Universitas Maritim Raja Ali Haji Pusat Jurnal Ilmiah
Not a member yet
76813 research outputs found
Sort by
Kandungan Kadmium (Cd) dalam Kerang Darah (Anadara granosa) dan Sedimen Asal Perairan Pulau Sedanau Kabupaten Natuna
Pengelolaan sumber daya pesisir yang tidak berbasis lingkungan dapat menyebabkan terjadinya penurunan kualitas lingkungan pesisir, seperti masuknya cemaran zat organik ataupun zat anorganik ke dalam badan perairan. Salah satu bentuk cemaran yang sangat berpotensi hadir dalam lingkungan perairan laut adalah logam berat seperti Kadmium (Cd) sebagai akibat dari aktivitas manusia di dekat wilayah pesisir. Keberadaan logam ini sangat berpotensi membahayakan biota laut seperti kerang-kerangan, kepiting, udang yang hidupnya di daerah pesisir. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan kandungan logam Cd dalam daging kerang darah (Anadara granosa) dan sedimen pada habitat kerangnya serta kelayakannya untuk dikonsumsi berdasarkan nilai ambang batas cemaran Cd yang disyaratkan. Pengambilan sampel dilaksanakan pada bulan Juni 2020 menggunakan 2 stasiun (titik sampling), menggunakan metode purposive sampling yaitu berdasarkan jarak dari pusat aktivitas. Analisis cemaran logam berat Cd dilakukan dengan menggunakan spektrofotometer serapan atom. Hasil pengukuran menunjukkan bahwa kandungan Cd dalam daging kerang A. granosa dan sedimen pada perairan pulau Sedanau pada kedua stasiun pengambilan sampel bernilai rata-rata 1,1123 mg/kg dan 1,4551 mg/kg di statsiun 1 serta 0,0781 mg/kg dan 1.4223 mg/kg, yang masih berada di bawah ambang batas yang disyaratkan Standar Nasional Indonesia (SNI) No. 7387 tahun 2009 yaitu sebesar 1,5 mg/kg.Pengelolaan sumber daya pesisir yang tidak berbasis lingkungan dapat menyebabkan terjadinya penurunan kualitas lingkungan pesisir, seperti masuknya cemaran zat organik ataupun zat anorganik ke dalam badan perairan. Salah satu bentuk cemaran yang sangat berpotensi hadir dalam lingkungan perairan laut adalah logam berat seperti Kadmium (Cd) sebagai akibat dari aktivitas manusia di dekat wilayah pesisir. Keberadaan logam ini sangat berpotensi membahayakan biota laut seperti kerang-kerangan, kepiting, udang yang hidupnya di daerah pesisir. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan kandungan logam Cd dalam daging kerang darah (Anadara granosa) dan sedimen pada habitat kerangnya serta kelayakannya untuk dikonsumsi berdasarkan nilai ambang batas cemaran Cd yang disyaratkan. Pengambilan sampel dilaksanakan pada bulan Juni 2020 menggunakan 2 stasiun (titik sampling), menggunakan metode purposive sampling yaitu berdasarkan jarak dari pusat aktivitas. Analisis cemaran logam berat Cd dilakukan dengan menggunakan spektrofotometer serapan atom. Hasil pengukuran menunjukkan bahwa kandungan Cd dalam daging kerang A. granosa dan sedimen pada perairan pulau Sedanau pada kedua stasiun pengambilan sampel bernilai rata-rata 1,1123 mg/kg dan 1,4551 mg/kg di statsiun 1 serta 0,0781 mg/kg dan 1.4223 mg/kg, yang masih berada di bawah ambang batas yang disyaratkan Standar Nasional Indonesia (SNI) No. 7387 tahun 2009 yaitu sebesar 1,5 mg/kg
Legal Implications of Equalization Administrative Position Become The Functional Position In The Government Of Riau Islands
In the end of 2021, The Government Riau Islands Province appointed 415 affected officials, of which 17 Adminstrative Officers Head Of The Finance Sub Division transffered to Functional Officers for Central and Regional Finansial Analysis (AKPD). Problems in this research are, how is the implementation of the regulation of The Ministry Of Adminitrative and Bureaucratic Reform Number 17 of 2021 concerning the equalization of administrative Positions into functional Positions in The Government Of Riau Islands and the legal implications for officials affected after the position of The Head of The