E-Journal Unismuh Palu - Universitas Muhammadiyah Palu
Not a member yet
    4676 research outputs found

    Kurangnya Pemahaman dan Kesadaran Wajib Pajak Terhadap Kepatuhan dalam Melaksanakan Peraturan Pemerintah Nomor 46 Tahun 2013 di Kota Palu: Lack of Taxpayer Understanding and Awareness of Compliance in Implementing Government Regulation Number 46 of 2013 in Palu City

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh pemahaman dan kesadaran wajib pajak secara simultan dan parsial terhadap kepatuhan dalam melaksanakan Peraturan Pemerintah Nomor 46 Tahun 2013 di Kota Palu. Jenis penelitian ini adalah penelitian survey. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode Convinience Sampling dengan jumlah sampel sebanyak 91 responden. Alat analisis yang digunakan adalah metode analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pemahaman Wajib Pajak secara parsial berpengaruh terhadap Kepatuhan dalam Melaksanakan Peraturan Pemerintah Nomor 46 Tahun 2013. Kesadaran Wajib Pajak secara parsial berpengaruh terhadap Kepatuhan dalam Melaksanakan Peraturan Pemerintah Nomor 46 Tahun 2013. Untuk hasil secara simultan Pemahaman dan Kesadaran Wajib Pajak memiliki pengaruh signifikan terhadap Kepatuhan dalam Melaksanakan Peraturan Pemerintah Nomor 46 Tahun 2013. Berdasarkan hasil penelitian ini, saran yang dapat direkomendasikan yaitu diharapkan kepada peneliti selanjutnya dapat mengembangkan dan menggali variabel lain yang dapat mempengaruh Kepatuhan dalam Melaksanakan Peraturan Pemerintah Nomor 46 Tahun 2013 ini

    Konseling di Perguruan Tinggi: Counseling in Higher Education

    No full text
    Konseling di perguruan tinggi memiliki peran krusial dalam mendukung perkembangan akademik, emosional, dan karir mahasiswa. Abstrak ini membahas latar belakang, tujuan, dan pendekatan konseling di konteks perguruan tinggi. Konseling di tingkat perguruan tinggi bertujuan untuk membantu mahasiswa mengatasi tantangan akademik, mengelola stres, memahami diri sendiri, dan merencanakan masa depan karir mereka. Dengan memanfaatkan metode konseling yang holistik, konselor di perguruan tinggi membantu mahasiswa mengeksplorasi minat, bakat, dan nilai-nilai pribadi mereka. Selain itu, konseling juga berperan dalam memberikan dukungan terkait penyesuaian diri dengan lingkungan kampus, mengatasi masalah interpersonal, dan meningkatkan kesejahteraan psikologis. Melalui kerja sama dengan fakultas dan staf, konselor di perguruan tinggi berupaya menciptakan lingkungan yang mendukung pertumbuhan dan pengembangan mahasiswa. Dengan demikian, konseling di perguruan tinggi menjadi bagian integral dari upaya untuk meningkatkan pengalaman mahasiswa dan mempersiapkan mereka untuk menghadapi tantangan kehidupan setelah lulus

    Peran Kepemimpinan dalam Membangun Model Pembaharuan Lembaga Pendidikan : The Role of Leadership in Building a Renewal Model for Educational Institutions

