e-Jurnal Poltekkes Tanjungkarang
Not a member yet
    1715 research outputs found

    Tingkat Konsumsi Kalsium, Seng, Vitamin E Dan Dismenorea Primer pada Siswi SMA

    Get PDF
    Total of 54,89% of childbearing age women in Indonesia experience primary dysmenorrhea. The intake of micronutrients such as Calcium, Zinc, Vitamin E can help in relieving the pain. This study aimed to find out the relationship between the level of calcium, zinc, and vitamin E consumption with the primary dysmenorrhea in female students at SMA Negeri 8 Denpasar. This study used observational research with a cross-sectional approach to support the research. 65 people were taken as samples using the simple random sampling technique. The chi-square was used as the statistical test in this study. The result of the study showed that most of the samples had low-level consumption of Calcium (87,7%), Zinc (78,5%), and vitamin E (95.4%), and 70,8% of the samples had primary dysmenorrhea. Based on the result, there was a relationship between the level of Calcium, Zinc, and Vitamin E consumption with primary dysmenorrhea. The better level of Calcium, Zinc, and Vitamin E consumption, the fewer women will experience dysmenorrhea. It is necessary to provide counseling that is related to alternative dysmenorrhea prevention, especially regarding the role of nutrients that can be used as dysmenorrhea therapy

    PENGARUH KONSUMSI PREMNA OBLONGIFOLIA MEER TERHADAP TEKANAN DARAH PADA LANSIA DENGAN HIPERTENSI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS TANJUNG BINTANG LAMPUNG SELATAN TAHUN 2018

    Get PDF
    Hipertensi atau tekanan darah tinggi adalah peningkatan tekanan darah sistolik lebih dari 140 mmHg dan tekanan darah diastolik lebih dari 90 mmHg. Salah satu pengobatan non farmakologi untuk mengontrol tekanan darah tinggi dengan salah satu tanaman obat yaitu dengan daun cincau/premna oblongfolia Merr, akan tetapi belum banyak masyarakat yang mengetahuinya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh konsumsi premna oblongifolia meer terhadap  tekanan darah pada lansia dengan  hipertensi. Penelitian ini merupakan penelitian pra eksperimen model pretest dan post test untuk mengetahui perubahan tekanan darah sebelum dan sesudah mengkonsumsi premna oblongifolia meer/cincau hijau. Populasi penelitian adalah lansia yang penderita hipertensi jumlah sampel 16 responden. Teknik mengumpulkan data dengan wawancara dan observasi menggunakan alat sphygnomanometer. Analisis data dengan menggunakan uji T dependen. Hasil uji statistik didapatkan nilai p= 0,000, maka disimpulkan ada pengaruh konsumsi premna oblongifolia meer terhadap tekanan darah lansia yang mengalami hipertensi. Saran untuk petugas di puskesmas, agar setiap bulan  dapat memberikan penyuluhan tentang kebiasaan hidup sehat bagi lansia terutama mengenai mamfaat  cincau hijau bagi yang mengalami hipertensi.Hipertensi atau tekanan darah tinggi adalah peningkatan tekanan darah sistolik lebih dari 140 mmHg dan tekanan darah diastolik lebih dari 90 mmHg . Hasil pemantauan di wilayah Puskesmas Tanjung Bintang diketahui dari 34 lansia pengunjung terdapat 17 lansia (50%) yang menderita hipertensi. Salah satu pengobatan non farmakologi untuk mengontrol tekanan darah tinggi dengan salah satu tanaman obat yaitu dengan daun cincau/ premna oblongfolia Merr, akan tetapi belum banyak masyarakat yang mengetahuinya.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh konsumsi premna oblongifolia meer terhadap  tekanan darah pada lansia dengan  hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Tanjung Bintang Lampung Selatan.                                  Penelitian ini merupakan penelitian pra eksperimen model pretest dan post test untuk mengetahui perubahan tekanan darah sebelum dan sesudah mengkonsumsi premna oblongifolia meer / cincau hijau .Populasi lansia yang mengalami hipertensi dengan menggunakan tehnik purposive sampling berdasarkan kriteria inklusi (sampel 16 responden) Waktu penelitian Oktober sd Desember 2018. Teknik mengumpulkan data dengan wawancara dan observasi menggunakan alat sphygnomanometer. Analisis data dengan menggunakan uji dependent test /paired T Test.       Hasil penelitian Rata rata tekanan darah sistole lansia pada pengukuran pertama adalah 164,38 mmHg dengan standar deviasi 5,123 . Pada pengukuran kedua didapat rata rata tekanan darah sistole lansia adalah 146,88 mmHg dengan standar deviasi 7,932. Mean perbedaan pengukuran pertama dan kedua adalah 17,500 dengan standar deviasi 6,831. Hasil uji statistik didapatkan nilai p= 0,000 Kesimpulan ada pengaruh konsumsi premna oblongifolia meer terhadap tekanan darah lansia yang mengalami hipertensi. Saran untuk petugas di puskesmas Tanjung Bintang , agar setiap bulan  dapat memberikan penyuluhan tentang kebiasaan hidup sehat bagi lansia terutama mengenai mamfaat  cincau hijau bagi yang mengalami hipertensi.Â

