E-Journal Unismuh Palu - Universitas Muhammadiyah Palu
Not a member yet
4676 research outputs found
Sort by
Control of Raw Material Inventory to Fulfill Consumer Demand for Refil Perfume at Fadil Perfume in Ogotua Village Toli-Toli Regency
This study aimed to analyse the control of raw materials inventory to meet consumers' demands for refill perfume at Fadil Parfum, using a quantitative research approach. The analysis method applied in this research was the Economic Order Quantity (EOQ) method. Based on the analysis conducted, the EOQ method provided more optimal and economical inventory control results for refill perfume raw materials at Fadil Parfum in Ogotua Village, North Dampal District, Tolitoli Regency, compared to the inventory policy previously implemented by the store. The EOQ method resulted in ordering larger quantities of raw materials with lower ordering frequency, which helped minimise the total ordering costs.
 
Uji Efektivitas Perasan Daun Sirsak dan Biji Sirsak (Annona Muricata Linn) sebagai Larvasida Nabati Terhadap Mortalitas Larva Nyamuk Anopheles sp. : Effectiveness Test of Soursop Leaf and Soursop Seeds Juice (Annona Muricata Linn) as Vegetable Larvacides Against Mortality of Mosquito Larvae of Anopheles sp
Anopheles sp merupakan vektor penyakit malaria yang sampai kini masih menjadi ancaman kesehatan global. Pengendalian populasi nyamuk Anopheles sp secara kimiawi menggunakan larvasida nabati dinilai lebih ramah lingkungan. Tujuan penelitian untuk mengetahui efektivitas perasaan daun sirsak dan biji sirsak (Annona muricata Linn) sebagai larvasida nabati terhadap mortalitas larva nyamuk Anopheles sp. Jenis penelitian adalah Quasi Eksperimen dengan rancangan acak kelompok (RAK). Populasi penelitian adalah larva Anopheles sp. Jumlah sampel sebanyak 600 ekor larva yang ditempatkan pada konsentrasi 10%, 15%, dan 20%, dengan pengulangan sebanyak 3 kali dan diamati mortalitas larva setelah 24 jam. Data dianalisis menggunakan uji One-Way ANOVA dan Uji Kruskal-Wallis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil tertinggi berada pada perasan biji sirsak dengan konsentrasi 20% dengan mortalitas sebesar 100%, sedangkan hasil terendah berada pada perasan daun sirsak dengan konsentrasi 10% dengan mortalitas sebesar 70%. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi pengendalian vektor penyakit malaria yang ramah lingkungan
Pengaruh Penyuluhan Kesehatan Terhadap Pengetahuan, Sikap, dan Tindakan Masyarakat di Desa Sibowi Wilayah Kerja Puskesmas Kamaipura Kabupaten Sigi: The Influence of Health Counseling on Community Knowledge, Attitudes, and Actions in Sibowi Village, Kamaipura Health Center Working Area, Sigi Regency
Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) merupakan salah satu upaya strategis dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat yang dilakukan melalui program pembinaan dan penyuluhan oleh berbagai pihak. Berdasarkan data yang diambil oleh peneliti dari Puskesmas Kamaipura Tahun 2024 menunjukkan bahwa jumlah Rumah Tangga di Desa Sibowi 1.160, jumlah rumah tangga yang disurvey dan dibina untuk perilaku hidup bersih dan sehat 95 rumah tangga. Dari hasil pembinaan terdapat 66 rumah tangga yang berPHBS baik dan 26 rumah tangga yang tidak berPHBS baik. Metode penelitian ini adalah kuantitatif, desain penelitian yang digunakan adalah pre-experimental design dengan pendekatan one group pretest-posttest design. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 30 masyarakat Desa Sibowi, sampel yang berjumlah 30 orang. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis univariat dan bivariat dengan uji wilcoxon (uji-t berpasangan). Hasil penelitian menunjukkan pengetahuan pre dan post test, nilai P 0,008 < 0,05. Hasil sikap pre dan post test, nilai P 0,212 > 0,05. Hasil tindakan pre dan post test nilai P 0,002 < 0,05. Kesimpulan ada pengaruh penyuluhan terhadap pengetahuan dan tindakan masyarakat sebelum dan sesudah diberikan penyuluhan, namun tidak ada pengaruh pada sikap masyarakat sebelum dan sesudah diberikan penyuluhan di desa Sibowi Wilayah Kerja Puskesmas Kamaipura. Saran Diharapkan bagi pihak Puskesmas Kamaipura, khususnya bagian promosi kesehatan Puskesmas Kamaipura untuk selalu mensosialisasikan program PHBS kepada kader dan masyarakat sehingga masyarakat mendapatkan informasi tentang penting dan manfaat PHBS
Hubungan Pajanan Debu Kayu dengan Kapasitas Fungsi Paru pada Pekerja di Bagian Pengamplasan Industri Meubel Kota Gorontalo: Relationship between Wood Dust Exposure and Lung Function Capacity in Workers in the Sanding Section of the Furniture Industry in Gorontalo City
Pekerja di industri meubel, khususnya di bagian pengamplasan, memiliki risiko tinggi terhadap gangguan kesehatan akibat paparan debu kayu. Proses pengamplasan menghasilkan partikel debu halus yang mudah terhirup dan dapat menyebabkan gangguan pada sistem pernapasan. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif analitik dengan pendekatan potong lintang (cross-sectional). Sampel penelitian adalah seluruh pekerja pengamplasan dari 44 industri meubel di Kota Gorontalo, berjumlah 44 orang yang diambil menggunakan teknik total sampling. Data dikumpulkan melalui pengukuran fungsi paru menggunakan spirometer, pengukuran konsentrasi debu dengan alat Aerosol Mass Monitor, serta wawancara terstruktur. Hasil menunjukkan 48,9% responden memiliki gangguan fungsi paru sedang, sementara sisanya menunjukkan kapasitas paru normal. Analisis statistik mengungkapkan hubungan signifikan antara usia (p=0,035), lama kerja (p=0,001), masa kerja (p=0,002), penggunaan APD (p=0,010), dan konsentrasi debu (p=0,005) dengan gangguan fungsi paru. Namun, perilaku merokok tidak menunjukkan hubungan signifikan (p>0,05). Simpulan penelitian ini menekankan pentingnya pengendalian pajanan debu kayu melalui peningkatan ventilasi dan penggunaan APD yang konsisten. Edukasi kesehatan bagi pekerja dan pengawasan oleh pihak manajemen industri juga diperlukan untuk menurunkan risiko gangguan fungsi paru. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan dalam pengelolaan risiko kesehatan kerja di industri meubel
Hubungan Pengetahuan dan Kecemasan dengan Kesiapan Menghadapi Menarche pada Siswi MTS Negeri 1 Kota Gorontalo: The Relationship between Knowledge and Anxiety with Readiness to Face Menarche in Students of State Islamic Junior High School 1, Gorontalo City
Menarche merupakan menstruasi pertama yang biasa terjadi pada masa awal remaja ditengah masa pubertas sebelum memasuki masa reproduksi. Menarche pada remaja putri biasanya terjadi dalam rentan usia 10-16 tahun. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan kecemasan dengan kesiapan menghadapi menarche pada siswi di MTS Negeri 1 Kota Gorontalo.Metode penelitian survei analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi penitian ini merupakan siswi kelas 7 yang telah mengalami menstruasi. Jumlah sampel pada penelitian ini berjumlah 147 responden dengan menggunakan teknik purposive sampling. Data di analisis menggunakan regresi logistik biner. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan ada pengetahuan dengan kesiapan menghadapi menarche pada siswi (p-value=0,006 < ? = 0,05) serta ada hubungan antara kecemasan dengan kesiapan menghadapi menarche pada siswi (p-value=0,000 < ? = 0,05). Nilai R Square 0,495 dimana pengetahuan dan kecemasan memberikan kontribusi sebesar 49,5% terhadap kesiapan siswi dalam menghadapi menarche. Dan sisanya 50,5% dipengaruhi oleh variable lain yang tidak teliti. Kesimpulan, variabel pengetahuan dan kecemasan ada hubungan dengan variabel kesiapan menghadapi menarche pada siswi MTS Negeri 1 Kota Gorontalo. Diharapkan penelitian ini dapat menjadi acuan bagi pihak sekolah dalam meningkatkan edukasi tentang menarche pada remaja putri untuk mengurangi kecemasan dan meningkatkan kesiapan siswi menghadapi menarche
