E-Jurnal Mikroskil (STMIK - STIE Mikroskil)
Not a member yet
459 research outputs found
Sort by
Aplikasi Algoritma Semi �¢â?¬â?? Fragile Image Watermarking Berdasarkan pada Region Segmentation
Kebanyakan algoritma semi-fragile watermarking yang telah ada memiliki kelemahan, seperti sifat tidak kelihatan (invisibility) yang jelek, robustness yang tidak sempurna pada beberapa rutin dari proses sinyal. Penyebab utamanya adalah karena kebanyakan algoritma menggunakan parameter kuantisasi tertentu tanpa mempertimbangkan perbedaan diantara citra. Untuk menyelesaikan permasalahan ini, Shengbing Che, Bin Ma, Jinkai Luo dan Shaojun Yu dari China (2009) [1] memperkenalkan sebuah algoritma image watermarking berdasarkan pada segmentasi region. Proses kerja dari sistem dimulai dari pemilihan citra sampul dan citra watermark hitam putih. Setelah itu, dilanjutkan pengisian nilai kunci dan proses pengacakan terhadap citra hitam putih. Kemudian, citra sampul akan dikonversi ke bentuk grayscale dan terakhir citra hitam putih akan ditempelkan ke dalam citra sampul. Citra watermark yang diperoleh dapat disimpan ke dalam sebuah file yang akan digunakan pada proses ekstraksi untuk mengekstrak keluar citra watermark hitam putih yang disisipkan di dalamnya. Hasil pengujian menunjukkan waktu eksekusi proses penempelan watermark relatif lebih cepat dari proses ekstraksi. Algoritma tidak bisa mengekstraksi citra hitam putih ketika citra watermark diberi efek brightness dan contrast. Citra hitam putih masih dapat terekstrak keluar walau citra watermark disisipkan noise atau dicrop. Apabila ada kesalahan pengisian kunci maka akan menyebabkan citra hitam putih menjadi tidak terekstrak keluar
Analisis Pengaruh Indeks Harga Saham Gabungan Asing Terhadap Indeks Harga Saham Gabungan Indonesia
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh Indeks Australian Securities Exchange (^ASX), Indeks FTSE 100 (^FTSE 100), Indeks Nikkei 225 (^N225), Indeks Shanghai Composite (^SSEC) dan Indeks NYSE Composite (^NYA) secara simultan maupun parsial terhadap Indeks Jakarta Composite (^JKSE) periode 2008-2013. Metode analisis data yang digunakan adalah menggunakan analisis regresi linier berganda dengan taraf signifikan 0,05. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah Indeks Saham yang tergabung dalam Indeks Saham Asing (Indeks Australian Securities Exchange, Indeks FTSE 100, Indeks Nikkei 225, Indeks Shanghai Composite, dan Indeks NYSE Composite) dan Indeks Jakarta Composite periode Januari 2008 sampai dengan Desember 2013 (72 bulan). �?� Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa variabel ^ASX, ^FTSE 100, ^N225, ^SSEC dan ^NYA secara simultan berpengaruh signifikan terhadap ^JKSE periode 2008-2013. Secara parsial, variabel ^ASX, ^FTSE 100, ^N225, ^SSEC dan ^NYA tidak berpengaruh signifikan terhadap ^JKSE periode 2008-201
Pengaruh Laba Akuntansi, Arus Kas, dan Debt To Equity Ratio Terhadap Harga Saham Perusahaan LQ45 yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh laba akuntansi, arus kas operasi, arus kas investasi, arus kas pendanaan, dan debt to equity ratio secara simultan maupun secara parsial terhadap harga saham perusahaan LQ45 yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Penelitian ini dilakukan pada perusahaan yang termasuk dalam daftar LQ45 di Bursa Efek Indonesia tahun 2007 �¢â?¬â?? 2011. Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan yang masuk dalam daftar LQ45 di Bursa Efek Indonesia (BEI) tahun 2007 �¢â?¬â?? 2011. Dalam pemilihan sampel, penelitian ini menggunakan metode purposive sampling, dimana jumlah sampel yang diperoleh dalam penelitian ini adalah 11 perusahaan. Pengujian menggunakan analisis regresi linear berganda. Berdasarkan hasil pengujian data, diperoleh bahwa secara uji simultan laba akuntansi (LAK), arus kas operasi (AKO), arus kas investasi (AKI), arus kas pendanaan (AKP) dan debt to equity ratio (DER) berpengaruh signifikan terhadap harga saham. Secara parsial, arus kas operasi (AKO) dan debt to equiy ratio (DER) yang berpengaruh signifikan terhadap harga saham. Laba akuntansi (LAK), arus kas investasi (AKI), dan arus kas pendanaan (AKP) tidak berpengaruh secara signifikan terhadap harga saham
Pengaruh Faktor Eksternal dan Internal Perusahaan Terhadap Tindakan Perataan Laba
