Universitas Maritim Raja Ali Haji Pusat Jurnal Ilmiah
Not a member yet
    76813 research outputs found

    FORMULASI MINUMAN KOPI RUMPUT LAUT (Eucheuma cottonii) DAN BIJI PALA (Myristica fragrans Houtt) DENGAN VARIASI WAKTU PENYANGRAIAN YANG BERBEDA

    Get PDF
    Kopi adalah salah satu komoditas yang paling banyak diperdagangkan di seluruh dunia. Pemanfaatan kopi menggunakan berbagai jenis pengganti biji kopi telah banyak dilakukan. Namun pemanfaatan rumput laut dan biji pala yang diolah langsung menjadi bentuk bubuk kopi belum dikembangkan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan formulasi kopi rumput laut dan biji pala menggunakan waktu penyangraian yang berbeda. Hasil analisis proksimat menunjukkan perlakuan terbaik pada kopi rumput laut dan biji pala dengan waktu sangrai 10 menit dimana diperoleh kadar air 3,74%, kadar abu 3,08%, kadar lemak 7,83%, kadar protein 7,90%, dan kadar karbohidrat (by difference) 77,80%. Analisis uji sensori menggunakan uji hedonik meliputi atribut flavor, acidity, aftertaste, dan kekentalan menunjukkan formulasi terbaik yakni pada kode sampel 352 dengan formulasi 50% bubuk kopi, 10% bubuk rumput laut, dan 25% bubuk biji pala yang telah disangrai selama 10 menit dengan jumlah total penilaian atribut organoleptik yakni 28,325.Kopi adalah salah satu komoditas yang paling banyak diperdagangkan di seluruh dunia. Pemanfaatan kopi menggunakan berbagai jenis pengganti biji kopi telah banyak dilakukan. Namun pemanfaatan rumput laut dan biji pala yang diolah langsung menjadi bentuk bubuk kopi belum dikembangkan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan formulasi kopi rumput laut dan biji pala menggunakan waktu penyangraian yang berbeda. Hasil analisis proksimat menunjukkan perlakuan terbaik pada kopi rumput laut dan biji pala dengan waktu sangrai 10 menit dimana diperoleh kadar air 3,74%, kadar abu 3,08%, kadar lemak 7,83%, kadar protein 7,90%, dan kadar karbohidrat (by difference) 77,80%. Analisis uji sensori menggunakan uji hedonik meliputi atribut flavor, acidity, aftertaste, dan kekentalan menunjukkan formulasi terbaik yakni pada kode sampel 352 dengan formulasi 50% bubuk kopi, 10% bubuk rumput laut, dan 25% bubuk biji pala yang telah disangrai selama 10 menit dengan jumlah total penilaian atribut organoleptik yakni 28,325

    User’s Continuance Intentions of Digital Payment Based on Expectation-Confirmation Method and Trust

    Get PDF
    Since the Covid-19 pandemic entered Indonesia in 2020, people have started to switch from cash/traditional payments to digital payments with aim to reduce direct physical contact. Digital payment that currently booming is Qris payment method, which offer convenience and speed in transactions. This study aims to look at user continuance intention on using digital payments using the Expectation-Confirmation Model (ECM) approach. In this volatility, uncertainty, complexity, and ambiguity (VUCA) era, this study adapt the concept of trust in technology adoption. Based on the literature study that has been collected, researchers obtain several variables that can influence user intentions to continue using digital payments, including: confirmation, perceived usefulness, satisfaction, information quality, perceived privacy protection and security, trust, and continuance intention

    PANTUN: TRANSMISI SIMBOLIK MASYARAKAT MELAYU DI PULAU SUMATERA

    No full text
    Bahasa IndonesiaPantun merupakan suatu pola transmisi secara lisan yang berkembang di masyarakat Sumatera dan secara pasti sebagai media yang digunakan dalam perdagangan rempah-rempah di wilayah ini dalam kurun waktu tertentu. Sehingga banyak catatan-catatan pengkaji asing yang pernah berada di Pulau Sumatera sekitar abad 17 dan 18 berbicara serta mencatat tentang tradisi lisan ini. Tujuan penelitian ini adalah ingin mendeskripsikan suatu pola transmisi simbolik masyarakat di Pulau Sumatera dengan tradisi lisan yaitu dengan pantun. Adapun metode penelitian yang dilakukan adalah dengan metode tinjauan kepustakaan (library research), dengan menganalisis pantun-pantun yang bersumber dari catatan tertulis dan dokumen yang berhubungan dengan Pulau Sumatera serta jalur rempah. Hasil penelitian ini menjelaskan pola komunikasi masyarakat Pulau Sumatera dalam pendekatan komunikasi simbolik yang dilakukan dalam suatu tradisi lisan yaitu pantun. Dengan memahami simbol-simbol yang digunakan di dalam konten komunikasi akan tampak pola transmisi pesan yang disampaikan antara satu masyarakat kepada masyarakat lainnya, dan juga dapat diketahui bagaimana pola komunikasi yang terjadi pada jalur rempah khususnya di Pulau Sumatera

    Persepsi Masyarakat Terhadap Perempuan Bercadar di Desa Teluk Batang Kecamatan Teluk Batang Kabupaten Kayong Utara, Kalimantan Barat

    No full text
    Tulisan ini mengangkat judul mengenai persepsi masyarakat terhadap perempuan bercadar di Desa Teluk Batang Kecamatan Teluk Batang Kabupaten Kayong Utara. Persepsi masyarakat terhadap wanita bercadar cukup menarik untuk dibahas mengingat adanya persepsi kurang baik yang ditemukan. Metode dalam Penulisan ini merupakan Penulisan deskriptif kualitatif, teknik pengumpulan data yang dilakukan berupa observasi, wawancara dan dokumentasi. Teori yang digunakan untuk menganalisis pada Penulisan ini adalah teori Konstruksi Sosial oleh Thomas Luckman dan Peter Ludwig Berger. Hasil dari Penulisan ini menunjukan bahwa persepsi masyarakat Desa Teluk Batang terhadap perempuan yang menggunakan cadar beragam sesuai dengan pengetahuan, pengalaman dan pendidikan masing-masing. Hasil yang ditemukan ada sebagian masyarakat persepsinya negatif yang mengatakan bahwa mereka risih ketika bertemu dengan perempuan yang menggunakan cadar dan mereka juga mengatakan bahwa perempuan yang menggunakan cadar sedikit tertutup kurang berinteraksi dengan lingkungan sekitar dan sebagain lain persepsinya positif mengatakan bahwa orang yang memakai cadar itu perilakunya baik, bahasanya lembut dan sopan.terhadap perempuan bercadar di Desa Teluk Batang Kecamatan Teluk Batang Kabupaten Kayong Utara. Persepsi masyarakat terhadap wanita bercadar cukup menarik untuk dibahas mengingat adanya persepsi kurang baik yang ditemukan. Metode dalam Penulisan ini merupakan Penulisan deskriptif kualitatif, teknik pengumpulan data yang dilakukan berupa observasi, wawancara dan dokumentasi. Teori yang digunakan untuk menganalisis pada Penulisan ini adalah teori Konstruksi Sosial oleh Thomas Luckman dan Peter Ludwig Berger. Hasil dari Penulisan ini menunjukan bahwa persepsi masyarakat Desa Teluk Batang terhadap perempuan yang menggunakan cadar beragam sesuai dengan pengetahuan, pengalaman dan pendidikan masing-masing. Hasil yang ditemukan ada sebagian masyarakat persepsinya negatif yang mengatakan bahwa mereka risih ketika bertemu dengan perempuan yang menggunakan cadar dan mereka juga mengatakan bahwa perempuan yang menggunakan cadar sedikit tertutup kurang berinteraksi dengan lingkungan sekitar dan sebagain lain persepsinya positif mengatakan bahwa orang yang memakai cadar itu perilakunya baik,bahasanya lembut dan sopan

    MODAL SOSIAL PERAWAT PEREMPUAN MENGHADAPI PANDEMI COVID-19 DI RSUD DR. AGOESDJAM KETAPANG

    Get PDF
    The coronavirus disease (COVID-19) situation in West Kalimantan ison a worrying threshold. Nurses, doctors and other health workers atthe forefront are among the affected components in this pandemicsituation. The purpose of this research is to map social models thatare strengthening for nurses. In addition to the body\u27s immunity,social and family strengthening is able to be important as a capital orpsychic power. The method in this study is descriptive analysis, withdata collection through online interviews. Analysis of research datais carried out in conjunction with data collection, so the triangulationof data used is the triangulation of data sources. The study found thatfemale nurses were in hospitals. Dr. Agoesdjam had a strategy incarrying out tasks during pandemics. They strengthen each other.Here created a sense of mutual belonging between health workerswho are the vanguard of Covid-19 at dr. Agoesdjam KetapangHospital, with the creation of social capital that is intertwined suchas trust between colleagues, share values or share the feeling andexistence of social networking bondsSituasi Coronavirus disease (COVID-19) di Kalimantan Barat beradadalam ambang yang mengkhawatirkan. Perawat, dokter dan tenagakesehatan lainnya sebagai garda terdepan menjadi salah satukomponen terdampak dalam situasi pandemi ini. Tujuan riset inimemetakan model sosial yang mejadi penguatan bagi perawat. Selainimun tubuh, penguatan sosial dan keluarga mampu menjadi pentingsebagai modal atau kekuatan psikis. Metode dalam penelitian iniadalah deskriptif analisis, dengan pengumpulan data melaluiwawancara daring. Analisis data penelitian dilakukan bersamaandengan pengumpulan data, sehingga triangulasi data yang digunakanadalah triangulasi sumber data. Temuan penelitian ini bahwa perawatperempuan di RS. dr Agoesdjam memiliki strategi dalammenjalankan tugas selama pandemi. Mereka saling menguatkan satusama lainnya. Disini tercipta rasa saling memiliki antar tenagakesehatan yang menjadi garda terdepan Covid-19 di RSUD dr.Agoesdjam Ketapang, dengan terciptanya modal sosial yang terjalinseperti rasa percaya antar kolega, share values atau saling berbagirasa dan adanya ikatan jaringan sosial

    Harmonisasi Hukum Ketenagakerjaan di Kawasan Asean dalam Mendukung Penerapan Asean Mutual Recognition Arrangement (Studi Kasus: Indonesia, Singapore dan Vietnam)

