E-Journal Unismuh Palu - Universitas Muhammadiyah Palu
Not a member yet
4676 research outputs found
Sort by
Work Environment and Fatigue Factors on Public Transportation Driver Productivity: A Cross-Sectional Study in Padangsidimpuan City
Introduction: Public transportation plays a vital role in supporting community mobility in Padangsidimpuan City, one of the cities located in North Sumatera Province. As a city with a relatively high urbanization rate and growing population density, the need for efficient public transportation is becoming increasingly urgent. Public transportation supports daily transportation needs and facilitates the community's economic, educational, and social activities. To analyze the factors of work environment and fatigue on the productivity of public transportation drivers in the city of Padangsidimpuan.
Methods: This study is an observational study with a cross-sectional study design. The population and sample consisted of 145 city transportation public transportation drivers. The sampling technique used is total sampling (exhaustive sampling), and data analysis is carried out using chi-square tests and logistic regression.
Results: The study showed that vehicle condition (p=0.001), road condition (p=0.001), noise level (p=0.001), and fatigue (p=0.001) were related to the productivity of public transportation drivers. At the same time, the most related variable is Exp. (B)= 29,649 road conditions.
Conclusion: This study concludes that work environment factors, such as noise, road conditions, and fatigue, have a significant effect on the productivity of public transportation drivers in Padangsidimpuan City. Improving road conditions, managing noise, and reducing fatigue can increase driver productivity
Urban Farming Deteksi Keberadaan Serangga Rayap, Budikember dan Hidroponik di Kota Medan- Sumut, Indonesia dan Penang, Malaysia: Urban Farming Detecting the Presence of Termites, Cultivation and Hydroponics in Medan City - North Sumatra, Indonesia and Penang, Malaysia
Urban farming merupakan salah satu solusi meningkatkan ketahanan pangan di daerah perkotaan. Dengan metode hidroponik, masyarakat dapat memanfaatkan ruang terbatas untuk menanam sayuran dengan hasil panen yang cepat dan efisien. Selain itu, penggunaan serangga berguna, seperti lebah dan serangga pengendali hama alami dapat membantu penyerbukan dan mengurangi penggunaan pestisida kimia. Kegiatan Pengabdian Masyarakat Internasional ini dilaksanakan oleh Tim Pengabdian Lembaga Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Sumatera Utara di Medan, Sumatera Utara dan Penang, Malaysia, pada bulan April 2024 hinga Agustus 2024. Pengabdian dilakukan melalui observasi dan eksperimental. Urban farming menggunakan hidroponik merupakan solusi efektif dengan konsep lahan hijau, ketahanan pangan terpenuhi dan bernilai ekonomi
Peran Masyarakat Terhadap Perlindungan dan Pengembangan Kawasan Taman Nasional Baluran, Situbondo, Jawa Timur: The Role of the Community in the Protection and Development of the Baluran National Park Area, Situbondo, East Java
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran aktif masyarakat dalam upaya perlindungan dan pengembangan Kawasan Taman Nasional Baluran dan mengidentifikasi tugas dan kewajiban berbagai kelompok masyarakat dengan berbeda dengan perlindungan dan pengembangan kawasan Taman Nasional Baluran. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat memiliki peran yang signifikan dalam perlindungan dan pengembangan kawasan Taman Nasional Baluran, antara lain menjaga keseimbangan ekosistem, memonitor kegiatan ilegal, dan mendukung program konservasi yang dilakukan pemerintah, dan turut andil dalam kegiatan pengembangan kawasan mulai dari sarana prasarana yang tersedia di kawasan Taman Nasional Baluran. Namun demikian, tantangan seperti minimnya Sumber Daya Manusia di sekitar kawasan dan konflik kepentingan masih menjadi hambatan utama dalam optimalisasi peran masyarakat
