e-Journal Universitas Indraprasta PGRI (Persatuan Guru Republik Indonesia)
Not a member yet
4693 research outputs found
Sort by
FAKTOR FAKTOR YANG MENENTUKAN TINGKAT INVESTASI DALAM PERTUMBUHAN EKONOMI
Tujuan penulisan artikel ini adalah untuk mengetahui dan membahas tentang faktor-faktor yang menentukan tigkat investasi dalam pertumbuhan ekonomi. Metode yang digunakan meggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif, Teknik analisis data penelitian kualitatif menggunakan teknik analisis domain dimana Analisis domain pada hakikatnya adalah upaya peneliti untuk memperoleh gambaran umum tentang data untuk menjawab fokus penelitian dengan membaca naskah data secara umum dan menyeluruh untuk memperoleh data dan hasil penelitian. Langkah dalam penelitian ini terdiri dari 1) Pengumpulan data, 2) Klasifikasi data, 3) Reduksi data, dan 4) Menarik kesimpulan. Sumber data yang digunakan menggunakan adalahr data sekunder dengan mengumpulkan sumber informasi melalui web, buku, jurnal nasional dan situs resmi. Hasil yang didapat adalah 1) Tingkat Bungan sangat berperan dalam menentukan tingkat investasi dalam pertumbuhan ekonomi yang terjadi dalam suatu negara, apabila tingkat bunga rendah maka tingkat investasi yang terjadi akan tinggi. 2) Bila keuntungan yang diharapkan pada marginal Efficiency Of capital lebih kecil dari tingkat suku bunga yang berlaku secara rill maka investasi tidak akan dijalankan. 3) Terjadinya peningkatan aktivitas perekonomian secara terus menerus. 4) Adanya kestabilan politik dalam upaya peningkatan penanaman modal dari luar negeri meningka
PENGARUH BUDAYA ORGANISASI PADA PERILAKU KEPEMIMPINAN DALAM ORGANISASI (Studi Pada SMK NIBA Business School Bogor)
Budaya organisasi sangat menentukan pembentukan perilaku kepemimpinan, budaya merupakan kumpulan nilai, keyakinan, norma, dan kebiasaan yang mendasari yang ada dalam sebuah organisasi tertentu. Dengan kata lain, budaya adalah nilai-nilai yang dianut masyarakat dan merekam kuncinya apa yang benar, apa yang salah, apa yang diinginkan, dan sebagainya. Budaya berkaitan dengan cara kerja masyarakat dan interaksi antara individu-individu yang terlibat. budaya organisasi juga mencakup cara seorang pemimpin bertindak dan bagaimana seorang pemimpin harus memperlakukan bawahannya dan kepemimpinan tim. Jenis penelitian yang dilakukan adalah dengan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif, Teknis analisis data menggunakan analisis domain dimana peneliti memperoleh gambaran secara umum tentang fokus penelitian dengan sumber data sekunder dengan pengumpulan melalui wawancara, Dokumentasi berupa web, buku, jurnal nasional, dan hasil penelitian terdahulu. Hasil yang didapat dari penelitian ini adalah bahwa pengaruh nilai budaya dan tradisi dapat mempengaruhi sikap, dan perilaku para manajer dalam sejumlah cara yang berbeda dalam memimpin organisasi dimana nilai budaya dicerminkan dalam norma sosial tentang cara saling berhubungan dengan yang lain sehingga perilaku kepemimpinan dapat diterima. Perilaku kepemimpinan dipengaruhi oleh variabel situasional lain selalin budaya nasional melalui fungsi pimpinan, kekuasaan dan perilaku pimpinan melalui transparasi dan keterbukaan, kepercayaan dan otonomi, kolaborasi dan Kerjasama, empati dan kepedulian, penghargaan dan pengakua
PENGARUH LITERASI KEUANGAN TERHADAP KINERJA UMKM DENGAN TEKNOLOGI KEUANGAN SEBAGAI VARIABEL MEDIASI
UMKM semakin berkembang dan bersaing dalam lingkungan bisnis yang terus berubah seperti saat ini di era digital, maka perlu dilakukan pemantauan dan pemahaman terhadap kinerja perusahaan untuk mencapai tingkat bisnis yang lebih baik dari sebelumnya, dan untuk mengetahui sejauh mana bisnis yang dijalankan tepat sasaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan menguji pengaruh literasi keuangan terhadap Kinerja UMKM. Variabel intervening yaitu fintech (financial technology) juga berpengaruh positif terhadap Kinerja UMKM. Penentuan sampel menggunakan probability sampling dengan teknik proportional random sampling kemudian simpel random sampling. Jumlah sampel yang digunakan adalah 286 sampel UMKM di Kota Depok. Sumber data primer diambil dengan menggunakan metode survei dengan kuesioner. Desain penelitian menggunakan metode analisis statistik deskriptif dan parametrik dengan SmartPLS. Hasil penelitian ini adalah literasi keuangan terhadap kinerja UMKM dengan fintech (financial technology) sebagai variabel intervening berpengaruh positif dan signifika
