Jurnal Kesehatan Poltekkes Ternate
Not a member yet
    178 research outputs found

    Pengaruh Penambahan Bioaktivator EM-4 Dan Mol Terhadap Laju Reduksi Sampah Organik Oleh Larva BSF

    Get PDF
    Latar Belakang: Larva BSF adalah larva yang dapat digunakan sebagai alternatif untuk mereduksi Sampah jenis Organik bervariatif serta bernilai ekonomi tinggi. Kelemahan dari reduksi sampah dengan metode ini adalah proses reduksi lebih lambat dan menimbulkan bau.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk“mengetahui pengaruh penambahan bioaktivator EM-4 dan MOL terhadap laju reduksi Sampah Organik“oleh Larva BSF. Metode: eksperimental dengan menggunakan desain one shoot case study. Data dianalisis secara deskriptif dengan mengacu pada persyaratan kualitas kompos secara fisik yaitu SNI-7030 tahun 2004 serta Analisis secara statistik menggunakan one way- analysis of variance (ANOVA). Hasil analisis jika terdapat pengaruh maka dilakukan uji lanjut DMRT. Hasil: Hasil uji statistic diperoleh“P= 0,00 < 0,05. Laju reduksi paling tinggi sebesar 93 gr/hari pada sampel organik yang ditambah bioaktivator EM-4 dan MOL 30 ml. Laju reduksi terendah adalah control yaitu 56 gr/hari.. Kesimpulan:“Ada pengaruh penambahan bioaktivator EM-4 dan MOL terhadap laju reduksi sampah“oleh Larva BSF. Penambahan bioaktivator EM-4 dan MOL Sebanyak 30 ml dapat mempercepat laju reduksi“terbaik

    Komparasi Uji Diagnostik Mycobacterium tuberculosis Menggunakan Metode GeneXpert dan Ziehl Neelsen

    Get PDF
    Latar Belakang: Tuberculosis (TB), yang disebabkan oleh basil Mycobacterium tuberculosis, merupakan salah satu dari 10 penyakit menular penyebab kematian tertinggi di dunia. Pemeriksaan bakteriologi yang digunakan untuk menegakkan diagnosa TB yaitu pemeriksaan mikroskopis, Tes Cepat Molekuler TB dan pemeriksaan biakan. Tujuan: menganalisa uji diagnostik Mycobacterium tuberculosis menggunakan metode GeneXpert dan Ziehl Neelsen. Metode: Penelitian ini bersifat deskriptif analitik menggunakan rancangan cross sectional. Sampel yang diteliti sebanyak 102 sampel diambil dengan metode total sampling selama bulan Januari 2022 di Puskesmas Sidotopo Surabaya. Hasil: Hasil identifikasi sampel suspek TB dengan metode GeneXpert dan Ziehl Neelsen yang sejalan sebanyak 96 sampel (94,12%), sedangkan perbedaan hasil dari keduanya adalah sebanyak 6 sampel (5,88%). Hasil uji sensitifitas metode GeneXpert sebesar 75%, dan Ziehl Neelsen sebesar 60%, artinya kemampuan GeneXpert mendeteksi hasil positif pada orang yang sakit lebih besar. Sedangkan spesifisitas metode GeneXpert sebesar 95,7%, dan Ziehl Neelsen sebesar 97,8%, artinya kemampuan Ziehl Neelsen mengklasifikasikan orang yang tidak sakit sebagai orang yang benar-benar tidak memiliki penyakit sedikit lebih baik. Kesimpulan: metode GeneXpert lebih disarankan dalam penegakan diagnose TB karena memiliki sensitifitas lebih tinggi dibandingkan dengan metode Ziehl Neelsen, serta dapat memberikan hasil yang jauh lebih cepat dibandingkan dengan pemeriksaan biaka

    Personal Hygiene, Sanitasi Lingkungan Dan Keberadaan Bakteri E.Coli Pada Air Rendaman Tahu

    Get PDF
    Latar Belakang: Kampung Tahu Tinalan Kota Kediri merupakan sentral industri tahu yang dalam penerapan personal hygiene ditemukan penjamah yang merokok dan penjamah tidak menggunakan alat pelindung diri yang lengkap seperti penutup kepala, sarung tangan serta pakaian kerja. Sanitasi lingkungan Industri Rumah Tangga Pangan (IRTP) dengan kondisi kotor, tak terawat, berdebu, tidak difasilitasi sarana cuci tangan dan suplai air yang digunakan adalah sumur bor dengan jarak < 10 meter dari septic tank dan kedalaman sumur < 5 meter. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui personal hygiene, sanitasi lingkungan dan keberadaan bakteri E.coli pada air rendaman tahu di Kampung Tahu Tinalan Kota Kediri. Metode: : Jenis penelitian ini adalah penelitian observasional dengan desain penelitian deskriptif. Hasil: Hasil penelitian menunjukan personal hygiene penjamah seluruhnya sebanyak 12 penjamah (100,0%) adalah baik, sanitasi lingkungan sebagian besar sebanyak 8 sampel (66,7%) adalah kurang baik dan keberadaan bakteri Escherichia coli pada air rendaman tahu sebanyak 8 sampel (66,7%) adalah tidak memenuhi syarat. Kesimpulan: Personal hygiene penjamah dan sanitasi lingkungan IRTP berpotensi menyebabkan keberadaan bakteri E.coli pada air rendaman tahu yang dapat mempengaruhi keamanan pangan pada produk tahu yang dihasilkan sehingga berpotensi mengakibatkan foodborne disease bagi yang mengkonsumsinya

    Literature Review: Gambaran Efektivitas Penggunaan Media Video terhadap Pengetahuan Remaja Tentang Bahaya Narkoba

    Get PDF
    Latar Belakang: Kenakalan remaja yang terus meningkat dapat merusak generasi penerus bangsa. Salah satu bentuk kenakalan remaja adalah penyalahgunaan penggunaan obat-obat terlarang (Narkoba). Penyalahgunaan dan peredaran narkoba di kalangan pelajar/mahasiswa Indonesia pada tahun 2018 di 13 Ibu kota provinsi, mencapai angka prevalensi sebesar 3,20% atau setara dengan 2.297.492 orang dari 15.440.000 orang. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penggunaan media video terhadap pengetahuan remaja tentang bahaya narkoba. Metode: Literature review ini dilakukan dengan metode traditional literature review. Sumber artikel didapatkan dari database google cendekia dan portal garuda. Pada google cendekia menggunakan kata kunci “media promosi kesehatan narkoba pada remaja” dengan rentang waktu dari tahun 2013-2020 diperoleh 8 artikel, portal garuda menggunakan kata kunci “narkoba dan video” dengan rentang waktu daru tahun 2016-2020 diperoleh 2 artikel, sehingga total artikel yang didapat yaitu 10 artikel. Hasil: Hasil literature review berdasarkan 10 jurnal penelitian mengenai efektivitas media video terdapat 9 jurnal penelitian yang menyatakan adanya pengaruh penyuluhan narkoba menggunakan media video terhadap peningkatan pengetahuan remaja tentang narkoba dan 1 jurnal penelitian yang menyatakan media video kurang efektif dalam memengaruhi pengetahuan remaja tentang narkoba pada saat penyuluhan. Kesimpulan: penggunaan media video efektif dalam meningkatkan dan merubah pengetahuan remaja tentang bahaya narkoba pada saat penyuluhan. Oleh karena itu, saran dari penelitian ini bagi tenaga kesehatan diharapkan dapat memperluas ruang lingkup materi dengan pembahasan yang lebih mendalam. Sehingga dapat meningkatkan pengetahuan dan pemahaman dalam penyuluha

    Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kepatuhan Konsumsi Tablet Fe Pada Ibu Hamil Di Puskesmas Poasia

    Get PDF
    Latar belakang: Salah satu masalah gizi yang banyak terjadi pada ibu hamil adalah anemia gizi. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mencegah aneia gizi adalah mengkonsumsi tablet Fe, namun masih banyak ibu hamil yang tidak patuh mengkonsumsi tablet Fe sampai 90 tablet. Puskesmas Poasia Kota Kendari, kepatuhan konsumsi tablet Fe Pada tahun 2020 hanya sebesar 88,6%. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pendidikan, pengetahuan, dukungan suami dan pendapatan keluarga dengan Kepatuhan Konsumsi Tablet Fe Pada Ibu Hamil Trimester III di Wilayah Kerja Puskesmas Poasia Kota Kendari . Jenis penilitian yang digunanakan adalah observasional analitik dengan pendekatan Crosectional Study. Populasi dalam penelitian ini adalah Ibu Hamil Trimester III di Wilayah Kerja Puskesmas Poasia sebanyak 52 orang dan sampel yang digunakan sebesar 46 orang. Analisis data yang digunakan adalah chi square. Hasil: hasil penelitian menunjukan bahwa pendidikan (p-value = 0,033 ), pengetahuan (p-value = 0,029 ), dukungan suami (p-value = 0,029 ), pendapata keluarga (p-value = 0,412). Kesimpulan: pendidikan , pengetahuan dan dukungan suami berhubungan dengan Konsumsi Tablet Fe, sedangkan pendapatan keluarga tidak berhubungan dengan kepatuhan mengonsumsi tablet Fe pada ibu hamil trimester III di Wilayah Kerja Puskesmas Poasia Kota Kendari Tahun 202

    Peran Robot untuk Meningkatkan Kemampuan Interaksi Sosial pada Anak dengan Autisme Spectrum Disorder (ASD) : Literatur Review

    Get PDF
    Latar Belakang: Autisme Spectrum Disorder (ASD) merupakan sekumpulan gangguan klinis yang ditandai dengan penurunan persisten komunikasi dan interaksi sosial dalam berbagai konteks termasuk penurunan perilaku komunikatif nonverbal dan ketidakmampuan dalam mengembangkan, memelihara dan memahami hubungan. Banyak anak dengan ASD memperoleh hasil yang buruk dalam interaksi sosial sehingga memberikan terapi yang tepat sangat penting dilakukan agar memperoleh hasil yang optimal di masa depan. Tujuan: studi ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan robot untuk meningkatkan kemampuan interaksi sosial pada anak dengan Autisme Spectrum Disorder (ASD). Metode: studi ini merupakan literatur review. Database dan e-resource yang digunakan adalah CINAHL, Pub Med, ProQuest, Science Direct, Scopus dan SAGE dengan beberapa kata kunci robotics, autisme spectrum disorder, interaction social, dan communication. Hasil: Dari 1610 artikel yang disaring menjadi 10 artikel ditemukan bahwa robot memberikan dampak positif dalam interaksi sosial anak ASD. Kesimpulan: Robot dinyatakan dapat meningkatkan kemampuan dan keterampilan interaksi sosial pada Anak AS

    Pengaruh Kayu Manis (Cinnamomun cassia) terhadap Kadar Glukosa Darah pada Penderita Diabetes Mellitus Tipe 2

    Get PDF
    Latar belakang: penderita diabetes mellitus (DM) tipe 2 mengalami peningkatan setiap tahunnya. Banyak penderita DM beralih menggunakan herbal yang dinilai sebagai pengobatan alami dan aman. Herbal yang digunakan antara lain, kayu manis (cinnamon cassia) yang kini banyak beredar di pasaran. Tujuan: diketahuinya pengaruh konsumsi rutin kayu manis terhadap kadar glukosa darah pada pasien DM tipe 2. Metode: penelitian menggunakan desain eksperimen pre-post pada satu kelompok yang diberikan dosis kayu manis sebesar 1 g hari selama 4 minggu. Sampel penelitian diambil secara sukarela sebanyak 10 responden yang berasal dari Posbindu Puskesmas Kemiling, Bandar Lampung. Pengukuran kadar glukosa dilakukan setiap minggu menggunakan alat uji glukosa yang telah tersertifikasi. Analisis data menggunakan uji t berpasangan. Hasil: pengamatan minggu pertama, terjadi penurunan rerata kadar glukosa responden sebesar 273.3 mg/dl + 69.2 (p-value 0.050). Pada pengamatan berikutnya, rerata glukosa menjadi 260.4 mg/dl + 53.7 (p 0.588), 235.8 mg/dl + 91.0 (p 0.264), dan 230.8 mg/dl + 82.0 (p 0.625). Perbandingan rerata awal pengamatan dan terakhir, didapatkan p-value 0.028. Kesimpulan: terdapat pengaruh konsumsi rutin kayu manis terhadap penurunan rerata kadar glukosa darah pada pasien DM tipe 2

    Literature Review: Pola Pemberian Makan dengan Kejadian Stunting pada Balita

    Get PDF
    Latar Belakang: Stunting merupakan gagal tumbuh kembang pada anak akibat asupan gizi yang tidak cukup dalam waktu lama, infeksi berulag dan stimulasi psikososial yang tidak adekuat. Pola pemberian makan yang buruk dipengaruhi oleh tingkat pengetahuan ibu yang kurang. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keterkaitan pola pemberian makan dan pengetahuan ibu dengan kejadian stunting. Metode: Penelitian ini menggunakan studi traditional literature review. Sumber data berasal dari database Google Scholar dan Portal Garuda dengan rentang tahun 2017-2020. Hasil: Tinjauan literatur ditemukan 12 artikel yang sesuai dengan kriteria bahan analisis. Rata-rata pola pemberian makan yang terbesar yaitu pola pemberian makan buruk dengan balita stunting sebesar 60,5% dan pola pemberian makan bentuk pengabaiakn sebesar 39,3%. Tingkat pengetahuan ibu rendah namun balita tidak stunting sebesar 55,3%. Keterkaitan pola pemberian makan dan pengetahuan ibu dengan kejadian stunting pada balita dilihat dari rata-rata nilai Odds Ratio (OR) tertinggi adalah pola pemberian makan sebesar 5 dan 15,3%. Kesimpulan: Pola pemberian makan merupakan faktor penyebab terjadinya kejadian stunting pada balita

