Online Journal System Unsulbar (Universitas Sulawesi Barat)

Online Journal System Unsulbar (Universitas Sulawesi Barat)
Not a member yet
    1993 research outputs found

    Daya Terima dan Analisis Protein Otak-otak Ikan Kakap Putih Dengan Penambahan Tempe Untuk Pencegahan Stunting

    Full text link
    Stunting merupakan masalah gizi kronis yang masih menjadi tantangan utama di Indonesia. Berdasarkan hasil Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) tahun 2024, prevalensi stunting di indonesia pada tahun 2024 adalah sebesar 19,8%. Salah satu pendekatan pencegahan stunting adalah dengan pemberian makanan tambahan (PMT) yang berbasis pangan lokal dan kaya protein. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis daya terima dan kandungan protein dari produk otak-otak ikan kakap putih (Lates calcarifer) dengan penambahan tempe (Rhizopus oryzae) sebagai alternatif PMT untuk balita. Penelitian menggunakan desain pra-eksperimental dengan metode One Shot Case Study, melalui tiga formula otak-otak: F0 (0% tempe), F1 (25% tempe), dan F2 (50% tempe). Penilaian organoleptik dilakukan oleh 30 panelis semi-terlatih terhadap parameter warna, aroma, rasa, dan tekstur. Analisis kadar protein dilakukan menggunakan metode Kjeldahl. Hasil penelitian menunjukkan bahwa formula F1 memiliki tingkat penerimaan paling tinggi dari seluruh aspek sensori dengan skor 415. Kandungan protein sebesar 9,53 gram per 100 gram. Untuk memenuhi kebutuhan protein cemilan harian balita diperlukan konsumsi sekitar 1 buah otak-otak dapat memenuhi kebutuhan cemilan balita berdasarkan AKG. Hasil ini menunjukkan bahwa otak-otak ikan kakap putih dengan penambahan tempe berpotensi sebagai PMT lokal yang bergizi, diterima baik, dan efektif untuk mencegah stunting pada balita

    Pengaruh Penyuluhan Gizi Terhadap Pengetahuan Dan Sikap Remaja Putri Melalui Media Video

    Full text link
    Permasalah kesehatan yang paling umum pada remaja perempuan, terutama di pondok pesantren, adalah anemia. Salah satu elemen penting yang perlu dibantu melalui penyuluhan gizi adalah kurangnya pengetahuan dan sikap tentang cara mencegah anemia. Tujuan dari pelaksanaan penelitian ialah untuk mengetahui bagaimana penyuluhan gizi melalui media video berdampak pada pengetahuan dan perasaan remaja putri di Pondok Pesantren Ummul Mukminin. Studi ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan membuat satu kelompok pre-test dan post-test. Metode sampel purposive digunakan untuk memilih 22 remaja putri. Penyuluhan gizi dilakukan dengan menggunakan video edukatif tentang anemia dan pentingnya mengonsumsi tablet tambah darah. Setelah kuesioner dikumpulkan untuk mengukur tingkat pengetahuan dan sikap sebelum dan sesudah intervensi, data dianalisis dengan uji paired t-test. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa skor pengetahuan telah meningkat dari 9,18 menjadi 9,63 (p-value = 0,009) dan skor sikap telah meningkat dari 45,45 menjadi 46,23 (p-value = 0,006). Ada bukti bahwa penyuluhan gizi yang diberikan melalui media video berhasil meningkatkan pengetahuan remaja putri tentang cara mencegah anemia dan membuat mereka bersikap positif

    Peningkatan Literasi Teknologi Pembelajaran Melalui Pemanfaatan Wordwall Pada Pembelajaran Fisika di SMA Teruna Bakti Jayapura