ANALISIS PENERAPAN PERHITUNGAN PAJAK PERTAMBAHAN NILAI BERDASARKAN UNDANG UNDANG HARMONISASI PERATURAN PAJAK NOMOR 7 TAHUN 2021 PADA PT. XYZ
Efektivitas Pengembangan LKPD Berbasis Etnomatematika untuk Meningkatkan Kemampuan Problem Solving dan Keaktifan Belajar
Efektivitas Model Pembelajaran Teams Games Tournament (TGT) pada Materi Keberagaman di Kelas III Madrasah Ibtidaiyah
Internalisasi Nilai-nilai Pendidikan Agama Islam Melalui Proses Habituation of Religius and Moral Values
Ragam Kosakata dalam E-Book Kemendikbud sebagai Wujud Pendidikan Multikultural di SD/MI
Kemendikbud has been compiling e-books of folktales from various regions since 2016, which are used as media to enhance students' literacy skills of early childhood into high school levels. The aim of compiling these books is to introduce the diverse ethnicities, cultures, and languages of Indonesia to the younger generation. This cultural introduction in the education sphere is commonly referred to as multicultural education. This research employs a descriptive quantitative approach with discourse analysis of literacy using several e-books of folktales published by Kemendikbud. The study presents findings and observations regarding the variety of vocabulary and readability in these books. The analysis results indicate that, in terms of readability, some of the folktales published by Kemendikbud are suitable for the intended readership, while others are less suitable. This is evidenced by the Fry readability graphs of two different books. Meanwhile, concerning vocabulary diversity, there are elements of local culture and language incorporated, indicating that these folktale books support the implementation of multicultural education. The e-books as media and learning resources for students represent a manifestation of multicultural education. They serve as a means to introduce and celebrate the rich cultural diversity of Indonesia, fostering an inclusive learning environment that respects and values different ethnicities, cultures, and languages
Fenomena Pembelajaran Musik Online: Antara Tren dan Tantangan
This article is written to reveal; trends in online music learning, innovations in online music curriculum, challenges in online music learning, issues of teaching quality and evaluation of online music learning, and the success of online music learning programs. The method used in this research is qualitative type, using data analysis of Miles and Huberman's theory which consists of four pillars namely; data collection, data reduction, data presentation, and conclusion. The results of this study show; (1) Trends in online music learning have a good impact in creating exciting opportunities for music learning, as well as presenting new ways of understanding and creating musical works. (2) Innovations in the online music learning curriculum form a new culture in music teaching, this can be seen from the use of the cloud as a shared archive service to access every material and upload assignments, the presence of collage music features that facilitate remote music collaboration for students, and the emergence of digital music applications, making music learning more efficient. (3) Problems or challenges that arise in online music learning are generally caused by poor internet connection. As a result, the music learning that is delivered becomes intermittent. (4) teaching quality issues and evaluation problems of online music learning can be described as follows, the uneven ability of teachers who master the features of online music learning and at the evaluation stage, the potential for cheating can certainly occur, especially with the limitations of monitoring students' activities during the learning process. (5) in general, online music learning is dominantly effective and successful, this can be traced from other supporting research