E-Journal Unismuh Palu - Universitas Muhammadiyah Palu
Not a member yet
    4676 research outputs found

    Evaluasi Pasca Pelatihan: Keterampilan Bidan dalam Pelayanan Kontrasepsi: Post-Training Evaluation: Midwives' Skills in Contraception Services

    No full text
    Latar belakang: Pelayanan kontrasepsi di fasilitas kesehatan mesti dilakukan secara terstandar dan berkualitas. Telah dilakukan pelatihan pelayanan kontrasepsi bagi bidan dengan indikator hasil belajar 16 ranah keterampilan dan empat ranah pengetahuan.   Tujuan: Mengetahui tingkat keterampilan bidan pasca pelatihan pelayanan kontrasepsi. Metode: Disain mixed methods, rancangan sekuensial eksplanatif. Populasi alumni pelatihan tahun 2023 dengan sampel total sebanyak 40 orang untuk penelitian kuantitatif, dan 13 informan penelitian kualitatif dipilih purposif. Pengumpulan data kuantitatif melalui penyebaran kuesioner skala penilaian diri dan pertanyaan aplikasi keterampilan pelayanan kontrasepsi berbentuk google form, kemudian dianalisis deskriptif dan uji beda skor keterampilan  menurut karakteristik responden. Pengumpulan data kualitatif melalui wawancara mendalam, dianalisis menggunakan framework analysis. Hasil: Rata-rata skor  keterampilan hasil skala penilaian diri sebesar 80,20 lebih tinggi dari rata-rata skor hasil pertanyaan aplikasi pelayanan kontrasepsi sebesar 49,75. Tidak ada korelasi signifikan antara skor hasil skala penilaian diri dengan skor hasil pertanyaan aplikasi pelayanan kontrasepsi (p 0,689). Tidak ada beda signifikan (p > 0,05) skor keterampilan pelayanan kontrasepsi menurut umur, instansi kerja, pendidikan, jenis tugas, asal kabupaten – kota, lama kerja. Ada 8 dari 16 keterampilan yang dijawab benar ? 50% responden pada pertanyaan aplikasi keterampilan yaitu konseling dengan ABPK, pelayanan kontrasepsi darurat dan pasca keguguran, pelayanan kontrasepsi metode suntik – pil dan kondom, melakukan kewaspadaan pencegahan pengendalian infeksi, pencatatan pelaporan pelayanan. Terjadi perubahan keyakinan diri serta motivasi melaksanakan tugas pasca pelatihan, termasuk dalam melaksanakan konseling. Kesimpulan: Sebanyak 97,5% responden memiliki keterampilan pelayanan kontrasepsi kategori baik menurut skala penilaian diri,  namun hanya 45% memiliki kategori baik menurut jawaban pertanyaan aplikasi pelayanan kontrasepsi. Dukungan pimpinan, kebijakan serta penyediaan sarana prasarana kerja dibutuhkan alumni dalam mengaplikasikan keterampilan yang dipelajari selama pelatihan. &nbsp

    Health Operational Assistance Funds : Literature Review

    No full text
    Introduction: BOK funds are primarily intended for services at Puskesmas, reducing maternal mortality, reducing infant mortality and addressing malnutrition. The existence of BOK funds at Puskesmas is expected to have an impact on improving service coverage and programme effectiveness. However, the absorption of BOK funds is considered not optimal. Objective: This study aims to determine the factors that influence the implementation and absorption of BOK funds. Method: The research method is literature review by using the search engines Google Scholar, Crossref and Garuda Portal from 2014 to 2023. The papers to be reviewed were selected based on inclusion and exclusion criteria. 13 studies were found that fulfilled the criteria. Result: Delays in the disbursement of funds are an obstacle in the management of BOK which results in inefficiency and non-achievement of set targets. Limited human resources at Puskesmas and high workload or overlapping tasks are also an obstacle at Puskesmas including in the management of BOK. Competent human resources are needed in the management of BOK funds. Conclusion: Delays in fund disbursement and limited human resources hamper BOK management

