Jurnal Wacana Kesehatan (Nursing Academy Dharma Wacana.)
Not a member yet
142 research outputs found
Sort by
Faktor-Faktor yang Berhubungan Dengan Motivasi Perawat D3 Melanjutkan Pendidikan ke Jenjang S1 Ilmu Keperawatan di Universitas Muhammadiyah Pringsewu Tahun 2023
Banyak yang menganggap profesi perawat hanyalah sekedar pembantu dokter, tanpa dokter perawat tidak dapat melakukan tugasnya dengan sempurna. Anggapan ini membuat profesi perawat dipandang sebelah mata oleh masyarakat karena perawat hanya melakukan tugasnya dengan menunggu instruksi dari seorang dokter. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan motivasi perawat D3 melanjutkan pendidikan ke jenjang S1 Ilmu Keperawatan. Jenis penelitian kuantitatif menggunakan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah perawat D3 semester 2 yang melanjutkan pendidikan ke jenjang S1 Ilmu Keperawatan di Universitas Muhammadiyah Pringsewu, yang berjumlah 114 orang di tahun 2022 dengan jumlah sampel 89 responden. Teknik sampling yang digunakan simple random sampling. Instrumen penelitian yang digunakan adalah lembar kuesioner dan dianalisis dengan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan antara persaingan dengan motivasi perawat D3 melanjutkan pendidikan ke jenjang S1 Ilmu Keperawatan, ada hubungan antara dukungan keluarga dengan motivasi perawat D3 melanjutkan pendidikan ke jenjang S1 Ilmu Keperawatan, ada hubungan antara sosial ekonomi dengan motivasi perawat D3 melanjutkan pendidikan ke jenjang S1 Ilmu Keperawatan. Kesimpulan bahwa ada hubungan persaingan, dukungan keluarga, sosial ekonomi dengan motivasi perawat D3 melanjutkan pendidikan ke jenjang S1 Ilmu Keperawatan
Analisis Faktor-Faktor Risiko Terjadinya Penyakit Ginjal Kronik Pada Pasien Hemodialisis
Pasien gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisis semakin meningkat. Berbagai faktor mempengaruhi kejadian penyakit ginjal kronik. Perlu adanya common underlying risk factor untuk terjadinya penyakit ginjal kronik dikarenakan satu faktor saja belum cukup menyebabkan timbulnya penyakit ginjal kronik. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor apa saja yang berhubungan dengan kejadian penyakit ginjal kronik pada pasien yang menjalani hemodialisis. Desain penelitian dalam penelitian ini deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Instrumen penelitian ini adalah kuesioner, data dianalisis menggunakan uji Chi Square. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode non-probability sampling melalui purposive sampling. Responden berjumlah 80 pasien yang menjalai hemodialisis. Data dalam penelitian ini bersifat kategorik sehingga disajikan dalam bentuk distribusi frekuensi dan persentase. Sebagian besar responden berjenis kelamin laki laki, pada kelompok usia 46-55 tahun, tingkat pendidikan SMA. Hasil uji statistik diperoleh ada hubungan antara umur, riwayat diabetes, riwayat keluarga dengan gagal ginjal kronik, riwayat hipertensi, kebiasaan merokok, dan konsumsi alkohol dengan kejadian gagal ginjal kronik pada pasien hemodialysis (p<0,05). Terdapat banyak faktor risiko yang memungkinkan menjadi penyebab terjadinya gagal ginjal kronik. Hendaknya memahami faktok-faktor tersebut untuk meminimalkan risiko terjadinya gagal ginjal kroni
Efektifitas Terapi Thought Stopping dan Senam Lima Jari Terhadap Tingkat Fatique
Mahasiswa keperawatan alih jenjang dari D3 ke S1 rentan mengalami stress, yang disebabkan tuntutan belajar tinggi. Stres menyebabkan Fatiqu, dimana seseorang tidak memiliki motivasi dan energi. Fatique merupakan gejala umum dari banyak kondisi medis ringan sampai dengan serius, bahkan bisa berujung kematian. Kondisi Fatiqu dapat diminimalisir dengan cara melakukan terapi thought stopping, terapi dengan menghentikan pikiran yang menganggu yang menyebabkan lelah fisik dan psikis. Tujuan penelitian ini untuk membandingkan efektifitas pemberian terapi trought stopping dan terapi senam lima jari terhadap tingkat Fatiqu pada mahasiswa keperawatan Universitas Sahid Surakarta. Penelitian ini merupakan eksperimental dengan two group pretest dan post test, dengan populasi mahasiswa keperawatan berjumlah 48 dengan pembagian 24 kelompok terapi thought stopping dan 24 kelompok terapi senam lima jari. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Data dikumpulkan dengan cara membagi 2 kelompok perlakuan, 1 kelompok perlakukan terapi trought stopping dan 1 kelompok perlakukan senam lima jari. Analisa data wilcoxon dan dilanjutkan menggunakan mann whitney untuk mengetahui efektifitas diantara ke 2 intervensi yang diberikan. Responden dilakukan dua kali pengukuran yaitu pre dan post intervensi. Hasil penelitian didapatkan nilai p-value (aymp. Sig 2-tailed) sebesar 0,000 (< 0,05) sehingga dapat disimpulkan H0 ditolak dan H1 diterima, pernyataan tersebut menunjukkan adanya perbedaan antara terapi thought dan senam lima jari terhadap tingkat fatique mahasiswa alih jenjang. Terapi tought stoping dinyatakan lebih efektif dibandingkan terapi senam lima jar
Gambaran Tingkat Pengetahuan Masyarakat Terhadap Vaksinasi Covid-19 Di Desa Bambu Kabupaten Mamuju
Vaksinasi merupakan salah satu upaya pemerintah yang dilakukan untuk memutus mata rantai penyebaran COVID-19 dan dapat melindungi masyarakat agar tidak terjadi penularan, kesakitan, dan kematian sehingga masyarakat diharapkan dapat tetap produktif secara sosial dan ekonomi. Vaksin merupakan salah satu upaya yang paling efektif dan juga ekonomis untuk mencegah penyakit menular. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui tingkat pengetahuan masyarakat terhadap vaksinasi COVID-19. Metode penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif kuantitatif. Adapun desain penelitian yang digunakan adalah menggunakan metode deskriptif. Penelitian ini dilakukan di Desa Bambu Kabupaten Mamuju selama 4 bulan yaitu bulan Mei sampai Agustus tahun 2023. Adapun populasi pada penelitian ini adalah masyarakat yang tinggal di Desa Bambu dengan jumlah sampel sebanyak 209 responden yang memenuhi kriteria inklusi dengan tehnik pengambilan sampel yaitu random sampling. Pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan kuesioner yang diadaptasi dari kuesioner tingkat pengetahuan berdasarkan pedoman dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia tahun 2020. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan responden tentang Vaksinasi COVID-19 dikategorikan Baik (43.1%). Hal itu dikarekan bahwa masyarakat Desa Bambu aktif melakukan pencarian informasi tentang vaksin COVID-19 melalui berbagai informasi yang ada. Pengetahuan sebagai pondasi perilaku manusia dalam mengatasi Pandemi COVID-19 dan mensukseskan vaksinasi COVID-19. Adapun saran untuk penelitian selanjutnya diharapkan dapat meneliti terkait factor-faktor yang mempengaruhi terkait vaksinasi COVID-1
Efektivitas Pemberian Edukasi Program Diet Dengan Menu Tradisional Terhadap Pengetahuan dan Kepatuhan Pasien DMT2 Pada Suku Mandar
Kurangnya pemberian edukasi program diet dan penggunaan menu tradisional menjadikan gagalnya program diet pada pasien terdiagnosis Diabetus Mellitus Tipe 2 (DMT2), karena pengetahuan dan kepatuhan pasien untuk menerapkan pengendalian dan pola makan masih kurang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektifitas pemberian edukasi program diet dengan menu tradisional khas suku Mandar “jepa†terhadap pengetahuan dan kepatuhan pasien DMT2 Suku Mandar di wilayah kerja puskesmas Malunda. Rancangan penelitian ini adalah quasi eksperimen dengan Rancangan randomized pre-test and post-test control group design. Teknik pengambilan sampel dengan Simple Random Sampling. Variabel terikat dalam penelitian ini adalah pengetahuan dan kepatuhan pasien T2DM Mandar dan variabel bebasnya adalah pemberian edukasi tentang program diet dengan menu tradisional. Populasi dalam penelitian ini adalah pasien terdiagnosis DMT2. Besar sampel adalah 50 responden yang memenuhi kriteria. Penelitian ini menggunakan analisis data statistik uji Wilcoxon. Terdapat perubahan signifikan pada pengetahuan dan kepatuhan dalam memberikan program edukasi diet DMT2. Nilai yang diperoleh untuk pengetahuan sebelum dan sesudah diberikan program edukasi adalah p-value: 0,000 (p-value <0,05), sedangkan untuk kepatuhan diperoleh p-value: 0,000 (p-value <0,05). Perlu adanya edukasi dan dukungan yang tidak rasional kepada pasien DM dalam meningkatkan pengetahuan dan kepatuhan pasien dalam menjalankan program diet dengan menu tradisiona