ANALISIS HUKUM TERHADAP KLAUSUL EKSONERASI DALAM PERJANJIAN KERJA SAMA
Klausul eksonerasi, yaitu klausul yang membebaskan salah satu pihak dari tanggung jawab tertentu, merupakan elemen yang kerap ditemukan dalam kontrak kerja sama bisnis. Tujuan utamanya adalah untuk membatasi tanggung jawab hukum dalam menghadapi risiko usaha. Meskipun dapat memberikan kepastian hukum bagi pelaku usaha, penerapan klausul ini seringkali menimbulkan polemik, terutama ketika dipandang tidak adil, bertentangan dengan norma hukum, atau dirumuskan secara sepihak. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji legalitas serta batas pemberlakuan klausul eksonerasi dalam konteks perjanjian kerja sama menurut hukum Indonesia. Hasil kajian menunjukkan bahwa walaupun klausul ini secara umum diperbolehkan, keberlakuannya sangat tergantung pada isi, konteks perjanjian, serta apakah penyusunannya dilakukan secara adil dan dengan kesepakatan sukarela antara para pihak
Perlindungan Terhadap Konsumen Air Galon Isi Ulang Akibat Cacat Produksi Oleh PT. Tirta Investama: Criminal Law Approach to Absentee Land Ownership as a Form of Legal Protection by the State
Konsumen memiliki hak untuk mendapatkan barang yang aman dan berkualitas dalam pemenuhan kebutuhannya. Pada prakteknya tidak jarang konsumen menemukan produk yang dihasilkan oleh pelaku usaha mengalami kecacatan sehingga menimbulkan suatu kerugian. Apabila konsumen mengalami kerugian atas produk maka konsumen memerlukan perhatian karena konsumen berada pada posisi lemah dibandingkan pelaku usaha. Lemahnya posisi konsumen mengakibatkan diperlukannya perlindungan hukum untuk melindungi konsumen. Salah satu contoh kerugian konsumen adalah ditemukannya produk cacat produksi air minum dalam kemasan yang di keluarkan oleh PT. Tirta Investama. Cacat produksi ini dibuktikan dengan ditemukannya butiran butiran hijau dalam air kemasan tersebut. Dampak dari konsumsi air mineral ini menimbulkan gangguan kesehatan pada diri konsumen dan keluarganya. Perlindungan konsumen atas kasus tersebut dikaji menggunakan metode penelitian hukum normatif yang mengkaji permasalahan tersebut dengan hukum yang berlaku di Indonesia. Perlindungan hukum atas konsumen yang menderita kerugian gangguan kesehatan setelah mengkonsumsi barang rusak menyatakan bahwa cacat produksi yang terjadi pada air minum dalam kemasan PT. Tirta Investama menimbulkan kerugian bagi konsumen baik secara materil mau pun non materil yang berupa gangguan kesehatan. perlindungan konsumen diatur secara tegas dalam Undang – undang No. 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen. Konsumen sebagai pihak yang dilindungi, diberikan suatu hak-hak yang tidak dapat dilanggar oleh para pelaku usaha. PT. Tirta Investama, telah melanggar ketentuan perundang – undangan yang berlaku di Indonesi
Diskursus Foucault Dalam Bergabungnya Indonesia ke BRICS: Foucault's Discourse on Indonesia's Joining BRICS
Michel Foucaults di kenal sebagai Filsuf yang di kategorikan ke dalam posmodernisme. mengexplorasi BRICS dari pemikiran Foucaults masalahnya adalah bagaimana wacana tentang kekuatan ekonomi dan politik global dikonstruksi dan direproduksi dalam keputusan Indonesia untuk masuk BRICS. Foucault menawarkan ide filosofis bahwa kekuasaan tidak hanya bersifat represif, tetapi juga produktif melalui produksi wacana. Ketertarikan terhadap topik ini muncul karena BRICS bukan sekadar blok ekonomi, tetapi juga medan pertarungan wacana global. Dengan demikian, bergabungnya Indonesia ke BRICS adalah ekspresi dari resistensi diskursif dan afirmasi identitas global baru. Foucault membantu mengungkap bagaimana relasi kuasa bekerja di balik keputusan strategis ini, melampaui sekadar kepentingan ekonomi