    Penerapan Pembelajaran Berbasis Sains: Application of Science Based Learning

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil studi tentang Penerapan Pembelajaran Berbasis Sains di Tk Zamrud Maleni.  Untuk mengungkap data yang akurat, penulis menggunakan metode kualitatif dengan pengambilan data melalui data primer dan data sekunder. Adapun prosedur pengumpulan data yakni melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Adapun hasil penelitian adalah: 1) Temuan lapangan ini bahwa aspek sains memiliki beberapa kelebihan dalam proses pelaksanaannya, antara lain: Menunjukkan hasil yang positif dalam pengetahuan science anak; mengajarkan peserta didik untuk berpikir untuk menyelesaikan masalah secara aktif, kreatif dan inovatif; memupuk kreativitas peserta didik dalam menciptakan alat belajar yang menyenangkan; dengan pendekatan sain peserta didik dapat mengaplikasikan hasil pembelajaran yang diperoleh ke dalam kehidupan sehari-hari. 2) Media-media yang digunakan dalam pembelajaran melalui aspek sains berupa media Loose Part, alat permainan edukatif anak yang berupa barang-barang yang ada di sekitar lingkungan bisa dari bahan alam. 3) Pendekatan aspek sains membantu melatih anak didik untuk mampu menganalisa permasalahan-permasalahan yang ada dalam pembelajaran. &nbsp

    Analisis Kebijakan Rekalibrasi Tenaga Kerja di Malaysia untuk Pekerja Migran Indonesia Ilegal Berdasarkan Memorandum of Understanding Indonesia dan Malaysia 1 April: Analysis of Labor Recalibration Policy in Malaysia for Illegal Indonesian Migrant Workers Based on the Memorandum of Understanding between Indonesia and Malaysia 1 April

    No full text
    Indonesia dan Malaysia memiliki perjanjian kerjasama yaitu Perjanjian Bilateral dalam pengiriman atau penempatan tenaga kerja di Malaysia. Indonesia dan Malaysia membuat perjanjian dengan bentuk Memorandum of Understanding (MoU) tentang Penempatan dan Pelindungan bagi Pekerja Migran Indonesia Sektor Domestik di Malaysia, dan Pemerintah Malaysia membuat kebijakan atau program baru yaitu Rekalibrasi Tenaga Kerja. Rekalibrasi merupakan program pemutihan bagi Pekerja Migran ilegal yang berada di Malaysia. Terdapat 2 (dua) jenis rekalibrasi yaitu rekalibrasi pemulangan dan rekalibrasi tenaga kerja (tetap bekerja). Di dalam MoU tidak ada pengaturannya untuk Pekerja Migran Indonesia yang ilegal, bahkan regulasi nasional tidak ada pengaturannya yang khusus bagi Pekerja Migran Indonesia yang ilegal. Adanya kebijakan atau program rekalibrasi ini memberikan keuntungan, keadilan, dan upaya perlindungan hukum dari Malaysia terhadap seluruh Pekerja Asing Tanpa Izin (PATI) yang bermigrasi dan melalukan pekerjaan di Malaysia secara ilegal untuk menjadi legal dan memiliki perlindungan hukum untuk dirinya

    Analisis Kinerja Keselamatan di Proyek Kereta Cepat Jakarta Bandung: Analysis of Safety Performance in the Jakarta Bandung High Speed Railway Project