Finance Sub Division transferred to the Functional Position Central and Regional Finance Analysis. The purpose of the research are investigates the implementation of the regulation and the legal impact for the officers affected. In accordance with the issues to be discussed in this study and in order to provide usefull results, this research method used normative (normative legal research method). The hypothesis of the research is the implementation raised many legal problems such as violated the principal of lex superior derogat legi inferior and making the affected officials have no legal certainty in carrying out the duties of their position
Edukasi Kewirausahaan Berbasis Digital Marketing di SMK Negeri 3 Pontianak
Sekolah kejuruan atau menengah kejuruan (SMK) merupakan sekolah yang lulusannya diharapkan dapat mandiri dengan berwirausaha sehingga menurunkan jumlah pengangguran. Wirausaha sangat dekat dengan sistem pemasaran. Saat ini, sistem pemasaran tidak lagi konvensional tatap muka, melainkan pemasaran modern berbasis elektronik atau e-commerce atau digital marketing. Edukasi merupakan hal yang dapat dilakukan pada siswa SMK guna mempersiapkan lulusan siap kerja, salah satunya edukasi mengenai digital marketing. Kegiatan edukasi ini diimplementasikan dalam kegiatan pengabdian pada masyarakat (PKM) yang melibatkan dosen dari perguruan tinggi sebagai pelaksana untuk meningkatkan pemahaman siswa tentang digital marketing. Tujuan kegiatan yaitu mengedukasi siswa mengenai digital marketing serta meningkatkan motivasi nya dalam berwirausaha. Mitra pada kegiatan pengabdian ini siswa-siswi SMK Negeri 3 Pontianak kelas XI jurusan pemasaran. Metode yang digunakan adalah pendidikan masyarakat dan substitusi ipteks. Pendidikan diberikan dengan ceramah menggunakan bantuan powerpoint. Kegiatan PKM meliputi observasi, pelaksanaan, dokumentasi dan evaluasi. Metode pengumpulan data berupa pengamatan langsung, instrumen dan analisis kegiatan dengan menggunakan lembar observasi untuk mengevaluasi keberhasilan kegiatan. Hasil pengamatan dan evaluasi memperlihatkan bahwa kegiatan PKM ini meningkatkan motivasi wirausaha dan pengetahuan para peserta terhadap digital marketing. Hal ini terlihat dari adanya peningkatan pengetahuan siswa dari 60 menjadi 80, sedangkan motivasi juga terjadi peningkatan yaitu dari 50 menjadi 85
Development of Teaching Module Using the Problem-Based Learning Model Based on Wadai Banjar Ethnomathematics in the Topic of Linear Equation
Many students need help to understand linear equation material and obtain low math scores. One of the efforts to overcome this was to research and produce a teaching module using a Problem-Based Learning model based on Wadai Banjar\u27s ethnomathematics material of linear equations that is valid, practical, and effective for the learning. The type of research used is the type of 4-D model development research. The data collection technique used a validation sheet by two validators, a practicality questionnaire filled out by a math teacher and 8 students with various abilities, and a learning achievement test for 27 class VII C students of SMP Negeri 18 Banjarmasin. There are 3 analyses conducted in this study: validity, practicality, and effectiveness test analysis. The results showed an average score of 3,58 was obtained from the validator in the very valid category, an average score from the questionnaire was 3,23 in the practical category, and 66,67% of students obtained an evaluation test score above the average score in the effective category.Peserta didik masih banyak yang kesulitan dalam memahami materi persamaan linear dan memperoleh nilai matematika yang rendah. Salah satu usaha untuk mengatasi hal tersebut, dilakukan penelitian yang bertujuan untuk menghasilkan modul ajar menggunakan model Problem Based Learning berbasis etnomatematika