e-Journal Universitas Indraprasta PGRI (Persatuan Guru Republik Indonesia)
Not a member yet
4693 research outputs found
Sort by
Hubungan Kepemimpinan Melayani, Budaya Organisasi, dan Keterlibatan Kerja terhadap OCB Guru SMAN Kota Bogor
This article explores the genre and registers in Gladstone's Instagram post from May 5, 2023. Using a descriptive qualitative method, the writer examined the captions and hashtags line by line to identify genre structures and register elements. The analysis reveals that the genre element is an exposition, conveying a message of cultural and social advocacy. Additionally, the writer identified three primary contexts: Field, present in 4 data points; Tenor, in 3 data; and Mode, in 1 data. By doing this analysis, the writer concludes that understanding register and genre in Instagram posts is essential for comprehending the language, tone, and overall theme of shared content, providing insights into the purpose and emotions conveyed by Instagram users to raise awareness of the ongoing issue of missing Indigenous women in Amrica
Human-Robot Relationships in Millennial CGI Narratives: Ethical, Emotional, and Social Dimension
This study investigates the multifaceted dynamics of human-robot relationships as portrayed in contemporary CGI narratives. Focusing on millennial cinematic and digital content, it explores the ethical considerations, emotional engagements, and social implications of human interactions with robotic entities. By analyzing a selection of prominent CGI films and series, the research examines how these narratives address issues of autonomy, moral responsibility, and the emotional bonds formed between humans and robots. The study also considers the societal impact of these representations, including the potential for reshaping public perceptions and the ethical discourse surrounding artificial intelligence. The findings highlight the complex interplay between technology and humanity, offering insights into the evolving nature of human-robot interactions in modern storytelling
Translation of Arabic Polysemy in the Holy Quran: A Comparative Analysis
This study aims to analyze the translation of polysemy in the Qur'an, focusing on comparing different versions of the translation. Polysemy, which refers to a single word with multiple meanings, often poses challenges in translating sacred texts such as the Qur'an, where accuracy and context are crucial. This study used a qualitative method with a descriptive qualitative research design to evaluate how translators differ in interpreting and translating polysemy words from Arabic into Batak Angkola, Indonesian, and English. Batak Angkola language is one of the regional languages mainly spoken in the southern Tapanuli region. Batak Angkola was chosen because it is rarely used, especially for the younger generation who do not live in the area. Batak Angkola language translation of the Qur'an can make it easier, especially for those who are still limited in vocabulary, to better understand the translation of Qur'an and can be a reference for the future. In the analysis section, the five Arabic polysemies studied were collected and analyzed based on Katz and Fodor's theory of meaning component analysis. The findings of this study show that there are significant variations in the translation approaches used by translators, which affect the understanding and interpretation of the meaning of Qur'an verses. The article also underlines the importance of understanding the historical and linguistic contexts in the translation process so that the resulting meaning can remain consistent with the original text
Edukasi Risiko Pinjol dan Paylater Generasi Z di SMA Muhammadiyah Cileungsi