Tujuan dari dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui sekaligus menganalisis faktor-faktor apa saja, baik internal maupun eksternal perusahaan yang dapat mempengaruhi tindakan perataan laba pada perusahaan Perbankan baik secara simultan maupun secara parsial. Variabel dependen dalam penelitian ini adalah perataan laba, sedangkan variabel independennya adalah profitabilitas, ukuran perusahaan, leverage operasi, nilai perusahaan, tingkat inflasi dan umur perusahaan. Penelitian ini dilakukan pada perusahaan perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia untuk periode 2009 sampai 2012. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 32 perusahaan. Dengan menggunakan teknik pengambilan sampel metode purposive sampling, diperoleh 25 perusahaan yang akan dijadikan sebagai sampel dalam penelitian. Sedangkan untuk melihat pengaruh antara variabel independen terhadap variabel dependen digunakan metode analisis regresi linier berganda. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa secara simultan, profitabilitas, ukuran perusahaan, leverage operasi, nilai perusahaan, tingkat inflasi dan umur perusahaan berpengaruh terhadap perataan laba Namun secara parsial, leverage operasi dan umur perusahaan berpengaruh terhadap perataan laba pada perusahaan perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia untuk periode 2009 sampai 2012
Analisa Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Tindakan Manajemen Laba pada Perusahaan Indeks Kompas100 yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang dapat mempengaruhi tindakan manajemen laba pada perusahaan yang termasuk dalam indeks Kompas100. Variabel yang digunakan dalam menganalisis tindakan manajemen laba yaitu earning power, leverage, kepemilikan institusional dan nilai perusahaan. Penelitian ini dilakukan pada perusahaan yang berturut-turut masuk dalam indeks Kompas100 yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia untuk periode 2008-2012. Teknik pengambilan sampel dengan menggunakan teknik purposive sampling, sehingga diperoleh sebanyak 27 sampel perusahaan. Metode pengujian data yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda. Berdasarkan hasil pengujian data, secara simultan, earning power, leverage, kepemilikan institusional dan nilai perusahaan berpengaruh signifikan terhadap Manajemen Laba. Secara parsial, leverage berpengaruh signifikan negatif terhadap Manajemen Laba, sedangkan earning power, dan nilai perusahaan tidak berpengaruh signifikan terhadap manajemen laba
Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Persistensi Laba pada Perusahaan Manufaktur di Bursa Efek Indonesia
Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis pengaruh aliran kas operasi, perbedaan antara laba akuntansi dengan laba fiskal dan tingkat hutang secara simultan maupun parsial terhadap persistensi laba pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia untuk periode 2009 sampai 2011. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linear berganda. Populasi dalam penelitian ini adalah semua perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2009 sampai 2011. Dengan menggunakan teknik purposive sampling diperoleh 58 perusahaan yang akan dijadikan sebagai sampel penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan, aliran kas operasi, perbedaan antara laba akuntansi dengan laba fiskal dan tingkat hutang berpengaruh signifikan terhadap persistensi laba pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2009 sampai 2011. Namun secara parsial, hanya aliran kas operasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap persistensi laba, sedangkan perbedaaan antara laba akuntansi dengan laba fiskal dan tingkat hutang tidak berpengaruh signifikan terhadap persistensi laba pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2009-2011
Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Tindakan Perataan Laba pada Perusahaan Perbankan di Bursa Efek Indonesia
