e-Journal Universitas Indraprasta PGRI (Persatuan Guru Republik Indonesia)
Not a member yet
    4693 research outputs found

    Latar Belakang Pendidikan Dan Motivasi Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Pada PT Hasnur Jaya Utama

    No full text
    Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: 1) Pengaruh latar belakang pendidikan terhadap kinerja karyawan. 2) Pengaruh motivasi kerja terhadap kinerja karyawan. 3) Pengaruh latar belakang pendidikan dan motivasi kerja secara simultan terhadap kinerja karyawan. Penelitian ini dilakukan di PT Hasnur Jaya Utama di Jakarta Selatan. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 40 responden. Data dikumpulkan dengan menggunakan metode angket dengan skala Likert. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Tidak terdapat pengaruh latar belakang pendidikan terhadap kinerja karyawan pada PT Hasnur Jaya Utama di Jakarta. 2) Terdapat pengaruh motivasi kerja terhadap kinerja karyawan PT Hasnur Jaya Utama di Jakarta. 3) Terdapat pengaruh latar belakang pendidikan dan motivasi kerja secara simultan terhadap kinerja karyawan PT Hasnur Jaya Utama di Jakarta. Diperoleh model regresi Y = 11,772 + 0,307X1 + 0,432X2, artinya sumbangan latar belakang pendidikan sebesar 0,307, sumbangan motivasi kerja sebesar 0,432. Dengan demikian: 1) Perlu menentukan Man Power Plannig (MPP) dan proses rekrut yang baik agar karyawan ditempatkan pada jabatan yang tepat sesuai dengan keahlian latar belakang pendidikan. 2) Menyesuaikan dengan Undang-Undang Ketenagakerjaan terkait benefit yang diberikan kepada karyawan

    No full text
    This study analyzes the sentiment of Indonesian society towards KRL Commuter Line services using Naive Bayes and Support Vector Machine (SVM) methods. Data was collected from Twitter through an API and processed through a series of preprocessing steps, including the removal of special characters, URLs, and other irrelevant information. Lexicon-based labeling was performed to identify the sentiment as positive, negative, or neutral for each tweet. The Naive Bayes and SVM models were then trained and tested on the labeled data. The results indicate that both methods are effective in classifying sentiment; however, SVM outperforms Naive Bayes in terms of accuracy. These findings highlight the significant potential of both methods in sentiment analysis, with SVM being the more suitable choice for this particular case. This study is expected to contribute to the improvement of KRL Commuter Line services by providing insights into user sentiment, which can be used as a basis for service enhancement

    Metode Sorogan Pembelajaran Di Pesantren Memanfaatkan Teknologi Kecerdasan Buatan

    No full text
    Metode sorogan, sebagai salah satu pendekatan tradisional dalam sistem pendidikan pesantren di Indonesia, menekankan interaksi langsung antara guru dan santri dalam proses pembelajaran. Namun, dengan perkembangan teknologi, terutama kecerdasan buatan (AI), metode ini dapat ditingkatkan untuk memenuhi kebutuhan pendidikan modern. Artikel ini mengeksplorasi implementasi teknologi kecerdasan buatan dalam metode sorogan di pesantren. Dengan mengintegrasikan AI, diharapkan terjadi peningkatan dalam efektivitas dan efisiensi pembelajaran, serta kemampuan personalisasi pendidikan sesuai dengan kebutuhan individual santri. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif, dimana data yang disajikan bukan berupa angka-angka, melainkan narasi yang akan dijabarkan Tujuan penelitian ini dengan menganalisis bagaimana AI dapat membantu dalam memberikan umpan balik yang lebih cepat, mengidentifikasi kesenjangan pengetahuan, dan menyediakan sumber belajar tambahan yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan AI dalam metode sorogan dapat memberikan pengalaman belajar yang lebih dinamis dan interaktif, sekaligus mempertahankan nilai-nilai tradisional pendidikan pesantren

    Perception of Micro, Small and Medium Enterprises (MSMEs) in Pekanbaru towards the Rupiah Redenomination Policy Plan

