Journal Widya Mandala Catholic University Surabaya / Jurnal Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya
Not a member yet
    4152 research outputs found

    STRESS LEVELS AND SLEEP QUALITY OF NURSES AT GOTONG ROYONG SURABAYA HOSPITAL

    Get PDF
    Background: Stress is a condition that requires individuals to react physically, psychologically, and behaviorally to a change. Sleep quality is a measure of how well a person sleeps. Increased stress and poor sleep quality can affect nurses' health conditions (physical, psychological, behavioral) and work performance.Objective: To determine the correlation between stress levels and the sleep quality of nurses at Gotong Royong Hospital Surabaya.Methods: Cross-sectional method was carried out with a purposive sampling technique. Data collection was done online using Jotform. The stress level questionnaire used was the Perceived Stress Scale (PSS) and sleep quality with the Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI). PSS results consist of mild, moderate, and severe stress, while PSQI results are good and bad sleep quality.Results: 72 people (92.3%) experienced moderate stress, and 64 (82.1%) had poor sleep quality. From the Spearmancorrelation test results, a significance value of 0.069 (p>0.05) was obtained, which means it was not significant.Conclusion: There is no correlation between stress levels and the sleep quality of nurses at Gotong Royong Hospital Surabaya

    THE EFFECT OF CIGARETTE SMOKE ON MUCOCILIARY TRANSPORT IN ALLERGIC RHINITIS PATIENTS AT PHC SURABAYA HOSPITAL

    Get PDF
    Background: Tobacco is one of the biggest public health threats in the world. According to the World Health Organization (WHO), the use of cigarettes causes the death of ± 8 million people per year worldwide. About 1.2 million are passive smokers who are exposed to cigarette smoke. Mucociliary transport is the first line in the defense mechanism of the nose that works actively to keep the respiratory tract always clean. Exposure to cigarette smoke can increase mucus secretion. Ciliary movement can also be obstructed, thereby interfering with nasal mucociliary transport. Inflammation of the nasal mucosa due to Allergic Rhinitis will obstruct the nose, which can interfere with the work of mucociliary transport.Objective: This study aims to analyze the effect of cigarette smoke on mucociliary transport in Allergic Rhinitis patients.Methods: This research is an observational study using a cross-sectional research method that was carried out at PHC Surabaya Hospital.Results: 20 RA patients were divided into two groups: ten smokers and ten non-smokers. The saccharin test measured mucociliary transport time. The mucociliary transport time for smokers was 8.72 minutes and 4.82 minutes for non-smokers. The results of the Mann-Whitney test obtained a significance value of p = 0.019 < α = 0.05.Conclusions: There is a significant difference in mucociliary transport time between smoking RA patients, where the mucociliary transport time of smoking patients is longer than that of non-smokers

    PSYCHOSOCIAL ADJUSTMENT INDIVIDU DALAM HUBUNGAN PACARAN BEDA RAS

    Get PDF
    Abstrak—Pacaran beda ras memiliki banyak perbedaan yang menimbulkan konflik, sehingga dibutuhkan psychosocial adjustment, yaitukemampuan untuk menyesuaikan dengan diri (psychological adjustment) dan lingkungannya (social adjustment). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tantangan dalam relasi pacaran beda ras serta bentuk psychosocial adjustment individu terhadap tantangan yang muncul. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif untuk memahami secara mendalam fenomena yang terjadi dalam pacaran beda ras. Teknik purposive sampling digunakan untuk memperoleh partisipan yang sedang atau pernah pacaran beda ras. Data penelitian diperoleh melalui wawancara semi terstruktur dengan 5 partisipan dan dianalisis menggunakan metode analisis tematik. Upaya meningkatkan kredibilitas penelitian dilakukan dengan menerapkan metode triangulasi berupa member checking. Hasil penelitian menemukan bahwa tantangan yang paling menonjol adalah restu dari pihak keluarga, yang secara langsung dapat mempengaruhi keberlangsungan relasi. Bentuk dari psychological adjustment adalah mampu mengekspresikan perasaan, memiliki coping mechanism dalam menghadapi tekanan, dan mendapatkan dukungan dari orang lain. Bentuk dari social adjustment adalah mengikuti tradisi/budaya pasangan, membangun citra pasangan yang positif, serta meningkatkan kualitas diri sendiri. Penelitian ini juga menemukan psychosocial adjustment dinyatakan berhasil apabila dapat mengatasi konflik pacaran beda ras. Namun beberapa bentuk penyesuaian tersebut dapat menyebabkan hubungan berakhir atau berjalan. Keterbatasan dalam penelitian terdapat pada karakteristik partisipan yang hanya berasal dari salah satu pihak dalam suatu hubungan, kurangnya keberagaman ras, dan guideline wawancara yang kurang spesifik. Penelitian ini memberikan perspektif baru terkait tantangan berpacaran beda ras di Indonesia serta penggunaan teori psychosocial adjustment dalam konteks relasi pacaran beda ras.

    ACADEMIC BURNOUT DAN SELF-REGULATED LEARNING PADA MAHASISWA YANG BEKERJA DI MASA PANDEMI COVID-19

    Get PDF
    Abstrak- Mahasiswa yang bekerja akan rentan mengalami kelelahan berlebih baik dari segi fisik dan juga emosional. Kelelahan berlebih dari segi fisik dan emosional pada perkuliahan berhubungan dengan konsep academic burnout. Academic burnout ditandai dengan rasa lelah yang muncul karena beban pembelajaran, pandangan sinis pada tugas-tugas kewajiban perkuliahan dan juga adanya rasa kurang kompeten yang dirasakan oleh mahasiswa. Salah satu cara agar mahasiswa dapat mengurangi tingkat academic burnout yang dimilikinya akibat bekerja adalah melakukan pengaturan diri untuk belajar yang disebut sebagai self-regulated learning. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji hubungan self-regulated learning dan academic burnout pada mahasiswa yang bekerja di masa pandemi Covid-19. Penelitian ini dilakukan pada mahasiswa di Surabaya dengan metode incidental sampling dan terdapat sebanyak 149 responden mahasiswa yang bekerja di Surabaya. Responden dalam penelitian ini meliputi 64 mahasiswa dan 85 mahasiswi. Variabel academic burnout diukur memakai skala yang disusun oleh peneliti sendiri dengan didasari oleh aspek-aspek skala dari Salmela-Aro et al. (2009). Self-regulated learning diukur menggunakan aspek dari alat ukur Kadioǧlu et al. (2011). Uji hipotesa korelasi menunjukkan nilai r = -0.468 (p = 0.00; p < 0.05) sehingga dapat disimpulkan bahwa self-regulated learning memiliki hubungan yang signifikan dengan academic burnout pada mahasiwa yang bekerja di masa pandemi Covid-19. Arah hubungan yang bersifat negatif menunjukkan bahwa semakin tinggi self-regulated learning yang dimiliki mahasiswa yang bekerja maka semakin rendah academic burnout yang dirasakannya. Tingkat academic burnout mahasiswa dengan jumlah terbanyak adalah kategori sedang (59.6%) sedangkan jumlah responden terbanyak pada self-regulated learning adalah self-regulated learning dengan kategori tinggi (66.2%). Kata kunci: academic burnout, self-regulated learning, mahasiswa yang bekerja Abstract- Students who work are prone to excessive fatigue both physically and emotionally. Physical and emotional overexertion in lectures is related to academic burnout. Academic burnout characteristics are fatigue caused by the burden of learning, a cynical attitude toward lecture assignments, and a feeling of incompetence as a student. One way that students can reduce their academic burnout due to work is to self-regulate their learning, or what is known as self-regulated learning. This study examines the relationship between self-regulated learning and academic burnout in students who work during the Covid-19 pandemic. This research was conducted on 149 students who work in Surabaya using the incidental sampling method. Respondents in this study included 64 male students and 85 female students. The academic burnout variable was measured by an academic burnout scale made by the researcher based on some aspects of the academic burnout scale by Salmela-Aro et al. (2009). Self-regulated learning was measured using aspects from the measuring instrument of Kadioǧlu et al. (2011). The results showed r = -0.468 (p = 0.00; p < 0.05), indicating a significant relationship between self-regulated learning and academic burnout in students working during the Covid-19 pandemic. The direction of the negative relationship shows that the higher the level of self-regulated learning of working students, the lower their academic burnout. The level of academic burnout students feel is mostly in the moderate category (59.6%), and the highest level of self-regulated learning is in the high category (66.2%). Keywords: academic burnout, self-regulated learning, working students

    Komunikasi Inovasi dan Perilaku Adopsi Sorgum Bioguma di Kabupaten Langkat

    Get PDF
    Innovation communication is an approach in development communication that aims to introduce an innovation to the community so that it creates a certain effect as something useful. One of the innovations created by the government is sorghum bioguma as an alternative commodity for the purpose of food diversification. This study aims to analyze the innovation communication model of sorghum bioguma; analyze the innovation communication channels of sorghum bioguma; and analyzing the adoption behavior of sorghum bioguma in Pasar VI Kwala Mencirim village, Sei Bingai sub-district, Langkat Regency, North Sumatra. The informants in this study were the Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Sumatera Utara (BPTP Sumut) and farmers in Pasar VI Kwala Mencirim village. The research was conducted using a qualitative approach with descriptive methods. The theory used is Everett M Rogers' diffusion of innovation and Ban and Hawkins' Agricultural Extension. Data collection techniques were carried out by interviews, observation and documentation. The results of the study indicated: Communication of sorghum bioguma innovations carried out by BPTP Sumut through four activities namely carrying out coordination, involving farmer groups, making demonstration plots, and carrying out technical guidance. These four activities are a model of a centralized diffusion system, which means the spread of innovation is carried out linearly from the central government to farmers; The innovation communication channels used by BPTP Sumut are interpersonal, group, audio-visual, and social media communication channels. Interpersonal communication is the most effective channel in changing farmers' attitudes; Farmers in Pasar VI Kwala Mencirim adopt unsustainable. This decision was included in the type of active rejection, which means that the farmers had tried the sorghum bioguma innovation but then decided not to adopt it because there was no economic advantage.ABSTRAK Komunikasi inovasi merupakan satu pendekatan dalam komunikasi pembangunan yang bertujuan untuk mengenalkan suatu inovasi kepada masyarakat hingga menimbulkan efek tertentu sebagai sesuatu yang bermanfaat. Salah satu inovasi yang diciptakan pemerintah adalah sorgum bioguma sebagai komoditas alternatif untuk tujuan diversifikasi pangan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis model komunikasi inovasi sorgum bioguma; menganalisis saluran komunikasi inovasi sorgum bioguma; dan menganalisis perilaku adopsi sorgum bioguma di desa Pasar VI Kwala Mencirim kecamatan Sei Bingai Kabupaten Langkat Sumatera Utara. Informan pada penelitian ini adalah Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Sumatera Utara dan petani di desa Pasar VI Kwala Mencirim. Penelitian dilakukan menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teori yang digunakan adalah difusi inovasi milik Everett M Rogers dan Penyuluhan Pertanian milik Ban dan Hawkins. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menujukan: Komunikasi inovasi sorgum bioguma yang dilakukan BPTP Sumut melalui empat kegiatan yakni melaksanakan koordinasi, melibatkan kelompok tani, membuat demonstrasi plot, dan melaksanakan bimbingan teknis. Empat kegiatan tersebut merupakan model centralized diffusion system atau sistem difusi tersentralisasi yang berarti penyebaran inovasi dilakukan secara linear dari pemerintah pusat kepada petani; Saluran komunikasi inovasi yang digunakan BPTP Sumut adalah saluran komunikasi interpersonal, kelompok, audio visual, dan media sosial. Dari empat saluran tersebut, komunikasi interpersonal menjadi saluran yang paling efektif dalam mengubah sikap petani; Petani di desa Pasar VI Kwala Mencirim melakukan adopsi tidak berkelanjutan. Keputusan tersebut masuk dalam jenis penolakan aktif (active rejection) yang artinya petani telah mencoba inovasi sorgum bioguma tapi kemudian memutuskan untuk tidak mengadopsi karena tidak adanya keuntungan secara ekonomi

    MIXUE'S SURABAYA BRAND IMAGE, PRODUCT QUALITY, BRAND LOVE AND LOYALTY INFLUENCE

    Get PDF
    The purpose of this research is to test the influence analysis of Brand Image and Product Quality on Brand Love and Brand Loyalty Mixue in Surabaya. The sampling technique used non-probability sampling with purposive sampling method. The samples taken were 160 respondents who were consumers from Mixue in Surabaya. While the tools used to retrieve and collect data are in the form of online questionnaires via the Google form. The data analysis technique uses Structural Equations Modeling (SEM) using the LISREL program. The results of this study state that Brand Image has a positive and insignificant effect on Brand Love, Product Quality has a positive and significant effect on Brand Love, Brand Image has a negative and insignificant effect on Brand Loyalty, Product Quality has a positive and insignificant effect on Brand Loyalty, Brand Love has a positive and significant effect on Brand Loyalty

    Pengaruh Structural Empowerment Terhadap Task Performance Pelaksana Program Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular

    Get PDF
    Pendahuluan: Penelitian ini bermula dari adanya capaian indikator program P2PTM sebagai evaluasi kinerja P2PTM di wilayah Dinas Kesehatan Kota Surabaya sejak tahun 2015-2017 belum mencapai target. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh structural empowerment terhadap task performance Pelaksana Program Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular. Metode: Penelitian ni adalah penelitian observasional dengan desain cross-sectional. Penelitian ini dilakukan pada bulan Maret 2020 di Puskesmas Kota Surabaya. Sampel penelitian adalah 35 Pelaksana Program Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular. Metode pengambilan sampel dengan total sampling. Data dikumpulkan dengan menggunakan alat bantu kuesioner. Analisis data dengan regresi linier. Hasil: Sebagian besar responden adalah perempuan (65,7%), usia 36-45 tahun (60%),  pendidikan terakhir adalah D3 (77%). Structural empowerment sebagian besar cukup tinggi (77%) dan task performance pelaksana P2PTM sebagian besar cukup baik (82,8%). Hasil analisis data menunjukkan bahwa structural empowerment memiliki pengaruh terhadap task performance (p=0,001). Kesimpulan: structural empowerment dapat mempengaruhi task performance.Kata kunci: structural empowerment; task performance; puskesma

    Literature Review : Terapi Menulis Terhadap Kecemasan Korban Bullying di Indonesia

    Get PDF
    Introduction: Bullying has significantly affected victims for a long time. The effect of bullying on victims is anxiety. Victims will also show lower levels of self-esteem and self-efficacy. If not handled, feelings of anxiety experienced by victims can increase the risk of depression and suicide. One therapy that can be used to overcome psychological problems in victims of bullying is to use writing therapy. Writing therapy can improve individual understanding in dealing with stress, anger, anxiety, and depression. Methods: The strategy of searching for research articles relevant to this research topic was carried out using the keywords: “writing therapy”, “anxiety”, “victims of bullying”, and “Indonesia”, to several major databases such as PROQUEST, EBSCO and GOOGLE SCHOLAR, with limitations time is from January 2013 to July 2022. Research articles are reviewed and selected according to the sample inclusion criteria. At the beginning of the search, 1117 articles were found relevant to the topic, but only 6 articles met the inclusion criteria. After that, the researcher assessed the 6 articles with Duffy's Research Appraisal Checklist Approach. Results: The results of 5 studies showed that writing therapy effectively reduced anxiety levels in victims of bullying in their teens and adults. Meanwhile, in research with respondents aged children, writing therapy is ineffective in reducing anxiety levels. Conclusion: Writing therapy effectively reduces anxiety levels in adolescent and adult respondents

