E-Jurnal Mikroskil (STMIK - STIE Mikroskil)
Not a member yet
459 research outputs found
Sort by
Pengaruh Asimetri Informasi, Mekanisme Corporate Governance, dan Beban Pajak Tangguhan Terhadap Manajemen Laba
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh asimetri informasi, mekanisme corporate governance, dan beban pajak tangguhan terhadap manajemen laba pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2010 �¢â?¬â?? 2012 baik secara simultan maupun parsial. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda. Dengan metode purposive sampling, diperoleh 82 perusahaan dari 132 perusahaan manufaktur yang sesuai dengan kriteria penelitian yang mana akan dijadikan sebagai objek penelitian. Berdasarkan hasil penelitian, diketahui bahwa asimetri informasi, mekanisme corporate governance, dan beban pajak tangguhan secara simultan tidak berpengaruh signifikan terhadap manajemen laba pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada periode 2010 �¢â?¬â?? 2012. Namun secara parsial, kepemilikan institusional berpengaruh positif dan signifikan terhadap manajemen laba, sedangkan Asimetri informasi, proporsi dewan komisaris independen, ukuran dewan komisaris, dan beban pajak tangguhan tidak berpengaruh signifikan terhadap manajemen laba pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada periode 2010 �¢â?¬â?? 2012
Pengaruh Likuiditas, Opini Audit, Ukuran Perusahaan dan Profitabilitas tePengaruh Likuiditas, Opini Audit, Ukuran Perusahaan dan Profitabilitas Terhadap Ketepatan Waktu pada Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2011 -2013
This study aims to verify and analyze the impact of liquidity, audit opinions, company size and profitability of the companies listed in Indonesia Stock Exchange in 2011-2013.Populasi in this study were 145 companies listed in Indonesia Stock Exchange 2011-2013. Of the 145 listed companies, 134 companies selected samples using purposive sampling. The data used in this research is secondary data, by collecting the required information from idx form of financial statements in 2011-2013.Metode used to analyze the relationship between independent variables and the dependent variable is a multiple regression analysis, and test asumsi. The results of this study indicate that simultaneous independent variables; liquidity, audit opinion, the size of the company and profitability with the F test, jointly affect the timeliness. Partial results with the t test, variable liquidity, audit opinion, the size and profitability of the timelines
The Number of Game (Suatu Kajian Pustaka)
Manajeman laba atau earning management merupakan suatu fenomena yang sedang trend di tengah masyarakat dan telah berhasil memperkaya teori akuntansi. Manajeman laba muncul sebagai akibat adanya konflik kepentingan di antara pihak manajer (agent) dengan pihak pemegang saham (principal). Di mana pihak manajer berupaya untuk tetap memberikan kepercayaan kepada pihak pemegang saham atas kinerja perusahaan di samping juga dapat memenuhi keinginan pribadinya. Namun manajeman laba tidak selamanya diartikan sebagai tindakan negatif seperti manipulasi laba atau rekayasa laba karena dalam penyusunan laporan keuangan didasarkan pada penilaian dan estimasi yang dapat dipilih oleh pihak manajer selama masih di dalam garis Standar Akuntansi Keuangan yang berlaku. Secara teori, manajer dapat memilih metode yang ditawarkan di mana semuanya dapat ditinjau dari teori keagenan. Di dalam teori tersebut menyatakan bahwa pada dunia bisnis, setiap individu cenderung akan bertindak atau mengambil keputusan untuk memenuhi kebutuhan dan keinginannya secara maksimal. Beberapa penelitian empiris dengan topik manajeman laba telah berhasil membuktikan bahwa adanya faktor-faktor tertentu seperti bonus, insentif pajak, earning power dan lainnya yang dapat mendorong pihak perusahaan untuk melakukan tindakan manajeman laba
Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Minat Berwirausaha Mahasiswa (Studi Kasus pada STMIK Mikroskil Medan)
