e-Jurnal Poltekkes Tanjungkarang
Not a member yet
    1715 research outputs found

    HUBUNGAN INTENSITAS PENCAHAYAAN DAN MASA KERJA DENGAN GEJALA KELELAHAN MATA PADA PEKERJA PENJAHIT DI KELURAHAN LOLU KOTA PALU

    Get PDF
    Ketegangan mata adalah salah satu jenis gangguan mata yang disebabkan oleh tekanan pada otot akomodasi saat melihat benda kecil dan dekat dalam waktu yang lama. Beberapa faktor yang dapat memicu ketegangan mata antara lain usia, lama kerja, dan kondisi pencahayaan di tempat kerja. Semakin lama usia seseorang, semakin tinggi risiko terjadinya ketegangan mata. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan intensitas pencahayaan dan masa kerja dengan gejala kelelahan mata pada pekerja Penjahit di Kelurahan Lolu, Kota Palu. Penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional dengan rancangan cross sectional. Sampel berjumlah 30 pekerja yang dipilih secara random. Variabel bebas intensitas pencahayaan diukur dengan Lux Meter, masa kerja menggunakan kuesioner. Variabel terikat yaitu kelelahan mata diukur dengan kuesioner Visual Fatigue Index (VFI). Analisis data menggunakan perangkat lunak statistik dengan uji Fisher Exact. Hasil penelitian menunjukkan umur penjahit yang paling banyak yaitu antara 20-30 tahun sebanyak 20 (66,7%) dan berjenis kelamin perempuan sebanyak 17 (56,7%). Rata-rata masa kerja diatas 3 tahun sebanyak 20 (66,7%). Penjahit yang bekerja dengan menggunakan pencahayaan dan tidak sesuai dengan standar sebanyak 28 (93%). Terdapat 18 (60%) penjahit yang bekerja mengalami mata lelah. Hasil uji statistik menunjukkan ada hubungan yang signifikan antara intensitas cahaya (

    Antidiabetic Effect of Noni Fruit and Moringa Leaves Extract on Blood Glucose Level, Hepatic and Pancreatic Histological Features of Diabetic Mice

    Get PDF
    One of the chronic diseases with high blood glucose levels is a characteristic of Diabetes Mellitus. Utilization of herbal ingredients needs to be developed to reduce blood sugar levels in diabetes, and one of them is by using moringa leaf extract and noni fruit. This study aimed to analyze the effect of a combination of moringa leaf extract and noni fruit on blood glucose levels and tissue cytology in diabetic mice. The study was a randomized pretest-posttest control group design using 28 male mice divided into seven groups. The data analysis showed the lowest decrease in blood glucose levels in the group of diabetic mice given noni fruit and moringa leaf extract at a dose of 150mg/20g BW/oral/day for two weeks. The results of histological examination of liver and pancreas tissue showed no tissue is damaged

    Relaksasi Benson terhadap Penurunan Intensitas Nyeri Pasien Benigna Prostat Hiperplasia (BPH) dengan Riwayat Post Transurethal Resection Of The Proste (TURP)

    Get PDF
    Benign prostatic hyperplasia (BPH) adalah pembesaran prostat yang progresif yang menyebabkan berbagai tingkat obstruksi uretra dan batasan pada aliran urin. Angka kejadian BPH dengan bertambahnya usia akan semakin meningkat. Intervensi bedah yang dilakukan adalah TURP, yang bekerja pada obstruksi uretra prostat. Prosedur ini menyebabkan efek yang menyakitkan. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh relaksasi Benson terhadap penurunan intensitas nyeri pada pasien prostat pasca reseksi transurethral RSUD Dr. M. Yunus Bengkulu untuk menentukan. Penelitian menggunakan desain penelitian pre-experimental post-test with intervention group dengan intervensi relaksasi benson, responden berjumlah 15 pasien. Pengambilan sampel dengan metode sequential sampling. Analisis data menggunakan uji paired sampel T-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa intensitas nyeri sebelum relaksasi Benson untuk reseksi transurethral prostat pada pasien yang mengalami nyeri dengan skor total tertinggi adalah 10 dengan mean 7,80. Sedangkan intensitas nyeri setelah relaksasi Benson pada pasien reseksi transurethral prostat yang mengalami nyeri dengan skor total tertinggi adalah 7 dengan mean 4,67. Kesimpulan relaksasi benson berpengaruh terhadap penurunan intensitas nyeri pada pasien yang menjalani reseksi transurethral prostat. Disarankan agar peneliti melakukan dengan membandingkan frekuensi relaksasi Benson dari 1 kali sehari sampai 2 kali sehari, atau 15 menit sampai 20 menit