wadai khas Banjar pada materi persamaan linear yang valid, praktis, dan efektif. Sehingga modul ajar tersebut layak digunakan sebagai upaya untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik. Jenis penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian pengembangan model 4-D. Teknik pengumpulan data menggunakan lembar validasi yang diisi oleh dua validator, angket praktikalitas yang diisi oleh guru matematika dan 8 peserta didik dengan kemampuan beragam, serta tes hasil belajar 27 peserta didik kelas VII C SMP Negeri 18 Banjarmasin. Hasil penelitian menunjukkan, diperoleh skor rata-rata dari validator sebesar 3,58 dalam kategori sangat valid, skor rata-rata dari angket sebesar 3,23 dalam kategori praktis, dan sebanyak 66,67% peserta didik memperoleh nilai tes evaluasi di atas nilai rata-rata dalam kategori efektif. Dengan demikian, secara keseluruhan berdasarkan skor rata-rata yang diperoleh terbukti bahwa modul ajar menggunakan model Problem Based Learning berbasis etnomatematika wadai khas Banjar materi persamaan linear valid, praktis, dan efektif
Penanganan Keterlambatan Berbicara Melalui Dongeng Fabel Menggunakan Media Boneka Jari
Masalah terlambat berbicaraipada anak prasekolah saat ini menjadi momok utama setiap orang tua. Setiap tahunnya, kasus keterlambatan bicara dipastikan mengalami peningkatan. Anakiyangimengalamii lambat bicara akan menghadapi beberapa hambatan pada iproses ibelajarnya pada sekolah, idiantaranya kesulitan belajar, membaca, imenulis, serta rangkaian problematika kecerdasan. Adapun upaya yang dilakukan buat mengatasi konflik tersebut melalui dongeng fabel memakai boneka jari. Penelitian ini bertujuan mengetahui proses penggunaan dongeng fabel memakai boneka jari dalam menangani keterlambatan bicara di anak. iPenelitian inii memakai metode penelitian lapangan yangi sifatnya naratif kualitatif. Hasil penelitian mendeskripsikan upaya yang dimplementasikan pendidik mengatasi keterlambatan bicara anakiyaitu memakai metode fabel melalui boneka jari. Pemberian ransangan dengan “bermain peran” memakai boneka jari sebagai media yang menumbuhkan rasa percaya diri si anak, melahirkan interaksii secara ilangsung antara anak serta guru yang menganyam komunikasi serta stimulus pada anak. iPerlahan anak yang mengalami iketerlambatan bicara mulai membukai dirinya, mengucapkan kata-kata singkat meskipun ia masih terbata-bata
Biodiversitas Zooplankton di Perairan Barek Motor, Kota Kijang, Kecamatan Bintan Timur, Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau
Potensi sumberdaya laut yang terdapat di Perairan Barek Motor, Kota Kijang cukup banyak, salah satunya adalah ikan. Keberadaan ikan tersebut mengindikasikan bahwa masih tersedia paan alami yaitu plankton (fitloplankton dan zooplankton). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui jenis-jenis zooplankton, keanekaragaman, keseragaman, dan dominasi zooplankton di Perairan Barek Motor, Kijang Kota, Kecamatan Bintan Timur, Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau. Penelitian ini dilakukan pada bulan April-Mei 2021. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui jenis-jenis zooplankton dan keanekaragaman, keseragaman, dan dominasi zooplankton di Perairan Barek Motor, Kijang Kota, Kecbamatan Bintan Timur, Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau. Pengambilan sampel zooplankton dilakukan di 30 titik acak. Sampel zooplankton diambil menggunakan plankton net dengan metode statis. Identifikasi dan pencacahan zooplankton menggunakan metode sensus. Parameter yang dihitung yaitu kelimpahan, indeks keanekaragaman, keseragaman, dan dominasi. Hasil penelitian menunjukan kelimpahan zooplankton di Perairan Barek Motor sebesar 2,533 individu/L. Zooplankton yang dijumpai sebanyak 6 genera yang terdiri dari 3 kelas. Kelas Crustacea sebanyak 1 genera terdiri dari Nauplius