    PERANCANGAN PROSEDUR OPERASIONAL STANDAR ATAS SIKLUS ASET TETAP KANTOR CABANG AGEN RESMI OLI PELUMAS

    Get PDF
    Pengelolaan aset tetap dalam perusahaan memiliki tiga kegiatan utama yaitu akuisisi, pemeliharaan selama penggunaan dan pelepasan aset tetap. Pengendalian internal dalam pengelolaan aset tetap bertujuan agar aset tetap dapat terjaga dengan baik, memiliki catatan akuntansi yang dapat dihandalkan dan digunakan secara efektif dan efisien. Untuk mendukung pengendalian internal tersebut, perusahaan membutuhkan Prosedur Operasional Standar (POS) sebagai pedoman pengelolaan aset tetap. Penelitian ini bertujuan merancang POS dan dokumen penggunaan aset tetap di kantor cabang. Desain penelitian adalah penelitian deskriptif dengan melakukan analisis aktivitas pengendalian aset tetap sebagai langkah awal. Data penelitian ini adalah data kualitatif yang diperoleh melalui observasi, wawancara dan dokumentasi terkait dengan pengelolaan aset tetap. Objek penelitian ini adalah PT Kapuas Kencana Jaya cabang Kotawaringin Barat (Kantor Cabang Kotawaringin Barat PT Kakenja)  karena perusahaan belum mempunyai POS siklus aset tetap dan juga dokumen terkait pengelolaan aset tetap. Hasil penelitian ini, menunjukkan POS aset tetap diperlukan untuk mendukung aktivitas pengendalian aset tetap, pemberian kode aset tetap untuk memudahkan dalam melakukan pencatatan aset tetap kemudian pelaporan biaya pemeliharaan dan biaya penyusutan menjadi perhatian karena bentuk tanggung jawab Kantor Cabang Kotawaringin Barat PT Kakenja kepada kantor pusat

    IDENTIFIKASI TAHAPAN SELF-SILENCING DALAM HUBUNGAN BERPACARAN EMERGING ADULTHOOD

    Get PDF
    Self-silencing adalah ketidakhadiran komunikasi efektif dalam hubungan sehingga individu tidak mengekspresikan pemikiran, perasaan serta keinginan yang sebenarnya kepada pasangan. Penelitian ini dilakukan dengan metode kualitatif dengan desain studi kasus.  Tujuan penelitian adalah memperkaya eksplorasi mengenai tahapan yang mencangkup penyebab, bentuk, dan dampak self-silencing dalam hubungan berpacaran emerging adulthood. Peneliti menggunakan teknik purposive sampling. Pengambilan data dilakukan dengan wawancara terhadap dua pasangan yang memiliki indikasi self-silencing berdasarkan open-ended questionnaire yang disusun. Data dari kedua pasangan melalui tahap triangulasi dan dianalisis dengan analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan dalam penyebab, tahapan, dan dampak self-silencing bagi laki-laki dan perempuan. Temuan ini merupakan kebaruan dalam penelitian tentang self-silencing. Terdapat beberapa persamaan di faktor internal penyebab self-silencing, tetapi seluruh faktor eksternal dalam laki-laki dan perempuan memiliki perbedaan. Self-silencing perempuan cenderung berdampak terhadap relasi sedangkan laki-laki berdampak pada dirinya sendiri. Untuk tahapan, perempuan bisa keluar dari self-silencing akibat dorongan internal. Sementara pada laki-laki, walaupun memiliki motivasi internal, mereka cenderung butuh dorongan eksternal dari pasangan. Bentuk self-silencing antara laki-laki dan perempuan memiliki kemiripan, mereka sama-sama menunjukkan self-silencing dengan diam untuk menghindari konflik dan menunda komunikasi. Penelitian ini bermanfaat bagi emerging adult untuk meningkatkan kesadaran pentingnya berkomunikasi efektif dalam hubungan berpacaran. Keterbatasan penelitian ini adalah latar belakang budaya partisipan yang serupa sehingga informasi yang disampaikan menjadi terbatas pada konteks tertentu. Penelitian selanjutnya dapat mencari partisipan dengan latar belakang budaya yang lebih beragam untuk memperkaya informasi

    3,513

    full texts

    4,152

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Journal Widya Mandala Catholic University Surabaya / Jurnal Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