    Exploration of The Birth Planning and Complications Prevention Program Implementation

    Get PDF
    The Birth Planning and Complications Prevention Program or Program Perencanaan Persalinan dan Pencegahan Komplikasi (P4K) is an effort by the government to reduce the maternal mortality rate in Indonesia. This study aimed to determine the implementation of P4K to reduce maternal mortality in the catchment area of Waihaong Health Center Ambon in 2020. This was a qualitative study with a case study approach. Data collection was conducted in February-May 2020 in the catchment area of Waihaong Health Center. There were 13 informants interviewed in this study (nine pregnant women, two health workers, and two cadres). Data analysis was conducted using content analysis by identifying the emerging themes based on the research objectives. The results of this study show that the implementation of P4K has been running, but it has yet to be maximized because several P4K components still need to be completed. The pregnant woman prepares the components in the P4K sticker without any discussion with the midwife, and some pregnant women still choose to give birth with the help of a traditional birth attendant or “mama biangâ€. The mother's need for more knowledge about P4K and the lack of human resources as a program administrator was an obstacle to implementing this program. This study indicates that there is still a need for counseling for pregnant women to increase knowledge and awareness of the benefits of P4K and to carry out further training and collaboration between midwives and village cadres to improve P4K implementation

    Hubungan Kadar Kadmium Dengan Kadar Protein Urine Pada Pekerja Pasar Besi Tua Semanggi

    Get PDF
    Pasar besi tua Semanggi dalm beroperasi setiap hari menghasilkan limbah berupa logam berat. Salah satu limbah logam berat yang berbahaya adalah loga kadmium. Kadmium merupakan logam berat yang berbahaya bagi lingkungan karena memiliki letal concentration sebesar 39 mg/kg. Paparan logam kadmium pada manusia akan menyebabkan kerusakan pada membran tubulus proksimal ginjal karena terjadi penghambatan reabsobsi garam dan reabsobsi air sehingga menyebabkan terjadinya peningkatan jumlah protein urine yang disebut proteinuria. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui apakah ada hubungan antara kadar kadmium urine terhadap kadar protein urine. Jenis penelitian adalah analitik, dengan desain penelitian cross sectional. Teknik sampling yang digunakan quota sampling dengan analisis kadar kadmium urine menggunakan Spektrofotometer Serapan Atom thermo scientific dan analisi kadar protein urine menggunakan strip test verify urinalys. Hasil penelitian ini didapatkan rata-rata kadar kadmium dalam urine adalah 0,15 µg/L. Pada pemeriksaan protein urine didapat hasil negatif sebanyak 2 responden (13,33%), hasil +1 sebanyak 11 responden (73,33%), hasil +2 sebanyak 2 responden (13,33%). Uji korelasi antara kadar kadmium dengan kadar portein urine dilakukan dengan dengan Uji Kendall’s Tau-b. Kesimpulan penelitian ini dapat dinyatakan bahwa terdapat hubungan yang cukup kuat antara kadar kadmium dengan kadar protein urine pada pekerja pasar besi tua Semanggi dengan nilai signifikan 0,046 (sig < 0,05) dan koefisien korelasi sebesar 0,459

    Knowledge Level of DAGUSIBU in Pharmacy Department Students at Health Polytechnic of Tanjung Karang

    Get PDF
    There are many health problems due to lack of knowledge and understanding of how to use, store and dispose of drugs. The Indonesian Pharmacist Association (IAI) to design a program called DAGUSIBU (Get-Use-Save-Dispose). Information about DAGUSIBU is important to avoid giving wrong information from occupational pharmacy to patients. This study aims to determine Knowledge Level Profile of DAGUSIBU in Pharmacy Department Students in Health Polytechnic of Tanjung Karang 2022. This research was observational research design with a cross-sectional approach which was carried out from October to November 2022 involving 226 pharmacy students class of 2020 to 2022 in Health Polytechnic of Tanjung Karang. Data obtained by using an online questionnaire that had been tested for validity and reliability. In the aspect of getting medicine, the knowledge level pharmacy students 15.5% good, 38.9% sufficient, and 45.4% lacking. In the aspect of drug use, having a greater knowledge level of 11.1% is good; 44.7% sufficient; and 44.2% less. In the aspect of saving medicine, having a knowledge level of 9.3% is good; 40.3% sufficient; and 34.0% less. Bivariate analysis using ANOVA to find out differences of knowledge level among classes. The results of the ANOVA test showed a p-value of 0.112 so that it can be concluded that there is no significant difference in the level of DAGUSIBU knowledge between batches in Pharmacy students at Health Polytechnic of Tanjung Karang in 2022