Pengaruh Hand Massage Minyak Zaitun Terhadap Tingkat Kecemasan Pasien Preoperasi Laparotomy
Laparotomy merupakan pembedahan pada lapisan dinding perut. World Health Organization (WHO) tahun 2017 mendata ada 140 juta pasien diseluruh rumah sakit dunia melakukan tindakan operasi, di Indonesia tahun 2017 mencapai 1,2 juta jiwa. Sebelum operasi laparotomi biasanya pasien mengalami kecemasan. Salah satu upaya mengatasi kecemasan pada pasien pre operasi laparotomi non farmakologi dapat dilakukan intervensi hand massage menggunakan minyak zaitun. Penelitian bertujuan untuk melihat apakah ada pengaruh hand massage dengan minyak zaitun terhadap tingkatan kecemasan pada pasien preoperasi laparotomi. Desain penelitian pre eksperimen dengan rancangan one grup pre test dan post test pada 30 orang responden. Penilaian kecemasan menggunakan kuesioner (SAS/SRAS). Uji statistika hasil penelitian menggunakan uji Wilcoxson Signed Ranks Test didapatkan penurunan tingkat kecemasan sebesar 5,46 dengan nilai p-value = 0,000 É‘ (<0,05), maka disimpulkan ada pengaruh hand massage dengan minyak zaitun terhadap tingkat kecemasan pada pasien pre operasi laparotomy. Peneliti menyarankan perawat dalam mengatasi cemas pasien pre operasi laparotomi dapat menggunakan Pemijatan pada tangan atau hand massage dengan minyak zaitun sebagai terapi non farmakolog
Komplikasi Pada Kehamilan, Persalinan, Nifas dan Bayi Baru Lahir: Literature Review
Kehamilan risiko tinggi adalah keadaan yang dapat mempengaruhi kondisi ibu maupun janin saat kehamilan apabila dilakukan tatalaksana sama seperti kehamilan normal. Risiko tinggi atau komplikasi kebidanan pada kehamilan merupakan keadaan penyimpangan dari normal, yang secara langsung menyebabkan kesakitan dan kematian ibu maupun bayi. Tujuan penelitian untuk mengetahui faktor resiko tinggi pada kehamilan, persalinan, nifas, dan BBL. Metode yang dipergunakan pada studi ini ialah menganalisis faktor risiko dengan mempergunakan kajian atau tinjauan literatur dengan mencari jurnal ataupun artikel yang relavansi pada resiko tinggi pada kehamilan, persalinan, nifas, dan BBL. Sumber tinjauannya mempergunakan media elektronik dari berbagai pangkalan data diantaranya Google Scholar serta Sience Direct yang dipublikasikannya dalam jangka waktu tahun 2018-2022. Hasil dari mentelaah beberapa jurnal didapatlan hasil review beberapa faktor resiko tinggi pada kehamilan, persalinan, nifas, dan BBL. Kesimpulannya, hamil resiko tinggi dapat dipengaruhi oleh usia, paritas, riwayat abortus, usia kehamilan < 2 tahun, dan tinggi badan < 145 cm. selain itu faktor resiko tinggi lainnya juga dipengaruhi oleh pendidikan dan pekerjaan. Oleh karena itu perlu dilakukan peningkatan penilaian risiko tinggi dengan melakukan deteksi dini komplikasi dan juga memanfaatkan teknologi yang ada dalam mendukung kesejahteraan ibu dan bayi selama kehamilan, persalinan, nifas dan bayi baru lahi
Mengontrol Kecemasan dengan Dukungan Spiritual
Pembedahan merupakan ancaman potensial atau aktual terhadap integritas seseorang yang dapat menimbulkan reaksi stres fisiologis dan psikologis, dan merupakan pengalaman yang sulit bagi hampir semua pasien. Kecemasan merupakan keluhan yang umum dialami oleh individu yang akan menghadapi operasi. Respon emosional yang dialami akibat rasa takut disebabkan oleh paparan fisik atau psikologis terhadap situasi yang mengancam seperti pembedahan. Penelitian yang dilakukan bertujuan untuk mengetahui pengaruh Dukungan Spiritual terhadap tingkat kecemasan pasien saat menghadapi operasi dan mendeskripsikan respon kecemasan pasien pra operasi sebelum dan sesudah diberikan terapi Dukungan Spiritual. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif, desain dalam penelitian ini adalah analitik dengan pendekatan pre-eksperimental dengan pendekatan one group pre-post test design. Sampel dalam penelitian berjumlah 32 responden yang mengalami kecemasan saat menghadapi operasi. Variabel penelitiannya adalah kecemasan pre operasi sebelum dan sesudah diberikan dukungan spiritual. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik purposive sampling dengan menggunakan kuesioner Zung Self-Rating Anxiety Scale (ZS-RAS) dan dianalisis secara statistik dengan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil rata-rata yang diperoleh adalah tingkat kecemasan sebelum diberikan terapi Dukungan Spiritual sebesar 46,03 dengan standar deviasi sebesar 4,381, sedangkan nilai rata-rata pengukuran kecemasan setelah diberikan terapi Dukungan Spiritual sebesar 40,78 dengan standar deviasi sebesar 3,850. Hasil uji statistik Wilcoxon Signed Rank diperoleh nilai p value sebesar 0,000. Pembedahan adalah situasi yang mengancam secara fisik dan psikologis. Respon yang umum dialami adalah kecemasan. Terapi yang efektif dapat dilakukan yaitu dukungan spiritual. Seseorang akan merasa tenang dengan berserah diri kepada sang pencipta
Efektivitas Kombinasi Relaksasi Autogenik Dan Relaksasi Benson Terhadap Nyeri Insersi Vaskuler Pada Pasien Yang Menjalani Hemodialisis
Nyeri insersi vaskuler adalah masalah yang nyata bagi pasien hemodialisis. Salah satu intervensi yang dapat diterapkan perawat untuk mengatasi masalah nyeri insersi vaskuler adalah relaksasi. Relaksasi yang dilakukan adalah relaksasi Autogenic dan relaksasi Benson. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas kombinasi relaksasi autogenik dan Relaksasi Benson terhadap nyeri insersi vaskuler. Metode dalam penelitian ini menggunakan quasi eksperiment pre post test design with control Group. Penelitian menggunakan dua kelompok yaitu kelompok intervensi dengan melakukan relaksasi autogenik relaksasi Benson dan kelompok lainnya sebagai kelompok control. Sampel pada penelitian ini berjumlah 36 responden dengan 18 kelompok intervensi dan 18 kelompok control. Pengambilan sampel dengan cara pusrposive sampling. Analisa bivariat menggunakan uji independent t test. Hasil penelitian menunjukkan ada perbedaan hasil antara kelompok intervensi dengan kelompok control. Kombinasi Relaksasi Autogenik dan Relaksasi Benson efektif terhadap terdapat penurunan nyeri insersi vascular pasien yang menjalani Hemodialisis dengan p value < 0,00
Hubungan Pengetahuan Dan Stres Dengan Kejadian Premenstrual Syndrome Pada Mahasiswi Tingkat Akhir
Menurut World Health Organization (WHO), hampir 75% wanita usia subur di seluruh dunia mengalami premenstruasi syndrome (PMS). Hasil prasurvei yang dilakukan pada mahasiswa semester akhir Universitas Aisyah Pringsewu menunjukkan bahwa 9 dari 10 siswa mengalami premenstrual syndrome. Keluhan mereka meliputi rasa tegang pada payudara, nyeri perut, sakit pinggang, dan rasa sensitif. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan stres dengan kejadian premenstrual syndrome pada mahasiswi tingkat akhir reguler di fakultas kesehatan Universitas Aisyah Pringsewu. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitafif, dengan rancangan cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini sejumlah 136 mahasiswi Tingkat Akhir Reguler Fakultas Kesehatan Universitas Aisyah Pringsewu. Pengambilan sampel menggunakan total sampling dan uji analisis gamma. Hasil penelitian ini diperoleh melalui uji gamma dengan nilai p=0,059, yang menunjukkan bahwa tidak ada hubungan antara pengetahuan dengan premenstrual syndrome. Hasil analisis data menunjukkan nilai p=0,024 (<0,05), yang menunjukkan bahwa ada hubungan antara stres dengan premenstrual syndrome pada mahasiswi tingkat akhir reguler di Fakultas Kesehatan Universitas Aisyah Pringsewu. Diharapkan mahasiswa dapat mengelola dan mengontrol kondisi stress, baik akademik atau non akademik dengan baik agar dapat meminimalisir risiko terjadinya premenstrual syndrom