    Analisis Faktor yang Mempengaruhi Kejadian Demam Berdarah Dengue di Wilayah Kerja Puskesmas Way Kandis Bandar Lampung Tahun 2020

    Get PDF
    World Health Organization (WHO) melaporkan bahwa terjadi peningkatan jumlah kasus DBD khususnya di negara tropis seperti Indonesia. Di Bandar Lampung terjadi instabilitas pada Incidence Rate (IR) dari tahun 2010-2015 dan Tanjung Senang merupakan wilayah dengan angka kasus tertinggi yaitu 138 kasus. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi kejadian Demam Berdarah Dengue (DBD) di Wilayah Kerja Puskesmas Way Kandis Bandar Lampung. Penelitian ini menggunakan desain penelitian case control. Sampel pada penelitian ini sebanyak 100 sampel dari 50 kasus DBD dan 50 kontrol. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini yaitu total sampling pada kelompok kasus dan random sampling pada kelompok kontrol. Analisa data yang digunakan adalah chi-square test. Hasil analisis statistik menggunakan uji Chi-square menunjukan variabel yang berhubungan dengan kejadian DBD adalah pengetahuan (p-value=0,02; OR=0,40; 95% CI:0,35 – 1,72) dan jumlah kontainer (p-value=0,01; OR=3,02; 95% CI:1,26-7,20). Variabel yang tidak berhubungan antara lain pendidikan, pekerjaan, perilaku, ketersediaan tutup kontainer, keberadaan kawat kassa dan jarak antar rumah karena p value > 0,05. Simpulan dari penelitian ini adalah pengetahuan dan jumlah container merupakan faktor yang berpengaruh terhadap kejadian DBD di Kelurahan Way Kandis

    Pengaruh Infeksi Mycobacterium tuberculosis Terhadap Parameter Hematologi Anemia dan Malnutrisi Pasien TB di Puskesmas Bandar Lampung

    Get PDF
    Tuberkulosis (TB) adalah penyakit infeksi menular yang disebabkan oleh Mycobacterium tuberculosis. Tempat masuk kuman Mycobacterium tuberculosis adalah saluran pernafasan, saluran pencernaan dan luka terbuka pada kulit. Diantara negara-negara di dunia yang mempunyai beban TB terbesar yaitu India, Indonesia, China, Philipina dan Pakistan. Menurut data Riskesdas tahun 2018 di Provinsi Lampung terdapat jumlah tersangka TB adalah 32.148 jiwa. Malnutrisi dan anemia merupakan komplikasi yang dapat terjadi pada penderita TB. Terjadinya anemia dapat dipantau dengan hasil pemeriksaan hemoglobin, jumlah eritrosit, hematokrit, dan indeks eritrosit, sedangkan keadaan malnutrisi dapat dipantau dengan hasil pemeriksaan kadar albumin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh infeksi Mycobacterium tuberculosis terhadap parameter hematologi anemia dan malnutrisi pasien TB di puskesmas Bandar Lampung. Jenis penelitian yang digunakan adalah analitik, dengan desain penelitian cross sectional. Populasi penelitian adalah seluruh penderita TB yang melakukan pengobatan di beberapa puskesmas yang ada di Bandar Lampung, dengan sampel penelitian diambil dari populasi dengan menggunakan rumus besaran sampel yang bersifat representatif sebanyak 40 sampel. Analisa data yang digunakan pada penelitian ini adalah menggunakan  uji One WayAnova. Hasil penelitian menunjukkan ada pengaruh infeksi Mycobacterium tuberculosis terhadap kadar Hb. Ht, MCV, MCH, dan tidak ada pengaruh terhadap jumlah eritrosit, MCHC, serta kadar albumin pada pasien TB di Puskesmas Bandar Lampun