    Full text link
    This study aims to analyze the perceptions of Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) in Pekanbaru City regarding the planned Rupiah redenomination policy. Redenomination, which involves simplifying the nominal value of the currency by removing several zeros, is expected to enhance the efficiency of the payment system and promote economic growth. However, this policy has also raised concerns among MSME actors regarding adjustment costs, potential price increases, and a decline in public purchasing power. The research method employed a mixed-method approach, with a sample of 100 MSME respondents selected through stratified random sampling. Data were collected through questionnaires and interviews, then analyzed using the Chi-Square test and cross-tabulation. The results indicate differing perceptions among MSME actors regarding the purpose, benefits, and impacts of redenomination. Some MSME actors view the policy positively, believing it can simplify transaction calculations, increase efficiency, and attract foreign investment. However, others are concerned about adjustment costs, potential price hikes, and public misunderstandings of the policy. This study concludes that intensive socialization and education from Bank Indonesia are necessary to improve public understanding, especially among MSME actors, regarding the benefits and challenges of redenomination. Recommendations for further research include expanding the scope and conducting more in-depth analysis to obtain a more comprehensive picture of MSME actors' perceptions of the redenomination policy

    Kontribusi Retribusi Parkir Terhadap Pendapatan Asli Daerah Kota Pontianak Tahun 2019 – 2022

    Full text link
    Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat seberapa besar kontribusi dan upaya yang dilakukan pemerintah dalam meningkatkan pendapatan asli daerah melalui retribusi parkir. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dan kualitatif (mixed methods) dengan jenis penelitian time series. Sumber data kuantitatif yang diperoleh ialah data yang bersumber dari Dinas Perhubungan untuk mengetahui kontribusi retribusi parkir terhadap Pendapatan Asli Daerah Kota Pontianak. Sumber data kualitatif ialah hasil dari wawancara kepada Kepala Retribusi Parkir, Juru Parkir tepi jalan umum dan pengelola tempat khusus parkir. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa kontribusi retribusi parkir di tepi jalan umum dan tempat khusus parkir mengalami fluktuatif dari tahun 2019-2022. Kontribusi Retribusi Parkir di tepi jalan umum dari tahun 2019-2022 memiliki rata-rata 0,202% menunjukkan hanya sedikit memberikan kontribusi, sedangkan kontribusi retribusi tempat khusus parkir memiliki rata-rata sebesar 0,059% menunjukkan hasil yang sangat sedikit berkontribusi di karenakan baru beroperasi 3 tahun belakangan ini. Upaya yang dilakukan Dinas Perhubungan adalah dengan meningkatkan pengawasan, mencari potensi parkiran baru tepi jalan umum, membuat marka jalan di tepi jalan umum agar tertib, dan memperkuat proses pemungutan retribusi parkir kepada juru parkir

    Pengaruh pencahayaan buatan TWG Tea at Plaza Senayan terhadap suasana ruang dan kenyamanan pengunjung

    Full text link
    Pencahayaan buatan berperan penting dalam mendesain suatu ruang, salah satunya dalam mendesain ruang kafe. Pencahayaan buatan tidak hanya sekadar menjadi penunjang aktivitas pengguna tetapi juga menjadi pembentuk suasana ruang kafe yang berhubungan erat dengan kenyamanan pengunjung. Pencahayaan buatan juga berperan untuk memberikan keunikan pada sebuah kafe, salah satunya adalah kafe TWG Tea at Plaza Senayan yang merupakan sebuah franchise dari Singapura. Pencahayaan buatan di TWG Tea at Plaza Senayan memiliki beberapa masalah seperti pencahayaan yang menyilaukan mata serta terang lampu yang yang kurang merata pada area display. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengkaji penerapan pencahayaan buatan di TWG Tea at Plaza Senayan terhadap pembentukan suasana toko dan kenyamanan pengunjung. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data observasi dan kuesioner yang dilengkapi dengan studi literatur terkait pencahayaan buatan. Penelitian ini membagi TWG Tea at Plaza menjadi 3 (tiga) area, yaitu area makan, area display, dan area bar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pencahayaan buatan di ketiga area TWG Tea at Plaza Senayan tidak memenuhi (melebihi) standar kuat pencahayaan menurut SNI (Standar Nasional Indonesia) tetapi tetap dapat memenuhi kebutuhan aktivitas pengunjung. Walaupun melebihi standar, TWG Tea at Plaza Senayan memperhatikan aspek pencahayaan buatan lainnya dengan baik sehingga pengunjung tetap merasakan kenyamanan dari suasana ruang yang terbentuk

