E-Jurnal Mikroskil (STMIK - STIE Mikroskil)
Not a member yet
459 research outputs found
Sort by
Kombinasi Algoritma OTP Cipher dan Algoritma BBS dalam Pengamanan File
Cryptography is the science of disguising messages so that only well known by the provider and the recipient. One algorithm that is sufficiently secure and difficult to solve is the one-time pad cipher algorithm. However, this algorithm is very dependent on the randomness of the key used and the key is only used one time only. blum blum shub algorithm is an algorithm to generate good random numbers �?� and difficult to predict. the combination of these two algorithms are expected to create more and better data security and guaranteed
Optimalisasi Bentuk Objek Bangunan menggunakan Citra Satelit Resolusi Tinggi dengan Pendekatan Geometri
Paper ini menyajikan studi yang dapat digunakan untuk mengoptimalkan bentuk bangunan karena terdegradasi oleh objek lain yang menutupi objek tersebut seperti pohon dan bangunan tinggi. Studi ini merupakan tahap pengolahan awal untuk berbagai kajian lanjutan yang berhubungan dengan bentuk bangunan seperti pengenalan bentuk bangunan, monitoring pertumbuhan dan perubahan bangunan pada suatu wilayah, kalkulasi luas bangunan dan lain-lain. Kajian ini penting untuk pengujian menggunakan citra satelit resolusi tinggi (IKONOS dan QuickBird), dimana citra resolusi tinggi ini sangat sensitif terhada noise. Pada proses optimalisasi bentuk objek, proses diawali dengan pemisahan antara objek bangunan ke objek lain. Kehadiran objek lain di sekitar bangunan berdampak pada segmen garis tepi bangunan tidak beraturan. Secara metodologi, penelitian ini dibagi menjadi dua tahap yaitu : pertama, meliputi pemisahan objek bangunan terhadap objek lainnya dengan menggunakan algoritma k-means clustering (k=2), morfologi erosi, dan menutupi lubang (filing hole) pada tampilan atap yang terjadi karena pengaruh perbedaan intensitas warna; kedua, meliputi morfologi kerangka (skeletonization), penambahan endpoint, penyaringan endpoint, dan menghubungkan antara dua endpoint dengan segmen garis secara berurutan. Pengujian dilakukan pada 20 sampel dari citra satelit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa optimalisasi bentuk bangunan dapat dicapai relatif baik. Pengamatan visual menunjukkan bahwa metodologi yang digunakan dapat mempertahankan bentuk bangunan sesuai dengan fakta lapangan
Rekayasa Parking Assistance System Kendaraan dengan Sensor Ultrasonik
Perkembangan teknologi pada sektor industri otomotif, khususnya permobilan menunjukkan perkembangan yang signifikan. Berbagai fitur yang ditawarkan pihak �?� vendor bertujuan untuk kenyamanan dan keamanan bagi pengendara. Salah satunya �?� yakni pengamanan parkir, namun tidak semua mobil memiliki fitur tersebut.�?� Kendala yang dihadapi pengendaranya adalah kesulitan dalam menempatkan mobil pada posisi yang tepat di saat berada di area parkir. Kesulitan yang ditemui berupa tidak adanya sistem peringatan dini dan visualisasi jarak antar kendaraan . Hal yang paling fatal adalah apabila kendaraan yang dimaksud bertransmisi otomatis. Kecelakaan yang sering terjadi yakni pengemudi menerobos dinding pembatas maupun menabrak kendaraan lain di lokasi parkir. Kerugian pun tidak dapat dihindarkan. Penelitian ini bertujuan membuat suatu sistem rekayasa pengamanan parkir kendaraan (park assist) roda empat transmisi otomatis menggunakan sensor ultrasonik yang dikendalikan oleh Mikrokontroler ATMega328. Perangkat �?� akan mematikan seluruh kelistrikan kendaraan apabila sensor ultrasonik menerima pantulan gelombang dari dinding pembatas parkir ataupun penghalang lainnya yang ada di depan sensor. Sensitifitas sensor di set melalui program pada jarak yang telah ditentukan. Pada saat seluruh kelistrikan kendaraan dimatikan maka kendaraan akan berhenti dan sistem mengunci pergerakan roda kendaraan. Dengan adanya sistem ini diharapkan�?� dapat meminimalisir tingkat kecelakaan, seperti resiko terjadinya kendaraan �?� jatuh menerobos dinding pembatas terutama terutama lokasi parkir bertingkat
Aplikasi Rekomendasi Pemilihan Gitar Akustik dengan Metode TOPSIS