In Indonesia the graduated university students ned a relative long time to get a job, so there are many unemployed workers from various universities. Entrepreneurship is a key to overcome the unemployement from graduated student. For that reason the student�¢â?¬â?¢s interest on running a private enterprise is needed to develop in campus. The result of this research has found that personal variable, social environment, demography and availablity of information, ownership of social network and the syncronous capital access has influenced the student�¢â?¬â?¢s interest on running a private enterprise. Whereas the partial experiment had shown that personal variable, the availability of entrepreneurship information and the ownership of social network have influenced the entrepreneurship interest, whereas the environment variable, demography and the capital access are not influence towards the student interest on running a private enterprise. Based on this research, has been found the coefficient of determination as many as 0,321, it means that personal variable, social environment, demography, availability of entrepreneurship information, the ownership of social network and financial capital access, can explain the student�¢â?¬â?¢s interest on running a private enterprise as many as 32,1%. Personal variable and environment are partialy influence toward the student�¢â?¬â?¢s interest on running a private enterprise, whereas demography variable is not partially influence towards the interest on running a private enterprise by the students of STMIK Mikroskil Medan
Perancangan Aplikasi Steganografi Berbasis Matrix Pattern dengan Metode Random Blocks
Dengan perkembangan komputer yang digunakan dalam berbagai bidang kehidupan dan pekerjaan, masalah keamanan informasi yang dikirim menjadi semakin penting. Namun informasi yang dilindungi belum tentu bisa terproteksi dengan aman oleh sistem. Dapat terjadi pembobolan pada berbagai media pengiriman informasi. Berdasarkan masalah yang dihadapi tersebut dilakukan perancangan sebuah aplikasi steganografi guna untuk melindungi informasi yang akan dikirim. Steganografi merupakan seni penyimpanan pesan rahasia dengan menggunakan media digital seperti teks, citra, suara dan video. Rancangan aplikasi menggunakan sebuah algoritma yang proses penyisipannya dengan menentukan perkalian matriks dan hanya menggunakan beberapa blok untuk penyisipan yaitu Matrix Pattern. Pemilihan blok secara acak dengan menggunakan LCG. Hasil pengujian menunjukkan bahwa kecepatan, keamanan dan kualitas citra hasil steganografi bergantung pada dimensi citra, berapa banyak karakter yang diinput dan pemilihan ukuran matrix pattern. Kriteria untuk mendapatkan stego-image yang bagus yaitu pemilihan matrix pattern yang paling kecil, jumlah pesan yang disisipkan sedikit dan pemilihan media citra penyisipan yang memiliki dimensi yang besar. Perubahan warna atau pixel citra yang telah berisi pesan rahasia dapat merusak pesan sehingga tidak dapat diekstrak kembali
Strategi Pemilihan Sistem Operasi Untuk Personal Computer
Abstrak Untuk mendukung kinerja personal computer, perlu adanya sistem operasi.Sistem operasi menjadi sangat penting karena tanpa adanya sistem operasi mampu melakukan kontrol atau pengawasan.Sedangkan wujud nyata dari sistem operasi adalah suatu perangkat lunak atau software.Sistem operasi mempunyai dua tugas utama yaitu mengelola seluruh sumber daya yang terdapat pada sistem komputer dan menyediakan sekumpulan layanan ke pemakai sehingga pemakai lebih mudah dan nyaman dalam menggunakan atau memanfaatkan sumber daya sistem computer. Penelitian ini memberikan beberapa kriteria yang dapat dijadikan rujukan untuk memilih yaitu biaya (30,8%), stabilitas sistem (19,4%), dukungan hardware (19,6%) dan fitur (30,1%). Dan alternatif terbaik yang memenuhi kriteria-kriteria tersebut menurut responden ahli yang terlibat dalam penelitian ini adalah MS Windows dengan bobot mencapai 28,9%
Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Tingkat Pemahaman Akuntansi Mahasiswa Jurusan Akuntansi STIE Mikroskil Medan
