Jurnal Kajian Wilayah (JKW)
Not a member yet
    160 research outputs found

    Globalisasi dan Dampaknya terhadap Lingkungan dan Keamanan Manusia di Asia Pasifik: Kasus China dan Papua Nugini

    Get PDF
    This article attempts to show that globalizationto wide extentis closely connected to environmental degradation and human security. Two cases from Asia Pacific countries such as China and Papua New Guinea are selected and elaborated to reveal the connection. Besides, this article shows that half-hearted comitment of the government of both countries to combat environmental degradation continues to threaten human security.Keywords: globalization, environmental degradation, human security, China, Papua New Guine

    Migration, Ethnicity and Conflict in Southeast Asia

    Get PDF
    Konflik kekerasan merupakan ancaman paling nyata bagi pembangunan berkelanjutan dalam setiap masyarakat. Sumber konflik biasanya berasal dari peperangan antar-negara. Akan tetapi, selama lima puluh tahun terakhir, sumber konflik telah berubah dan sebagian besar berkaitan erat dengan proses nation-buliding di negara-negara pascakolonial, seperti di Asia, Afrika, dan Amerika Latin. Di negara-negara yang baru terbentuk, konflik yang bersumberkan pilihan ideologi negara adalah yang paling umum. Jika tidak terselesaikan, konflik berujung pada pemisahan atau pembagian wilayah negara-negara yang bersengketa, seperti kasus China-Taiwan, India-Pakistan, dan beberapa contoh konflik dalam kilas balik sejarah. Ketika ideologi berperan penting, konflik tidak bisa dilihat dari pengaruh faktor-faktor non-politik seperti demografi dan etnisitas saja. Konflik yang berdasarkan mayoritas-minoritas selalu terkait dengan komposisi demografis populasi tersebut di mana etnisitas, agama, dan ekonomi terbawa ke dalam konstelasi politik setelah Perang Dingin. Konflik etnis tidak terselesaikan dan terkadang berujung pada disintegrasi negara-bangsa. Terputusnya hubungan Uni Soviet dengan negara-negara satelitnya, pemisahan negara-negara bagian Yugoslavia, dan mungkin Indonesia merupakan beberapa contoh kasus ini. Myron Weiner, Thomas Homer-Dixon, dan Milica Zarkovis Bookman merupakan penggagas studi tentang hubungan antara demografi, politik, dan konflik. Komposisi etno-demografis dan pengaruhnya dalam proses nation-building telah ditelaah melalui berbagai macam teori terkait dengan konflik kekerasan. Tulisan ini merupakan sebuah upaya untuk memperkaya wacana tentang hubungan populasi dan konflik dengan mengacu kerangka pengetahuan yang ada dan bukti empiris yang terdapat di wilayah Asia Tenggara.Kata kunci: demografi, migrasi, konflik etnis, negara-bangsa, konflik kekerasan, populasi

    European Internal Market of Electricity and Energy Transition in Czech Republic

    Get PDF
    Bergabungnya Negara-negara Eropa Tengah dan Timur ke dalam Uni Eropa merupakan titik tolak untuk melihat evolusi kebijakan energi antarkawasan. Copenhagen Criteria kemudian disusun oleh Uni Eropa sebagai instrumen politik dan ekonomi untuk membantu calon negara anggota menyelaraskan urusan domestiknya dan mempersiapkan mereka menuju Pasar Bebas Energi yang terbuka melalui mekanisme Kompetisi Pasar Energi Listrik internal Uni Eropa. Energi merupakan salah satu sektor penting yang diatur dalam Pasar Internal Uni Eropa, terutama konsumsi listrik dan gas dari energi terbarukan. Kebijakan ini diatur dalam suatu kerangka hukum (the Directives) yang mengikat Negara Nasional. Setiap Negara secara sukarela menyerahkan kedaulatan ekonomi politiknya kepada entitas supranasional yang berdampak pada dinamika politik domestik dan penyusunan kebijakan energi antarkawasan.Bergabungnya Republik Ceko ke dalam Uni Eropa pada tahun 2004 secara tidak langsung memengaruhi kebijakan energi pada tingkat lokal. Setiap Negara Nasional merupakan obyek hukum dan dikenai kewajiban untuk mengimplementasikan legislasi yang telah disusun. Akan tetapi, legislasi tersebut acapkali berlawanan dengan preferensi kebijakan energi Negara Nasional, terkait kemampuan sumber daya alam serta sistem politik Negara tersebut yang telah berakar sejak lama. Hubungan antara Negara Nasional terhadap supranasional atas penetapan legislasi energi dapat dilihat sebagai bagian dari proses integrasi regional energi antarkawasan, keamanan energi regional, dan ketergantungan energi dari luar. Ceko merupakan negara yang berhasil mengembangkan energi terbarukan. Sisi lain, rencananya untuk melakukan diversifikasi kebutuhan energi listriknya ke tenaga nuklir dan menghentikan subsidi energi terbarukan pada tahun 2013 merupakan beberapa tantangan pengembangan energi masa depan