Memilih gitar akustik terbaik diperlukan karena banyaknya produk dan jenis gitar membuat pengguna sulit untuk memilih gitar yang sesuai dengan kebutuhan mereka. Salah satu cara untuk mengatasi masalah ini adalah adanya metode yang dapat memberikan rekomendasi sebagai bahan pertimbangan untuk pengambilan yang tepat membuat dengan beberapa kriteria. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membuat aplikasi sistem pemilihan gitar akustik sehingga dapat membantu dalam memilih gitar dalam kebutuhan musik. Permasalahan ini dapat diselesaikan dengan menggunakan metode TOPSIS untuk menyelesaikan masalah dalam pemilihan gitar akustik. TOPSIS adalah salah satu dari beberapa kriteria metode dengan ide dasar pengambilan keputusan adalah bahwa alternatif yang dipilih memiliki jarak terpendek untuk solusi ideal positif dan memiliki jarak terjauh dari solusi ideal negatif. Penerapan hasil penelitian dalam bentuk sistem website yang merupakan aplikasi gitar berbasis web akustik memberikan rekomendasi untuk pemilihan gitar untuk pengambilan keputusan yang tepat, dan diharapkan untuk menyederhanakan proses keputusan yang terbaik
Replikasi TAM pada Penggunaan Portal Akademik
Penelitian ini dilakukan dengan mengadopsi Technology Acceptance Model yang�?� dikemukakan oleh Fred D. Davis (1989) dengan mengambil beberapa variabel yang diperlukan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji persepsi manfaat dan persepsi kemudahan�?� terhadap minat perilaku menggunakan portal akademik. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah mahasiswa/I fakultas MIPA USU yang menjadi pengguna akhir dari sistem ini. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah non-probability sampling menggunakan metode quota sampling. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 70 responden. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dan teknik analisis data yang digunakan yaitu regresi liniear berganda. Pengujian hipotesis pada penelitian ini dilakukan dengan menguji pengaruh persepsi manfaat dan persepsi kemudahan terhadap minat perilaku menggunakan portal akademik melalui pengujian secara simultan (Uji-F) dan pengujian secara parsial (Uji-t). Hasil penelitian secara simultan membuktikan bahwa persepsi manfaat dan persepsi kemudahan secara bersama-sama berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat perilaku. Secara Parsial, persepsi manfaat berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat perilaku dan persepsi kemudahan juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat perilaku
Pengaruh Experiential Marketing Terhadap Kepuasan Nasabah pada PT Bank Mandiri Cabang Medan Balai Kota
Perbankan saat ini dituntut untuk meningkatkan dan mempertahankan pangsa pasarnya serta harus meningkatkan pelayanan yang optimal kepada nasabah. Yang ini dimaksudkan agar nasabah merasa puas akan pelayanan yang diberikan. Dampak terbentuk nya kepuasan nasabah adalah mampu menciptakan loyalitas bagi nasabah, hal ini akan sangat menguntungkan bagi pihak bank, karena bagi nasabah yang memiliki loyalitas secara tidak langsung dapat menjadi pemasaran secara tidak langsung dengan memberikan informasi positif dan rekomendasi kepada orang lain. Salah satu strategi yang dapat digunakan oleh bank dalam rangka mewujudkan kepuasan nasabah yaitu dengan strategi pemasaran relasional. Little dan marandi (2003), mengatakan bahwa pemasaran relasional adalah segala sesuatu yang memberikan pengaruh dalam proses pengambilan keputusan nasabah dalam menggunakan produk perbankan. Pemasaran relasional berkaitan sense, feel, act, think dan related. Dengan strategi pemasaran relasional ini dapat dijadikan kunci penting dalam memenangkan persaingan yang begitu ketat di industri perbankan
Faktor-Faktor yang mempengaruhi Pelaksanaan Pembelajaran Mata Kuliah Sertifikasi SAP, Studi Kasus: Program Studi S-1 Sistem Informasi STMIK Mikroskil
Program sertifikasi SAP sebagai bagian dari kurikulum Program Studi S-1 Sistem Informasi telah diimplementasikan selama dua tahun akademik pada STMIK Mikroskil. Beberapa kendala di dalam pelaksanaannya yang perlu mendapat perhatian telah didapatkan melalui evaluasi yang telah dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan pelaksanaan program sertifikasi ini, serta mencoba untuk memperbaiki pelaksanaan pembelajaran mata kuliah SAP. Pendekatan yang digunakan pada penelitian ini adalah kuantitatif dengan menyebarkan kuesioner. Penelitian ini dikembangkan berdasarkan model sistem informasi, yaitu Technology Acceptance Model (TAM). Teknik analisis data menggunakan analisis jalur dengan analisis regresi linear berganda dengan bantuan software SPSS 22. Hasil penelitian menunjukkan satu variabel eksternal berpengaruh secara langsung dan tidak langsung, satu variabel eksternal tidak berpengaruh secara langsung dan tidak langsung, serta satu variabel eksternal berpengaruh secara tidak langsung
