e-Jurnal Poltekkes Tanjungkarang
Not a member yet
1715 research outputs found
Sort by
Faktor Determinan Sosial Risiko Post Traumatic Stress Disorder (PTSD) Pasca Kejadian Bencana Tsunami Selat Sunda
The Tsunami of the Sunda Strait in December 2018 resulted in many losses, fatalities, and infrastructure. The psychological impact that often occurs during a catastrophic event is Post Traumatic Stress Disorder (PTSD) and if a teenager experiences it will have an impact on life in the future. The purpose of this study was to analyse the social determinants associated with PTSD in post-Tsunami Banten. This research is a quantitative study with a cross-sectional study design with a sample size of 125. The sampling technique uses Proportional to Size (PPS) and Simple Random Sampling. Data analysis using Fisher's Exact test. Factors related to the risk of Post Traumatic Stress Disorder (PTSD) are family support (p-value 0,042<0,05) and peer support (p-value 0,021<0,05) significantly related to the risk of Post Traumatic Stress Disorder in adolescents in SMPN 2 Labuan. However, volunteer support and support of religious leaders do not have a significant relationship with the risk of Post Traumatic Stress Disorder (PTSD). Support of family and friends are risk factors PTSD in adolescents at SMPN 2 Labuan after the Sunda Strait tsunami disaster in December 2018. There needs to be socialization related to post-disaster mental health management to parents and peers
Nutrisi Efektif Mempercepat Penyembuhan Luka Perineum pada Ibu Post Partum (Systematic Review)
Accelerated healing of perineal suture wounds during the puerperium is expected to prevent postpartum mothers from the danger of infection. Several methods can be done to accelerate the perineal wound healing process, one of which is by adding a high protein intake. This birth canal wound can become a container for bacteria to enter so that it can cause infection, trauma to the perineum can cause discomfort and pain during sexual intercourse, therefore handling this perineal wound is important. Good nutrition according to several studies can accelerate the wound healing process perineum. The purpose of this study was to determine effective nutrition in accelerating the healing of perineal wounds in postpartum mothers so that it can be used as an alternative method for patients who give birth. This study uses a systematic review method by examining journal articles published through the google scholar site of the reviewed journals. There are 6 methods of effective nutrition to accelerate perineal wound healing, are fish cork extract capsules, zinc supplements, eggs, red guava juice, catfish, pineapple juice, and honey
HUBUNGAN SHIFT KERJA DAN LAMA KERJA DENGAN KELELAHAN PETUGAS AIR TRAFFIC CONTROLLER (ATC) DI TOWER ATC BANDARA SOEKARNO HATTA
Di Bandara Soekarno Hatta dalam sehari frekuensi pesawat yang take off–landing bisa mencapai 1216 pesawat per hari atau sekitar 72 penerbangan per jam. Berdasarkan rekapitulasi data kondisi petugas ATC Di Bandara Soekarno Hatta pada bulan Februari hingga 11 April 2017, terdapat 50 petugas (2,1%) ATC yang mengalami kelelahan (Yoga, 2017). Meskipun persentase kelelahan rendah, akan tetapi risiko terjadinya kecelakaan pesawat tinggi. Adapun tujuan dari penelitian ini yaitu mengetahui hubungan shift kerja dan lama kerja dengan kelelahan petugas ATC di Bandara Soekarno Hatta tahun 2017.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analitik observasional dengan pendekatan cross sectional yaitu pendekatan, observasi atau pengumpulan data sekaligus pada suatu saat. Sumber data yang digunakan berasal dari data primer dan data sekunder. Cara penetapan sampel pada penelitian ini dengan menggunakan rumus Slovin sebanyak 185 sampel. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling.Berdasarkan hasil uji statistik yang telah dilakukan, dapat disimpulkan Sebanyak 29 responden (49,5%) petugas ATC mengalami kelelahan rendah, Petugas ATC bekerja dalam 3 shift yaitu pagi, siang, dan malam, Responden yang bekerja >120 menit sebanyak 53 orang (28,6%), tidak ada hubungan antara shift kerja dengan kelelahan dan Tidak ada hubungan antara lama kerja dengan kelelahan petugas ATC di Tower ATC Bandara Soekarno Hatta.Saran yang diberikan kepada petugas ATC berkaitan dengan pentingnya pemanfaatan istirahat yang optimal seperti peregangan otot, berjalan-jalan di ruang kantor, berbincang-bincang, dan makan-makanan bergizi. Selain itu peningkatan kerja sama antara petugas ATC dan asisten petugas ATC, dan peningkatan fungsi koordinator ATC
HUBUNGAN KONSTRUKSI, JENIS DAN JARAK WADAH SAMPAH DENGAN KEPADATAN LALAT PADA KANTIN SEKOLAH DASAR DI KECAMATAN WAY JEPARA KABUPATEN LAMPUNG TIMUR
Kantin adalah tempat untuk siswa istirahat dan makan.Kaniin juga dapat mcnghasrlkan sampah menycbabkan adatya lalat- Lalat merupakan vcktor dari berbagai macam penyakit saluran pencerraan seperti diare, tlpus, kholera, disentri dan lain sebagaiiya.Tuluan penelitian adalah unnrk mengelahui hubungan pe\\,adah sampah d€ngan tirgkat kepadatan lalat di sekolah dasar Way lepara Kabupaten Langung Tirnur.Jenis pmelitian ini adalah analitik, dengan pen dckatan ( rosr sefional populcsi pada penelitian ini adalah scluruh sekolah dasar Kecamatal Way Jepara yaitu br.rjunXah 30. Sampcl diambit berdasarkan jumlah seluruh popLrlasi yaitu bcdumlah 3 0. Instrumen yang digunakan adalah pengukuran kepadatan lalat serta kuisioner dar obse asi. Analisis data dilakukan secara tmivariat dan bivariat (menggunakan uii Anova d:0,05).Hasil penelitian menunjul&an hubungan bermakna antara kepadatan lalat dcngan konstrtsi wadah sampah fp-value=0,006), jarak wadah sampah (p-valuc 0,229). Namun, tidak ada hubungan dengan jenis wadah sampah (p ralue 0,025 < o., yang bemrh ada huburgan bermal,na antara terhadap kepadalnn lalat. Saran yang telah dibedkan kepada pemihk/ pengelola kantn! pihak sekotah dan instansi kesehatan, diharapkan dapat nrelengkapi sarana kantin dan rnempe$ajki sarana yang ada seperti peleaakan x,adah sal1pall kepemilikan iufup wadah sampah dan untuk pihak instansi agar rutin mcngendalikan vcktor yang ada di sekjtar t€mpat pcwadahan scperti halnya pcnbuatan jebakan lalat sederhana dengan menggunakan botol plastik
HYIGIENE DAN SANITASI MAKANAN DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH Dr. A. DADI TJOKRODIPO BANDAR LAMPUNG
Hygiene adalah upaya kesehatan dengan cara memelihara dan melindungi kebersihan individu, misalnya mencuci tangan untuk melindungi kebersihan tangan, mencuci piring melindungi kebersihan piring, membuang bagian makanan yang rusak untuk melindungi keutuhan makanan secara keseluruhan. Sanitasi makanan adalah upaya-upaya yang ditujukan untuk kebersihan dan keamanan makanan agar tidak menimbulkan bahaya keracunan dan penyakit pada manusia.Tujuan penelitian untuk mengetahui pengelolaan hygiene dan sanitasi makanan di RSUD dr. A. Dadi Tjokrodipo, meliputi pemilihan bahan makanan, penyimpanan bahan makanan, pengolahan makanan, penyimpanan makanan jadi, pengangkutan makanan, dan penyajian makanan.Penelitian bersifat deskriptif, yaitu menggambarkan tentang pengelolaan hygiene dan sanitasi makanan yang meliputi pemilihan bahan makanan, penyimpanan bahan makanan, pengolahan makanan, penyimpanan makanan jadi/masak, pengangkutan makanan, dan penyajian makanan di RSUD dr. A. Dadi Tjokrodipo.Hasil penelitian menyimpulkan bahwa pengelolaan hygiene dan sanitasi makanan di RSUD dr. A. Dadi Tjokrodipo sudah memenuhi syarat yaitu pemilihan bahan baku, pengangkutan makanan, penyajian makanan. Pengelolaan hygiene dan sanitasi makanan yang belum memenuhi syarat yaitu penyimpanan bahan makanan, pengolahan makanan dan penyimpanan makanan jadi
