e-Journal Universitas Indraprasta PGRI (Persatuan Guru Republik Indonesia)
Not a member yet
4693 research outputs found
Sort by
Dinamika Partisipasi Guru dan Siswa dalam Proses Pengambilan Keputusan di Sekolah
The objective of this study is to explore the participation of teachers and students in decision-making processes at SMA Negeri 4 Tanjung Jabung Timur. A qualitative approach, utilizing a case study method, was employed to examine the communication dynamics within the school, incorporating in-depth interviews, observations, and document analysis. The findings reveal that teacher and student participation in decision-making remains limited, with decisions often dominated by school management without substantial input from either group. Teachers expressed that their suggestions were rarely considered, while students reported similar experiences, particularly concerning extracurricular activities. Communication barriers such as the absence of formal discussion forums and inadequate policy dissemination were also noted. Additionally, the use of communication technology at the school was mostly restricted to administrative notifications, rather than facilitating inclusive two-way discussions. The study identified several factors contributing to this low participation, including centralized leadership, limited opportunities for dialogue, and a communication culture that does not actively support engagement. To improve participation, the study recommends strategies such as increasing formal discussion forums, leveraging technology for interactive communication, and adopting more inclusive leadership practices. These strategies are expected to enhance teacher and student involvement in decision-making, fostering a more democratic and collaborative school environment
Edukasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) sebagai Upaya Peningkatan Keselamatan Kerja di PT. Binangkit Baja Mulya
Keselamatan dan kesehatan kerja merupakan hal penting yang harus diperhatikan untuk menghindari terjadinya risiko dan kecelakaan kerja. Penyebab utama kecelakaan kerja terjadi karena faktor manusia dan lingkungan kerja. Faktor manusia lebih banyak ditemukan, hal ini disebabkan ketidakdisplinan dan kurangnya pemahaman penerapan K3 sesuai SOP yang berlaku selama melakukan aktifitas kerja. Tingginya angka kecelakaan kerja akibat kelalaian penggunaan atribut keselamatan juga menjadi faktor penyebab. Oleh sebab itu, perlu adanya edukasi dan pemahaman penerapan kedisiplinan terhadap K3 sesuai SOP yang baik dan benar. Pelatihan pemahaman penerapan K3 sesuai SOP memberikan dampat positif bagi peserta. Hal ini dapat dibuktikan dari hasil nilai soal Pre-Test dan Post-Test, dimana sebelumnya hanya 1 dari 7 peserta mendapat nilai 80 dan setelah mendapat materi pelatihan menjadi 5 peserta dengan nilai 90. Hal ini tentu saja akan memberikan dampak positif dari peserta pelatihan akan pentingnya arti dari keselamatan kerja, sehingga dapat meningkatkan image perusahaan, peningkatan sense of belonging, efisiensi dan mengurangi waste sebagai tujuan abdimas ini
Pengaruh Persepsi Atas Media Pembelajaran Visual Dan Minat Belajar Terhadap Kemampuan Pemahaman Konsep Ilmu Pengetahuan Alam
Penelitian ini menggunakan metode survei dengan teknik analisis korelasional untuk mengkaji hubungan antara minat belajar dan persepsi terhadap media pembelajaran visual dengan pemahaman konsep IPA. Populasi penelitian adalah siswa kelas VIII di Kecamatan Setia Budi, Jakarta Selatan, dengan sampel sebanyak 60 siswa yang diambil secara proporsional random dari total populasi 596 siswa menggunakan tabel Krecjie dengan tingkat kesalahan 5% dan tingkat kepercayaan 95%. Data dikumpulkan melalui tes pemahaman konsep IPA dan dua angket: minat belajar dan persepsi terhadap media pembelajaran visual. Instrumen minat belajar dan persepsi atas media pembelajaran visual diuji validitas dan reliabilitasnya menggunakan rumus korelasi dan Alpha Cronbach. Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh langsung yang signifikan antara persepsi atas media pembelajaran visual dan minat belajar terhadap pemahaman konsep IPA siswa SMP Negeri di Setia Budi, Jakarta Selatan, dengan nilai Sig = 0,001 < 0,05 dan t_hitung = 8,4211. Selain itu, terdapat pengaruh langsung yang signifikan antara persepsi atas media pembelajaran visual terhadap pemahaman konsep IPA siswa SMP Negeri di Jakarta Selatan, dengan nilai Sig = 0,007 < 0,05 dan t_hitung = 2,818. Terakhir, terdapat pengaruh langsung yang signifikan antara minat belajar terhadap pemahaman konsep IPA, dengan nilai Sig = 0,009 dan t_hitung = 2,715.Kata Kunci: Media Visual, Minat Belajar, Pemahaman Konsep IP
Evaluation of Developed Learning Module in General Physics 2 as a Self-Paced Distance Learning Material
The Effect of STEM Integration in Science and Physics Learning on Students' Scientific Attitudes: A Meta-Analysis
ANALISIS KEBUTUHAN KONTEKSTUAL: DASAR INOVASI E-BOOK BAHASA INGGRIS DI PENDIDIKAN VOKASIONAL KEPERAWATAN
Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan kebutuhan siswa dan guru terhadap bahan ajar Bahasa Inggris berbasis keperawatan yang kontekstual dan sesuai Kurikulum Merdeka. Latar belakang penelitian ini adalah belum tersedianya bahan ajar yang relevan dengan dunia kerja siswa jurusan keperawatan di SMK Negeri Ampera, yang berdampak pada kesulitan memahami materi, rendahnya motivasi belajar, serta keterbatasan penguasaan kosakata medis dan komunikasi profesional. Penelitian ini merupakan studi awal berupa analisis kebutuhan sebagai dasar pengembangan bahan ajar selanjutnya. Teknik pengumpulan data meliputi studi pustaka, observasi, angket, dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa membutuhkan bahan ajar digital yang menyajikan kosakata medis, percakapan kontekstual antara perawat dan pasien, serta mendukung pembelajaran berbasis teknologi. Guru juga mengalami kendala dalam menyampaikan materi karena tidak tersedianya buku ajar sesuai konteks keperawatan. Temuan ini menegaskan pentingnya pengembangan e-book berbasis keperawatan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran Bahasa Inggris di SMK
