e-Journal Universitas Indraprasta PGRI (Persatuan Guru Republik Indonesia)
Not a member yet
4693 research outputs found
Sort by
IMPLEMENTASI PENEGAKAN PERATURAN TATA TERTIB SEKOLAH TERHADAP KARAKTER DISIPLIN SISWA (STUDI KASUS SMA NEGERI 2 BILAH HULU)
KEBERSYUKURAN DAN KECEMASAN PADA MAHASISWA: SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW BASED ON BIG DATA
Mahasiswa rentan mengalami kecemasan karena beberapa faktor, baik dari faktor dari dalam diri mahasiswa maupun faktor dari luar. Kecemasan ini dapat memberikan beberapa dampak negatif pada fisik, psikologis, dan produktivitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kebersyukuran dengan kecemasan pada mahasiswa. Penelitian ini menggunakan metode systematic literature review yang merupakan metode untuk mengkaji penelitian sebelumnya dengan topik tertentu untuk mendapatkan tujuan dari penelitian. Artikel dicari dengan bantuan software Publish or Perish berdasarkan keyword yang telah ditentukan. Peneliti berhasil menemukan 996 artikel dengan kategori yang terbit pada tahun 2019-2024 dan selanjutnya digunakan 11 artikel terkait yang sesuai dengan topik penelitian. Analisis data yang digunakan adalah analisis PRISMA atau Preffered Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses yang dilakukan secara sistematis berdasarkan tahapan yang telah ditentukan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebersyukuran berhubungan dengan kecemasan karena kebersyukuran merupakan faktor pelindung dari munculnya kecemasan, membantu mengatasi segala kesulitan yang dihadapi, hingga dapat meningkatkan motivasi mahasiswa. Mahasiswa yang memiiliki kebersyukuran cenderung akan memiliki energi yang positif, melakukan kegiatan positif, dan memiliki hubungan sosial yang baik sehingga menerima dukungan sosial dari keluarga, teman, hinga dosen. Selain itu, mahasiswa yang memiliki kebersyukuran akan lebih terlindungi dari pengalaman yang buruk, mampu menghargai sesuatu yang dimiliki, memiliki kesehatan mental yang baik, dan dapat meningkatkan motivasi, fokus, serta produktivitas. Implikasi penelitian ini merujuk pada pentingnya mahasiswa menyadari faktor penyebab munculnya kecemasan sehingga dapat menyelesaikannya dan memiliki kebersyukuran sebagai pegangan dalam menghadapi segala tantangan dalam hidup
PENERAPAN PERMAINAN TRADISONAL SASALIMPETAN SEBAGAI STIMULASI PERKEMBANGAN SOSIAL BAGI SISWA SEKOLAH DASAR INDONESIA DI RIYADH
Perkembangan sosial merupakan salah satu aspek sikap yang perlu dikembangkan pada era digital ini. Fenomena yang terjadi saat ini dengan adanya teknologi setiap individu lebih senang melakukan interaksi melalui media sosial sehingga aspek sikap sosial nampaknya mulai berkurang termasuk pada anak-anak sekolah dasar. Salah satu bentuk perkembangan sosial yaitu kerjasama yang terdapat pada beberapa kegiatan seperti gotong royong atau permainan-permainan tradisional yang pada umumnya dilakukan secara berkelompok. Salah satu permainan tradisional yang dilakukan secara berkelompok yaitu Sasalimpetan. Permainan ini bisa dilakukan dalam kelompok kecil maupun kelompok besar, mulai dari empat orang atau lebih. Berdasarkan hal tersebut, penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh penerapan permainan sasalimpetan terhadap aspek perkembangan sosial siswa sekolah dasar. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu eksperimen pada siswa sekolah dasar kelas IV dan kelas V dengan desain One-Shot Case Study. Hasil yang telah diperoleh dari penelitian yaitu tingkat keterampilan sosial siswa sekolah dasar dari hasil observasi yang telah dilakukan menunjukkan tingkat yang tinggi pada empat aspek keterampilan yang dikaji dan tidak ada siswa yang mengalami keterampilan sosial yang rendah pada keempat aspek. Rekomendasi selanjutnya, siswa yang masih mengalami tingkat sedang pada aspek keterampilan sosial perlu untuk ditingkatkan
OPTIMALISASI PRODUKSI REPAIR UNIT MOBIL CACAT PART DENGAN ELIMINASI WASTE MENGGUNAKAN LEAN MANUFACTURING
In the automotive industry, increasing competition requires companies to continuously optimize production processes to enhance quality and efficiency. PT. XYZ faces issues in the repair process of units with defective parts, causing production delays and unmet daily targets. This research aims to identify and eliminate waste occurring in the production process, particularly waste delays, by applying the Lean Manufacturing concept. The methods used are Value Stream Mapping (VSM) and Fishbone Diagrams to analyze process flow and identify the root causes of waste. Primary data were obtained through direct observation and interviews with relevant parties at PT. XYZ, while secondary data consisted of historical production records.The research results indicate that the most significant waste delays occur in the repair unit for vehicles with