian dan kriteria inklusi. Sebagian besar penelitian menunjukkan kepatuhan tenaga kesehatan gigi dan mulut dalam menjalankan PPI sudah baik, namun belum optimal. Adapun beberapa faktor yang dapat mempengaruhi kepatuhan tenaga kesehatan gigi dan mulut dalam menjalankan pedoman PPI.
Kesimpulan: Faktor-faktor yang dapat mempengaruhi kepatuhan tenaga kesehatan gigi dan mulut dalam menjalankan PPI di praktik pelayanan yaitu pengetahuan, persepsi, sikap, sarana prasarana, dan monitoring atau pengawasan
Efektivitas Manajemen Stres Multipel terhadap Stres, Burn Out dan Risiko Gangguan Mental Emosional pada Mahasiswa Pascasarjana Keperawatan : Effectiveness of Multiple Stres Management Techniques on Stres Scale, Burn Out and Mental Emotional Disorder Risk in Postgraduate Nursing Students
Latar belakang: Stres merupakan hal yang sering dialami oleh mahasiswa pascasarjana terutama berkaitan dengan penampilan akademik. Paparan terhadap stres yang berlebihan tanpa kemampuan koping dan manajemen stres yang tepat bisa membuat mahasiswa mengalami gangguan kesehatan psikologis yang lebih serius seperti depresi hingga bunuh diri.
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas program manajemen stres yang dilakukan pada mahasiswa pascasarjana Fakultas Ilmu Keperawatan.
Metode: Desain penelitian yang digunakan adalah quasi experimental pre-post test control group design. Sampel penelitian merupakan mahasiswa pascasarjana yang mengikuti dan tidak mengikuti mata kuliah manajemen sebanyak 74 mahasiswa. 3 Kuesioner yang digunakan dalam penelitian ini yaitu skala stres, SRQ-20, dan Burn Out Self Test. Analisis dilakukan menggunakan uji paired T-Test.
Hasil: Teknik manajemen stres yang diberikan kepada kelompok intervensi secara signifikan mampu menurunkan tingkat stres (p value 0,002), menurunkan skala burn out (p value 0,003) dan menurunkan tanda gejala gangguan mental emosional (p value 0,003). Sementara pada kelompok kontrol justru menunjukkan peningkatan skala stres dari skor rata-rata 161,14 menjadi 186,27, peningkatan skala burn out dari skor 28,27 menjadi 29,08 dan peningkatan tanda gejala gangguan mental emosional dari skor 3,19 menjadi 4,14.
Kesimpulan: Manajemen stres multipel efektif diterapkan untuk menurunkan stres akademik mahasiswa program pascasarjana. Manajemen stres multipel direkomendasikan untuk diterapkan di perguruan tinggi untuk menurunkan tingkat stres mahasiswa terutama berkaitan dengan stres akademik.