    No full text
    Kepemimpinan memegang peranan krusial dalam mencapai standar mutu pendidik dan tenaga kependidikan serta meningkatkan kualitas pendidikan. Artikel ini membahas konsep kepemimpinan pendidikan, standar mutu pendidik dan tenaga kependidikan, serta mutu pendidikan. Fokus utama adalah peran pemimpin sebagai agen perubahan internal dalam lembaga pendidikan, khususnya dalam menghadapi tantangan sumber daya manusia. Penekanan pada perubahan program (kurikulum) tanpa manajemen dan perhatian terhadap sumber daya manusia menyebabkan pelaksanaan program tidak optimal. Resistensi terhadap perubahan dapat dihindari melalui keterlibatan semua pihak dalam proses pengambilan keputusan. Kepemimpinan adalah faktor kunci dalam mencapai standar mutu pendidik dan tenaga kependidikan serta meningkatkan mutu pendidikan. Faktor-faktor seperti kualifikasi, pembinaan profesional, dan manajemen yang efisien menjadi kunci dalam upaya memenuhi standar nasional pendidikan. Metodologi penelitian menggunakan metode kualitatif dengan library research. Analisis pembahasan mencakup konsep utama kepemimpinan, standarisasi tenaga kependidikan, dan kualitas pendidikan. Dampak kepemimpinan terhadap mencapai standar pendidik dan tenaga kependidikan, fungsi kepemimpinan dalam merealisasikan program pendidikan berkelanjutan, serta keseriusan pimpinan dalam mencapai standar pendidik dan tenaga kependidikan untuk menghasilkan pendidikan yang bermutu menjadi fokus analisis. Kepemimpinan yang efektif mengacu pada kemampuan manajerial dan kemampuan inovatif untuk menghadapi perubahan. Kepala sekolah memiliki peran kunci dalam mengelola sumber daya dan meningkatkan mutu pendidikan melalui komitmen, kepemimpinan yang efektif, dan kerjasama erat dengan semua pihak yang terlibat dalam dunia pendidikan

    Pengaruh Penggunaan Media Leaflet dan Benner terhadap Tingkat Pengetahuan Lansia Di Desa Labuan Lelea Kabupaten Donggala

    No full text
    Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mengevaluasi pengaruh penyuluhan kesehatan menggunakan media leaflet dan pendekatan Benner terhadap tingkat pengetahuan tentang penyakit TB paru dan hipertensi pada lansia di wilayah kerja Posyandu Anggrek Desa Labuan Lelea, Kabupaten Donggala. Penyuluhan kesehatan dilaksanakan pada tanggal 6 Januari 2023  dengan Metode penelitian yang digunakan adalah kuasi-eksperimental dengan desain pre-test dan post-test dimana  pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner sebelum dan setelah intervensi. Sampel penelitian ini adalah lansia yang terdaftar di Posyandu Anggrek Desa Labuan Lelea, Kabupaten Donggala sebanyak 40 peserta. Dari hasil penelitian Tidak terdapat pengaruh yang signifikan terhadap pemberikan edukasi Kesehatan terhadap pengetahuan lansia tentang penyakit Tbc di posyandu Anggrek desa Labuan Lelea dengan nilai Sig = 0,538. Karena nilai sig lebih besar dari ? (0,05) maka dapat di simpulkan tidak ada pengaruh pemberian edukasi Kesehatan terhadap lansia namun, terjadi peningkatan rata-rata pengetahuan lansia setelah di berikan edukasi Kesehatan beruba penyuluhan mengenai penyakit Tbc. Tidak terdapat pengaruh yang signifikan terhadap pemberikan edukasi Kesehatan terhadap pengetahuan lansia tentang penyakit Hipertensi di posyandu Anggrek desa Labuan Lelea dengan nilai Sig = 0,103. Karena nilai sig lebih besar dari ? (0,05) maka dapat di simpulkan tidak ada pengaruh pemberian edukasi Kesehatan terhadap lansia namun, terjadi peningkatan rata-rata pengetahuan lansia setelah di berikan edukasi Kesehatan beruba penyuluhan mengenai penyakit Hipertensi. Penelitian ini memberikan kontribusi positif terhadap upaya pencegahan dan pengendalian penyakit TB paru dan hipertensi pada lansia. Disarankan agar pendekatan ini dapat diterapkan secara luas dalam program penyuluhan kesehatan di tingkat masyarakat untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan lansia

    Philosophical Meaning in Sunda Banten Traditional Wedding Rituals

    No full text
    The traditional wedding ritual of Sunda Banten, especially in Kalang Anyar Village, Serang City, Banten, is a hereditary tradition inherent in the community, they believe in the meaning contained in each series of traditional wedding rituals for their survival. The Sunda Banten traditional wedding ritual is part of a cultural symbol with philosophical values ??inherited by their predecessors and this ritual is believed to have a small impact on the life that is carried out. So it is considered necessary to examine the traditional Sunda Banten wedding rituals in the symbols and philosophical meanings they contain. This research is a qualitative field research by using phenomenology as an approach that allows researchers to better understand the behavior and perception of objects. The conclusion obtained from this research is that the overall philosophical meaning in the series of traditional Sunda Banten wedding ceremonies in Kalang Anyar that the various symbols used in the Sunda Banten traditional wedding rituals are as a form of gratitude to Allah Ta'ala for having met their soul mate as well as a vessel in strengthen social relations between fellow human beings and in the context of preserving culture that is valuable for the survival of the community

