1966 research outputs found
Sort by
PENGARUH KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL DAN KOMUNIKASI TERHADAP MOTIVASI KERJA PEGAWAI KECAMATAN MULYOREJO SURABAYA MELALUI DISIPLIN KERJA SEBAGAI VARIABEL INTERVENING
Penelitian ini dilakukan di Kecamatan Mulyorejo Surabaya dengan tujuan untuk
menganalisis pengaruh kepemimpinan transformasional dan komunikasi terhadap
motivasi kerja pegawai Kecamatan Mulyorejo Surabaya dengan disiplin kerja kerja
sebagai variabel intervening. Sampel dalam penelitian ini adalah 40 orang pegawai
Kecamatan Mulyorejo Surabaya. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik
sampel jenuh. Analisa data menggunakan Structural Equation Modelling (SEM)
Partial Least Square (PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan
transformasional dan komunikasi berpengaruh terhadap motivasi kerja pegawai dan
disiplin kerja pegawai. Disiplin kerja juga berpengaruh terhadap motivasi kerja
pegawai. Selain itu, baik kepemimpinan transformasional maupun komunikasi
berpengaruh terhadap motivasi kerja pegawai melalui disiplin kerja.
Kata kunci: kepemimpinan transformasional, komunikasi, disiplin, motivasi
ANALISIS PENDANAAN, KOMPETENSI, KEPEMIMPINAN, MOTIVASI DALAM KEBERHASILAN PROYEK KONSTRUKSI DAN KEPUASAN PEMBERI KERJA
Keberhasilan proyek konstruksi sangat penting dalam pembangunan infrastruktur
dan dinilai berdasarkan mutu, biaya, waktu, serta keselamatan kerja. Kepuasan
pemberi kerja juga menjadi faktor kunci dalam keberlanjutan industri konstruksi.
Namun, tantangan seperti rendahnya motivasi tenaga kerja, keterbatasan
pendanaan, dan kurangnya kepemimpinan sering memengaruhi pencapaian
keberhasilan proyek. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh
pendanaan, kompetensi tenaga kerja, kepemimpinan, dan motivasi terhadap
keberhasilan proyek konstruksi serta kepuasan pemberi kerja. Metode penelitian
menggunakan pendekatan kuantitatif dengan analisis Partial Least SquaresStructural
Equation Modeling (PLS-SEM) pada data kuesioner dari pelaku jasa
konstruksi di Jawa Timur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi tenaga
kerja memiliki pengaruh paling signifikan terhadap keberhasilan proyek.
Keberhasilan proyek konstruksi juga menjadi faktor utama dalam menentukan
kepuasan pemberi kerja. Semua variabel memiliki pengaruh langsung terhadap
keberhasilan proyek, tetapi pendanaan tidak berpengaruh langsung terhadap
kepuasan pemberi kerja. Kepemimpinan memiliki pengaruh tidak langsung
tertinggi terhadap kepuasan pemberi kerja melalui keberhasilan proyek. Studi ini
menegaskan bahwa motivasi tenaga kerja, kepemimpinan yang efektif, dan
kompetensi tenaga kerja adalah faktor kunci dalam meningkatkan keberhasilan
proyek dan kepuasan pemberi kerja.
Kata Kunci: pendanaan, kompetensi, kepemimpinan, motivasi, keberhasilan
proyek, kepuasan pemberi kerja, konstruksi
EVALUASI PELINTAS SIMPANG TIDAK BERSINYAL DENGAN JURU PENGATUR LALU LINTAS TIDAK RESMI ( Studi Kasus Simpang Ngadisono Kota Surakarta )
Sering terjadi kemacetan dibeberapa ruas jalan kota Surakarta, khususnya pada
jam-jam sibuk. Salah satunya adalah di ruas jalan lengan tiga simpang Ngadisono
Surakarta merupakan simpang tak bersinyal yang berada di wilayah sisi utara Kota
Surakarta. Melihat permasalahan ini perlu ada evaluasi terkait kinerja simpang
tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk Mengetahui kinerja simpang dengan juru
pengatur, tanpa juru pengatur, dan menggunakan Alat Pengendali Isyarat Lalu Lintas,
serta memberikan rekomendasi jenis pengaturan yang terbaik. Metode penelitian yang
digunakan adalah metode Kuantitatif yaitu dengan Pengumpulan data primer dengan
survey inventarisasi simpang serta survey gerakan membelok terklasifikasi yang
dilakukan sebanyak dua kali pada waktu yang sama di tanggal yang berbeda, yang
kemudian dilakukan Analisa dengan menggunakan MKJI 1997. Hasil analisis
diperoleh Kinerja Simpang Ngadisono dengan juru pengatur lalu lintas tidak resmi
dengan derajat kejenuhan = 0,7. tundaan jalan mayor = 6,5 det/smp, tundaan jalan
minor = 14,9 det/smp, tundaan simpang = 12,9 det/smp, dan tingkat pelayanan C. Jika
tanpa juru pengatur lalu lintas tidak resmi dengan nilai derajat kejenuhan = 0,7.