sp. Kelas Hexanauplia sebanyak 3 genera yang terdiri dari Tropocyclops, Calanus sp, dan Oithona sp. Kelas Maxillopoda sebanyak 2 genera terdiri dari Tortanus sp, dan Cyclopoida sp. Komposisi kelas Crustacea sebanyak 75%, kelas Hexanauplia 4%, dan kelas Maxillopoda 21%. Nilai indeks keanekaragaman (H’) zooplankton adalah 0,8964, tergolong dalam kategori rendah. Indeks dominasi memperlihatkan nilai 0,5821, termasuk kategori sedang, dan indeks keseragaman dengan nilai 0,4607 termasuk dalam kategori rendah.Potensi sumberdaya laut yang terdapat di Perairan Barek Motor, Kota Kijang cukup banyak, salah satunya adalah ikan. Keberadaan ikan tersebut mengindikasikan bahwa masih tersedia paan alami yaitu plankton (fitloplankton dan zooplankton). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui jenis-jenis zooplankton, keanekaragaman, keseragaman, dan dominasi zooplankton di Perairan Barek Motor, Kijang Kota, Kecamatan Bintan Timur, Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau. Penelitian ini dilakukan pada bulan April-Mei 2021. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui jenis-jenis zooplankton dan keanekaragaman, keseragaman, dan dominasi zooplankton di Perairan Barek Motor, Kijang Kota, Kecbamatan Bintan Timur, Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau. Pengambilan sampel zooplankton dilakukan di 30 titik acak. Sampel zooplankton diambil menggunakan plankton net dengan metode statis. Identifikasi dan pencacahan zooplankton menggunakan metode sensus. Parameter yang dihitung yaitu kelimpahan, indeks keanekaragaman, keseragaman, dan dominasi. Hasil penelitian menunjukan kelimpahan zooplankton di Perairan Barek Motor sebesar 2,533 individu/L. Zooplankton yang dijumpai sebanyak 6 genera yang terdiri dari 3 kelas. Kelas Crustacea sebanyak 1 genera terdiri dari Nauplius sp. Kelas Hexanauplia sebanyak 3 genera yang terdiri dari Tropocyclops, Calanus sp, dan Oithona sp. Kelas Maxillopoda sebanyak 2 genera terdiri dari Tortanus sp, dan Cyclopoida sp. Komposisi kelas Crustacea sebanyak 75%, kelas Hexanauplia 4%, dan kelas Maxillopoda 21%. Nilai indeks keanekaragaman (H’) zooplankton adalah 0,8964, tergolong dalam kategori rendah. Indeks dominasi memperlihatkan nilai 0,5821, termasuk kategori sedang, dan indeks keseragaman dengan nilai 0,4607 termasuk dalam kategori rendah
Analisis Pengaruh PER, MVA, dan EVA terhadap Harga Saham dengan Tahun COVID-19 sebagai Variabel Moderasi Pada Perusahaan Sektor Kesehatan yang Terdaftar di BEI Periode 2018-2021: (Studi Kasus Perusahaan Sektor Kesehatan Periode 2018-2022)
The purpose of this study was to determine the effect of PER, MVA, and EVA on stock prices with COVID-19 Year as a moderating variable in health sector companies listed on the IDX for the 2018-2022 period. The sample used was 40 data. The analysis method used is multiple linear regression analysis and Moderated Regression Analysis (MRA). Based on the results of the analysis, it was found that Price Earning Ratio (PER), Market Value Added (MVA), and COVID-19 Year have a positive and significant effect on stock prices, but the Economic Value Added (EVA) variable has a negative and significant effect on stock prices. The COVID-19 year can weaken the relationship between PER and EVA on stock prices, but the COVID-19 year can strengthen the relationship between MVA on stock prices.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh Price Earning Ratio (PER), Market Value Added (MVA), Economic Value Added (EVA) terhadap harga saham dengan Tahun COVID-19 sebagai variabel moderasi pada perusahaan sektor kesehatan yang terdaftar di BEI periode 2018-2021. Metode analisis yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda dan Moderated Regression Analysis (MRA). Berdasarkan hasil analisis ditemukan bahwa Price Earning Ratio (PER), Market Value Added (MVA), dan Tahun COVID-19 berpengaruh positif dan signifikan terhadap harga saham, namun variabel Economic Value Added (EVA) berpengaruh negatif dan signifikan terhadap harga saham. Tahun COVID-19 dapat memoderasi (memperlemah) hubungan antara Price Earning Ratio (PER) dan Economic Value Added (EVA) terhadap harga saham, tetapi tahun COVID-19 dapat memoderasi (memperkuat) hubungan antara Market Value Added (MVA) terhadap harga saham