    No full text
    Latar belakang: Pekerjaan konstruksi Proyek Kereta Cepat Jakarta Bandung yang sangat kompleks, membuat pekerjaan ini memiliki bahaya berisiko tinggi. Kinerja keselamatan menjadi penting diperhatikan untuk mengontrol risiko bahaya tersebut.   Tujuan: Tujuan penelitian yaitu menganalisis kinerja keselamatan pada Proyek Kereta Cepat Jakarta Bandung seksi 3 di PT. Wijaya Karya (Persero) Tbk. Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah analisis deskriptif dengan menggunakan data sekunder dan studi literatur. Data diperoleh dari database HSE PT. Wijaya Karya (Persero) Tbk. Proyek Kereta Cepat Jakarta Bandung seksi 3 tahun 2019-2021 yang terdiri dari Health Safety Environment (HSE) level, Ringkas, Rapi, Resik, Rawat, dan Rajin (5R) level, dan Risk Containment Audit (RCA). Hasil: Berdasarkan hasil telaah data sekunder diketahui bahwa seluruh penilaian HSE level (min. skor 820) telah mencapai target yang diharapkan perusahaan namun jika dilihat dari skor 5R level (min. skor 860) dan RCA level (min. skor ? 2,4) ditemukan masih banyaknya prekursor kecelakaan berupa tindakan & kondisi tidak aman yang ditemukan di lapangan. Perbandingan negatif antara nilai HSE level dengan 5R level dan RCA level dapat terjadi disebabkan beberapa faktor antara lain keakuratan hasil penilaian serta partisipasi pekerja dalam program keselamatan. Kesimpulan: Komitmen manajemen sangat dibutuhkan dalam menentukan kinerja keselamatan di perusahaan. Untuk menyelaraskan hasil capaian kinerja keselamatan di proyek ini, manajemen perusahaan disarankan untuk meningkatkan intervensi melalui faktor organisasi dan mempertimbangkan faktor manusia, pekerjaan, dan lingkungan, serta melakukan evaluasi terhadap hasil penilaian sistem manajemen keselamatan

    Manfaat Serat Larut Air untuk Kontrol Glikemik pada Diabetes Mellitus Tipe 2: Systematic Review : Soluble Fiber Benefits for Glycemic Control in Type 2 Diabetes Mellitus: A Systematic Review

    No full text
    Latar belakang: DM tipe 2 merupakan salah satu penyakit tidak menular yang mempunyai prevalensi tertinggi di dunia. Asupan serat yang tinggi selalu menjadi rekomendasi dalam penatalaksanaan diabetes. Serat merupakan salah satu faktor yang berkontribusi pada kontrol glikemik pasien DM Tipe 2. Tujuan: Tinjauan sistematis ini menganalisis manfaat asupan serat larut air dengan kontrol glikemik pada pasien DM Tipe 2. Metode: Desain penelitian yang digunakan yaitu tinjauan sistematis. Penelusuran artikel melalui database elektronik PUBMED, EMBESE dan SCOPUS yang diterbitkan dalam rentang tahun 2014 – 2023 dengan kriteria yang disusun berdasarkan kerangka kerja PICO. Artikel dicari menggunakan kata kunci yang sudah di tetapkan dengan bahasa inggris. Systematic Review ini menggunakan 10 artikel yang sesuai dengan kriteria inklusi dan sesuai relevansi. Hasil pencarian database disajikan menggunakan diagram alir PRISMA. Hasil: Berdasarkan hasil analisis, 9 dari 10 artikel menunjukkan adanya hubungan antara asupan serat larut air dengan kontrol glikemik pada penderita DM Tipe 2. Asupan serat yang tinggi pada pasien DM Tipe 2 berhubungan dengan kontrol glikemik yang baik dibandingkan dengan yang asupan seratnya rendah. Kesimpulan: Pasien DM Tipe 2 yang serat harian nya tidak tercukupi memiliki kontrol glikemik yang kurang baik. Konsumsi asupan serat makanan yang lebih tinggi secara konsisten dikaitkan dengan status kontrol glikemik yang lebih baik dan menunjukkan efek perlindungan jangka panjang

    Analisis Penggunaan Media Edukasi terhadap Peningkatan Pengetahuan Remaja Putri dalam Pencegahan Stunting: Literature Review: Analysis of the Use of Educational Media to Increase the Knowledge of Adolescent Girls in Stunting Prevention: Literatur Review

