E-Journal Unismuh Palu - Universitas Muhammadiyah Palu
Not a member yet
    4676 research outputs found

    Pelaksanaan Promosi Kesehatan Rumah Sakit dalam Rangka Upaya Menjaga Keselamatan Pasien : Literature Review: Implementation of Health Promoting Hospital in the Context of Efforts to Maintain Patient Safety : Literature Review

    No full text
    Latar belakang: Rumah sakit menyediakan upaya promotif dan preventif rumah sakit dengan melaksanakan Promosi Kesehatan Rumah Sakit (PKRS). Adanya PKRS diharapkan dapat meningkatkan pelayanan kesehatan kepada sasaran PKRS sehingga dapat meningkatkan upaya dalam rangka menjaga keselamatan pasien. Tujuan: Artikel ini disusun untuk menganalisis pelaksanaan PKRS di rumah sakit untuk menjaga keselamatan pasien. Metode: Sumber artikel yang digunakan didapatkan melalui penelusuran melalui database Google Scholar. Artikel diseleksi menurut kriteria inklusi menggunakan kata kunci “promosi kesehatan rumah sakit dan keselamatan pasien”. Artikel yang digunakan dipublikasikan dalam rentang waktu 10 tahun terakhir dan tersedia dalam bentuk full text.  Hasil: Hasil penelusuran terdapat 9.630 jurnal yang kemudian dipersempit dengan menuliskan “pelaksanaan promosi kesehatan rumah sakit dan upaya menjaga keselamatan pasien”. Sehingga menjadi 10 jurnal yang akan direview. Setiap artikel menyatakan bahwa upaya menjaga keselamatan pasien adalah hal yang fundamental di setiap rumah sakit sehingga setiap rumah sakit memiliki program keselamatan pasien yang membutuhkan peran promosi kesehatan untuk mengkomunikasikan budaya keselamatan pasien.   Kesimpulan: Peran promosi kesehatan sangat penting untuk komunikasi antar tenaga medis untuk menerapkan budaya keselamatan pasien di rumah sakit sehingga dapat mencegah Insiden Keselamatan Pasien.     &nbsp

    Pengaruh Teman Sebaya terhadap Kejadian Pernikahan Dini : Literature Review: The Effects of Peers on Early Marriage Incidents : Literature Review

    No full text
    Latar belakang: Masalah pernikahan dini yang terjadi di Indonesia disebabkan oleh berbagai faktor, diantaranya adalah pengetahuan, adopsi perilaku proses, sikap, pendidikan, status pekerjaan, pendapatan, pola asuh orang tua, kepercayaan, ketersediaan pelayanan kesehatan, dan peran teman sebaya. Tujuan: untuk menelaah hasil dari hubungan teman sebaya terhadap kejadian pernikahan dini sesuai dengan penelitian – penelitian yang telah dilakukan sebelumnya. Metode: Metode yang digunakan ialah tinjauan literature review. Pengumpulan artikel menggunakan database Google Scholar dan BMC dengan seleksi kurun waktu 5 tahun terakhir. Pengumpulan data disesuaikan dengan kriteria yang telah ditentukan. Hasil: Dari beberapa faktor seperti faktor predisposisi, pemungkin dan penguat, didapatkan pengaruh teman sebaya berperan cukup kuat bagi remaja untuk melangsungkan pernikahan dini karena terlibat dalam memberikan keputusan dan mendukung untuk menikah dini dari teman sebayanya. Kesimpulan: Terdapat pengaruh ataupun keterlibatan teman sebaya dalam mendukung remaja lainnya untuk segera melangsungkan pernikahan pada usia dini

    Pengaruh Unsur Budaya terhadap Perilaku Pencarian Pengobatan pada Pasien Stroke : Literature Review: The Influence of Cultural Elements on Health Seeking Behavior in Stroke Patients : Literature Review