    Ekstrak Binahong Mempercepat Periode Penyembuhan Luka Perineum Masa Postpartum

    Get PDF
    Pendahuluan : Kematian ibu akibat infeksi pada masa nifas sangat tinggi dibandingkan pada masa kehamilan dan persalinan. Perawatan luka jalan lahir setelah melahirkan sangat diperlukan untuk mencegah terjadinya infeksi perineum. Perawatan luka dilakukan untuk mempercepat penyembuhan luka perineum bisa dilakukan dengan menggunakan obat-obatan dan juga tanaman herbal salah satu daun binahong yang berfungsi sebagai antibakteri, antimikroba, antiseptik, analgesik, antioksidan. Tujuan : untuk mengetahui efektivitas topikal ekstrak daun Binahong dalam mempercepat penyembuhan luka perineum. Metode : Penelitian ini bersifat quasy experiment dibagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok kontrol dan kelompok intervensi dengan total sampel sebanyak 32 orang. Ekstrak daun binahong dibuat di Laboratorium Farmakologi FKH USK. Topikal ekstrak daun binahong 400 mg/hari diberikan selama 5 hari berturut-turut dengan cara dioleskan di luka perineum. Pengamatan luka perineum dilakukan sebanyak 1 kali pada hari ke 5 dengan instrumen skala REEDA (Redness, Oedema, Ecchymosis, Discharge dan Approximation). Hasil Penelitian : pengamatan menyatakan terdapat perbedaan rerata lama penyembuhan luka perineum antara kelompok intervensi dan perlakuan. Topikal ekstrak daun binahong dapat mempercepat penyatuan luka perineum ibu nifas. Kesimpulan : Penggunaan ekstrak daun Binahong secara topikal dapat dijadikan terapi komplementer dalam mempercepat penyembuhan luka perineu

    Keracunan Permen Lunak pada Siswa Sekolah Dasar di Kota Blitar, Provinsi Jawa Timur

    Get PDF
    Latar Belakang: Pada 22 Agustus 2022, 4 siswa sebuah SD di Kecamatan Sukorejo dibawa ke Puskesma dengan keluhan muntah dan sakit perut setelah memakan permen lunak “X”. Metode: Penelitian dilakukan dengan metode kohort retrospective. Wawancara dengan siswa menggunakan kuesioner terstruktur dilakukan untuk mencari siswa yang memiliki gejala mual, sakit perut, pusing, diare, muntah dan menyatakan adanya rasa logam di mulut setelah memakan permen lunak pada tanggal 22 Agustus 2022. Pemeriksaan laboratorium kimia oleh BPOM Surabaya dilakukan untuk mengidentifikasi formalin, timbal, kadmium dan arsen pada permen lunak. Data yang didapatkan kemudian dianalisis menggunakan Chi Square. Hasil: Diantara 113 murid yang ada di sekolah, terdapat 25 kasus (attack rate= 73,5%); berjenis kelamin perempuan sebanyak 59.65%; bergejala mual 58.8%, dan mengalami sakit perut 55,9 %. Median masa inkubasi adalah 30 menit. Kurva epidemik berupa common source. Murid yang memakan permen lunak berisiko mengalami keracunan yang signifikan secara statistic (RR=29,41, 95%CI=7.37-117.29). Pada setiap permen lunak seberat 25 mg, terdapat kandungan dalam jumlah sedikit berupa timbal (0,115 mg/kg, standar penyajian: ≤1 mg/kg), kadmium (0,005 mg/kg, standar penyajian: ≤0,5 mg/kg), dan arsen (0,015 mg/kg, standar penyajian: ≤1 mg/kg). Kesimpulan: Kejadian keracunan makanan ini dikaitkan dengan konsumsi permen lunak “X” mengandung bahan kimia. Bahan kimia berbahaya bagi anak-anak. Pemeriksaan laboratorium lebih lanjut diperlukan untuk menemukan bahan kimia lain dari bahan pewarna dan perasa. Direkomendasikan untuk dilakukan sosialisasi pada anak-anak terkait bahaya kandungan bahan kimia dalam permen lunak, maupun makanan lainnya

    165

    full texts

    178

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Kesehatan Poltekkes Ternate
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