Jurnal Wacana Kesehatan (Nursing Academy Dharma Wacana.)
Not a member yet
    142 research outputs found

    HUBUNGAN LAMA BEKERJA PERAWAT DENGAN TEKANAN IRIGASI LUKA SAAT PERAWATAN LUKA DI BANGSAL BEDAH

    Full text link
    Perawatan luka merupakan tindakan mandiri perawat yang mencakup rangkaian tindakan – tindakan yang simultan. Dimulai dari membuka balutan, membersihkan, dan menutup luka. Tindakan membersihkan luka bisa dilakukan dengan menggunakan tehnik irigasi. Tehnik ini sangat tergantung dari konsistensi tekanan irigasi yang dilakukan. Salah satu hal yang dapat mempengaruhi konsistensi tekanan irigasi adalah lama bekerja perawat di bangsal bedah. Penelitian ini ingin melihat sejauh mana hubungan antara lama bekerja dengan tekanan irigasi luka. Desain cross sectional digunakan dalam penelitian ini, stratified random sampling dengan jumlah sampel 92 responden. Rank spearman test digunakan sebagai uji analisis dengan hasil p value < 0,05, r = -0,21  ada hubungan antara lama bekerja dengan tekanan irigasi luka. Diharapkan penelitian lainnya mengenai hubungan lingkar lengan perawat  dengan tekanan irigasi luka.Kata kunci : Lama bekerja;  irigasi luka;  perawatan lukaÂ

    RUMAH SEHAT DENGAN KEKAMBUHAN PADA PENDERITA ASMA

    Full text link
    Salah satu penyakit yang menjadi masalah kesehatan secara global didunia adalah asma. Di Provinsi Lampung tahun 2011 angka prevalensi penyakit asma 85% dengan kesembuhan/Cure Rate 59,64%. Kabupaten Lampung Utara merupakan salah satu kabupaten yang ada di Provinsi Lampung dengan jumlah penduduk 616.194 jiwa. Salah satu faktor yang dapat mempengaruhi terjadinya kekambuhan asma adalah kondisi rumah yang tidak sehat. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan rumah sehat dengan kekambuhan pada penderita Asma di Wilayah Kerja Puskesmas Cempaka Kecamatan Sungkai Jaya Kabupaten Lampung Utara Tahun 2012. Jenis penelitian yang digunakan analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini penderita asma sebesar 110 orang, sampel didapat 53 orang, pengambilan sampel menggunakan random sampling metode lottre. Analisis penelitian menggunakan chi square.  Hasil uji statistik univariat didapat responden dengan kategori rumah sehat tidak memenuhi syarat sebesar 32 orang (60,4%), responden dengan kategori mengalami kekambuhan asma sebanyak 35 orang (66,0%). Hasil uji statistik chi square diperoleh ada hubungan yang bermakna antara rumah sehat dengan kekambuhan pada penderita Asma (p value < dari ά, 0,046 < 0,05). Diharapkan bagi petugas kesehatan di Puskesmas Cempaka untuk trus mensosialisasikan kriteria rumah sehat yang memenuhi syarat dan memodifikasi rumah yang telah ada secara terperinci dan jelas untuk menghindari terjadinya kekambuhan pada penderita asma. Kata kunci: Rumah sehat, Kekambuhan Asma.Â