    Get PDF
    This study aims to analyze and describe the harmonization of labour law in the ASEAN region, especially Indonesia, Singapore and Vietnam in support of the ASEAN Mutual Recognition Arrangement. This research was conducted by using a normative juridical research method, with a statute approach. The study found that in welcoming the ASEAN Economic Community 2025 as a follow-up to the 2015 ASEAN Economic Community which has ended, the ASEAN member states have agreed to create a regional free market that aims to improve the living standards of the ASEAN community which has implications for the moral awareness of ASEAN member states that must unite in their territory in a free market. The reality of the implementation of the ASEAN Economic Community 2025, specifically regarding the free market for professional services in the region, the ASEAN member states have not moved seriously to implement it, each of the ASEAN member states is still using its country\u27s positive regulations/laws which may lead to a free labour market process in the territory of their respective countries. The harmonization of regulations relating to foreign workers in each positive law of the ASEAN member states is very urgent and necessary, both formal and immaterial form in supporting ASEAN Mutual Recognition Arrangements. So that the vision and purpose of the establishment of the 2015 ASEAN Economic Community which is then followed by the 2025 ASEAN Economic Community are to create a free market and improve the competitiveness of human resources and the quality of human resources so that the creation of an integrated economic area can be achieved.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan memaparkan diperlukannya harmonisasi hukum ketenagakerjaan di kawasan ASEAN dalam mendukung ASEAN Mutual Recognition Arrangement. Penelitian ini dilakukan dengan metode penelitian yuridis-normatif, dengan pendekatan perundang-undangan (statute approach). Dalam menyongsong Masyarakat Ekonomi ASEAN 2025 sebagai tindak lanjut dari masyarakat ekonomi ASEAN 2015 yang telah usai, masyarakat negara anggota ASEAN telah menyepakati untuk menciptakan pasar bebas kawasan yang bertujuan untuk meningkatkan standar hidup masyarakat ASEAN yang berimplikasi terhadap kesadaran moral negara anggota ASEAN yang harus bersatu dalam wilayah teritori dalam sebuah pasar bebas. Realitas pelaksanaan masyarakat ekonomi ASEAN 2025, secara khusus mengenai pasar bebas jasa professional dikawasan negara anggota ASEAN belum bergerak secara sungguh-sungguh untuk melaksanakannya, masing-masing negara anggota ASEAN masih tetap menggunakan regulasi/hukum positif negaranya yang berpotensi menghambat proses pasar bebas ketenagakerjaan di wilayah negaranya masing-masing. Pengharmonisasian regulasi yang berkaitan tentang tenaga kerja asing ditiap-tiap hukum positif negara anggota ASEAN ini sangat mendesak dan mutlak diperlukan, baik yang bersifat formil maupun bentuk materil dalam mendukung ASEAN Mutual Recognition Arrangement. Sehingga visi dan tujuan dibentuknya masyarakat ekonomi ASEAN 2015 yang kemudian dilanjutkan dengan masyarakat ekonomi ASEAN 2025 untuk menciptakan pasar bebas dan meningkatkan daya saing SDM serta mutu kualitas SDM sehingga terciptanya kawasan ekonomi yang terintegritas bisa tercapai

    MEKANISME TOKSISITAS LOGAM KADMIUM TERHADAP FITOPLANKTON : REVIEW

    Get PDF
    Cadmium is a non-essential metal that has a toxic effect on organisms in the aquatic environment, including diatoms, which are organisms that have an important role in the aquatic environment. One aspect of the toxic effect of cadmium is the growth inhibition of phytoplankton. Phytoplankton are unicellular organisms that have an important role in aquatic ecosystems as primary producers. Exposure of the heavy metal cadmium to phytoplankton can have an impact on the balance of the food chain in aquatic ecosystems. This literature study will discuss the impact of exposure to heavy metal cadmium on phytoplankton and the mechanism of its toxicity. Exposure to cadmium has been shown to affect the physiology and morphology of phytoplankton by inhibiting cell growth, damaging chloroplasts and photosynthetic pigments such as chlorophyll (chlorosis).Cadmium is a non-essential metal that has a toxic effect on organisms in the aquatic environment, including diatoms, which are organisms that have an important role in the aquatic environment. One aspect of the toxic effect of cadmium is the growth inhibition of phytoplankton. Phytoplankton are unicellular organisms that have an important role in aquatic ecosystems as primary producers. Exposure of the heavy metal cadmium to phytoplankton can have an impact on the balance of the food chain in aquatic ecosystems. This literature study will discuss the impact of exposure to heavy metal cadmium on phytoplankton and the mechanism of its toxicity. Exposure to cadmium has been shown to affect the physiology and morphology of phytoplankton by inhibiting cell growth, damaging chloroplasts and photosynthetic pigments such as chlorophyll (chlorosis)

