Universitas Muhammadiyah Sorong: eJournal Collections
Not a member yet
2015 research outputs found
Sort by
Strategi Peningkatan Kapasitas Manajemen Administrasi Pemerintahan Distrik: Studi di Distrik Sorong Timur
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis strategi yang dapat diterapkan dalam meningkatkan kapasitas manajemen administrasi pemerintahan di Distrik Sorong Timur, Kota Sorong. Permasalahan utama yang dihadapi adalah rendahnya efisiensi tata kelola administrasi, keterbatasan sumber daya manusia, serta kurangnya pemanfaatan teknologi dalam mendukung proses administrasi pemerintahan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, di mana data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, dan dokumentasi dari aparat distrik dan pemangku kepentingan terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan kapasitas administrasi dapat dicapai melalui tiga strategi utama, yaitu: (1) penguatan kompetensi aparatur melalui pelatihan dan pendampingan berkelanjutan; (2) perbaikan sistem manajemen internal yang berbasis kinerja; dan (3) pemanfaatan teknologi informasi untuk mempercepat proses layanan publik. Implikasi dari temuan ini menunjukkan pentingnya dukungan kelembagaan dan kebijakan daerah yang konsisten dalam mendukung reformasi birokrasi di tingkat distrik. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi pemerintah daerah dalam merancang kebijakan peningkatan kapasitas administrasi secara berkelanjutan
TIPOLOGI DAN PERAN KEPEMIMPINAN DALAM PEMBANGUNAN ADMINISTRASI PUBLIK DI DISTRIK SAYOSA TIMUR KABUPATEN SORONG
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tipologi kepemimpinan yang berkembang di Distrik Sayosa Timur serta menganalisis peran kepemimpinan dalam pembangunan administrasi publik di wilayah tersebut. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan di Distrik Sayosa Timur cenderung bersifat partisipatif dan paternalistik, yang didasarkan pada relasi sosial yang kuat dalam komunitas lokal. Peran kepemimpinan yang dominan meliputi fasilitator pembangunan, penghubung antara masyarakat dan pemerintah kabupaten, serta motor penggerak program digitalisasi layanan publik. temuan ini mengindikasikan bahwa keberhasilan pembangunan administrasi publik di tingkat distrik sangat ditentukan oleh kemampuan pemimpin dalam mengelola relasi sosial, budaya, dan birokratis secara sinergis. Implikasi dari penelitian ini adalah pentingnya penguatan kapasitas kepemimpinan lokal yang kontekstual dan responsif terhadap dinamika masyarakat guna mendukung reformasi birokrasi dan tata kelola pemerintahan yang partisipatif dan inklusif. Namun, masih ditemukan tantangan dalam kapasitas teknis dan manajerial serta keterbatasan infrastruktur penunjang
Perbandingan Metode Monte Carlo dan Single Moving Average dalam Memprediksi Penjualan di Toko Shokifatin
Kebutuhan rumah tangga akan Minyak, gas LPG, dan bensin sangat penting untuk aktivitas sehari-hari. Hal ini membuka peluang bisnis bagi retailer dalam menyediakan produk-produk tersebut, seperti Toko Shokifatin. Namun, penjualan di toko ini bersifat fluktuatif, kadang tinggi dalam satu hari dan bisa juga tidak ada penjualan sama sekali di hari lain. Ketidakpastian ini menyulitkan pengelola toko untuk menentukan waktu dan jumlah restok yang tepat. Penelitian ini bertujuan membandingkan dua metode peramalan penjualan, yakni metode Monte Carlo dan metode Single Moving Average. Pendekatan kuantitatif digunakan dengan data penjualan Toko Shokifatin sebagai bahan analisis. Berdasarkan hasil penelitian, diketahui bahwa kedua metode mampu melakukan peramalan dengan baik. berdasarkan nilai Error(Tingkat kesalahan) Dengan demikian, metode Single Moving Average direkomendasikan sebagai pendekatan peramalan yang lebih akurat untuk mendukung pengelolaan stok di Toko Shokifatin
Deteksi Penyakit Daun Tomat Berbasis Warna Dan Tekstur Dengan Algoritma K-Nearest Neighbor : Deteksi Penyakit Daun Tomat Berbasis Warna Dan Tekstur Dengan Algoritma K-Nearest Neighbor
Penelitian klasifikasi penyakit daun tomat ini sangat penting dilakukan mengingat tomat (Solanum lycopersicum) merupakan salah satu komoditas hortikultura utama di Indonesia yang memiliki nilai ekonomi dan gizi tinggi. Namun, produktivitas tomat seringkali terancam oleh berbagai penyakit daun yang secara signifikan dapat menurunkan hasil panen dan berdampak negatif pada pendapatan petani serta suplai pangan nasional. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem deteksi penyakit daun tomat dengan menggunakan ekstraksi fitur tekstur berdasarkan Local Binary Pattern (LBP) Uniform serta fitur ruang warna HSV. Kedua fitur tersebut kemudian digabungkan untuk klasifikasi menggunakan algoritma K-Nearest Neighbor (KNN). Dataset berisi 200 citra daun tomat yang mencakup empat kelas penyakit berbeda, yang diambil dalam berbagai kondisi pencahayaan dan latar belakang untuk merefleksikan variasi nyata di lapangan. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa fitur tekstur memberikan performa klasifikasi terbaik dengan akurasi maksimum 0,85 pada K=3, sedangkan fitur warna secara individual memiliki akurasi lebih rendah dan kurang stabil. Penggabungan kedua fitur ini mampu mempertahankan akurasi yang tinggi sekaligus meningkatkan kestabilan klasifikasi di beberapa kelas penyakit. Penelitian ini menunjukkan potensi signifikan dari penggabungan fitur tekstur dan warna dalam meningkatkan ketepatan deteksi penyakit daun tomat, yang diharapkan dapat mendukung pemantauan dan pengelolaan tanaman secara lebih efektif, serta berkontribusi pada pengembangan pertanian berkelanjutan di masa depan dengan dukungan teknologi terkini
Valuasi Ekonomi Objek Wisata Bukit Cinta Kota Sorong: Berdasarkan Biaya Perjalanan