    Efek Formula Daun Bayam dan Rumput Laut Meningkatkan Kandungan Kalsium dalam Produk Nori yang Disukai

    Get PDF
    Latar belakang : Produk camilan (snack) yang mengandung tinggi kalsium jarang ditemui di masyarakat. Perlu alterantif snack tinggi kalsium untuk mencegah atau mengatasi masalah gizi, seperti stunting dan osteoporosis. Tujuan:Memperoleh formula daun bayam (amaranthus hibrydus) dan rumput laut (eucheuma cottonii)terhadap kandungan kalsium produk nori. Metode: Eksperimen dengan Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL) 3 kali ulangan. Formula yang digunakan kombinasi daun bayam dan rumput laut yang dimodifikasi menjadi 9 formula, meliputi 10:90, 20:80, 30:70, 40:60, 50:50, 60:40, 70:30, 80:20, dan 10:90. Produk diolah dengan cara pengeringan. Pembuatan Nori dengan metode pengeringan yang dimodifikasi. Uji Produk nori Organoleptik oleh 25 Panelis terlatih. Hasil: Hasil penelitian dari penilaian uji Organoleptik oleh Panelis yang paling disukai dari produk Nori adalah skala penilaian warna nori pada formula 9 (warna hijau tua), tekstur pada formulasi 8 (tektur produk kompak) sampai formulasi 9 (tektur sangat kompak). Penilaian Panelis pada skala aroma diperoleh formula terjadi fluktuatif dan meningkat tajam pada formula 9 (aroma khas bayam), penilian rasa paling disukai pada formula 5 dan tidak disukai formula 1. Penerimaan Panelis secara keseluruhan paling disukai pada formula 9 (warna hijau tua, aroma khas daun bayam dan rasa disukai pada formula 9 (tekture sangat kompak). Hasil uji kadar kalsium tertinggi diperoleh pada formula 9 (90:10) dengan kadar kalsium 1,83 mg. Simpulan: Produk nori yang terbaik dihasilkan dari formula daun bayam dan rumput laut (90:10) dengan nilai Organoleptik warna hijau tua, beraroma khas daun bayam, tektur sangat kompak, rasa disukai dan penerimaan keseluruhan disukai dengan kadar kalsium tertinggi

    Hubungan Karakteristik Bidan dengan Praktik Kebidanan Komplementer di Praktek Mandiri Bidan

    Get PDF
    Penggunaan terapi komplementer merupakan terapi alternatif yang menjadi banyak perhatian banyak negara. Terapi komplementer juga merupakan pendukung pengobatan konvensional atau pengobatan pilihan lain di luar pengobatan medis yang konvensional. Hampir di seluruh dunia, bidan menggunakan terapi komplementer dalam profesi mereka lebih dari praktisi medis lainnya. Sebuah tinjauan pustaka memperkirakan 60 – 100% bidan telah menggunakan satu atau lebih terapi komplemeter  Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Populasi dan sampel penelitian adalah semua bidan praktek mandiri di Kota Metro yang berjumlah 52 orang, Pengumpulan data dilakukan dalam satu waktu dengan menggunakan instrumen kuesioner. Data dianalisis dengan analisis univariat dan bivariat.  Hasil penelitian ini,  67,3% bidan telah melakukan praktik kebidanan komplementer, hanya variabel pendidikan yang tidak mempunyai hubungan bermakna terhadap praktik kebidanan komplementer. Saran untuk bidan agar melakukan peningkatan pengetahuan secara formal maupun informal tentang terapi-terapi non konvensional/komplementer sehingga dapat memberikan pelayanan praktik kebidanan komplementer dalam memberikan pelayanan kebidanan

    Pengaruh Waktu Perendaman Air Garam Terhadap Penurunan Kadar Formalin Pada Cumi- Cumi Asin