    EKSPLORASI EVALUASI METODE PROBLEM BASED LEARNING MELALUI PENDEKATAN SEVEN JUMP METHOD PADA MAHASISWA KEPERAWATAN

    Full text link
    Metode pembelajaran Student Centered Learning  merupakan metode yang berfokus pada mahasiswa. Salah satunya dengan pendekatan metode problem based learning (PBL) melalui metode seven jump. Metode PBL telah diterapkan di beberapa institusi pendidikan kesehatan dan non kesehatan. Metode PBL lebih efektif apabila diterapkan dipendidikan keperawatan karena dapat meningkatkan penilaian kognitif dan skill keperawatan sesuai dengan kasus yang diperoleh. Namun, metode PBL juga memiliki kekurangan yaitu membuat jenuh peserta didik dan peran tutor yang kurang intensif. Tujuan penelitian ini untuk mengeksplorasi evaluasi metode PBL melalui pendekatan seven jump method pada mahasiswa keperawatan. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologis. Metode pengambilan data dilakukan pada 5 informan dari mahasiswa Fakultas Ilmu Keperawatan Unissula dengan dilakukan wawancara semiterstruktur dengn waktu 20-30 menit. Hasil penelitian didapatkan dua tema penelitian diantaranya yaitu, pelaksanaan metode PBL dan Eksplorasi Evaluasi Mahasiswa terhadap Sistem Pelaksanaan PBL. Kesimpulan penelitian bahwa metode PBL mellui pendektan seven jump memberikan dampak positif bagi mahasiswa, dengan metode ini  mahasiswa menjadi lebih mandiri dalam mencari solusi permasalahan sesuai kasus keperawatan ynag diberikan. Peran tutor secara intensif diperlukan agar diskusi dengan metode PBL membuat mahasiswa menjadi lebih aktif sert perlunya refreshing palatihan tutor agar dalam berdiskusi tutor memberikan maasukan sesuai dengan referensi yang bereputasi. Kata kunci: Student centered learning, Problem based learning, seven jumpÂ

    PENGARUH SENAM DIABETES MELLITUS TERHADAP PENURUNAN KADAR GLUKOSA DARAH PADA WANITA PENDERITA DIABETES MELLITUS TIPE II DI PERSADIA RSUD PRINGSEWU TAHUN 2016

    Full text link
    Pada penderita diabetes mellitus responden terbanyak adalah wanita karena dipicu oleh adanya persentase timbunan lemak pada wanita lebih besar dibandingkan dengan laki-laki yang dapat menurunkan sensitifitas terhadap kerja insulin pada otot dan hati. Oleh karena itu perlu adanya penatalaksanaan untuk penyakit diabetes mellitus salah satunya dengan senam diabetes mellitus untuk menurunkan kadar glukosa darah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui adakah pengaruh senam diabetes mellitus terhadap penurunan kadar glukosa darah pada wanita penderita diabetes mellitus tipe 2 di PERSADIA RSUD Pringsewu Tahun 2016. Desain penelitian Quasy Eksperiment dengan model Pre test and Post test Non-equivalent Group kontrol pada 44 responden, 22 pada kelompok intervensi dan 22 pada kelompok kontrol yang memenuhi kriteria inklusi diperoleh secara purposive sampling. Hasil analisis menggunakan uji paired-t test terdapat pengaruh yang bermakna glukosa darah pada wanita penderita diabetes mellitus sesudah diberikan senam diabetes pada kelompok intervensi dengan nilai P-value 0,000 dimana P-value < 0,05. Hal ini menunjukan bahwa senam diabetes mellitus dapat menurunkan kadar glukosa darah pada wanita penderita diabetes mellitus tipe 2. Diharapkan bagi layanan kesehatan untuk menjadikan kegiatan senam diabetes mellitus sebagai intervensi menurunkan kadar glukosa darah agar tidak terjadi komplikasi.Â

    Faktor Determinan Yang Berhubungan Dengan Kejadian Stunting Pada Balita Di Kabupaten Pesawaran Lampung

    Full text link
    Status gizi Bayi Dibawah Lima Tahun (Balita) berpengaruh dengan kecerdasan anak. Menurut data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) tahun 2013 didapatkan balita pendek sebesar 37,2%. Prevalensi balita pendek di Provinsi Lampung yaitu 42,6% dengan kondisi Kabupaten Pesawaran mencapai 50,81%. Tujuan jangka panjang dari hasil penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor determinan yang berhubungan dengan kejadian balita pendek.Desain penelitian ini adalah observasional analitik dengan pendekatan crossectional.  Subjek dalam penelitian ini adalah pasangan ibu dan balita usai 2-5 tahun.Jumlah sampel pada penlitian ini adalah 385 pasangan ibu dan balita dari 12 Wilayah kerja Puskesmas di Pesawaran.Kriteria inklusi pada penelitian ini adalah: ibu dan balita di Wilayah Kerja Kabupaten Pesawaran, bersedia Mengikuti Penelitian. Kriteria eksklusi pada penelitian ini adalah balita yang  memiliki cacat bawaan. Penelitian ini menggunakan uji chi square dan uji regresi logistik ganda. Hasil penelitian 46% berada pada kondisi stunting (pendek). Faktor Penghasilan, pola asuh dan pemberian makan berhubungan dengan kejadian balita stunting (Ï<0,05). Penelitian ini menunjukkan faktor yang berhubungan  empat faktor yang secara bersama-sama mempengaruhi stunting (pendek) di Kabupaten Pesawaran yaitu penghasilan, hygiene dan sanitasi, pola asuh dan pemberian makan. Faktor yang paling dominan adalah pola pemberian makan (POR=18,074). Risiko orang tua yang tidak melakukan pemberian makan dengan baik berisiko 18,0 kali pada balitanya menderita stunting bila dibandingkan dengan balita yang orang tuanya memiliki pola pemberian makan baik. Faktor pendapatan, pola asuh dan pemberian makan terhadap kejadian stunting di Kabupaten Pesawara