    No full text
    Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan motivasi belajar siswa terhadap mata pelajaran Fisika melalui pemanfaatan media pembelajaran interaktif berbasis digital, yaitu Wordwall. Kegiatan dilaksanakan di SMA Teruna Bakti Waena Jayapura selama lima bulan dengan melibatkan 31 siswa kelas X. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian ini adalah edukasi berbasis pendekatan partisipatif dengan integrasi teknologi digital, khususnya melalui metode game-based learning menggunakan platform Wordwall. Permasalahan utama yang dihadapi adalah rendahnya motivasi belajar siswa terhadap Fisika serta minimnya penggunaan teknologi dalam pembelajaran. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman konsep, dengan rata-rata nilai 8,6 dari skala 10 dan 11 siswa memperoleh skor sempurna. Selain itu, siswa menunjukkan antusiasme tinggi dan keterlibatan aktif selama proses pembelajaran. Kegiatan ini juga mempererat kerja sama antara perguruan tinggi dan sekolah, membuka peluang untuk pengembangan program lanjutan. Kesimpulannya, Wordwall terbukti efektif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran Fisika yang lebih menarik, menyenangkan, dan bermakna bagi siswa

    Planning for a Minapolitan Area Based on a Geographic Information System Through the Integrated Coastal Zone Management Concept in Bonde Village, Pamboang District, Majene Regency

    No full text
    Background: Bonde Village has an area of 1.15 km2 and is located on the coast, so that the majority of the population work as fishermen. As a coastal village, Bonde Village has enormous fishery potential, as seen from the abundance of fishermen's marine catches with various types of fish, one of which is the ambu fish which can only be found in a few places in West Sulawesi. Behind Bonde Village's fishery potential there are also problems that can hinder the development of its fishery production, namely the lack of support and collaboration between sectors. Purpose of the Study: in order to overcome problems in the fisheries sector and develop the coastal area of Bonde Village in an integrated and integrated manner in the management and utilization of natural resources and regional environmental services in supporting increased economic competitiveness of coastal communities in Bonde Village, this study aims to identify planning for the minapolitan area of Bonde Village based on the Geographic Information System through the Integrated Coastal Zone Management Concept. Methods: The method used in this study consisted of two methods, namely the Socio- Ecological System (SES) analysis method and the SWOT analysis method. The Socio-Ecological System (SES) analysis method aims to determine the connectivity network of social-ecological systems from integrated coastal villages, while the SWOT analysis method aims to plan strategies and directions for the development of Bonde coastal villages based on strengths, weaknesses, opportunities and threats

    Harnessing Visual Media for EFL Learning: Benefits, Challenges, and Pedagogical Strategies

    No full text
    In English as a Foreign Language (EFL) teaching, the advent of visual media has profoundly impacted education by offering fresh opportunities to motivate learners and explain intricate linguistic ideas. The current research investigated the perceptions of EFL learners at the university level regarding the advantages and disadvantages posed by visual media. A qualitative case study design was employed to gather data through open-ended questionnaires distributed to five purposefully selected students, aiming to capture the full range of a multimedia-informed continuum of proficiency and prior exposure. Thematic analysis revealed three primary themes: (a) visual media significantly enhances engagement and understanding, contributing to more interactive lessons and appreciation of abstract language components; (b) significant challenges like insufficient broadband access, overly complex content far exceeding students’ capabilities, lessons dominated by the need to pre-analyze visuals at the expense of text, and lack of access to certain media presented barriers; and (c) students recommended practical strategies for optimizing visual media use, such as aligning content with cultural and linguistic contexts, incorporating interactive teaching methods, providing offline resources, and enhancing teacher training in multimedia integration. This insight extends the literature, evidencing the simultaneous promise and challenge interactions posed for language learning through visual media. This study enhances the understanding of the impact of media on the efficient utilization of EFL instruction within the frameworks of discourse and paradigms, including balance, context-appropriate use, pathways into the study of sustained and new technological impacts, and multilayered inquiry for technology’s influence over time

    Formative Assessment Practiced in Higher Education: Lecturers’ and Students’ Perceptions