Penilaian ekonomi objek wisata Bukit Cinta berdasarkan metode biaya perjalanan penting dilakukan dalam rangka menentukan karakteristik pengunjung dan memperoleh data nilai ekonomi yang dapat dijadikan dasar bagi pengelolaan objek wisata tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan menggunakan teknik purposive sampling. Pengambilan data terhadap pengunjung yang merupakan pengunjung dan observasi secara langsung di lapangan, disertai wawancara kepada pengunjung dengan tujuan untuk mendapatkan data secara detail. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik pengunjung yang melakukan kunjungan ke obyek wisata Bukit Cinta sangat beragam. Berdasarkan jenis kelamin laki-laki 26,67% dan perempuan 73,33%, umur kelompok yaitu 16-25 tahun sebesar 60,00%, tingkat pendidikan terkhusus SMA dan sederajat sebesar 93,33%, serta pendapatan tertinggi adalah >Rp. 1.000.000-Rp.2.500.000 sebesar 46,67%. Selanjutnya untuk daerah asal didominasi oleh pengunjung lokal. Biaya perjalanan terbesar terdapat pada biaya konsumsi 52,97% dari total biaya perjalanan, sedangkan alokasi biaya terendah terdapat pada biaya tiket yaitu (21,29%). Biaya perjalanan setiap orang berbeda-beda, sehingga diperoleh rata-rata jumlah biaya perjalanan total (BPT) sebesar Rp. 2.020.000
The Use of Hypnoteaching to The Students’ Writing Achievement in Learning Descriptive Paragraph
This research aims at finding out whether or not the use of hypnoteaching is effective in upgrading the students’ writing achievement in learning descriptive paragraphs at the eleventh grade of SMA 1 Sukamaju. The researcher focuses on using hypnoteaching in learning writing descriptive paragraphs. The aspects of writing focus on content, organization, grammar, vocabulary, and mechanic. This research applies pre-experimental design with the pretest, treatment, and posttest. The population of this research is the eleventh-grade students of SMA Negeri 1 Sukamaju. The total number of population is 225 students who are separated in 9 classes. There are 25 students in every class. The researcher uses purposive sampling technique in determining class IPA 3 because according to the English teacher, the students of this class have good achievement in speaking and listening, but low in writing. Therefore, the total number of sample in this research is 25 students. Based on the results of data analysis, the researcher concludes that the use of hypnoteaching is effective in improving students’ writing achievement in learning descriptive paragraphs at class XI IPA 3 of SMA Negeri 1 Sukamaju. It is supported by the data of t-test is 16.63 and the result of significant (2-tailed) is 0.00. From criteria of hypothesis acceptability said that if t0 or 0.00 0.05, it means that there is a significant difference between the result of pretest and post-test
PENGARUH PENGAJARAN BILINGUAL DALAM PEMBELAJARAN PENJUMLAHAN PADA SISWA KELAS 4 SD NEGERI 24 KOTA SORONG : THE EFFECT OF BILINGUAL TEACHING ON ADDITIONAL MATERIAL ON GRADE 4 STUDENTS OF STATE ELEMENTARY SCHOOL 24 SORONG CITY
The purpose of this study was to determine the impact of bilingual teaching on improving mathematics learning outcomes in fourth-grade students of SD Negeri 24 Sorong City, especially on addition. The research method applied was a one-group pretest-posttest design with a quantitative approach. A total of 31 students took the pretest, were then given treatment in the form of bilingual teaching (using Indonesian and English), and finally underwent a posttest with the same questions. The analysis results showed that the average score of students' pretest was 74.84, increasing to 92.26 in the posttest. Descriptive statistical tests and Paired Sample t-Test confirmed a significant difference between the pretest and posttest results (Sig. 2-tailed = 0.003). In addition to improving students' understanding of mathematics, the bilingual method also increased their engagement in the learning process, as seen from their active participation and enthusiasm during the session. Thus, bilingual learning has proven effective in supporting mathematical understanding while developing students' English skills. Based on these findings, the study recommends the implementation of innovative learning methods, such as bilingual education, to improve students' academic scores.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pengajaran bilingual terhadap peningkatan hasil belajar matematika pada siswa kelas 4 SD Negeri 24 Kota Sorong, dengan fokus pada materi penjumlahan. Desain penelitian yang digunakan adalah one group pretest-posttest design dengan pendekatan kuantitatif. Sebanyak 31 siswa diberikan pretest, perlakuan berupa pengajaran bilingual (menggunakan bahasa Indonesia dan bahasa Inggris), dan posttest menggunakan soal yang sama.Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata pretest sebesar 74,84 meningkat menjadi 92,26 pada posttest. Uji statistik deskriptif dan uji Paired Sample t-Test menunjukkan perbedaan signifikan antara hasil pretest dan posttest (Sig. 2-tailed = 0,003). Metode pengajaran bilingual juga meningkatkan keterlibatan siswa, terlihat dari antusiasme dan partisipasi aktif selama pembelajaran.Dengan demikian, pengajaran bilingual terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi matematika sekaligus memperluas kemampuan berbahasa Inggris mereka. Penelitian ini merekomendasikan penggunaan metode pembelajaran inovatif seperti bilingual untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dan hasil belajar siswa di masa depan
Indigenous Perspectives at the Core: Addressing Legal Barriers to Sustainable Growth in Indonesia
This study aims to analyze the recognition and protection of Indigenous peoples' rights in Indonesia within the context of sustainable development.