    Personality Development in Psychoanalytic Perspective: Literature Review

    No full text
    Psychoanalytic theory seeks to explain how personality develops with a focus on motivation, emotions, and other internal aspects. Essentially, psychoanalysis is the result of Freud's ideas about the power of preconscious structures (id, ego, and superego) in controlling human behavior. The implication is that human behavior is controlled by preconscious structures, manifested as imitations, with their control lying in lost childhood memories. The method used in this writing is a literature review, involving a critical analysis of written sources (literature) on a specific topic, enabling the creation of summaries, classifications, comparisons, or even evaluations. Freud believed that humans are constantly driven by a desire for pleasure. However, what one encounters in the external world may not always be an ideal condition that supports these drives. Hence, the idea of a conflict between these drives and the external world arises. This notion led Freud to the concept most famous among his others: the three points of human personality as the Ego (Latin for "I"), Superego (Latin for "above/I above"), and Id (Latin for "this/it"). Freud categorized character development into three stages: infantile (0-5 years), latent (5-12 years), and genital (12 years). The psychoanalytic theory introduced by Freud helps understand human personality and categorize normal and pathological behaviors. Freud believed that humans always experience conflicts, both internal and external, that must be resolved to achieve balance

    Students' Responses to the Application of YouTube-Based Learning Media in Class XI Fiqh Learning at MA DDI Tellu Limpoe, Sidenreng Rappang Regency

    No full text
    The aim of this research was: (1) to determine the implementation process of YouTube-based fiqh learning in Grade XI at MA DDI TelluLimpoe, Sidenreng Rappang Regency, and (2) to assess the student response to the implementation of YouTube-based learning media in Grade XI fiqh lessons at MA DDI TelluLimpoe, SidenrengRappang Regency. The research employed a qualitative (field research) approach with an interpretative perspective. The research instruments used were observation, interviews, and documentation. The data analysis techniques included data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results of this research indicated that: (1) The implementation process of YouTube-based fiqh learning in Grade XI at MA DDI TelluLimpoe, SidenrengRappang Regency, was conducted in three stages: planning, implementation, and evaluation. (2) Students responded to the implementation of YouTube-based learning media in Grade XI fiqh lessons at MA DDI TelluLimpoe, SidenrengRappang Regency. The students exhibited both positive and negative responses, which could be used as an indicator of their comfort level during the teaching and learning process. According to the students, the implementation of fiqh learning based on the YouTube application improved their learning outcomes and received positive responses. The use of visuals and audio in YouTube-based learning, along with its engaging nature, prevented boredom and facilitated better understanding of the subject matter. This indicates the effectiveness and efficiency of using the YouTube application for learning purposes

    The Public and Leprosy Patients: A Theoretical Review of Peter L. Berger and Thomas Luckmann Social Construction

    No full text
    The stigma of leprosy can generally be seen from two aspects, namely, self-stigma (such as shame and low self-esteem) and public stigma (such as societal prejudices), which are also related to the restriction of social participation and discrimination. Prejudice or assumptions are further reinforced by the presence of negative labels or stereotypes attached to an individual. The emergence of discriminatory actions is a result of the majority's assumptions or prejudices towards others. These assumptions or prejudices then become a form of differentiation in society. This research utilizes a qualitative method with the social construction approach of Peter L. Berger and Thomas Luckman. Data analysis is conducted in accordance with Berger's social construction theory, where social construction can be understood through the processes of externalization, objectification, and internalization. The results of this research indicate the existence of different constructions by each individual based on their level of information and experience. Firstly, society constructs leprosy patients as individuals cursed. Secondly, leprosy patients are constructed as sufferers of hereditary diseases. Thirdly, leprosy patients are constructed as sufferers of a highly contagious and dangerous disease. Fourthly, society constructs leprosy patients as individuals with a curable contagious disease