Pengaruh Faktor Keuangan Terhadap Manajemen Laba dengan Corporate Governance Sebagai Variabel Moderating
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh earning power, leverage dan ukuran perusahaan terhadap tindakan manajemen laba, dan untuk mengetahui dan menganalisis apakah dengan penerapan good corporate governance yaitu dengan adanya kepemilikan saham oleh pihak institusional mampu memperkuat atau memperlemah hubungan antara variabel independen terhadap variabel dependen. Penelitian ini dilakukan pada perusahaan yang berturut-turut masuk dalam indeks Kompas100 yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia untuk periode 2008-2012. Teknik pengambilan sampel dengan menggunakan teknik purposive sampling, sehingga diperoleh sebanyak 27 sampel perusahaan. Metode pengujian data yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda. Berdasarkan hasil pengujian data, secara simultan, earning power, leverage dan ukuran perusahaan berpengaruh signifikan terhadap tindakan manajemen laba. Sedangkan secara parsial, leverage dan ukuran perusahaan yang berpengaruh negatif signifikan terhadap tindakan manajemen laba, sedangkan earning power tidak berpengaruh signifikan terhadap tindakan manajemen laba. Di samping itu kepemilikan institusional dapat dijadikan sebagai variabel moderating yang mampu memperkuat hubungan antara variabel independen dengan variabel dependen
Sistem Mengukur Kinerja Dosen Dengan Fuzzy Multiple Attribute Decision Making (FMADM)
Dalam mengukur kinerja dosen pada STMIK Atma Luhur Pangkalpinang dilakukan secara manual oleh bagian sistem pemjaminan mutu internal (SPMI), hal ini belum dilakukan secara optimal, Penilaian ini tidak ada rekapitulasi secara berkala. Sistem saat ini untuk mengukur kinerja dosen STMIK Atma Luhur Pangkalpinang ada lima kriteria, yaitu disiplin, kualitas kerja, loyalitas, penelitian serta inisiatif. Dari sistem penilaian kinerja ini bertujuan untuk mempermudah pihak yayasan dalam penilaian kinerja dosen, dengan kriteria penilaian kinerja dosen yang sudah ada. Penilaian kriteria kinerja dosen tersebut yang akan dihitung dengan metode fuzzy multiple attribute decision making (FMADM). Penerapan fuzzy multiple attribute decision making dipilih karena mampu menyeleksi alternatif terbaik dari sejumlah alternatif (kriteria yang ditentukan). Penelitian ini akan mengkonversi di setiap alternatif (kriteria) dengan mencari bobot dari masing-masing alternafit yang ada, yang kemudian akan dihitung dengan fuzzy multiple attribute decision making. Sehingga di dapatkan hasil untuk perankingan yang akan menentukan kriteria (alternatif) yang optimal. Penelitian ini menunjukkan hasil kinerja dosen dari lima kategori tersebut. Sehingga dapat menghamat waktu dalam penilaian kinerja dosen
Kajian Algoritma Peningkatan Kontras Citra Dengan Fast Hue Dan Range Preserving Histogram Equalization Specification
Faktor pencahayaan yang kurang saat suatu citra diakuisisi membuat citra menjadi gelap. Untuk memperbaiki tingkat kecerahan kontras citra, beberapa metode telah dilakukan seperti Fast Hue and Range Preserving Histogram Equalization Specification yang meliputi Algoritma Naik and Murthy, algoritma Optimal Range-Preserving Enhancement, algoritma Multiplicative Color Enhancement dan algoritma Additive Color Enhancement. Pada tahap awal dilakukan proses perataan histogram (Histogram Equalization (HE)). Namun dari beberapa referensi belum dapat ditentukan algoritma yang lebih baik dalam proses peningkatan kontras tersebut. Skenario pengujian dilakukan dengan menurunkan nilai lightness dari suatu citra, memproses citra gelap dengan algoritma yang dibahas, dan mengukur perbedaan citra hasil algoritma dengan citra asli menggunakan Structural Similarity Index (SSIM). �?� Hasil pengujian menunjukkan bahwa �?� nilai SSIM tertinggi didapatkan dengan menggunakan algoritma Optimal Range-Preserving Enhancement dan algoritma Multiplicative Color Enhancement. Pada algoritma Optimal Range-Preserving Algorithm, nilai SSIM tertinggi diperoleh dengan menggunakan nilai Lamda (�?�») di atas 0.6