    No full text
    Discrepancies between lecturers’ and students’ perceptions of formative assessment can weaken instructional alignment and reduce learning effectiveness in higher education. This study aimed to (1) describe formative assessment practices at STAIN Majene and (2) compare lecturers’ and students’ perceptions across five dimensions: learning objectives, monitoring, feedback, self-assessment, and peer assessment. Using a descriptive quantitative, cross-sectional design, questionnaire data were collected from 20 lecturers and 250 odd-semester students at STAIN Majene. The instrument consisted of 25 items and demonstrated acceptable internal consistency across dimensions, with combined Cronbach’s alpha coefficients ranging from .70 to .83. Descriptive findings revealed that lecturers rated learning objectives (M = 4.38, SD = 0.533) and monitoring (M = 4.02, SD = 0.536) more positively, while students rated feedback most highly (M = 4.40, SD = 0.554). Inferential analysis using Welch’s independent-samples t test showed significant differences in learning objectives, t(21.71) = 8.115, p < .001, and feedback, t(24.51) = -10.289, p < .001, while monitoring and peer assessment did not differ significantly. Self-assessment showed a smaller difference at the .05 level, t(24.51) = -2.374, p = .026. Overall, the findings suggest that formative assessment at STAIN Majene remains stronger in lecturer-led practices than in learner-activating dimensions, particularly peer assessment. As an institutional study situated in a state Islamic higher education context in West Sulawesi, this research contributes empirical evidence on lecturer–student perceptual gaps and offers directions for strengthening learning objective transparency, sustaining effective feedback, and systematizing self- and peer-assessment practices

    Analisis efektivitas simpang tak bersinyal pada persimpangan jalan Martadinata - jalan Mustafa daeng sirua kota mamuju

    Full text link
    Persimpangan menjadi elemen krusial dalam sistem jalan perkotaan, karena faktor-faktor seperti efisiensi,keamanan, kecepatan, dan Tingkat kepadatan jalan sangat dipengeruhi oleh desain dari persimpangan tersebut.Jalan Martadinata–Jalan Mustafa Daeng Sirua termasuk dalam ruas rute utama yang mengaitkan pusat kota melaluiberbagai daerah penyangga di sekitarnya.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa padat aruskendaraan,solusi alternatif, termasuk arus lalu lintas, kepadatan kendaraan, dan keselamatan pengguna jalan.Metode penelitian ini adalah survei lapangan yaitu dilakukan dengan meneliti secara langsung dilapangan untukmendapatkan data-data yang dibutuhkan. perhitungan data kinerja simpang tak bersinyal menggunakan metodePedoman Kapasitas Jalan Indonesia 2023. Hasil analisa yang diperoleh nilai kapasitas (C) 2599 smp/jam, derajatkejenuhan (DJ) 0,52, dan nilai tundaan (T) sebesar 10,56 det/smp. Maka diperoleh tingkat pelayanan padapersimpangan Jl. Martadinata – Jl Muatafa Daeng Sirua masih mampu menampung volume lalu lintas, karenaderajat kejenuhan (DJ) masih kecil dan tingkat penilaian tundaan masih dalam kriteria baik, jadi tidak perlumelakukan perhitungan ulang pada persimpanagan tidak bersinyal Jl. Martadinata – Jl. Mustafa Daeng SiruaKata kunci: Simpang, Derajat kejenuhan , kapasita

    Efektifitas Filtran pada Peningkatan Kualitas Air Air Tanah Dangkal Daerah Pangale dan Tande Kota Majene

