1966 research outputs found
Sort by
KEABSAHAN PERJANJIAN NOMINEE ATAS KEPEMILIKAN HAK ATAS TANAH ANTARA WARGA NEGARA ASING DENGAN WARGA NEGARA INDONESIA YANG DI WAARMERKING NOTARIS (STUDI KASUS PUTUSAN NOMOR 215/Pdt.G/2019/PN.Dps DAN PUTUSAN NOMOR 61/PDT/2020/PT.Dps)
Penelitian ini untuk menganalisis kepastian hukum terhadap perjanjian nominee
atas kepemilikan hak atas tanah antara WNA dengan WNI yang diwaarmerking
oleh Notaris serta menganalisis perlindungan hukum terhadap warga negara
indonesia atas perjanjian nominee. Jenis metode penelitian yang digunakan adalah
metode yuridis normatif dengan menggunakan studi kepustakaan terhadap bahanbahan
hukum. Hasil pembahasannya adalah perjanjian nominee tidak memiliki
kepastian hukum walaupun diwaarmerking oleh Notaris. Perjanjian nominee
kepemilikan hak atas tanah belum diatur secara khusus dan tegas di Indonesia,
maka dari itu dilakukan interpretasi sistematis dan interpretasi ekstensif bahwa
perjanjian nominee kepemilikan hak atas tanah bertentangan dengan Pasal 1320
Kitab Undang-Undang Hukum Perdata tentang syarat sahnya perjanjian mengenai
sebab yang tidak dilarang, Pasal 25 ayat (2) UUPA, Pasal 33 ayat (1) UUPM dan
SEMA Nomor 10 Tahun 2020 tentang pemilik sebidang tanah yaitu yang namanya
tercantum dalam sertipikat meskipun membeli menggunakan dana WNA. Notaris
memiliki tugas untuk memberikan penyuluhan hukum kepada kliennya
memberitahukan bahwa perjanjian nominee merupakan bentuk penyelundupan
hukum yang menyiasati kepemilikan hak atas tanah. Notaris dapat menolak
berkas apabila bertentangan dengan hukum tetapi dalam kasus Putusan Nomor
215/Pdt.G/2019/PN. Dps dan Putusan Nomor 61/PDT/2020/PT. Dps Notaris
melakukan waarmerking terhadap perjanjian nominee. Akibat hukum apabila
perjanjian nominee tetap dilaksanakan maka batal demi hukum sejak awal karena
tidak memenuhi syarat obyektif sahnya perjanjian. Bentuk perlindungan hukum
bagi WNI yaitu perjanjian nominee batal demi hukum yang berdasarkan Pasal
1335 Kitab Undang-Undang Hukum maka perjanjian tersebut tidak memiliki
kekuatan pembuktian serta tidak dapat sebagai dasar memutus perkara.
Kata Kunci: perjanjian nominee, kepemilikan hak atas tanah, waarmerking
PENGARUH KOMITMEN ORGANISASI, KEPUASAN KERJA DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN PT JNE KANTOR PERWAKILAN SURABAYA
Kinerja karyawan sangat mempengaruhi produktivitas dan pencapaian tujuan organisasi.
Banyak faktor yang menentukan tingkat kinerja karyawan. Sering ditemukan bahwa
karyawan yang memiliki komitmen tinggi terhadap organisasi, merasa puas dengan
pekerjaan, dan memiliki motivasi yang baik cenderung menunjukkan kinerja yang lebih
tinggi dibandingkan dengan mereka yang kurang memiliki komitmen, kepuasan, serta
motivasi dalam bekerja. Setelah melakukan survey terdapat adanya penurunan produktivitas
kerja yang menjadi faktor utama adalah kurangnya penekanan tujuan perusahaan pada setiap
karyawan menjadi permasalahan yang mempengaruhi komitmen pada setiap karyawan, hal
itu juga dapat menghambat kinerja karyawan dalam mencapai tujuan organisasi. Sektor
kepuasan kerja berkontribusi secara langsung terhadap peningkatan kinerja karyawan.