KECACINGAN PADA MURID SEKOLAH DASAR DI KELURAHAN WAY MENGAKU KECAMATAN BALIK BUKIT KABUPATEN LAMPUNG BARAT
Kecacingan adalah penyakit yang disebabkan oleh cacing perut yang ditularkan melalui tanah. Cacing ini dapat menyebabkan menurunnya kondisi kesehatan, gizi, kecerdasan dan produktivitas penderitanya. Sehingga secara ekonomi banyak menyebabkan kerugian, karena banyak kehilangan karbohidrat dan protein serta kehilangan darah, sehingga menurunkan kualitas sumber daya manusia.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan sanitasi lingkungan dan personal hygiene anak dengan kejadian kecacingan pada murid sekolah dasar di Kelurahan Way Mengaku. Penelitian menggunakan rancangan cross sectional, dilaksanakan pada bulan Mei-Juni 2017. Populasi penelitian adalah seluruh siswa sekolah dasar (kelas III dan IV). Sampel sebanyak 203 anak, dipilih dengan teknik systematic random sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara dan observasi. Pemeriksaan parasit cacing dilakukan secara mikroskopis dengan metode apung Data dianalisis secara univariat dengan frekuensi dan proporsi, serta bivariat (menggunakan uji chi-square α = 0,05).Hasil penelitian mendapatkan bahwa proporsi kecacingan pada siswa sekolah dasar di Kelurahan Way Mengaku sebesar 25,1%. Kecacingan berhubungan signifikan dengan kepemilkan jamban (p-value<0,05), jenis lantai rumah (p-value<0,05), kepemilikan sumber air bersih (p-value<0,05), kebiasaan memakai alas kaki (p-value<0,05), kebiasaan mencuci tangan (p-value<0,05), dan kebiasaan memotong kuku (p-value<0,05). Perlu upaya peningkatan pengetahuan siswa sekolah tentang penyakit kecacingan dan pencegahannya. Peran orang tua dan guru sangat dibutuhkan dalam upaya menurunkan angka kecacingan
DETERMINAN KEJADIAN DIARE PADA BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BAKUNG TAHUN 2017
Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Sampah merupakan salah satu tempat yang beresiko sebagai tempat penyebaran penyakit, dikarenakan banyaknya bahan pencemaran seperti lindi, vektor penyakit seperti lalat. Penderita diare di wilayah kerja Puskesmas bakung paling banyak di derita balita yaitu 33,78% atau 161 kasus dari 477 kasus. Tujuan umum penelitian ini untuk mengetahui determinan kejadian diare pada balita.Rancangan penelitian yang digunakan adalah case control, penelitian dilakukan pada bulan Mei - Juni 2017 di wilyah kerja Puskesmas Bakung Kota Bandar Lampung. Populasi adalah seluruh balita di wilayah kerja Puskesmas Bakung pada periode bulan Januari sampai Maret 2017, sebanyak 2.813 jiwa. Sampel berjumlah 70 terbagi atas kelompok kasus dan kelompok kontrol yang tidak berpadananHasil penelitian ini 71,4% jarak rumah responden dengan TPA sudah memenuhi syarat (>1km), 65,7% kepadatan lalat di dalam rumah responden sudah memenuhi syarat, 70,0% air bersih responden tidak memenuhi syarat, 84,3% perilaku CTPS Ibu tidak baik. Sedangkan dari ke lima variabel yang diteliti hanya variabel air bersih yang terdapat hubungan dengan kejadian diare, dengan p-value 0,001 dengan OR 7,391 (CI 95%; 2,130-25,151)
GAMBARAN PENGELOLAAN SAMPAH DI PASAR KOTA AGUNG KECAMATAN KOTA AGUNG KABUPATEN TANGGAMUS