    Get PDF
    Meski secara resmi formalin dilarang digunakan sebagai pengawet makanan namun kenyataan masih sering ditemukan makanan yang mengandung formalin. Tujuan penelitian untuk mengetahui berapa lama perendaman air garam  yang paling baik untuk menghilangkan formalin. Penelitian dilakukan secara pra eksperimen dengan one-group pretest post test design. Penelitian ini dilakukan dengan merendam cumi-cumi asin yang mengandung formalin menggunakan air garam, dengan variasi waktu 15 menit, 30 menit, 60 menit dan 90 menit. Penelitian dilakukan di laboratorium Toksikologi Jurusan Analis Kesehatan Poltekkes Tanjungkarang. Pengukuran kadar formalin menggunakan spektrofotometer. Hasil penelitian menunjukkan ada penurunan kadar formalin setelah direndam dengan air garam selama 15 menit, 30 menit, 60 menit dan 90 menit, yaitu 37,3105%, 49,3890 %, 54,7773 %, 72,1172 %

    Perbandingan Motion Graphic dan Leaflet terhadap Peningkatan Pengetahuan Ibu Rumah Tangga dalam Menyimpan Obat

    Get PDF
    Inadequate storage of medicines at home is a common health problem in the community. Therefore, it is important to promote this issue through interesting media to increase knowledge related to medication storage. This study aims to compare conventional media (leaflet) with motion graphics in increasing knowledge of drug storage at home. Quasi-experimental research with a pretest-posttest design was applied to 45 housewives with similar education levels. In the initial stage, the leaflet group (23 people) and the motion graphic group (22 people) were given a pretest about medication storage, then were intervened with the media for 5 minutes, we're given a post-test afterward. The results showed there were significant differences in medication storage knowledge between groups that were exposed to motion graphics and leaflets (p-value=0,029). The median score of the knowledge in the motion graphic group was significantly higher (85,71) than the leaflet group (71,43). Motion graphics might be beneficial as an educational media to deliver message related to effective drug management for the community, especially housewives

    Peran Fatwa Muhammadiyah tentang Hukum Merokok dalam Sikap, Norma Subjektif, dan Kontrol Perilaku terhadap Perilaku Merokok

    Get PDF
    Muhammadiyah has issued a fatwa that smoking is haram. Nevertheless, there are still muhammadiyah residents who remain to smoke. This thesis discusses the role of fatwa Muhammadiyah about haram smoking law against employee smoking behavior. The purpose of this research was to know the role of Muhammadiyah fatwa about smoking law in attitude, subjective norm, behavior control, and intention toward smoking behavior of employees of Da’wah Muhammadiyah Center. This research was qualitative and choosing a location at the Muhammadiyah Da'wah Center Jakarta. The number of informants was 14 people. Informants were obtained by purposive and data collection techniques through observation, document review, and in-depth interviews. The results showed that for smokers informants, attitudes and subjective norms did not contribute to smoking cessation behavior, while behavior controls play a role in smoking cessation behavior. For non-smoking informants, attitudes, subjective norms, and behavioral controls play a role in non-smoking behaviors. Similarly for ex-smoker informants, attitudes, subjective norms, and behavioral controls play a role in committed non-smoking behaviors. It was suggested to the Muhammadiyah Central Executive to improve the fatwa status of smoking law into Muhammadiyah's decision to be more binding organizationally and for Muhammadiyah Da'wah Center to be a role model of implementation fatwa smoking law in Muhammadiyah

    DAYA SERAP ARANG AKTIF TONGKOL JAGUNG SEBAGAI MEDIA FILTER DALAM MENURUNKAN KADAR BESI (Fe) PADA AIR

    Get PDF
    Corn cobs are a solid waste that has not been maximally utilized and can pollute the environment. Corn cobs can be used as activated charcoal because they contain cellulose (41%) and hemicellulose (36%). The research objective was to determine the ability of corncob activated charcoal to reduce water iron (Fe) content in water.True Experiment research with pretest-posttest design with control group design with 6 repetitions. The mass variation of corn cobs activated charcoal in the filter media used was 2,920 gr, 4,380 gr, and 5,840 gr. The number of samples of the artificial iron solution used for each repetition of each of the variations in the mass of the adsorbent was 7 litres so that the total required was 168 litres. The data obtained were analyzed using One Way Anova.The results showed the levels of Fe after treatment in the mass variation of activated charcoal cob 2920 g was 2.55 mg / L, at 4,380 g mass was 1.67 mg / L, and in the mass 5.840 g was 0.64 mg / L. The highest reduction efficiency in iron content was in the mass of 5,840 grams which was able to reduce Fe levels up to 85.70%.This study proves that activated corn cobs can be used as an absorbent to reduce levels of iron (Fe) in water.Â

    1,645

    full texts

    1,715

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    e-Jurnal Poltekkes Tanjungkarang
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