Merebaknya fenomena kasus kredit macet pada Pinjaman Online (Pinjol) dan Paylater telah menjadi masalah serius yang menjerat generasi Z. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan edukasi risiko pinjol dan paylater generasi Z sebagai bentuk pencegahan dini pada literasi keuangan tingkat sekolah menengah. Metode pelaksanaan kegiatan yang menggunakan metode ceramah dan diskusi ini diadakan pada SMA Muhammadiyah Cileungsi, Jawa Barat pada 22 Juli 2024 dengan melibatkan peserta sebanyak 35 siswa dari Kelas 12. Pelaksanaan edukasi terdiri dari dua bagian yaitu, pertama, penyampaian materi edukasi mengenai pengenalan pinjol dan paylater, berbagai risiko yang timbul, dan cara untuk menghindari risiko penggunaan pinjol dan paylater melalui metode ceramah dan diskusi; lalu kedua, pembagian kuesioner pertanyaan evaluasi untuk menilai sejauh mana pengetahuan siswa bertambah setelah kegiatan dilakukan. Hasilnya, berdasarkan evaluasi ditemukan bahwa pengetahuan dan pemahaman siswa terkait risiko pinjol dan paylater mencapai rata-rata skor benar sebesar 12 poin dari 14 pertanyaan kuesioner dengan tingkat kepuasan terhadap penyampaian materi pada kategori mean sangat tinggi yaitu 4,7 setelah kegiatan dilakukan. Kegiatan ini merekomendasikan bahwa edukasi literasi keuangan dapat dimasukan sebagai mata pelajaran penting pada tingkat SMA/SMK oleh guru sebagai bentuk pencegahan jebakan utang yang menyasar generasi Z dari umur termuda
Strategi Green Marketing Hasil Kreasi Barang Bekas Karya Ibu-ibu PKK Kembangan Utara
Sangatlah penting untuk memberikan perhatian lebih terhadap isu-isu tentang keberlanjutan. Laporan terkini mengungkapkan bahwa hampir 90% Gen X bersedia membayar 10% lebih untuk produk berkelanjutan dibandingkan dua tahun sebelumnya hanya 34%. Terutama proyeksi 2030, Gen Z mewakili 27% pendapatan dunia yang melampaui melenial pada tahun 2031, disebabkan Gen Z mendukung nilai-nilai berkelanjutan. Tentunya ini adalah peluang potensial yang berharga demi memperoleh nilai-nilai ekonomi yang inklusif dan pemberdayaan kolektif. Sebagi upaya dalam mewujudkannya, PkM ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan tentang pentingnya green marketing, penerapan strategi green marketing yang efektif, dan menanamkan nilai-nilai perilaku green marketing. Metode yang digunakan dalam menghasilkan fokus tujuan PkM ini adalah ceramah, diskusi dan workshop pembuatan kreasi barang bekas terhadap Ibu-ibu PKK. Hasil yang diperoleh adalah Ibu-ibu PKK memiliki pengetahuan tentang green marketing, manfaat dan arti penting dari strategi green marketing dan menyadari pentingnya menanamkan nilai-nilai perilaku green marketing. Akhirnya, kunci penerapan strategi green marketing adalah: (a) desain yang ramah lingkungan, (b) penentuan posisi yang ramah lingkungan, (c) harga produk yang ramah lingkungan, (d) kemasan yang ramah lingkungan, dan (e) pembuangan yang ramah lingkungan
Penggerak Masyarakat Peduli Lingkungan melalui Pembuatan Sabun Cair dengan Memanfaatkan Minyak Jelantah
Setiap rumah tangga memproduksi minyak goreng bekas atau yang disebut minyak jelantah. Biasanya minyak goreng bekas dibuang ke lingkungan tanpa ada upaya pengendalian lingkungan. Hal ini diperburuk dengan rendahnya kesadaran masyarakat akan akibat dari minyak goreng bekas terhadap kesehatan dan lingkungan. Perlu suatu langkah inovasi nyata dalam pengolahan limbah minyak minyak goreng bekas menjadi sesuatu yang memiliki nilai ekonomi tinggi. Wujud nyata dari inovasi yang dapat diterapkan salah satunya memberikan pelatihan kepada masyarakat mengenai pengolahan minyak goreng bekas menjadi sabun cair. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan dengan mitra Kelompok Tani Bungur Lestar di Desa Bagoang, Kecamatan Jasinga, Kabupaten Bogor. Kegiatan ini dapat mendorong kemandirian finansial bagi mitra. Menurut mitra, pelatihan terbukti memberikan nilai positif terhadap limbah minyak goreng bekas, menghindari terjadinya pencemaran lingkungan, dan mampu mendorong kewirausahaan masyarakat. Pengolahan minyak goreng bekas juga dirasakan mitra mampu mengurangi biaya pengeluaran rumah tangga terkait dengan perekonomian yang dianggap sulit, terutama saat gagal panen