    No full text
    Latar belakang: Unsur budaya sangat mempengaruhi perilaku pencarian pengobatan pasien stroke. Ketepatan pencarian pengobatan pada pasien stroke menjadi penting karena stroke merupakan penyakit kegawatdaruratan yang butuh penanganan segera untuk mencegah kecacatan dan kematian. Tujuan: Penelitian bertujuan mengetahui pengaruh unsur budaya terhadap perilaku pencarian pengobatan pada pasien stroke. Metode: Penelitian menggunakan metode systematic review dengan menggunakan PRISMA (Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analysis). Penelitian ini menggunakan empat mesin pencari dalam pengumpulan artikel, yaitu ProQuest, ScienceDirect, Scopus, dan EBSCO. Kata kunci pencarian artikel adalah “Culture”, “Health Seeking Behavior”, dan “Stroke Patients”. Artikel yang didapatkan sebanyak 353 artikel dan 5 artikel di review dalam penelitian ini. Hasil: Unsur budaya berpengaruh terhadap perilaku pencarian pengobatan pada pasien stroke. Terdapat beberapa unsur budaya yang berpengaruh pada perilaku pencarian pengobatan pada pasien stroke. Kesimpulan: Terdapat pengaruh antara unsur budaya terhadap perilaku pencarian pengobatan pada pasien stroke. Dibutuhkan strategi pendekatan melalui unsur budaya untuk meningkatkan ketepatan perilaku pencarian pengobatan pada pasien stroke sehingga kegawatdaruratan stroke dapat ditangani segera

    Analisis Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian HIV/AIDS di RSUD TC. Hillers Maumere Kabupaten Sikka Provinsi Nusa Tenggara Timur: Analysis of factors related to the incidence of HIV/AIDS in TC Regional Hospital. Hillers Maumere, Sikka Regency, East Nusa Tenggara Province

    No full text
    Latar Belakang: Sejak ditemukan penyakit HIV/AIDS sampai sekarang masih merupakan momok yang menakutkan disamping penyakit lain yang dalam waktu singkat dapat merenggut nyawa manusia dan belum ada obatnya. Sehubungan dengan meningkatnya arus globalisasi, maka berbagai budaya dan gaya hidup dari mancanegara terutama negara-negara barat juga melanda kehidupan masyarakat  Indonesia, khususnya generasi muda. Tujuan : Untuk mengetahui karakteristik pada pasien penderita HIV/AIDS di RSUD TC.Hillers Maumere. Metode : Jenis peneltian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian observasional dengan penedekatan cross sectional study yaitu untuk mempelajari hubungan variabel independen dengan variabel dependen yang diamati pada periode waktu yang sama. Hasil : Dari 82 responden yang di ada di RS. Tc Hillers Maumere, 45 pasien yang mengalami penyakit HIVS/AIDS, dari tiga variabel yaitu penegetahuan, prilaku dan seks bebas memiliki hubungan yang cukup singnifikan, dari data pengolahan statistik sebesar pengetahuan nilap p sebesar  0,003 %, Prilaku p sebesar 0,000 dan seks bebas p 0,000. Kesimpulan : bahwa HIV/AIDS masih tinggi di Kab. Maumare, ini di lihat dari dari data yang di peroleh. dengan penyabeb atau variabel yang tertinggi yang dinpengaruhi oleh seks bebas, untuk itu di harapakan penelitian selanjutkan melakukan edukasi yang mendalam kepada anak atau remaja bagaimana bahaya HIV/AIDS

    Faktor yang Berhubungan dengan Perilaku Penggunaan APD pada Petugas Pengelolaan Limbah B3 di Rumah Sakit Umum Pandan Tapanuli Tengah dan Kota Sibolga : Factors Relating to Ppe Using Behavior of B3 Waste Management Workers at Pandan General Hospital Tapanuli Central and Sibolga City

    No full text
    Latar belakang: Alat pelindung diri merupakan suatu kelengkapan sesuai bahaya dan resiko kerja yang wajib digunakan padaa saat bekerja untuk menjaga keselamatan pekerja dan orang lain yang ada disekitarnya. Adapun jenis-jenis alat pelindung diri yang disediakan yaitu : alat pelindung mata dan muka (Goggles dan Tameng), alat pelindung kepala (Topi dan Helm), alat pelindung telinga (Sumbat Telinga dan Penutup Telinga), alat pelindung pernapasan (Masker dan Respirator), alat pelindung tangan (Sarung Tangan), alat pelindung kaki (Sepatu Kerja) dan alat pelindung badan/tubuh (Pakaian Pelindung). Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan, sikap dan tindakan dengan penggunaan alat pelindung diri (APD) pada petugas pengelolaan limbah B3 Di Rumah Sakit Umum Daerah Metode: Penelitian ini menggunakan metode penelitian survei dengan rancangan penelitian cross sectional. Populasi dan sampel petugas Limbah yang ada di Rumah Sakit Umum Daerah Pandan dengan total 20 petugas. Teknik pengembilan sampel menggunakan total sampel (exhaustive sampling) serta analisis data menggunakan chi square dan regresi logistik. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pengetahuan (p=0,002), sikap (p=0,010), tindakan (p=0,006),. Sedangkan variabel yang paling berpengaruh adalah pengetahuan (Exp(B)= 2,589). Kesimpulan: Kesimpulan yang diperoleh bahwa perilaku K3 oleh petugas limbah dalam penggunaan APD sangat dipengaruhi pengetahuan, sikap dan tindakan. Diharapkan kepada setiap petugas limbah B3 yang ada dirumah sakit agar patuh dan selalu memakai APD lengkap dalam pengolaan limbah B

    Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kunjungan Ibu yang Memiliki Anak Balita ke Posyandu di Kelurahan Panambungan Wilayah Kerja Puskesmas Panambungan : Factors Relating to Mother's Visits of Toddler Children to Posyandu in Panambungan District Working Area of Panambungan Health Center

    No full text
    Latar belakang: Membawa balita ke Posyandu akan mendapatkan manfaat yaitu anak mendapatkan kesehatan ke arah yang lebih baik, mendapatkan kemudahan pelayanan disatu kesempatan dalam satu tempat sekaligus. Tingkat partisipasi masyarakat mencapai target yang diharapkan dan cakupan pelayanan dapat diperluas sehingga dapat mempercepat terwujudnya peningkatan derajat kesehatan balita. Tujuan: Tujuan penelitian untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kunjungan ibu yang memiliki anak balita ke posyandu di Kelurahan Panambungan wilayah kerja Puskesmas Panambungan Metode: Desain penelitian yang digunakan adalah Penelitian observasional Analitik, Jenis   rancangan penelitian yang digunakan adalah cross sectional, Populasi penelitian ini yaitu seluruh masyarakat yang terkena diare di Desa Paisubatu pada tahun 2017 yang berjumlah 57 KK. Hasil: Penelitian ini menunjukkan bahwa pengetahuan ibu dan peran petugas kesehatan secara signifikan berhubungan dengan kunjungan ibu yang memiliki balita ke posyandu di Kelurahan Panambungan. Kesimpulan: Penelitian ini menyimpulkan bahwa ibu dan peran petugas kesehatan secara signifikan berhubungan dengan kunjungan ibu yang memiliki balita ke posyandu di Kelurahan Panambungan.   &nbsp

    Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Angka Kejadian TB Paru Kota Baubau: Factors Associated with the Incidence Rate of Pulmonary TB in Baubau City

    No full text
    Di  Kota  Baubau  angka  kejadian  TB  paru  dapat  dikatakan  masih cukup tinggi dengan jumlah kasus terdeteksi adalah sebanyak 202 kasus yang tersebar di 17 Puskesmas yang ada di Kota Baubau dengan Puskesmas Wajo sebagai Puskesmas dengan angka kejadian tertinggi yakni  32  kasus.  Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui Faktor-Faktor Yang Berhubungan dengan Angka Kejadian TB Paru Kota Baubau. Penelitian yang digunakan adalah survey analitik dengan rancangan cross sectional study. Populasi adalah seluruh programer TB di seluruh Puskesmas di Kota Baubau beserta pendampingnya dan wasor TB yang berada di Dinas Kesehatan Kota Baubau yang berjumlah 35 orang. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini yaitu Total Sampling dengan jumlah sampel sebanyak 35 orang. Analisis data yang digunakan adalah analisis univariat dan bivariat. Hasil penelitian tentang Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Angka Kejadian TB Paru Kota Baubau di Kota Baubau diperoleh Fasilitas Kesehatan dengan nilai p = 0.536 ? ? = 0.05, Layanan Kesehatan dengan nilai p = 0.536 ? ? = 0.05, Peran Petugas Kesehatan dengan nilai p = 0.463 ? ? = 0.05 dan Peran Petugas Lapangan dengan nilai p = 0.034 ? ? = 0.05. Kesimpulan, yaitu tidak ada hubungan antara Fasilitas Kesehatan, Layanan Kesehatan, serta Peran Petugas Kesehatan, dengan Angka Kejadian TB Paru Kota Baubau dengan nilai p ? ? = 0.05, dan ada hubungan antara Peran Petugas Lapangan  dengan Angka Kejadian TB Paru Kota Baubau dengan nilai p < ? = 0.05. Saran bagi petugas, walapun peran sebagai petugas sudah dilakukan, ada baiknya jika melakukan peranan sebagai tenaga kesehatan dilakukan secara rutin, agar penyebaran TB dapat ditekan

    Perkawinan Wanita Hamil menurut Peraturan Perundang-Undangan : Marriage of Pregnant Women according to Legislative Regulations

