E-Journal Unismuh Palu - Universitas Muhammadiyah Palu
Not a member yet
4676 research outputs found
Sort by
Efektivitas Batang Bambu Sebagai Biofilter dalam Menurunkan Kadar Biochemical Oxygen Demand (Bod) Pada Limbah Cair Rumah Tangga: Effectiveness Of Bamboo Stems As A Biofilter In Reducing Biochemical Oxygen Demand (Bod) Levels In Household Liquid Waste
Limbah cair dari hasil kegiatan rumah tangga dan industri jika tidak ditangani dengan baik akan berdampak negatif terhadap lingkungan perairan. Salah satu parameter yang terdapat di dalam limbah cair adalah parameter Biochemical Oxygen Demand (BOD) atau jumlah oksigen yang di perlukan oleh mikroorganisme untuk mengurai zat zat organik dalam air. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas Batang Bambu sebagai biofilter dalam menurunkan kadar Biochemical Oxygen Demand (BOD) pada limbah cair rumah tangga. Jenis penelitian ini merupakan eksperimen semu (Quasi Eksperimen) dengan melakukan pengamatan terhadap kemampuan batang bambu dalam menurunkan kadar Biochemical Oxygen Demand (BOD) pada limbah cair dalam kurun waktu 7 hari. Sampel yang diperiksa adalah sampel pre-test dan post-tes. Dari hasil penelitian di dapatkan Kadar awal Biochemical Biochemical Oxygen Demand (BOD) sebelum perlakuan yaitu 759,45 mg/l. Setelah di lakukan perlakuan pengolahan biofelter batang bambu dengan waktu kontak selama 7 hari,maka kadar Biochemical Oxygen Demand (BOD) didapatkan 109,56. Sehingga dapat disimpulkan bahwa dari sampel yang telah diperiksa mendapatkan hasil penurunan BOD sebesar 649,89 mg/l atau sebanyak 85,57% tingkat penurunannya
Perilaku Ibu Tentang Mobilisasi Dini Post Operasi Sectio Caesaria (SC) di Rumah Sakit: Maternal Behavior About Early Mobilization After Sectio Caesarean (SC) Surgery in the Hospital
Salah satu masalah kesehatan masyarakat di seluruh dunia adalah meningkatnya angka kelahiran Sectio Caesaria (SC). Penelitian WHO tahun 2021, menyatakan bahwa operasi SC terus meningkat secara global. Persalinan dengan operasi merupakan alternatif terakhir untuk menyelamatkan ibu dan janin apabila persalinan normal per vaginam tidak memungkinkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perilaku ibu post operasi SC meliputi pengetahuan, sikap dan tindakan tentang mobilisasi dini post operasi SC di rumah sakit. Jenis penelitian adalah kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah semua ibu post operasi SC hari ketiga yang dirawat di rumah sakit, dengan jumlah sampel sebanyak 85 responden dengan menggunakan teknik pengambilan sampel purposive sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan kuisioner dan dianalisis menggunakan distribusi frekuensi. Hasil penelitian didapatkan bahwa pengetahuan cukup baik sebanyak 78 orang (91,8%) dan pengetahuan baik sebanyak 7 orang (8,2%), sikap merespon cukup baik sebanyak 75 (88,2%), sikap merespon baik sebanyak 9 orang (10,6%) dan memiliki sikap kurang merespon sebanyak 1 orang (1,2%). Sedangkan tindakan baik responden tentang mobilisasi dini sebanyak 64 orang (75,3%), memiliki tindakan cukup baik sebanyak 16 orang (18,8%) dan memiliki Tindakan kurang baik sebanyak 5 orang (5,9%). Kesimpulan adalah perilaku ibu post operasi SC meliputi pengetahuan, sikap dan tindakan. Ketika ibu memiliki pengetahuan yang baik, maka ibu juga memiliki sikap dan tindakan yang baik. Mobilisasi dini sangat penting dilakukan, karena sangat bermanfaat dalam proses penyembuhan luka operasi SC. Pihak rumah sakit, khususnya di ruangan nifas diharapkan dapat meningkatkan penyuluhan kepada ibu post operasi SC tentang pentingnya mobilisasi dini
Konsep Akad Syariah pada Fintech Islam: Kajian Hukum dan Implementasinya: The Concept of Sharia Contracts in Islamic Fintech: Legal Study and Implementation
Fintech syariah merupakan inovasi yang mengintegrasikan teknologi keuangan modern dengan prinsip-prinsip syariah, seperti keadilan, transparansi, dan tanggung jawab sosial. Indonesia, sebagai negara dengan populasi Muslim terbesar di dunia, memiliki potensi besar dalam pengembangan fintech syariah. Dukungan regulasi, seperti Fatwa DSN-MUI No. 117 Tahun 2018 dan POJK No. 77 Tahun 2016, menjadi landasan penting bagi industri ini. Akad-akad syariah, seperti mudharabah, musyarakah, dan wakalah bil ujrah, menjadi fondasi utama yang menjamin terpenuhinya nilai-nilai Islam. Namun, industri ini menghadapi tantangan berupa rendahnya literasi keuangan syariah, keterbatasan sumber daya manusia, dan persaingan dengan fintech konvensional. Solusi yang diusulkan meliputi inovasi teknologi, peningkatan literasi keuangan syariah, dan kolaborasi antar pemangku kepentingan. Dengan pendekatan yang holistik, fintech syariah dapat menjadi pilar utama dalam sistem keuangan Islam yang berkelanjutan dan inklusif
The Urgency of Legal Reform in Ensuring Consumer Protection in E-Commerce Transactions in Indonesia
Article history: The advancement of digital technology has brought significant changes to trade transaction patterns, particularly through e-commerce. While online transactions offer convenience and efficiency, consumers face various risks such as fraud, product quality uncertainty, and data privacy breaches. This article analyzes legal protection for consumers in electronic transactions in Indonesia based on the Consumer Protection Act (UUPK) and the Electronic Information and Transactions Act (UU ITE). The research employs a normative-descriptive legal approach and literature review, focusing on civil law regulations regarding online sales agreements. The findings indicate that existing regulations, although relevant, still face implementation challenges, including personal data protection and digital dispute resolution. Recommendations include regulatory updates, strengthening legal oversight, and consumer education to establish a transparent, safe, and fair electronic transaction ecosystem.