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR SEJARAH KEBUDAYAAN ISLAM BERBASIS THINK PAIR SHARE UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS XI MAN BINJAI
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan bahan ajar Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) berbasis model pembelajaran Think Pair Share guna meningkatkan hasil belajar siswa kelas XI di MAN Binjai. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada rendahnya keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran serta minimnya penggunaan bahan ajar inovatif yang dapat mendorong kolaborasi dan berpikir kritis. Metode penelitian yang digunakan adalah research and development (R&D) dengan model 4D. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, angket, dan tes hasil belajar. Hasil penelitian menunjukkan (1) pada uji kelayakan yang dilakukan ialah, pertama ahli materi dengan total 80,5% dan masuk dalam kategori layak untuk di gunakan. Selanjutnya yaitu ahli desain dengan hasil 100% dengan kategori sangat layak untuk digunakan. (2) Hasil uji kepraktisan atau uji terbatas yang dilakukan dalam focus grup discussion (FGD) dengan 5 orang peserta yakni WKM kurikulum, guru Sejarah Kebudayaan Islam, dan 3 orang siswa ialah mendapatkan skor di atas 85% dengan rata-rata hasil skor yang didapat ialah 88,3% dan masuk dalam kategori sangat layak untuk digunakan (2) Uji efektivitas dilakukan dengan mengimplementasikan produk bahan ajar SKI berbasis Think Pair Share dalam proses pembelajaran di kelas. Hasilnya ialah didapati skor gain ternormalisasi (N-Gain) 0,63% dan ditunjukkan dalam kategori efektif. Hal ini menunjukan terdapat peningkatan signifikan dalam hasil belajar siswa setelah penggunaan bahan ajar ini, yang mencerminkan efektivitas model Think Pair Share dalam membangun pemahaman dan partisipasi aktif siswa
Borrowing Words in an Online News
This study aims at analyzing borrowing words in an online newspaper, namely CNN, and to identify the types of borrowing words in it. The method works in this study is descriptive qualitative in analyzing three educational rubrics at CNN. On the basis of result of the study, there are 15,70 % of three educational rubrics online news use loan words and 84,30 % use loan blends words. In addition, there is no shift in the use of loan words in the rubrics. Loan blends consisted of instrumen, prioritas, and akses. Loan blends consisted of internet, modul and total. Cultural borrowing are words that duplicate elements that the recipient language already has in its word store. They are gratuitous- by definition, another layer on the cake, because the recipient language always has viable equivalents. This result shows that the most used loan words in education rubrics are loan word combinations and the least used are loan words
This study analyzed the correlation between students' reading motivation and reading habits on their reading comprehension. This study used survey research methods with correlation techniques. The subject of this study was senior high school students in Surabaya. In collecting the data, the instruments used in this study were questionnaires and tests. The students' reading motivation and reading habit score was taken from the questionnaire using Google form, whereas the reading comprehension was taken from the reading test using multiple choices. The study used multiple linear regression analysis. Based on the result of the data analysis, there was a significant correlation between reading motivation and reading comprehension with a p-value of 0.030 < 0.05, and the tcount value was 2.199 > ttable 1.97960. In addition, there was no correlation between reading habits and reading comprehension because the significance value was 0.707 > 0.05, and the tcount value was 0.377 < ttable 1.97960. However, when analyzed simultaneously, the p-value was 0.031 < 0.05, and the Fcount value was 3.586 > Ftable 3.07. Thus, the correlation between reading motivation and reading habits was significant to reading comprehension. Although, the correlation between the variables was categorized as low because students' reading motivation and reading habits are not the only aspects that influence their reading comprehension. Therefore, further research can analyze students' reading comprehension with other variables
Improving MSME Business by Preparing Financial Reports Based on MSME SAK
The purpose of this community service is to help MSMEs record simple financial transactions and prepare financial reports based on the MSME SAK which are used by MSMEs fostered by Pojok Entrepreneur as a basis for decision making. The community service method used is the training and mentoring method. The training method is used by presenting material on the importance of preparing financial reports and simulations and discussions in making and preparing financial reports based on MSME SAK which are taken from the financial transactions of MSMEs. Meanwhile, the mentoring method is carried out by creating a WhatsApp group and conducting routine monitoring to evaluate the preparation of financial reports that have been carried out. The results of the community service that have been carried out are that there are still many MSMEs fostered by Pojok Entrepreneur who have not recorded daily financial transactions and stored proof of transactions, so that MSMEs still have difficulty in preparing financial reports. However, with this community service, MSMEs fostered by Pojok Entrepreneur have begun to prepare simple financial reports that can be used as a reference in decision makin