Analisis Sebaran Potensi Produksi Perikanan Tangkap di Provinsi Jawa Barat: The Potential of Capture Fisheries Production in Jawa Barat Province
Provinsi Jawa Barat memiliki potensi perikanan tangkap dengan estimasi potensi sumberdaya ikan mencapai 1.338.442 ton per tahun di Wilayah Pengelolaan Perikanan (WPP) 573 yang meliputi perairan Utara Jawa Barat dan 1.034.484 ton per tahun di Wilayah Pengelolaan Perikanan (WPP) 712 yang meliputi perairan Selatan Jawa Barat. Perikanan tangkap merupakan salah satu sektor penting dalam pengembangan ekonomi di Jawa Barat untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, menciptakan lapangan kerja serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sebaran potensi produksi perikanan tangkap di Jawa Barat. Data diperoleh melalui metode survey dan dianalisis dengan pendekatan deskriptif. Hasil penelitian menunjukan bahwa perikanan tangkap di Jawa Barat memiliki potensi untuk ditingkatkan. Kesenjangan antara produksi aktual dan potensi kontribusi sumberdaya ikan mengindikasikan adanya peluang ekonomi yang belum dimanfaatkan secara optimal. Perikanan tangkap Jawa Barat dapat dioptimalkan dengan modernisasi armada penangkapan ikan, pembangunan infrastuktur pendukung, peningkatan kapasitas nelayan, penerapan pengelolaan berkelanjutan, pengembangan industri hilir serta kolaborasi antara pemerintah, sektor swasta dan masyarakat. Pengelolaan yang cermat dan bertanggungjawab dapat meningkatkan produksi perikanan tangkap secara signifikan, memberikan manfaat ekonomi lebih besar dan memastikan keberlanjutan sumberdaya ikan untuk generasi mendatang
Analisa Tata Letak Fasilitas Produksi Dengan Metode ARC (Activity Relationship Chart) dan TCR (Total Closeness Rating) Pada Chitalasa Coffee and Tea: Analysis of Production Facility Layout Using ARC (Activity Relationship Chart) and TCR (Total Closeness Rating) Methods at Chitalasa Coffee and Tea
Tata letak menjadi keputusan dalam menentukan peningkatan produksi yang optimal dengan membuat penataan alat dan bahan produkai yang dipakai guna menyusun fasilitas produksi sesuai keterkaitan antar letak suatu benda ke benda lainnya untuk meminimaliris pemborosan dan mempercepat waktu produksi agar lebih optimal dengan menggunakan pendekatan Activity Relationship Chart ( ARC ) dan Total Closeness Rating ( TCR ). Berdasarkan metode perhitungan tersebut tata letak dapat digunakan untuk mengetahui hubungan kedekatan antara material handling dan penempatan tata letak fasilitas yang efektif dan efisien sebagai acuan bagi Chitalasa Coffe and Tea dalam perancangan tata letak yang lebih baik agar dapat meminimalkan frekuensi pemindahan barang dan mempermudah jalannya proses produksi (Putri & Ismanto, 2019
Eksistensi Zakat Hasil Tambak Ikan Sebagai Potensi Kekuatan Ekonomi Umat : The Existence of Zakat from Fish Farming Results as a Potential Economic Strength for the Community
Sosialisasi tentang eksistensi zakat sebagai potensi kekuatan ekonomi umat dilakukan melalui workshop dalam kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat/PKM oleh Dosen UMI Makassar. Pemberdayaan zakat mal/harta dari hasil budi daya ikan bandeng di desa Tamangapa perlu dilakukan, demi membangun perekonomian umat.
Kegiatan workshop berlansung selama tiga kali pertemuan bekerja sama dengan majlis taklim Nurul Iman desa Tamangapa selaku mitra. Penyajian materi seputar ketentuan zakat mal dalam Islam berlansung melalui ceramah dan diskusi intraktif, guna memberikan edukasi dan pencerahan kepada mitra. Setelah mengikuti kegiatan workshop, mitra pengabdian telah memahami eksistensi zakat dalam Islam sebagai ibadah maliyah yang bertujuan membangun ekonomi umat. Zakat di samping sebagai bukti keimanan dan kecintaan seorang muslim kepada Rabbnya, juga merupakan perwujudan solidaritas kepada sesama muslim, dalam mengatasi permasalahan ekonomi secara bersama.
