e-Journal Universitas Indraprasta PGRI (Persatuan Guru Republik Indonesia)
Not a member yet
4693 research outputs found
Sort by
PENGEMBANGAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA MELALUI MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL) DI MODERASI OLEH KEMAMPUAN METAKOGNITIF
Studi ini bertujuan untuk menguji penerapan model PBL dalam mengembangkan kemampuan berpikir kritis siswa dengan mempertimbangkan metakognisi sebagai variabel moderasi. Penelitian ini menganalisis data dengan metode kuantitatif dan pendekatan kuasi eksperimen dengan pre-test dan post-test. Sampel studi ini adalah siswa kelas X jurusan Ekonomi di SMA Edu Global School yang terbagi dalam kelompok eksperimen 28 siswa dan kelompok kontrol 25 siswa. Pengumpulan data melalui tes esai terbuka untuk mengukur kemampuan berpikir kritis siswa dan penyebaran kuesioner untuk metakognisi. Temuan studi menunjukkan bahwa model PBL mampu untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis siswa. Namun kemampuan metakognisi siswa tidak cukup untuk menjadi variabel moderator yang menguatkan pengaruh dalam menguji efek PBL terhadap kemampuan berpikir kritis. Studi ini berkontribusi terhadap pengembangan model pembelajaran aktif dalam pembelajaran Ekonomi dan sebagai alternatif bagi guru dalam pembelajaran yang mementingkan keaktifan dengan analisis tingkat tinggi terhadap permasalahan yang kompleks
Analisis Pengendalian Kualitas Part Cap Front dengan Metode Seven Tools di PT KMIL
PT Kurnia Mustika Indah Lestari (KMIL) is a company engaged in stamping and dies maker that produces several parts for motorbikes and cars. One of the parts produced by the company is the part cap front. Where in the production process, the part cap front often produces defective parts every day. So this study aims to analyze the factors causing defects in the part cap front and to provide suggestions for quality improvements. This study uses the seven tools method used to analyze data. The data used in this study comes from the part cap front production data for the period January 2024. The findings of this study indicate that there are two types of defects in the part cap front, namely oblique welding and scratch. From the results of the pareto diagram, it is known that oblique welding defects are the most dominant defects with 66%. The control chart p used to analyze the control limits produced UCL 0,015 and LCL 0,011. Factors to determine the cause of defects in the fishbone diagram are human factors, machines, methods, materials, and the environment. The proposed improvements in this study are to provide training to operators to improve their skills, routinely carry out machine maintenance schedules, and always pay attention to the SOPs set by the company
Sosialisasi Penggunaan Bahasa Orang Tua dalam Pendidikan Karakter dan Ketahanan Mental Anak di RA Fathul Jabbar
Kegiatan ini bertujuan menyosialisasikan materi terkait penggunaan bahasa yang dikaitkan dengan penanaman karakter dan ketahanan mental anak kepada orang tua atau wali murid dan guru-guru di RA Fathul Jabbar. Lokasi mitra yaitu di Jalan Kramat IV Nomor 20 RT 002/03 Lubang Buaya, Jakarta Timur. Sosialisasi dan dialog interaktif adalah metode yang digunakan kegiatan pengabdian ini. Kegiatan ini dilaksanakan pada semester gasal 2024/2025. Hasil kegiatan berupa bertambahnya wawasan dan pengetahuan orang tua atau wali murid dan guru-guru mengenai penggunaan bahasa yang akan berdampak pada karakter anak dan juga ketahanan mentalnya. Hasil tersebut dapat diukur memalui umpan balik pada akhir kegiatan. Kegiatan dapat berlangsung dengan lancar dan kondusif serta diharapkan dapat terlaksana secara berkelanjutan
Pelatihan Mobile Journalism guna Menumbuhkan Praktik Jurnalisme di SMAN 2 Kendari
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini berjudul Pelatihan Teknis Mobile Journalism yang dilaksanakan secara luring di SMA Negeri 2 Kendari. Program ini dilatarbelakangi oleh rendahnya keterampilan jurnalistik siswa, khususnya dalam memproduksi konten liputan yang sesuai dengan kaidah jurnalistik dan layak tayang di media digital sekolah. Pelatihan bertujuan untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam menulis naskah berita, melakukan pengambilan gambar, serta menyunting video liputan menggunakan smartphone sebagai alat utama produksi. Kegiatan dilaksanakan selama 10 jam pelajaran dengan melibatkan 23 siswa anggota organisasi Pers dan Mading SMA 2 Kendari (Presma Smada). Materi disampaikan oleh dosen Jurusan Komunikasi Politeknik Negeri Media Kreatif melalui metode 30% teori dan 70% praktik, yang mencakup pengenalan citizen journalism, teknik mobile reporting, dan penyuntingan video berbasis aplikasi. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan kemampuan teknis peserta yang ditunjukkan melalui dihasilkannya 10 video liputan berdurasi 1–3 menit dengan penerapan prinsip jurnalistik dasar seperti nilai berita, objektivitas, dan etika pemberitaan. Evaluasi menunjukkan tingkat kepuasan peserta mencapai 93% terhadap materi dan 98% terhadap metode pelatihan. Secara kualitatif, pelatihan ini menumbuhkan kemampuan berpikir kritis, literasi media, serta rasa percaya diri siswa dalam menyampaikan informasi publik secara akurat dan kreatif. Karya video yang dihasilkan juga berkontribusi langsung dalam memperkuat publikasi dan citra positif sekolah melalui media sosial. Program ini diharapkan menjadi langkah awal terbentuknya budaya jurnalistik digital di kalangan pelajar serta mendorong revitalisasi Presma menjadi klub jurnalisme digital di sekolah sebagai tindak lanjut keberlanjutan kegiatan.