    No full text
    Latar belakang: Pengetahuan remaja putri sebagai calon ibu mengenai stunting dan pencegahannya sangat diperlukan untuk menghindari  risiko anak yang dilahirkan mengalami gangguan pertumbuhan atau stunting. Peningkatan pengetahuan pada remaja putri pada periode peralihan dari pandemi covid-19 dapat dilakukan dengan penggunaan media edukasi. Media yang kreatif, inovatif dan menarik dibutuhkan dalam melakukan edukasi tentang pencegahan stunting pada remaja putri. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dampak penggunaan media pendidikan gizi dalam meningkatkan pengetahuan tentang pencegahan stunting pada remaja putri. Metode: Penelitian  ini  menggunakan  metode  Literature Review, kajian naratif dilakukan dengan proses screening menggunakan kriteria inklusi dan ekslusi. Sumber literatur yang dipilih dari database seperti Google Scholar, ProQuest, dan Springer Link antara tahun 2020-2023. Hasil: Ada peningkatan pengetahuan gizi pada remaja putri terkait pencegahan stunting setelah mendapatkan intervensi Kesimpulan: Pemberian edukasi gizi melalui berbagai media, seperti video, animasi, cetak, dan sosial media, dapat berkontribusi dalam meningkatkan pengetahuan remaja putri tentang stunting

    Analisis Pengetahuan pada Remaja Putri Masa Awal Menstruasi : Analysis of Knowledge in Adolescent Girls at the Beginning of Menstruation

    No full text
    Latar belakang:  Pendidikan kesehatan reproduksi, khususnya pemahaman tentang menstruasi, merupakan aspek penting dalam perkembangan siswi putri. Penyuluhan mengenai menstruasi memiliki peran krusial dalam meningkatkan pemahaman mereka terhadap proses ini. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dampak penyuluhan tentang menstruasi terhadap pengetahuan siswi. Fokus utama penelitian adalah untuk mengidentifikasi peningkatan pemahaman siswi sebelum dan setelah sesi penyuluhan. Metode: Metode yang digunakan adalah metode deskriptif. Dengan sasaran siswi kelas 5 dan 6 yang dilakukan di wilayah Lamongan pada tahun 2023. Hasil: Penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan dalam pengetahuan siswi tentang menstruasi setelah sesi penyuluhan. Meskipun demikian, terdapat beberapa area yang masih memerlukan perhatian, seperti pemahaman tentang usia menarche, frekuensi penggantian pembalut, dan ciri-ciri pubertas pada wanita. Kesimpulan: Penyuluhan mengenai menstruasi berhasil meningkatkan pemahaman siswi secara umum. Oleh karena itu, disarankan untuk terus meningkatkan metode penyampaian informasi guna memperbaiki pemahaman siswi secara menyeluruh tentang menstruasi. Hal ini diharapkan dapat mendukung siswi putri dalam mengelola masa pubertas mereka dengan lebih baik serta membuat keputusan yang lebih bijaksana terkait kesehatan reproduksi mereka

    Penerapan Strategi Digital Marketing pada Pelayanan Kesehatan: Literature Review: Implementation of Digital Marketing Strategies in Health Services: Literature Review