Zakat hasil budi daya ikan bandeng dianalogikan kepada zakat pertanian, karena mempunyai persamaan, yaitu sama-sama mempunyai masa panen. Setiap panen pengelola usaha budi daya ikan bandeng harus mengeluarkan zakat usahanya seperti ketentuan zakat pertanian, yaitu 05 atau 10 persen, tergantung proses usaha budi daya ikannya.
Majlis taklim Nurul Iman sebagai mitra pengabdian merupakan tumpuan harapan dalam mensosialisasikan materi workshop pengabdian kepada masyarakat secara luas. Sebab, majlis taklim merupakan wadah atau wahana dakwah Islamiah yang murni institusional keagamaan. Usaha pembinaan masyarakat dalam bidang agama mempunyai pendekatan, dan salah satu pendekatan yang digunakan ialah jalur pendidikan non formal
Implementasi Pendekatan Saintifik Dalam Mewujudkan Kemandirian Belajar Peserta Didik Di SMP Negeri 1 Banyumas Kabupaten Pringsewu : Implementation of Scientific Approach in Realizing Student Learning Independence at SMP Negeri 1 Banyumas, Pringsewu Regency
Penelitian ini bertujuan untuk mejelaskan implementasi pendekatan saintifik dalam mewujudkan kemandirian belajar peserta didik di SMP Negeri 1 Banyumas Kabupaten Pringsewu. Jenis penelitian dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif lapangan. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Adapun teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan dan verifikasi. Untuk uji keabsahan data penelitian menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi pendekatan santifik dalam mewujudkan kemandirian belajar peserta didik di SMP Negeri 1 Banyumas Kabupaten Pringsewu berjalan dengan baik. Hal ini ditandai dengan guru telah melakukan perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran dengan baik. Kemudian pelaksanaan pembelajaran dengan pendekatan saintifik pada pembelajaran PAI di SMP Negeri 1 Banyumas Kabupaten Pringsewu, guru sudah menerapkan langkah-langkah pendekatan saintifik yang meliputi, kegiatan mengamati, kegiatan menanya, kegiatan mengumpulkan informasi, kegiatan menalar, serta kegiatan mengomunikasikan. Peserta didik telah menunjukkan kemandirian belajar setelah mengikuti pembelajaran dengan menggunakan pendekatan saintifik yang meliputi beberapa aspek, yaitu memiliki inisiatif, aktif dalam pembelajaran, dan dapat bertanggungjawab pada saat mengikuti proses pembelajaran PAI
Implementasi Terapi Pijat Kaki (Foot Massage) Dengan Masalah Ansietas Pada Pasien Cronic Kidney Disease (CKD) Di RSUD Undata Provinsi Sulawesi Tengah : Implementation of Foot Massage Therapy with Anxiety Problems in Chronic Kidney Disease (CKD) Patients at Undata Regional Hospital, Central Sulawesi Province
Chronic Kidney Disease merupakan kondisi dimana ginjal mengalami kerusakan dan tidak dapat menyaring darah sebagaimana mestinya. Akibatnya, kelebihan cairan dan limbah dari darah tetap berada di dalam tubuh dan dapat menyebabkan masalah kesehatan lainnya, seperti penyakit jantung dan stroke. Kecemasan merupakan suatu keadaan emosional dan pengalaman yang dilakukan oleh individu terhadap suatu objek yang sulit dipahami dan sesuatu yang menimbulkan akibat dari dugaan bahaya sehingga untuk mengatasi ancaman yang akan memungkinkan individu melakukan dan mengambil tindakan. Terapi pijat kaki atau foot massage merupakan salah satu terapi non farmakologi dan bisa menjadi alternatif untuk dapat memberikan rasa nyaman dan mampu menurunkan kecemasan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil implementasi pijat kaki (foot massage) dengan masalah ansietas pada pasien Cronic Kidney Disease di RSUD Undata Provinsi Sulawesi Tengah. Metode studi kasus yang digunakan merupakan studi kasus deskriptif, studi