    Pengembangan dan Uji Validitas Reliabilitas Kuesioner Dokumentasi Hasil Layanan Pos Binaan Terpadu Penyakit Tidak Menular (Posbindu PTM)

    Get PDF
    Penyakit tidak menular (PTM) menjadi salah satu penyebab kematian tertinggi pada semua kelompok usia di seluruh dunia dimana dari tahun ke tahun kasusnya makin meningkat. Pemerintah Indonesia melalui Permenkes No 71 tahun 2015 melakukan upaya pencegahan dan pengendalian PTM dengan melibatkan masyarakat melalui kegiatan pos pembinaan terpadu (posbindu) PTM. Kader kesehatan menjadi pelaksana kegiatan pendokumentasian hasil layanan saat pelaksanaan posbindu PTM sehingga dapat diketahui riwayat kesehatan masyarakat. Namun pencatatan dan dokumentasi hasil layanan Posbindu PTM oleh kader belum dapat dilakukan sesuai standar dan belum tersedia alat ukur untuk menilai kemampuan kader sehingga perlu pengembangan instrumen. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan butir-butir pertanyaan kuesioner pengetahuan, motivasi, dan praktik dokumentasi hasil layanan Posbindu PTM. Kuesioner diuji cobakan kepada 30 kader aktif posbindu PTM di wilayah kerja puskesmas. Butir pertanyaan diuji validitasnya menggunakan uji validitas konstruk dan dilanjutkan uji reliabilitas Cronbach alpha. Sebanyak 31 pertanyaan pengetahuan, 19 butir pertanyaan motivasi, dan 11 butir pertanyaan praktik dinyatakan valid (p-value0,80). Melalui penelitian ini didapatkan butir-butir pertanyaan pengetahuan, motivasi, dan praktik dokumentasi hasil layanan Posbindu PTM yang telah valid dan reliabel. Instrumen tersebut dapat digunakan untuk menilai kemampuan praktik kader dan faktor yang memengaruhi praktikny

    Pemeriksaan Kadar hCG Metode ELISA pada Serum suhu 4°C dan 25°C

    Get PDF
    Suhu serum pada uji ELISA merupakan faktor pra analitik yang dapat mempengaruhi kadar parameter yang diukur. Serum yang tidak diperiksa secara langsung akan disimpan pada suhu 4°C, sedangkan pemeriksaan ELISA menggunakan spesimen serum suhu ruangan (25°C). Masa tunggu suhu serum menjadi 4°C hingga 25°C seringkali tidak tepat sehingga pemeriksaan tetap dilakukan meskipun serum masih berada pada suhu 4°C. Untuk mengetahui perbedaan suhu serum pada suhu 4°C dan 25°C pada uji ELISA maka dilakukan penelitian dengan menggunakan parameter Human Chorionic Gonadrotopin (hCG). hCG adalah salah satu parameter untuk mendiagnosis kehamilan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi apakah terdapat perbedaan kadar hCG serum pada suhu 4°C dan 25°C menggunakan metode ELISA. Sampel yang digunakan adalah ibu hamil trimester II sebanyak 10 orang yang akan diperiksa secara duplo. Masing masing 10 spesimen akan diperiksa kadar hCG menggunakan metode ELISA dalam kondisi suhu serum 4°C dan 25°C. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata hCG serum yang diperiksa pada suhu 25°C (385.677 IU/L) lebih tinggi dibandingkan dengan serum pada suhu 4°C (381.912 IU/L), namun hasil statistik menunjukkan tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara kadar HCG diperiksa pada suhu 4°C dan 25°C (p >0,05)

    Hubungan Kadar Vitamin D3 Dengan Derajat Kepositifan BTA Pada Penderita Tuberkulosis Paru