    No full text
    Pada zaman sekarang ini banyak ditemui wanita hamil luar kawin yang kemudian melangsungkan perkawinan. Tapi banyak pula wanita hamil luar kawin yang terpaksa tidak melangsungkan perkawinan karena laki-laki yang menghamilinya tidak mau bertanggungjawab dengan berbagai alasan. Pasal 53 KHI yaitu seorang wanita hamil di luar nikah, dapat dikawinkan dengan pria yang menghamilinya. Tipe penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian Yuridis empiris, dan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan yaitu: 1) pendekatan perundang-undangan (Statute Approache), 2) pendekatan teoritis. Perkawinan wanita hamil dapat dilakukan jika memenuhi syarat sah suatu perkawinan menurut Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan dan KUHPerdata, dan tidak bertentangan dengan agama dan kepercayaan masing-masing orang. Artinya, jika dikembalikan pada aturan agama dan kepercayaan, maka perkawinan tersebut haruslah sesuai dengan ketentuan ajaran agama dan kepercayaan tersebut, wanita hamil dapat dikawinkan dengan laki-laki yang menghamilinya, dan wanita hamil dapat dikawinkan dengan laki-laki (lain) yang tidak menghamilinya sepanjang telah terjadi kesepakatan untuk melangsungkan perkawinan dari masing-masing pihak

    Actualization of Symbolic Values in the Marriage Series Mandar Customs in Polewali Mandar Regency (Perspective of Muhammad Syahrur's Hudud Theory)

    No full text
    This research aims to explore the stages of marriage in the Mandar community in Polewali Mandar Regency, delve into the symbolic values contained in the Mandar traditional wedding symbols in Polewali Mandar Regency, and examine marriage in Polewali Mandar Regency based on the perspective of Hudud Theory by Muhammad Syahrur. The research method used is qualitative, with a phenomenological approach to the natural conditions found within the research object. The research instrument consists of a questionnaire given to informants, including Cultural Experts, Religious Figures, Community Leaders, and Youth Leaders in Polewali Mandar Regency. The data analysis includes data analysis, data reduction, and conclusion. This research indicates that the stages of marriage in the Mandar community in Polewali Mandar Regency consist of sixteen traditional practices still being practiced. These traditional practices include: Mambala'ba, Messisi, Mettumae, Pappasa'bi, Manjanno-janno, Mattandajari, Mappapeissang, Messou, Melattigi, Metindor, Sipacu, Sirusa'i, Suyu', Me'oro tosiala, Mande-ande Kaweng, and Massiarai ku'bur. The symbolic values contained in the Mandar traditional wedding symbols generally align with the principles of Islamic teachings, but certain aspects still require adjustments, such as the standing competition, which implies that the one who stands up first will have authority in the household. This contradicts the essence of the purpose of marriage. The perspective of Hudud Theory by Muhammad Syahrur in viewing marriage is divided into two parts: 1) Islamic marriage, where the Mandar community still adheres to the boundaries set by religion, and 2) Mandar traditional marriage, which remains within the boundaries of Mandar customary practices and does not contradict religious teachings

    Density Identification of Rats and Fleas (Xenopsylla Cheopis) as the Biological Vector of Plague at the Central Market of Gorontalo City

    No full text
    Rat are a reservoir for bubonic plague, as well as a host for ectoparasites of the flea type (Xenopsylla cheopis) as the main biological vector that contributes to the transmission of bubonic plague. Traditional markets are one of the places where rats can be found in quite high numbers. This study aims to determine the density of rats and the presence of fleas (Xenopsylla cheopis) in rats at the Gorontalo City Central Market. The type of research used in this research is descriptive quantitative. The samples were rats caught using mouse traps which were spread at 10 points for 3 days and fleas (Xenopsylla cheopis) that lived on rats. The data is presented using tables and then analyzed descriptively The results showed that the density of rats at the Gorontalo City Central Market was 60%, meaning that it was classified as high density (exceeding the Environmental Health Quality Standards according to Permenkes No. 50 of 2017, namely > 5%). The density of fleas (Xenopsylla cheopis) at the Gorontalo City Central Market is 0.116, meaning that it does not have the potential to transmit bubonic plague (under the Environmental Health Quality Standard according to Permenkes No.50 of 2017, namely <1). It is suggested to market managers be able to control the rat vector using physical control in the form of setting traps and chemical control in the form of administering rat poison, as well as improving the environment around the market to reduce the rat population

    0

    full texts

    4,676

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    E-Journal Unismuh Palu - Universitas Muhammadiyah Palu
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