    DETERMINATION FACTORS AFFECTING ENTREPRENEURIAL INTENTION AMONG VOCATIONAL SCHOOL STUDENTS IN JAKARTA

    Full text link
    Entrepreneurship is important in preparing human resources to have entrepreneurial intentions (EI). Formal education currently plays a role in the field of entrepreneurship, especially in vocational schools. This study examines several socio-cultural factors including entrepreneurship education (EE) and family support (FS). While other factors related to personal support include entrepreneurial leadership (EL) and entrepreneurial passion (EP). This study shows the role of entrepreneurial orientation (EO) as intervening variable to support EI. The data in this study were analyzed using SEM-PLS with a total sample of 608. The result show that EL, EO, EP affect the EI directly. EO successfully mediating EE, EL, EP to EI but not in mediating FS to EI. However, FS no connection on EI because of the social condition in several families have no financial and insufficient knowledge to support entrepreneurship. This study contributing in developing TBP theory, showing how entrepreneurial element contributes to SDGs, and helping policy makers to formulate an entrepreneurial climate

    A SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW: MATHEMATICAL CONNECTION ABILITY REVIEWED FROM SELF-EFFICACY

    Full text link
    The primary purpose of mathematics education is to prepare students to address real-life problems by applying mathematical knowledge and skills. A key competency in this regard is the ability to establish mathematical connections, since mathematics itself is a coherent discipline with interrelated concepts. Confidence in one’s own ability to complete tasks and achieve outcomes—commonly referred to as self-efficacy—is a psychological aspect that strongly influences learning success, particularly in linking mathematical ideas. This research aims to conduct a systematic literature review (SLR) focusing on students’ mathematical connection skills from the perspective of self-efficacy. The SLR method involves identifying, analyzing, and synthesizing relevant academic works. In this study, 12 articles published between 2020 and 2025 were selected from the Google Scholar database using the Publish or Perish application with the keywords “mathematical connection abilities” and “student self-efficacy.” The findings reveal that: (1) self-efficacy significantly influences students’ mathematical connection skills; (2) differences in connection ability are evident depending on students’ levels of self-efficacy; and (3) most studies during this period applied either qualitative or quantitative approaches, with the majority conducted at the junior high school level

    PEMANFAATAN CHATBOT AI UNTUK MENINGKATKAN KEMANDIRIAN BELAJAR SISWA: SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW

    Full text link
    Tujuan dari studi ini adalah untuk melakukan Tinjauan Literatur Sistematis tentang Penggunaan Chatbot AI untuk Meningkatkan Kemandirian Belajar Siswa. Seiring kemajuan teknologi masa kini, chatbot AI diharapkan dapat mendukung proses pembelajaran mandiri dengan memberikan umpan balik instan, akses fleksibel ke materi, dan pembelajaran yang dipersonalisasi. Proses SLR melibatkan pencarian, pemilihan, dan analisis artikel yang diterbitkan dalam lima tahun terakhir mengenai penggunaan AI Chatbot dalam konteks pendidikan. Studi ini mengidentifikasi manfaat utama penggunaan AI Chatbot yaitu pengaturan diri, manajemen waktu, dan motivasi. Namun, juga ditemukan bahwa masih ada tantangan dengan pemahaman kontekstual yang terbatas tentang percakapan dan akses yang tidak merata terhadap teknologi. Hasil temuan menunjukkan meskipun Chatbot AI memiliki potensi besar untuk mendukung kemandirian belajar siswa, pengembangan lebih lanjut diperlukan dalam pemahaman kontekstual dan integrasi teknologi yang lebih inklusif. Studi ini mengusulkan untuk mengembangkan chatbot masa depan yang lebih mudah beradaptasi dan relevan untuk memenuhi kebutuhan pembelajaran yang efektif dan mandiri

    3,636

    full texts

    4,693

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    e-Journal Universitas Indraprasta PGRI (Persatuan Guru Republik Indonesia)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