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi perataan laba pada perusahaan Perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia baik secara simultan maupun parsial. Variabel dependen dari penelitian ini adalah perataan laba, sedangkan variabel independennya adalah profitabilitas, ukuran perusahaan, leverage operasi, dan nilai perusahaan. Penelitian ini dilakukan pada perusahaan perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2009 sampai 2012. Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) untuk periode 2009 sampai 2012, berjumlah 32 perusahaan. Dalam pemilihan sampel, penelitian ini menggunakan metode purposive sampling, di mana diperoleh sebanyak 25 perusahaan yang akan dijadikan sebagai sampel. Laporan keuangan perusahaan telah dipublikasikan sehingga data yang diperlukan tersedia dan dapat dipenuhi. Pengujian data dalam penelitian ini menggunakan metode analisis regresi berganda. Berdasarkan hasil pengujian diketahui bahwa secara simultan, profitabilitas, ukuran perusahaan, leverage operasi, dan nilai perusahaan berpengaruh signifikan terhadap perataan laba. Namun secara parsial, profitabilitas, ukuran perusahaan dan nilai perusahaan tidak berpengaruh signifikan terhadap perataan laba sedangkan leverage operasi berpengaruh signifikan terhadap perataan laba pada perusahaan perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia untuk periode 2009 sampai 2012
Upaya Membuat Kebijakan Bidang Akademik Melalui Analisis Hubungan Prestasi di Tingkat SMU/SMK Terhadap Prestasi di Tingkat Perguruan Tinggi
Penelitian ini didasari pada keinginan memanfaatkan informasi kemampuan akademis calon mahasiswa dalam penjaringan calon mahasiswa. Informasi yang dimaksud adalah nilai yang diperoleh saat duduk di bangku sekolah (SMU / SMK) yakni nilai ujian nasional dan nilai ujian sekolah. Informasi ini dikorelasikan dengan informasi atau data indeks prestasi komulatif mahasiswa setelah menyelesaikan pendidikannya di bangku kuliah. Jadi data yang digunakan adalah data nilai UN, US dan IPK lulusan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi linier berganda. Hasil pengujian menunjukkan bahwa nilai UN tidak memiliki pengaruh secara signifikan terhadap IPK, sedangkan nilai US berpengaruh sebesar 25% terhadap IPK. Pengaruhnya secara simultan sangat kecil yakni sebesar 6,50% terhadap IPK, sehingga model regresi yang dihasilkan kurang berguna bagi prediksi IPK apabila diketahui nilai UN dan US. Dengan demikian dibutuhkan penelitian lebih lanjut akan variabel-variabel lain yang memiliki pengaruh yang signifikan untuk menetapkan kebijakan yang tepat dalam mengelola sebuah program studi
Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Pergantian Kantor Akuntan Publik pada Perusahaan Manufaktur di Bursa Malaysia
Tujuan penelitian ini adalah untuk menemukan bukti empiris mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi Pergantian Kantor Akuntan Publik di Malaysia. Variabel dependen yang digunakan dalam penelitian ini adalah pergantian Kantor Akuntan Publik (KAP). Sedangkan variabel independennya yaitu ukuran KAP, ukuran klien, tingkat pertumbuhan perusahaan, fee audit, dan opini audit. Populasi penelitian yaitu semua perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Malaysia untuk periode 2008-2012. Metode analisis data yang digunakan yaitu metode regresi logistik (logistic regression). Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa secara simultan, ukuran KAP, ukuran klien, tingkat pertumbuhan perusahaan, fee audit, dan opini audit berpengaruh terhadap pergantian kantor akuntan publik. Namun secara parsial, hanya Fee audit yang berpengaruh terhadap pergantian kantor akuntan publik, sedangkan ukuran KAP, ukuran klien, tingkat pertumbuhan perusahaan, opini audit tidak berpengaruh signifikan terhadap Pergantian KAP
Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Price Earning Ratio Perusahaan Consumer Goods di Bursa Efek Indonesia
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisa pengaruh harga saham, laba bersih, jumlah saham beredar, dan dividen terhadap Price Earning Ratio (PER). Populasi yang digunakan adalah seluruh perusahaan consumer goods yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) untuk periode 2007-2011, berjumlah 33 perusahaan. Dengan teknik purposive sampling, diperoleh sebanyak 13 perusahaan yang akan dijadikan sebagai sampel penelitian. Data yang digunakan adalah data sekunder yang diperoleh dari publikasi laporan keuangan audit dan publikasi Indonesia Capital Market Directory (ICMD). Untuk melihat pengaruh variabel independen terhadap variabel dependen dilakukan pengujian analisis regresi linier berganda yang sebelumnya dilakukan pengujian asumsi klasik. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa secara simultan, harga saham, laba bersih, jumlah saham beredar, dan dividen berpengaruh signifikan terhadap PER. Sedangkan secara parsial,�?� hanya jumlah saham beredar dan deviden berpengaruh terhadap PER, sedangkan harga saham dan laba bersih tidak berpengaruh signifikan terhadap PER