    PENGARUH PAKET EDUKASI TANDA BAHAYA KEHAMILAN MELALUI MEDIA BOOKLET, AUDIOVISUAL DAN KOMBINASI TERHADAP PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU HAMIL

    Full text link
    Tanda bahaya kehamilan dapat terjadi secara mendadak, dan biasanya tidak dapat diperkirakan sebelumnya. Oleh karena itu dibutuhkan adanya edukasi untuk meningkatkan pengetahuan pada ibu hamil. Tujuan : tujuan penelitian ini adalah mengetahui Pengaruh paket edukasi tanda bahaya kehamilan melalui media booklet, audiovisual dan kombinasi booklet audiovisual terhadap pengetahuan dan sikap ibu hamil. Metode : penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian quasi experimental dengan rancangan one group pretest-posttest. Sampel yang digunakan sebanyak 10 orang untuk tiap kelompok perlakuan, teknik purposive sampling. Alat ukur yang digunakan berupa kuesioner yang telah melalui uji validitas dan reabilitas. Analisis data menggunakan uji paired sample t test dan one way anova. Hasil analisis menunjukan bahwa terdapat pengaruh paket edukasi tanda bahaya kehamilan melalui media booklet, audiovisual & kombinasi terhadap pengetahuan dan sikap (p<a0,05). Media kombinasi (booklet & audiovisual) paling berpengaruh terhadap peningkatan pengetahuan,dan sikap ibu hamil tentang tanda bahaya kehamilan. Kesimpulan : media kombinasi (booklet dan audiovisual) lebih efektif dibandingkan menggunakan media secara terpisah. Oleh karena itu penggunaan media kombinasi dapat diterapkan pada pelayanan kesehatan untuk meningkatkan pengetahuan dan sikap ibu hamil.Kata Kunci : Paket edukasi, pengetahuan dan sika

    Role of Carbohydrate and Dietary Fiber for Soccer Players

    No full text
    Soccer is the most well known and a phenomenal sport in the world, with around 270 million players registered to this game. Soccer has already attracted attention either sport scientist and government from many countries to promote the benefit of active physical activity and also maintained people’s health, including the minorities and poorest.. Furthermore, this sport can be used to support the health public program in order to prevent chronic diseases due to cause lack of physical activity.Quality food choices and adequate nutrition nutrient are important for supporting training program and enhancing the physical performance of professional athletes. Macronutrients provide the metabolic substrates necessary for producing the chemical energy required for skeletal muscle contraction and cardiovascular physiology, while the micronutrients help the metabolic reactions involved in energy production and gas transport in the circulation. Soccer is a sport requiring for both aerobic dominant and also anaerobic energy. It needs the players to exercise repetitively at high intensities using large muscle groups for periods of several seconds to several minutes for the full match (90 min) plus added time. Metabolically, athletes depend to a certain extent on their endogenous glycogen stores in the liver and skeletal muscles. Besides from genetic factor, talent and the effort of training, it has been acknowledged that no single factor plays a bigger role in maximaxing physical performance than dietary plan.This Review article was made to show the important role of carbohydrate and dietary fiber in the aspect of soccer game, resumed from scientific articles especially from Europe/USA where soccer was more advanced there. The writer hoped that this article written and published at Indonesia can be used to developed sport science and sport medicine for his beloved country