Penelitian ini untuk mengetahui pengaruh parsial dan simulan terhadap variabel Komitmen
organisasi, Kepuasan kerja dan Motivasi kerja terhadap Kinerja karyawan PT JNE Kantor
Perwakilan Sulawesi Surabaya. Penelitian ini menggunakan seluruh populasi sebagai sampel
dengan jumlah sebanyak 35 karyawan. Data yang digunakan adalah dat primer yang di
peroleh dari kuisioner dan data skunder yang diperoleh dari sumber seperti jurnal, artiker dan
buku. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Analisa data yang digunakan dalam
penelitian ini adalah statistik deskriptif, uji validitas dan reabilitas, uji asumsi klasik,
autokorelasi , analisis regresi linier berganda dengan tingkat signifikan 0,05, uji hipotesis,
serta uji kelayakan model menggunakan SPSS versi 25. Hasil dari penelitian ini
membuktikan bahwa variabel komitmen organisasi berpengaruh signifikan terhadap
kinerja
karyawan. Dengan di peroleh nilai dari hasil
????
????????????????????
????
ℎ????????????????????
sebesar 6,71 lebih besar dari
sebesar 2,306 dan memilki nilai signifikansi 0,000 lebih kecil dari tingkat signifikansi
0,05. Kemudian penelitian ini membuktikan bahwa variabel kepuasan kerja berpengaruh
positif signifikan terhadap kinerja karyawan diperkuat dengan hasil hasil
sebesar
2,334 yang memiliki nilai lebih besar dari
????
yaitu sebesar 2,306 dan memiliki nilai
signifikansi 0,026 lebih kecil dari 0,05. Kemudian pada penelitian ini variabel motivasi kerja
juga memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan dengan perolehan
nilai hasil
????
????????????????????
????????????????????
yaitu sebesar 4,596 lebih besar dari pada jumlah
????
yaitu sebesar 2,306
dan memili nilai signifikansi 0,000.
ℎ????????????????????
Kata kunci : Komitmen Organisasi, Kepuasan Kerja dan Motivasi Kerja
????
ℎ???????????????????
PENGARUH KEPEMIMPINAN, LINGKUNGAN KERJADAN KNOWLEDGE SHARING TERHADAP KINERJA PRAJURIT BATALYON ARHANUD 2 MARINIR KARANG PILANG SURABAYA
PENGARUH KOORDINASI DAN KETERSEDIAAN SUPLIER TERHADAP MOBILISASI MATERIAL DAN KETEPATAN WAKTU PROYEK INFRASTRUKTUR WILAYAH PERAIRAN SUNGAI DI KAWASAN SUMATERA
Keberhasilan proyek infrastruktur di wilayah perairan sungai sangat
bergantung pada efektivitas koordinasi dan ketersediaan material dalam rantai
pasok konstruksi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh koordinasi
dan ketersediaan material terhadap mobilisasi material serta ketepatan waktu
penyelesaian proyek infrastruktur perairan sungai di kawasan Sumatera. Metode
penelitian yang digunakan adalah Partial Least Squares – Structural Equation
Modelling (PLS-SEM) dengan pendekatan kuantitatif. Sampel penelitian terdiri
dari 155 responden yang dipilih secara purposive sampling, meliputi kontraktor,
manajer proyek, dan pekerja konstruksi yang memiliki pengalaman dalam proyek
terkait.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa koordinasi dan ketersediaan material
memiliki pengaruh signifikan terhadap mobilisasi material, namun tidak
berpengaruh langsung terhadap ketepatan waktu proyek. Sebaliknya, mobilisasi
material berperan sebagai mediator dalam hubungan antara koordinasi dan
ketepatan waktu proyek. Temuan ini menegaskan bahwa pengelolaan material yang
efisien serta koordinasi yang baik antara pemangku kepentingan dapat
meningkatkan efektivitas distribusi material, meskipun faktor lain seperti kondisi
eksternal, efisiensi tenaga kerja, dan manajemen risiko lebih berperan dalam
memastikan ketepatan waktu proyek. Implikasi dari penelitian ini menyoroti
pentingnya strategi manajemen rantai pasok yang lebih adaptif, penerapan
teknologi dalam pengelolaan material, serta integrasi perencanaan proyek yang
lebih holistik untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi proyek konstruksi di
wilayah perairan sungai.
Kata kunci: koordinasi, ketersediaan material, mobilisasi material, ketepatan
waktu, proyek infrastruktur, PLS-SEM
PERANCANGAN SISTEM APLIKASI DAUR ULANG SAMPAH DI KOTA SURABAYA BERBASIS MOBILE MENGGUNAKAN METODE DESIGN THINKING
Pertumbuhan populasi yang pesat dan aktivitas ekonomi di Kota Surabaya
telah memperburuk tantangan lingkungan, khususnya dalam pengelolaan sampah.
Meskipun Surabaya sebelumnya meraih penghargaan Adipura Kencana pada tahun
2019 sebagai kota terbaik dalam pengelolaan sampah, peningkatan jumlah
penduduk menyebabkan pengelolaan sampah semakin kompleks, dengan timbulan
sampah harian mencapai 1.800 ton pada tahun 2023. Penelitian ini bertujuan untuk
merancang aplikasi daur ulang sampah berbasis mobile untuk meningkatkan
partisipasi masyarakat dalam pengelolaan sampah yang berkelanjutan. Metode
Design Thinking digunakan dalam penelitian ini dengan melalui lima tahap:
empathize, define, ideate, prototype, dan test. Pada tahap empathize, dilakukan
survei dan observasi untuk memahami kebutuhan pengguna, sementara pada tahap
define, masalah utama seperti rendahnya kesadaran masyarakat dan terbatasnya
akses informasi daur ulang diidentifikasi. Tahap ideate menghasilkan solusi berupa
aplikasi mobile dengan fitur penjadwalan penjemputan sampah, edukasi daur ulang,
dan sistem poin loyalitas. Prototipe aplikasi diuji dan mendapat umpan balik positif
terkait kemudahan penggunaan dan efektivitasnya dalam mendorong perilaku daur
ulang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi ini dapat meningkatkan
partisipasi masyarakat dalam program daur ulang sampah dan mendukung inisiatif
keberlanjutan di Surabaya. Penelitian ini menyimpulkan bahwa metode Design
Thinking efektif dalam mengatasi tantangan desain berbasis pengguna, dan aplikasi
yang diusulkan memiliki potensi untuk mentransformasi pengelolaan sampah
perkotaan. Pengembangan lebih lanjut dapat mencakup integrasi sistem
pembayaran digital, pelacakan jejak karbon, dan fitur gamifikasi untuk
meningkatkan keterlibatan pengguna.
Kata Kunci: pengelolaan sampah, Design Thinking, Surabaya, aplikasi daur
ulang, Mobil
IMPLEMENTASI INFRASTRUKTUR JARINGAN GEDUNG PERUSAHAAN TRAVEL AGENT
Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan
infrastruktur jaringan pada perusahaan travel agent menggunakan perangkat
MikroTik. Fokus utama penelitian mencakup pengaturan distribusi jaringan antar
lantai, pengelolaan jalur ISP, pembuatan akses Wi-Fi untuk pegawai dan tamu, serta
penerapan keamanan tambahan melalui filtering berbasis MAC address.
Infrastruktur jaringan dirancang agar mampu mendukung kebutuhan operasional
perusahaan secara efisien, aman, dan andal.
Metode penelitian yang digunakan melibatkan analisis kebutuhan jaringan,
perancangan topologi, konfigurasi perangkat MikroTik, dan pengujian performa
jaringan. Implementasi dilakukan pada gedung bertingkat dengan dua jalur ISP, di
mana ISP pertama digunakan untuk koneksi internal dan ISP kedua untuk koneksi
eksternal. Konfigurasi hotspot pada MikroTik memungkinkan manajemen
bandwidth yang efisien, autentikasi pengguna yang aman, dan segmentasi jaringan
antara tamu dan pegawai.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem jaringan yang
diimplementasikan berhasil meningkatkan stabilitas koneksi, efisiensi distribusi
bandwidth, dan keamanan akses jaringan. Pemisahan jaringan untuk pegawai dan
tamu memberikan isolasi lalu lintas data yang efektif, sementara penggunaan
filtering berbasis MAC address memastikan hanya perangkat terotorisasi yang
dapat terhubung ke jaringan internal.
Penelitian ini memberikan kontribusi praktis bagi perusahaan dalam
membangun infrastruktur jaringan yang dapat diandalkan serta mendukung
operasional bisnis yang berorientasi pada efisiensi dan keamanan.
Kata kunci: Infrastruktur jaringan, MikroTik, ISP, keamanan jaringan, MAC
address filtering
MODEL ASESMEN BANGUNAN PADA KAJIAN KEANDALAN BANGUNAN DALAM PENGAJUAN SERTIFIKAT LAIK FUNGSI BANGUNAN KAWASAN CAGAR BUDAYA PASAR TUNJUNGAN DI KOTA SURABAYA
Keandalan bangunan di kawasan cagar budaya berusia lama, berfokus pada penilaian aspek
keandalan untuk mengetahui tingkat keandalan bangunan. Bangunan Pasar Tunjungan memiliki
nilai historis, seringkali menghadapi tantangan unik terkait degradasi material, beban
lingkungan kumulatif, dan standar konstruksi yang usang. Penelitian ini dilakukan dengan
metode deskriptif menggunakan pengecekan tabel daftar simak dimana kriterianya dilakukan
pengelompokan berdasarkan aspek keandalan. Kemudian hasilnya dianalisis dan dilakukan
penilaian dengan pembobotan dimana hasil >95% maka Andal, anatara 95%-75% maka kurang
Andal dan hasil <75% maka Tidak Andal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bobot
pemenuhan persyaratan aspek keamanan kurang dari 75% yang berarti bangunan tidak andal
serta penilaian aspek kesehatan, aspek kemudahan dan aspek kenyamanan kurang dari 75%
yang berarti tidak andal. Hal dikarenakan desain bangunan kurang memperhatikan aspek teknis
yang memperngaruhi penilaian keandalan seperti tidak lengkapnya system proteksi kebakaran,
pemenuhan dokumen perizinan, sarana dan prasarana penunjang difable, penyediaan saluran
pembuangan limbah, dll. Dengan memahami dan mengatasi kerentanan struktural ini,
penelitian ini berkontribusi pada pengembangan kerangka kerja yang lebih komprehensif untuk
penilaian keandalan dan rekomendasi tindak lanjut hasil penilaian keandalan bangunan di
Kawasan cagar budaya agar berusia lebih lama. Tujuannya adalah untuk memastikan
kelangsungan hidup dan keberlanjutan warisan arsitektur ini bagi generasi mendatang.
Kata kunci : cagar budaya, keandalan bangunan, aspek keandalan bangunan, pengujian
lapangan, persyaratan teknis bangunan
PENGARUH DISIPLIN KERJA DAN LINGKUNGAN KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI MELALUI MOTIVASI KERJA SEBAGAI VARIABEL INTERVENING PADA PEGAWAI PUSKESMAS MEDOKAN AYU SURABAYA
Tujuan penelit ian ini yaitu untuk menganalisis Pengaruh Disiplin Kerja Dan
Lingkungan Kerja Terhadap Kinerja Pegawai Melalui Motivasi Kerja Sebagai
Variabel Intervening Pada Pegawai Puskesmas Medokan Ayu Surabaya. Jumlah
sampel ditetapkan sebanyak 60 responden yang merupakan Pegawai Puskesmas
Medokan Ayu Surabaya. Data ini akan dianalisis dengan pendekatan kuant itatif
menggunakan analisis statistik yakni partial least square – structural equestion
model (PLS SEM) yang bertujuan untuk melakukan analisis jalur (path) dengan
variabel laten.
Hasil penelit ian ini mengemukakan bahwa lingkungan kerja, disiplin kerja
berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai di Puskesmas
Medokan Ayu. Temuan lain juga mengemukakan bahwa lingkungan kerja dan
disiplin kerja berpengaruh posit if dan signifikan terhadap motivasi kerja di
Puskesmas Medokan Ayu. Hasil penelit ian lain juga mengemukakan bahwa
mot ivasi kerja berpengaruh posit if dan signifikan terhadap kinerja pegawai di
Puskesmas Medokan Ayu. Serta motivasi kerja dapat memediasi pengaruh
lingkungan kerja terhadap kinerja pegawai di Puskesmas Medokan Ayu. Dan
mot ivasi kerja dapat memediasi pengaruh disiplin kerja terhadap kinerja pegawai
di Puskesmas Medokan Ayu.
Kata Kunci: Disiplin, Lingkungan, Kinerja, Motivasi Kerj
PENGARUH PROFITABILITAS, SOLVABILITAS, PERTUMBUHAN PERUSAHAAN DAN LIKUIDITAS TERHADAP OPINI AUDIT GOING CONCERN (Studi Pada Perusahaan Sub Sektor Retail Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Tahun 2019-2023)
Pada penelitian ini objek penelitian yang digunakan yaitu perusahaan sub sektor
retail yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Penelitian ini memilih objek
perusahaan sub sektor retail. Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui pengaruh
profitabilitas, solvabilitas, pertumbuhan perusahaan dan likuiditas terhadap opini
audit going concern pada perusahaan sub sektor retail yang terdaftar di Bursa Efek
Indonesia tahun 2019-2023.
Opini audit going concern merupakan opini yang dikeluarkan auditor terkait
kemampuan perusahaan dalam kelangsungan hidup badan dalam kurun waktu
tidak lebih dari satu tahun sejak tanggal laporan keuangan yang sedang diaudit.
Populasi dalam penelitian ini adalah 43 perusahaan retail. Metode purposive
sampling digunakan untuk teknik pemilihan sampel berdasarkan pada karakteristik
tertentu sebanyak 30 sampel. Data penelitian diperoleh melalui Bursa Efek
Indonesia tahun 2019-2023.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa profitabilitas tidak berpengaruh terhadap
opini audit going concern, solvabilitas tidak berpengaruh terhadap opini audit
going concern, pertumbuhan perusahaan berpengaruh secara signifikan terhadap
opini audit going concern, likuiditas berpengaruh secara signifikan terhadap opini
audit going concern. Dan profitabilitas, solvabilitas, pertumbuhan perusahaan, dan
likuiditas berpengaruh secara bersama – sama (simultan) terhadap opini audit
going concern.
Kata Kunci: Profitabilitas, Solvabilitas, Pertumbuhan Perusahaan, Likuiditas,
Opini Audit Going Concer
ANALISIS PUTUSAN PADA TERDAKWA TINDAK PIDANA NARKOTIKA OLEH PECANDU (STUDI KASUS PUTUSAN NOMOR 2313 K/PID.SUS/2023 DAN NOMOR 774/PID.SUS/2022/PN SDA)
Urgensi yang dibuat pada penulisan ini ialah agar memperoleh bagaimana
upaya seorang hakim dalam pertimbangannya demi menjatuhkan putusan yang
tepat terhadap kasus tindak pidana penyalahgunaan narkotika. Adapun rumusan
masalah dalam penelitian ini ada dua bagian. Pertama, bagaimana penjatuhan
pidana terhadap penyalahgunaan narkotika. Kedua, apa landasan pertimbangan
yang dipakai oleh hakim dalam memutus hukuman bagi seseorang yang melakukan
penyalahgunaan narkotika. Dari penelitian diperoleh hasil jika dalam proses
menjatuhkan pidana hakim mendasarkan kepada kemampuan bertanggung jawab
pelaku, pemidanaan, dan penegakan hukum serta pertimbangan lainnya yang sesuai
dijatuhkan terhadap pelaku. Hakim dalam pertimbangannya terhadap kasus tindak
pidana narkotika mendasarkan pada peraturan perundang-undang yang berkaitan,
fakta yuridis dan sosiologis. Dari penelitian ini didapatkan fakta bahwa penanganan
narkotika belum efisien, salah satunya disebabkan oleh putusan hakim yang
seringkali berbeda dan cenderung lebih ringan dari tuntutan jaksa, hakim dalam
penjatuhan putusannya lebih sering menjatuhkan putusan penjara atau kurungan
bukan pidana rehabilitasi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah
penelitian yuridis normatif dengan pendekatan undang-undang dan pendekatan
kasus.
Kata Kunci: Pertimbangan, hakim, penyalahgunaan narkotika, penjatuhan
pidan