    Full text link
    Kualitas aitr tanah dangkal kota majene tidak memenuhi standar kesehatan dari parameter kesadahan dan total dissolved solid (TDS) sehingga diperlukan pengolahan. penelitian bertujuan  mengetahui efektiifitas variasi ketebalan media penyaring terhadap penurunan kesadahan dan TDS. Penelitian dilakukan di dua lokasi, yaitu daerah pesisir yang bernama Pangale dan daerah pegunungan yang disebut Tande. Sumber air yang dianalisis berasal dari sumur bor dan sumur resapan. Media penyaring yang digunakan terdiri dari kombinasi ijuk, kerikil, arang aktif, dan biji kelor dengan ketebalan 9 cm, 11 cm, dan 13 cm. Pengujian dilakukan secara langsung di lapangan menggunakan alat pengukur kualitas air, dan di laboratorium berdasarkan standar SNI serta Permenkes No. 32 Tahun 2017. Dari hasil penelitian, terlihat bahwa semakin tebal media penyaring, semakin efektif penurunannya terhadap TDS dan kesadahan. Untuk parameter kesadahan, penurunan terbesar terjadi pada ketebalan 13 cm pada sumur resapan Pangale yang mengalami penurunan dari 727,15 mg/L menjadi 517,55 mg/L, dan di sumur bor Tande dari 352,25 mg/L menjadi 333,25 mg/L. Pada parameter TDS, penurunan paling besar juga tercatat pada ketebalan 13 cm, sumur bor Pangale yang turun dari 955 ppm menjadi 540 ppm dan pada sumur resapan Tande dari 1018 ppm menjadi 722 ppm

    Karakteristik Marshall Penambahan Lateks dan Filler Abu Daun Bambu Pada Aspal AC – WC

    Full text link
    Filler merupakan bahan pengisi rongga yang lolos ayakan no.200, dimana bahan alternatif yang bisa digunakan adalah memanfaatkan limbah yang terbuang. Salah satu penggunaan limbah terbuang yaitu daun bambu yang merupakan limbah organik dan limbah yang memiliki kandungan silika dan zat kimia kedua setelah abu sekam padi. Lateks merupakan getah cair pohon Hevea Brasiliensis yang berwarna putih seperti susu, dan memiliki sifat koloid, Fasa terurai pada Lateks berupa molekul hidrokarbon. Penelitian ini melibatkan campuran filler abu daun bambu dengan variasi (0%, 50%, dan 100%), dan campuran aspal cair AC – WC dengan variasi Lateks (0%, 1%, 3%, 5% dan 7%) dilakukan dengan metode Marshall Test. Hasil penelitian ini memperoleh nilai kadar aspal optimum sebesar 5,4% dan filler abu daun bambu sebesar 100%. Dalam penelitian ini semakin besar penambahan persentase dari lateks, maka nilai VMA dan VIM mengalami kenaikan dan penurunan, penurunan terjadi pada persentase 5% dan 7%. Pada nilai Stabilitas dan MQ mengalamai penurunan dan kenaikan, kenaikan terjadi pada persentase 5% dan 7%. Pada nilai VFA mengalami penurunan pada persentase 1% dan mengalami kenaikan pada persentase 3%,5%, dan 7%. Pada nilai Flow mengalami kenaikan. Variasi Lateks 0%,1%,3%,5%, dan 7% dengan Filler abu daun bambu variasi 100% memenuhi spesifikasi bina marga 2025. &nbsp

    Development of Environment-Based Contextual Learning Model for improving the English Language Competency of Children with Disabilities in Inclusive Schools

    No full text
    This study aims to develop an environment-based contextual learning model designed to enhance the English language competency of children with disabilities in inclusive schools. The research adopts a research and development (R&D) approach using the ADDIE model (Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation). The model emphasizes the use of real-life environmental contexts as learning resources, integrating natural surroundings, school environments, and community-based materials to create meaningful learning experiences. Data were collected through observation, interviews, and performance assessments involving English teachers, students with disabilities, and inclusive education experts. The results indicate that the environment-based contextual learning model effectively increases students’ motivation, participation, and English proficiency, particularly in vocabulary mastery and communicative competence. The model also promotes inclusive interaction and supports differentiated learning strategies tailored to students’ needs and abilities. Overall, this study concludes that environment-based contextual learning provides a practical and inclusive pedagogical framework for improving English language competency among children with disabilities in inclusive educational settings

    1,768

    full texts

    1,993

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Online Journal System Unsulbar (Universitas Sulawesi Barat) is based in Indonesia
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Online Journal System Unsulbar (Universitas Sulawesi Barat)? Access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard!