Universitas Maritim Raja Ali Haji Pusat Jurnal Ilmiah
Not a member yet
    76813 research outputs found

    Analisis Sifat Dasar Kepemimpinan Dan Gaya Kepemimpinan Transformasional Pada Ratu Jilbab (RJ): Studi Pada Pemimpin CV. Lyana Eka Pratama

    Get PDF
    This research aims to analyse the nature of leadership and transformational leadership style applied by Ratu Jilbab (RJ) leaders in the creative industry fashion subsector. The research method used is qualitative with descriptive analysis. The results showed that Ratu Jilbab (RJ) leaders have basic leadership traits such as motivation, empathy, self-esteem, decision making, commitment and interpersonal awareness. In addition, Ratu Jilbab (RJ) leaders also apply a transformational leadership style with four dimensions described in Bass\u27 (1985) theory, namely idealised influence, inspirational motivation, intellectual stimulation, and individualised consideration. Ratu Jilbab (RJ) leaders have basic leadership traits and all indicators for all four dimensions are fulfilled.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sifat dasar kepemimpinan dan gaya kepemimpinan transformasional yang diterapkan oleh pemimpin Ratu Jilbab (RJ) dalam industri kreatif subsektor fashion. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemimpin Ratu Jilbab (RJ) memiliki sifat dasar kepemimpinan seperti motivation, empathy, self-esteem, decision making, commitment dan interpersonal awareness. Selain itu, pemimpin Ratu Jilbab (RJ) juga menerapkan gaya kepemimpinan transformasional dengan empat dimensi yang dijelaskan dalam teori Bass (1985), yaitu idealized influence, inspirational motivation, intellectual stimulation, dan individualized consideration. Pemimpin Ratu Jilbab (RJ) memiliki sifat dasar kepemimpinan dan seluruh indikator untuk keempat dimensi tersebut dipenuhi

    Analisis Beban Kerja Mental, Stres Kerja, Dan Tingkat Kelelahan Kerja Secara Ergonomis Pada Karyawan Bagian Operasional Pabrik Kelapa Sawit (PKS) PTPN V Sei Galuh Di Kabupaten Kampar

    Get PDF
    The workload can be defined as the difference between the ability of employees to work with the demands of the work that must be carried out. The human workload is physical and mental. The workload can also influence the level of stress and level of fatigue received by employees. This study aims to determine the level of mental workload, work stress, and level of fatigue experienced by employees of the Palm Oil Mill Operational Section (PKS) PTPN V Sei Galuh in the District Kampar. The population in this study included all employees in the manufacturing, engineering, and quality control departments. The sampling technique using the census method, the sample of this study amounted to 117 people. The mental workload was measured using the NASA-TLX questionnaire, and work stress was measured with the Health and Safety Executive (HSE) questionnaire, while fatigue levels were measured using the Subjective Self Test Rating questionnaire from the Industrial Fatigue Research Committee (IFRC) Japan. The results of calculating the mental workload of employees in the category of moderate mental workload, with an average total score of 66.22. Employee work stress is in the category of moderate work stress with an average total score of 32.67. While the results of the IFRC questionnaire employees are in the category of moderate work fatigue with an average total score of 30.79.Beban kerja dapat didefenisikan atas selisih antara kemampuan kerja karyawan dengan tuntutan pekerjaan yang harus dilaksanakan. Beban kerja manusia bersifat fisik dan mental. Beban kerja juga dapat memberikan pengaruh terhadap tingkat stres dan tingkat kelelahan yang diterima karyawan.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat beban kerja mental, stress kerja, dan tingkat kelelahan yang dialami oleh karyawan Bagian Operasional Pabrik Kelapa Sawit (PKS) PTPN V Sei Galuh Di Kabupaten Kampar. Populasi dalam penelitian ini meliputi seluruh karyawan bagian pengolahan pabrik, teknik, dan pengendalian mutu. Teknik Pengambilan sampel menggunakan metode sensus, sampel penelitian ini berjumlah 117 orang. Beban kerja mental diukur menggunakan kuesioner NASA-TLX, dan stres kerja diukur dengan kuesioner Health and Safety Executive (HSE), sedangkan tingkat kelelahan diukur menggunakan alat ukur kuesioner Subjective Self Test Rating dari Industrial Fatigue Research Commite (IFRC) Jepang. Dari hasil perhitungan beban kerja mental karyawan berada pada kategori beban kerja mental sedang yaitu dengan jumlah rata-rata skor 66,22. Stres kerja karyawan berada pada kategori stres kerja sedang yaitu dengan jumlah rata-rata skor 32,67. Sedangkan hasil kuesioner IFRC karyawan berada pada kategori kelelahan kerja sedang yaitu dengan jumlah rata-rata skor 30,79

    Pengaruh Word of Mouth, Brand, Awareness dan Strategi Marketing Mix terhadap Keputusan Pembelian Produk Air Minum dalam Kemasan di Tanjungpinang Bintan

    Get PDF
    This study aims to prove the influence of word of mouth, brand awareness and marketing mix strategies on purchasing decisions. The population in this study is all the people of Tanjungpinang City and Bintan Regency, totaling 395,928 people in 2022. Sampling uses a probability sampling technique. The sample in this study were the people of Tanjungpinang-Bintan who had consumed bottled drinking water (AMDK) found in the Tanjungpinang-Bintan area when the questionnaire was distributed. This type of research is quantitative research. Primary research data comes from questionnaires. The data collected and tested using Smart PLS 3 Software. The results of the study found that brand awareness has an effect and is not significant on purchasing decisions and the marketing mix strategy has no effect and is not significant on purchasing decisions. Based on the results of the hypothesis test, the influential and significant value is found in the word of mouth variable (X1) on purchasing decisions (Y), obtained a t-statistic value of 3.834 > t-table 1.66 and a p-value of 0.000 < a significance value of 0.05. Based on the results of the determination coefficient test or goodness of fit (R²) a value of 0.369 (36.9%) was obtained, indicating that this research model was moderate because it was able to explain 39.6% of the entire study. While the remaining 60.4% is explained by other variables not examined in this study.Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan adanya pengaruh word of mouth, brand awareness dan strategi marketing mix terhadap keputusan pembelian. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh masyarakat Kota Tanjungpinang dan Kabupaten Bintan yang berjumlah 395.928 jiwa pada tahun 2022. Pengambilan sampel menggunakan teknik probability sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah masyarakat Tanjungpinang-Bintan yang pernah mengkonsumsi air minum dalam kemasan (AMDK) yang ditemukan di wilayah Tanjungpinang-Bintan pada saat penyebaran kuisioner. Jenis penelitian ini adalah peneliitian kuantitatif. Data primer penelitian berasal dari kuisioner. Data yang terkumpul daan di uji menggunakan Software Smart PLS 3. Hasil penelitian ditemukan yaitu brand awareness berpengaruh dan tidak signifikan terhadap keputusan pembelian dan strategi marketing mix tidak berpengaruh dan tidak signifikan terhadap keputusan pembelian. Berdasarkan hasil uji hipotesis nilai berpengaruh dan signifikan terdapat pada variabel word of mouth (X1) terhadap keputusan pembelian (Y), diperoleh nilai t-statistic 3,834 > t-tabel 1,66 dan p-value 0,000 < nilai signifikansi 0,05. Berdasarkan hasil uji coefficient determination atau goodness of fit (R²) didapat nilai sebesar 0,369 (36,9%), menunjukkan bahwa model penelitian ini moderat karena mampu menjelaskan 39,6% dari keseluruhan penelitian. Sedangkan sisanya 60,4% dijelaskan oleh variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini

    Analisis Pembentukan Portofolio Optimal Menggunakan Model Indeks Tunggal pada Indeks ESG Quality 45 IDX KEHATI

    Get PDF
    ESG is an approach that assesses how companies operate from the perspectives of the environment, social, and governance aspects. The ESG concept helps companies integrate social and environmental responsibilities, enabling investors to select companies focused on sustainable long-term growth and value. The Indonesia Stock Exchange, as the organizer of activities in the capital market, also emphasizes these issues and has launched several ESG Quality 45 IDX Kehati-based indices and carbon intensity, allowing investors to integrate ESG factors into their portfolio formation. This research aims to construct an optimal portfolio consisting of stocks indexed in ESG Quality 45 IDX Kehati. Historical stock data were obtained from www.yahoo.finance.com from December 20, 2021, to March 3, 2023, and processed using Microsoft Excel. The research findings indicate three stocks that form the optimal portfolio: MIKA, BJBR, and SIDO, with respective proportions of MIKA (99.83%), BJBR (0.01%), and SIDO (0.006%). The study also reveals that the expected return of the optimal portfolio is 0.16% higher than the market expected return.ESG adalah sebuah pendekatan yang menilai bagaimana perusahaan beroperasi dari perspektif lingkungan (Environment), sosial (Social), dan tata kelola (Governance). Konsep ESG membantu perusahaan mengintegrasikan tanggung jawab sosial dan lingkungan, serta memungkinkan investor untuk memilih perusahaan yang berfokus pada pertumbuhan dan nilai jangka panjang yang berkelanjutan. Bursa Efek Indonesia sebagai penyelenggara kegiatan di pasar modal juga berfokus pada isu-isu tersebut dan telah meluncurkan beberapa indeks berbasis skor ESG dan intensitas karbon, sehingga memungkinkan investor untuk mengintegrasikan faktor-faktor ESG dalam pembentukan portofolio mereka. Penelitian ini bertujuan untuk membentuk suatu portofolio optimal yang terdiri dari saham-saham yang terindeks ESG Quality 45 IDX Kehati. Data historis saham diperoleh dari situs www.yahoo.finance.com dalam kurun waktu 20 Desember 2021 – 3 Maret 2023. Data diolah dengan bantuan Microsoft Excel. Hasil penelitian menunjukkan terdapat tiga saham yang membentuk portofolio optimal, yaitu MIKA, BJBR, dan SIDO dengan proporsi masing-masing adalah MIKA (99.83%), BJBR (0,01%), dan SIDO (0,006%). Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa expected return portofolio optimal lebih tinggi 0,16% dibandingkan expected return pasar

    Analisis dan Perancangan SIM BUMDes Benan Bahari, di Desa Benan, Kabupaten Lingga, Provinsi Kepri

    No full text
    This report focuses on the Indonesian and ASEAN maritime markets. Indonesia\u27s wide network of islands and key location in Southeast Asia have a considerable impact on its transportation system, economy, and trade. The shipping industry contributes significantly to the expansion of the global economy. ASEAN emphasizes the importance of the maritime industry in fostering economic progress and regional integration. Recent discussions at the ASEAN Maritime Forum included environmental concerns, vessel security, cyberattacks on maritime infrastructure, and regional collaboration in relation to maritime transport. Previous research has emphasized the efforts made by nations such as Malaysia, Singapore, Vietnam, Myanmar, Cambodia, Indonesia, Thailand, and the Philippines to enhance their maritime sectors. The purpose of this paper is to examine the current situation of the shipping market in Indonesia and other ASEAN nations, as well as the problems and opportunities it brings.Penelitian ini adalah tentang analisis dan perancangan sistem informasi manajemen (SIM) Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Benan Bahari di Desa Benan, Kecamatan Katang Bitara, Kabupaten Lingga.  BUMDes Benan Bahari memiliki tiga unit usaha yaitu: 1) usaha sewa tenda, 2) usaha penyediaan air minum, dan 3) usaha jasa pengiriman barang yang bekerjasama dengan PT POS Indonesia.  Sistem Informasi BUMDes Benan Bahari dirancang untuk memudahkan pencatatan dan pelaporan laporan keuangan, serta melakukan analisis rasio keuangan.  Selain memudahkan pencatatan, SIM BUMDes yang dirancang juga akan memudahkan proses pelaporan dan mempercepat alur informasi yang diperlukan.  Pelaporan yang tepat, cepat dan akurat menunjukkan kualitas informasi yang dibutuhkan pengawas yang terdiri dari Kepala Desa, BPD dan perwakilan masyarakat.  dibuat dalam Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris. Abstrak mengulas secara singkat, padat, dan jelas mengenai pendahuluan, permasalahan penelitian, tujuan penelitian, metode penelitian yang digunakan, hasil penelitian, dan kesimpulan. Abstrak tidak mengandung kutipan, maksimum jumlah kata pada abstrak yaitu 250 kata

    Desain Produk, Citra Merek, Promosi Dan Kualitas Produk Terhadap Loyalitas Pelanggan Amdk Merek Sanford

    Get PDF
    This study aims to explain Product Design, Brand Image, Promotion and Product Quality on Customer Loyalty of Sanford brand bottled water. The population in this study were 227,663 people in Tanjungpinang City. Sampling using techniques based on chance (incedental sampling). The sample in this study were people who happened to use Sanford brand bottled drinking water (AMDK) products, so that a research sample of 100 people was obtained. This type of research is quantitative research. Primary research data comes from questionnaires. The data collected and tested using Smart PLS 3.0 software. The results of the study found that product design has no effect on customer loyalty, brand image has no effect on customer loyalty, promotion has an effect and is significant on customer loyalty, product quality has an effect on customer loyalty. Based on the results of hypothesis testing, the influential and significant value is found in the promotion variable (X3) on customer loyalty (Y), obtained a t-statistic value of 8.108> t-table 1.66 and a p-value of 0.000 < a significance value of 0.05. Based on the results of the coefficient determination or goodness of fit (R2) test, a value of 0.688 (68.8%) is obtained. Indicates that this research model is strong because it is able to explain 68.8% of the overall research. While the remaining 31.2% is explained by other variables not examined in this study. This study aims to explain Product Design, Brand Image, Promotion and Product Quality on Customer Loyalty of Sanford brand bottled water. The population in this study were 227,663 people in Tanjungpinang City. Sampling using techniques based on chance (incedental sampling). The sample in this study were people who happened to use Sanford brand bottled drinking water (AMDK) products, so that a research sample of 100 people was obtained. This type of research is quantitative research. Primary research data comes from questionnaires. The data collected and tested using Smart PLS 3.0 software. The results of the study found that product design has no effect on customer loyalty, brand image has no effect on customer loyalty, promotion has an effect and is significant on customer loyalty, product quality has an effect on customer loyalty. Based on the results of hypothesis testing, the influential and significant value is found in the promotion variable (X3) on customer loyalty (Y), obtained a t-statistic value of 8.108> t-table 1.66 and a p-value of 0.000 < a significance value of 0.05. Based on the results of the coefficient determination or goodness of fit (R2) test, a value of 0.688 (68.8%) is obtained. Indicates that this research model is strong because it is able to explain 68.8% of the overall research. While the remaining 31.2% is explained by other variables not examined in this study.&nbsp

    Pelatihan Implementasi Kurikulum Merdeka pada Raudatul Athfal dan Madrasah Ibtidaiah di Pontianak Utara