    KARAKTERISTIK PROSES PENGOLAHAN BANDENG (Chanos chanos) PRESTO SKALA UMKM DI KECAMATAN JUWANA, KABUPATEN PATI

    Get PDF
    Milkfish has a complex nutritional content, ranging from protein, calcium, fat to vitamins and omega 3. Pati Regency is one of the largest milkfish producers in Central Java Province with one well known product is pressurized milkfish. The purpose of this research was to determine the process flow, to determine the quality of raw materials and products, to calculate the yield, to know the temperature used at each stage of the process, to find out the application of sanitation and hygiene, and to analyze financial aspects. The research method used is descriptive, the data obtained in a clear and detailed anner, and comparatively by comparing the data obtained with references. Pressurizedd milkfish processing consisted of 9 stages from receiving raw materials to packaging. The organoleptic value of raw materials and products was 8. The yield of the removing head and guts process was 92.60% and the cooking process was 43.51%. The application of cold temperatures during the production process has not been carried out properly and correctly. Sanitation and hygiene have not been implemented properly. Simple analizing of the financial aspect for one month of production gained profit of Rp. 43,744,000 with profit margin of 9.35%

    Constraints of Blended Learning Implementation in Higher Education

    Get PDF
    Blended learning is a combination of synchronous and asynchronous learning. Implementing blended learning in mathematics learning has some problems, one of which is proving mathematics. This study aims to describe the obstacles to implementing blended learning in universities. The research was carried out at two universities in Indonesia located on the islands of Sumatra and Java. The subject of this research is the lecturer of the Mathematics Education Study Program at the two universities. The data collection technique used is an open questionnaire. The data were analyzed qualitatively and descriptively quantitatively. The study\u27s results stated that lecturers faced many obstacles in implementing blended learning, mainly Internet, Time, Competence, and Student Personality

    Tingkat Kelangsungan Hidup Dan Pertumbuhan Panjang Larva Ikan Kakap Putih (Lates calcarifer) Dengan Suhu Pemeliharaan Yang Berbeda: Tingkat Kelangsungan Hidup Dan Pertumbuhan Panjang Larva Ikan Kakap Putih (Lates calcarifer) Dengan Suhu Pemeliharaan Yang Berbeda

    No full text
    This study aims to determine the optimal temperature range of rearing media for the growth and survival of barramundi larvae. This research was conducted in the biology laboratory of the Faculty of Marine Sciences and Fisheries, Raja Ali Haji Maritime University. The test fish used were 3 day old white snapper larvae which were kept in 13 aquariums where one aquarium was specifically for organ observation. The aquarium used is 25x25x35 cm filled with 10 liters of water with a density of 5 fish/liter. The temperature treatments were P1 (26°C), P2 (28°C), control (30°C), and P4 (32°C) with 3 replications. The design used was a completely randomized design. Larvae were fed rotifers using the abliditum method with a frequency of 3 times a day. The results showed that the white snapper larvae produced a length growth rate and survival rate of 4.99 mm and 28,67 % at an optimal temperature of 32°C.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kisaran suhu media pemeliharaan yang optimal terhadap pertumbuhan dan kelangsungan hidup larva ikan kakap putih. Penelitian ini dilaksanakan di laboratorium biologi Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan Universitas Maritim Raja Ali Haji. Ikan uji yang digunakan adalah larva ikan kakap putih berumur 3 hari yang dipelihara dalam 13 akuarium dimana satu akuarium khusus untuk pengamatan organ. Akuarium yang digunakan berukuran 25x25x35 cm diisi air sebanyak 10 liter dengan kepadatan 5 ekor/liter. Perlakuan suhu yang dilakukan yaitu P1 (26°C), P2 (28°C), Kontrol (30°C), dan P4 (32°C) dengan 3 kali ulangan. Rancangan yang digunakan rancangan acak lengkap. Larva diberi pakan rotifera menggunakan metode abliditum dengan frekuensi 3 kali sehari. Hasil penelitian menunjukkan larva ikan kakap putih menghasilkan laju pertumbuhan panjang dan kelangsungan hidup sebesar 4,99 mm dan 28,67% pada suhu optimal 32°

    2,248

    full texts

    76,813

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Universitas Maritim Raja Ali Haji Pusat Jurnal Ilmiah
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