tundaan jalan mayor = 6,3 det/smp, tundaan jalan minor =15,4 det/smp, tundaan
simpang = 12,7 det/smp dan tingkat pelayanan C. Jika diatur dengan APILL tanpa
adanya perubahan geometrik, diperoleh derajat kejenuhan sebesar 0,8. Tundaan ratarata
untuk
seluruh
simpang
46,7
det/smp
dan
tingkat
pelayanan
E.
sedangkan
apabila
dilakukan
perubahan geometrik simpang dengan pelebaran lebar pendekat diperoleh
derajat kejenuhan sebesar 0,7. Tundaan rata-rata untuk seluruh simpang 29,3 det/smp
dan tingkat pelayanan C. Rekomendasi pengaturan simpang terbaik yaitu Fly Over di
Jalan Letjen Sutoyo dinilai mampu mengatasi kemacetan yang terjadi, dibuktikan
baiknya nilai derajat kejenuhan dengan tingkat nilai pelayanan menjadi B jadi Arus
stabil, pengemudi memiliki kebebasan yang cukup untuk memilih kecepatan.
Kata kunci : Simpang tak bersinyal, kinerja simpang, juru pengatur, tundaa
PENERAPAN CHATBOT SEBAGAI ALAT DIAGNOSA PENYAKIT KAMBING DENGAN MENGGUNAKAN METODE FORWARD CHAINING
Pemanfaatan dunia teknologi informasi komunikasi pada zaman modern ini
sudah menjadi bagian dalam kehidupan manusia apalagi penggunaanya.Tingginya
populasi kambing di indonesia di karenakan bisa dimanfaatkan daging, kulit serta
mudah di jual di pasaran tradisional dan modern.
Untuk mengatasi permasalahan tersebut maka dibuatlah penelitian ini
dengan Istilah teknologi Chatbot yang merujuk pada sebuah aplikasi perpesanan
(Message) dengan integrasikan sistem ekternal yaitu Dialogflow agar peternak dan
masyarakat umum mendapatkan informasi tentang gejala-gejala penyakit kambing
yang menggunakan pengetahuan khusus tentang informasi gejala-gejala yang
timbul dari penyakit kambing dengan metode inferensi Forward Chaining.
Pada penelitian ini menggunakan metode kualitatif dalam pengumpulan
datanya termasuk wawancara dengan peternak senior dan studi literatur, Hasilnya
dengan pada tahap memulai obrolan pengguna menekan “Gejala” atau ketik 1 untuk
memulai diagnosa gejala-gejala penyakitnya.Saran untuk penelitian selanjutnya
adalah dengan bisa melakukan pemasukan lebih banyak lagi informasi tentang
gejala-gejala atau premis-premis dan jenis penyakit.
Kata kunci :Penyakit Kambing, Chatbot, Sistem Pakar, Metode Forward Chainin
PENDEKATAN LAIK FUNGSI BANGUNAN DENGAN ANALISIS NDT DAN DT STRUKTUR HOUSEPITALITY DI SURABAYA
Pengujian ini bertujuan mengevaluasi kelayakan guna struktur bangunan
lewat tata cara pengujian NDT (Non- Destructive Test) serta DT (Destructive Test)
pada struktur Hotel Everbright di Surabaya. Tujuan Pengujian dilakukan untuk
langkah membenarkan kalau struktur penuhi standar teknis yang diresmikan serta
menunjang proses pengajuan (SLF) Sertifikat Laik Fungsi. Tata cara NDT yang
digunakan meliputi Hammer Test, Ultrasonic Pulse Velocity (UPV) Test, serta
Rebar Detector, tata cara DT semacam Core Drill Test digunakan buat
menganalisis langsung kekuatan serta mutu material beton dengan tingkatan
akurasi yang besar.