    The Role of the Dayak People of Indonesia and the Philippines Menuv Tribe of the Keretungan Mountain in Ecological Conservation: The Natural and Indispensable Partners

    No full text
    Tulisan ini terinspirasi dari tulisan Janis B. Alcorn dan Antoinette G. Royos, Eds. Indigeneous Social Movements and Ecological Resilience: Lessons from the Dayak of Indonesia, Biodiversity Support Program in 2000 and the Idsesenggilaha of the Menuv Tribe in Mount Kalatungan, Bukidnon, ICCA. Tulisan ini dibuat untuk mendukung tujuan Perserikatan Bangsa-bangsa tentang hak dan kesejahteraan masyarakat adat, utamanya di Asia dan pada saat sama tulisan ini bertujuan untuk menggugah kesadaran kita dan memenuhi tanggungjawab kita untuk melindungi dan melestarikan lingkungan

    MOBILITAS MAHASISWA INDONESIA DI BELANDA INDONESIAN STUDENTS MOBILITY IN THE NETHERLANDS

    Get PDF
    Today the student mobility becomes an important issue in the global dynamics. As a student, they have good qualifiation with their high level of education, and at the same time their access to the international labor market also open wider. However, on the other hand, based on the resources and networks that they have, they also have many opportunities to engage in the public activities, which related to social and political issues, both in their own fatherland or as a part of the world. Based on those both domain, by using historical and sociological approach, this study will observe the personal and structural aspects of the Indonesian students mobility in the Netherlands.Keywords: mobility, Indonesian students, higher education, the Netherland

    CAUSALITY RELATION BETWEEN ENVIRONMENTAL TAX REFORM AND DOUBLE DIVIDEND IN THE CZECH REPUBLIC

    Get PDF
    Minimizing the impact of climate change and unsustainable practices of consumption-production could be achieved by environmental tax reform. Environmental tax reform applied by reducing the high tax burden on human labor and the business sector and raised taxes on pollution and the exhaustion on non-renewable natural resources. The aim of this study is to determine the direction of causality between environmental tax reform and economic indicator for sustainable development in the Czech Republic. Furthermore, this study attempts to analyze the interaction between environmental and fiscal policies that influence the prospects for a double dividend. Double dividend is condition where the environmental tax can produce two main benefits that are an environmental improvement and a decrease in the costs of the tax system. The result in this study shows that under relatively simple and neutral conditions, the double dividend in the case of Czech Republic does not arise. That condition indicates the environmental tax is narrower than the other tax it replaces.Keywords: Sustainable Development, Environmental Tax Reform, Double Dividend, Causality

    Legalitas dan Motivasi NATO (North Atlantic Treaty Organization) dalam Melakukan Intervensi Kemanusiaan di Libya

    Get PDF
    The Arab Spring phenomena attack Tunisia, Yemen, and Egypt in early 2011, has finally infected Libya. Massive demonstration toward Colonel Muammar Gaddafi carried out by a group of people in the society that want changes in Libya to be more democratic. In order to maintain his leadership and control over Libya, Gaddafi has no hesitation to use military strength to face the demonstrator. Consequently, many civilian become casualties of such use of force. Based on the situation in Libya, The United Nation (UN) takes action. The UN Security Council issued UN Resolution 1970, and then followed by UN Resolution 1973. This UN Resolution 1973 then used to legitimate NATO in conducting their so called humanitarian intervention to Libya. This course of action is done without UN consent. In other words, NATO sent their multinational forces, lead by the United States, to perform an invasion to a sovereign state. This paper will observe NATO reason and motivation to justify their action in Libya. Do they really want to uphold human rights by saving lives or its only part of their campaign to extend their power, to have a full control over Libya. It is very interesting for us to see how NATO legitimated themselves, and also what motivate them to do such operation in Libya.Keywords: Humanitarian Intervention, NATO Legality and Motivation, the United States Involvement, and Oil