Uji Efektivitas Penambahan Eco enzyme Terhadap Kadar Fosfat (PO?) Pada Air Sungai Bone Gorontalo: Effectiveness Test of Eco Enzyme Addition on Phosphate Levels (PO?) in Bone River Water, Gorontalo
Pencemaran sungai merupakan dampak dari kegiatan keseharian manusia. Salah satu polutan yang kontribusi pada pencemaran air adalah senyawa Fosfat (PO?). Eco enzyme merupakan metode pengolahan air yang efisien, cepat, dan ekonomis. Tujuan penelitian untuk menguji efektivitas penambahan eco enzyme terhadap kadar PO? pada air sungai Bone Gorontalo. Jenis penelitian eksperimen semu (Quasi Experiment) dengan pendekatan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan variasi waktu tinggal eco enzyme selama 8 hari, 10 hari, dan 12 hari. Teknik analisis data menggunakan uji One Way-Anova (? = 0,05). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar PO? awal air Sungai Bone sebesar 0,73 mg/L, artinya telah melebihi standar baku mutu air kelas II (0,2 mg/L). Setelah diberikan perlakuan dengan waktu tinggal 8 hari, 10 hari, dan 12 hari, terjadi fluktuatif kadar PO? pada air Sungai Bone Gorontalo. Tidak ada perbedaan waktu tinggal (8 hari, 10 hari, dan 12 hari) eco enzyme terhadap kadar PO? pada air sungai Bone Gorontalo (p-value = 0,123). Saran kepada peneliti selanjutnya dapat mengeksplorasi variasi konsentrasi eco enzyme dan kondisi lingkungan lainnya untuk meningkatkan efektivitasnya
Analisis Efektivitas Pajak Hotel Dan Pajak Restoran Dalam Meningkatkan Pendapatan Asli Daerah Kota Palu: Analysis of the Effectiveness of Hotel Tax and Restaurant Tax in Increasing the Original Regional Income of Palu City
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalis efektivitas pajak hotel dan pajak restoran dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah Kota Palu pada tahun 2021-2023. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif (Mixed Methods). Data kualitatif disajikan dalam bentuk deskripsi yang diperoleh melalui wawancara antara penulis dan narasumber dari Badan Pendapatan Daerah Kota Palu. Sementara itu, data kuantitatif yang digunakan dalam penelitian ini berupa laporan mengenai target dan realisasi pajak hotel serta pajak restoran pada tahun 2021-2023. Berdasarkan hasil penelitian ini, efektivitas pajak hotel dan restoran di Kota Palu dalam tiga tahun terakhir menunjukkan tren yang cukup baik, dengan capaian tertinggi masing-masing pada tahun 2022 dan 2021. Pajak hotel mencapai efektivitas tertinggi sebesar 118,35% pada tahun 2022, sementara pajak restoran mencapai 112,64% pada tahun 2021. Meskipun efektivitas pemungutan pajak tergolong tinggi, kontribusinya terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) masih sangat rendah, dengan pajak hotel berkisar antara 0,02%– 0,03% dan pajak restoran sekitar 0,05%. Faktor utama yang memengaruhi efektivitas pajak meliputi tingkat hunian hotel, jumlah restoran terdaftar, kepatuhan wajib pajak, serta kebijakan pemungutan pajak seperti sistem digitalisasi dan pengawasan. Namun, terdapat indikasi ketidaksesuaian data dalam jumlah restoran terdaftar, yang dapat memengaruhi optimalisasi penerimaan pajak. Oleh karena itu, diperlukan strategi yang lebih komprehensif, seperti penguatan sektor pariwisata, validasi data usaha, peningkatan kepatuhan pajak, serta pemberian insentif bagi pelaku usaha agar pajak hotel dan restoran dapat berkontribusi lebih signifikan terhadap PAD Kota Palu