    MODEL PREDIKSI FAKTOR KEJADIAN HIPERLIPIDEMIA PESERTA ASKES DI KECAMATAN METRO TIMUR KOTA METRO

    Full text link
    Fenomena pada abad ke-20, penyakit serangan jantung dan pembuluh darah telah menggantikan peran penyakittuberculosis di Indonesia. Penyakit serangan jantung adalah suatu penyakit yang menyebabkan kematian.Hiperlipidemia adalah sebuah masalah kesehatan masyarakat karena berhubungan terhadap tingginya presentasesebuah penyakit dengan kematian koroner dan mengurangi produktivitas. Faktor-faktor penyebab hiperlipidemiaadalah umur, jenis kelamin, latar belakang pendidikan, indeks masa tubuh, aktivitas olahraga, penyakit keturunan,dan pola makan. Objek penelitian ini adalah untuk mengetahui factor-faktor hiperlipidemia yang terjadi pada parapeserta Askes di Kecamatan Metro Timur. Metode dari penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan menggunakanrancangan cross sectional, dengan sampel sebanyak 137 responden. Tidak ada hubungan antara umur denganhiperlipidemia (p:0,509), tidak ada hubungan antara jenis kelamin dengan hiperlipidemia (p:0,973), tidak adahubungan antara latar belakang dengan hiperlipidemia (p:0,299), Terdapat hubungan antara aktivitas olahragahiperlipidemia (p:0,048), terdapat hubungan antara latar belakang penyakit keturunan dengan hiperlipidemia(p:0,000), terdapat hubungan antara indeks masa tubuh dengan hiperlipidemia (p:0,011), terdapat hubungan antarapola makan/kebiasaan makan dengan hiperlipidemia (p:0,002). Seseorang yang memiliki resiko hiperlipidemia,mereka harus melakukan pemeriksaan kesehatan darahnya secara berkala, agar kolesterol dalam darah dapat dikonrol.Â

    LATIHAN ASERTIF TERHADAP PERKEMBANGAN IDENTITAS DIRI REMAJA

    Full text link
    Usia remaja sangat labil dalam proses pencarian identitas diri. Hambatan dalam pencapaian identitas diri dapat menimbulkanperilaku menyimpang. Remaja dengan kesulitan bersikap asertif diberikan terapi Latihan Asertif. Tujuan penulisan yaitumenggambarkan hasil pelaksanaan Latihan Asertif terhadap peningkatan perkembangan remaja. Jenis penelitian ini kuantitatifdengan desain penelitian quasi eksperimen dengan pendekatan pre post test without control group. Sampel penelitian terdiri dari16 remaja dengan metode pengambilan sampel yaitu purposive sampling. Evaluasi menunjukkan terjadi peningkatan aspek dantugas perkembangan remaja, terutama pada aspek aspek emosi dan psikososial meningkat secara bermakna setelah mendapatLatihan asertif. Latihan asertif direkomendasikan sebagai terapi spesialis keperawatan jiwa dan disosialisasikan pada tatananpelayanan kesehatan jiwa komunitas

    KAYU BAKAR DALAM INDUSTRY PEMBAKARAN GENTENG DIDUGA SEBAGAI PENYEBAB INFEKSI SALURAN PERNAFASAN AKUT (ISPA

    Full text link
    Asap yang dihasilkan dari pembakaran kayu itu ternyata berbahaya bagi kesehatan seperti layaknya polutan dari pembakaran mineral dan mesin kendaraan bermotor. Polutan dari  kayu bakar dalam industry pembakaran genteng dapat menjadi salah satu penyebab infeksi saluran pernafasan akut (ISPA). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan penggunaan kayu bakar dalam industry pembekaran genteng dengan kejadian ISPA pada daerah home industri  Desa Pandansari Selatan Kecamatan Sukoharjo Kabupaten Pringsewu Tahun 2017. Jenis penelitian adalah analitik komparatif dengan desain crosectional. Populasi dalam penelitian ini semua warga desa Pandansari Selatan kecamatan sukoharjo dengan jumlah sampel 80 responden. Teknik sampling yang digunakan consecutive sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner dan wawancara. Analisis data dilakukan secara bivariat dengan menggunaka uji chi square. Hasil penelitian menunjukkan tidak ada hubungan antara penggunaan kayu bakar dalam industry pembakaran genteng dengan kejadian ispa dengan p value >  0,05, nilai OR 2,206. Hal tersebut menunjukkan bahwa kayu bakar yang menghasilkan asap sangat berbahaya dan berperan besar dalam menyebabkan penyakit infeksi saluran pernafasan akut.Â

    132

    full texts

    142

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Wacana Kesehatan (Nursing Academy Dharma Wacana.)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