 
Divorce in Contemporary Islamic Law and the Challenges of its Application in Indonesia in the Context of Contemporary or Modern Society
This field research uses a qualitative approach, the analysis method uses sociological descriptive analysis, primary and secondary data research, data collection through observation, interviews and documentation. Based on the results of the study, divorce is a legal process that ends a marriage relationship between husband and wife. The decision to divorce can be caused by various factors, first one of the parties commits adultery and heinous acts that are difficult to cure, second one of the parties leaves the other party for 2 (two) consecutive years without the permission of the other party and without valid reasons, third one of the parties gets a prison sentence of 5 (five) years, Fourth One of the parties commits cruelty and persecution Fifth One of the parties gets a disability or illness with the result that he cannot carry out his obligations as a husband or wife, Sixth Between husband and wife there are continuous disputes that there is no hope that they will live in harmony again, seventh The husband violates the taklik talak, eighth The change of religion that causes disharmony in the household.
In its development divorce from the perspective of contemporary Islamic law (modern society) demands that Indonesian Muslim husbands and wives, if "forced" to divorce, should comply with the rules of Indonesian madhhab law. A husband, if he wants to divorce his wife, should ask for consideration and judgment and then ask for permission to divorce from the ulil amri (court)
Analisis Kelayakan Infrastruktur Pariwisata Di Kota Palu, Sulawesi Tengah: Studi Kasus Kampung Nelayan Palu
Penelitian ini menganalisis kelayakan infrastruktur pariwisata di Kampung Nelayan Palu, Sulawesi Tengah, sebagai destinasi wisata potensial. Data dikumpulkan melalui observasi lapangan, kuesioner, dan wawancara dengan berbagai responden, termasuk wisatawan lokal, masyarakat sekitar, serta pemangku kepentingan. Infrastruktur dinilai berdasarkan sepuluh indikator, seperti akomodasi, tempat makan, transportasi, dan telekomunikasi, menggunakan skala kelayakan ASCE (2009). Hasil analisis menunjukkan bahwa sebagian besar infrastruktur berada dalam kategori buruk dengan nilai rata-rata 65,37% atau D. Temuan ini mengindikasikan perlunya perbaikan mendasar, khususnya dalam aspek transportasi, telekomunikasi, dan sanitasi, untuk mendukung pengembangan pariwisata berkelanjutan di Kampung Nelayan Palu. Dengan peningkatan infrastruktur yang tepat, kawasan ini memiliki potensi besar untuk meningkatkan daya tarik wisata dan kontribusi ekonomi lokal
Analisis Kinerja Struktur Stadion Bola Basket Dengan Sistem Rangka Pemikul Momen Khusus (SRPMK)
banyak sesar aktif dan dibingkai oleh tiga lempeng besar. Pada prinsipnya gempa bumi tidaklah membunuh atau dapat menimbulkan korban jiwa. Yang membunuh atau dapat menimbulkan korban jiwa adalah lingkungan sekitar seperti bangunan yang runtuh menimpa manusia. Sifat bahan beton bertulang yang getas pada dasarnya tidak cocok digunakan pada struktur bangunan yang berada di wilayah yang rawan gempa bumi. Namun, dengan menerapkan detailing penulangan yang baik dan tepat, maka akan membuat bahan beton bertulang dapat berperilaku daktail, sehingga bahan beton bertulang tetap dapat digunakan dalam struktur bangunan tahan gempa. Oleh karena itu pada penelitian ini akan membahas tentang desain struktur stadion bola basket tahan gempa dengan SRPMK dan analisis kinerja struktur tersebut terhadap beban lateral/beban gempa. Untuk menganalisis level kinerja struktur digunakan analisis pushover dan analisis timehistory dengan bantuan software ETABS. Berdasarkan hasil perhitungan struktur dengan SRPMK didapat dimensi dan luas tulangan yang digunakan untuk balok dan kolom. Selanjutnya hasil dimensi dan luas tulangan terpakai dimodelkan menggunakan software ETABS untuk diliat lever kinerja struktur. Didapat level kinerja struktur hasil analisis pushover dan analisis time history adalah immediate occupancy (IO) dimana setelah terjadinya pertama kali adalah pada balok, setelah semua balok mencapai leleh, maka kelelehan selanjutnya terjadi pada kolom dan kondisi gedung hampir sama dengan sebelum gempa terjadi dan dapat digunakan kembali. analisis statik pushover dengan analisis dinamik time history menunjukkan bahwa analisis statik pushover cukup akurat untuk mempresiksi kinerja struktur karena pada dinamik time history gempa yang diberikan pada bangunan masih kecil sehingga tidak bisa memprediksi dimana kelelehan pertama terjadi