Hasil pengujian menampilkan kalau tata cara NDT efisien dalam
membagikan informasi dini terpaut kekuatan permukaan, kekompakan beton, serta
keadaan tulangan pada elemen struktur semacam kolom, balok, serta pelat. Tetapi,
verifikasi lebih lanjut dengan tata cara DT dibutuhkan buat membenarkan
keandalan hasil pengujian. Hasil dari nilai DT nilai kuatekan (Mpa) berdasarkan SNI
2847 2019. Rata – rata 25,61 Mpa > 0,85% fc’= 20,83 Mpa cek OK dan minimum 19,87
Mpa > 0,75% fc’= 18,38 Mpa cek OK. Untuk hasil pengujian NDT Hammer Test,
Ultrasonic Pulse Velocity (UPV) yang di korelasi ke Mpa sudah memenuhi syarat rata –
rata minimal 85% dari fc’ = 20,83 MPa. Hammer Test: Rata – rata = (31,79 MPa),
Ultrasonic Pulse Velocity (UPV): Rata – rata = (59,4 Mpa).
Kesimpulan dari Pengujian ini menegaskan kalau pendekatan campuran
NDT serta DT merupakan tata cara yang efisien serta efektif dalam
memperhitungkan kelayakan guna struktur bangunan, paling utama untuk penuhi
persyaratan SLF. Pengujian ini membagikan saran buat penerapan revisi pada
elemen tertentu bila ditemui ketidak sesuaian standar dalam hasil pengujian.
Dengan demikian, hasil riset ini bisa jadi acuan dalam upaya tingkatkan keamanan
serta mutu struktur bangunan secara berkepanjangan, teruntuk bangunan dengan
umur yang sudah lumayan lama semacam Hotel Everbright Surabaya.
Kata kunci : Regresi Hammer, Upv dengan Kuat Tekan, Pendekatan nilai NDT dan
DT, SLF
PENGARUH KEPEMIMPINAN, KOMPENSASI DAN LINGKUNGAN KERJA TERHADAP MOTIVASI KERJA KARYAWAN SMK YAPALIS KRIAN
Penelitian ini dilakukan di SMK YAPALIS Krian dengan tujuan untuk menganalisis pengaruh
kepemimpinan, kompensasi dan lingkungan kerja terhadap motivasi kerja SMK YAPALIS
Krian. Sampel dalam penelitian ini adalah 35 karyawan SMK YAPALIS Krian. Teknik
pengambilan sampel menggunakan teknik sampel jenuh. Analisa data menggunakan analisa
regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan, kompensasi dan
lingkungan kerja berpengaruh secara parsial dan simultan terhadap motivasi kerja karyawan
SMK YAPALIS Krian. Diantara ketiga variabel, kepemimpinan, kompensasi dan lingkungan
kerja, variabel kepemimpinan merupakan variabel yang berpengaruh dominan terhadap
motivasi kerja karyawan.
Kata kunci: kepemimpinan, kompensasi, lingkungan kerja, motivasi
PERLINDUNGAN HUKUM BAGI KREDITOR TERHADAP DEBITUR WANPRESTASI DALAM HAL PENDAFTARAN HAK TANGGUNGAN DALUWARSA
Tujuan penelitian ini untuk menganalisis bentuk perlindungan hukum
terhadap kreditur dan bentuk tanggung jawab hukum PPAT dalam hal pendaftaran
hak tanggungan daluwarsa apabila debitur mengalami wanprestasi dan dapat
memahami mengenai segala peraturan-peraturan hukum berlaku yang relevan dan
terkait dalam penelitian ini.
Jenis penelitian yang penulis gunakan dalam penulisan hukum ini adalah
menggunakan jenis penelitian hukum perdata dengan metode pendekatan yang
bersifat yuridis normatif yaitu mengkaji permasalahan-permasalahan hukum yang
terjadi kemudian mengolahnya berdasarkan peraturan-peraturan, doktrin hukum
ataupun data-data hukum yang ada.