The method used in this study is a rigorous normative legal research method using a qualitative approach, focusing on the systematic interpretation of the 1945 Constitution of the Republic of Indonesia and key sectoral laws: Law No. 5/1960 on Basic Agrarian Law, Law No. 41/1999 on Forestry, Law No. 18/2004 on Plantation, and Law No. 6/2014 on Villages.
The novelty of this study stems from its integrative approach, which merges normative legal analysis with socio-economic perspectives to explore the multifaceted relationship between Indigenous rights and sustainable development.
The results indicate that while formal recognition exists, its implementation is fundamentally impaired by a normative vulnerability in the national legal system.
The conclusions of this study state that recognizing and protecting Indigenous rights is crucial for achieving sustainable development goals and recommends the need for accelerated legal recognition, enhancement of the One Map Policy, and better legal protections (including legal aid and mediation platforms) for Indigenous communities
Enhancing Students’ Speaking Skill through Students’ Facilitator and Explaining Method
This study aimed to determine whether the Students’ Facilitator and Explaining method can enhance students’ speaking skills at the second-grade students of SMK Negeri 2 Kota Sorong. The research used a quantitative method with a pre-experimental design by applying one group pretest-posttest design. The data were obtained through pretest and posttest. Based on the analysis, the mean score of pretests was 2.75 and posttest was 3.29. The t-test value was 2.94, which was higher than the t-table value 1.771 at a significant level of 0.05. It means that the alternative hypothesis was accepted, and the null hypothesis was rejected. Thus, it can be concluded that the Students’ Facilitator and Explaining method can enhance students’ speaking skills at the second grade of SMK Negeri 2 Kota Sorong. The findings of this research indicate that when students are actively involved in explaining and facilitating learning activities, their confidence, fluency, and vocabulary use improve significantly. This method encourages peer interaction and collaborative learning, allowing students to express their ideas more effectively and build better communication habits. Furthermore, the implementation of this strategy creates a more student-centered classroom atmosphere, where learners are motivated to participate and take responsibility for their own progress. Therefore, it is suggested that teachers apply the Students’ Facilitator and Explaining method as an alternative and effective technique to develop students’ speaking competence and engagement in English language learning.
Krisis Etika dan Moral : Menata Kota dengan Keterbatasan Tempat Sampah di Kota Sorong
Sorong City as a case study. With population growth and consumption continuing to rise, waste management is becoming increasingly difficult, creating ethical and moral conflicts in decision-making. This study aims to analyse the impact of ethical and moral crises on efforts to organise Sorong City, with a focus on waste management. Using a descriptive qualitative research approach, data were collected through observation, interviews, and documentation. The results show that the lack of temporary waste disposal sites in Sorong City has led to people littering, which will impact the success of the government's efforts to manage Sorong City, especially in terms of the placement of waste bins in various locations. Many people are still unaware of the benefits or necessity of urban spatial cleanliness.Kota Sorong sebagai studi kasus. Dengan pertumbuhan populasi dan konsumsi yang terus meningkat, pengelolaan sampah menjadi semakin sulit, menciptakan konflik etika dan moral dalam pengambilan keputusan terkait penanganan sampah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak krisis etika dan moral terhadap upaya penataan Kota Sorong dengan fokus pada manajemen tempat sampah. Melalui pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif kualitatif, dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa minimnya tempat pembuangan sampah sementara di Kota Sorong membuat masyarakat membuang sampah sembarangan yang akan berdampak pada keberhasilan upaya Pemerintah dalam menata Kota Sorong, terutama dalam hal penempatan tempat-tempat sampah yang tersedia di berbagai tempat. Masih banyak masyarakat yang belum menyadari manfaat atau kebutuhan terhadap kebersihan tata ruang perkotaan