Kedaulatan Rakyat di Indonesia: Konsep Yang Dianut Dan Konsekuensinya di Dalam Pembentukan Peraturan Perundang-Undangan
One of concepts of sovereignty or the highest power adopted by the 1945 Constitution of the Republic of Indonesia is the concept of people\u27s sovereignty. This is found in Article 1 paragraph (2) of the 1945 Constitution of the Republic of Indonesia. As a concept that originates from outside, of course this concept receives diverse views from various groups. This is understandable because any concept is definitely not value-free. It is influenced by various factors such as religion, ideology, politics, history, and so on. Besides that, ethnicity as a concept in the life of the state, of course influences other fields, including in the formation of laws and regulations. Therefore, the purpose of this research is to find out the concept of people\u27s wealth which is adhered to by the 1945 Constitution of the Republic of Indonesia. In addition, this research is also intended to develop the concept of ethnicity which is adhered to in the formation of laws and regulations in Indonesia. The result of the research is that the People\u27s Sovereignty adhered to by the 1945 Constitution of the Republic of Indonesia is limited by the power of God. This is different from the concept of the original version of the people\u27s area. Where the people\u27s choice is absolutely in the hands of the people. This departs from the understanding of a country that is neutral from religion. Meanwhile, the consequence of the concept of ethnicity that is adhered to in the formation of laws and regulations is that each formation of statutory regulations is limited by the provisions of God Almighty. So that deliberations or voting can be carried out when there is no explicit regulation by the provisions of the Law of God Almighty.NRI Tahun 1945 adalah konsep kedaulatan rakyat. Hal ini ditemukan di dalam Pasal 1 ayat (2) UUD NRI Tahun 1945. Sebagai sebuah konsep yang berasal dari luar, tentu saja konsep ini mendapatkan pandangan yang beragam dari berbagai kalangan. Hal ini dapat dimengerti karena memang konsep apapun pastinya tidak bebas nilai. Ia dipengaruhi oleh berbagai faktor misalkan agama, ideologi, politik, sejarah, dan sebagainya. Di samping itu, kedaulatan rakyat sebagai sebuah konsep dalam kehidupan bernegara, tentu saja mempengaruhi bidang lainnya, termasuk di dalam pembentukan peraturan perundang-undangan. Karena itu, tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui konsep kedaulatan rakyat yang dianut oleh UUD NRI Tahun 1945. Di samping itu penelitian ini juga dimaksudkan untuk mengetahui implikasi konsep kedaulatan rakyat yang dianut tersebut di dalam pembentukan peraturan perundang-undangan di Indonesia. Hasil penelitian adalah bahwa Kedaulatan Rakyat yang dianut oleh UUD NRI Tahun 1945 dibatasi oleh kedaulatan Tuhan. Hal ini berbeda dengan konsep kedaulatan rakyat versi barat atau demokrasi versi aslinya. Di mana kedaulatan rakyat itu mutlak adanya di tangan rakyat. Hal ini berangkat dari pemahaman negara yang netral dari agama. Sedangkan konsekuensi dari konsep kedaulatan rakyat yang dianut itu di dalam pembentukan peraturan perundang-undangan adalah bahwa setiap pembentukan peraturan perundang-undangan dibatasi dengan ketentuan Tuhan Yang Maha Esa. Sehingga, musyawarah ataupun voting dapat dilakukan ketika tidak ada pengaturan secara eksplisit oleh ketentuan Hukum Tuhan Yang Maha Esa