Pengaruh Diskon Dan Promosi Terhadap Perilaku Pembelian Implusif Di Era Digital Pada Platform E-Commerce: The Influence of Discounts and Promotions on Impulsive Purchasing Behavior in the Digital Era on E-Commerce Platforms
Perkembangan teknologi digital telah mengubah perilaku konsumen, terutama dalam hal belanja online dan pembelian impulsif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh strategi promosi dan diskon terhadap perilaku pembelian impulsif di era digital. Dengan menggunakan metode studi literatur, penelitian ini mengkaji berbagai sumber yang relevan. Hasilnya menunjukkan bahwa diskon secara signifikan memicu pembelian impulsif, terutama di kalangan mahasiswa yang sering menggunakan marketplace. Diskon yang dikombinasikan dengan promosi lain seperti flash sale dan gratis ongkir menciptakan rasa urgensi, mendorong konsumen untuk melakukan pembelian tanpa perencanaan. Jadi Strategi promosi dan diskon berperan penting dalam memengaruhi perilaku konsumen di platform e-commerce
Peran Mahkamah Konstitusi dalam Menyelesaikan Sengketa Pilkada di Indonesia: The Role of the Constitutional Court in Resolving Regional Election Disputes in Indonesia
Mahkamah Konstitusi (MK) memiliki peran strategis dalam menyelesaikan sengketa pilkada di Indonesia untuk menjaga integritas demokrasi. Berdasarkan Pasal 24C UUD 1945, MK memastikan sengketa pilkada diselesaikan secara adil, transparan, dan final. Penelitian ini menganalisis peran MK dalam menangani sengketa Pilkada , termasuk pelanggaran terstruktur, sistematis, dan masif (TSM), serta tantangan yang dihadapi, seperti tingginya jumlah perkara dan kompleksitas kasus. Dengan mekanisme peradilan cepat, MK memberikan kepastian hukum melalui putusan final dan mengikat. Putusan seperti Nomor 85/PUU-XX/2022 menegaskan kewenangan permanen MK dalam menyelesaikan sengketa pilkada , meskipun badan peradilan khusus belum terbentuk. Selain menyelesaikan konflik, MK berperan sebagai pengawal demokrasi dan pelindung hak konstitusional warga negara, yang berkontribusi pada penguatan sistem demokrasi dan pelaksanaan Pilkada yang lebih baik di masa depan
Antimicrobial Policy in Indonesia within the One Health Context: Literature Analysis and Implementation Challenges
Background: Antimicrobials such as antibiotics, antivirals, antifungals, and antiparasitics are vital for treating infections in humans, animals, and plants. Antimicrobial Resistance (AMR) occurs when microorganisms become resistant to these drugs, posing a serious global threat. In Indonesia, high rates of infectious diseases increase the risks associated with AMR, highlighting the need for effective control measures. This study reviews research on efforts to control antimicrobial resistance in Indonesia within the One Health context, analyze related policies, and identifies key implementation challenges to provide recommendations for improvement.
Method: A literature review was conducted, identifying 1,029 articles from databases including EBSCOHost, ProQuest, PubMed, and Google Scholar. After screening and applying inclusion criteria, 14 relevant articles were selected for analysis to evaluate policies related to AMR in Indonesia and their alignment with the One Health approach.
Result: The findings showed that the increase in antimicrobial resistance (AMR) in Indonesia is mainly due to the misuse of antimicrobial drugs in different areas. While there are policies in place, putting them into practice has proven difficult, especially in the health sector, which faces more challenges than the livestock and environmental sectors. These results highlight the need for better coordination and alignment of policies across all sectors.
Conclusion: Although current AMR policies in Indonesia incorporate the One Health approach, significant challenges remain, including limited resources, insufficient guidelines, and weak coordination among sectors. Strengthening collaboration between health, agriculture, and environmental sectors and improving monitoring systems is essential for effective AMR control in Indonesia