Talang Semut in the Urban Dynamics: A Study of Morphological Changes and Area Development
The Talang Semut area in Palembang has a long history, beginning in 1933 during the Dutch colonial era. Designed by Ir. Thomas Karsten, this area was initially intended as an elite residential neighborhood, following the principles of the Garden City concept that prioritized green spaces, wide main roads, and a non-clustered arrangement of buildings. Although it has undergone significant changes, particularly in terms of function and population density, the area still retains its heritage characteristics, including colonial architecture and a well-structured urban layout. This study aims to identify the changes in the Talang Semut area, focusing on physical, social, and economic aspects, by comparing the conditions of the area in the past and present. The analysis reveals that the major challenges faced by this area include urbanization, changes in building functions, and pressures on green spaces. However, the ongoing development dynamics reflect the area's adaptation to the growing demands of the city, such as the modernization of public facilities, improved accessibility, and the preservation of historical values. This research provides recommendations to pay more attention to cultural heritage preservation, planned urbanization management, and community empowerment in maintaining a balance between modern development and the conservation of Talang Semut's historical heritage
UI flat design and skeuomorphism mediation with neumorphism (material design)
This study discusses the mediation between Skeuomorphism and Flat Design through the Neumorphism or Material Design approach in interface design or user interface (UI). Skeuomorphism UI is known to present user nostalgia with realistic visuals that maintain the correlation of real objects, but often loads the performance of handheld devices. In contrast, Flat Design UI offers memory efficiency through minimalist images with flat color blocks, but tends to disappoint and confuse users. Neumorphism UI emerges as a solution that combines the advantages of both, creating visuals that still resemble real objects but are lighter, presenting a minimalist realistic feel. This study uses a qualitative method with a descriptive approach, data collection through purposive sampling, literature studies and interface design observations. The results of the study are expected to contribute as learning materials in introducing, using, and creating better interface designs, both in terms of aesthetics and functionality. By understanding the role of Neumorphism UI as a mediator between visual nostalgia and efficiency of use, interface designers are expected to be able to present an optimal, innovative, and relevant user experience (UX) with technological developments
Studi komparasi video pembelajaran biologi di YouTube untuk Siswa SMA
Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan video pembelajaran dari tiga kanal YouTube populer (Ted-Ed, Amoeba Sisters, dan Crash Course) dalam menyampaikan materi Biologi melalui pendekatan visualisasi dan digital storytelling, sekaligus menganalisis preferensi siswa SMA terhadap ketiga video pembelajaran tersebut. Penelitian ini menggunakan metode campuran, dengan analisis kualitatif berdasarkan teori representasi Bruner dan elemen digital storytelling, serta data kuantitatif yang dikumpulkan melalui kuesioner dari lima siswa SMA di wilayah Jabodetabek. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa video pembelajaran yang terdapat di kanal Amoeba Sisters paling sesuai dengan preferensi siswa SMA. Video pembelajaran ini disukai siswa berkat ilustrasi yang menarik, penggunaan warna-warna cerah, serta penyampaian materi yang disertai analogi dan karakter ekspresif, sehingga menciptakan pengalaman belajar yang menyenangkan. Penelitian ini menegaskan pentingnya elemen visual dan digital storytelling dalam mendukung pembelajaran multimedia, serta memberikan rekomendasi untuk pengembangan media pembelajaran berbasis YouTube yang lebih efektif
IMPLEMENTASI DEEP LEARNING UNTUK MENINGKATKAN HASIL PEMBELAJARAN DI SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN (SMK) SE-JAKARTA BARAT
THE EFFECTIVENESS OF THE ARCS LEARNING MODEL IN IMPROVING STUDENT LEARNING OUTCOMES IN ECONOMICS
The ARCS model of learning is designed to improve students' attention, connect the content with their previous learning experiences, enhance their self-esteem, and foster satisfaction during the learning process. This study seeks to assess the impact of the ARCS model on students' academic performance in Economics. The research follows a quantitative approach using a Quasi-Experimental design. The participants included 40 students from Grade XI at SMA Nurul Falaah, split into two groups: an experimental class and a control class. The research tools consist of pretest and posttest assessments, alongside documentation. The findings reveal that: (1) the experimental class had an average score of 80.25%, which was higher than the control class's average of 78.60%; (2) the experimental class achieved a mastery rate of 85%, surpassing the Minimum Completion Criteria (KKM) of 75%; (3) there was a notable improvement in learning outcomes in the experimental class compared to the control class. Statistical analysis shows that the experimental class experienced a greater increase in learning outcomes. In conclusion, the ARCS model proves to be an effective method for enhancing students' learning outcomes in Economics