Pasar merupakan salah satu tempat dengan timbulan sampah yang tinggi. Penelitian bertujuan mengetahui pengelolaan sampah di Pasar Kota Agung, Kabupaten Tanggamus. mulai dari pewadahan hingga pembuangan akhir. Penelitian dilaksanakan pada bulan Mei 2018.Populasi penelitian adalah seluruh pedagang yan berjumlah 845 pedagang, terdiri dari pedagang ruko (23 unit), kios (527 unit), dan pedagang los (295 pedagang). Sampel sebanyak 90 pedagang, dipilih dengan teknik Systematic Random Sampling. Seluruh petugas (16 orang) diikutkan dalam penelitian. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara dan pengukuran.Hasil penelitian mendapatkan bahwa pengelolaan sampah di Pasar Kota Agung masih kurang baik. Rendahnya partisipasi pedagang dalam kepemilikan tempat sampah dan pengumpulan sampah, menyebabkan sampah berserakan di areal perdagangan. Pengumpulan sampah dilakukan dua kali sehari, tetapi hanya menggunakan satu unit gerobak sampah, dan petugas tidak dilengkapi dengan APD. Konstruksi TPS tidak sesuai dengan persyaratan kesehatan, dan berada sangat dekat dengan areal jual beli. Pada tahap pengangkutan dari TPS ke TPA, truk pengangkut tidak dilengkapi dengan penutup, sehingga berpeluang terjadi ceceran sampah. Perlu upaya peningkatan pengetahuan petugas dan pedagang dalam pengelolaan sampah. Pengelolaan dengan konsep 3R sangat disarankan untuk meningkatkan nilai ekonomi sampah, selain mengurangi volume sampah
Pengaruh Pengharum Ruangan Berbahan Aktif Minyak Peppermint terhadap Penurunan Bakteri Staphylococcus aureus di Udara
aktivitas sebagai antibakteri.Udara di ruangan rumah mengandung berbagai mikroorganisme, salah satunya adalah bakteri Staphylococcus aureus yang termasuk dalam kelompok bakteri patogen.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pengharum ruangan berbahan minyakmentah terhadap keberadaan bakteri S. aureus di udara ruangan rumah.Penelitian ini menggunakan sampel udara yang dilakukan pada tiga ruangan dapur, ruang tengah, dan ruang tamu dengan variasi frekuensi penyemprotan.Desain dalam penelitian adalah eksperimental laboratorium dengan menggunakan metode tangkap udara menggunakan media selektif Mannitol Salt Agar.Identifikasi penegasan isolat koloni bakteri yang didapatkan dilakukan pewarnaan Gram, uji koagulase dan uji katalase.Isolat koloni bakteri yang didapatkan berupa koloni bakteri berwarna kuning keemasan, bewarna ungu, dan berbentuk coccus.Identifikasi isolate koloni bakteri menunjukkanisolate koloni bakteri di udara dalam ruangan termasuk golongan bakteri Gram positif, uji katalase positif, dan uji koagulase positif, menandakan bakteri S. aureus. Berdasarkan penelitian diatas dapat disimpulkan bahwa penggunaan pengharum ruangan berbahan aktifminyak pepperminttidak berpengaruh secara signifikan terhadap penurunan jumlah koloni bakteri S.aureus dalam udara di ruangan rumah dengan hasil uji F nilai sig 0.201 (P>0.05)
STUDI EKTOPARASIT PADA TIKUS DI PELABUHAN KUALA TUNGKAL TAHUN 2019
Ectoparasites are parasites that live on rats as their hosts, and the port is one of the breeding grounds for rats that must be protected or a place that must be free from rats. Rats can contain ectoparasites that are harmful to human health. This study aims to see the description of ectoparasites in rats at Kuala Tungkal Port, Jambi Province.This study is an exploratory study, which describes ectoparasites in rats in the Kuala Tungkal Port Health Office with an area of 280,000 m2. The research was carried out by installing traps at points that represent the presence of rats.The results found 3 types of mice, namely Mus musculus, Rattus diardii, and Rattus norvegicus, the most types of mice found were Mus musculus. Xenopshylla cheopis ectoparasite was found in Rattus diardii rats. It is necessary to monitor and control rat eradication in the port working area, as well as improve sanitation.Â