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latar belakang pendidikan menengah dan perilaku belajar mahasiswa secara parsial maupun simultan terhadap tingkat pemahaman akuntansi mahasiswa jurusan akuntansi STIE Mikroskil Medan. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa semester 5 dan semester 7 jurusan akuntansi konsentrasi akuntansi bisnis dan akuntansi perpajakan. Data dalam penelitian ini diambil berdasarkan kuesioner. Jumlah sampel yang diambil dalam penelitian ini yaitu sebanyak 149 orang mahasiswa. Analisis data menggunakan analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan, latar belakang pendidikan menengah dan perilaku belajar mahasiswa berpengaruh signifikan terhadap tingkat pemahaman akuntansi. Sedangkan secara parsial perilaku belajar mahasiswa berpengaruh positif dan signifikan terhadap tingkat pemahaman akuntansi, sedangkan latar belakang pendidikan menengah tidak berpengaruh signifikan terhadap tingkat pemahaman akuntansi mahasiswa jurusan akuntansi STIE Mikroskil Medan
Aplikasi Pemasangan Layanan Reguler Smart PT.PLN (Persero) menggunakan Spiral Model
PT.PLN (persero) WS2JB Area Palembang adalah perusahaan yang bergerak di bidang Energi Listrik yang merupakan salah satu perusahaan BUMN di kota Palembang. Perkembangan teknologi telah membawa PT.PLN (persero) dengan kebutuhan akan informasi. Layanan mengenai pemasangan daya listrik PT.PLN (persero) disebut sebagai layanan Reguler Smart (RESA). Dalam proses pemasangan Layanan RESA dan proses penyimpanan data pemasangan layanan RESA PT. PLN (Persero) WS2JB yang digunakan saat ini belum terkomputerisasi secara keseluruhan. Hal ini menyebabkan staff administrasi kesulitan dalam pengolahan data serta proses birokrasi yang terlalu panjang menyebabkan proses pemasangan layanan RESA memakan waktu yang lama. Selain itu, proses administrasi yang masih menggunakan paper seperti formulir pengajuan pemasangan RESA menyebabkan data tidak tertata rapi, data menjadi bertumpuk, sehingga memerlukan tempat ruang penyimpan yang cukup besar seperti lemari dan ruangan arsip khusus, serta menyulitkan dalam proses pencarian data. Dalam pembuatan aplikasi ini digunakan metode pengembangan sistem yaitu Spiral Model. Aplikasi ini menyediakan basisdata yang dapat menyimpan data-data pemasangan layanan RESA, sehingga tidak memerlukan ruang khusus / lemari untuk meletakkan arsip / tumpukan kertas. Selain itu, dapat mempercepat proses pemasangan layanan RESA, dikarenakan proses birokrasi yang terpusat pada staff admin saja. Sehingga tidak perlu menunggu waktu 3-4 hari, pemasangan layanan RESA sudah dapat dilakukan
Pengembangan Aplikasi Steganografi pada Citra dengan Metode Blowfish dan Sequential Colour Cycle
Perkembangan teknologi yang semakin pesat, membuat sebuah perjalanan data melalui internet menjadi tidak aman. Untuk menjaga keamanan sebuah data tersebut, dibuatlah sebuah teknik pengamanan data menggunakan kriptografi. Namun, pengamanan dengan kriptografi masih membuat pihak ketiga menjadi curiga karena perubahan data masih terlihat. Untuk itu dilakukanlah kombinasi kriptografi dengan steganografi. Pada penelitian ini, algoritma kriptografi yang digunakan adalah algoritma Blowfish. Informasi yang telah dienkripsi dengan menggunakan algoritma Blowfish tersebut dimasukkan ke dalam media gambar dengan algoritma Steganografi, dalam hal ini algoritma steganografi yang digunakan adalah Sequential Colour Cycle. Kombinasi algoritma Blowfish dan Sequential Colour Cycle ini dapat memberikan peningkatan kualitas pengamanan pada suatu media gambar, sehingga informasi yang terdapat di dalam media gambar tidak diketahui oleh orang yang tidak di inginkan
Penerapan Algoritma Greedy pada Penjadwalan Produksi Single-Stage dengan Parallel Machine di Industri Konveksi
Industri konveksi adalah perusahaan yang memproduksi berbagai macam pakaian jadi seperti kaos, kemeja, celana panjang. Dalam penyusunan jadwal produksi, perusahaan harus mampu mengalokasikan setiap pekerjaan yang beragam ke dalam stasiun kerja (mesin jahit dan operator) secara seimbang. Beban kerja yang seimbang pada setiap lini produksi atau tiap stasiun kerja akan menghasilkan minimum makespan (total waktu penyelesaian pekerjaan yang minimal). Penelitian ini bertujuan untuk menyusun jadwal produksi single-stage pada mesin pararel agar menghasilkan makespan yang minimal menggunakan algoritma greedy. Dari hasil penelitian, algoritma greedy selalu menghasilkan solusi optimal untuk kasus ini. Selain itu, algoritma greedy selalu paling cepat dalam menghasilkan solusi dibandingkan algoritma exhaustive search