    Get PDF
    Tuberkulosis paru adalah penyakit menular yang disebabkan bakteri Mycobacterium tuberculosis (MTB). Pemeriksaan mikroskopis Bakteri Tahan Asam (BTA) merupakan pemeriksaan yang penting untuk membantu diagnosis tuberculosis paru. Penderita tuberculosis paru dapat mengalami peningkatan jumlah BTA apabila mengalami defisiensi vitamin D. Vitamin D dapat menghambat multiplikasi MTB dalam makrofag dengan induksi peptida anti mikroba. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kadar vitamin D3 dengan derajat kepositifan bakteri tahan asam pada penderita tuberkulosis paru. Jenis penelitian ini adalah observasional analitik dengan desain cross sectional. Sampel penelitian sebanyak 30 responden diambil dari Puskesmas Bangetayu, Puskesmas Tlogosari Wetan, dan Puskesmas Kedungmundu di Kota Semarang. Sampel tersebut diperiksa BTA secara mikroskopis dan pemeriksaan vitamin D3 dilakukan dengan metode Enzym Linked Immunosorbent Assay (ELISA). Hasil pemeriksaan BTA menunjukan sebanyak 12 (40,0%) penderita dengan hasil scanty, sebanyak 7 (23,3%) penderita positif 1, sebanyak 7 (23,3%) penderita positif 2 dan 4 (13,4%) penderita positif 3. Hasil pemeriksaan vitamin D menunjukan sebanyak 23 (76,7%) penderita dengan status defisiensi, 5 (76,7%) penderita dengan status insufisiensi dan 2 (6,7%) penderita dengan status sufisiensi. Data tersebut dianalisa secara statiskik menggunakan uji Spearman dengan hasil p-Value = 0,023 (p< 0,05) sehingga dapat disimpulkan terdapat hubungan kadar vitamin D3 dengan derajat kepositifan BTA pada penderita tuberculosis paru

    Intervensi Berbasis Internet untuk Menghadapi Kehilangan dan Berduka: Literature Review

    Get PDF
    Introduction: Loss is a state in which a person is detached from something that existed before, with the possibility of being partially or completely absent. Each individual will respond and take a different amount of time to accept a loss. Internet-based remote intervention can be an alternative face-to-face intervention for psychological therapy for people who have experienced loss. Purpose: To explore internet-based interventions in reducing loss and grieving symptoms using the rapid review method. Methods: This literature review uses CINAHL, PubMed, Science Direct, and Cochrane as article search databases, with the year of publication ranging from 2012-2022, and the main focus refers to individuals who have experienced loss and bereavement. Results: The search results, there were 386 articles, and the selection results obtained 6 articles which show that there are several interventions, such as exposure and behavioral activation, Cognitive-behavioral therapy, and healthy experience after a loss, that are effective in dealing with the problem of grieving for individuals who have experienced the loss of a partner, child, death due to suicide of a loved one and other forms of other disadvantages by using the internet. Conclusion: Internet-based interventions have the potential for nurses to modify nursing care in reducing the impact of loss and grieving on victims by providing a comprehensive online-based implementation so that it can be accessed more easily by nurses and patients. Latar Belakang: Kehilangan adalah keadaan di mana seseorang terlepas dari sesuatu yang ada sebelumnya, dengan kemungkinan sebagian atau seluruhnya tidak ada. Setiap individu akan merespon dan membutuhkan waktu yang berbeda untuk menerima sebuah kehilangan. Intervensi jarak jauh berbasis internet dapat menjadi alternatif intervensi tatap muka untuk terapi psikologis bagi orang yang mengalami kehilangan. Tujuan: Studi ini bertujuan mengeksplor intervensi berbasis internet dalam mengurangi gejala kehilangan dan berduka dengan metode rapid review. Metode: Literatur review ini menggunakan CINAHL, PubMed, Science Direct, dan Cochrane sebagai database pencarian artikel, dengan rentang tahun publikasi 2012-2022, dan fokus utama mengacu pada individu yang pernah mengalami kehilangan dan berduka. Hasil: Hasil pencarian terdapat 386 artikel, dan hasil seleksi mendapat 6 artikel yang menujukkan terdapat beberapa Intervensi seperti exposure and behavioral activation, Cognitive-behavioral therapy, serta healthy experience after a loss, efektif mengatasi masalah berduka bagi individu yang pernah mengalami kehilangan pasangan, anak, kematian akibat bunuh diri orang yang dicintai dan bentuk kerugian lainnya dengan menggunakan internet. Simpulan: intervensi berbasis internet menjadi potensi bagi perawat untuk memodifikasi asuhan keperawatan dalam menurunkan dampak kehilangan dan berduka pada korban dengan memberikan implementasi secara komprehensif berbasis online agar dapat diakses lebih mudah oleh perawat dan pasien

    0

    full texts

    0

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    e-Jurnal Poltekkes Tanjungkarang
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