Hasil penelitian yang diperoleh dari penelitian ini adalah sesuai dengan Undang-
Undang Nomor 4 Tahun 1996 tentang Hak Tanggungan menjadi dasar dari bentuk
perlindungan hukum hukum bagi kreditur. Dalam Undang-Undang Nomor 4 Tahun
1996 tentang Hak Tanggungan sendiri belum diatur secara signifikan mengenai
sanksi atau konsekuensi hukum yang seperti apa guna melindungi hak kreditur
terhadap debitur. Perlindungan hukum bagi kreditur atas pendaftaran hak
tanggungan yang daluwarsa apabila debitur melakukan wanprestasi ini dapat
berupa tuntutan ganti rugi dan juga segala bentuk eksekusi. Tanggung jawab hukum
atas tindakan PPAT melakukan pendaftaran hak tanggungan daluwarsa apabila
debitur wanprestasi dapat dikenakan sanksi sesuai dengan Pasal 23 Undang-
Undang Hak Tanggungan mengenai sanksi administratif dan sanksi sesuai hukum perdata diberlakukan oleh PPAT ialah berupa teguran lisan, teguran secara tertulis,
pemberhentian sementara dari jabatannya dan pemberhentian dari jabatannya. Dan
Pasal 1365 KUH Perdata bahwa tiap perbuatan melanggar hukum, yang membawa
kerugian kepada orang lain, mewajibkan orang yang karena salahnya menerbitkan
kerugian itu dan mengganti kerugian tersebut. Kreditur dapat meminta kepada
PPAT dalam bentuk pertanggungjawaban hukum untuk mengganti kerugian yang
nyata telah dideritanya (Materil) maupun keuntungan yang akan diperoleh di
kemudian hari (Immateril)
AMBANG BATAS PENCALONAN KEPALA DAERAH PASCA PUTUSAN MAHKAMAH KONSTITUSI NOMOR 60/PUU-XXII/2024
Pasal 18 Ayat (4) Undang-Undang Dasar Negara Republik 1945
mengamanatkan bahwa “Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Walikota
masing-masing sebagai kepala pemerintah daerah provinsi, kabupaten, dan
kota dipilih secara demokratis.” Makna kata dipilih secara demokratis
yang sekarang dimaknai dengan pemilihan langsung yang dipilih secara
pemilihan umum kepala daerah. Syarat pemilihan umum kepala daerah
salah satunya berkaitan dengan ambang batas pencalonan kepala daerah,
ambang batas partai politik pencalonan kepala daerah mengalami dinamika
perubahan dan menimbulkan ketidakpastian hukum yang dimulai pada
prosentase 15%, 20%, diakomodirnya calon independen, sampai pada
Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 60/PUU-XXII/2024 ambang batas
partai politik diturunkan dan diselasaraskan dengan pencalonan secara
independen yaitu 6,5% sampai dengan 10%. Tujuan dari penelitian ini
adalah untuk mengetahui ratio decidendi hakim dalam menafsirkan
pencalonan kepala daerah secara demokratis pada Putusan Mahkamah
Konstitusi Nomor 60/PUU-XXII/2024 dan untuk mengetahui bentuk
kepastian hukum ambang batas pencalonan kepala daerah yang
demokratis. Penelitian ini menggunakan metode hukum normatif dengan
pendekatan perundang-undangan, pendekatan konsep, pendekatan kasus,
dan pendekatan historis. Hasil dari penelitian ini adalah bahwa ratio
decidendi hakim dalam menafsirkan pencalonan kepala daerah secara
demokratis pada Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 60/PUUXXII/2024
sesuai
dengan
norma
Pasal
18
Ayat
(4)
UUD
NRI
1945
bersifat
open
legal policy. Dan bentuk kepastian hukum ambang batas pencalonan
kepala daerah seyogiyanya tidak ada ambang batas karena mengacu pada
ketentuan dari pencalonan presiden tanpa ada lagi presidential threshold
(ambang batas) dapat dimaknasi hal yang sama dengan pencalonan kepala
daerah, apalagi dalam pencalonan kepala daerah sudah diakomodir calon
independen.