    Get PDF
    Pengabdian ini bertujuan untuk melatih guru Raudatul Athfal dan Madrasah Ibtidaiah ketika mengimplementasikan kurikulum merdeka. Kebutuhan Implementasi Kurikulum Merdeka pada guru RA dan MI didasari diskusi dengan mahasiswa pascasarjana pendidikan matematika dan mereka juga selaku guru/kepala sekolah/anggota MGMP sekecamatan Pontianak utara terkhusus RA dan MI yang memandang kebutuhan mendesak akan IKM tersebut. Kegiatan Pengabdian ini diadakan secara luring berlokasi di Aula RA Babussalam kecamatan Pontianak utara. Teknik dan Instrumen pengumpul datanya adalah teknik komunikasi langsung dan tak langsung, teknik observasi, dan teknik dokumentasi dengan alatnya berupa wawancara, lembar pengamatan, angket, dan dokumen-dokumen terkait. Wawancara dilakukan untuk mengetahui sejauh mana analisis kebutuhan implementasi kurikulum merdeka setelah pandemic, lembar pengamatan digunakan untuk mengamati jalannya pelatihan, diskusi dan tanya jawab yang terjadi di dalamnya, sedangkan dokumentasi digunakan untuk meninjau kebutuhan teori, materi, dan proses pelaksanaan yang berkeiatan dengan implementasi tersebut juga tak lupa angket respons guru untuk melihat keterlaksanaan keberhasilan program. Persiapan yang dilakukan dalam kegiatan pelatihan ini berupa: 1) panduan modul ajar; 2) panduan dokumen ATP; 3) panduan pembelajaran dan asesmen; 4) modul penguatan proyek Pancasila; 5) panduan pengembangan proyek; dan 6) panduan pendidikan khusus. Dengan hasil yang diperoleh adalah: 1) adanya draft perangkat pembelajaran Implementasi Kurikulum Merdeka yang berhasil disusun; 2) kesepakatan pelatihan secara berkelanjutan dan berkesinambungan; 3) artikel publikasi ilmiah yang siap diterbitkan di jurnal nasional terakreditasi. Kegiatan ini diikuti dengan sangat antusias dengan dibuktikan dengan kehadiran peserta selaku guru lebih dari 100 peserta dan mendapatkan dampak yang positif dengan diukur melalui pengumpulan produk secara antusias berupa draft perangkat pembelajaran IKM yang dinilai oleh tim pengabdian sangat layak diimplementasikan sebagai panduan kurikulum di sekolah tersebut dan nantinya diterapkan ke peserta didik. Juga tak lupa respons guru yang positif dan sangat baik ketika dilakukan penyebaran angket respons

    Edukasi Guru SMPN 4 Kamal terkait Gaya Belajar Siswa Berbasis Kearifan Lokal

    Get PDF
    Guru adalah sosok yang penting di dalam proses pembelajaran. Guru sebagai fasilitator serta pendidik yang memberikan pembelajaran di kelas. Banyak faktor yang diperlukan dalam keberhasilan pembelajaran di kelas, salah satunya pemahaman tentang gaya belajar siswa. Pembelajaran di kelas lebih lancar jika guru dapat memahami gaya belajar siswa. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah memberikan seminar kepada guru di SMPN 4 Kamal tentang gaya belajar siswa berbasis kearifan lokal. Kearifan lokal dijadikan sebagai kerangka dalam pembelajaran siswa SMPN 4 Kamal. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian ini meliputi beberapa tahapan, yaitu observasi, pelaksanaan dan evaluasi. Kegiatan pengabdian diikuti oleh 20 orang peserta dari guru SMPN 4 Kamal. Tolak ukur dari keberhasilan seminar dilakukan dalam bentuk soal pretest dan posttest dari pemahaman materi yang disampaikan narasumber. Hasil yang didapat dalam pengabdian ini yaitu peningkatan pemahaman guru terhadap gaya belajar dengan rata-rata semula 66.5 menjadi 91.5 serta peningkatan pemahaman tentang kearifan lokal dengan rata-rata semula 70 menjadi 89