    Hubungan Antara Riwayat Penyakit Infeksi dengan Kejadian Stunting pada Balita: Literature Review: The Relationship Between a History of Infectious Diseases and the Incident of Stunting in Toddlers: Literature Review

    No full text
    Latar Belakang: Masalah malnutrisi di Indonesia merupakan masalah kesehatan yang belum bisa diatasi sepenuhnya oleh pemerintah. Faktor yang mempengaruhi terjadinya stunting salah satunya ialah sanitasi yang dapat menyebabkan terjadinya penyakit infeksi. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara riwayat penyakit infeksi dengan kejadian stunting pada balita. Metode: Penelitian ini akan dilakukan seleksi hasil pencarian literature diantaranya hanya memuat sumber yang dapat diunduh secara full text, tidak lebih dari 10 tahun terakhir. Populasi dalam penelitian adalah artikel sebanyak 16 artikel dengan pokok bahasan faktor riwayat infeksi dan stunting dari tahun 2014 sampai dengan tahun 2024. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik total sampling. Hasil: Penelitian ini menunjukkan adanya variabel yang bermakna atau memiliki hubungan positif dengan kejadian stunting dan akibat dari infeksi dikeseluruhan jurnal yang telah direview oleh peneliti. Dari tinjauan artikel tersebut diketahui bahwa terdapat riwayat penyakit diare, ISPA, dan cacingan yang menyatakan bahwa penyakit infeksi tersebut berhubungan dengan angka kejadian stunting. Kesimpulan: Faktor risiko penyebab stunting yang dominan dan memiliki korelasi positif dalam meningkatkan angka kejadian stunting yaitu penyakit infeksi seperti diare, ISPA dan cacingan

    Penggunaan Video Animasi Sebagai Media Pembelajaran untuk Meningkatkan Pemahaman Materi Akhlak Terpuji Siswa Kelas V MIS Muhammadiyah Samallangi: The Use of Animated Video as a Learning Media to Improve Understanding of the Good Morals Material for Class V Students, Mis Muhammadiyah Samallangi

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemahaman akhlak terpuji siswa kelas V MIS Muhammadiyah Samallangi, Untuk mengetahui peningkatan pemahaman akhlak terpuji siswa kelas V MIS Muhammadiyah Samallangi melalui penggunaan video animasi. Jenis penelitian ini adala penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif, metode kualitatif lebih mengutamakan oservasi, wawancara, dokumentasi. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini, Pertama, Penggunaan media pembelajaran Pembelajaran video animasi sangat menunjang dalam kegiatan pembelajaran, khususnya pada pembelajaran Aqidah Akhlak, para siswa sangat termotivasi manakala pembelajaran tersebut menggunakan media yang menunjang, diantaranya media berbasis komputer dan internet, media tersebut sangat penting untuk dipelajari oleh peserta didik sehingga bisa membuka cakrawala dan wawasan terhadap Agama Islam. Penggunaan media pembelajaran di MIS Muhammadiyah Samallangi antara lain media berupa laptop/komputer, Proyektor/LCD, jaringan internet speaker dan media lainnya. Pembelajaran dengan menggunakan media pembelajaran video animasi dapat meningkatkan pemahaman siswa kelas V MIS Muhammadiyah Samallangi pada mata pelajaran akidah akhlak pada materi akhlak terpuji. Hal ini ditunjukan dari Aktivitas guru dengan rata-rata pada siklus I sebesar 88%, dan  siklus   II   sebesar   100%,   dan dikategorikan kategori baik sekali. Aktivitas siswa dengan rata-rata  pada  siklus  I  sebesar  30%,  dan siklus  II sebesar 100% dan dikategorikan kategori baik sekali. Hasil tes belajar siswa dalam pembelajaran dengan menerapkan media pembelajaran video animasi pada mata pelajaran akidah akhlak khususnya pada penguasaan materi akhlak terpuji rata-rata pada siklus I sebesar 24,50%, siklus II sebesar 84,50%  dikategorikan kategori sangat baik

    0

    full texts

    4,676

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    E-Journal Unismuh Palu - Universitas Muhammadiyah Palu
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