    No full text
    Latar belakang: Salah satu media pemasaran yang sedang banyak digunakan di era sekarang yaitu digital marketing. Kebutuhan digital marketing tiap tahun semakin meningkat yang mengakibatkan para pebisnis dan pengusaha industri kesehatan bersaing untuk menggunakan strategi pemasaran digital marketing pada layanan kesehatan.  Dengan berkembangnya digital marketing, industri layanan kesehatan memanfaatkan hal tersebut sebagai strategi pemasaran digital untuk membantu pasien membuat jadwal dan melihat riwayat perawatannya. Tujuan: Tujuan dari tinjauan literatur ini yaitu untuk memaparkan pemanfaatan strategi digital marketing pada pelayanan kesehatan. Metode: Kajian ini menggunakan metode literature review yang meninjau referensi yang dipublikasikan dalam Bahasa inggris dan Bahasa Indonesia. Pencarian literatur menggunakan database yaitu Pubmed, ProQuest, Scopus, dan Google Scholar. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yang artinya bukan dari pengamatan langsung, melainkan diperoleh dari hasil penelitian yang telah dilakukan oleh peneliti sebelumnya Hasil: Pemasaran digital melalui penggunaan media sosial di pelayanan kesehatan terbilang efektif dan berdampak baik yang dapat meningkatkan angka kunjungan pasien berobat dan menjadikan kepuasaan pasien di layanan kesehatan. Digital marketing dapat mempromosikan layanan medis guna mengembangkan bisnis untuk menarik pasien baru dan menawarkan layanan kesehatan berkualitas, yang menjamin kepuasan dan kemungkinan bagi mereka untuk merekomendasikan fasilitas kesehatan lebih lanjut. Namun, terdapat beberapa hambatan dalam digital marketing pada layanan kesehatan antara lain masalah keamanan, privasi pasien, masalah regulasi, dan lain sebagainya. Kesimpulan: Digital marketing meningkatkan kepuasan, loyalitas, dan keterlibatan pasien terhadap layanan rumah sakit. Keuntungan digital marketing yaitu mendongkrak penjualan, menghemat biaya, jangkauan luas skala global, akurat dan tertarget, meningkatkan engagement dengan konsumen

    Pencegahan dan Dampak Efek Paparan Panas dan Kelelahan Otot pada Pekerja Industri dan Konstruksi: Literature Review: Prevention and the Impact of Heat Stress and Muscle Fatigue on the Industrial and Construction Workers: Literature Review

    No full text
    Latar belakang: Kelelahan dan efek panas pada pekerja merupakan dua hal yang berdampak besar bagi kesehatan pekerja, serta produktivitas pekerja. Kelelahan dan efek panas mengakibatkan berbagai macam cidera dan penyakit lanjutan apabila diabaikan, dan dapat merugikan pekerja dan perusahaan. Berdasarkan hal tersebut perlu diketahui beberapa efek dan dampak dari panas dan kelelahan otot saat bekerja dan bagaimana langkah penanggulangan dan pencegahan yang dapat dilakukan perusahaan agar terhindar dari efek jangka panjang yang lebih buruk. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak, penanggulangan dan pencegahan akibat kelelahan otot dan efek panas selama bekerja pada sektor industri dan konstruksi. Metode: Pada penelitian ini digunakan pengujian kualitatif deskriptif yaitu sistematik review literature dengan menggunakan metode PRISMA. Hasil: Penelitian ini menunjukkan bahwa dampak jangka panjang akibat mengabaikan efek panas dan nyeri otot diantaranya adalah rasa pusing, mual, menurunnya produktifitas, meningkatnya stres, hingga kematian pada pekerja. Untuk itu perlu adanya pencegahan dan penanggulangan yang berupa Pencegahan dan penanggulangan dapat dilakukan dengan cara penyediaan ventilator, pengendalian jam kerja atau menggunakan sistem rotasi, penggunaan APD, penyediaan P3K dan penyuluhan edukatif terkait K3 terhadap pekerja luar ruangan mengenai terapi non farmakologi seperti pengompresan dengan air hangat untuk merelaksasi otot. Kesimpulan: Efek panas dan kelelahan otot pada pekerja industri dan konstruksi berdampak pada banyak sektor diantaranya adalah kesehatan pekerja, ekonomi pekerja dan kesejahteraan pekerja. Pencegahan dan penanggulangan dapat dilakukan seluruh pihak terlibat selama proyek berlangsung

    0

    full texts

    4,676

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    E-Journal Unismuh Palu - Universitas Muhammadiyah Palu
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