    Peran Guru dalam Penanggulangan Juvenile Delinquency di Sekolah Menengah Pertama

    No full text
    Guru merupakan pendidik dan pengajar pada jenjang pendidikan anak usia dini, pendidikan dasar, serta pendidikan menengah dalam jalur pendidikan formal. Oleh karena itu, guru harus memiliki kualifikasi formal sesuai ketentuan yang berlaku. Saat ini, kenakalan remaja menjadi salah satu masalah sosial yang semakin marak terjadi. Kenakalan remaja merupakan gejala patologis sosial akibat pengabaian sosial yang berujung pada perilaku menyimpang. Remaja sejatinya adalah aset masa depan bangsa, sehingga perlu mendapat perhatian serius, khususnya dalam lingkungan sekolah. Guru memiliki peran yang sangat penting dalam membentuk karakter positif peserta didik, baik di dalam maupun di luar lingkungan sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana peran guru dalam mencegah kenakalan remaja, khususnya pada tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP). Metode penelitian yang digunakan adalah metode yuridis normatif dan yuridis empiris. Pendekatan yuridis normatif dilakukan untuk mengkaji kenakalan remaja dari aspek hukum sebagai suatu bentuk tindak kejahatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru memiliki peranan penting dalam mengatasi kenakalan siswa selama proses pembelajaran. Dalam hal ini, guru dapat menerapkan strategi manajemen kelas yang mencakup intervensi minor dan moderat, serta strategi penanganan disiplin terhadap gangguan ringan, gangguan berat, dan perilaku agresif. Selain itu, guru juga berperan dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman dan kondusif. Dengan demikian, proses pembelajaran dapat berjalan dengan tenang dan efektif, sehingga kenakalan remaja dapat diminimalisir.  Guru merupakan pendidik dan pengajar pada jenjang pendidikan anak usia dini, pendidikan dasar, serta pendidikan menengah dalam jalur pendidikan formal. Oleh karena itu, guru harus memiliki kualifikasi formal sesuai ketentuan yang berlaku. Saat ini, kenakalan remaja menjadi salah satu masalah sosial yang semakin marak terjadi. Kenakalan remaja merupakan gejala patologis sosial akibat pengabaian sosial yang berujung pada perilaku menyimpang. Remaja sejatinya adalah aset masa depan bangsa, sehingga perlu mendapat perhatian serius, khususnya dalam lingkungan sekolah. Guru memiliki peran yang sangat penting dalam membentuk karakter positif peserta didik, baik di dalam maupun di luar lingkungan sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana peran guru dalam mencegah kenakalan remaja, khususnya pada tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP). Metode penelitian yang digunakan adalah metode yuridis normatif dan yuridis empiris. Pendekatan yuridis normatif dilakukan untuk mengkaji kenakalan remaja dari aspek hukum sebagai suatu bentuk tindak kejahatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru memiliki peranan penting dalam mengatasi kenakalan siswa selama proses pembelajaran. Dalam hal ini, guru dapat menerapkan strategi manajemen kelas yang mencakup intervensi minor dan moderat, serta strategi penanganan disiplin terhadap gangguan ringan, gangguan berat, dan perilaku agresif. Selain itu, guru juga berperan dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman dan kondusif. Dengan demikian, proses pembelajaran dapat berjalan dengan tenang dan efektif, sehingga kenakalan remaja dapat diminimalisir.

    Sentiment analysis of prospective mathematics teacher on reasoning and proof questions using Naïve-Bayes classification

    Get PDF
    Reasoning and proof is the ability to arrange patterns, make conjectures, test conjectures, and carry out logical proof, which can be seen as negative or positive for students when solving proof problems requiring reasoning skills. Prospective mathematics teachers in the Mathematics Education Study Program of FKIP Universitas Sriwijaya became the subject of this study. As the research instrument, the questionnaire was designed to explore students\u27 opinions and responses to problems with significant logical difficulty. Sentiment analysis was used to analyze the opinions of prospective mathematics teachers on reasoning and proof questions by grouping positive and negative opinions. The technique used in this study uses the Naïve Bayes algorithm. The classification results in this study were 58.2% positive and 41.86.7% negative, with a total of 70 data. The final result achieved an accuracy value of 53.33%, signifying the reliability of the Naïve Bayes algorithm in understanding and classifying the complex spectrum of sentiments expressed by students. The implications of these findings go beyond sentiment analysis, providing valuable insights for educators, curriculum developers, and policymakers in designing learning strategies and educational policies that can improve mathematics students\u27 reasoning and proof abilities.Reasoning and proof adalah kemampuan menyusun pola, membuat dugaan, menguji dugaan, melakukan justifikasi bukti logis, yang dapat dipandang negative atau positive bagi mahasiswa ketika menyelesaikan soal pembuktian yang membutuhkan kemampuan penalaran. Analisis sentimen digunakan untuk menganalisis pandangan atau pendapat mahasiswa calon guru matematika terhadap soal reasoning and proof dengan mengelompokan ulasan positive dan negative. Teknik yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan algoritma Naïve Bayes. Hasil klasifikasi pada penelitian ini terdapat 58,2% berlabel positive dan 41,86.7% negative dengan jumlah 70 data. Hasil akhir mendapatkan nilai accuracy sebesar 53,33%

    2,248

    full texts

    76,813

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Universitas Maritim Raja Ali Haji Pusat Jurnal Ilmiah
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