Kata Kunci: Pemilihan Kepala Daerah, Ambang Batas Demokratis,
Kepastian Hukum
UPAYA MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR ANAK USIA DINI MELALUI PLATFORM QUIZIZZ DI PPT TUNAS PELANGI JAYA SURABAYA TAHUN PELAJARAN 2024/2025
Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) memiliki peran penting dalam mendukung
perkembangan anak, termasuk motivasi belajar. Salah satu tantangan adalah mempertahankan
motivasi belajar anak di tengah pesatnya perkembangan teknologi. Penelitian ini menganalisis
pengaruh penggunaan platform Quizizz untuk meningkatkan motivasi dan kemampuan
berhitung anak usia dini di PPT Tunas Pelangi Jaya. Hasil menunjukkan bahwa Quizizz secara
signifikan meningkatkan motivasi dan kemampuan berhitung anak usia 5 tahun, membuat
mereka lebih antusias, aktif, dan percaya diri dalam pembelajaran. Platform ini juga
mempermudah pemantauan perkembangan dan mengurangi kebosanan. Oleh karena itu,
penggunaan Quizizz disarankan dalam pembelajaran anak usia dini untuk meningkatkan
keterlibatan dan pemahaman siswa.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode Penelitian Tindakan
Kelas (PTK) yang melibatkan 5 guru dan 14 anak usia dini sebagai subjek, untuk menganalisis
pengaruh penggunaan platform Quizizz dalam meningkatkan motivasi dan kemampuan
berhitung anak.
Hasil analisis menunjukkan bahwa penggunaan platform Quizizz secara signifikan
meningkatkan motivasi dan kemampuan berhitung anak usia dini di PPT Tunas Pelangi Jaya.
Anak-anak menjadi lebih antusias, aktif, dan percaya diri dalam pembelajaran berhitung. Selain
itu, kemampuan berhitung mereka berkembang pesat, baik dalam mengenali lambang bilangan
maupun menghitung benda. Quizizz juga meningkatkan keterlibatan anak, mengurangi
kebosanan, dan memudahkan pemantauan perkembangan anak. Dengan demikian, penggunaan
Quizizz sebagai media pembelajaran efektif dalam meningkatkan motivasi dan kemampuan
berhitung anak usia dini.
Kata Kunci: Pendidikan Anak Usia Dini, Motivasi Belajar, Quizizz, Pembelajaran Berbasis
Teknologi, Kemampuan Berhitung, ICT
ANALISIS YURIDIS TERHADAP STATUS KEPEGAWAIAN GURU HONORER DALAM SENGKETA HUBUNGAN KERJA: STUDI KASUS PUTUSAN NOMOR 62/PDT.SUS-PHI/2022/PN SBY JO NOMOR 815 K/PDT.SUS-PHI/2023
Penelitian ini menganalisis status kepegawaian guru honorer dalam Putusan
Nomor 62/Pdt.Sus-PHI/2022/PN SBY jo Nomor 815 K/Pdt.Sus-PHI/2023. Kajian
ini berfokus pada permasalahan putusan hakim mengenai pengangkatan guru
honorer menjadi PKWTT dan masalah pengunduran diri guru. Dengan ditemukan
permasalahan tersebut maka ditemukan rumusan masalah yaitu 1.Apa syarat dan
kriteria guru tetap dan PKWTT di UU guru dan dan dosen berkaitan dengan putusan
Putusan Nomor 62/PDT.SUS-PHI/2022/PN SBY jo Nomor 815 K/Pdt.SusPHI/2023?2.Apa
pertimbangan hakim dalam penyelesaian perselisihan hubungan
industrial dalam Putusan Nomor 62/PDT.SUS-PHI/2022/PN SBY jo Nomor 815
K/Pdt.Sus-PHI/2023?Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif dengan
pendekatan perundang-undangan dan kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
terdapat perbedaan pendekatan dalam penentuan status guru honorer, di mana
Undang-Undang Guru dan Dosen menetapkan persyaratan khusus, seperti
sertifikasi pendidik dan persetujuan yayasan dan untuk masalah pengunduran diri
maka pekerja hanya mendapatkan uang penggantian hak.Oleh karena itu, hakim
dapat menimbang terlebih dahulu aturan aturan yang ada.
Kata Kunci: Guru Honorer, PKWTT, UU Guru dan Dosen, Putusan Hakim