defective parts, caused by insufficient manpower, material delays, and suboptimal machine performance. Through improvement suggestions based on the 5W+1H analysis, PT. XYZ is expected to reduce time waste, improve production efficiency, and meet the set daily production targets. The application of Lean Manufacturing has proven effective in helping the company identify and address waste issues in the production process.Dalam dunia industri otomotif, persaingan yang semakin ketat menuntut perusahaan untuk terus mengoptimalkan proses produksi demi meningkatkan kualitas dan efisiensi. PT. XYZ menghadapi permasalahan dalam proses perbaikan unit mobil dengan part cacat, yang menyebabkan keterlambatan produksi dan tidak tercapainya target harian. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mengeliminasi pemborosan (waste) yang terjadi dalam proses produksi, terutama waste delay, dengan menerapkan konsep Lean Manufacturing. Metode yang digunakan adalah Value Stream Mapping (VSM) dan Fishbone Diagram untuk menganalisis aliran proses dan mengidentifikasi akar penyebab pemborosan. Data primer diperoleh melalui observasi langsung dan wawancara dengan pihak terkait di PT. XYZ, sedangkan data sekunder berupa data historis produksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa waste delay yang paling signifikan terjadi pada bagian repair unit mobil dengan part cacat, disebabkan oleh kurangnya man power, keterlambatan material, serta ketidakoptimalan performa mesin. Dengan usulan perbaikan berdasarkan analisis 5W+1H, diharapkan PT. XYZ dapat mengurangi pemborosan waktu, meningkatkan efisiensi produksi, dan mencapai target produksi harian yang telah ditetapkan. Penerapan Lean Manufacturing terbukti efektif dalam membantu perusahaan mengidentifikasi dan mengatasi masalah pemborosan dalam proses produksi
Implementasi Organizational Citizenship Behavior Guru dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan Di SMP Negeri 1 Depok
The Effectiveness of Teacher Learning to Improve Teaching Capability in The Society 5.0 Era : an Epistemological Perspective
PKM Edukasi Konsep Ergonomi pada Posisi Kerja Karyawan Konveksi Roemah Dia
Dalam perindustrian, kondisi kerja perlu diperhatikan karena sangat erat kaitannya dengan kesehatan dan keselamatan kerja untuk semua operator. Ergonomi adalah suatu cabang ilmu yang sistematis untuk memanfaatkan informasi-informasi mengenai sifat, kemampuan, dan keterbatasan manusia untuk merancang suatu sistem kerja sehingga orang dapat hidup dan bekerja pada sistem itu dengan baik, yaitu mencapai tujuan yang diinginkan melalui pekerjaan itu dengan efektif, aman dan nyaman. RULA (Rapid Upper Limb Assessment) adalah metode yang dikembangkan dalam bidang ergonomi yang menginvestigasi dan menilai posisi kerja yang dilakukan oleh tubuh bagian atas. Metode ini tidak membutuhkan piranti khusus dalam memberikan penilaian dalam postur leher, punggung dan tubuh bagian atas. REBA (Rapid Entire Body Assessment) adalah sebuah metode yang dikembangkan dalam bidang ergonomi yang dapat digunakan secara cepat untuk menilai posisi kerja atau postur leher, punggung, lengan, pergelangan tangan, dan kaki seorang operator. Beberapa permasalahan yang dihadapi oleh Konveksi Roemah Dia yaitu keluhan sakit pada anggota tubuh saat operator bekerja dan menurunnya produktivitas disebabkan operator yang sering tidak masuk bekerja karena sakit. Hasil penelitian yang diperoleh rata-rata hasil nilai pre-test Ergonomi adalah sebesar 64 meningkat menjadi 95 pada saat post-test. Ada peningkatan sebesar 48,44% setelah pelatihan
Thermal Comfort Simulation Based on Digital Simulation: Case Study of IPB Vocational Coffee Cafe, Bogor
Bogor has high annual rainfall, which affects indoor humidity levels and impacts thermal comfort. This study aims to analyze the thermal comfort conditions at Kafe Kopi Vokasi IPB using digital simulation. The research combines qualitative and quantitative methods, utilizing Ecotect Analysis software to simulate temperature, humidity, and airflow. The study examines critical parameters such as Mean Radiant Temperature (MRT), Predicted Mean Vote (PMV), and Predicted Percentage of Dissatisfied (PPD). Results indicate that the dining area maintains a neutral PMV of 0 and 0% PPD, while service and toilet areas experience discomfort with PMV values exceeding 2.5 and PPD reaching nearly 99%. These findings suggest inadequate ventilation in certain zones, leading to increased heat and humidity retention. As a solution, passive design strategies, such as enhancing natural ventilation through cross-ventilation techniques and integrating shading elements, are recommended. This research contributes to the discourse on tropical climate architecture by demonstrating the effectiveness of digital simulation in optimizing indoor environmental quality