Rancang Bangun Perangkat Akuisisi Data Gas Emisi Karbon Monoksida Pada Kendaraan Sepeda Motor
Exhaust emissions can cause air pollution. Carbon monoxide is one of the air pollution comes from motor vehicle gas emissions. From current technological developments, low-cost gas sensors have been widely used. In research, data acquisition devices have been successfully developed using the MQ-7 sensor, ESP32, micro SD card, TFT display, and keypad. The results of the sensor calibration get 10 motorcycle data with a coefficient of determination (R2) of 0.9273 with a percentage of 92.73%. The average accuracy of the MQ-7 sensor is 91.23% with an error percentage of 1.82% and an RMSE of 0.379. From the results of the sensor calibration, it can be seen that the MQ-7 sensor has a fairly good level of accuracy. From field test, 30 motorcycles has been test. From the results of the field test of 30 motorcycles, factors that affect the value of carbon monoxide gas in motorcycles include dirty air filters, fuel used, and motorbike maintenance. As for the year of the vehicle does not affect the value of carbon monoxide gas.Exhaust emissions can cause air pollution. Carbon monoxide is one of the air pollution comes from motor vehicle gas emissions. From current technological developments, low-cost gas sensors have been widely used. In research, data acquisition devices have been successfully developed using the MQ-7 sensor, ESP32, micro SD card, TFT display, and keypad. The results of the sensor calibration get 10 motorcycle data with a coefficient of determination (R2) of 0.9273 with a percentage of 92.73%. The average accuracy of the MQ-7 sensor is 91.23% with an error percentage of 1.82% and an RMSE of 0.379. From the results of the sensor calibration, it can be seen that the MQ-7 sensor has a fairly good level of accuracy. From field test, 30 motorcycles has been test. From the results of the field test of 30 motorcycles, factors that affect the value of carbon monoxide gas in motorcycles include dirty air filters, fuel used, and motorbike maintenance. As for the year of the vehicle does not affect the value of carbon monoxide gas
Tradisi Ritual Ladang Padi Masyarakat Desa Solok Kabupaten Pelalawan
Desa Sungai Solok merupakan lumbung padi Kabupaten Pelalawan, maka dari itu pemerintah memberikan bantuan seperti alat mekanik seperti mesin perontok, mesin traktor, mesin combin dan teknologi biologi seperti pupuk, pestisida dan bibit unggul, tujuannya untuk terus meningkatkan hasil padi . Namun masyarakat Desa Sungai Solok masih mempercayai ritual dan pantangan ritual sawah. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif karena penelitian ini berusaha mendeskripsikan, mengungkapkan, dan menjelaskan bagaimana masyarakat Desa Sungai Solok memaknai ritual sawah adat di Desa Sungai Solok. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan wawancara mendalam dengan menggunakan pedoman wawancara. Pemilihan informan yang diwawancarai menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa masyarakat Desa Sungai Solok melakukan ritual adat sawah untuk melindungi sawahnya dari hama dan penyakit hewan seperti tikus, burung dan babi. Prosesi ritual sawah dimulai dari pembukaan lahan, hingga masa panen. Dalam melaksanakan ritual ini terdapat pantangan yang dilakukan oleh masyarakat dan hal tersebut tidak boleh dilanggar seperti tidak boleh makan pisang, tidak boleh membuang nasi, dan tidak boleh bersiul pada malam hari dan peraturan tersebut harus dipatuhi. oleh masyarakat agar terhindar dari penyakit dan hewan yang dapat merusak tanaman padi. Baik masyarakat desa Sungai Solok maupun masyarakat luar desa yang bekerja di ladang. melanggar tabu, musuh seperti tikus, hama, dan babi tidak akan menggunakan ladang. Pantangan yang dilarang oleh masyarakat Desa Sungai Solok