    Non-Traditional Security Issues and the Stability of Southeast Asia

    Get PDF
    Perubahan paradigma politik internasional berargumen bahwa diskursus keamanan non-tradisional (non-traditional security-NTS) adalah ancaman bagi keamanan. Pergeseran ini telah menarik minat para sarjana maupun pengambil kebijakan, seiring meningkatnya gejolak maupun dampak penting diskursus NTS terhadap keamanan pada tingkat domestik, regional, dan global. Diskursus NTS menyangkut perubahan iklim, bencana alam, migrasi, dan persoalan lintas batas yang melibatkan aktor non-negara dan berdampak pada negara dan masyarakat. Tulisan ini mengelaborasi tiga persoalan diskursus NTS, yaitu terorisme, peredaran obat terlarang, dan penyelundupan senjata ringan yang mengganggu stabilitas Asia Tenggara. Tulisan ini berargumentasi bahwa dari segi topografi, wilayah geografis yang bersifat terbuka, dan posisinya yang strategis menjadikan wilayah ini rentan terhadap ancaman. Konflik pada tingkat domestik yang terjadi di Kamboja, Vietnam, Filipina (Mindanao), Indonesia (Aceh) dan Thailand (Pattani) telah memberi ruang gerak bagi tindak kejahatan lintas batas ini. Tulisan ini terbagi menjadi empat bagian; pertama, tulisan ini mengungkap latar belakang konsep kemanan non-tradisional. Bagian selanjutnya berfokus pada bagaimana terorisme, peredaran obat terlarang dan penyelundupan senjata api ringan memengaruhi stabilitas Asia Tenggara secara keseluruhan. Berdasarkan data primer seperti dokumen resmi, laporan media terkait diskursus ini, tulisan ini menyimpulkan bahwa wilayah ini akan menjadi tempat berlangsungnya aktivitas keamanan non-tradisional jika hal ini terus dibiarkan. Harapannya, diskusi tulisan ini akan memerkaya diskursus dalam kajian hubungan internasional dan kajian kemanan regional, khususnya mengenai diskursus keamanan non-tradisional dan bisa menjadi referensi bagi para sarjana, mahasiswa hubungan internasional dan para pengambil keputusan.Kata kunci: keamanan non-tradisional, peredaran obat terlarang, penyelundupan senjata ringan, Asia Tenggara, terorism

    THE HISTORICAL OVERVIEW OF QUAKE MANAGEMENT POLICY IN CHINA: FROM TANGSHAN, SICHUAN, TO YUNNAN

    Get PDF
    The earthquake is one of the deadliest natural disasters that hinder economic progress in China. The two biggest 20th century catastrophic quakes occurred in China are Tangshan in 1976 and Sichuan in 2008. Additionally, there are at least four massive earthquakes that struck China in the last five years. Hence, the disaster management is one of the main factor to be seriously administered by the Chinese government, both in the central level as well as to the regional and local level. Therefore, this paper aims to examine some policies issued by the Chinese government in the context of earthquake management and its effectiveness. The discussions on disaster management in China have been deeply explored by Asia Pacific Research Team at The Research Center for Regional Resources LIPI and published under the title of Disaster Management in China: History and Institutional Networks in 2010.Furthermore, the research team also conducted a research on the Sichuan earthquake and published a monograph entitled The Representation of Sichuan Earthquake: State Control, Museum, and The Role of the Army. We conduct both some in-depth interview and literature review concerning the historical process of initiating some earthquake policies, and its practical effectiveness. This paper discusses the disaster management based on various policiesand responses of two contemporary deadliest quake in Tangshan (1976) and Sichuan (2008), and two recent earthquakes occurred in Qinghai (2010) and Yunnan (2014). The paper claims that policies and regulations issued by the government in disaster management in China are successful to some extent though there is a lack of coordination, and some informational gaps in the existing institutions.Keywords: Tangshan earthquake, Sichuan earthquake, disaster management, China

    Chinese Communities in Three Ports Cities in the 17th and the 18th Century: Batavia, Formosa and Nagasaki

    Get PDF
    Batavia, Formosa, dan Nagasaki merupakan tiga kota pelabuhan di Asia pada abad XVII, yang menghubungkan jaringan perdagangan Asia sampai ke Eropa. Kedatangan bangsa Belanda ke Asia pada awal abad XVII secara langsung maupun tidak langsung memengaruhi pertumbuhan ketiga kota ini. Tulisan ini bertujuan untuk menjelaskan bagaimana komunitas masyarakat China membangun ketiga kota ini dan menggarisbawahi peran, posisi mereka, lebih jauh persamaan dan perbedaan komunitas masyarakat ini di ketiga kota. Untuk mengetahui keberadaan komunitas masyarakat China, peran dan posisi mereka di setiap kota, alasan kedatangan mereka akan diungkapkan dan bagaimana situasi politik maupun ekonomi yang terjadi pada saat itu. Lebih jauh lagi, akan dijelaskan pula bagaimana pemerintah setiap kota memperlakukan komunitas masyarakat ini dalam konteks penerapan suatu kebijakan yang mengungkapkan persamaan dan perbedaan perilaku komunitas masayarakat China di Batavia, Nagasaki dan Tayouan di Formosa.Kata kunci: komunitas Cina, Batavia, Formosa, Nagasaki, Abad XVII-XVII

    141

    full texts

    160

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Kajian Wilayah (JKW)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