kasus deskriptif adalah jenis studi yang memberikan suatu kasus tertentu, dan membutuhkan peneliti agar menilai penelitian untuk menggunakan teori deskriptif dan menjelaskan desain penelitian secara terperinci. Hasil yang didapatkan hari pertama pada saat pemberian terapi pijat kaki pasien mengatakan merasa lebih rileks namun pasien masih nampak kesulitan pola tidur, hari kedua pasien mengatakan pola tidurnya membaik, pada hari ketiga cemas yang dirasakan pasien berkurang, pasien mengatakan lebih nyaman dan rileks. Kesimpulannya terapi pijat kaki efektif digunakan untuk menurunkan ansietas yang dialami pasien gagal ginjal kronik
Akibat Hukum Perkawinan Beda Kewarganegaraan dalam Perspektif Hukum Perdata di Indonesia: Legal Consequences of Inter-Nationality Marriages from the Perspective of Civil Law in Indonesia
Perkawinan beda kewarganegaraan semakin umum terjadi di Indonesia seiring dengan perkembangan globalisasi dan mobilitas lintas negara. Dalam konteks hukum perdata, perkawinan antar warga negara menimbulkan kompleksitas hukum yang khas, terutama terkait keabsahan status perkawinan, hak dan kewajiban pasangan, serta implikasi kewarganegaraan bagi anak-anak yang lahir dari perkawinan tersebut. Penelitian ini membahas pengaturan hukum Indonesia terhadap perkawinan beda kewarganegaraan berdasarkan Undang-Undang Perkawinan No. 1 Tahun 1974 dan Undang-Undang No. 12 Tahun 2006 tentang Kewarganegaraan, serta penerapan prinsip lex domicilii untuk menentukan hukum yang berlaku dalam pengelolaan harta bersama dan hak asuh anak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbedaan hukum antara negara asal pasangan dapat menimbulkan konflik hukum, terutama dalam hal status kewarganegaraan anak yang diharuskan memilih salah satu kewarganegaraan pada usia 18 tahun. Studi ini menyimpulkan bahwa pemahaman yang mendalam mengenai ketentuan hukum yang berlaku di masing-masing negara adalah penting bagi pasangan beda kewarganegaraan agar mereka dapat memastikan pemenuhan hak-hak mereka dalam perkawinan secara sah
Kontaminasi Etilen Oksida pada Produk Pangan: Dampak, Risiko Kesehatan, dan Regulasi: Ethylene Oxide Contamination in Food Products: Impact, Health Risks, and Regulatory Measures
Keamanan pangan merupakan isu global yang krusial terkait dengan kesehatan masyarakat, dimana berbagai faktor dapat menyebabkan terjadinya penyakit bawaan makanan (foodborne illness). Salah satu isu yang menjadi perhatian adalah kontaminasi kimiawi, khususnya residu pestisida etilen okdisa (EtO), yang digunakan untuk mencegah pertumbuhan mikroorganisme pada komoditas pertanian. Meskipun EtO dilarang penggunaannya pada sektor pangan di Uni Eropa karena sifat mutagenik dan karsinogeniknya, beberapa negara seperti India, Amerika Serikat, dan Kanada masih mengizinkannya. Kasus kontaminasi EtO dalam produk pangan, terutama biji wijen yang diimpor dari India, telah meningkat secara signifikan sejak 2020. Di Belgia, pada September 2020, ditemukan residu EtO pada biji wijen dengan kadar 30,1 mg/kg, jauh melebihi batas maksimum residu (BMR), yaitu 0,05 mg/kg. Sejak itu, tercatat 433 kasus kontaminasi EtO pada produk biji wijen, yang memicu perubahan regulasi di Uni Eropa untuk meningkatkan pengujian kontaminasi ini. EtO sendiri diketahui bersifat karsinogenik dan berbahaya bagi kesehatan manusia, dengan potensi menyebabkan kanker dan gangguan sistem tubuh lain dalam paparan jangka panjang. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji lebih dalam tentang senyawa EtO termasuk di dalamnya profil toksikologi, dampak toksikologi EtO, mekanisme metabolisme EtO, dan regulasi yang mengatur mengenai EtO di berbagai negara